M4226 – Depresi ( Tekanan Batin )

MAZMUR 42:6; 43:5. DEPRESI (TEKANAN BATIN).

ARTI KATA.

Ini orang yang tertekan jiwanya sebab keadaan, kegagalan, jalan buntu, tidak punya pengharapan lagi (ada lagi beberapa banyak ayat2 lain Mic 7:1, Nud 3:15-20; 5:15, Neh 2:11 dll). Menurut istilah sekuler. Ini bukan penyakit jiwa, tetapi kelainan atau gangguan jiwa, sebab problem dan kesukaran2 yang tidak bisa ditangani, terus menekan jiwanya (Tentu orang gila juga bisa bereaksi depresif).

PENYEBABNYA.

Ini orang yang sudah usaha, tetapi bertemu jalan buntu di mana2. Orangnya putus asa, tidak ada semangat hidup, ketakutan dan tidak lagi punya pengharapan. Ini berbahaya, bisa bunuh diri. Tidak boleh bunuh diri, itu dosa pembunuhan, sekalipun yang dibunuh adalah dirinya sendiri, sebab itu orang bunuh diri akan langsung ke Neraka, tidak sempat bertobat lagi (lihat buku kecil: Bunuh diri, tidak boleh!).

Penyebabnya mudah diketahui, tetapi menolong atau mengobatinya itu yang sulit, apalagi kalau seluruh negeri/ dunia susah ber-sama2 (Pandemi), ada banyak orang terganggu dan tertekan jiwanya, termasuk orang beriman yang tidak mengerti dan putus hubungan dengan Tuhan. Banyak cara dan obat sudah dipakai, tetapi banyak yang tidak sembuh (sebab kesukarannya tidak berhenti) atau kumat lagi, bahkan ada yang bereaksi agresif berbuat segala macam kejahatan, tidak takut mati, sebab toh banyak yang mati, celakanya dobel, juga masukneraka. Padahal kalau dengan Tuhan Yesus, selain tertolong, juga bisa dapat hal2 yang indah dari Tuhan.

Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil sebab bagi Tuhan tidak ada jalan buntu. Kalau kita tinggal tetap dalam Tuhan,mengerti sebab2nya secara rohani, maka bagi anak2 Allah, dalam menghadapi problem yang paling beratpun, tidak akan sampai stress atau depresi dll. Memang sekalipun sudah percaya Tuhan Yesus, tetapi kalau tidak hidup dipimpin Roh (Rom 8:14), bisa kena depresi juga, sebab tidak mengerti isi Alkitab dan kuasa Allah Mrk 12::24. Sebab itu kita perlu mengerti baik2 tentang kuasa Allah dan FirmanNya.

III. PRINSIP2 PENTING UNTUK MENGHADAPINYA.

  1. Tidak ada yang kebetulan bagi Allah dan anak2Nya. Mat 10:30.

Tuhan sudah tahu sebelumnya dan mengizinkan segala problem2 yang bisa membuat depresi dan sudah mempersiapkan yang terbaik bagi anak2Nya asal mau tetap hidup taat dalam pimpinan Roh Kudus, dalam kesucian dan sesuai Firman Tuhan.

