M4269 – Rindukanlah Karunia-karunia Roh ( Bag. 2 )

1KORINTUS 14:1,39. RINDUKANLAH KARUNIA2 ROH (Bag.2).

1Kor 14:1

Kejarlah kasih dan rindukanlah karunia-karunia Roh, tetapi terlebih lagi supaya kamu bernubuat. (KJI)

1Kor 14:39

Dengan demikian saudara-saudara, berusahalah untuk bernubuat dan jangan melarang orang berbicara dalam bahasa lidah. (KJI)

PENDAHULUAN TENTANG KARUNIA2 ROH.

Ini adalah pekerjaan Roh Kudus.

Roh Kudus adalah Roh Allah yang diminta Tuhan Yesus dan diberikan Allah Bapa untuk menggantikanNya di dunia.

Yoh 14:16

Maka Aku akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan Penolong yang lain kepadamu, supaya Ia boleh tinggal dengan kamu selama-lamanya. (KJI)

Yoh 14:26

Tetapi Penolong itu, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus Bapa dalam nama-Ku, Ia akan mengajar kamu segala sesuatu, dan membawa ke dalam ingatanmu segala sesuatu yang telah Kukatakan kepadamu. (KJI)

Yoh 16:7

Namun Aku ini mengatakan kebenaran kepadamu. Adalah lebih baik bagimu jika Aku pergi, sebab jika Aku tidak pergi, Penolong itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jika Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. (KJI)

Ini akan terjadi sebab Roh Kudus bisa bekerja dalam orang Wasiat Baru (dosanya sudah lunas oleh darah Yesus) dengan cara yang baru! Sesudah baptisan Roh Kudus mereka hidup dipimpin Roh seperti Putra manusia Yesus.

Luk 4:1

Maka Yesus yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari Yordan dan dipimpin oleh Roh ke padang gurun. (KJI)

Cara Roh Kudus bekerja 1Kor 12:3. Ia menolong umat Tuhan, dan Ia selalu standby untuk menolong siapa saja yang mau percaya dan taat.

Orang mau mengakui dan percaya Tuhan Yesus, maka ia akan ditolong Roh Kudus, yang mencelikkan mata rohaninya, sehingga ia dapat mengatakan bahwa Yesus itu Tuhan; tanpa Roh Kudus tidak mungkin ini terjadi (pekerjaan Roh Kudus itu banyak sekali di dalam menggantikan pekerjaan Putra manusia Yesus di bumi. Melahirbarukan Yoh 3:5, membawa kepada segala kebenaran Yoh 16:13, 1Kor 2:10, memberi sukacita dan sejahtera Rom 14:17, mengajar segala sesuatu Yoh 14:26, memimpin umat Tuhan Rom 8:14, Gal 5:16 dll).

1Kor 12:3

Sebab itu saya memberitahukan kepadamu, bahwa tiada seorang pun yang berkata-kata oleh Roh Allah akan mengatakan bahwa Yesus itu terkutuk (ini oleh roh setan) dan tiada seorang pun dapat mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan selain oleh Roh Kudus. (KJI)

Siapa saja yang ditolong Roh Kudus? Apakah hanya orang2 tertentu yang sudah ditentukan Tuhan untuk selamat? Tidak! Allah itu adil. Ia tidak menentukan sebagian orang selamat dan sebagian orang binasa dari diriNya sendiri, tetapi Allah yang adil itu tergantung dari pilihan dan kehendak orang2 itu sendiri. Manusia itu mahkluk bebas, bisa memilih dari kehendaknya sendiri. Allah tidak menentukan siapa yang akan dibuatNya percaya dan selamat, tetapi tergantung dari keputusan dan kemauan orang itu sendiri. Sebab Allah sendiri ingin agar semua orang selamat, se-bisa2nya 2Pet 3:9, 1Tim 2:4, Yoh 3:16. Tetapi Allah yang adil itu tahu dengan tepat keputusan dan kehendaknya masing2 bahkan Ia tahu lebih dahulu.

Siapa yang mencari Tuhan, mau percaya, mau bertobat, mau taat, Roh Kudus tahu dengan tepat, bahkan tahu lebih dahulu dan Roh Kudus datang dan bekerja dalam orang2 itu, sehingga orang itu bisa percaya akan Tuhan Yesus dan mencari Tuhan, dst.

Ini pekerjaan Roh Kudus yang heran, sehingga orang bisa percaya. Murid2 Yesus sudah ditolong dan sudah percaya kepada Putra manusia Yesus, bahkan lebih dari itu.

Murid2 sudah mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Mesias.

Mat 16:17

Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: Berbahagialah engkau, Simon putra Jonah, sebab daging dan darah tidak menyatakan hal ini kepadamu melainkan Bapa-Ku yang di Surga. (KJI)

Tetapi ini belum cukup.

Ini seperti cara kerja Roh Kudus dalam Wasiat Lama, hanya hinggap ber-ulang2 pada orang yang mau dan mencari Tuhan (dan sesudah selesai, Iapergi), misalnya pada Simson.

Hak 14:19

Maka pada masa itu datanglah Roh Tuhan atasnya, lalu turunlah Simson kepada orang Askelon, dibunuhnya dari pada mereka itu tiga puluh orang, setelah itu diambilnya pakaian sekaliannya, diberikannya akan persalin kepada orang yang telah mendapat arti penerkanya, tetapi berbangkitlah juga amarahnya, maka sebab itu pergilah ia ke hulu, ke rumah bapanya.

Tetapi dalam Wasiat Baru Roh Kudus masuk dan tinggal tetap untuk selamanya Yoh 14:16 (lihat tentang Roh Kudus dalam Wasiat Lama dan Wasiat Baru dalam buku Roh Kudus dan baptisan Roh Kudus).

Sebab itu bagi murid2 yang sudah dididik Putra manusia Yesus selama 3,5 tahun dan menjadi indah, pekerjaan Roh Kudus sampai disini belum cukup bagi murid2. Sesudah Putra manusia Yesus hilang dari mereka (yaitu karena mati, apalagi sesudah naik ke Surga) mereka ketakutan, bingung, stress, tidak tahu harus berbuat apa. Bahkan mereka kembali menangkap ikan sebab memikirkan nafkahnya. Keadaannya bingung, kacau, tidak bisa mengerti dan tidak tahu selanjutnya harus berbuat apa.

Tetapi sesudah Pentakosta, mereka dibaptis dengan Roh Kudus, keadaannya tiba2 berubah sama sekali. Mereka menjadi berani, tahu harus berbuat apa dan dapat melanjutkan pekerjaan gurunya yaitu Putra manusia Yesus, dan dalam 1 hari mereka langsung mulai mendirikan Gereja atau agama baru dalam sekejab, dalam satu hari, dan itu terus berkembang sampai sekarang, siapa Tuhan Yesus datang kembali! Ini semua dimulai dengan baptisan Roh Kudus (yang ditandai dengan bahasa lidah). Dan ini baru terjadi sejak hari Pentakosta, dan sejak itu murid2 dipenuhi dan terus disertai oleh Roh Kudus, yang terus tinggal di dalam mereka. Jadi ini semua harus dimulai dengan baptisan Roh Kudus. Sebab itu kita mutlak membutuhkan baptisan Roh Kudus yang sudah dikatakan Yohanes Pembaptis.

