M4268 – Jadwal Akhir Zaman

MATIUS 10:34-35. PEDANG YANG MEMISAHKAN.

Mat 10:34-35

  1. Janganlah menyangka bahwa Aku datang membawa damai di atas bumi; Aku tidak datang untuk membawa damai melainkan pedang.
  2. Sebab Aku datang memisahkan orang yang melawan bapaknya, dan anak perempuan yang melawan ibunya, dan menantu perempuan yang melawan ibu mertuanya, (KJI)
  3. PEDANG YANG MENCERAIKAN.

Ayat diatas sangat dahsyat. Biasanya Tuhan menghendaki satu keluarga atau isi rumah selamat ber-sama2 Kis 16:31 dan bersehati Fil 2:2, Mrk 3:25. Tetapi orang yang tidak mau berusaha, membiarkan anaknya (atau anggota2nya) berlawanan dan tidak mau sehati di dalam Tuhan, maka mereka akan makin jauh terpisah satu sama lain dan satu kali kesempatan untuk menyadarkannya untuk kembali sehati akan habis. Lebih2 kalau datang masa Penamatan, dalam sikon polarisasi dosa, keadaannya akan makin parah, pertentangan ini makin tajam dan makin jahat sejak dari dalam kelompok yang paling kecil, dari keluarga.

Luk 12:52-53

  1. Karena mulai sekarang akan ada lima orang dalam satu rumah yang terpecah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.
  2. Bapa akan terpecah melawan putranya dan putra melawan bapa, ibu melawan putrinya dan putri melawan ibunya, ibu mertua melawan menantu perempuannya* dan menantu perempuan melawan mertuanya*. (KJI)

Mat 10:21

Saudara akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga bapak terhadap anaknya, dan anak-anak akan bangkit melawan orang tuanya dan menyebabkan mereka dibunuh. (KJI)

Dan dalam keadaan puncak2 pertentangan ini antara gelap dan terang, dosa dan kesucian, mereka akan dipisahkan dengan pedang! dengan tegas! Oleh Tuhan sendiri. Inilah pedang vonis, ditentukan oleh Tuhan, sehingga tercerai antara orang yang sangat najis dan orang yang sangat suci, mulai dari dalam keluarga2. Inilah vonis atau penentuan yang akan terjadi pada permulaan Minggu ke-70 Daniel. Pedang, yaituvonis atau penentuan yang memisahkan orang yang akan ikut pengangkatan atau tidak!

Ber-pihak2 atau jadi 2 golongan, ini sudah biasa terjadi dari dahulu, menjadi golongan2 pro dan kontra (dari keluarga sampai kelompok kecil, besar sampai global), tetapi dahulu masih bisa berubah, bertobat dan kembali pada golongan yang lain.  Tetap pada saat penamatan dunia, diputuskan oleh pedang Tuhan, tidak bisa kembali bersatu, tetap bercerai untuk selanjutnya.

Waktu pelayanan Putra manusia Yesus ini sering terjadi ber-pihak2 (Yoh 6:66; 7:43; 9:6; 10:19; 26:11-19. Juga dalam pelayanan Paulus Kis 13:43-50; 14:4; 17:6; 19:9; 20:1, 1Kor 3:3-4 dll. Namun semua masih bisa berubah atau kembali kecuali mati! Tetapi pada tanggal Penentuan (mulai Minggu ke-70 Daniel) akan ada 2 golongan besar yang saling bertentangan satu sama lain, dan tidak bisa kembali lagi, tidak bisa pindah jalur, sebab itu bersedialah baik2 sekarang, supaya tetap berada dalam golongan Allah yang suci, yaitu seperti lima gadis bijaksana dan rebut kembali anak2 atau anggota keluarga jasmani dan rohani yang ditarik dan disesatkan iblis.

TIDAK BISA PINDAH JALUR, APA ARTINYA?

Pada satu titik waktu dalam hidup kita akan terjadi perubahan yang tetap dan tidak lagi bisa berubah atau pindah jalur. Ini adalah kenyataan yang akan dihadapi semua orang, yaitutitik waktu yang disebut TTBB = Titik Tidak Bisa Balik lagi.

Ada 2 macam TTBB, yaitu:

  1. Waktu mati, sudah divonis, ditentukan, dihakimi, bahwa orang itu rohnya akan masuk Surga atau Neraka (tubuhnya masih dalam kubur sampai hari kebangkitan).

Ibr 9:27

Dan sebagaimana sudah ditetapkan bagi manusia bahwa pada satu saat akan mati, tetapi sesudah itu dihakimi, (KJI)

Mereka tidak bisa pindah lagi, tetap, permanent untuk selamanya. Misalnya Lazarus dan orang kaya, sesudah mati, mereka tidak lagi bisa pindah tempat Luk 16:23. Orang kaya itu tahu bahwa ia tidak bisa pindah tempat, tetapi ia memohon kepada Abraham untuk menyuruh Lazarus datang pada saudaranya yang masih hidup supaya bertobat, jangan sampai masuk neraka kekal, permanent, seperti dia sendiri.

TTBB:

Pribadi (waktu mati)

(waktu masih hidup)

Global (waktu penamatan rencana Allah,

masih hidup).

