M4225 – Bisakah Bahagia Yang Betul?

LUKAS 11:28, YOHANES 4:14. BISAKAH BAHAGIA YANG BETUL

Luk 11:28

Tetapi Ia berkata: Bahkan lebih bahagialah mereka yang mendengar Firman Allah dan memelihara-Nya. (KJI)

Yoh 7:38

Barangsiapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan Alkitab, dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup. (KJI)

MACAM2 JAWABAN.

Manusia.

Biasanya jawabannya ber-beda2 dari: Dapat, sampai tidak mungkin, tergantung masing2 dan syaratnya ber-macam2. Biasanya semua punya syarat2nya, tetapi itu juga tidak sama. Misalnya uang, problem, orang2 di sekitar, sikon, atau keinginan hati dll.

Allah menjanjikan manusia bisa bahagia asal percaya dan taat, tidak tergantung dari sikon apapun, sebab Allah bisa dan mau menolong dan Allah maha kuasa. Allah cinta  manusia, Ia memberi Surga. Orang yang percaya pada Tuhan di dunia, sudah mendapat permulaan Surga di dunia! Hadirat Tuhan itulah Surga, sekalipun di dunia, kalau ada hadirat Tuhan, itu menjadi Surga, dan hidup bisa bahagia!

Iblis juga menawarkan bahagia dan Surga di dunia, tetapi dia bapak penipu, Surga yang ditawarkan, sebetulnya hanya sebagai umpan neraka, kesukaan dosa sesaat Ibr 11:25. Dosa di dunia itulah permulaan Neraka! Kita akan membahas hal ini dari Firman Tuhan, supaya tahu dan dapat memperoleh yang betul dari Tuhan kalau memenuhi syaratnya.

SYARAT UTAMA.

II.A. KESUCIAN DAN DOSA.

Suci adalah kunci utama dari Surga, juga Surga di dunia Wah 4:8. Di dunia kebanyakan orang menyebut kuncinya adalah uang! Tetapi yang betul adalah yang menurut Firman Tuhan, yaitu suci. Ini syarat mutlak. Kalau seorang lahir baru dan mau dipimpin Roh Rom 8:14 ia pasti bisa hidup suci di hadapan Tuhan (MAK DSY), sehingga bisa bahagia dari Tuhan. Semua orangyang kurang dan tidak berbahagia  sebabnya adalah tidak atau belum bisa hidup suci! Dalam masa kesukaran, susah dapat uang, tetapi orang percaya tetap bisa hidup suci, tidak bereaksi dosa. Bahagia yang betul dari Tuhan itu, sungguh2 bahagia, untuk seterusnya, bukan hanya sesaat dan tidak tergantung dari sikon. Sikon bisa mengurangi atau mempengaruhi bahagia yang dari Tuhan, tetapi tidak bisa habis, tetap ada ber-sama2 dengan Tuhan yang tetap ada besertanya.

Orang lain berkata: Penghargaan, puji dan hormat atau bisa menuruti naluri sex, keinginan mata, tubuh, itu bahagia 1Yoh 2:16. Tetapi Salomo sudah membuktikan dengan jelas dan nyata, bahwa itu salah! sebab ia sudah mendapatkan semua isi dan kesukaan dunia, tetapi tetap tidak bahagia, hidupnya kosong dan sia2, apalagi orang lain Pkh 2:10,17; 1:14, (Bacalah Pkh 1,2 itu disebabkan karena dosa2nya 1Raj 11:6,9). Sebetulnya ini sudah menjadi bukti bahwa semua syarat manusia itu salah dan sia2, tetapi manusia tidak bisa mengerti, sebab manusia itu hidup dalam tubuh daging yang menariknya dengan kuat pada dosa (Gal 5:16-17) dan hidup dalam dunia yang penuh dosa dan pasukan iblis yang jahat (ingin membinasakan) dan menipu. Sebab itu kita perlu belajar kebenaran Firman Tuhan.

Suci itu indah Maz 29:2.