Mat 3:11

Sesungguhnya aku membaptiskan kamu dengan air untuk pertobatan, tetapi Ia yang datang sesudah saya, itu lebih berkuasa daripada saya. Saya tidak layak mengangkat kasut-Nya. Ia (Tuhan Yesus Kristus) akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan api. (KJI)

Orang Kristen tanpa baptisan Roh Kudus, orang2 akan menjadi seperti murid2 yang sudah mengakui nama Yesus (dan sudah mengerti dan tahu bahwa Yesus adalah Mesias), tetapi belum mengalami baptisan Roh Kudus. Mereka penuh ketakutan dan tidak bisa mengerti, juga tidak ada karunia2 Roh yang mutlak dibutuhkan. Pertumbuhan imannya sangat terbatas, bahkan mau kembali jadi nelayan. Tanpa baptisan Roh Kudus, tidak mungkin Gereja lahir, apalagi di akhir zaman, Gereja harus menjadi matang dan sempurna. Sebab itu kita mutlak perlu baptisan Roh Kudus dan sesudah itu terus hidup penuh dan dipimpin Roh, bahkan perlu mengalami hujan Akhir juga untuk mematangkan gandum, sehingga bisa dituai. Untuk hidup sebagai orang beriman, apalagi untuk penamatan Gereja akhir zaman mutlak perlu baptisan Roh Kudus, lalu hidup dipimpin Roh, bahkan perlu pekerjaan Roh Kudus yang limpah dalam ukuran hujan Akhir dan perlengkapan rohani lainnya.

  1. Kasih, ini yang paling besar, jadi tujuan dan patokan semuanya, kalau tidak ada kasih maka semuanya sia2.

1Kor 13:1-3

  1. Sekalipun saya berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi tidak mempunyai kasih, saya menjadi seperti gong yang berbunyi atau canang yang gemerincing.
  2. Dan sekalipun saya mempunyai karunia nubuat dan mengerti segala rahasia serta semua pengetahuan dan sekalipun saya mempunyai semua iman, sehingga saya dapat memindahkan gunung-gunung, tetapi tidak mempunyai kasih, saya bukan apa-apa.
  3. Dan sekalipun saya memberikan semua harta saya untuk memberi makan orang-orang dan sekalipun saya menyerahkan tubuh saya untuk dibakar, tetapi saya tidak mempunyai kasih, itu tidak ada faedahnya bagi saya. (KJI)

Meskipun ada ber-macam2 hal yang ajaib, juga karunia-karunia roh dan perbuatan-perbuatan ajaib dalam nama Yesus, kalau tidak ada kasih semua itu sia-sia, tidak diakui Tuhan Mat 7:23.

Kasih harus ada, bahkan ini pokok utama dan tujuan hidup kita untuk kekal.

Darimana kita tahu kalau ada kasih ilahi dalam hidup kita?

1). Lihat lawannya kasih, yaitu benci!

Kalau ada benci berarti tidak ada kasih. Sebab itu untuk mengecek apakah hidup kita ada kasih dan tumbuh dalam kasih, lihat saja, apa ada benci atau tidak dalam hidup dan hati kita. (Benci itu tanda khas pekerjaan iblis, si bapak pembunuh Yoh 8:44. Dosa benci itu sama dengan dosa membunuh).

1Yoh 3:15

Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh, dan kamu tahu bahwa tidak ada seorang pembunuh pun yang tetap memiliki hidup kekal di dalam dirinya. (KJI)

Orang yang ada kasih bisa mengampuni musuhnya dan semua orang yang merugikan atau menyakiti hatinya. Kasih bukan saja bisa mengampuni musuh, bahkan memberkatinya Mat 5:45. Memang ini sakit bagi daging, sebab itu kita harus mau mematikan daging, supaya tidak bereaksi dosa, supaya kita tidak menuruti ajakan atau kehendak daging, tetapi menuruti Roh, itu korban dan kasih itu mau korban. Baru dengan demikian kasih akan muncul dan benci tidak bisa muncul. Lebih-lebih dalam akhir zaman yang penuh dengan ujaran kebencian dimana-mana, mendengar beritanya saja yang begitu jahat dan menyakiti hati, orang langsung sudah jadi benci, padahal belum kena apa-apa, belum jadi korbannya, apalagi kalau sudah kena dan jadi korbannya!

2.Tanda2 perbuatan kasih itu diceritakan dalam 1Kor 13. Tetapi ini baru muncul, yang asli, kalau tidak ada kasih. Kalau ada benci, semua perbuatan kasih itu hanya pura2!

Orang yang percaya, mati lepas dari dosa, bisa bebas dari dosa, bisa hidup rutin dalam kesucian, tanpa benci atau dosa lainnya, maka barulah kasih Kristus bisa tumbuh dalam hidupnya. Ini hidup yang benar, rutin dalam kesucian tanpa benci, terus dipimpin Roh, hidup sesuai dengan Firman Tuhan, barulah kasih Kristus bisa tumbuh dalam dirinya. Inilah hidup yang berkenan pada Allah, jadi patokan dan tujuan hidup kita.

1Kor 13:13

Maka sekarang tinggallah tiga hal ini yaitu iman, harap dan kasih, tetapi yang terbesar di antaranya adalah kasih. (KJI)

Juga pada waktu kita menjadi sempurna, atau masuk Surga, kita sudah selesai diolah, selesai dari pergumulan dengan dosa, sudah lulus dan masuk Surga untuk kekal, tidak lagi bisa berdosa, sekalipun tingkatan rohani atau tingkat kemuliaannya ber-beda2, tetapi hidup sudah selesai dan sudah lulus, masuk Surga. Sebab itu semua karunia2 sudah berakhir, tetapi kasih masih tetap berjalan terus bahkan jadi penuh dalam kerajaan Surga! Sangat indah dan manis.

1Kor 13:8

Kasih tidak pernah habis; tetapi nubuatan-nubuatan akan berhenti dan segala bahasa lidah, itu akan berakhir, dan pengetahuan akan berhenti. (KJI)

Sebab itu, waktu itu nubuat, karunia Roh dll akan berhenti, tetapi kasih tetap selamanya.

  1. Rindukan semua karunia2 Roh, lebih2 nubuat, sebab itu sangat diperlukan, lebih2 dalam akhir zaman dan waktu Yerusalem dikepung, ber-sama2 dengan kasih dan perlengkapan akhir zaman ilahi yang heran. Wah 12:1.

Belajarlah hidup dipimpin Roh, sebab ini caranya supaya karunia2 Roh itu bisa mengalir keluar dalam hidup kita yang dipimpin Roh.

KARUNIA NUBUAT.

1Kor 12:10

Kepada yang lain perbuatan mujizat, kepada yang lain nubuat, kepada yang lain membedakan roh, kepada yang lain bermacam-macam bahasa lidah, dan kepada yang lain menafsirkan bahasa lidah. (KJI)

1Tes 5:20

Janganlah menghinakan (L:jangan diringankan, B anggap rendah) nubuat. (KJI)

Ada dua macam nubuat, yaitu dari jabatan nabi dan karunia Roh.

Karunia nubuat itu bisa dilakukan oleh semua orang yang dipimpin Roh, sehingga: 1. Meneguhkan, 2. Menasehati, dan 3. Menghibur orang2 yang mendengarnya. Dengan ini mereka diarahkan dan ditolong untuk jalan di jalan sempit sesuai Firman Tuhan.

Nubuat dari Nabi. Tidak semua orang bisa melakukannya, bahkan jumlah orang2 yang dapat jabatan nabi dari Tuhan Ef 4:11 itu sangat sedikit, tidak banyak.

Nubuatan dari nabi ini menyingkap rahasia yang baik atau jahat dari 1 orang atau 1 kelompok orang untuk masa2 itu atau masa yang akan datang. Misalnya menunjukkan rahasia yang baik dari Daud yang rindu membangunkan rumah Tuhan 1Taw 22:7-10, dan rahasia yang jahat, yaitu dosa2 Daud yang disembunyikan dan belum dibereskan! 2Sam 12:7-9. Nubuat ini bisa untuk pribadi, atau untuk satu bangsa atau global. Nubuat2 juga bisa untuk waktu itu (misalnya, untuk bangsa Israel waktu itu,2Raj 13:19), dan untuk akhir zaman Luk 1:34, Dan 9:24 dll.