  1. Waktu masih hidup,
  2. Waktu dosanya menjadi maksimal, sempurna.

Pada beberapa keadaan, mereka tidak lagi bisa berubah untuk seterusnya, tetap dalam jalur ke Surga atau Neraka.

Pkh 12:1.

Ingatlah olehmu akan Khalikmu pada masa mudamu, dahulu dari pada datang hari yang jahat dan tahun apabila katamu kelak: Tiada aku suka akan dia. (TL)

Datang satu hari, yaitu hari yang jahat, dimana ia tidak suka lagi dengan Tuhan Penciptanya, dan ini berarti celaka. Juga dalam:

Luk 5:39,

Tidak seorangpun yang minum anggur lama, dengan segeranya menginginkan yang baru, sebab ia berkata: Yang lama lebih baik. (KJI)

Orang ini tidak lagi mau anggur baru, kesukaan dalam Tuhan, ia mau terus dalam kesukaan dosa Ibr 11:25, sekalipun akan berakhir dalam penghukuman neraka. Apakah tidak bisa bertobat lagi? Simson berdosa, ditinggalkan Roh Kudus, akhirnya bertobat lagi, sebab Simson belum sampai hari yang jahat ini, ia masih mau mencari Tuhan. Juga Yunus bertobat kembali dan diampuni Tuhan seperti Petrus.

Tetapi orang yang dosanya menjadi sempurna, tidak bisa bertobat kembali seperti iblis yang tahu, kenal Allah itu baik, pemurah, tetapi tetap tidak mau bertobat.

Yak 2:19

Hai engkau yang percaya bahwa ada satu Allah. Engkau benar, segala setan pun percaya, bahkan menggeletar! (KJI)

Iblis masuk dalam Yudas Luk 22:3, dan Yudas berdosa dengan sengaja sekalipun sudah dikatakan dengan jelas oleh Tuhan Yesus bahwa dia yang menerima roti yang dicelup, dialah pengkhianatNya. Tetapi Yudas dengan tidak peduli, dengan tenang2 dan sejahtera, dengan sengaja meneruskan pengkhianatannya, tidak mau dan tidak bisa berubah lagi!

Yoh 13:26-27

  1. Yesus menjawab, dia adalah orang yang kepadanya Aku akan memberikan sepotong roti sesudah Aku mencelupkannya. Lalu sesudah mencelupkan sepotong itu, Ia memberikannya kepada Yudas Iskariot, putra Simon.
  2. Dan sesudah menerima sepotong itu, masuklah Iblis ke dalam Yudas, lalu Yesus berkata kepadanya, Apa yang hendak kau perbuat, perbuatlah segera! (KJI)

Yudas dan Saul sesudah ditinggalkan Tuhan, tidak mau kembali pada Tuhan, mereka tidak bisa dan tidak mau pindah pada jalur selamat/ pertobatan sampai mati. Yudas menyesal, tetapi itu penyesalan duniawi, dari orang2 berdosa, sebab dipojokkan setan untuk membuatnya merasa bersalah besar, menyesal dan putus asa, sehingga bunuh diri, maka orang itu kekal menjadi milik iblis! (Waktu mati, manusia tidak lenyap, rohnya tetap ada dan ada di pihak iblis, menguatkan iblis dalam melawan Allah). Kalau orangnya masih hidup, iblis kuatir, orangnya masih bisa bertobat kembali seperti Petrus, Simson dan Yunus, maka iblis kehilangan orang yang sudah dimenangkan.

  1. Tingkat global pada masa penamatan rencana Allah. Rom 9:28. Yudas tidak mau kembali dan bunuh diri, masuk Neraka Mat 27:3-5. (Petrus menyesal tetapi bertobat kembali). Saul tidak mau kembali, dia kecewa dan menyesal pada Tuhan (tertipu iblis yang tinggal dalam hatinya), iatetap dalam tangan iblis, bunuh diri dan masuk Neraka kekal Gal 3:3-4. Ini mungkin dosa tingkat 3 seperti iblis, tidak lagi mau bertobat sekalipun masih hidup, sekalipun masih ada kesempatan. Sebab itu jangan main2 dengan keselamatan. Kalau ada dosa, hari ini bertobat Ibr 3:15. Jangan sampai dosa jadi tingkat II (sulit bertobat) dan tingkat 3 (tidak bisa bertobat lagi, tidak bisa pindah jalur keselamatan). Ada yang masih berdosa tingkat II, sudah tidak mau bertobat, lebih2 kalau kena tipu iblis.

Bagi yang tetap taat akan Firman Tuhan, sama sekali tidak perlu kuatir, tetaplah rutin hidup dalam kesucian dan setia dan taat terus dipimpin Roh. Kalau toh jatuh dalam dosa (masih mungkin jatuh sekali2, tetapi bukan rutin),  segera dan sungguh2 bertobat, kembali hidup suci, itu kehendak Allah dan pasti Dia tolong, pasti bisa bertobat kembali seperti Daud 2Sam 12:13.

Bagi mereka yang terus keras hati dalam dosa, ia berada dalam keadaan yang sangat berbahaya, bisa tiba2 sampai pada “titik tidak bisa balik!”.

(Definisi keras hati adalah hari ni sesudah tahu, sesudah mendengar suara Tuhan, tetap tidak mau bertobat).

