M4252 – Jangan Keliru Jalan, Apalagi Sesat

MARKUS 12:24. JANGAN KELIRU JALAN, APALAGI SESAT.

JALAN YANG BETUL DAN SALAH.

Ukuran dari jalan yang betul adalah Firman Tuhan Yoh 17:17, yaitu:

  1. Hidup dalam kesucian, tidak ada dosa di hadapan Tuhan. 1Pet 1:15-16 MAK DSY (di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang dan Yang akan datang).
  2. Sesuai Firman Tuhan Maz 119:105, inilah jalan sempit.
  3. Dipimpin Roh, bukan menurut kehendak daging Rom 8:14, Gal 5:16-17, ada sejahtera dan sukacita dari Roh Fil 4:4,7.
  4. Orang yang di jalan yang betul, hidup ini indah, sukacita Maz 29:2, jadi berkat bagi sekitar kita Mat 5:14-16.
  5. Masuk rencana Allah yang kekal 1Kor 12:6. Kalau kita tetap dalam ril Allah seperti di atas, maka kita akan masuk dalam stasiun Allah yang indah2 untuk kekal!

Sebaliknya orang beriman yang berjalan keliru (apalagi sesat), itu:

  1. Keluar dari jalan yang betul, masuk dalam daerah iblis.
  2. Penuh dan terus bertumbuh dalam dosa, dalam tangan iblis, bukan dipimpin Roh.
  3. Menjadi hamba iblis, Yoh 8:34, dan kalau tidak bertobat menjadi anak iblis 1Yoh 3:10. 4. Hidupnya pahit, tidak ada sejahtera Rom 3:10-18. Kesukaannya hanya sesaat Ibr 11:25, Yoh 4:13.
  4. Kalau sampai mati tidak bertobat, dosa membawanya dalam Neraka kekal Wah 21:27.

MENGAPA BISA SALAH JALAN?

Kalau seorang terus di jalan yang betul, jalan sempit (seperti diterangkan di atas), ia berjalan dengan Tuhan dalam kesucian itu indah, senang dan ada dalam tangan Allah. Seorang bisa keluar dari jalan yang betul, sebab:

  1. Dari dirinya sendiri, sebab menuruti dosa, daging dan dunia, atau jatuh dalam pencobaan, berarti keluar dari jalan yang benar.
  2. Oleh pengaruh atau diajak orang lain, atau karena sikon yang susah atau karena senang2 dalam dosa sampai mabuk, jalannya pasti keliru, bahkan sesat. Juga oleh kuasa gelap / occultisme.
  3. Karena tertipu ajaran sesat yang dikira benar, ternyata salah dan melawan Firman Tuhan.

III. PONDASI YANG KOKOH. Mat 7:24-28.

Makin lama makin banyak ajaran2 yang miring, kurang benar, keliru, sedikit sesat atau sesat Ef 4:14. Kalau kita punya pondasi yang kuat, tidak masalah, tetapi yang tidak punya pondasi yang kuat akan roboh oleh segala macam gangguan ini.

Orang akan punya pendirian yang kuat dan betul kalau ia mengerti Firman Tuhan dengan betul. Orang yang ragu2, tidak mengerti, tidak mungkin punya pendirian yang betul. Sebab itu untuk setiap segi hidup kita harus punya pengertian Firman Tuhan yang jelas dan betul. Jangan sampai mendengar Firman Tuhan, tetapi  tidak mengerti, itu sia2 (ditipu iblis), harus sampai mengerti dan taat, baru dapat  mempunyai pendirian yang betul dan kokoh. Mat 13:19,23. Sebab itu kita harus tekun belajar Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus (dalam kesucian, jangan dengan  dosa apapun apalagi sombong) sebab Roh Kuduslah yang dapatmencelikkan mata kita sampai mengerti kebenaran dari Allah Luk 24:45, Yoh 16:13, 1Kor 2:10, sehingga kita bisa taat dengan betul, juga oleh kuasa Roh Kudus, maka rohani bisa tumbuh makin seperti Kristus dan ber-buah2, tidak sampai keliru jalan dan tidak sampai tertipu iblis dalam ajaran yang sesat! Misalnya tentang Neraka, ada yang meyakinkan, tidak ada Neraka, sehingga berdosapun tidak apa2. Ini menyesatkan! Jangan kuatir, cara Tuhan sederhana yaitu sungguh2 mau taat dan lekat dengan Allah dalam kesucian, dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan dengan tulus dan segenap hati pasti kita terpelihara di jalan yang betul, Roh Kudus mau dan sanggup menjaga dan memimpin kita yagn mau taat. Jangan lupa limpah 7 Kebutuhan Pokok Rohani, maka kita tidak akan mudah keliru, apalagi tersesat. Juga dalam persekutuan tubuh Kristus dalam Roh kita bisa saling menasehati. Tanya jawab itu perlu, tetapi tidak debat dan ber-bantah2 1Kor 11:16; kalau seorang belum mengerti, jangan debat, doakan supaya Roh Kudus memimpinnya kepada segala kebenaran.