Orang yang sudah lahir baru bisa mengerti, sebab ia bisa mengalahkan semua yang menarik pada dosa, yaitu:

  1. Tidak bereaksi dosa apapun (MAK DSY = di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang dan Yang akan datang) dan mau dipimpin Roh sesuai dengan Firman Tuhan. Kalau ini kita lakukan, kita bisa hidup bahagia, tidak tergantung sikon apapun, yaitu ada sejahtera dan sukacita dalam hadirat Tuhan Yoh 4:14; 7:38, Fil 4:4,7,ini mustahil bagi manusia, tetapi pasti bisa kalau mengerti dan taat akan Firman Tuhan. Kalau percaya dan makin mengerti detilnya, makin mudah mengalaminya, sebab itu perlu terus belajar Firman Tuhan sampai mengerti makin banyak! Mat 13:19,23.
  2. Jangan lupa, jangan suci menurut diri sendiri, pendapat umum itu sia2.

Yes 64:8

Dan sekarang o Tuhan, Engkau adalah Bapa kami; kami adalah tanah liat dan Engkau adalah tukang periuk (penjunan0 kami, dan kami semua adalah buatan tanganMu. (KJI)

Lebih2 kebenaran menurut iblis, itu siasat dan tipu dayanya. 2. Suci berarti hubungan baik dengan Allah Yes 59:2 seperti carang dalam pokok, carang2 itu berbahagia dari Tuhan! Yoh 15:1-8.

  1. Mudah! Orang yang paling bodoh dan rendah, kalau mau (Luk 12:57) bisa hidup suci sebab Allah memberi kemampuan untuk mengerti dan sanggup mentaatnya! Fil 4:13, Zak 4:6 asal mau tekun belajar Firman Tuhan dan doa dalam Roh dan kebenaran (serta 7 KPR lainnya). Tidak sulit! Yang mau akan melakukan 7 KPR itu seperti hobby atau makan enak!

Prinsipnya sederhana, cocokkan semua berdasar Firman Tuhan Maz 119:105,11 dan miliki kuasa Allah sebanyak mungkin Kis 1:8 terus berdoa dalam Roh dan kebenaran.

Contoh jujur menurut manusia dan Firman Tuhan, beda! Jujur dalam dunia:

  1. Selain tidak keturunan atau terbongkar,
  2. Bisa memberi alasan yang diterima.
  3. Dustanya bisa dibela atau dilindungi orang lain.

Tetapi Jujur di hadapan Allah itu:

  1. Sampai dalam hati.
  2. Tidak tunggu dibongkar dosanya sudah mengakui dan dibereskan.
  3. Tidak mau melanggar janji di hadapan Allah dan manusia, atau mengakui dan membuat pembatalan, kalau diizinkan oleh Firman Tuhan, misalnya membatalkan kerjasama.

Begitu juga dengan setia,hormat orangtua, baik, dll menurut Tuhan atau menurut yang lain. Kalau suci (mengerti dan taat) pasti terus tetap bahagia!

Jadi suci di hadapan Tuhan (bukan menurut yang lain), tidak bereaksi dosa dan taat dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan, bukan menuruti daging, sehingga tetap bahagia karena tetap suci. Kalau ada dosa, hidup akan pahit, Neraka di mulai.

II.B. SALIB.

Ini adalah hukuman mati dengan cara disiksa, semua melihat ini sebagai celaka, tidak mungkin bahagia, sebab sangat menderita. Tetapi salib adalah kunci utama lainnya untuk bisa hidup bahagia, dan tidak tergantung sikon. Orang yang hidup suci bisamengerti bahwa salib itu bukan celaka, tetapi justru jadi kebanggaan Gal 6:14. Mengapa? Orang yang mau menderita karena kebenaran (inilah definisi salib), itu:

  1. Mematikan tubuh daging, sumber dosa.

1Pet 4:1

Sebab itu sebagaimana Kristus sudah menderita di dalam tubuh karena kita, persenjatailah juga dirimu dengan pikiran yang sama, sebab orang yang menderita di dalam tubuh sudah berhenti dari dosa. (KJI)

Luk 9:23, sehingga tidak timbul dosa sekalipun dalam hati.

  1. Jadi kuasa Allah.

1Kor 1:18

Karena berita salib adalah kebodohan bagi orang yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan itulah kuasa Allah. (KJI)

Sebab mau mematikan daging yang selalu melawan Allah, sehingga hidupnya suci dan taat, Maha kuasa Allah turun dengan limpah. Kalau punya kuasa Allah, kita bisa mengalahkan musuh apa saja sebab disertai Allah Rom 8:31, 1Yoh 4:4. Ini membuat hidup bahagia, senang, ringan, enak Mat 11:28-30.

