M4204 – Cara Hidup Dalam Zaman Yang Sulit

CARA HIDUP DALAM ZAMAN YANG SULIT

(BERJALAN DENGAN TUHAN).

Kej 6:9

Maka inilah anak buah Nuh. Maka Nuh itu seorang yang benar dan tulus hatinya di antara orang zamannya, dan Nuh itu hidup dengan Allah.

Nuh berjalan dengan Allah di tengah2 dosa orang zamannya yang meningkat begitu dahsyat melebihi batas (seperti Sodom dan akhir zaman) sehingga hukuman Tuhan jatuh. Tetapi sebab Nuh berjalan dengan Tuhan (dipimpin Roh), maka ia berhasil membuat bahtera keselamatan dan sekeluarga masuk dan selamat.

PENDAHULUAN.

Kekuatan kita masing2 berbeda, tetapi semua manusiaterbatas. Roh Kudus adalah Penolong bagi kita semua Yoh 14:16. Tanpa Roh Kudus pekerjaan Tuhan sesudah kenaikan ke Surga akan berhenti (Memang pekerjaan Kristus disambung dengan pekerjaan Roh Kudus dan Bapa. Masing2 bisa bekerja sendiri2 dengan sempurna, tetapi sebab Bapa, Putra dan Roh Kudus, masing2 mengambil andil untuk mengerjakan keselamatan manusia ber-sama2 dan Roh Kudus melanjutkannya. Peran Roh Kudus dalam murid2 sangat besar. Apakah itu juga untuk kita? Kalau kita hidup kudus, dan mau taat dipimpin Roh, maka Roh Kudus juga akan dapat bekerja di dalam kita, seperti pada murid2dan hasilnya juga bisa sangat besar. Apa yang bisa kita harapkan dari Roh Kudus?

  1. Kemampuan kita bisa meningkat dobel, bahkan sampai 10x atau 100x atau tanpa batas, sebab Roh Kudus adalah Allah yang Maha kuasa Kis 5:3-4. Sebab itu orang yang dipimpin Roh, berjalan dengan Tuhan tidak perlu takut ber-lebih2, cukup takut yang wajar yaitu sekedar untuk menjaga kesehatan atau kehidupannya secukupnya, sepatutnya saja, tidak sampai stress.
  2. HikmatNya yang tidak terbatas, juga diberikan pada kita, pasti lebih dari cukup untuk kita, baik dalam hal jasmani dan rohani 1Kor 1:24; 2:4.
  3. KuasaNya yang tidak terbatas juga diberikan pada kita, untuk menghadapi problem apapun. Ini semua sudah dijanjikan Tuhan seperti Rom 8:31,37. Allah tidak pernah berdusta.

Tetapi kenyataannya tidak semua orang beriman mengalaminya. Mengapa berbeda? Ini yang menjadi penyelidikan dan pelajaran bagi kita hari ini, baik pagi dan sore supaya kita bisa mengalami janji2 Tuhan untuk di Surga dan juga untuk di dunia ini.

Ini tanda khas dari orang2 beriman (yang dipimpin Roh Rom 8:14) sebab dalam pimpinan Roh Kudus, dan semua sesuai Firman Tuhan dalam hidup yang suci, akan ada hikmat dan kuasa Allah yang cukup bahkan limpah dalam hidupnya.

HIDUP DIPIMPIN ROH, DENGAN HIKMAT DAN KUASANYA.

Bagaimana caranya?

  1. Selalu di pihak Allah. Kita betul2 harus ada di pihakNya, menurut penilaian Allah, bukan penilaian manusiawi. Saul berpikir Allah di pihaknya dan menyertainya 1Sam 23:7. Ini salah, sebab ia hidup dalam dosa yang begitu jahat, sampai berusaha belasan kali mau membunuh Daud yang tidak bersalah, hanya karena iri. Menurut penilaian Allah, ia tidak di pihak Allah, bahkan ia di pihak iblis (roh2 setan ada di dalamnya) 1Sam 14:16 melawan Allah, sebab itu ia gagal dan akhirnya dipojokkan iblis sampai bunuh diri dan langsung masuk Neraka.

Tinggal di pihak Allah ini sangat penting, yaitu di dalam kesucian, tidak ada dosa, tidak bereaksi dosa, tidak simpan dosa dan tidak merencanakan dosa. (DSY = Dahulu, Sekarang dan Yang akan datang).

  1. Taat akan pimpinan Roh. Bukan hanya tidak berdosa, tetapi juga harus taat dipimpin Roh, ini mutlak perlu, sebab mungkin tidak ada dosa, suci, setia ke Gereja, tidak merugikan orang dll, tetapi kalau tidak melakukan kehendak Tuhan dalam dirinya (yaitu hidup sesuai Firman Tuhan dan taat waktu disuruh atau dipimpin Roh; tentu harus bisa dengar suara Roh Mrk 4:23, Wah 2:7 dst), maka orang itu tidak masuk Surga, celaka total Mat 7:21. Kita ini milik Allah, sudah lunas dibeli/ ditebus dari tangan iblis dan sekarang menjadi budak milik Allah, sebab itu harus taat, memuliakan Allah dalam tubuh dan rohnya 1Kor 6:18-19.

Ada 3 kekuatan yang mau menarik setiap orang, yaitu:

  1. Setan, ia hendak menguasai dan mengikat orang2 beriman dengan dosa, kembali sebagai miliknya dengan segala tipu daya, umpan dan siasatnya, hati2, dia penipu yang manis dan lihai.
  2. Kehendak sendiri. Se-olah2 wajar kalau kita menurut kehendak sendiri. Kehendak sendiri itu bisa netral atau baik, tetapi juga bisa dosa dan jahat, sebab menuruti nafsu daging. Jangan tertipu menuruti hawa nafsu daging, jangan bodoh, daging harus dimatikan, disangkali Luk 9:23, sebab daging dan Roh itu bertentangan Gal 5:16-17, kita harus hidup menurut Roh yaitu dalam kesucian dan sesuai Firman Tuhan. Meskipun kehendak sendiri bisa netral, baik, atau jahat, tetapi seringkali manusia cenderung pada dosa untuk menguntungkan dirinya atau hawa nafsunya sendiri Yoh 3:19, apalagi dalam pikiran, cepat muncul dosa, tetapi di hadapan Allah, meskipun masih dalam pikiran, tetap dianggap dosa Ams 23:7 KJI.
  3. Menurut kehendak Tuhan atau pimpinan Roh dan itu cocok dengan Firman Tuhan. Tuhan tidak memaksa kita taat, tetapi kita sendiri harus mau taat, baru Tuhan bekerja dalam hidup kita Luk 12:57, sesuai dengan kesungguhan kita, dengan segenap hati. Tidak perlu kuatir, asal mau, Tuhan yang beri kekuatan limpah; seperti sopir hanya menginjak gas dan mobil lari dengan kuat, sebab ada mesin yang baik dan ada bensinnya seperti kuasa Roh Kudus bekerja dalam Firman Tuhan yang kita taati. Ingat, Tuhan tidak menuntut kita sanggup untuk taat, tetapi hanya mau dengan segenap hati, maka Tuhan yang memberi kesanggupan. Kalau mau itu cukup, sebab sekalipun mau, kalau sendirian, manusia tetap akan kalah sebab dikuasai dosa dan hawa nafsunya.