Seorang Nabi memang terbeban terus menerus untuk bernubuat dari Tuhan, itu jabatannya. Tetapi kalau tidak ada nabi, Tuhan masih bisa bicara lewat siapa saja yang dipimpin Roh untuk kebutuhan pada waktu itu, dengan karunia nubuat, yaitu kata2 yang meneguhkan, nasehati dan menghibur tentang segala problemnya, atau lainnya menurut pimpinan Roh.

Arti nubuat dari pelayanan seorang nabi dan sebagai karunia nubuat itu berbeda!

Dalam 1Kor 14:3 karunia nubuat itu dijelaskan sbb:

BERKATA KEPADA MANUSIA (DARI TUHAN).

Untuk hal ini, ada banyak kesempatan bagi kita. Berusahalah supaya setiap kali ber-kata2 pada siapapun, kata2 kita menjadi berkat, bukan menjadi laknat, yaitu kalau kata2 kita berasal dari Roh Kudus.

Biarlah kata2 kita selalu menjadi berkat (anugerah KJI) Kol 4:6, dan digarami oleh Roh Kudus, artinya dipimpin Roh, sehingga ada karunia2 Roh, istimewa ada karunia nubuat.

Menjadi berkat berarti dengan kata2nya orang itu diarahkan dan tumbuh ke arah Surga kekal! Jadi laknat berarti yang mendengar itu diarahkan ke Neraka.

Kadang2 diperlukan kata2 yang keras seperti kata2 Putra manusia Yesus pada orang Parisi, misalnya Mat 23, tetapi ini mengembalikan dan mengarahkan orang2 Parisi itu ke Surga, sekalipun tidak enak bagi yang tidak mau bertobat, sebab kata2Nya melawan dosa2nya. Kata2 yang menyetujui dosanya, apalagi mendorongnya ke Neraka itu menjadi laknat, celaka baginya, sebab itu kalau tahu dosa2nya, bicaralah yang betul!

1 Kor 14:3

Kalau kita tidak berani bicara betul melawan dosa2nya, itu menjadi dosa Yak 4:17, seperti dosa imam Eli dan akhirnya ia kena hukuman, sebab tidak mau menegur anak2nya. Imam Elikeras hati, tidak mau taat akan kehendak Allah. Kehendak Allah dengan jelas sudah disampaikan kepadanya oleh Samuel kecil yang kurang mengerti dan tidak ditakuti,tetapi itu kata2 dari Allah! Seharusnya Eli bisa mengerti kehendak Allah, tetapi ia mengabaikannya.

Bagaimana kita harus ber-kata2 kepada orang yang berdusta, fitnah, berkelahi, suam, berdosa dll. Berilah kata2 dari Roh Kudus (nubuat dll), supaya mereka yang berdosa bertobat dan dipulihkan kembali, kembali di jalan menuju ke Surga.

ISI KARUNIA NUBUAT.

2.A. KATA-KATA PENEGUHAN.

Tentu yang diteguhkan adalah hal2 yang baik sesuai denganFirman Tuhan, supaya orangnya tetap maju dengan pimpinan Roh. Kalau meneguhkan  hal2 yang jahat, dosa, itu bukan karunia nubuat, tetapi kata2 dari daging atau setan.

Misalnya orang yang berkelahi, fitnah, dirugikan dll, tetapi mau mengampuni, tidak bereaksi dosa, kalau kita berkata-kata kepadanya dengan kata2 nubuat dari Tuhan, itu akan meneguhkan yang baik, untuk mengampuni, untuk memperbaiki persekutuan tubuh Kristus dengan kata2 dari Tuhan. Kalau orang yang sudah mengambil keputusan yang benar (tetapi seringkali lemah, kadang2 belum dengan segenap hati, sebab ini berarti salib, sakit, menderita), maka kata2 karunia nubuat dari Tuhan akan menguatkan dan memberi keberanian baginya untuk tetap teguh dalam jalan sempit, dalam malakukan kehendak Tuhan. Kalau ada yang salah, ditegur; tetapi yang baik diteguhkan, sekalipun sulit, terus didorong maju.

Juga hal2 tersembunyi yang baik, misalnya rahasia iman (1Tim 3:9) untuk penyerahan, pengorbanan, kerendahan hati dll. Roh Kudus tahu  hal ini dan Roh Kudus akan memberi kata2 untuk meneguhkan, supaya terus maju dalam jalan Allah, jalan sempit. Tetapi untuk rencana2 yang jelek, Roh Kudus akan memberi kata2 yang tepat dan tegas, supaya bertobat dan kembali ke jalan Tuhan. Misalnya kata2 kepada Petrus.

Mat 16:23

Tetapi Ia berpaling dan berkata kepada Petrus: Pergi ke belakang-Ku, Satan! Engkau menjadi suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau tidak memikirkan perkara-perkara Allah, melainkan yang dari manusia. (KJI)

2.B. MENASEHATI untuk mengambil langkah2 yang betul, sesuai Firman Tuhan, atau dalam problem2 dan jalan buntu, Roh Kudus sanggup memberi kata2 hikmat yang tepat. Biasanya Roh Kudus akan mengingatkan ayat2 yang tepat (Yoh 14:26) dan pengertian yang tepat untuk menasehatinya, sehingga ia tertolong dalam kesukaran atau jalan buntunya. MIsalnya tentang bersyukur Ay 1:21, tentang hal2 yang celaka Pkh 7:14,Ay 2:10 dll, Roh Kudus tahu jalan keluar yang tepat, minta kata2 dari Tuhan dan tentu itu jalan yang jujur, halal, sesuai Firman Tuhan. Sebaliknya seperti “nabi” Bileam, untuk memperkenankan raja Balak (orang yang melawan Tuhan, hidup dalam dosa, tidak akan ditolong Tuhan); tetapi Bileam berusaha mengambil hatinya, sebab itu ia memberi jalan keluar dari pikiran kotor dan kehendaknya sendiri Bil 31:8,16, Wah 2:14. Ini berhasil luar biasa, tetapi siasat yang keji, yang dipimpin roh setan!  Akhirnya nabi ini dihukum mati waktu perang melawan Balak. Bil 31:8, Yos 13:22.

2.C. MENGHIBURKAN. Roh Kudus tahu apa yang menyebabkan dukacita atau putus asa, lalu memberi kata2 yang tepat untuk mengatasi danmemperbaiki penyebab dukacita itu, sehingga orang itu terhibur dan lepas dari susahnya, mereka terhibur oleh kata2 yang tepat dari Roh Kudus! Seringkali kita tidak tahu, sebab yang sebenarnya dari kesusahannya, tetapi Roh Allah tahu dengan tepat dan sebab itu Ia dapat memberi penghiburan dan jalan keluar yang tepat. Sebab itu kita harus selalu penuh dan dipimpin Roh, dan minta kata2 yang tepat dari Tuhan, sehingga kita tidak ber-kata2 dari sikon atau akal kita, tetapi dari Roh Kudus. Kadang2 karunia nubuat itu dikombinasi dengan karunia makrifat, seperti kata2 Putra manusia Yesus pada perempuan Samaria Yoh 4:14,16. Memang beberapa karunia bisa digabung atau kombinasi, sebab semua berasal dari Roh Kudus yang sama. Kalau Roh Kudus dicurahkan, maka karunia2 akan nyata istimewa karunia nubuat Kis 2:18; 19:6.

Nubuat kita belum sempurna.