JALAN KELIRU.

Kalau seorang keluar dari rencana Allah, ia akan masuk dalam jalan dunia atau iblis (hanya ada 2 golongan, jalan Tuhan atau jalan iblis, jalan suci atau jalan dosa, jalan tengah atau plin-plan, termasuk jalan iblis Wah 3:16). Kalau seorang jalannya keliru, masing2 ada akibatnya yang nyata secara jasmani lebih2 secara rohani, bisa rusak dan binasa jiwanya karena akibat ajaran sesat. Kita akan bagi macam2 gangguan atau ajaran2 yang salah ini dalam 3 bagian, yaitu:

Ajaran yang ekstrem.

Orangnya tetap selamat, tetapi pertumbuhannya terganggu, juga pahala dan segala segi hidup jasmani dan rohani, tergantung dari besar gangguannya.

Ajaran2 yang keliru.

Ini hal2 yang lebih jelek yang berakibat hal2 yang lebih dahsyat dari golongan I, bahkan sampai kehilangan keselamatan jiwanya, seperti golongan C.

Ajaran sesat.

Ini melawan Firman Allah dengan jelas dan terang2an dan menyangkali Tuhan dan FirmanNya, sehingga keselamatannya hilang. Ada yang secara halus, tidak terlalu nampak, ada yang terang2an. Orang yang tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Kristus, juru selamat dunia, tidak akan dapat keampunan dosa dan tidak selamat. Supaya jelas kita langsung melihat contoh2nya.

A.1. Ajaran yang ekstrem.

Orangnya masih sungguh2 ikut Tuhan, bahkan banyak yang bergairah, tetapi sesungguhnya tingkat rohaninya itu kanak2, sebab itu mudah kacau, terombang-ambing ke sana-sini bahkan bisa celaka dan jatuh dalam dosa yang kecil sampai yang besar, sebab pengertiannya terlalu dangkal.

Ada beberapa ajaran2 yang tampaknya sangat rohani tetapi sebetulnya manusiawi, tidak sesuai dengan Firman Tuhan, misalnya dalam kesehatan dan kesembuhan, se-olah2 dengan iman kita sudah jadi malaikat, sehingga bersikap ekstrem, tidak peduli cara2 hidup sehat, se-olah2 tubuh kita ini sudah ditebus, dan dengan iman tubuhnya tidak bisa sakit, lemah atau mati, padahal masih ada hajaran kalau berdosa, masih ada ujian untuk pengolahan dll. Putra manusia Yesus dicobai untuk lompat dari bumbungan bait Allah, menolak sekalipun ada janji Firman Tuhan bahwa ada malaikat2 yang menatang umat Tuhan dalam tangannya Maz 91:11-12, Mat 4:6, sebab Putra manusia Yesus tahu kalau sengaja menjatuhkan diri itu mencobai Allah, itu dosa dan janji2 Tuhan tidak akan berlaku, bahkan bisa celaka atau mati karena salahnya sendiri dan itu melawan Allah. Apa yang baik, yang betul, yang berfaedah hendaklah kita pikirkan dan lakukan Fil 4:8. Sebab itu kita juga perlu istirahat atau tidur cukup seperti yang serukan Putra manusia Yesus pada murid2Nya Mrk 6:31,32. Juga kalau orang banyak sudah 3 hari ber-sama2 Tuhan belum makan, Dia berusaha untuk memberi makan, meskipun dengan akal manusiawi itu terlalu sulit Mat 15:32-35. Jangan karena iman lalu hidup mencobai Tuhan, tidak peduli istirahat, makan minum, menolak obat atau makanan bergizi, mengharamkan pergi ke dokter (bukan ke dukun), mengabaikan cara2 hidup sehat atau protokol kesehatan dalam masa pandemi dll. Ingat Fil 4:8. Beberapa jadi keliru, danekstrem sebab salah tafsir. Meskipun kita memelihara tubuh kita secukupnya, kita tetap percaya dan harap Tuhan, sebab sehat, sembuh, umur itu ada dalam tangan Tuhan. Jangan mencobai Tuhan. Apalagi kalau ajaran yang membenarkan kebiasaan yang salah, melawan Firman Tuhan dengan macam2 alasan pikiran manusiawi dan contoh2 yang sudah umum dalam pergaulan, pernikahan, pekerjaan, pergaulan dll. Pengertian yang salah itu akan membuat kita keluar dari jalan yang benar dengan Tuhan dan berjalan sendiri lalu diterkam singa, iblis 1Pet 5:8.