  1. Tidak akan melebihi kekuatan anak2Nya 1Kor 10:13. Kalau taat dipimpin Roh, pasti lulus dan naik kelas, bukannya jadi celaka dan depresi. Juga Allah sudah menyediakan jalan keluar yang tepat dan hasilnya indah tidak terduga asal mau taat dipimpin Roh, jangan membantah/ melawan! Jangan hidup menurut daging, semaunya sendiri. Mengatasi problem yang beratpun seperti sandiwara bagi Tuhan dan kita, asal taat penuh. Sebab Tuhan sudah tahu yang akan terjadi dan sudah tahu jalan keluar yang terbaik, kalau kita percaya dan taat, maka seperti sandiwara, tahu bagaimana mengatasinya dengan Tuhan sampai berhasil, sebab Allah kita selain Maha tahu juga Maha kuasa! Karena itu banyaklah berdoa dalam Roh dan kebenaran Yoh 4:23, pasti aman dan lulus, bahkan jadi indah!
  2. Segala perkara akan berubah jadi kebaikan bagi orang yang cinta Tuhan Yesus Rom 8:28. Semua ada dalam tangan Allah dan di dalam kuasaNya. Kalau kita tetap di pihak Allah, dipimpin Roh, maka kita pasti menang dan lulus dan semua akan berubah menjadi kebaikan bagi kita pada waktunya, sebab tidak mungkin Allah menyediakan atau mengizinkan celaka bagi anak2Nya yang dikasihiNya. Jangan takut, tidak perlu jadi depresi.
  3. Selalu benar dan di pihak Allah. Kalau kita benar di hadapan Allah dan terus taat, kita ada di pihak Allah 1Pet 3:12, dan kita akan menang Rom 8:31. Sebab itu kita harus sering periksa diri Maz 139:23-24, sebetulnya ini akan terjadi otomatis kalau kita selalu dipimpin Roh dalam kesucian, sebab kalau tiba2 ada dosa atau pikiran dosa, Roh Kudus sudah tahu dan Ia akan memberi tanda pada kita, menjadi alarm yaitu sejahtera Roh Kudus hilang, timbul kegelisahan dan kita harus segera periksa diri. Ini seperti meteran di mobil, kalau ampere kurang atau bensin mulai habis, kita langsung bisa melihat dan harus segera ditangani. Begitu kalau sejahtera Allah terganggu atau hilang, kita berdoa, bertanya pada Roh Kudus, pasti kita akan dijawab, kalau ada salah langsung diperbaiki, jangan tunda nanti jadi malapetaka. Kalau hanya gangguan perasaan dan kita tidak berdosa, hati kita tidak menyalahkan kita 1Yoh 3:21, kita ada kebebasan, keluasan hati di hadapan Allah, berdoa saja dalam Roh dan kebenaran, maka sejahtera Allah akan kembali memimpin kita Fil 4:7. Roh Kudus tidak pernah lupa atau lalai mengingatkan kita asal kita mau tetap taat, sangat indah.

Mungkin juga ada sesuatu kemungkinan dosa yang akan datang, sebab itu Roh Kudus mengingatkan, mempersiapkan kita supaya jangan sampai kita tertipu atau kena, tetapi selalu lolos dalam pimpinan dan pertolongan Roh Kudus. Dia sanggup menolong kita dengan sempurna, asal kita tetap mau taat dalam pimpinanNya.

  1. Kemuliaan Allah adalah menyembunyikan sesuatu hal. Ams 25:5 (Lihat M4032). Mengapa? Ini menjadi ujian bagi kita dan kalau kita terus lulus, kita menjadi raja2 di hadapan Allah, indah! Sama seperti guru2 menyembunyikan jawaban soal yang diberikan pada murid2nya, supaya itu menjadi ujian baginya dan kalau mereka lulus, panitia ujian akan menyediakan ijazah bagi yang lulus, sesuai dengan hasil ujiannya dan bahkan gelar2 juara dll yang mulia bagi yang lulus dengan baik.

Sebab itu biasanya dalam problem2, apalagi yang sulit dan ruwet, seringkali kita tidak tahu apa sebabnya, tetapi jangan menyalahkan Allah, tetap taat dalam kesucian dipimpin Roh sampai lulus. Pasti Allah mengizinkan untuk menjadi kebaikan bagi kita yang cinta kepadaNya.

Pencobaan2 itu biasanya disebabkan karena:

  1. Dosa. Sebab itu kita harus periksa diri, kalau betul ada dosa harus segera dibereskan atau
  2. Ini jadi ujian, kita harus menghadapinya baik2 sesuai Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus supaya lulus dan ini akan jadi kemuliaan bagi kita, seperti yang sudah disediakan Tuhan.

Sebab itu jangan takut, bingung dll, sebab Allah memegang semua perkara dalam tanganNya dan Ia sanggup mengaturnya menjadi kebaikan bagi orang yang cinta padaNya, sebab mau taat dipimpinNya, pasti lulus bahkan dengan hasil yang indah, kemuliaan yang sudah disediakan Allah baginya. Sebab itu jangan depresif kalau tidak mengerti mengapa perkara semacam itu bisa terjadi pada kita. Asal kita sudah periksa diri dan tidak salah, tidak tertuduh (kalau ada dosajangan lupa, langsung memperbaikinya), maka pasti problem itu akan jadi kebaikan bagi kita yang mencintai Tuhan yaitu yang selalu taat akan pimpinanNya. Semua orang2 beriman akan mengalami hal seperti ini sebagai ujian. Misalnya Yusuf hidupnya penuh tanda tanya, mengapa semua ini bisa terjadi padanya, padahal ia hidup benar di hadapan Allah; Ia tidak benci pada kakak2nya yang sangat iri dan jahat kepadanya, bahkan ia selalu mengampuninya, tidak dendam.