 

  1. Mengerti, tidak bodoh atau lalai. Orang bodoh akan tersesat Mrk 12:24 atau binasa Hos 4:6. Juga orang lalai dan malas akan masuk dalam banyak kesukaran sampai celaka Ams 6:6,11. Sebab itu kalau rohani mau hidup, seperti tubuh harus makan setiap hari, harus berusaha keluar setiap hari mencari manna lalu dimasak dan dimakan, baru rohani bisa hidup Mat 4:4. Kita harus mengambil waktu cukup untuk mendengar dan belajar dari Firman Tuhan, sehingga kita tidak bodoh, tetapi mengerti kebenaran Firman Tuhan (Mat 13:19 atau 23) dan kalau kita sungguh2 mau melakukannya, Tuhan pasti siap menolong kita, sehingga kita bisa berjalan dengan Tuhan dan berhasil dalam segala sikon, sekalipun yang sulit, sebab Allah sanggup mengatasi semua dengan mudah. Kalau kita sungguh2 mau taat dan belajar Firman Tuhan sampai mengerti, maka:
  2. Timbul iman dari Firman Tuhan Rom 10:17. Dan dengan iman yang betul (berdasar janji Firman Tuhan, bukan dari kehendak atau optimisme pribadi) kita akan mendapatkan janji2 Allah Mat 8:13. Orang beriman itu hidup dengan iman dari janji2 Allah Rom 1:17. Sebab itu perlu punya iman yang bertumbuh (jangan hanya iman kecil Mat 8:26,10).
  3. Ada waktunya Pkh 12:1. Kadang2 hasilnya tidak langsung, tetapi kita perlu menunggu, jangan sampai tawar hati Maz 25:3. Tuhan tidak pernah terlambat, tetapi tepat waktu.
  4. Carilah lebih dahulu kerajaan Surga dan kebenaranNya (hidup benar), maka semua kebutuhan kita yang fana akan ditambahkan Tuhan Mat 6:33. Jangan nomer 1 perkara dunia, nanti bisa kecewa, tidak dapat janji Tuhan, gagal (beli sepeda motor lalu dapat ekstra pemberian jaket. Jangan minta jaketnya, tetapi tidak beli sepeda motor {ini nomer 1}, tidak dapat semua).
  5. Dengan segenap hati Luk 10:27. Berjalan dengan Tuhan, dipimpin Roh, jangan:

d.1. Setengah hati, atau mendua sebab cinta daging atau dunia ini, akan kecewa, sebab itu berarti berzina dengan dunia danTuhan tidak mau Yak 4:4. Juga jangan

d.2. Tidak terus menerus. Kadang2 penuh dipimpin Roh, kadang2 dipimpin daging, ini seperti lima gadis bodoh, ditolak Tuhan dan mereka kecewa berat.

d.3. Hanya dalam hal2 tertentu. Jangan taat dipimpin Roh hanya kalau mau, kalau senang, atau dalam hal2 tertentu saja, tetapi dalam hal2 yang sulit, atau melawan hobbynya, tidak mau taat. Dalam segala segi hidup dan dalam segala problem kita harus terus dan tetap taat.

d.4. Dan lain2.

Ini semua perlu kita perhatikan, supaya bisa terushidup dengan Tuhan dengan segenap hati, dan berhasil dalam semua perkara rohani dan jasmani.

III. DIPIMPIN ROH, BERJALAN DENGAN ALLAH.

Ini adalah cara hidup anak2 (putra2) Allah Rom 8:14. Bukan hidup menurut daging, tetapi menurut Roh dan itu harus sesuai Firman Tuhan. Ini orang yang berjalan dengan Allah, dan mutlak perlu terusdipimpin Roh, sebab kita tidak akan mampu hidup atau berjalan dengan kekuatan sendiri Zak 4:6, Fil 3:14. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan supaya semua ini berjalan baik sesuai janji Tuhan yang kita harapkan, yaitu:

  1. Penuh dan dipimpin Roh Ef 5:18.
  2. Ada buah Roh Gal 5:22-23.
  3. Ada karunia2 Roh 1Kor 12:4.
  4. Ada jabatan2 dari Tuhan Yesus 1Kor 12:5.
  5. Ada perbuatan ajaib dari Allah Bapa 1Kor 12:6.

Kalau berjalan dalam Roh, semuanya akan ada, sebab Bapa, Putra dan Roh Kudus itu selalu bekerjasama jadi satu dengan sempurna 1Yoh 5:7, tidak ada celah atau cacat, sebab itu kalau betul dipimpin Roh, semuanya ini akan ada, saling melengkapi sehingga menjadi sempurna dalam Kristus.

Disini dikatakan bahwa Roh Kudus belum ada sampai saat itu, sebab Yesus belum dipermuliakan (di salib, bangkit dan naik ke Surga). Padahal dengan jelas dikatakan bahwa Roh Kudus sudah ada dalam orang2 Wasiat Lama, turun ke atas Daud, Simson dll. Tetapi mengapa dikatakan “belum ada”? Sebab cara kerja Roh Kudus versi Wasiat Baru belum ada dalam Wasiat Lama, karena cara kerja versi Wasiat Baru sangat berbeda cara kerjanya dengan Wasiat Lama yang sangat terbatas, karena Putra manusia Yesus belum disalibkan,(dosa2 belum lunas) sehingga kuasa kematian dan kebangkitan Kristus, misalnya Rom 6:2,4-6, belum nyata, Roh Kudus tidak berubah, tetap sama dari kekal sampai kekal, sebab Roh Kudus adalah Allah, tetapi dalam Wasiat Lama Ia bekerja menurut versi (cara, model, bentuk, dll) yanglain daripada dalam Wasiat Baru.