Ibr 3:15

Seperti yang telah dikatakan: Pada hari ini jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah mengeraskan hatimu seperti dalam masa pemberontakan, (KJI)

Banyak orang dengan tidak sadar, bahwa mereka mempunyai definisi yang keliru, mungkin definisi dari pikiran atau dari perasaan hatinya atau dari iblis, yaitu orang yang ber-bulan2 atau ber-tahun2 tidak mau bertobat, itu yang biasa dianggap orang banyak sebagai keras hati. Padahal definisi yang betul dari Tuhan adalah kalau satu hari tidak bertobat kembali, itu sudah keras hati.

Jangan keras hati dalam dosa, sebab pada satu saat akan sampai “titik tidak bisa balik” ini.

Dalam pelayanan, jangan membedakan apakah ia sudah sampai TTBB atau belum, bisa salah menilai, kita bisa ditipu iblis, yang berkata orang itu sudah sampai TTBB, percuma ditolong, tidak bisa bertobat lagi! Anggap semua yang kita layani itu masih bisa bertobat kembali, lalu rebut se-bisa2nya, dengan usaha maksimal dan berdoa syafaat Jd 23, Luk 11:20.Tetapi kalau orangnya terus keras hati sampai mati, ia celaka.

  1. Pada hari vonis, tanggal Penentuan dari Tuhan pada permulaan Minggu ke-70 Daniel, ini adalah TTBB global, untuk semua orang, karena kena pedang vonis dari Tuhan Mat 10:34-35, penentuan dari Tuhan Yoel 3:14. Disini timbul 2 golongan besar yang tidak bisa pindah lagi, yaitu golongan yang ikut pengangkatan dan tidak! Tidak lagi bisa pindah jalur, seperti contoh2 yang lalu dan yangakan kita lihat, supaya jangan ada seorangpun yang keras hati. Yang hari ini belum bertobat, bertobatlah sekarang juga! Jangan sampai terlambat.

TITIK TIDAK BISA BALIK, PRIBADI DAN LOKAL.

III. MENGAPA TIDAK BISA PINDAH JALUR?

Dalam ukuran massal, global pada hari penamatan rencana Allah, akan timbul 2 golongan atau 2 arus besar yang sudah sampai “titik tidak bisa balik”, tidak bisa kembali, tidak bisa berubah atau pindah jalur. Mengapa?

  1. Sudah divonis, ditentukan Tuhan oleh pedang Tuhan (akibat dari Polarisasi dosa dan kesucian) tidak bisa berubah lagi, sebab sudah divonis.
  2. Perbedaan rohani terlalu besar antara suci dan najis. Ini hasil Polarisasi dalam dosa dan kesucian yang diizinkan Allah terjadi Wah 22:11. Pemimpin2 yang di pihak iblis setuju dengan hal2 dosa yang melawan Firman Tuhan makin lama makin banyak, bahkan mereka naik sampai kepada pucuk pimpinan. Kalau tidak dikehendaki Tuhan, orang yang bertambah dosa dan kejahatannya, bisa langsung mati; tetapi disini Tuhan mengizinkannya menjadi ujian akhir (Luk 12:49) bagi umat Tuhan untuk bisa masuk dalam penamatan rencana Allah.

Akibat Polarisasi, Halaman kosong, orang beriman ada yang naik makin suci sampai ke puncak2 kesuciannya. Tetapi juga ada yang ikut dalam arus dosa, sehingga menjadi makin keji dan jahat, sehingga rata2 keadaan umat Tuhan pada waktu mau masuk Minggu ke-70 Daniel, keadaannya sangat keji (tetapi banyak diantaranya, yang tidak mau bertobat 1Yoh 2:10) masih tetap bercokol dalam tempat yang suci, Gereja Mat 24:14), tetapi golongan yang lain sangat suci dan berkenan pada Tuhan (orang2 ini tentu ada dalam Gereja jalan sempit yang sungguh2 tertib, tegas dalam kesucian 2Kor 10:6), praktis Halaman kosong (orang yang suam dan setengah2 tidak ada). Karena itu sangat sulit dan praktis tidak bisa pindah lagi karena perbedaan yang begitu besar, sebab:

  1. Memang mereka tidak mau, dan tidak bisa cocok lagi.
  2. Sebab hukum yang berlaku dalam golongan yang suci itu sangat keras.
  3. Gereja2 menjelang Minggu ke-70 Daniel akan tampak makin jelas2 terbagi dalam 2 golongan, yaitu

Gereja jalan lebar dan sempit (Wah 2-3). Peraturan dan hukumannya dalam Gereja jalan sempit sangat ketat (seperti Kis 5, sebab dimana Roh Kudus bekerja dengan kuat, juga orang2 dituntut lebih banyak dan hukuman lebih keras Luk 12:48).

2Kor 10:6

Dan bersiap sedia menghukumkan semua ketidaktaatan apabila ketaatanmu sudah sempurna. (KJI)

Sebab itu orang2 yang tidak sungguh2 bertobat, takut dan tidak berani dan tidak mau bergabung dengan mereka Kis 5:13. Waktu masuk Minggu ke-70 Daniel, Gereja2 akan mengalami masa hukuman rumah Allah dan orang yang main2, praktis tidak bisa selamat, sangat sulit.