Misalnya Musa, Abraham, Yusuf, Daud dan semua anak2 Allah lainnya yang hidup benar, semua mengalami masa ujian dan pengolahan, tetapi mereka tidak stress atau depresi, melainkan berusaha menghadapinya baik2 sampai lulus!

Jangan lupa, dalam semua urusan dengan Tuhan, selalu harus hidup benar, dalam kesucian, sebab Allah itu suci dalam segala perkara, begitu juga kita yang mau menghampiri Allah, itu hanya mungkin dan berhasil kalau kita selalu hidup benar di hadapanNya.

 

  1. Korban2 yang jatuh. Kadang2 orang stress dandepresi, sebab melihat banyak korban yang jatuh di sekitarnya, jadi sangat ketakutan sampai rebah mati sebab gagal jantung Luk 21:26. Kita tidak perlu takut melihat hal itu, (sekalipun orang2 yang jadi korban ini lebih kurang “sama jenisnya” dengan kita), sebab semua itu tidak kebetulan. Orang yang disertai Tuhan, dan tidak diizinkan kena, tidak akan jadi korban sekalipun 1000 orang jatuh di sebelah kirinya, dan 10.000 orang di sebelah kanan Maz 92:7. Kita lihat frekuensi orang2 yang jatuh sbb:

Ruangan Maha Suci : 0.

Ruangan Suci: Sedikit, yaitu:

  1. Orang2 yang undur, yang mulai dalam Roh kembali dalam daging Gal 3:3-4. Tetapi mereka yang tetap setia di dalam Roh (lima gadis bijaksana) tidak akan kena.
  2. Kalau belum termasuk golongan GAZ = Generasi Akhir Zaman, ini orang beriman yang:
  3. Jatah umurnya habis, seperti Elisa 2Raj 13:14.
  4. Masih mungkin ada yang mati syahid yaitu mati karena kebenaran, tetapi jumlah ini sedikit, sebab fasilitas yang diberikan Allah sudah banyak, kecuali kalau masih jauh dari hari Penentuan.

Halaman: Banyak.

Ini orang2 yang jatuh bangun dalam dosa, sehingga meskipun kuasa Allah bekerja dengan limpah, mereka tidak disertai Tuhan sebab dosa2nya, apalagi waktu ini rata2 sudah meningkat tinggi (Wah 22:11); Sebelumnya, istimewa sesudah masuk Minggu ke-70 Daniel, sekalipun keadaan sangat gawat dan jahat, Antikris sudah berkuasa resmi di seluruh dunia, tetapi Gereja yang penuh kuasa Allah masih ada, sehingga mereka sangat terbatas untuk menjamah semua orang2 beriman, sebab tertahan oleh Allah di dalam Gereja (2Tes 2:7). Sebab itu jumlah korban tidak bisa meningkat sembarangan, istimewa yang masih mau bertobat sebelumnya. Tetapi kalau sudah masuk Minggu ke-70 Daniel, mereka yang tidak ditentukan masuk golongan 1551, merekamasuk golongan yang tidak ikut pengangkatan, tidak ikut proses penamatan dari Allah, tetapi ikut dalam tangan Antikris, banyak yang mati dalam dosa, wai, celaka!

Sebab itu jangan tinggal di Halaman, apalagi sesudah pengangkatan, sepenuhnya dalam tangan Antikris dan kalau bertobat kembali Wah 13:7 akan dianiaya sampai mati. Sebab itu jangan tinggal di Halaman, tetapi naik dan tetap dalam Ruangan Suci, penuh dan dipimpin Roh dalam kesucian dan taat melakukan kehendak Allah.

Luar Halaman: Banyak sekali.

Sebab itu kalau mau aman dalam perlindungan Tuhan, naiklah ke tingkat Ruangan Suci seperti lima gadis bijaksana (ber-jaga2 Mat 24:42), maka pasti kita terpelihara dan tidak takut. Waktu Daud bertemu Goliat, semua orang takut menghadapinya, sebab akan jadi korban (+ Daud: tentara Saul = 1:600.000), tetapi aneh, heran, Daud tidak takut, bahkan meskipun diusir untuk pulang oleh kakak2nya, ia tidak takut dan tidak pulang (ada kesempatan emas bagi daging untuk lari, dipaksa pulang oleh kakak2nya, tetapi ia tidak mau).