A.2. Tentang nubuatan.

Ada beberapa nubuatan tentang Pandemi yang ternyata meleset, tidak jadi dan beberapa orang langsung memberi nama nabi palsu, sehingga terjadi perdebatan yang seru antara kedua pihak. Nubuat itu bisa sebagai karunia Roh 1Kor 12:10 (7-11), tetapi juga bisa sebagai jabatan nabi Ef 4:11; 1Kor 12:28-30. Zaman sekarang jabatan rasul dan nabi belum banyak, belum muncul, apalagi untuk global (ada sekolah nabi, tidak mungkin membuat nabi, sebab menjadi nabiitu dari Tuhan!). Yang banyak terdapat sekarang adalah karunia nubuat. Biasanya nubuat seorang nabi selalu betul, kalau salah itu namanya nabi palsu Ul 18:22, atau karunia nubuat yang salah, sebab yang menyampaikannya belum sempurna 1Kor 13:9-10, jadi karunia nubuat masih mungkin salah, belum tentu orangnya sesat atau nabi palsu! Mungkin orangnya sungguh2, tetapi karena bodoh (Mrk 12:24) atau karena kurang peka mendengar suara Roh, kurang mahir dipimpin Roh, terlalu bergairah, atau karena tidak mau kalah, ingin menonjol / dipuji dll, maka ia bernubuat dari perasaan hatinya sendiri dan itu salah. Kalau rohaninya sudah matang, tidak ada dosa (apalagi sempurna), juga karunia nubuatan yang disampaikan akan betul. Jangan terlalu cepat menuduh sesat, lebih2dengan benci dan me-ngata2inya. Me-ngata2i orang2 yang diurapi Tuhan (meskipun belum sempurna) akibatnya bisa dahsyat seperti Nabal. Ia me-ngata2i Daud sebagai hamba yang mendurhaka kepada tuannya dan tidak mengakui jasa Daud baginya, akibatnya dahsyat (hanya dosa mulut!!) ia dihukum Tuhan sampai kaku selama 10 hari lalu mati 1Sam 25:10,38. Ingat Nabal tidak melukai Daud atau perang dengan Daud, hanya bicara dan dihukum mati, Tuhan tidak pernah salah! Lebih baik tanggapi karunia nubuat yang tidak jadi dengan kasih Kristus, mendoakan, supaya saudara2 orang beriman ini ditolong Tuhan sampai lurus kembali.

