M425 – Semua Yang Masih Hidup, Pujilah Tuhan

MAZMUR 150:1-6. SEMUA YANG MASIH HIDUP, PUJILAH TUHAN.

PENDAHULUAN.

Dalam zaman pandemi sudah banyak yang mati, yang masih hidup pujilah Tuhan, pasti jauh lebih untung. Sekalipun tidak ada malapetaka, semua yang masih hidup, istimewa orang percaya, harus memuji Tuhan. Seringkali perintah ini diabaikan sebab dianggap terlalu sederhana dan karena tidak mengerti faedahnya. Tetapi Firman Tuhan tidak pernah salah! Mengerti atau tidak, lebih baik kita taat, sering2 memuji Dia. Apalagi kalau kita mengerti, kita akan mendapatkan faedahnya yang besar! Mengapa Tuhan memerintahkan demikian?

  1. Malaikat2 di Surga dalam sikon yang ideal indah dan bahagia di Surga, me-muji2 Tuhan. Tetapi sekalipun nyanyiannya indah dan merdu, nilainya lebih kecil di hadapan Tuhan. Di dunia dalam sikon yang penuh derita, sehingga harus banyak menyangkal diri, tetapi kalau kita memuji Tuhan, nilainya jauh lebih dari pujian malaikat, sekalipun suaranya serak dan nyanyiannya sumbang, tetapi kalau mau taat menyanyi dengan betul, nilainya di hadapan Allah jauh lebih tinggi, lebih indah daripada malaikat. Sebab itulahnyanyian Paulus, Silas dalam penjara menarik berkat dan kuasa Allah yang langsung turun, sehingga mereka bebas Kis 16:25. Tuhan langsung hadir di tengah2 nyanyian yang betul dan bernilai tinggi ini Maz 22:4. Orang yang taat akan Firman Tuhan itu berharga di hadapan Tuhan, termasuk taat untukmenyanyi memuji Tuhan.
  2. Nyanyian yang bagus. Bagus bagi telinga Allah dan bagi telinga manusia belum tentu sama. Bagi manusia, nyanyian yang indah, cocok dengan selera, suaranya merdu, nyanyinya dengan gembira, tidak sumbang, apalagi ada musik yang enak, itu sangat disukai manusia. Tetapi bagi telinga Allah nyanyian yang bagus tidak tergantung dari mutu suara, musik dll!

Orang yang punya tali suara dan suara yang merdu itu bawaan. Hanya sebagian orang punya suara yang bagus.

Allah itu adil dan tidak membedakan orang Rom 2:11.

Kalau suaranya sudah serak, jembret, tidak enak, tidak bisa diperbaiki, sampai kapanpun tidak bisa nyanyi merdu. Ini adalah salah satu cacat bawaandalam suara, karena manusia sudah jatuh dan lahir dalam dosa. Jadi ada yang cacat tali suaranya, ada yang di kulitnya, atau cacat di wajahnya, bibirnya, hidung, mata, macam2. Semua manusia ada sesuatu yang cacat dalam tubuhnya, mungkin juga di bagian dalam,diperedaran darah ke otak atau alat2 yang tidak kelihatan.

 

Sebab itu Allah yang adil tidak membedakan akibat cacat2 bawaan ini, seperti juga Tuhan tidak membedakan rupa orang! Karena itu orang yang jelek suaranya masih bisa merdu dan indah di telinga Allah, kalau dia taat akan Firman Tuhan, lalu dengan segenap hati menyanyi, itu sangat indah, lebih dari nyanyian malaikat!

Ini salah satu tanda nyanyian yang merdu bagi Allah, yaitu taat. Kita akan melihat ciri2 lain dari nyanyian pujian manusia yang baik dalam telinga Allah.

CIRI2 NYANYIAN YANG DISUKAI ALLAH, YAITU:

  1. Dari hati, bukan hanya dari mulut.

Nyanyian mulut yang merdu, punya nilai seni itu indah bagi telinga manusia, tetapi Allah tidak mencari nyanyian seni atau yang merdu (sebab Dia adil), tetapi nyanyian hati, yang taat penuh, bukan setengah hati, yang berkenan pada Tuhan, sekalipun mulutnya tidak merdu!  Orang yang pintar nyanyi dan merdu itu baik, tetapi nomer 1 bukan itu yang berkenan pada Tuhan, tetapi yang nyanyi dengan segenap hatinya, dengan sungguh2 mau taat dan berkenan pada Tuhan, Maz 9:2.