1Kor 13:9

Kasih tidak pernah habis; tetapi nubuatan-nubuatan akan berhenti dan segala bahasa lidah, itu akan berakhir, dan pengetahuan akan berhenti. (KJI)

Apa artinya? Ternyata nubuatnya tidak jadi, baik nubuat dari seorang nabi, juga karunia nubuat dari orang yang penuh Roh Kudus. Apakah ini berarti ini dari setan? Belum tentu. Lihat hidup dan perbuatannya, buah hidupnya.

Mat 7:16,20

16. Kamu akan mengenali mereka dari buah-buahnya. Adakah orang mengumpulkan anggur dari semak duri atau buah ara dari pokok duri?

20. Oleh sebab itu dari buah-buahnya kamu akan mengenali mereka. (KJI)

Kalau orang itu hidup benar dan dipimpin Roh, tetapi nubuatnya keliru atau salah dan dengan rendah hati ia mengakuinya, itu mungkin karena tidak mengerti, dicampur dengan perasaan hati atau akalnya sehingga nubuatnya tidak sempurna, atau keliru. Ini nubuat yang belum sempurna. Kita juga perlu minta karunia membedakan Roh dan tetap melihat buah2 hidupnya.Nubuatnya tidak kita terima, tetapi orangnya tetap diterima (karena buah2nya baik, dan hidupnya dipimpin Roh).

Kalau orangnya hidup dalam dosa, pasti itu bukan dari Roh Kudus, tetapi nubuatan palsu, dari daging atau setan, juga menerima,jangan bersekutu dengan orang2nya, tetapi diinjili dan dilepaskan dari dosa2nya, pasti bisa kalau iamau bertobat; doakan dan menangkan jiwanya. Kita menerangi dan menggaraminya Mat 5:13-16. Kalau orangnya tidak mau, kita pergi daripadanya.

D.2. Semua karunia2 akan berhenti.

1Kor 13:8

Sebab kita tahu sebagian-sebagian dan kita bernubuat sebagian-sebagian. (KJI)

Nubuat, karunia lidah, makrifat akan berhenti, yaitu pada waktu seorang menjadi sempurna atau masuk dalam Surga, sebab semua tidak diperlukan lagi, kita sudah selesai diuji dan tidak pernah berdosa lagi (sudah diterangkan di atas). Tetapi kasih tidak berhenti, bahkan jadi penuh di Surga.

KARUNIA LIDAH.

Bahasa lidah = bahasa Roh = bahasa asing, lidah yang lain.

Definisi.

(Ini definisi bahasa lidah sebagai tanda baptisan Roh Kudus dan bahasa doa. Untuk bahasa lidah sebagai karunia dan jabatan ada beberapa tambahan/ perbedaan, yang akan diterangkan di bawah ini).

Bahasa lidah adalah:

1.1. kata2 dari Roh Kudus (dalam orang yang penuh dan dipimpin Roh), yang

1.2. Diucapkan (berdoa) kepada Allah.

1.3. Tanpa mengerti artinya 1Kor 14:2.

1.4. Di dalamnya ada rahasia khusus untuk orang itu, kelompok atau sikonnya.

1.5. Ini adalah doa syafaat Roh Kudus pada Bapa bagi orang itu atau yang lain Rom 8:26-27.

1.6. Sebagian mungkin ditafsirkan artinya oleh Roh, sehingga kita mendengar kata2 Roh Kudus. Kudus, timbul ber-macam2 arti dan faedah.

1.7. Dikendalikan oleh orangnya sendiri, ia sanggup, apalagi karena ada Roh Kudus tinggal di dalamnya.

1Kor 14:32

Sebab roh nabi-nabi tunduk kepada nabi-nabi. (KJI)

Salah satu karunia Roh.

Dari semua karunia, nubuat dan bahasa lidah ini harus lebih diutamakan karena banyak diperlukan untuk perjalanan dan pertumbuhan hidup rohani 1Kor 14:1,4-5,39.

Bahasa lidah adalah tanda dari 4 perkara, yaitu:

C.1. Baptisan Roh Kudus.

Kis 2:4

Maka mereka semua penuh dengan Roh Kudus (baptisan Roh Kudus) dan mulai berbicara dalam lidah-lidah yang lain, sebagaimana yang diilhamkan oleh Roh kepada mereka untuk mengatakannya (lihat Kis 2:33 di bawah ini).

 

  1. Waktu Roh Kudus turun untuk bekerja dan tinggal di dalam orang beriman, itu dimulai dengan baptisan Roh Kudus. Dalam Wasiat Lama Roh Kudus tidak dimulai dengan baptisan, melainkan langsung, tetapi hanya hinggap dan sesudah selesai bekerja dalam orang itu, Roh Kudus meninggalkannya kembali. (Lihat perbedaan pekerjaan Roh Kudus dalam Wasiat Lama dan Wasiat Baru).

Dalam wasiat baru Roh Kudus turun dan tinggal tetap, terus menerus didalam orang beriman, dan itu dimulai dengan baptisan Roh Kudus. Sebab itu dalam Wasiat Lama, kita tidak mendapatkan baptisan air atau Roh Kudus. Baru pada waktu nabi Yohanes pembaptis yang menjadi pembuka jalan untuk Wasiat Baru, pendahulu dari Mesias yaitu Putra manusia Yesus, baru Yohanes memulai pelayanannyadengan baptisan air dan Yohanes menubuatkan bahwa Mesias, sesudah Dia akan membaptiskan dengan Roh Kudus dan api.

Mat 3:11

Sesungguhnya aku membaptiskan kamu dengan air untuk pertobatan, tetapi Ia yang datang sesudah saya, itu lebih berkuasa daripada saya. Saya tidak layak mengangkat kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan api. (KJI)

Baptisan Roh Kudus ini menjadi tanda permulaan waktu Roh Kudus masuk dan tinggal didalam orang percaya. Inilah pekerjaan Roh Kudus dalam Wasiat Baru. Baptisan Roh Kudus ini mengerjakan suatu permulaan yang baru yaitu hidup baru dalam Kristus oleh Roh Kudus, pada orang yang mau percaya dan bertobat (mau dibaptiskan dalam air).

Titus 3:5

bukan oleh perbuatan-perbuatan di dalam kebenaran yang sudah kita lakukan, melainkan karena kemurahan-Nyalah Ia menyelamatkan kita, melalui pencucian kelahiran kembali, serta pembaharuan oleh Roh Kudus, (KJI)

Baru kemudian sesudah Roh Kudus selesai mengerjakannya hidup orang itu, maka pada akhir pengolahan, Tuhan Yesus akan membaptiskan lagi dengan baptisan api.

Kalau seorang tidak percaya dan tidak mau menerima baptisan Roh Kudus, itu terlalu bodoh atau terlalu sombong sebab menolak Roh Allah yang maha besar dan maha mulia. Mungkin Roh Kudus bisa bekerja di dalamnya (di dalam orang2 yang belum mengerti ini) dengan cara wasiat Lama, yaitu tanpa baptisan Roh Kudus. (Tentu ini sangat terbatas, dan bukan ini yang disediakan Allah bagi Gereja yang ada dalam Wasiat Baru).

Jadi baptisan Roh Kudus dalam Wasiat Baru adalah tanda permulaan dari Roh Kudus yang turun dan tinggal didalam orang beriman.

  1. Tanda2 baptisan Roh Kudus.

Baptisan Roh Mat 3:11 itu bukannya tanpa tanda, tetapi ada tanda2 yang didengar (bahasa lidah) dan yang dilihat, yaitu reaksi pribadi karena Roh Kudus turun ke atasnya.