Lebih dahsyat dari ini adalah ajaran sesat yang belum bisa dibuktikan. Misalnya tentang Roh Kudus, Neraka tidak ada, tentang Putra manusia Yesus dll. Sebab kalau yakin akan ajaran sesat lalu berani melawan Firman Tuhan, pasti celaka besar, bisa cepat binasa, misalnya pengajaran yang mengatakan tidak ada Neraka, ini bisa mempengaruhi orang yang hanya berpikir dengan akal, se-olah2 Allah sangat kejam, lebih dari pengadilan dunia yang jarang menjatuhi hukuman mati atau seumur hidup (hukuman dari manusia maksimal 70 tahun, sudah mati orangnya). Mengapa Allah menghukum sampai kekal. Manusia itu roh yang kekal, hukuman untuk dosa yang diperbuat dalam tubuh daging, biasanya sudah kena di dunia (misalnya sakit, kelaparan, kalah perang, macam2 penderitaan sampai mati), tetapi roh orang dosa yang tidak mau percaya, melawan Allah, itu ada dalam rumah bapaknya, yaitu iblis dan rumahnya itu ada di Neraka kekal. Allah tahu lebih dahulu, kalau di kemudian hari masih mau percaya -> Tuhan beri kesempatan seperti Rut, Rachab, Ayub, Kornelius, Nebukadnezar (Belsyasar lihat mujizat, tetapi tidak mau percaya). Hukuman neraka itu terutama karena tidak percaya lalu sempat berbuat macam2 dosa, yang biasanya sudah kena hukumannya dalam dunia, tetapi tidak mau percaya, maka orang itu dijauhkan, terpisah dari Allah sampai kekal. 2Tes 1:9 ada banyak contoh ajaran2 sesat lainnya!

Ajaran2 yang keliru.

Semua ajaran yang salah ini, akibatnya lebih berat bagi kanak2 rohani, apalagi yang terikat dalam dosa, tetapi bagi yang lebih dewasa atau rohaninya matang, tidak mempengaruhi.

B.1. Ajaran2 orang Yahudi yang menolak Mesiasnya, ini mencelakakan banyak orang Yahudi yang tidak mengerti dan tidak bisa melihat lawatan Allah. Mereka tidak mengerti, tetapi berani bicara, menuduh dan menghukum hanya karena hasutan imam2 dan orang Yahudi.

Pada waktu mereka melihat Tuhan Yesus masuk Yerusalem, mereka mengelar jubahnya dan mengambil carang2 pohon dan menyambutNya seperti raja dan berkata Hosana Mat 21:9. Tetapi waktu Kristus dianiaya dan dihadapkandimuka Pilatus, mereka melihatNya sebagai penjahat besar dan berkata: Salibkan!, biar darahNya atas kami dan turunan kami Mat 17:24. Kita sendiri harus tumbuh jadi dewasa dalam Firman Tuhan dengan cara mentaatiNya sungguh2. Maka kita tidak menjadi kanak2 yang terombang-ambing, tetapi bisa menguji setiap nubuatan dengan betul.

B.2. Ajaran2 tentang keselamatan ditentukan Allah.

Beberapa orang mengatakan bahwa orang2 selamat karena dipilih dan ditentukan Tuhan, dan mereka yang sudah dipilih, pasti pada satu saat akan percaya, bertobat dan selamat, sekalipun pada kesempatan terakhir. Untuk menjelaskan hal ini sudah ditulis satu buku dengan lengkap, tetapi prinsipnya akan kita bahas sbb:

  1. Manusia diciptakan bukan seperti mesin atau robot, tetapi sebagai mahluk bebas yang harus menentukan pilihannya untuk keselamatannya sendiri Luk 12:57. Kita mendapat kesempatan untuk memilih mau percaya atau tidak!
  2. Allah itu adil, cinta semua orang Yoh 3:16, tidak ingin seorangpun binasa 2Pet 3:9. Kalau Tuhan menentukan siapa yang selamat dan tidak, maka ayat2 tsb dll adalah bohong. Tetapi Allah tidak pernah berdusta. Manusia dengan tafsirannya membuat Allah jadi pembohong, tetapi yang salah bukan Allah, tetapi orang itu yang menuduh dan menentukan bahwa Allah itu pembohong! Allah memang tahu lebih dahulu, tetapi tidak menentukan lebih dahulu Rom 8:29. Ia menetapkan seseorang sebab Ia sudah tahu lebih dahulu Ef 1:4, Gal 1:15.