  1. Dengan hidup benar di hadapan Allah, itu berarti suci dari dosa (MAK DSY = di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang dan Yang akan datang). Sekalipun nyanyian atau doanya bagus, tetapi hati dan hidupnya tidak hidup benar dan tidak mau bertobat, itu sia2 dan Tuhan tidak mau mendengarkannya Yes 1:11-16. Merdu, tetapi bagi telinga Allah nyanyian ituseperti kuburan busuk di hadapan Allah Mat 23:5,27. Allah tidak bisa dirayu dengan nyanyian merdu, tetapi hidupnya jahat, sebab Allah sanggup membuat nyanyian yang sangat merdu tiba2 muncul, atau menyuruh malaikat2nya atau menyuruh keledai untuk menyanyi dengan merdu. Allah itu Maha kudus, tidak bisa tahan akan dosa, bahkan benci. Sebaliknya orang beriman sudah ditebus, sudah bisa rutin hidup suci, mati lepas dari dosa, bersih dari dosa. Orang seperti ini sekalipun nyanyiannya sangat jelek, tetapi merdu di hadapan Allah.
  2. Dengan pengertian Maz 47:8. Jangan nyanyi seperti tape recorder, betul, bagus, tidak ada kata2 yang salah,tetapi tidak cocok dengan hati dan hidupnya. Itu nyanyian otomatis, tidak ada artinya, bahkan munafik dan Tuhan tidak suka. Kita harus nyanyi dengan pengertian dan kita juga mau seperti yang kita yakini dan katakan dalam nyanyian kita. Jangan bagus, sopan, rohani di mulut saja, itu munafik. Misalnya kita nyanyi: “O..kucinta Yesus”, tetapi hidupnya menikam hati Tuhan.
  3. Juga dengan mulut, ini perintah Tuhan Maz 150:6. Jangan malu, jangan malas, jangan bodoh, tetapi taat.
  4. Dalam Roh 1Kor 14:15. (Kita tidak tahu kata2/ not dalam Roh, tetapi bisa merasa dalam Roh). Kalau ada pengurapan Roh Kudus, maka bukan saja Tuhan yang senang, juga orangnya sendiri dan yang mendengar diberkati, dibangunkan dan dikuatkan imannya. Bagaimana caranya?Orangnya sendiri hidup suci, taat dan minta pimpinan dan pengurapan Roh Kudus, tetapi juga Tuhan sendiri akanturun, hadir dalam orang itu dan nyanyian atau pelayanannya. Maz 22:4. Jadi berkat dan kesukaan! Misalnya Daud memuji Tuhan dengan kecapinya, maka Saul jadi tenang dan terhibur, sebab setan yang mengganggu dia lari, karena ada hadirat Tuhan dalam nyanyian pujian Daud lewat kecapinya 1Sam 16:23. Apalagi kalau sama2 hidup dalam kesucian, dipimpin Roh lalu menyanyi bersama, getaran kuasa dan hadirat Allah akan menjamah setiap orang yang mendengar dan kalau orang2 yang mendengar itu mau bertobat, taat, Roh Kudus akan bekerja dalam hidupnya dan mereka tertolong atau menang.
  5. Dengan iman Rom 10:8. Misalnya nyanyian: Ku tahu Tuhan pasti buka jalan, dll. Kalau kita punya perbendaharaan lagu banyak sesuai dengan janji2 Firman Tuhan, itu indah. Roh Kudus mengingatkan ayat yang tepat dalam Alkitab Yoh 14:26, yang cocok dengan problem kita, apalagi kalau ada nyanyian yang tepat, lalu kita nyanyikan, sangat indah, itu menguatkan iman kita. Misalnya bilurNya 2x kita nyanyikan terus dengan percaya, maka iman kita menjadi kuat dan kita sembuh, sesuai dengan iman kita Mat 8:14.
  6. Dengan musik hati. Telinga Allah tidak tergantung dari suara yang betul dan merdu (ini netral, baik, tidak salah, tetapi bukan ini yang dicari Allah). Juga telinga Allah tidak tergantung dari musik. Telinga manusia sangat tergantung dari suara, musik, dan kssikon. Dalam Wasiat Lama perlu musik, tetapi bagi kita sekarang (dalam Wasiat Baru) ini adalah arti rohaninya, yaitu musik hati Ef 5:19-20.