  1. Penuh dengan perhentian dan sejahtera dari Tuhan sendiri, sebab disertai Allah.

Yoh 14:27

Sejahtera Kutinggalkan kepadamu; Sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, bukan seperti yang diberikan oleh dunia yang Kuberikan kepadamu; jangan biarkan hatimu susah dan jangan takut. (KJI)

Fil 4:4,7

  1. Bersukacitalah di dalam Tuhan senantiasa. Sekali lagi saya katakan, bersukacitalah!
  2. Dan sejahtera Allah yang melampaui segala pengertian, akan menjagai hati dan pikiranmu di dalam Kristus Yesus. (KJI)

Sebab itu syarat ikut Tuhan Yesus selain suci, juga harus mau menderita karena Dia Luk 9:23.

  1. Tidak berat, tetapi ringan dan bahagia!

Mat 11:28-30

  1. Datanglah kepada-Ku semua yang berlelah dan berbeban berat, maka Aku akan memberi perhentian kepadamu.
  2. Pikullah kuk-Ku diatasmu, dan belajarlah kepada-Ku, karena Aku lembut dan rendah hati, dan kamu akan mendapat perhentian bagi jiwamu.
  3. Sebab kuk-Ku itu menyenangkan dan beban-Ku itu ringan. (KJI)

Misalnya dalam sikon celaka seperti penjara, Paulus, Silas Kis 16:25, Petrus Kis 12:7. Mereka bisa nyanyi dan tidur nyenyak. Begitu juga dalam semua sikon yang sulit dan celaka lainnya, seperti yang dialami Paulus banyak sekali 2Kor 11:16-33 dll.

  1. Menderita sengsara dan bahagia.

Bukan pura2, memang kadang2 kitaberbahagia dalam penderitaan, tetapi semua air mata karena salib diukur Tuhan! Maz 56:9 (8, KJI) Maz 126:5, sebab itu bagi orang benar air mata (penderitaan) itu rezeki Maz 42:4.

Jangan takut sikon apapun, asal selalu dicheck (tetap hidup benar di hadapan Tuhan) dan selalu hidup penuh dan dipimpin Roh. Biasanya tetap ada air mata dan kepahitan meskipun hidup benar (tetapi jangan ada dosa, keadaannya akan berbeda).

TIDAK TERGANTUNG SIKON.

DIANTARA ORANG2 YANG MAKAN HATI.

Semaunya sendiri, terus melawan, tidak taat dll.Orang yang disertai Tuhan bisa tahan, tidak perlu dan menghindar, minta pimpinan Roh. Tahan menderita karena disakiti hatinya, sebab mau salib. Bisa menghadapinya dengan hikmat dan kuasa Allah, bisa cerdik Mat 10:16.

Ini justru jadi pengolahan yang baik, seperti masuk sekolah terbaik, banyak latihan dan pengolahan. Tuhan selalu beri sekolah yang terbaik (Surga itu tempat sukacita, tetapi sekolah yang terbaik untuk kita adalah dunia, bukan Surga!).

Bersyukurlah punya “panci” yang berisi banyak orang yang makan hati, tetapi kalau kita mau salib,kita tidak tersiksa tetapi merasa untung, sebab bisa masuk sekolah yang terbaik. Dengan Tuhan pasti lulus, sehingga sukacita dan bahagia untuk kekal!

Beberapa orang kalau sudah lihat (belum bergaul) atau mendengar tentang orang2 seperti ini, sudah pahit hatinya, itu salah! Tetapi yang mengerti dan mau diolah, itu seperti masuk sekolah yang terbaik, ia akan bersyukur pada Tuhan sebab dimasukkan ke sini! Menghadapi orang2 seperti ini, kita perlu:

  1. Siap menderita salib, ini berarti memenuhi syarat untuk lulus dan kalau lulus,naik kelas untuk kekal. Tanda dari orang2 seperti inilah, mereka bisa mengampuni dan mencintai musuh, tidak makan hati, sehingga lulus dalam penderitaan.
  2. Pakai hikmat dan kuasa Allah, jangan dengan kekuatan dan kepintaran sendiri, dan kalau kita taat sampai lulus, kita akan melihat mujizat dan kemuliaan Allah. Putra manusia Yesus menghadapi orang Parisi, imam2 yang sangat makan hati, tetapi setiap kali melihat, Ia mau menderita untuk mengampuni dan mengasihi, maka dalam pimpinan Roh, kemuliaan Allah turun kepadaNya.
  3. Jadi garam dan berkat baginya Mat 5:13, misalnya anak atau domba2 yang diserahkan pada kita, hidupnya salah, tabiatnya tidak betul, makan hati,apalagi yang keterlaluan, jahat dll. Hadapi dengan mau sengsara salib (tetap mengampuni dan mengasihi mereka), tetapi juga harus mendidik, tolong supaya berubah, digarami. Misalnya kepada anak2 atau domba2 yang demikian, jangan sakit hati atau makan hati (ini terjadi kalau tidak mau salib, sehingga menjauh atau apatis, dibiarkan), tetapi sebagai orangtua, sebagai gembala, didik anak itu dengan tegas, dengan hikmat dan kuasa Allah, rebut dia dari pengaruh dan tangan iblis Jd 23, sehingga dia lepas, bertobat, berubah dari lawan menjadi kawan. Dan ini menjadi mahkota kita untuk kekal 1Tes 2:19. Begitu juga terhadap lalang2 yang ada diantaranya Mat 13:29.Baik sikon yang tidak enak, maupun orang2 yang menjadi duri bagi kita (2Kor 12:7-9), kalau mau salib, itu menjadi sekolah yang terbaik bagi kita.

DI TENGAH2 KESUKARAN KEUANGAN.

Kalau kita mengerti Firman Tuhan, tidak sulit menghadapinya. Sebab:

  1. Seluruh dunia dan isinya itu milik Tuhan, di tangan Tuhan 100%.

Maz 50:12

Jikalau kiranya Aku berlapar, maka tiada Aku akan mengatakannya kepadamu, karena Aku yang empunya dunia serta dengan segala isinya.

1Kor 10:26

Karena bumi ini milik Tuhan dengan segala isinya. (KJI)

  1. Jangan hanya minta berkat, tetapi harus lulus! (dari semua persoalan keuangan).
  2. Kita harus bisa berpada Fil 4:11-12, 1Tim 6:8 (Sebab tidak bisa berpada itu jahat sekali! 1Tim 6:9-10 Tumbuh banyak dosa!).

Tandanya bisa berpada itu:

  1. Bisa naik turun dalam keuangan,
  2. tetap bersyukur seperti Ay 1:21.
  3. Tetap bekerja, jangan putus asa, tetapi jangan hatinya disitu, tetapi pada Tuhan.
  4. Minta pimpinan Roh Kudus, minta hikmat dan kuasa Allah dan
  5. sabar, menunggu waktunya untuk naik!

Jangan bertuankan mammon Mat 6:24 (ini tidak disukai Tuhan dan ini jalannya kena meterai Antikris, lihat buku judul Antikris).

Kalau mengerti cara2 dari Firman Tuhan, kita bisa lulus dalam semua problem keuangan (yang akan terus meningkat lebih berat, tetapi kalau lulus, tingkatnya lebih tinggi). Kalau perlu Tuhan sanggup melimpahkan banyak uang sesuai kemampuan kita untuk bisa jadi bendahara Allah yang jujur dan taat Mat 25:19. Siap dengan Kristus, untuk tidak punya uang, nama dan dosa (Ini kuncinya Lazarus!).

DI TENGAH2 ORANG YANG BEREBUT KEDUDUKAN.

(Penghargaan, hormat, nama, kepujian).

Menurut Firman Tuhan rendah hati itu berarti:

Sadar, yakin dan mengakui bahwa semua suksesnya dari Tuhan.

1Kor 4:7

Karena siapa yang membuat kamu berbeda dari yang lain, dan apakah yang kamu miliki yang bukan kamu terima? Dan jika kamu memang menerimanya, mengapa kamu memegahkan diri seolah-olah kamu tidak menerimanya? (KJI)

Kalau tidak dihargai, tidak diperhitungkan, dihina dll, tidak tersinggung atau sakit hati. (Sebab memang semua yang didapatnya itu dari Tuhan juga tidak ingin puji, hormat, nama dari manusia, tetapi dari Allah 1Kor 1:31, Rom 2:29.