MENYEMBUHKAN DEPRESI.

  1. Tetap hidup benar dan murah hati. Jangan sampai berdosa dalam keadaan2 yang sulit yang manapun. Seringkali jujur dan tertib sajatidak cukup, masih bisa depresi; lebih2 dalam hal keuangan, perlu ditambah dengan belas kasihan dan kemurahan, sebab maumengampuni, dan mengasihi musuh, itu menabur dalam Roh. Apalagi berhadapan dengan orang miskin di dalam kesukaran. Jangan menutup hati pada orang miskin, beri, bantu dan tolong Ul 15:7, Ams 19:17; 22:9; 28:27; 31:20, Dan 4:27 dll, apalagi kepada saudara2 seiman Gal 6:9-10. Kita harus rela rugi karena kebenaran Mat 5:38 (jujur), 39-43 (belas kasihan). Orang duniapun ada yang bisa berhitung, yaitu menurut perhitungannya lebih untung ditambah sifat pemurah daripada hanya tertib dan jujur. Kadang2 tertib, jujurpun masih bisa rugi atau celaka, sebab selain itu, ada dosa di segi hidup lain, sehingga Tuhan mengizinkan kerugian dan celaka sekalipun jujur. Sebab itu harus hidup benar di hadapan Allah (tidak ada dosa di segi2 lain atau tempat2 yang tersembunyi, ini harus dibereskan), dan juga ditambahi pengampunan, cinta musuh, belas kasihan dan kemurahan.
  2. Tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran. Kalau kita bisa tekun, terus menerus (1Tes 5:17) berdoa dalam Roh dan kebenaran, Tuhan akan menjaga kita dari ancaman sikon (pandemi, malapetaka, bencana alam dll), dari orang2 jahat dan dari pekerjaan setan (occulstime, kuasa gelap). Roh Kudus dapat menjaga dengan lengkap dan sempurna dari segala kemungkinan bahaya dan celaka, asal kita tetap di pihakNya. Seringkali iblis menggoda dengan hal kecil atau remeh, tetapi mengakibatkan orangnya keluar dari pimpinan Roh, jadi emosi, benci, iri, JMPE (Jengkel, Mangkel, Pegel, Emosi), dosa dalam hati dll hal yangkelihatannya kecil, tetapi akibatnya berbahaya, yaitu kalau kita keluar dari pimpinan Roh Kudus, putus hubungan dengan Allah, sumber kehidupan jasmani dan rohani kita. Untuk orang beriman yang sudah biasa berjalan dengan Tuhan (dalam Ruangan Suci), putus hubungan itu tidak mudah, masih ada masa kemurahan Allah seperti Simson, yang sudah hidup dalam dosa, tetapi untuk sementara (masa kemurahan Allah)masih disertai Tuhan (biasanya tidak tahu sampai kapan, tahu2 Simson yang tidak bertobat, ditinggalkan Roh Kudus dan celaka besar). Tetapi orang2 Halaman yang memang sudah mendua (bercabang hati) dan selalu jatuh bangun dalam dosa (2Pet 2:22) sangat mudah untuk tiba2 ditinggalkan Tuhan seperti Achab (beberapa kali masih ditolong Tuhan dengan heran, tetapi waktu pergi perang dengan Yosafat yang bodoh itu, sudah dinasehati nabi Mica, tetapi keras hati, tiba2 langsung mati, sebab memang sudah terus menerus jatuh bangun dalam dosa dan undur, tiba2 mati oleh serangan musuh yang sangat tidak berarti!).

Sebab itu tinggallah terus dalam Ruangan Suci seperti lima gadis bijaksana dan itu termasuk doa senantiasa dalam Roh dan hidup benar (ini jadi indah, bukan hukuman, tetapi sukacita Mat 11:28-30, sebab ada sungai air hidup mengalir dalam hatinya Yoh 7:38, termasuk juga 7 Kebutuhan Pokok Rohani.