Apakah bedanya?

  1. Golgota menjadi batasnya.

Wasiat Lama dan Wasiat Baru dibatasi oleh Golgota. Pada waktu itu Putra manusia Yesus ber-seru2 di atas salib di Golgota, bahwa tugas menyelamatkan manusia sudah selesai! Sudah genap!

Yoh 19:30

Sesudah Yesus menerima anggur asam itu, Ia berkata, Sudah selesai! lalu menundukkan kepala, dan menyerahkan Roh-Nya. (KJI)

Ini menyebabkan perbedaan yang besar dari pekerjaan Roh Kudus dalam Wasiat Lama dan Wasiat Baru, sebab rencana Allah menebus manusia betul2 diselesaikan, digenapkan oleh Putra Allah yang sudah menjelma menjadi Putra manusia Yesus.

  1. Hasil Golgota.
  2. Roh Kudus hinggap atau tinggal tetap. Dalam Wasiat Lama dosa belum terhapus penuh, sebab darah binatang tidak dapat menghapus dosa.

Ibr 10:4

Sebab darah lembu jantan dan kambing jantan tidak mungkin membuang dosa. (KJI)

Darah binatang hanya menutup dosa, sebab “uang muka”. Baru sesudah “Anak domba Allah” yaitu Tuhan Yesus Kristus mati di salib, darahNya menghapus dosa 100%, juga lepas dari ikatannya dan dari seluruh hidup lama bebas, merdeka penuh Yoh 8:36 sehingga mati lepas dari dosa Rom 6:2,4. Sebab itu Roh Kudus tidak bisa bekerja penuh dalam orang2 percaya Wasiat Lama sebab masih melihat dosa yang ada dalam hidupnya, hanya ditutup darah binatang, belum lunas. Sesudah selesai menolong orang itu, Ia pergi lagi dan kalau perlu, Ia datang lagi, turun lagi ke atas orang itu.

Hak 15:14

Arakian, setelah sampai Simson di Lekhi, maka bersorak-sorak orang Filistin sambil mendapatkan dia; tetapi tiba-tiba datanglah Roh Tuhan atas Simson (come upon him), maka segala tali yang pada lengannya itu menjadi seperti benang kapas yang dimakan api dan segala pengikatpun hancur, lucutlah dari pada tangannya.

(Hak 6:34; 11:29; 14:6,19, 2Taw 24:30 dll).

Jadi pada orang Wasiat Lama Roh Tuhan datang dan pergi ber-ulang2 di atas orang2 tertentu yang diperkenan Tuhan.

Tetapi dalam Wasiat Baru Roh Kudus bekerja dengan cara yang lain, sebab dosa sudah terhapus total, penuh, tidak ada lagi, maka Roh Kudus turun dalam orang itu dan tinggal di dalamnya untuk se-lama2nya.

Yoh 14:16

Maka Aku akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan Penolong yang lain kepadamu, supaya Ia boleh tinggal dengan kamu selama-lamanya. (KJI)

  1. Dua karunia2 Roh lebih banyak. Dalam Wasiat Lama ada 7 karunia Roh, dalam Wasiat Baru ada duatambahan lagi, tanda khas dari Wasiat Baru, yaitu karunia bahasa lidah dan penafsirannya. Sebab itu dalam Wasiat Baru ada 9 karunia Roh 1Kor 12:7-11.

Wasiat Lama: 7 karunia Roh.

Wasiat Baru: + 2 karunia Roh.

Wasiat Baru: 9 karunia Roh.

Baptisan Air dan Roh. Dalam Wasiat Lama ini belum ada, hanya gambarannya saja yang ada (Misalnya Israel lewat laut Kolsom itu seperti baptisan air dan berjalan dalam tiang awan dan api itu baptisan Roh Kudus 1Kor 10:1-2).

Yohanes Pembaptis adalah nabi Wasiat Lama yang terbesar dan terakhir menutup dengan baptisan air lalu Putra manusia Yesus datang membaptis dengan Roh dan api, inilah Wasiat Baru.

Mat 3:11

Sesungguhnya aku membaptiskan kamu dengan air untuk pertobatan, tetapi Ia yang datang sesudah saya, itu lebih berkuasa daripada saya. Saya tidak layak mengangkat kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan api. (KJI)

Memang Tuhan Yesus yang membaptis dengan Roh dan percaya (baptisan api diterangkan tersendiri, itu lain dengan baptisan Roh). Jadi ini lagi menunjukkan bahwa baptisan Roh adlaah hal khusus dan penting untuk Wasiat Baru, untuk Gereja Tuhan, lebih2 sesudah Tuhan Yesus naik ke Surga. (Sesudah Pentakosta, baptisan airpun harus memakai nama Tuhan Yesus Mat 28:19, Kis 19:3,5).

Jadi bedanya versi Wasiat Lama dan Wasiat Baru adalah baptisan Roh Kudus yang ditandai dengan bahasa lidah Kis 2:4(33) (akan diterangkan kemudian)

Jadi bahasa lidah dan penafsirannya (BaLiTa) itu adalah tanda2 khas dari Wasiat Baru yang luar biasa, ini jauh lebih baik dan bisa membuat orang sampai menjadi sempurna Ibr 11:39-40, jalannya juga sudah dibuka oleh kematianNya Ibr 10:20, sehingga kita berani dan bisa masuk dengan pertolongan Roh Kudus versi Wasiat Baru yang luar biasa ini.

Sesuai dengan rencana Allah.

Yoh 4:23-24

  1. Tetapi waktunya akan tiba dan sekarang sudah sampai, apabila penyembah-penyembah yang benar itu akan menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran. Karena Bapa mencari penyembah-penyembah yang demikian untuk menyembah Dia.
  2. Allah itu Roh, dan mereka yang menyembah-Nya haruslah menyembah Dia di dalam Roh dan kebenaran. (KJI)

Ini sudah dikatakan Tuhan Yesus sebelum Roh Kudus turun, bahwa kalau waktunya sudah sampai (di akhir zaman), maka orang2 akan menyembah Allah dalam Roh dan kebenaran. Ini digenapi sesudah orang2 dibaptis dengan Roh Kudus, maka mereka semua bisa berdoa dalam Roh dan kebenaran dan itu sesuai dengan rencana dan nubuatan Allah.