  1. Tidak ingin kepujian manusia, sebab itu sia2 Rom 2:29. Hari ini bisa hosana, besok bisa salibkan! Mat 21:9; 27:22,23.
  2. Tahan direndahkan (mau pikul salib), sabar, sebab kalau lulusitu berarti akan naik. Kalau tidak tersinggung atau sakit hati, bisa mengampuni dan mencintai, itu lulus!

Orang seperti ini tidak akan hilang atau terganggu bahagianya meskipun tidak dihargai atau dihina, sebab semua itu tidak kebetulan, kalau Tuhan izinkan, itu untuk mengolahnya.

Mat 23:12

Dan siapa saja yang meninggikan dirinya sendiri akan direndahkan, dan siapa saja yang merendahkan dirinya sendiri akan ditinggikan. (KJI)

Kalau tidak pernah direndahkan, itu berarti tidak diolah dan diuji, tetap rendah. Apalagi kalau melawan, tidak terima, akan direndahkan.

Orang yang bisa direndahkan karena kebenaran itu akan naik tinggi dan awet (sampai masuk Surga),

Direndahkan itu hanya sesaat, tetapi ditinggikan itu untuk seterusnya! Asal tetap rendah hati! Orang yang sombong, menuntut puji dan hormat akan direndahkan seperti Nebudkanezar, Saul, Absalom dll!

DI TENGAH2 DOSA SEX.

Hidup suci itu tidak menderita, tetapi bahagia. Ingat ini dosa istimewa 1Kor 6:18, 2Kor 7:1 harus disangkali. Kesukaan sex dalam nikah bukan dosa 1Kor 7:1-5, tetapi di luar nikah itu dosa perzinaan Mat 5:28. Harus disangkali, baru bisa bahagia. Iblis berkata kalau dinikmati (dengan orang lain) itu bahagia, apalagi kalau “tidak ada akibatnya” (untuk sementara). Ini tipu iblis, ini hanya kesukaan dosa sesaat Ibr 11:25, akibatnya dahsyat! Rubin hilang rencana puncak (jadi sulung) karena ini 1Taw 5:1. Ini membuat cacat rohani yang kekal. Sebab itu jauhi hal atau umpan jahat dari perzinaan yang begitu banyak (porno, jangan coba2, justru nafsunya jadi sangat kuat Rom 13:14, orang yang icip2 akan terikat dan mabuk, harus dimatikan), sebab ini hanya kesukaan sesaat, tidak mungkin bisa hidup bahagia, apalagi sampai lama dan kekal!

Mau pikul salib Kristus itu bukan tersiksa sampai mati, tetapi justru daging dan dosa yang dimatikan sehingga bisa suci, bahagia dan diteruskan sampai sesudah mati, sampai di Surga!

III. PRINSIP2 PENTING TENTANG SIKON.

Bahagia dari Allah itu tidak tergantung dari sikon, sebab:

Apa saja yang terjadi, semua dalam izin dan tangan Allah.

Mat 28:18

Lalu Yesus datang dan berkata kepada mereka, katanya: Segala wewenang telah diberikan kepada-Ku, di sorga dan di atas bumi. (KJI)

Sebab itu:

  1. Tidak ada yang kebetulan.
  2. Semua sudah diperhitungkan Allah dengan teliti sampai hal yang remeh seperti rambut.

Mat 10:31

Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada burung-burung pipit yang banyak itu. (KJI)

Sebab itu jangan takut, tetapi kita

  1. harus periksa diri, kalau penderitaan itu karena hajaran, harus segera bertobat supaya jangan makin celaka dan hancur. Kalau itu ujian, harus hati2, taat dipimpin Roh supaya lulus.
  2. Ini tidak akan lebih dari kekuatan kita.

1Kor 10:13

Tidak ada pencobaan yang menimpa kamu kecuali yang biasa untuk manusia, tetapi Allah itu setiawan yang tidak membiarkan kamu dicobai lebih dari kemampuanmu, melainkan dengan pencobaan itu Ia juga akan mengadakan jalan keluar, supaya kamu dapat menanggungnya. (KJI)

Kalau kita sungguh2 tinggal dalam Kristus, pasti kena menghadapinya dan bisa lulus, sehingga naik kelas, itu indah; tambah senang dan bahagia. Memang tingkat pencobaan setiap orang tidak sama, tetapi kita perlu saling menasehati, menguatkan dan mendoakan.