1Pet 4:17-18

  1. Sebab pada waktu itu, hukuman akan di mulai dari rumah Allah, dan jika pertama-tama dimulai dari kita, apakah kesudahannya dengan mereka yang tidak taat kepada Injil Allah?
  2. Dan jika orang benar hampir-hampir tidak selamat, apakah kelak jadinya orang-orang fasik dan orang-orang berdosa itu (tidak bisa selamat)? (KJI)

Orang benar yang berubah seperti Lot (yang jadi lebih jahat dari orang Sodom) tidak akan selamat, apalagi roang fasik, yaitu orang beriman yang pura2, hidup dalam dosa! Orang2 akan terpisah sendiri oleh sebab takut (sebab Tuhan bertindak keras seperti Kis 5:1-12); masing2 masuk dalam golongan yang cocok baginya, jalur Neraka atau jalur Surga! Kis 5:13. Praktis tidak bisa pindah jalur lagi.

  1. Orangnya sendiri tidak mau, tidak cocok untuk masuk dalam Gereja atau golongan yang sangat suci Pkh 12:1, Luk 5:39. Seperti Lot yang mengerti hukum2 Allah yang betul (dia dahulu orang benar dan hidup ber-sama2 Abraham), tetapi sekarang sudah berubah. Dia tahu perbedaan kebenaran yang dipegang Lot dan Abraham sudah jauh berubah, sebab hidup Lot sudah berubah sama sekali, bahkan terbalik tidak cocok lagi dengan cara hidup Abraham (yang hidup dalam kesucian di hadapan Allah). Sebab itu Lot tidak berani dekat2 Abraham, bisa kena hukuman Allah yang tertib dalam kesucian.

Lot mula2 orang benar, tetapi hatinya mendua, hanyut dalam dosa waktu ada kesempatan masuk Sodom. Mula2 Lot, orang benar ini, sangat tidak cocok dan susah di Sodom 2Pet 2:8. Tetapi sebab tetap tinggal disana (Ams 22:3),akhirnya ia menjadi sama, bahkan lebih jahat dari orang Sodom dan sekalipun didoa syafaatkan Abraham, tidak mau kembali bersekutu dengan Abraham dan akhirnya binasa, ditolak Tuhan sampai turunannya, yaituorang2 yang sejenis dengan dia Ul 23:3. Lot tidak bisa pindah jalur bahkan tidak mau!

Ini bukan peraturan Gereja, tetapi Tuhan sendiri yang bekerja dengan tertib dan keras dalam Gereja2 akhir zaman ini (misalnya Kis 5). Sebab itu orang2 yang tidak bertobat, apalagi jadi sangat jahat dalam Polarisasi dosa, tidak berani pindah jalur dan tidak cocok dengan seleranya yang sudah berubah jadi selera daging dan dunia!

  1. Penamatan cara pribadi, pada Minggu ke-70 Daniel akan berubah menjadi penamatan cara global ber-sama2, sebab dunia ditamatkan ber-sama2 untuk semua orang di dunia, termasuk juga untuk semua umat Tuhan global. Yang tidak bersedia dengan baik seperti lima gadis bijak berarti tidak ikut pengangkatan atau Pesta Kawin Anak Domba.

Orang2 yang me-nyia2kan kerajaan Surga yang sudah diberikan kepadanya, tetapi tidak menghasilkan buah, akan dihentikan, kerajaan Surga yang ada pada mereka akan diambil kembali ber-sama2 dan  diberikan hanya pada golongan yang sungguh2 mau memakainya sampai berbuah.

Mat 21:43

Oleh karena itu Aku berkata kepadamu, Kerajaan Allah akan diambil daripadamu dan diberikan kepada bangsa yang dapat menghasilkan buah daripadanya. (KJI)

PENEGUHAN FIRMAN TUHAN LAINNYA, tentang “titik tidak bisa balik” kembali, tidak bisa pindah golongan, adalah sbb:

  1. Mat 25:6.

Dan pada tengah malam adalah suatu seruan: Lihatlah, mempelai datang. Keluarlah untuk menemui dia. (KJI)

Lima gadis bijak dan lima gadis bodoh. Sebelum seruan Mempelai datang (lebih kurang pada permulaan Minggu ke-70 Daniel, jauh sebelum pengangkatan) lima gadis bodoh masih bisa berubah jadi lima gadis bijak kalau mau, tidak sulit. Tetapi sesudah seruan ini, waktu dan kesempatannya habis, mereka berpisah, tidak lagi bertemu dan tidak bisa pindah golongan sampai selamanya!

Yer 24:2-3.

  1. Di dalam rantang satu adalah buah ara yang terlalu baik, seperti buah ara yang masak mula-mula, tetapi di dalam rantang satunya itu adalah buah ara yang terlalu busuk, yang tak boleh dimakan dari karena jahatnya.
  2. Maka firman Tuhan kepadaku: Apakah kaulihat! hai Yermia? Maka sahutku: Buah ara; adapun buah ara yang baik itu terlalu baik adanya, dan yang busuk itu terlalu jahat adanya, sehingga tak boleh dimakan dari karena jahatnya. (TL)

Dalam masa penawanan yang dahsyat (ini seperti ujian akhir Yer 24:1) Yeremia melihat umat Tuhan itu terbagi dalam 2 golongan yang terpisah dannasibnya sangat bertentangan satu sama lain, mereka sudah menerima vonis yangditentukan Tuhan karena perbuatan2nya. Seperti Zedekia dan orang2nya yang tidak mau bertobat dalam waktu yang sudah diberikan kepadanya pasti celaka. Zedekia sudah mengalami banyak penderitaan, terakhir dikepung + 2 tahun (2Raj 25:1-3). Kalau ia sungguh2 bertobat dan mencari Tuhan, pasti Tuhan dapat menolong dengan sempurna. Sayang, dalam celakapun Zedekia dan banyak orang Israel tidak mau bertobat dan kesempatan itu habis, mereka jadi celaka.