  1. Sejahtera ilahi. Ini sebetulnya sudah termasuk dalam 1 dan 2, tetapi untuk mudah dimengerti kita lihat tersendiri. Ini sejahtera untuk kita, adalah sejahtera yang ada pada Putra manusia Yesus sendiri dan membuatNya berhasil penuh Yoh 4:27. Juga sejahtera yang dijanjikan Allah Fil 4:7, selama kita dipimpin Roh ada sukacita dan sejahtera dari Allah Rom 14:17, dan ini menjadi meteran yang peka untuk mengetahui apakah kita:
  2. Tetap hidup suci tanpa reaksi dosa dalam segala segi hidup,
  3. melakukan kehendak Allah, yaitu hidup bagi Kristus Fil 1:21 dan
  4. Selalu cerdik (dipimpin Roh) dalam dunia yang jahat ini Mat 10:16. Jangan gara2 ber-macam2 kesukaran lalu menuruti daging, apalagi jadi kabur mata rohaninya, hanya lihat barang2 yang fana 2Pet 1:9, mata gelap, sehingga hidup dalam dosa dan itu berarti masuk jerat iblis. Kalau kita memperhatikan dan mau dipimpin sejahtera Allah Fil 4:7, pasti kita dijauhkan dari permulaan dosa dan tidak akan depresi.
  5. Berjalan dengan iman. Percaya akan janji Allah 2Kor 5:7. Jangan takut, putus asa melihat macam2 kesukaran, tetapi tetap berharap dan percaya pada janji2 Tuhan. Tandanya kalau ada iman, akan ada kata2 iman Rom 10:8, bahkan ada nyanyian kemenangan iman keluar dari mulut kita sekalipun belum melihat kemenangan Kis 16:25.

Kalau seorang tidak mau berjalan dengan iman, tetapi menurut penglihatan mata dan perasaan hatinya (fakta2 yang dilihat, didengar, dipikirkan) maka dengan mudah panah berapi iblis masuk dalam hati (Ef 6:16) sehingga jadi gugup, kuatir, cemas, tegang, bingung, rasa tidak aman, mudah terkejut dan ketakutan jadi depresi, padahal kita sudah ada dalam perlindungan Tuhan sekalipun belum melihat pertolongan Tuhan. Belajar terus berjalan dalam ril Tuhan meskipun belum mengerti Ams 25:2 dan belum melihat Ibr 11:1. Kalau kita lekat dengan Tuhan Yoh 15:1-8 dan berjalan dengan Tuhan dalam rilNya (cocok dengan Firman Tuhan), pasti akan masuk stasiun pertolongan Tuhan, bahkan bisa mengalami hal2 yang indah, berjalan dalam ril Tuhan termasuk 7 kebutuhan pokok rohani, juga belajar Firman Tuhan sekalipun tidak ada apa2, sebab sampai dimana kita mengerti Firman Tuhan, sampai disitu kemenangan kita Mat 13:23. Jangan berhenti belajar Firman Tuhan, lebih2 waktu “tinggal di rumah” jangan buang waktu untuk yang sia2, tetapi tumbuh dalam Tuhan.

Kita perlu saling tolong menolong, saling menguatkan dengan Firman Tuhan dan dengan doa, melayani dalam Roh, sehingga menjadi lebih kuat kalau ber-sama2 dalam Tuhan Im 26:8.

  1. Harap pada Tuhan, tidak akan kecewa atau dipermalukan Rom 10:11. Kalau kita mengerti kebenaran2 Firman Tuhan ini, maka segala kesulitan dan pencobaan, tidaklah jadi sesuatu yang aneh, tetapi jadi ujian bagi kita dan kita harus lulus dengan pimpinan Roh Kudus, pasti bisa, sebab Allah sudah menyediakan jalan keluarnya, bahkan caranya langkah demi langkah sudah disediakan, supaya kita mentaatinya sampai lulus.

KESIMPULAN.

Untuk menolong orang yang depresi, pakailah hikmat dan kuasa Allah, sehingga ia lepas dari segala dosa dan ikatannya lalu Roh Kudus menolongnya, asal mau terus taat dipimpin Roh, dengan Tuhan pasti lepas dari depresi. Jadi caranya adalah keluar dari gelap, hidup dalam terang, lalu terus tumbuh dalam Kristus Yoh 15:1-8, maka kita bisa berjalan dengan iman dan tidak akan kena atau sembuh dari depresi. Inilah hidup dalam Ruangan Suci. Dia sanggup menghadapi sikon sekeliling kita, orang2 yang menjahati dan segala pekerjaan setan dan memberi hikmat untuk menghadapi semua problem, sehingga kita bebas dari depresi, terus tumbuh dipimpin Roh.

Nyanyian: Berachah no. 26.

Tak mengapa kabut tebal merintangi