  1. Ini semua ada dalam rencana Allah, ini tidak terjadi kebetulan, atau dibuat Allahsembarangan atau ngawur, tetapi semua sudah diatur dan diperhitungkan baik2 untuk pengolahan kita, diuji dan lulus, tumbuh dalam rencana Allah, sehingga masuk dalam tingkatan2 yang lebih tinggi dan indah.

Tuhan membuat segalanya itu untuk menjadi kebaikan bagi kita.

Rom 8:29

Allah mengenal terdahulu, sebab itu menentukan terdahulu (8:29-30) Sebab orang yang dikenalnya terdahulu, Ia juga ditentukanNya terdahulu menjadi serupa dengan gambar Putra-Nya, supaya Ia menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (KJI)

Sebab semua ada dalam tangan Allah yang maha tahu dan maha kuasa. Jangan ragu2, hadapi dalam pimpinan Roh Kudus, pasti lulus. Bahkan kalau naik kelas, seringkali kita akan mengalami hal2 atau stasiun2 yang indah dalam ril rencana Allah.

1Kor 2:9

Tetapi seperti yang tertulis: Apa yang tidak dilihat oleh mata, apa yang tidak didengar oleh telinga dan apa yang tidak timbul dalam hati manusia telah disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi-Nya. (KJI)

Sebab itu kita tidak perlu takut sikon yang apapun.

  1. Jangan bereaksi sembarangan, ngawur. Sebab seringkali bereaksi dengan akal sehat belum cukup, apalagi kalau hati gelisah, tidak ada sejahtera, itu berarti Roh Kudus mau bicara atau ada sesuatu yang tidak betul atau berbahaya. Ingat terus dipimpin sejahtera Allah Fil 4:7. Apalagi dalam ujian yang lebih berat, kita harus mahir bersandar dan dipimpin Roh. Ini hal2 yang harus kita mengerti dan terus ber-tanya2 akan Tuhan.

HIDUP ITU KRISTUS, MATI ITU UNTUNG.

Ada 2 hal tentang mati, yaitu mengalahkan maut, sehingga tidak takut dan maut menjadi keuntungan!

Mengalahkan maut.

1Kor 15:26

Musuh terakhir yang akan dilenyapkan ialah maut. (KJI)

Musuh terakhir adalah maut.

Bagaimana kita bisa mengalahkan maut?

Kita harus menang dari permulaan.

Kita melihat urut2an kemenangan adalah sbb:

Menang  -> Lebih dari pemenang -> Pawai kemenangan

Rom 8:31   Rom 8:37               2Kor 2:14

-> menang atas musuh terakhir yaitu maut 1Kor 15:26 (lihat M ???)

Jadi maut adalah musuh terakhir; Sebab itu orang yang dari permulaan menang terus, apalagi cocok dengan urut2an kemenangan ini, maka pada akhirnya ia akan sampai pada musuh terakhir dan juga menang.

1Kor 15:55

Hai maut, di manakah sengatmu? Hai Hades di manakah kemenanganmu? (KJI)

Sebab itu kalau pada tingkatan permulaan, sudah kalah, juga musuh berikutnya yang lebih besar tidak akan menang, apalagi musuh terakhir, mana mungkin menang, kalau pada permulaannya saja sudah kalah. Sebab itu dalam setiap pencobaan, apalagi yang rutin dan tingkat permulaan, jangan diabaikan, jangan sampai kalah, tetapi juga harus menang. Kalau seorang selalu penuh dan dipimpin Roh, ia akan dapat menang dari permulaan, bahkan sejak dari pikiran bisa menang terus!Sebab itu kalau seorang sungguh2 hidup untuk Kristus, ia menang atas takut akan maut, ia bisa hidup bebas tanpa takut sikon apapun, sebab akibat maksimal dari segala penyakit, ancaman, bahaya, pengaruh sikon dll adalah mati.

Kita bisa mengalahkan maut dan ketakutan akan maut, sebab:

  1. Mati hidup itu ditentukan Allah dengan adil, orang benar sama sekali tidak perlu takut.

1Sam 2:6

Bahwa Tuhan jua yang mematikan dan yang menghidupkan, Tuhan jua yang menurunkan ke dalam alam barzakh dan yang menaikkan orang pula.