Begitu dalam ujian akhir penamatan ini, keadaan akan sangat jahat sebab dosa dan kejahatan memuncak sampai akhirnya ditentukan tanggal Penamatan dan timbul dua golongan yang terpisah dan nasibnya sendiri2 dan berbeda sama sekali dan tidak lagi bisa pindah golongan. Bersedialah mulai sekarang jadi buah ara yang sangat baik, bukan yang sangat busuk, bosok sampai tidak mungkin bisa dimakan. Kesempatan akan habis pada waktu mulai penamatan rencana Allah pada permulaan Minggu ke-70 Daniel, sebab itu pada waktu ini timbul 2 golongan yang terpisah dan tidak bisa berubah lagi! Jangan terlambat dan celaka.

Ibr 12:27.

Dan ungkapan ini: satu kali lagi menunjukkan bahwa hal-hal yang digoncangkan itu dibuang, sebab dari segala sesuatu yang diciptakan, akan tinggal hal-hal yang tidak dapat digoncangkan. (KJI)

Dunia akan tergoncang-gancing dengan izin Allah. Di mana2 orang jahat yang melawan Allah sukses dan naik daun. Perkara2 yang adil, benar, sesuai hukum di dunia ditolak, apalagi kebenaran dari Surga. (Akan ada banyak orang jahat di dunia yang melawan yang benar dan mengacaukan, tetapi diizinkan Tuhan).

Hukum2 Surgawi ditolak. Juga Surga digoncangkan, sehingga umat Tuhan yang “di Surga Ef 1:6” (tetapi ikut dalam arus dosa akhir zaman) juga menolak kebenaran Allah seperti kesucian, setia, kejujuran, tulus, dosa Sodom, aborsi, membunuh dengan izin, menghalalkan segala cara dll. Pada goncangan terakhir ini, orang2 yang kena goncangan ikut goncang-gancing dalam dosa dan kejahatan, artinya tumbuh dalam dosa, bahkan jadi sangat jahat, dibuang, tidak ikut pengangkatan bahkan mati dalam dosa. Tetapi mereka yang tahan, tinggal tetap meskipun ada goncangan , ia lulus, akan lolos, naik kelas dan masuk dalam golongan 1551 yang akan ikut pengangkatan.

Mat 21:43.

Oleh karena itu Aku berkata kepadamu, Kerajaan Allah akan diambil daripadamu dan diberikan kepada bangsa yang dapat menghasilkan buah daripadanya. (KJI)

Orang yang me-nyia2kan kerajaan Allah yang sudah didapatkannya, kerajaan Allah akan diambil daripadanya, diberikan pada orang lain yang bisa memberi buahnya. Kalau sekarang diambil, masih bisa bertobat dan minta lagi. Tetapi kalau kesempatan atau waktunya habis, seperti waktu mati atau waktu penamatan rencana Allah, orang itu tidak mempunyai kesempatan lagi dan celakalah ia. Sebab itu yang ada dosa, apalagi hidup dalam dosa, harus bertobat sekarang! Bertobatlah sungguh2. Mereka yang belum mengerjakan hidup rohaninya baik2, kerjakanlah sekarang seperti lima gadis bijak, supaya jangan sampai kalau saat itu datang yaitu TTBB, “titik tidak bisa kembali”, kesempatan itu akan habis sama sekali, Kerajaan Surga diambil daripadanya,jangan sampai menyesal dan celaka!

Luk 11:21.

Bila seorang kuat yang bersenjata menjagai istananya, barang-barangnya pun amanlah. (KJI)

Dipertahankan iblis dan Antikris, sehingga umat Tuhan yang setengah2, suam, jatuh bangun dalam dosa itu, tidak bisa bertobat atau pindah kembali ke jalur yang benar. Mereka tumbuh makin meningkat dalam dosa dan iblis berusaha mempertahankan mereka, supaya jangan kembali pada jalur keselamatan. Mengapa iblis dan setan2 mempertahankan mereka? Sebab:

  1. Mereka adalah anak2nya, miliknya 1Yoh 3:10, mereka berhak mempertahankan dan menjaga supaya jangan pindah jalur.
  2. Iblis mencari jiwa, kumpulkan orang2 untuk rencananya untuk melawan Allah. Juga semua ditingkatkan supaya menjadi kuat, punya kuasa, jadi hebat seperti iblis sendiri Sebab manusia itu bahan mentah yang luar biasa, kalau percaya pada Tuhan Yesus bisa jadi seperti Kristus, kalau percaya pada iblis bisa jadi seperti iblis, dan memang manusia di dunia sudah lahir sebagai orang berdosa, jadi anak2 iblis.
  3. Terang dan gelap berlawanan, bermusuhan. Sebab itu iblis mempertahankan miliknya.Allah cinta dan mencari manusia untuk keselamatannya, bahkan Allah berkorban untuk menyelamatkan dan mengolah manusia. Tetapi iblis mencari manusia untuk memperbudakkan mereka bagi kepentingannya sendiri.