Sebab itu juga hasil pekerjaan Roh Kudus dalam orang percaya Wasiat Baru juga jauh lebih besar, bahkan bisa membawanya sampai masuk dalam kesempurnaan, seperti yang dinyatakan dalam:

Ibr 11:39-40

  1. Dan semua orang ini, telah memiliki kesaksian yang baik melalui imannya, tetapi mereka tidak menerima janji itu.
  2. Allah sudah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita, supaya mereka jangan disempurnakan tanpa kita. (KJI)

Padahal dalam Wasiat Lama, sekalipun Simson, Daud dll penuh dengan Roh Kudus, mereka tidak boleh masuk dalam Pintu Kemah (hanya keluarga Harun yang mendapat perkecualian dalam Wasiat Lama).

Roh Kudus dalam Wasiat Baru membuat kita semua yang sudah penuh dan dipimpin Roh menjadi imam2 di hadapan Allah.

1Pet 2:9

Tetapi kamu ini suatu generasi yang terpilih, suatu imamat rajani, suatu bangsa yang kudus, suatu umat kepunyaan Allah sendiri supaya kamu memberitakan segala keba-ikan-Nya, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan, masuk ke dalam terang-Nya yang ajaib itu. (KJI)

Sehingga boleh masuk Ruangan Suci, bahkan sesudah Tirai terbuka untuk kita (orang2 Wasiat Baru) kita berani dan bisa masuk dalam Ruangan Maha Suci dalam tahta Allah.

  1. Tanda dari baptisan Roh Kudus.

Bahasa lidah adalah satu2nya tanda khas yang diberikan Roh Kudus pada waktu baptisan Roh Kudus. Sebab di akhir zaman orang akan menyembah Allah dalam Roh dan kebenaran Yoh 4:23-24, dan ini adalah nubuatan dan kehendak Allah, yang dikatakan Tuhan Yesus sebelum hari Pentakosta, begitu juga ini diteguhkan dengan baptisan Roh (Mat 3:11) pada hari Pentakosta Yoh 14:16 dan untuk dapat berdoa dalam Roh, kita harus memakai bahasa lidah.

1Kor 14:14

Karena jikalau saya berdoa di dalam bahasa lidah, maka roh saya berdoa tetapi akal saya tidak berfaedah. (KJI)

Orang yang berdoa dalam Roh itu dengan bahasa lidah, rohnya berdoa, tetapi akalnya tidak ada faedahnya (tidak ikut bekerja) sebab ia tidak mengerti arti dari kata2 yang diucpakan karena kata2 asing itu diucapkan dengan ilham Roh (Kis 2:4) tanpa ia mengerti, hanya dengan menyerahkan lidahnya lalu taat bicara sesuai dengan ilham Roh.

Ini definisi Alkitabiah, berdoa dalam Roh itu bukan dengan khidmat atau dengan diam dll. Sebab itu kita semua harus dibaptis dengan Roh (dengan tanda bahasa lidah) dan baru kita disebutpenuh dengan Roh.

Ef 5:18

Dan janganlah mabuk anggur, karena di dalamnya ada ekses, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh. (KJI)

Penuh dengan Roh dan berdoa dalam Roh adalah kehendak Allah, waktu untuk akhir zaman ini (Yoh 4:23-24). Dan ini ber-ulang2 diperintahkan Tuhan, misalnya dalam Jd 20, Ef 6:18, 1Kor 14:14-15, Mrk 16:17. Sebab ini menguatkan iman masing2 dan sangat banyak faedah lainnya, yang hanya bisa didapat dengan bahasa lidah ini. Sebab itu untuk masuk dalam rencana Allah dalam Wasiat Baru ini, mutlak perlu bahasa lidah, ini satu2nya jalan untuk mengalami rencana Allah yang limpah dan penuh untuk Gereja akhir zaman, istimewa untuk pengangkatan, mutlak perlu penuh Roh Kudus, sebab Roh Kudus yang mengubahkan tubuh kita yang fana menjadi tubuh kemuliaan, sehingga bisa ikut pengangkatan (lihat buku pengangkatan, kedatangan Tuhan, proses pengangkatan).

Menurut ayat ini, tanda2 baptisan itu adalahtanda2 yang didengar (bahasa lidah) dan tanda2 yangdilihat (reaksi manusiawi yang penuh sukacita, sangat bergembira, sampai orang yang mengoloknya menuduh mereka minum anggur manis padahal waktu itu tidak mungkin, sebabmasih pagi.

Kis 2:12-13

  1. Maka semuanya takjub dan bingung katanya satu sama lain: Apakah artinya ini?
  2. Tetapi orang lain yang mengolok-olok berkata: Mereka penuh air anggur manis? (KJI)

Ada ber-macam2 reaksi manusiawi, tergantung masing2. Kadang2 ada yang ber-gerak2, sehingga tempatnya bergoncang Kis 4:31, ada yang bersorak sukacita atau menangis terharu atau rebah (tidak harus rebah!) atau hanya diam, selalu ada sukacita dan kepuasan).

Tetapi mutlak harus ada bahasa lidah. Reaksi manusiawi boleh sedikit (tenang2 saja) atau banyak, tetapi tanpa bahasa lidah, itu berarti belum penuh Roh Kudus. Harus ada bahasa lidah seperti dalam Kis 2:4; 10:45-46; 19:6. Rebah tanpa bahasa lidah, berarti belum penuh Roh Kudus.

Dalam hujan Awal (juga banyak dalam hujan Akhir) orang2 yang percaya bisa langsung penuh Roh Kudus, prosesnya cepat seperti Kornelius Kis 10:45-46.

Tetapi baptisan Roh Kudus itu lain daripada mulai masuk iman, meskipun ini bersambung.

Rom 13:11

Demikianlah, sebab kamu mengetahui waktunya, bahwa sekarang sudah saatnya untuk bangun dari tidur, karena sekarang keselamatan kita sudah lebih dekat daripada tatkala kita mulai percaya. (TL)

Memang seorang bisa percaya, itu adalah hasil pekerjaan Roh Kudus yang bekerja di dalamnya, sebab orang yang mau percaya Yoh 6:37, ditarik hatinya oleh Bapa Yoh 6:44 itu lepas dari cengkeraman iblis sehingga bisa percaya. Di dalam orang yang mau percaya, Roh Kudus langsungbekerja, sebab itu Roh Kudus sudah bekerja dalam orang yang mengakui percaya, tetapi itu belum berarti dibaptis dengan Roh Kudus. Misalnya:a. 120 orang yang bertekun berdoa di kamar loteng Yerusalem Kis 2:4, mereka sudah percaya, tetapi belum penuh Roh Kudus, baru sesudah Roh Kudus turun pada hari Pentakosta, dan mereka mulai ber-kata2 dalam bahasa lidah, barulah mereka penuh Roh Kudus.