(Ini sama seperti dalam Wasiat Lama perlu Mezbah, perlu korban, perlu darah korban, perlu pedupaan, perlu hari Sabat, perlu bait Allah, perlu pakaian yang bersih, tidak boleh sakit atau kena najis (misalnya menjamah bangkai binatang atau mayat), tidak boleh haid, diarhee waktu mauk bait Allah dsb. Ini semua arti harfiah yang harus dibuka selubungnya 2kor 3:14. Kita sekarang tidak memakai semua ini bahkan tidak berarti, sebab semua itu adalah bayang2 dan arti jasmani yang artinya sudah digenapkan dalam salib Kristus. Misalnya minta ampun dosa, kita tidak lagi menyembelih binatang korban. Tidak pakai pedupaan (malah tidak boleh) dsb.

Dalam Wasiat Baru kita tidak lagi memakai cara2 Wasiat Lama secara harfiah, tetapi secara rohani, juga musik ini adalah musik hati. Orang2 senang menyanyi atau mendengar nyanyian dengan musik, itu tidak salah, itu netral, tetapi sekalipun nyanyiannya merdu, musiknya bagus, bukan itu yang dimaksud Allah dalam Wasiat Baru, tetapi musik hati. Kalau orang yang menyanyi itu berzina, mengambil barang orang, sombong, suka puji, cinta uang, dan dosa2 lainnya, semua pujiannya diiringi dengan rebana, dan kecapi dll. Tuhan tidak berkenan sama sekali, bahkan marah dengan segala pujian yang pura2 seperti orang Parisi, seperti kuburan yang putih tetapi dalamnya penuh kebusukan. Sebaliknya kalau orang itu hidup benar dan taat akan Firman Tuhan, sekalipun suaranya biasa2 bahkan jelek dan tidak ada musik, tetapi ada musik hati, Tuhan sangat berkenan mendengarnya dan menjawab doa dan nyanyiannya!

Apa musik hati? Ef 5:19-20. Inilah musik atau getaran2 jiwa yang penuh sukacita,yang muncul dalam hati kita oleh pekerjaan Roh Kudus dalam hati yang suci. Ada sukacita dari Roh Kudus, ada sungai air hidup sehingga rasanya hati itu bisa menyanyi (sekalipun tidak bisa nyanyi) ada musik kegirangan dari Roh Kudus seperti yang dialami Putra manusia Yesus Luk 10:21, juga kita bisa mengalaminya Yoh 4:14; 7:38. Kita bisa bergembira, sebab ada getaran2 musik Surga dalam hati kita, sangat indah dan membuat hati kita penuh sukacita ilahi, sekalipun sikon tidak cocok, tidak mungkin bisa sukacita, tetap bisa sukacita seperti Paulus, Silas dalam penjara Kis 16:25. Ini suatu keajaiban ilahi di tengah2 derita dan tidak ada harapan, celaka bahkan maut sudah mengintai, tetapi mereka bisa bersukacita dan me-muji2 Tuhan, luar biasa. Ada pujian dan musik dalam hatinya sebab mereka hidup penuh dan dipimpin Roh. Inilah musik hati bagi kita dan bagi Allah sekaligus dengan nyanyian apa adanya dari semua orang2 suciNya.

Ini terjadi oleh pekerjaan Roh Kudus dalam hati orang suci, yang selalu hidup benar di hadapan Allah. Sungai air hidup mengalir dalam hati kita, ini musik kesukaan dari Roh Kudus dalam hati kita. Kalau hati susah, putus asa, takut, bingung, kosong, coba memuji Tuhan dengan musik hati, pasti hasilnya indah.