Sampai dimana iblis bisa mempertahankan orang2 berdosa menjadi miliknya? Sampai dimana manusia bisa dipengaruhi dan dimiliki oleh iblis?Manusia adalah mahluk bebas, bisa menerima atau menolak.

Tuhan tidak memaksa, tetapi menghendaki manusia memilih dari dirinya sendiri, sesudah dilepaskan dari ikatan iblis. Luk 12:57. Tetapi iblis si penipu,itu akan berusaha menggoda, merayu, bahkan memaksa, menghalalkan segala cara asal bisa mendapatkan manusia sebanyak mungkin. Dengan umpan uang, kesukaan dosa, kepujian dll, atau dijerat sampai kena dan diikat, apalagi kalau orangnya sudah tertipu seperti Pkh 12:1. Selanjutnya tingkat2 dosa itu juga sangat mempengaruhi.

c.1. Waktu mulai hidup dalam dosa tingkat I, yaitu dosa manusiawi, setan berusaha menggoda, merayu dan menjerat manusia, apalagi orang dosa itu takluk dalam hukum dosa dan maut dan dikuasai tubuh dosa dan maut,sehingga manusia lebih condong pada dosa Yoh 3:19, sehingga mudah berdosa dan terikat dalam dosa Rom 7:18-19. Tetapi kalau manusia mau percaya Tuhan Yesus, dia bisa lepas dari semua pengaruh dan kuasatubuh dosa dan maut, hukum doa dan maut dan lepas dari tangan iblis, sehingga menjadi anak2 Allah yang berkemenangan dan bisa rutin hidup suci. Tetapi kalau manusia menuruti daging, tidak mau menyangkali, mematikannya, ia akan hanyut dalam dosa, dan dikuasai iblis, sekalipun sudah pernah lahir baru.

c.2. Kalau terus berdosa dan iblis masuk di dalamnya, mengusainya jadi dosa tingkat II, ia terikat, tidak bisa lepas sendiri, kecuali orang lain datang melepaskan dalam nama Tuhan Yesus, baru setan diusir dan ia terlepas Mrk 16:17, Luk 11:20.

c.3. Kalau dosanya sempurna, tingkat III, ia sudah tidak bisa bertobat lagi. Sebab itu iblis berusaha menumbuhkan dosanya, dan itu mengikatnya makin kuat dan makin limpah dengan kuasa gelap dan kalau sampai tingkat III, berarti ia menjadi milik iblis untuk kekal, dan orang itu tidak mau dan tidak bisa lagi bertobat. Iblis mengumpulkan banyak orang untuk melawan Allah, sebab ia tahu bahwa sendirian tidak akan menang untuk perang melawan Allah, apalagi dalam zaman Antikris, mereka siap menghadapi Tuhan dalam perang Harmagedon.

  1. Gandum dan lalang Mat 13:30.

Biarkanlah keduanya tumbuh bersama-sama sampai musim menuai dan pada waktu menuai saya akan berkata kepada penuai-penuai itu: Kumpulkanlah lebih dahulu lalang itu dan ikatlah dia dalam berkas-berkasnya untuk dibakar, tetapi kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku. (KJI)

Gandum dan lalang, tidak boleh dipisah sebab Tuhan cinta semua orang 2Pet 3:9, diharapkan lalang pindah jalur dengan percaya dan bertobat menjadi gandum. (Ini arti rohaninya!). Kalau waktunya habis tetap menolak untuk percaya, datang musim menuai dan lalang dipotong, kesempatannya habis,tidak bisa lagi menjadi gandum, dibakar habis dan binasa. Musim menuai adalah penamatan rencana Allah, kesempatan habis, tinggal menuai semua yang sudah diperbuat dalam dunia.

  1. Sekam dan Gandum. Mat 3:12.

Penampi-Nya ada di tangan-Nya dan Ia akan membersihkan lantai pengirikan-Nya, lalu mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi sekamnya akan dibakar dengan api yang tidak terpadamkan. (KJI)

Keduanya ini terus bersama menjadi satu, seperti orang seisi rumah, ada orang dalam satu kelompok di Gereja.

Tuhan berharap sekam bertobat menjadi gandum, tetapi waktu masa pengirikan, kesempatan untuk itu habis, lalu dipisah, tidak bisa berubah lagi untuk selamanya.

Masa hukuman rumah Allah. 1Pet 4:17-18.

  1. Sebab pada waktu itu, hukuman akan di mulai dari rumah Allah, dan jika pertama-tama dimulai dari kita, apakah kesudahannya dengan mereka yang tidak taat kepada Injil Allah?
  2. Dan jika orang benar hampir-hampir tidak selamat, apakah kelak jadinya orang-orang fasik dan orang-orang berdosa itu? (KJI)

Sebelum masa ini, untuk bertobat kembali dan selamat itu mudah seperti biasanya, tetapi sesudah datang “titik tidak bisa balik” karena masa penamatan Allah mulai, kesempatan habis dan tingkat2 dosanya sudah terlalu tinggi (karena Polarisasi) sehingga dalam masa ini sulit, tidak bisa lagi berubah atau pindah jalur. Contohnya seperti Zedekia waktu dikalahkan Babil.