Juga orang2 Samaria yang sudah percaya dan sudah dibaptis oleh Filipus, tetapimereka semua belum penuh Roh Kudus Kis 8:12,15-17. Beberapa waktu sesudah itu, sesudah Petrus datang dari Yerusalem dan mendoakan orang yang sudah percaya dan sudah dibaptis, barulah mereka penuh dengan Roh Kudus.

Juga orang2 percaya (sudah menjadi murid) di Efesus, tetapi mereka belum penuh Roh Kudus Kis 19:6; sesudah didoakan Paulus, mereka mulai ber-kata2 dalam bahasa lidah dan ada yang bernubuat, baru mereka penuh dengan Roh Kudus.

Sebab itu kita melihat dari Firman Tuhan, bahwa orang percaya itubelum otomatis penuh Roh Kudus dan belum otomatisdapat ber-kata2 dalam bahasa lidah.

Adalah kehendak Tuhan bagi kita untuk terus menerus berdoa dalam Roh, yaitu dengan bahasa lidah, dan ini tidak boleh dihentikan 1Kor 14:39, baik secara pribadi dan juga ber-sama2 seperti dalam Kis 4:31.

Jadi orang percaya itu belum otomatis penuh Roh Kudus, tetapi sangat diharapkan ia secepatnya dibaptis dengan Roh Kudus, sehingga bisa berdoa dalam Roh dan kebenaran, sebab itu mutlak perlu untuk masuk dalam hidup, yang sudah disediakan Tuhan, yaitu bisa berjalan dalam Roh, dengan Allah dalam pimpinan Roh Kudus (ini definisi anak2 Allah Rom 8:14).

MACAM2 FAEDAH BAHASA LIDAH.

Ternyata bahasa lidah itu adalah tanda dari 4 hal. Sama seperti kesembuhan adalah:

  1. Tanda baptisan Roh Kudus Kis 2:4; dll.
  2. Tanda dari orang yang berdoa dalam Roh 1Kor 14:14, sebab bahasa lidah dipakai sebagai bahasa doa, untuk berdoa.
  3. Tanda karunia Roh 1Kor 12:9.
  4. Tanda jabatan 1Kor 12:28.

Jadi Tuhan menghendaki dan senang kalau kita semua ber-kata2 dalam bahasa lidah 1Kor 14:5a, dan jangan dilarang 1Kor 14:39, sebab inilah tanda orang yang penuh dengan Roh Ef 5:18, dan ini menguatkan iman orang itu sendiri 1Kor 14:4 dan banyak faedah yang lain (lihatlah buku 31 faedah bahasa lidah).

Sebagai bahasa doa, yaitu dengan bahasa lidah (Roh) 1Kor 14:14, ini adalah cara doa Wasiat Baru dan ini mutlak kita butuhkan.kehendak Tuhan untuk berdoa terus dalam Roh dan kebenaran Yoh 4:23-24, Jd 20, Ef 6:18, terus berdoa dalam Roh, baik sendirian, juga ber-sama2. Dengan menyanyi dalam Roh ber-sama2, itu salah satu bentuk berdoa dalam Roh ber-sama2 Kis 4:31, 1Kor 14:15.  Dengan berdoa ber-sama2 (atau menyanyi dalam Roh ber-sama2), kita menyembah Allah dan sama2 dikuatkan dalam Roh, seperti suatu paduan doa (suara) dalam Roh, yaitu dengan:

  1. Masing2 dikuatkan oleh bahasa lidahnya, sekalipun kita tidak mengerti arti dari bahasa lidah 1Kor 14:4.
  2. Hadirat Tuhan yang turun di tengah2 doa bersama. Dalam Maz 22:4 Tuhan turun dalam pujian umatNya, apalagi dalam paduan doa (atau nyanyi dalam Roh, kita sulit membedakan, sebab tidak mengerti arti bahasa lidah).3. Para pemimpin ibadah kalau berdoa dalam Roh ber-sama2 perlu minta penafsirannya sehingga ada kata2 yang dimengerti yang disampaikan, itu menguatkan semua yang berdoa dalam Roh dan mereka yang rohnya dikuatkan oleh Roh Kudus bisa mengaminkannya bersama 1Kor 14:16.

Biasanya dalam pengalaman kita, pemimpin doa (atau orang lain) selalu ada yang mendapat kata2 dari Tuhan (pengertian dari bahasa lidah) dan ia biasanya bicara dengan suara yang lebih keras sehingga memberkati semua yang berdoa bersama. Hampir selalu ada ilham Roh dan disampaikan waktu umat Tuhan berdoa dalam Roh dan kebenaran, sebab biasanya Tuhan sellau hadir dan biasanya Ia selalu bicara dengan ilham Roh.

Bahkan kalau kita berdoa dan ber-kata2 dalam pimpinan Roh Kudus, orang yang tidak bisa mengerti bahasa kita, tetapirohnya bisa dijamah (sebab semua orang punya roh), sehingga bisa mengaminkan dan memberi reaksi. Bahkan janin yang tidak mungkin mendengar, sebab alat2 pendengarannya belum jadi (seperti janin Yohanes Pembabptis dalam rahim Elizabet yang waktu itu baru berumur 6 bulan, belum bisa mendengar, apalagi ada dalam rahim yang tebal, juga dalam perut, tetapi bisa dijamah Roh Kudus dan bereaksi melompat dengan sukacita Luk 1:41,44), ???? seorang janin (yang seperti janin Yohanes Pembaptis) bisa bereaksi, kalau kita ber-kata2 dengan pimpinan Roh Kudus seperti Maria. Juga dalam pelayanan orang percaya yang masih hidup, tetapi tidak sadar (karena sakit dll) rohnya masih ada, kita bisa berdoa dalam Roh di dekatnya, itu bisa berfaedah bagi rohnya (bisa menolong dan menguatkannya), sekalipun pikirannya sudah tidak berfungsi seperti janin dalam rahim itu.