Tetapi yang menabur dalam daging atau dosa tidak heran kalau menjadi sangat takut, sebab pada wktunya ia akan menuai akibatnya, apalagi kalau tidak bertobat, akan diteruskan sampai kekal dalam neraka abadi. Gal 6:7-8.

Sebab itu jangan hidup dalam dosa apalagi menabur dosa!

Tetapi juga jangan karena merasa se-olah2 tidak takut mati, lalu hidup ugal2an,  bisa celaka sebab mencobai Allah! 3. Fil 1:21

Karena bagi saya hidup itu Kristus dan mati itu untung. (KJI)

Kalau kita hidup untuk Kristus 1Kor 6:19 (bukan untuk uang, nama, menurut hawa nafsu daging dll, tetapi untuk melakukan kehendak Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus), maka mati itu untung;kita akan bisa menikmati bahwa mati bukan saja tidak takut, tetapi juga untung! Inilah keindahan orang yang hidup untuk Tuhan. Kalau seorang mempunyai cita2, itu tidak salah, bahkan indah sebab punya arah, ada tujuan, tetapi sebaiknya atau seharusnya kita selalu  cocokkan semuanya dengan Firman Tuhan, sehingga bisa hidup untuk Kristus, bukan menurut kehendak sendiri. Sebab kehendak atau keinginan sendiri itu belum tentu berhasil, bahkan bisa jadi sebaliknya, hancur, celaka, sebab tidak tahu musuh atau celaka yang akan datang. Allah selalu punya rencana untuk setiap umatNya dan itu yang terbaik, kalau kita tahu atau paling tidak tetap dalam ril jalan Tuhan, rencana Allah, hasilnya akan paling indah!

Daud jadi gembala kambing, tidak boleh menjadi yang lain, tetapi dia dekat dengan Tuhan, tahu2 dilantik jadi raja. Absalom cita2nya menjadi raja, tidak peduli Tuhan setuju atau tidak, dia pakai caranya sendiri, dengan sabar, ia mengambil hati orang banyak untuk mendukungnya dan menyusun siasat, tetapi sebab tidak dicocokkan dengan kehendak Tuhan, ia menghalalkan banyak dosa, merampas sendiri tahta bapaknya, kurang ajar pada keluarga bapaknya di muka umum (toh sudah punya dukungan, sebab ia sudah berhasil merebut hati orang banyak), sepakat dengan musuh Daud (Achitofel benci pada Daud, sebab kesalahan Daud) dll akhirnya ia berhasil untuk sesaat lalu celaka untuk seterusnya. Matikan segala ambisi, kehendak pribadi yang dosa, cocokkan dengan Firman Tuhan, lakukan kehendak Tuhan, itu yang akan membuat hidup kita bahagia, bahkan sampai mati tetap bahagia dan untung kekal.

KESIMPULAN.

Bahagia itu untuk sebagian besar orang sulit, sehingga timbul pikiran bahwa dunia ini lembah air mata.

Tampaknya juga jalan bahagia dari Tuhan itu sulit sekali, tetapi bagi orang lahir baru yang mengerti dan mau taat akan Tuhan, justru itu mudah sekali. Misalnya umat Tuhan di Yerusalem dalam penderitaan yang terpaksa lari sebab di-kejar2 oleh Saulus dll, mereka masih bisa memberitakan kabar kesukaan padahal mereka sendiri dalam kondisi yang menyedihkan sekali, apalagi melihat kasus Stefanus yang dirajam begitu mengerikan.

Kis 8:4

Maka mereka yang tercerai berai itu pergilah ke mana-mana memberitakan kabar baik Firman itu. (KJI)

Jangan kuatir, sebab Tuhan yang di dalam kita itu Maha besar, asal kita lekat dan taat kepadaNya, semua yang celaka dan pahit yang dialami orang benar itu jadi pengolahan untuk masuk dalam kesukaan yang lebih besar. Tuhan memasukkan kita dalam sekolah yang terbaik. Kalau mengerti, taat, menang, bisa tetap sejahtera dan sukacita dan bahagia di dalam Tuhan.

Belajar tinggal dalam hadirat Tuhan sehingga bisa hidup dengan bahagia dalam segala sikon dengan Tuhan!

Nyanyian:

HadiratMu (2x) p’nuh damai.

HadiratMu (2x) p’nuh suka.

Ku mau tinggal selalu di hadiratMu

Tumbuh dalam rencanaMu Tuhan.