Masa pemurnian. Kol 3:1-3.

  1. Bila kamu sudah dibangkitkan dengan Kristus, carilah hal-hal yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
  2. Tetapkanlah pikiranmu di dalam hal-hal yang di atas, bukan hal-hal yang di bumi.
  3. Sebab kamu sudah mati dan hidupmu tersembunyi dengan Kristus di dalam Allah. (KJI)

Penamatan itu seperti masa Pemurnian. Orang2 yang mutunya tingkatHalaman (tanah, kayu, ini tergolong yang hina)tidak ikut pemurnian, tetapi ditinggalkan dan dibuang. Tetapi golongan Ruangan Suci (perak dan emas) dimurnikan dan masuk dalam kemuliaan. Bersedia untuk hari kedatangan Tuhan itu kita harus masuk dalam golongan perak atau emas, berarti harus jadi seperti lima gadis bijaksana yaitu darigolongan Ruangan Suci (perak dan emas), baru bisa dimurnikan lalu ikut pengangkatan. Yang tidak bersedia (tetap tanah dan kayu, apalagi hanyut dalam Polarisasi dosa), tidak dapat ikut pemurnian dan pengangkatan, sudah terlambat! Sebab sebelum masa penamatan ini, ada kesempatan untuk berubah jadi perak dan emas. Tetapi kalau sekarang tidak mau, maka kesempatan akanhabis, sudah tiba (TTBB) “titik tidak bisa balik”

  1. Masa kemurahan Allah habis Rom 11:22.

Karena itu perhatikanlah kemurahan dan kekerasan Allah; yaitu kekerasan atas mereka yang jatuh; tetapi atas engkau kemurahan-Nya, jika engkau tetap tinggal di dalam kemurahan-Nya; jika tidak (kemurahan habis), maka kamu juga akan dikerat. (KJI)

Bagi mereka yang tetap tinggal dalam dosa dan keras hati. (Perlu diperhatikan bahwa jatuh atau suam dalam masa Polarisasi akan hanyut dan menjadi sangat jahat). Kalau kemurahan Allah habis, berarti kesempatannya habis.Ini terjadi ber-sama2 pada masa penamatan, yang tetap tidak mau bersedia, tidak mau bertobat, tidak ada lagi masa kemurahan, sudah habis, akan masuk dalam masa kekerasan, tidak lagi ada kesempatan untuk pindah. Seperti Daud dan Saul, Daud memakai kemurahan Tuhan baik2, sehingga tumbuh makin indah, tetapi Saul terus me-nyia2kan dan menghinakan kemurahanNya, sebab ia tetap berkeras hati dalam dosa2nya, tidak mau bertobat dan kena hukuman atau kekerasan Allah yang setimpal.

  1. Mat 3:11,

Sesungguhnya aku membaptiskan kamu dengan air untuk pertobatan, tetapi Ia yang datang sesudah saya, itu lebih berkuasa daripada saya. Saya tidak layak mengangkat kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan api. (KJI)

Wah 3:10

Sebab engkau sudah memelihara firman tentang kesabaran-Ku, Aku juga akan memelihara engkau dari masa pencobaan yang akan datang ke atas seluruh dunia, untuk mencobai mereka yang diam di bumi. (KJI)

Luk 12:50

Tetapi Aku harus dibaptiskan dengan suatu baptisan dan betapa susah Aku sampai hal itu digenapi. (KJI)

Baptisan api = ujian akhir, yaitu Golgota bagi Putra manusia Yesus. Salib itu menjadi ujian akhir dan Dia lulus dan jadi Putra manusia yang sempurna Yoh 19:30. Bagi umat Tuhan dalam penamatan rencana Allah, ujian akhirnya adalah Polarisasi) dan Yerusalem yang dikepung keadaannya amat dahsyat dan terjepit.  Semua yang masuk dalam penamatan harus ikut ujian akhir, yang tidak bersedia akan gugur dan tertinggal bahkan binasa; tidak ada kesempatan lagi, tidak bisa pindah atau berubah lagi.

  1. Tanpa pakaian perjamuan Mat 22:10-13.
  2. Maka pergilah hamba-hambanya ke simpang-simpang jalan dan mengumpulkan semua orang yang dijumpainya, baik yang jahat maupun yang baik. Maka pesta kawin itu dipenuhi dengan tamu.
  3. Tetapi ketika raja itu masuk untuk melihat tamu-tamu itu, ia melihat di sana seorang yang tidak memakai pakaian perjamuan kawin.
  4. Kemudian ia berkata kepadanya: Hai teman, bagaimanakah kamu masuk ke sini tanpa memakai pakaian perjamuan kawin? Orang itu tidak bisa bicara.
  5. Kemudian raja itu berkata kepada hamba-hambanya: Ikatlah tangan dan kakinya, angkat dia dan lemparkan ke dalam kegelapan di luar, di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi. (KJI)

Orang yang tidak memakai pakaian perjamuan ini, tidak diberi kesempatan pulang untuk mencari pakaian perjamuan, tetapi dibuang ke tempat tangisan dan kertak gigi, tidak ada kesempatan untuk berubah lagi, sebelumnya harus bersedia, harus mendapatkan sehingga punya pakaian perjamuan nikah!