Kis 2:33

Karena itu sesudah ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan sesudah menerima perjanjian Roh Kudus dari Bapa, Ia mencurahkan-Nya (sebagai baptisan Roh Kudus) seperti yang sekarang kamu lihat dan dengar. (KJI)

Ini terjadi karena Roh Allah yang maha besar masuk dalam hati manusia yang hina dan rendah ini, sangat terasa hadiratNya.

Timbul jamahan Roh Kudus, terasa kuasa, kesukaan dan ber-macam2 karya Roh Kudus, sehingga bisa dilihat reaksi pribadi, karena merasa senang, puas dan sukacita, dibebaskan dll, sehingga timbul reaksi pribadi yang dilihat waktu ini sesuai dengan macam orangnya (ada orang yang sangat reaktif, atau tenang2 saja, tidak sama pada setiap orang), dan terdengar bahasa lidah yang diucapkan orang itu. Reaksi pribadi bisa cepat hilang, tetapi bahasa lidah itu tetap ada untuk seterusnya (kecuali kalau Roh Kudus meninggalkannya) dan ini penting sekali sebab besar faedah bahasa lidah untuk hidup rohani kita.

Kita akan sangat rugi kalau tidak dapat bahasa lidah dari Roh Kudus, ini justru tanda khas dari hadirat Roh Kudus di dalam kita Kis 10:45-47. (lihat buku: 31 faedah bahasa lidah; Bahasa lidah dari Roh Kudus itu sangat indah, luar biasa dan menyenangkan, puas). Sebab itu yang belum mengalami baptisan Roh Kudus, mutlak memerlukannya, lebih2 di akhir zaman untuk bisa bertahan hidup dalam Polarisasi dosa (Wah 22:11) dan tumbuh dalam rencana Allah kepada kesempurnaan, seperti lima gadis bijak, siap untuk menyambut kedatangan Tuhan Mat 24:42. Orang yang belum dibaptis dalam Roh, tidak mungkin dapat berjalan dalam Roh menurut ukuran Wasiat Baru (dalam hujan Awal dan hujan Akhir), lebih2 untuk ikut pengangkatan, mutlak perlu bisa hidup dipimpin Roh dalam kesucian sesuai Firman Tuhan. Sebab untuk berubah dalam pengangkatan menjadi tubuh kemuliaan, itu dikerjakan oleh Bapa danRoh Kudus Rom 6:4,8:11.

Tanda ini terjadi setiap kali Roh Kudus turun dan membaptiskan orang dengan Roh Kudus.

Beberapa contoh misalnya:

Kis 8:17

Lalu keduanya itu menumpangkan tangannya ke atas mereka, dan mereka menerima Roh Kudus. (KJI)

 

Kis 10:44,46

44. Sementara Petrus sedang mengatakan kata-kata ini, Roh Kudus turun ke atas mereka semua yang mendengar perkataan itu.

46. Sebab mereka mendengar orang-orang ini berbicara di dalam bahasa lidah, dan membesarkan Allah. Kemudian Petrus menjawab: (KJI)

Kis 19:6

Dan ketika Paulus meletakkan tangannya ke atas mereka, Roh Kudus turun ke atas mereka, dan mereka berbicara dengan bahasa lidah dan bernubuat. (KJI)

Setiap kali Roh Kudus turun dalam Wasiat Baru ada baptisan Roh dan pada setiap baptisan Roh Kudus akan terdengar mereka berdoa dalam bahasa lidah, kadang-kadang juga dengan bernubuat.

Tetapi ternyata sesudah itu, ada beberapa orang yang penuh Roh Kudus, namun hidupnya jatuh bangun dalam dosa, sebab hatinya bercabang tidak sungguh2 mau dipimpin Roh (tidak maumenyediakan minyak persediaan), itu berarti sudah dibaptis, tetapi hidup menurut Roh, tetapi juga menurut daging, bukan hanyamenurut Roh Gal 5:16-17, Rom 8:14. Akhirnya Roh Kudus akan berhenti bekerja dalam hidup orang2 yang tidak mau taat dipimpinNya, bahkan kemudian Roh Kudus meninggalkannya, sesudah habis wkatu kemurahan yang disediakan baginya.Kalau terjadi pengangkatan, orang seperti ini tidak bisa ikut pengangkatan (akan kita pelajari dalam faedah2 bahasa lidah), apalagi yang sama sekali tidak pernah dibaptis dalam Roh, tidak bisa berdoa dalam Roh dan kebenaran terus menerus (Yoh 4:23-24). Sebab itu mintalah baptisan Roh Kudus sekalipun berdoa sendiri di rumah atau ditemani oleh saudara lain yang sudah penuh Roh Kudus! Ini cuma2, tanpa syarat2 tertentu, asal percaya dan mau taat. Mintalah baptisan Roh Kudus, pasti diberikan.

Luk 11:10-13

  1. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan ia yang mencari, menemukan dan bagi dia yang mengetuk, pintu dibukakan.
  2. Bapa manakah di antara kamu, jika puteranya minta roti, akankah ia memberinya batu? Atau jika ia minta ikan, akankah ia memberinya ular sebagai ganti ikan?
  3. Atau jika ia minta telur, akankah ia memberinya kalajengking?
  4. Jikalau kamu yang jahat sekalipun, tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu; terlebih lagi Bapa sorgawi akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang minta kepada-Nya? (KJI)

Beberapa orang takut, sebab berkata-kata dalam bahasa lidah itu tanpa mengerti, mereka takut, kalau-kalau ada roh setan yang masuk. Tetapi dalam ayat ini Tuhan berjanji kalau kita minta kepada Tuhan Yesus atau dalam nama Tuhan Yesus, setan tidak mungkin berani, karena Roh Kudus selalu standby, sehinggawaktu anak-anak Allah minta Roh Kudus, maka Roh Kudus yang tahu dengan tepat, lengkap dan sempurna, Ia turun dalam orang itu, ini menjadi baptisan Roh Kudus. Diberikan perumpamaan untuk hal ini, yaitu kalau ada anak yang minta pada bapaknya roti tidak akan diberi batu, yang minta telur tidak akan diberi kalajengking (roh setan) dan yang minta ikan, tidak akan diberi ular (iblis).

Tidak mungkin orang yang sudah percaya minta Roh Kudus dengan tulus dan sungguh2, setan bisa masuk, sebab Roh Kudus maha tahu, dan menjaga orang2 yang minta kepada Tuhan baptisan Roh Kudus.

C.2. Bahasa doa.

1Kor 14:2,14

  1. Karena orang yang berkata-kata dalam bahasa lidah, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah, karena tidak seorang pun mengerti, melainkan di dalam Roh ia mengatakan rahasia-rahasia.
  2. Karena jikalau saya berdoa di dalam bahasa lidah, maka roh saya berdoa tetapi akal saya tidak berfaedah. (KJI)

Berdoa dalam Roh itu memakai bahasa lidah, roh kita berdoa, pikiran tidak berfaedah. Dengan bahasa lidah, kita tidak mengerti, tetapi roh kita berdoa kepada Allah dan penuh sukacita, merasakan hadiratNya.Tentu pikiran serta hidup kita harus tetap benar di hadapan Allah, sebab tidak mungkin orang berdoa dalam Roh dan hidup dalam dosa, Roh Kudus tidak mau bercampur dengan dosa.

2Kor 6:14

Jangan kamu terkena kuk yang tidak seimbang bersama dengan orang yang tidak beriman, karena persekutuan apakah yang ada di antara kebenaran dengan kejahatan? Dan persekutuan apakah yang ada di antara terang dengan gelap? (KJI)

Kita harus berdoa dalam Roh dan hidup benar di hadapan Allah (ingat MAK DSY).