  1. Sebagai karunia Roh.

1Kor 12:7

Sembilan penyataan karunia Roh (12:7-11) Tetapi kenyataan Roh itu diberikan kepada setiap orang untuk faedah semua orang. (KJI)

Kalau seorang hidupnya dipimpin Roh, maka dalam doanya bisa muncul bahasa lidah, sebagai karunia Roh,tetapi ini (juga jabatan) harus ditafsirkan, lain dengan bahasa lidah sebagai bahasa doa, tidak perlu ditafsirkan. Biasanya orang ini terdorong untuk bicara dengan keras supaya orang mendengar bahasa lidah (sebagai karunia Roh) dan tafsirannya. Bahasa lidah sebagai karunia Roh bisa diberikan oleh Roh Kudus pada siapa saja yang hidupnya penuh dan dipimpin Roh (karunia Roh itu bukan menurut kehendaknya sendiri, tetapi ditentukan oleh Roh Kudus sendiri 1Kor 12:11). Pada waktu ia berdoa, selain daripada bahasa lidah sebagai bahasa doa. Kadang2 pada waktu berdoa dalam Roh, Roh Kudus bisa memberikan bahasa Roh sebagai karunia Roh dengan penafsirannya, supaya semua orang yang berdoa ber-sama2 dalam bahasa lidah, lebih dikuatkan lagi, dan makin tekun, terus berdoa dalam Roh se-banyak2nya Yoh 20, Ef 6:18, 1Tes 5:17). Bahasa lidah sebagai karunia Roh itu harus ditafsirkan, dan karunia ini tidak menetap, bisa ada, bisa tidak, bisa diganti dengan karunia yang lain, sesuai dengan kehendak Roh Kudus sendiri 1Kor 12:11.

  1. Sebagai jabatan 1Kor 12:27-31. Ini adalah jabatan, sebab ia ada dalam daftar ber-macam2 jabatan. Ini tidak untuk semua orang, sebab jabatan itu khusus untuk orang2 tertentu dan itu untuk seterusnya, untuk selamanya sebab seperti jabatan nabi, rasul, guru, penyembuh, pertolongan dll, itu tetap ada pada orang itu selama hidupnya (kalau tetap setia). Ini harus ditafsirkan dan biasanya orang seperti ini, ke manapun ia pergi seringkali ia ber-kata2 dengan karunia lidah dan ditafsirkan, sebab memang itu jabatannya.

Sebab itu ada yang ditafsirkan, ada yang tidak, dan pada orang2 tertentu (sebagai jabatan), itu tetap ada seumur hidup. Bahasa lidah sebagai karunia lidah bisaber-ganti2 pada siapa saja yang penuh Roh Kudus, sesuai dengan kehendak Roh Kudus yang memimpin doa pribadi itu atau jadi derigen dari doa bersama dalam Roh.

TANDA ZAMAN.

Bahasa lidah dan terjemahannya itu luar biasa indah dan pentingnya, sebab itu, bahasa lidah ini adalah tanda daridoa orang akhir zaman Yoh 4:23-24. Bahkan ini adalah salah satu tanda bahwa Wasiat Baru dimulai, waktu Putra manusia Yesus berkata sudah genap. Juga bahasa lidah ini menghasilkan banyak hal2 yang luar biasa, sehingga kita bisa tumbuh sampai puncak rencana Allah yang sempurna, sebab pintu terakhir yaitu Tirai dalam bait Allah sudah dibukakan juga Ibr 10:20.

Dengan demikian kita bisa hidup selalu penuh dan dipimpin Roh, berjalan dengan Tuhan dalam segala segi hidup kita, kapan saja, dimana saja dan dalam hal apa saja. Hidup selalu dengan Tuhan, itu menjadi kunci hidup yang berhasil kapan saja, apalagi untuk akhir zaman. Sebab berjalan dengan Tuhan, Nuh berhasil membuat bahtera keselamatan menghadapi air bah seperti akhir zaman (Luk 21:26-27).

Ibadah dalam Wasiat Lama itu hampir semua berupabayang2 dari yang akan datang, tetapi tetap berfaedah dan itu ilahi (dari Tuhan). Tetapi bagi kita, orang Wasiat Lama selubungnya harus dibuka, baru itu mempunyai

arti rohani bagi kita 2Kor 3:14, misalnya orang beribadah membawa domba dan disembelih, kita sekarang tidak, itu korban Kristus Yoh 1:29. Dalam Wasiat Lama orang berdoa dengan dupa, kita sekarang justru tidak boleh, tetapi itu berarti berdoa dalam Roh dan kebenaran Wah 5:8, dll. Dalam Mat 5:17-48. Kristus memberi 5 contoh perbedaan Wasiat Lama dan Wasiat Baru, misalnya tentang berzina, membenci musuh, dan membunuh waktu berperang, tetapi dalam Wasiat Baru justru mengampuni musuh dsb.

Begitulah, kalau kita penuh dan dipimpin Roh, kita bisa hidup dengan cara yang terbaik, sekalipun dalam masa yang terburuk dan tetap menang, sebab bukan kita, tetapi Kristus yang menang bagi kita. Hidup penuh dan dipimpin Roh, bukan hanya untuk menghadapi problem, tetapi perlu untukcara hidup, ibadah dan pelayanan yang bisa membawa kita bertumbuh sampai puncak rencana Allah, sehingga bisa diangkat pada hari kedatanganNya.

FAEDAH2 BAHASA LIDAH.

Jumlahnya sangat banyak, juga kombinasinya membuat macam2 jumlahnya makin tidak terhitung.

Yang penting jangan lupa untuk hidup suci dan taat dipimpin Roh, yaitu hidup sesuai Firman Tuhan dan melakukan kehendakNya.

Makin meningkat, berarti pengolahan dan ujiannya makin tinggi dan berat, misalnya seperti Abraham dan Ayub, tetapi Tuhan sanggup memimpin kita sampai lulus asal kita mau taat sepenuhnya.

 

  1. Perlu pengertian Alkitabiah tentang bahasa lidah.

Orang yang tidak mengerti bisa mudah ditipu oleh iblis dan sesat karena bodoh. Jangan hanya berdoa dalam bahasa lidah, tetapi tidak belajar Firman Tuhan itu pincang, sebab Firman Tuhan dan Roh Kudus itu satu kesatuan Maz 43:3. Berdoa dalam Roh dan hidup benar akan membuat kita haus dan rindu akan Firman Tuhan dan orang yang taat dipimpin Roh akan bersukacita makan dari Firman Tuhan seperti madu dan Roh Kudus memimpinnya kepada pengertian dan rahasia Firman Tuhan yang dalam2 Yoh 16:13, Mat 13:11.