Paulus dipanggil Tuhan sejak dari rahim, bukan karena ditentukan Allah tentang keselamatannya, tetapi Allah tahu lebih dahulu dan sekalipun ia melawan Kristus dan orang2 percaya, akhirnya ia bertobat dan Allah tahu lebih dahulu.

Karena Dia tahu Rut akan bertobat, Ia membuatkan jalan bagi Rut untuk mengenal Tuhan.

Bahaya ajaran ini kalau orang sudah diyakinkan dengan ajaran ini, akibatnya ia akan menjadi pasif. Sebab yakin Allah yang menentukan keselamatannya, sekalipun ia hidup dalam dosa yang paling buruk, satu kali ia akan bertobat dan selamat, tidak masuk Neraka, sebab Allah tidak pernah gagal. Kalau orang yakin, tetapi belum tahu apa ia ditentukan selamat atau tidak, maka ia tidak perlu mencari Tuhan. Apalagi kalau sudah ditentukan masuk Neraka, sekalipun jadi pendeta akhirnya jadi pendeta keji, sebab tidak mungkin kehendak Allah gagal. Ini membuat orang menuruti kehendaknya sendiri yang lebih kuat Yoh 3:19 dan ajaran inimembinasakannya! Sebab itu orang2 seperti ini (juga pertanyaannya harus dilayani) perlu didoakan dan dilayanisupaya yakin bahwa kita harus mengambil keputusan yang tguh untuk percaya pada Tuhan seperti Yus 24:15 dll. Orang yang plin-plan, mendua itu tidak mengambil keputusan percaya, itu berarti menuruti daging dan binasa!

B.3. Ajaran hyper grace.

Ajaran ini mengatakan bahwa Pengampunan diberikan cukup satu kali untuk selanjutnya. Ada beberapa ayat yang ditafsirkan keliru, sehingga timbul ajaran hyper grace ini. Salah satu diantaranya adalah Ibr 10:2. Ini salah, sebab sesudah disucikan, lalu berdosa, ia lagi harus minta ampun dari Tuhan. Kalau memang cukup minta ampun satu kali saja, mengapa harus terus periksa diri Maz 139:23-24. Ini bisa menyesatkan, sebab orang tidak lagi peduli ada dosa atau tidak sebab sekali diampuni itu untuk selanjutnya dan akhirnya ia binasa masuk Neraka sebab dosa2nya tidak lagi dibereskan dan bertobat, sebab dosa tidak boleh masuk Surga Wah 21:27. Memang ada beberapa orang hyper grace yang sungguh2 (dari luar, sebab hanya Allah yang tahu hatinya, sebab sudah sering ada orang yang sungguh2 seperti Yudas, sehingga murid2 lain tidak sadar akan Yudas yang rohani, tetapi punya dosa yang terlalu besar!). Ini ajaran yang bisa membawa keselamatannya hilang!

B.4. Pelajaran Jesus only.

Ada yang mengatakan bahwa sesudah Putra manusia Yesus bangkit dan naik ke Surga, Dialah Roh Kudus. Jadi tidak ada 3 Pribadi Allah padahal jelas dikatakan bahwa ada Bapa, Putra, dan Roh Kudus dan ketiganya menjadi satu, tetapi ada 3 Pribadi. Dalam Kejadian dimulai dengan Allah menciptakan dunia ini dengan kata marilah kita…, bukan Aku tetapi kita. Tuhan Yesus dan Bapa itu berbeda, tetapi jadi satu. Sesudah semua selesai Tuhan Yesus menundukkan diri pada BapaNya 1Kor 15:28. Ada begitu banyak ayat yang menceritakan Timensa (Tiga menjadi satu 1Yoh 5:7) yaitu Bapa, Putra dan Roh Kudus. Kalau ini dianggap sama, maka Alkitab jadi buku yang bodoh dan orang2 akan menjadi kacau. Ini sangat merugikan kerohanian orang2 yang percaya pada ajaran ini dan hidup rohaninya jadi bingung terus dengan begitu banyak ayat2 yang aneh. Masih banyak contoh2 ajaran2 semacam ini.