Yoh 4:23-24

  1. Tetapi waktunya akan tiba dan sekarang sudah sampai, apabila penyembah-penyembah yang benar itu akan menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran. Karena Bapa mencari penyembah-penyembah yang demikian untuk menyembah Dia.
  2. Allah itu Roh, dan mereka yang menyembah-Nya haruslah menyembah Dia di dalam Roh dan kebenaran. (KJI)

Kalau seorang hidup dalam dosa, Roh Kudus tidak bisa bekerja di dalam dia dan doanya ditolak Tuhan, itu menjadi kekejian, sekalipun dengan kata2 bahasa lidah yang sudah hafal (Yes 1:12-15).

Adalah kehendak Tuhan supaya kita terus berdoa dalam Roh dan kebenaran.

1Kor 14:4

Orang yang berkata-kata di dalam bahasa lidah meneguhkan dirinya sendiri, tetapi orang yang bernubuat meneguhkan jemaat. (KJI)

Ef 6:18

Dengan segala doa dan permohonan berdoalah senantiasa di dalam Roh, sambil berjaga-jaga di dalam hal ini, di dalam ketekunan dan permohonan bagi semua orang suci. (KJI)

Jd 1:20

Tetapi kamu ini, Saudara-saudara yang kekasih, bangunkan dirimu sendiri di atas imanmu yang paling kudus, serta berdoa di dalam Roh Kudus. (Kis 4:31) (KJI)

Dan jangan menghentikan orang yang berdoa dalam bahasa lidah.

1Kor 14:39

Dengan demikian saudara-saudara, berusahalah untuk bernubuat dan jangan melarang orang berbicara dalam bahasa lidah. (KJI)

Tuhan ingin kita berdoa tanpa stop 1Tes 5:17 dan terus menerus berjalan dalam Roh dan terus berdoa dalam Roh. Bahasa lidah adalah kunci untuk berdoa dalam Roh dan hidup dipimpin Roh, sebab waktu kita berdoa terus menerus dalam Roh, Roh Kudus bicara pada kita untuk memimpin kita (baik berpikir, berkata, bersikap, bertindak dll) dan memberi kita kekuatan untuk bisa terus taat dipimpin Roh, sehingga kita terus hidup dalam Roh. Kita tidak akan kehabisan perkataan, sebab Roh Kudus yang berdoa syafaat untuk kita Rom 8:26-27, dan justru kitabersukacita dan puas sebab sungai air hidup mengalir keluar dari dalam hati kita oleh Roh Kudus,  yang terus mengalir waktu kita berdoa dalam Roh dan kebenaran terus menerus.

Yoh 4:14

tetapi barangsiapa yang minum dari air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus lagi; melainkan air yang akan Kuberikan kepadanya itu akan menjadi di dalamnya sebuah mata air yang memancar sampai kepada hidup yang kekal. (KJI)

Yoh 7:38

Barangsiapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan Alkitab (ini berarti percaya dengan betul, sampai penuh dengan Roh Kudus, sampai baptisan Roh Kudus), dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup. (KJI)

Ada orang yang berkeras hati, berkata, ini syaratnya hanya percaya tanpa bahasa lidah (dari baptisan Roh Kudus); sayang, mereka tidak akan mengalami air hidup ini terus menerus seiring dengan doa dalam bahasa lidah). Jangan debat, dengan kasih dan kuasa Allah, bagikan berkat Allah yang besar ini.

C.3. Sebagai karunia Roh 1Kor 12:10. Karunia Roh iniharus ditafsirkan. Roh Kudus tidak memberi bahasa lidah sebagai karunia Roh pada semua orang, dan juga tidak sekaligus bersamaan, tetapi hanya pada orang2 tertentu yang penuh dan dipimpin Roh dalam satu pertemuan rohani, hanya kepada beberapa orang, bergantian, sebab semua harus ditafsirkan.

1Kor 14:27

Jikalau seorang berkata di dalam bahasa lidah (ini sebagai karunia), biarlah dua atau paling banyak tiga orang dan bergantian. Dan biarlah seorang mengartikan. (KJI)

(Untuk berdoa bersama dengan bahasa lidah, semua bisa berdoa dalam Roh ber-sama2, tetapi sebagai karunia Roh, pada satu saat hanya diberikan kepada 2 sampai 3 orang saja 1Kor 14:27).

C.4. Sebagai jabatan.

Bahasa lidah sebagai karunia Roh ditulis dalam 1Kor 12:10 dalam daftar karunia2. Tetapi juga disebutkan bahasa lidah sebagai jabatan, sebab ditulis dalam daftar jabatan dalam:

1Kor 12:28-30

  1. Maka Allah telah menempatkan beberapa orang di dalam Gereja, pertama rasul-rasul, kedua nabi-nabi, ketiga guru-guru, kemudian mujizat kemudian karunia-karunia kesembuhan, beberapa pertolongan, beberapa pemerintahan dan berbagai-bagai bahasa lidah.
  2. Semua itu rasulkah? Semua itu nabikah? Semua itu gurukah? Semua itu mengerjakan mujizatkah?
  3. Apakah semua memiliki karunia kesembuhan? Apakah semua berkata-kata dengan bahasa lidah? Apakah semua menerjemahkan? (pasti tidak semua, sebab ini adalah definisi jabatan) (KJI)

Beberapa orang yang tidak bisa membedakan bahasa lidah sehingga 4 hal yang berbeda dari bahasa lidah dianggap sama semua), dengan sendirinya akan salah mengerti, karena dianggap semuanya sama; lalu berdasar 1Kor 12:30 dikatakan bahwa tidak semua berbahasa lidah, sehingga mereka tidak minta bahasa lidah kepada Tuhan dan tidak mendapatkannya, sayang! Itu suatu kerugian yang besar, sebab menolak bahasa lidah, pemberian Allah yang sangat besar dalam Wasiat Baru! Sayang!

DALAM IBADAH DAN PELAYANAN.

Sebagai jabatan bahasa lidah, orang itu biasanya terus menerus melakukannya, menjadi beban dari jabatannya dan selalu harus ada terjemahannya, sehingga bisa dimengerti orang2 yang dilayani oleh orang yang punyajabatan bahasa lidah ini.  Dalam kenyataannya  ada beberapa orang tertentu yang terus berbahasa lidah dan menyampaikan artinya pada orang2 yang dilayani, sehingga menjadi berkat dan orang itu tertolong dan diberkati waktu mereka mentaati pesan2 kata2 dari Tuhan dalam pelayanan jabatan bahasa lidah ini.

Jangan berdebat tentang baptisan Roh Kudus dan bahasa lidah, nanti setan masuk, timbul benci dan dengki, permusuhan dan perpecahan. Tetapi dengan doa dan kasih, dan belas kasihan bagi2kanlah pengertian yang betul tentang karunia dari Tuhan yang begitu indah untuk semua anak2 Allah. Biar kita penuh dengan belas kasihan bagi orang2 yang ngotot, sungguh2 mau percaya dan melayani Tuhan, tetapi tidak mau memakai “pemberian Tuhan” yang luar biasa ini. Jangan marah atau benci, tetapi berbelas kasihanlah pada saudara2 kita ini.

Pembagian dan penggunaan bahasa lidah.

Memang sebagai jabatan tidak semua mendapatkannya, bahkan sangat sedikit, seperti halnya jabatan2 lainnya. Bahasa lidah sebagai tanda baptisan itu berlaku bagi semua orang yang menerima Roh Kudus dan sesudah itu semua orang dapat memakainya sebagai bahasa doa, bahkan juga semua yang penuh dan dipimpin Roh dapat menerimanya sebagaikarunia bahasa lidah menurut pimpinan Roh Kudus 1Kor 12:10 dan berkatnya sangat besar seperti yang akan kita pelajari lebih lanjut.

FAEDAH BAHASA LIDAH.