Tanpa pengertian Firman Tuhan, bisa timbul hal2 negatif atau ekstrim, bisa ikut2an sebab tidak punya pengertian dan pendirian yang benar. Sebab Firman Tuhan itu seperti pondasi Mat 7:24-28 dan sepertiterang dan suluh pada jalan kita Maz 119:105. Misalnya orang yang berdoa dalam Roh, tetapi hidup dalam dosa, tidak ada Roh Kudus di dalamnya, hanya sisa2 hafalan atau kebiasaan berbahasa lidah. Seperti syndrom botol minyak kosong, masih bau wangi tetapi sudah tidak ada isinya, tidak ada faedahnya. Ini bisa tampak dari hidupnya. Kalau orang berdoa dalam Roh, tetapi benci, tidak mau kalah, iri, ingin hal2 dosa sekalipun hanya dalam pikiran, itu seperti botol minyak wangi kosong!, dan semuanya sia2.

  1. Rahasia bahasa lidah yang tidak dimengerti 1Kor 14:2.Seringkali dalam berjalan dalam Roh, kita bisa masuk dalam banyak kesukaran (jadi pengolahan dan ujian), misalnyaYusuf masuk dalam perbudakan, Paulus, Petrus masuk penjara kesusahan, Ayub bangkrut total dan kena malapetaka dll. Tetapi kalau kita berjalan dengan Tuhan jangan takut, bingung, kalau kita lulus (tidak bereaksi dosa dan taat menghadapinya sesuai pimpinan Roh Kudus dan Firman Tuhan), maka itu akan berubah menjadi kemenangan, bahkan menjadi hal2 indah yang tidak terduga 1Kor 2:9, luar biasa! Kalau kita bisa hidup dipimpin Roh, maka hidup di dunia ini seperti masuk tambang emas, memang berat, penuh batu2an yang tajam dan keras, tetapi sesudah diolah itu menjadi emas, sebab orang yang dipimpin Roh itu jalan hidupnya sesuai dengan rencana Allah, meskipun kita seringkali tidak tahu liku2nya yang penuh penderitaan bagi daging, (seperti Ester, Mordekhai, Yusuf, Daud, Paulus dll).

Teruslah berdoa dalam Roh itu seperti bernafas, tanpa berhenti 1Tes 5:17 dan itu juga seperti doa otomatis, luar biasa, tinggal tekan tombol bahasa lidah, maka Roh Kudus yang berdoa memakai mulut kita Rom 8:26-27 dengan bahasa yang tidak kita kenal 1Kor 14:12 suatu rahasia, tetapi bukan rahasia untuk kasus orang lain yang tidak ada hubungannya dengan kita, tetapi justru rahasia itu adalahkunci kemenangan untuk kita, yang baru diberikan kalau kita terus taat dipimpin Roh. Orang yang taat hatinya ada sejahtera, bahkan bisa bersukacita sehingga bisa menyanyi seperti Paulus dan tidur lelap seperti Petrus dalam penjara. Mereka tidak tahu sama sekali, “what next” untuk sikon dunia sekitarnya dan untuk pribadi mereka sendiri, tetapi semua sudah ada dalam rencana Allah yang teliti, tepat dan pasti jadi. Keduanya hanya terus hidup dipimpin Roh, akhirnya seperti mimpi lalu keluar dengan ajaib, penuh sukacita dan terimakasih. Orang2 yang penuh Roh Kudus ini, berdoa ber-sama2 sudah paham, meskipun mereka tidak mengerti bahasa lidah yang dinaikkan, tetapi itu adalah rahasia yang ajaib yang sedang berlangsung, meskipun tidak dimengertinya, tetapi pasti menguntungkan mereka secara rohani dan jasmani, luar biasa. Meskipun kita berdoa dalam Roh secara pribadi atau ber-sama2 dantidak mengerti, kita merasa hadirat Tuhan yang nyata dan kuat dan yakin Tuhan tidak pernah gagal atau terlambat, pasti pada waktunya akan jadi indah, bahkan seperti mimpi, kita ke-heran2an.

  1. Dipimpin Roh dalam segala segi hidup.

Dalam perkara kecil dan besar, dalam hal rohani (Ibadah, pelayanan, problem2) maupun hal2 jasmani, Roh Kudus tetap akan memimpin kita dengan indah. Kadang2 perkara kecil seperti uang hanya sekeping yaitu 4 dirham, tetapi Petrus dan Putra manusia Yesus sangat bergembira ria melihat cara Allah yang indah. Ini juga termasuk suara Roh yang tepat (tidak bisa dicheck dengan akal, apa itu betul atau salah, tetapi dengan keyakinan yang diberi Roh Kudus, kita menemukan jawaban yang indah dan menumbuhkan rohani kita, makin mahir dipimpin Roh.

Mungkin ikannya dikembalikan, sebab sudah menolong menyimpan uang itu bagi Yesus dan Petrus, luar biasa, tidak habis pikir dari mana ikan itu menelan uang sekeping.

Juga Elia dalam berjalan dalam Roh, tidak habis pikir, dari mana gagak itu bisa membawa roti dan daging baginya. Elia yang tidak bisa bertanya pada gagak itu, tetapi Elia mendengar suara Roh dan taat pergi ke sungai Kerit (juga ini tidak bisa dianaliser dengan akal 1Raj 17:5).

Kalau kita mahir doa dalam bahasa lidah terus menerus dalam Roh dan kebenaran, bisa mendengar suara Roh dan taat, akan ada banyak perkara2 ajaib Allah Bapa dalam riwayat hidup kita seperti Kristus yang terus berjalan dalam Roh Mat 4:1. Jangan takut, kuatir, bingung, justru dalam masa2 yang sulit, disini sana orang menangis, tetapi Elia sendirian di sungai Kerith dalam hadirat Tuhan yang heran seperti Petrus, ada dalam hadirat Tuhan Mat 17.

  1. Mendengar suara Roh itu bisa jadi jawaban yang kita perlukan untuk diri sendiri atau menghadapi orang lain. Misalnya waktu Lazarus sakit, Putra manusia Yesus tidak mau kembali, tetap berjalan terus, sebab dipimpin suara Roh. Hasilnya murid2 ter-mangu2 melihat mayat Lazarus masih berbaju kafan berjalan keluar dari kubur Yoh 11. Kadang suara Roh itu untuk pimpinan pribadi, misalnya Putra manusia Yesus turun dari berdoa di gunung, lalu berjalan di atas air mengejar perahu murid2nya Mat 14:25 (ingat Yesus bukan sebagai Allah tetapi sebagai Putra manusia, luar biasa, Dia sendiri dan murid2 bersukacita).