Tentu lebih dahulu kita harus periksa diri (sebab banyak kali hal2 yang pahit dan hati yang susah itu disebabkan karena dosa dan tidak (belum) mau bertobat. Sebab itu dalam keadaan susah dan menderita, periksa diri lebih dahulu, kalau ada dosa, segera bertobat dengan segenap hati, saat ini juga, hari ini Ibr 3:15. Kalau sudah bertobat dan dosanya dibereskan (pemberesan dosa sangat perlu dengan pengakuan, mengembalikan barang atau hak orang dll) maka hati akan jadi tenang, kembali ada sejahtera Allah dan kalau berterimakasih untuk pengampunan Tuhan dan sungguh2 mau bertobat dan menyanyi memuji Tuhan, maka akan muncul musik hati. Sebagian orang mengalami kesusahan dan penderitaan sebagai ujian seperti Ayub, Paulus, Petrus dll Kis 5:41 dan kalau kita tidak bereaksi dosa, tetap taat dipimpin Roh sehingga kita bereaksi sesuai Firman Tuhan, maka akan tetap ada sejahtera dalam hati, dan dengan iman kita memuji Tuhan, dengan syukur, dengan percaya, dengan harap, maka akan terasa musik hati dalam hadirat Tuhan. Justru nyanyian iman makin mantap sekalipun belum melihat tanda2 pertolongan,tetapi bersukacita seperti sudah dapat Mrk 11:24. Mari kita buka mulut, sering2 memuji Tuhan karena ini kehendak Tuhan, sebab faedah dan berkatnya besar.

Jangan lupa menyanyi dengan betul, yaitu dengan:

  1. Kebenaran, taat.
  2. Dengan pengertian, bukan hanya kata2 otomatis, tetapi kata2 yang betul2 kita mengerti dan yakini.
  3. Keluar dari hati, dengan segenap hati,
  4. Dengan mulut, jangan diam kalau masih hidup.
  5. Dalam pengurapan Roh Kudus, Dia bisa otomatis mengurapi orang yang mau nyanyi dengan betul dan tulus.
  6. Dengan iman,
  7. Dengan musik hati.

Jangan lupa telinga Allah dan manusia berbeda! Orang suci kalau bisa menyanyi dengan bagus, makin indah, tetapi kalau nyanyiannya tidak cocok nadanya, suaranya jelek, itu tidak berpengaruh pada telinga Tuhan, asal hidup kita benar, taat, dan berkenan kepadaNya! Nyanyian ini akan jadi berkat besar bagi kita sendiri dan semua orang yang mendengarnya, luar biasa. Sebab itu pujilah Tuhan, tidak rugi, pasti untung  untuk semua yang mau menyanyi dan mendengarkannya.

III. FAEDAH MEMUJI TUHAN DENGAN BETUL.

Banyak orang karena:

  1. Tidak mengerti.
  2. Hidup dalam dosa, lalu putus hubungan dengan Allah Yes 59:12, dan mengabaikan dan tidak ada minat untuk memuji Tuhan, sehingga kehilangan faedah yang amat besar, yang sudah disediakan Tuhan. (cerita orang yang tidak mengerti warisannya sendiri).
  3. Berachah, hasil nyanyian kemenangan iman. Peristiwanya ditulis dalam 2Taw 20:1-27, Yosafat menghadapi musuh yang lebih besar dari kemampuannya dan pasti kalah. Tetapi ia percaya kepada Tuhan dan berharap kepadaNya. Tuhan melihat dan mendengar permintaan Yosafat orang benar. Ia percaya akan Firman Tuhan yang disampaikan hambaNya bahwa Tuhan yang akan berperang ganti mereka, meskipun itu tidak masuk akal. Tetapi Yosafat percaya dan digerakkan Tuhan untuk berperang dengan nyanyian iman, sebab Tuhan sudah menjanjikan kemenangan, dan hasilnya mereka menang besar. Tuhan menolong setiap orang benar dengan cara yang berbeda, tetapi sebab percaya mereka menyanyi me-muji2 kebaikan dan kebesaran Tuhan dan menang. Jangan lupa ini bukan nyanyian biasa, tetapi nyanyian iman dan mereka tetap taat menurut pimpinan Tuhan.

Jangan coba memenuhi syarat nyanyian yang betul sebab tujuannya untuk meraih kemenangan dan keuntungan besar. Syarat nyanyian ini adalah cara hidup yang benar se-hari2, rutin! Orang yang hidup benar dan berkenan pada Tuhan, maka doanya benar, nyanyiannya benar, pelayanannya benar, pernikahannya benar, pekerjaannya benar dst, maka nyanyian yang benar ini menghasilkan kemenangan yang besar dan tetap rendah hati dan suci di hadapan Allah.