Bahasa lidah ini banyak sekali faedahnya dan sangat menguntungkan pertumbuhan rohani kita (ini termasuk  perlengkapan akhir zaman yang penting untuk tumbuh dengan baik di tengah2 dunia yang makin jahat dan limpah dengan dosa).

Tetapi jangan lupa selalu berdoa dalam Roh dengan hidup benar di hadapan Allah Yoh 4:23-24. Ingat MAK DSY (di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang, dan Yang akan datang). Tanpa hidup benar, itu berarti  mendukacitakan Roh Kudus, bahkan memadamkan Roh 1Tes 5:19. Sebab Roh Kudus tidak mau tinggal di dalam orang yang keras hati dalam dosa2nya. Mungkin orang itu masih bisa berbahasa lidah karena kebiasaan atau hafalan tetapi Roh Kudus sudah tidak bekerja di dalam dia, kosong, tidak ada kuasa, faedah dari karunia2 Roh Kudus yang begitu indah dan sangat berfaedah.

Ini menjadi syndrom botol minyak wangi kosong!

Artinya botol minyak wangi yang kosong, masih berbau wangi, tetapi tidak lagi ada minyaknya.

Mengapa bisa begini? Ini orang yang mulai dengan Roh, berakhir dengan daging seperti raja Saul Gal 3:3-4. Sebab pernah ber-kata2 dengan bahasa lidah, sehingga hafal dan dapat meneruskan sebagai hafalan, bukan sebagai tanda Roh Kudus di dalamnya! Meskipun sudah undur, hidup dalam daging, mereka mau tetap ber-kata2 dalam bahasa yang tidak dimengertinya, sebab itu hafalan, ini tiada faedahnya, seperti syndrome botol minyak wangi kosong. Bahkan hidupnya sendiri nampak ada sedikit ada banyak dosa, sebab hidup menurut daging bukan menurut Roh. Ada orang yang bertobat kembali seperti Simson, Salomo, Nuh.

Tetapi ada orang yang tetap berkeras hati dalam dosa atau keinginannya dan tidak mau bertobat kembali, seperti Saul, juga lima gadis bodoh dll,keadaannya seperti ini. Apakah ada diantara kita yang termasuk syndrom ini? (Bomiko = Syndrome Botol Minyak Kosong).

Nasibnya: Tragis, seperti lima gadis bodoh, sebab pernah penuh dengan Roh Kudus, tetapi berakhir dengan daging. Kalau undur, mereka akan menjadi lebih jahat dari permulaannya Mat 12:42-45, apalagi di akhir zaman menjelang Minggu ke-70 Daniel dimana ada goncangan terakhir Ibr 12:27. Polarisasi dosa Wah 22:4. Yerusalem dikepung Luk 21:20 dll, orang2 ini bisa menjadi sangat jahat sebab terseret dosa dan akhirnya jadi suka dan terikat segala kesukaan dosa yang sesaat Ibr 10:25.

Nasib. Ada orang yang tidak bertobat: Yudas, Saul.

Marilah selalu penuh dan dipimpin Roh, rutin hidup dalam kesucian di hadapan Allah (ingat MAK DSY) dan terus taat akan Firman tuhan, sehingga kita terus limpah dengan karunia2 Roh Kudus, ber-buah2 dan tumbuh seperti lima gadis bijaksana, sampai Ia datang, tidak lama lagi.

 

FAEDAH BAHASA LIDAH.

  1. PENDAHULUAN.

Kalau kita mengerti semua faedah yang diberikan Roh Kudus, kita bisa memakainya dengan lengkap dan tepat. Ada faedah2 yang agak mirip, tetapi kita juga perlu tahu bedanya, supaya kita dapat memanfaatkan semua faedah yang berbedaini sekalipun ada kemiripan sedikit, sehingga kita bisa memakai semuanya dengan lengkap, dan mendapatkan semua faedah dan keuntungan yang sudah disediakan Roh Kudus bagi kita. Ber-macam2 faedah itu adalah:

 

BAHASA LIDAH SEBAGAI TANDA BAPTISAN ROH KUDUS.

Bahasa lidah ini mutlak perlu Kis 2:4,33; 8:17; 10:44,46; 19:6.

LIDAH.

Mengapa lidah dipilih Roh Kudus sebagai tanda baptisan dan untuk karunia2 Roh? Ingat perbedaan pekerjaan Roh Kudus dalam Wasiat Lama dan Wasiat Baru adalah pada lidah yaitu karunia bahasa lidah dan penafsirannya. Sebab lidah adalah:

  1. Kemudi hidup Yak 3:2-5. Kapal yang besar ditentukan oleh kemudi yang kecil, kalau salah mengaturnya, apalagi ngawur, seluruh kapal bisa hancur dan binasa. Ingat cerita kapal Titanic yang menabrak gunung es dan binasa dengan banyak penumpangnya. Begitu pula orang itu hidupnya jadi sejahtera, atau celaka, di dunia dan dalam kekekalan, itu ditentukan oleh lidah. Kalau lidah dikemudikan oleh daging, pikiran apalagi oleh emosi dan hawa nafsunya, akan ada banyak akibatnya yang celaka. Sebab itu matikan daging, supaya tidak mengemudikan lidah lagi, tetapi serahkan pada Roh Kudus. Kalau dipimpin Roh Kudus, pasti benar, aman dan bahagia. Biar kita minta dan menunggu kata2 dari Roh Kudus untuk disampaikan, jangan memakai lidah menurut akal, daging atau emosi kita sendiri saja supaya jangan jadi celaka. Orang yang mau menyangkali daging dan pikirannya sendiri dan dicocokkan dengan Firman Tuhan, menurut suara Roh, maka kata2nya akan jadi berkat dan nama Tuhan dipermuliakan Kol 4:6. Jangan lupa harus terus dipimpin Roh dalam kesucian (MAK DSY = diMana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang, dan Yang akan datang) supaya Roh Kudus bisa bicara dan kita bisa mendengar dan mengerti dan punya keberanian atau pengurapan untuk menyampaikannya dan baru itu menjadi berkat yang indah sampai kekal. Tandanya kalau lidah itu dikemudikan Roh Kudus adalah sesuai dengan Firman Tuhan, misalnya:
  2. Cepat mendengar, tidak emosi dan lambat bicara dan lambat marah, menunggu kata2 dari Tuhan.

Yak 1:19

Karena itu, Saudara-saudara yang saya kasihi, hendaklah setiap orang cepat mendengar, lambat bicara, lambat marah. (KJI)

  1. Mau menyangkali daging, sehingga tidak marah, benci, emosi dll, tetapi mau pikul salib, mengampuni, tidak bereaksi dosa sehingga tampak lemah lembut selalu Fil 4:5.
  2. Tidak banyak bicara menurut daging atau emosi atau kesombongannya (tidak mau kalah), tetapi ditahan, menunggu peneguhan dari Roh Kudus dan kata2 Ams 10:18-19. (Ada banyak nasehat tentang lidah, bisa dipelajari dari buku: Bahasa Lidah, lihat daftarnya dalam website Tulang Elisa).

Lidah itu sumber kajahatan dan celaka Yak 3:5-8, kalau ini bisa dikuasai, kita terlepas dari banyak perkara2 yang jahat dan celaka. Sebab itu jangan lidah dan kata2nya dianggap remeh. Orang seperti ini seringkali sesudah celaka baru menyesal, tetapi sudah kena! Untung kalau masih bisa bertobat dan tidak masuk Neraka.

Ukuran rohani seseorang dilihat dari lidahnya. Orang yang sempurna itu bisa mengekang lidahnya sehingga tidak lagi ber-kata2 salah dan dosa.

Jangan tunggu sempurna, itu harus dicapai mulai sekarang!