  1. Ajaran yang sesat membuat orang kehilangan keselamatannya, misalnya:
  2. Tidak mengakui Yesus itu Allah yang Maha kuasa Yes 9:5.
  3. Tidak mengakui Alkitab sebagai Firman Allah yang hidup dan benar Yoh 17:17.
  4. Ada jalan keselamatan lain daripada Tuhan Yesus, itu menyesatkan dan di luar Kristus, mereka tetap tidak mendapat pengampunan dosa untuk kekal.
  5. Tidak ada Neraka, berarti tidak ada hukuman bagi orang berdosa, lalu semua berdosa sembunyi2 atau cinta dosa, dan terang2an dan binasa.
  6. Dan lain2.

BAGAIMANA KITA BISA MEMBEDAKAN AJARAN YANG BETUL DAN SALAH.

Kita harus mengerti bahwa tanpa Allah kita tidak akan bisa membedakan, sebab dosa membutakan mata rohani manusia 2Kor 4:4. Sebab itu kita harus ada di jalan yang benar seperti diterangkan di atas, merdeka dari dosa (MAK DSY) limpah dengan 7 Kebutuhan Pokok Rohani yang menjadi tanda bahwa kita lekat dengan Tuhan seperti ranting pada pokok.

Khususnya untuk bisa membedakan dan lari daripadanya, kita harus tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan dan terus penuh dan dipimpin Roh, ada dalam persekutuan tubuh Kristus.

Sampai dimana kita mengerti Firman Tuhan untuk setiap segi hidup kita (misalnya tentang kesucian nikah, mulut, rendah hati dll) sampai disitu kita akan tumbuh Mat 13:19,23. Jangan hanya tumbuh sampai 30% atau 60%, tetapi kalau bisa sampai 100%, jadi sempurna. Semua yang tumbuh, itu baik, selamat dan mulia, tetapi kalau bisa tumbuhlah setinggi mungkin, itu kerinduan dan harapan Tuhan. Memang butuh waktu untuk tumbuh, sebab itu mutlak perlu penggembalaan yang betul dan tinggal tetap dalam penggembalaan dengan setia, tidak mondar-mandir (yang pindah2, pasti rugi).

Jangan kuatir keliru jalan dan sesat, asal sungguh2 dengan tulus percaya pada Tuhan dan selalu penuh dipimpin Roh. Allah sanggup menjaga orang yang sungguh2 ikut Tuhan. Tetapi tetap perlu belajar bertumbuh dalam pengertian Firman Tuhan 2Pet 3:18 sehingga bukan saja bisa membedakan ajaran yang salah dan punya pendirian yang kokoh dan benar Ef 4:14, tetapi juga bisa mengerti hidup seperti Kristus dan tumbuh sampai ukuran Kristus yang penuh Ef 4:13.

KESIMPULAN.

Kita harus tetap hidup tulus, taat dengan segenap hati dalam kepenuhan dan pimpinan Roh Kudus, sehingga kita bisa membedakan, biarpun sedikit, apalagi yang banyak salahnya  dari ajaran2 yang keliru, ekstrem dan sesat yang mengombang-ambingkan banyak  kanak2 rohani. Jangan coba sedikit2 dosa, sedikit2 anggur lama, sedikit2 perkara2 dari setan (occultisme) dll, lebih2 kalau hidup jatuh bangun dalam dosa, tetapi merasa rohani seperti orang Parisi, akibatnya akan dahsyat bahkan pasti masuk neraka Mat 23:2-3,15.

Roh Kudus sanggup memimpin kita kepada segala kebenaran sesuai dengan Firman Tuhan. Hati2 dosa itu sangat menular apalagi dengan rayuan dan tipu daya pikiran dan ajaran2 yang salah, sehingga berani berdosa terang2an masuk dalam jerat iblis. Roh Kudus itu luar biasa, Ia sanggup membuka pikiran dan mata hati kita. Sanggup membimbing kita dengan benar, asal tetap dalam kesucian di hadapan Allah dan limpah 7 kebutuhan pokok rohani, terus dipimpin Roh dalam rencana Allah yang kekal sekalipun di tengah2 kesulitan dan masa sulit.

Nyanyian: Berachah no. 711.

Sungguh kurasa kekuatanMu ya Allah.