Jangan karena cinta uang lalu mencocokkan diri untuk memenuhi syarat nyanyian yang benar, karena cinta uang, bisa kecewa dan gagal. Tetapi hidup benar dan nyanyi dengan iman, tidak bercintakan uang, atau puji, atau hal2 yang fana, tetapi cinta Tuhan, hasilnya luar biasa! Pujian kita harus menjadi salah satu tanda dari hidup yang berkenan kepada Tuhan dalam seluruh segi hidup kita Kol 1:10. Jangan nyanyiannya se-olah2 benar, tetapi segi hidup lainnya tidak berkenan pada Tuhan (misalnya nikahnya atau ada kesombongan, cinta uang, tidak setia dsb) Tuhan bisa mengampuni bagian hidup yang salah yang mau dibereskan, tetapi jangan hati bercabang atau ada keinginan dosa yang tersembunyi, sebab kita harus selalu memeriksa diri (dan diperiksa, dibersihkan oleh Firman Tuhan Maz 119:11, Roh Kudus 1Pet 1:2, dalam persekutuan tubuh Kristus saling menasehati dan melayani dalam Roh, dan sungguh2 mau pikul salib (1Pet 4:1) untuk memperkenankan Tuhan dalam seluruh hidupnya).

Orang benar dan mau me-muji2 Tuhan karena percaya dan cinta Tuhan dengan tulus, maka hatinya akan sejahtera, penuh gairah dan semangat dalam pimpinan Roh Kudus. Ini hidup yang indah, sukacita dan bertumbuh. Sebab itu hiduplah benar dan nyanyilah memuji Tuhan dengan segenap hati sampai ada musik hati, sehingga menguatkan kita untuk terus hidup berkenan kepadaNya, sebab tujuan kita ingin seperti Kristus dan bersama dengan Dia se-lama2nya.

Nama Tuhan dipermuliakan. Jadi berkat bagi orang sekitar kita dan dalam pelayanan, sehingga nama Tuhan dipermuliakan. Baik dalam nyanyian pribadi, atau nyanyian bersama atau untuk melayani orang2 yang perlu kita tolong karena kesusahannya. Justru ini membuat kita makin keberkatan jasmani dan rohani, dan tumbuh dengan indah Kis 20:35.

 

KESIMPULAN.

Nyanyi memuji Tuhan harus jadi ekspresi isi hati kita selama kita masih hidup. (Ingat menyanyi di Surga modelnya sudah lain, tidak ada peperangan iman, tidak ada salib dll yang indah. Nyanyi yang betul di dunia justru banyak berkatnya dan menumbuhkan rohani kita juga). Ingatlah Tuhan terus dalam senang atau susah, pelihara hubungan baik yang makin erat sehingga selalu ada nyanyian syukur, nyanyian iman, nyanyian kasih, pengharapan, penyerahan, pengakuan, kesukaan atau kombinasinya. Yang penting hidup dalam kesucian, juga dalam hidup se-hari2, ada kesaksian hidup yang baik, lebih2 diantara orang2 yang ada hubungan kerjasama dengan kita, mereka melihat satu hidup yang tulus benar seperti Kristus dan mereka memuliakan Tuhan 1Pet 2:13,15; 3:16. Tetapi jangan lupa kita juga harus cerdik supaya tidak dimakan serigala2 yang banyak di sekitar kita Mat 10:16. Kalau tulus, tetapi bodoh, bahkan bisa diperalat orang2 lihai untuk mencari mangsa dengan memakai perantara yang tulus, sehingga banyak yang masuk dalam jerat. Dalam pekerjaan sekulerpun perlu pimpinan Roh Kudus supaya bisa nyanyi memuji Tuhan dengan betul dan tidak sampai dimakan serigala jahat. Sebab itu pelihara hubungan baik, pasti bisa selalu memuji nama Tuhan. Kalau tidak bisa memuji Tuhan, ada yang tidak beres, periksa diri dan carilah Tuhan!

Betapa indahnya kalau kita hidup suci dan taat dipimpin Roh, hubungan kita terpelihara dan bisa sering2memuji Tuhan, maka hidup ini akan jadi hidup, sejahtera, sukacita dan disertai Tuhan dalam segala perkara. Bahkan dalam malapetaka dan kerugian seperti Ayub, Yusuf dll, kita bisa melihat rencana Allah yang ajaib tetap terjadi.

Nyanyian: (Memuji Tuhan selalu).

Semua yang masih hidup, pujilah Nama Tuhan 2x

Haleluya, pujilah nama Tuhan 2x