Yak 3:2

Sebab kita semua tersandung di dalam banyak perkara. Jika seseorang tidak tersandung dalam perkataannya, ia adalah seorang yang sempurna, yang juga mampu mengekang seluruh tubuhnya. (KJI)

Wah 14:5

dan di dalam mulutnya tidak didapati dusta, sebab mereka tidak bercacat cela di hadapan takhta Allah. (KJI)

  1. Orang yang tidak bisa mengendalikan lidahnya itu ibadahnya sia2.

Yak 1:26

Jika ada seorang di antaramu yang mengira dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia* menipu dirinya sendiri, dan ibadah orang ini sia-sialah. (KJI)

Beberapa banyak orang tidak percaya atau tidak tahu kebenaran ayat ini dan sebab mereka sudah biasa terlalu banyak bicara, sehingga banyak salahnya, karena: Asbun (asal bunyi) sebab tidak disaring.

Bagaimana kita menyaringnya?

4.1. Dengan Firman Tuhan. Orang yang mengerti banyak Firman Tuhan akan mudah membedakan kata2 yang sia2, netral, tidak berguna, salah, jahat, menjerat dsb, sehingga bisa menyaring kata2 yang akan dikatakannya, sehingga tidak sampai timbul salah.

4.2. Minta persetujuan atau peneguhan dari Roh Kudus. Biasanya kalau ada peneguhan Roh Kudus, ada sejahtera dari Roh Kudus yang kita rasakan (yang melebihi segala akal Fil 4:7, TL).

Fil 4:7

Dan sejahtera Allah yang melampaui segala pengertian, akan menjagai hati dan pikiranmu di dalam Kristus Yesus. (KJI)

Juga Roh Kudus mengingatkan dengan ayat2 yang diperlukan.

Yoh 14:26

Tetapi Penolong itu, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus Bapa dalam nama-Ku, Ia akan mengajar kamu segala sesuatu, dan membawa ke dalam ingatanmu segala sesuatu yang telah Kukatakan kepadamu. (KJI)

4.3. Tidak bicara ber-lebih2, tidak banyak bicara, tetapi seperlunya saja.

Ams 10:19

Dalam kebanyakan perkataan tiada kurang salah, tetapi barangsiapa yang menahankan lidahnya, ia itu orang bijaksana. (TL)

4.4. Lambat bicara.

Yak 1:19

Karena itu, Saudara-saudara yang saya kasihi, hendaklah setiap orang cepat mendengar, lambat bicara, lambat marah. (KJI)

Orang yang sombong, tidak mau kalah, seringkali ber-lomba2 untuk bicara sehingga iaterlalu cepat bicara, dan mudah timbul lebih banyak salah.

4.5. Nasehat dari saudara seiman dalam tubuh Kristus. Kalau belum bisa menjawab betul, jangan bicara, berdiam diri seperti Putra manusia Yesus.

Yoh 8:6

Hal ini dikatakan mereka untuk mencobai Dia, supaya mereka mempunyai sesuatu untuk menuduh-Nya, tetapi Yesus jongkok dan menulis di tanah dengan jari-Nya, seakan-akan Ia tidak mendengar. (KJI)

4.6. Jangan menurut daging, seperti marah, iri, benci, tidak senang hati dll, sehingga mudah banyak bicara dan emosi atau nadanya tidak enak Rom 8:14.

Berjalan dalam Roh, itu kunci kemenangan atas daging.

Gal 5:16

Jadi, inilah yang saya katakan: Berjalanlah di dalam Roh, maka kamu tidak akan menggenapkan nafsu daging. (KJI)

Bahkan orang yang menuruti daging biasanya akanmenimbulkan banyak perkelahian, celaka dan bahkan pembunuhan.

Ams 12:18

Adalah orang yang punya perkataan kurang ditimbang, seperti keris yang menikam tajamnya, tetapi lidah orang yang berbudi itu seumpama obat adanya.

4.7. Nafas bohong.

Ams 19:9

Seorang saksi dusta tiada akan terlepas dari pada hukum dan seorang yang bernafas bohong itu akan binasa kelak.

Orang seperti ini mudah bicara karena kebiasaan atau tabiat pendusta, sehingga sudah biasa banyak dusta, bohong, sehingga menjadi nafasnya penuh dengan bohong (kebiasaan atau tabiatnya).

Ini semua akan merusak dan membinasakan rohani dan jasmaninya. Bahkan karena benci, iri, cinta uang dan dosa2 lainnya keluar banyak siasat, kemunafikan, sehingga mulutnya membinasakan.

Ams 11:9

Dengan mulutnya juga orang munafik membinasakan, jikalau sahabatnya sekalipun, tetapi dengan pengetahuannya orang yang benar itu meluputkan dirinya.

Seperti lidah Dowej yang menyebabkan 85 Imam mati oleh kata2 mulutnya.

Maz 52:4

Engkau mengupayakan pembunuhan dan celaka, lidah-Mu seperti pisau cukur yang tajam; dikerjakannya tipu daya. (1Sam 22:9,18). (TL)

Apalagi zaman sekarang begitu banyak hoax, berita2 bohong dan ujaran kebencian yang makan banyak korban. Akibat lidah itu begitu banyak dan besar, penuh celaka dan korban yang dahsyat, bahkan bisa sampai mati gara2 lidah, jadi laknat!

Tetapi kalau semua ini diganti dengan kata2 dari Roh Kudus (tentu daging dan segala keinginan hatinya harus dimatikan, harus hidup dalam kesucian dan dipimpin Roh), maka lidah ini bisa dipakai Roh Kudus menjadi berkat yang besar dimana saja.

Di rumah, di tempat kerja, di Gereja dan pelayanan dan dimana saja asal selalu dipimpin Roh dan keluar kata2 dari Roh Kudus istimewa dengan nubuat dan karunia2 lidah. Bukan saja sampai disini, tetapi orang2 yang dipimpin Roh dan menjadi berkat bagi orang lain, rohaninya akan tumbuh dan ia akan menuai baik di dunia, apalagi di Surga untuk kekal. Begitu banyak kesalahan dari lidah bisa dibuang dan diganti kata2 yang menjadi berkat dari Roh Kudus, sehingga lidahnya dibersihkan dan rohaninya ditumbuhkan.

 

  1. Lidah itu tanda dari isi hatinya Mat 12:34. Sebab itu jangan hanya menjaga mulut atau lidah, tetapi juga hati yang mengendalikan lidah ini.

Ams 30:20

Adapun hal perempuan berzinah, ia itu demikianlah adanya: maka iapun makan lalu disapunya mulutnya sambil katanya: Tiada aku berbuat jahat! (TL)

Sebab itu jangan hanya membersihkan mulut, ini tidak cukup; Sumbernya mulut itu hati, ini yang mutlak harus dijaga dan dibersihkan! Orang beriman yang mau ditolong Roh Kudus, akan bisa melaksanakannya dengan baik dan jauh lebih mudah.

KESIMPULAN.

Dengan tepat Allah memilih dan memakai lidah untuk tanda baptisan Roh Kudus dan kunci (dalam bentuk bahasa lidah) untuk memegang hidup kita.

Sebab kalau lidah bisa dikendalikan, maka juga seluruh hidupnya bisa dikendalikan seperti kang mengendalikan kuda dan kemudi mengendalikan kapal besar.

Sebab itu kalau kita mau Roh Kudus bekerja dengan penuh (bukan seperti air secangkir, tetapi seperti samudra laut yang besar), serahkanlah lidah ini sepenuhnya dalam pengendalian Roh Kudus, dan itu termasuk seluruh segi hidup kita dan semua daging dimatikan, maka Kristus akan nyata dalam hidup kita, luar biasa!

 

Nyanyian:

Hidupku bukannya aku lagi.