  1. Tanda2 kedatangan Tuhan yang pasti Mat 24:16-20.
  2. Lalu, biarlah mereka yang ada di Yudea melarikan diri ke gunung-gunung.
  3. Biarlah orang yang ada di atas sotoh rumah, jangan turun ke bawah untuk membawa apa-apa keluar dari dalam rumahnya;
  4. dan biarlah orang yang ada di ladang itu, jangan pulang untuk mengambil pakaiannya.
  5. Tetapi celakalah mereka yang mengandung dan yang menyusui bayinya pada masa itu. 20 Berdoalah supaya pelarianmu itu jangan terjadi pada musim dingin atau pada hari Sabat (KJI)

Waktu tanda2 kedatangan Tuhan yang pasti muncul, ada 2 golongan orang yaitu yang ber-jaga2 (bisa lari ke gunung), itu yanguntung, yang tidak siap, golongan wai (ada dalam musim dingin, hari Sabat, menyusui bayinya atau hamil) itu celaka, tidak bisa berubah lagi. Kesempatannya sudah habis, sudah datang “titik tidak bisa balik”. Sekarang ini kita harus bersedia, jangan menunggu tanda2 pasti terjadi, baru mau bersedia, itu terlambat.

Pintu bahtera tertutup Kej 7:10,16.

Hata, maka selang tujuh hari datanglah air bah itu di atas bumi; (KJI)

Kej 7:16

Maka sekaliannya yang masuk itu masuklah jantan betina dari pada segala kejadian, setuju dengan firman Allah yang kepada Nuh itu. Setelah sudah masuk ia, maka ditutupkan Tuhan akan bahtera itu.

Orang2 zaman Nuh mendapat kesempatan yang panjang dan heran untuk ikut dalam bahtera Nuh. Misalnya:

  1. Nuh, si pengkhotbah kebenaran begitu banyak berhubungan dengan banyak orang, pasti mereka sudah mendengar berita Allah lewat Nuh.

2Pet 2:5

Dan tidak menyayangkan dunia purba, dengan mendatangkan air bah ke atas dunia orang fasik itu, tetapi hanya menyelamatkan Nuh berdelapan, seorang Pengkhotbah kebenaran. (KJI)

  1. Nuh pasti dibantu (atau mengupah) orang banyak membuat kapal sebesar itu, misalnya untuk mendapatkan kayunya saja butuh banyak tenaga.
  2. Kalau kapal itu jadi, itu adalah mujizat dan berita hidup bagi semua yang melihatnya.
  3. Pawai binatang yang jadi jinak dan bisa masuk sendiri dalam kapal (se-olah2 di penjara) itu suatu mujizat besar bagi semua orang waktu itu.
  4. Ajakan Nuh pada famili dan orang2 dekat bahkan semua boleh masuk, tetapi tidak ada yang mau memakai kesempatan itu.
  5. dan lain2.

Waktu pintu ditutup Tuhan, orang2 masih hidup,  tetapi kesempatan sudah habis, lalu 7 hari kemudian datang hujan 40 hari 40 malam. Waktu hujan mulai turun (dan 1 minggu sebelumnya) sesudah binatang masuk, ini mujizat yang menggetarkan hati, seharusnya orang2 yang percaya ikut masuk, tetapi mereka tidak mau.  Sesudah pintu tertutup, pasti ada yang datang, tetapi kesempatan habis, meskipun mereka masih hidup, andaikata pintu dibuka, bisa masuk, tetapi sekarang sudah terlambat, tidak bisa berubah lagi!

Yus 3:17. Orang2 yang menyeberang sungai Yordan adalah orang2 yang tidak kena kutuk sehingga mati di padang gurun Bil 14:22,33. Yang masuk adalah generasi yang lahir di padang gurun, gambaran dari orang2 yang lahir baru dan terus ber-jaga2 sampai datang masa penamatan dan mereka “menyeberang”.

KESIMPULAN.

Waktu mati kesempatan habis tidak bisa berubah jalur atau  titik tidak bisa balik, datang! Waktu penamatan rencana Allah, semua dihentikan hidupnya dan divonis, timbul 2 golongan,  yaitu yang ikut pengangkatan dan yang tidak ikut. Tetapi ini juga titik tidak bisa balik (TTBB) lagi.

Dua golongan ini tidak bisa berubah atau tidak bisa pindah lagi, sebab kesempatannya habis dan tidak bisa, tidak mau berubah lagi, seperti Lot yang masih hidup, tetapi tidak mau kembali dalam jalur yang betul. Sebab itu kita harus bersedia sekarang seperti lima gadis bijak , masuk dan tinggal tetap dalam Ruangan Suci. Tetapi yang tidak bersedia, kesempatannya habis, tidak bisa pindah jalur lagi, akan tertinggal atau mati dalam dosa. Sebab itu jangan bertobat atau baru mau sungguh2 kalau sudah mulai penamatan rencana Allah, sudah terlambat dan celaka!

Nyanyian:

Berjagalah dan penuh Roh Kudus.