Contoh lain pada waktu Petrus dengan belas kasihan datang untuk berdoa bagi kelepasanNya, justru Petrus di”tuduh” sebagai setan, sehingga Petrus kelabakan Mat 17:22-23.

Mengapa Putra manusia Yesus yakin dan bicara keras, sebab mahir dipimpin Roh dan itu betul menjadi pelajaran untuk Petrus.

Selain itu kalau kita dipimpin Roh,ada sejahtera dan sukacita yang begitu indah dalam orang yang dipimpin Roh Luk 10:21. Ini lebih dari segala kesukaan dosa sesaat Ibr 11:25 yang menjerat seperti perempuan Samaria yang penuh dengan perzinaan tersembunyi dan belum terbongkar, tetapi jiwanya merana Yoh 14:13, Ams 14:12.

Kalau kita berdoa ber-sama2 dalam Roh, itu seperti paduan suara dalam Roh 1Kor 14:15, sebab semua menyanyi dalam Roh, meskipun waktu itu, semua tidak tahu artinya, tetapi jiwanya disegarkan, dan dikuatkan sampai rencana Allah yang indah jadi.

Misalnya waktu Petrus dalam penjara, jemaat berdoa (pasti dalam Roh dan kebenaran ber-sama2 seperti paduan doa dalam Roh 1Kor 14:15, mereka semua tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi semua berdoa “otomatis” dalam Roh tanpa pengertian, tetapi rohnya dikuatkan Roh Kudus, lalu hasilnya membuat mereka ke-heran2an melihat Petrus ada di muka pintu. Tidak ada yang bernubuat bahwa Petrus akan datang, atau mengerti “what next”. Dengan logikanya, mereka berpikir Petrus akan dipotong seperti Yakobus Kis 12:2 atau ada yang digergaji Ibr 11:37.

Waktu Rode berkata, itu Petrus (sebab ia kenal suaranya) mereka berkata: Engkau gila, itu malaikatnya, sebab mereka berpikir, Petrus sudah dibunuh dll Kis 12:15.

Mengapa hasilnya indah? Sebab mereka berdoa ber-sama2 dalam bahasa asing, tidak ada yang mengerti, tetapi tangan Tuhan yang bekerja Kis 12:15.

Belum lagi kakak2 Yusuf melihat Yusuf masih hidup dan jadi pembesar tertinggi di Mesir bagi mereka itu lebih dari mimpi?! Juga bapak Yacob, seperti melihat orang mati bangkit Kej 45:26-28.

Berjalan dalam Roh, dalam rencana Allah, itulah perbuatan2 ajaib Allah Bapa dalam riwayat hidup kita 1Kor 12:6.

Kalau kita mau belajar berdoa dalam Roh dan hidup benar terus menerus, sendiri2 atau bersama, hidup ini akan penuh dengan perbuatan ajaib seperti Kristus, seperti Yusuf, seperti Daud, seperti Simson yang terus mendengar suara Roh, seperti Daniel, seperti murid2, lebih2 sesudah Pentakosta, murid2 membuat riwayat hidup penuh dengan perbuatan ajaib Allah Bapa. Banyak rahasia2 yang disembunyikan dalam bahasa lidah 1Kor 14:3, itu cikal bakal untuk perbuatan ajaib Allah bagi kita, bukan main. Orang yang mengerti hal ini, tidak akan berhenti-hentinya berdoa tanpa stop sebab yakin, hasilnya akan penuh sukacita 1Tes 5:17, Jud 20, Ef 6:18; 5:17, Yoh 4:23-24 dst. Ada puluhan faedah bahasa lidah, belum lagi kombinasinya bisa ratusan macamnya dan itu membuat hidup kita seperti cerita fantasi di tengah2 kemelut dan celaka yang meluas, seperti Yusuf dalam 7 tahun malapetaka besar di Mesir, justru ia menjadi makin indah dan menjadi berkat di mana2! Kalau ingin mengerti dengan pikiran manusiawi tentang rahasia bahasa lidah, itu terlalu susah, jangan2 bisa menghinakan kata2 bahasa lidah, sayang, padahal Tuhan memberi kunci Wasiat Baru, yaitu bahasa lidah dan terjemahannya itu luar biasa indahnya. Perlu banyak waktu untuk belajar dari Firman Tuhan dan Roh Kudusuntuk bisa menikmati pengertiannya yang sangat indah.

BUAH ROH, GAL 5:22-23.

 

  1. Apa ini?

Allah itu tidak pernah habis keajaibannya. Meskipun dunia ini akan diafkir dan dibakar habis, dunia ini punya keindahan dan keajaiban yang tidak sampai bisa digali semua orang. Apalagi oleh 1 orang atau 1 negara saja. Dalam benda mati, tanaman, binatang apalagi manusia, puncak ciptaan Allah, ada keajaiban yang besar, sebab ini adalah perbuatan Allah, apalagi nanti di Surga dalam tubuh kemuliaan yang tidak bisa mati, penuhsukacita dan setiap bulan selalu ada hal2 baru 1 set di seluruh alam nyata dan dunia roh. Wah 22:2. Kalau kita berjalan dengan Allah, tidak akan kekurangan hal2 ajaib untuk setiap anak Allah yang mau taat dipimpin Roh, sebab itu belajar terus berjalan dalam Roh.

Buah Roh adalah sifat2 ilahi yang tahu2 menempel, pada orang yang dipimpin Roh! Tahu2 ada kasih ilahi yang luar biasa, ada sukacita, perdamaian, sabar, kemurahan, kebaikan, setiawan, lemah lembut dan tahan nafsu (= penguasaan diri yang sempurna), se-olah2 tiba2 orang ini menjadi seperti Kristus, bukan main!

Juga 9 karunia Roh itu bisa tiba2 muncul dalam hidup, ibadah, pelayanan, bukan main. Tiba2 kita bisa tahu secara ajaib, tahu2 punya iman dan terjadi mujizat yang besar; tahu2 ada hikmat yang luar biasa, marifat, bisa membedakan roh dari orang yang kita hadapi, ada bahasa lidah (sebagai karunia Roh) dan tafsirannya, bisa bernubuat (seperti nabi, padahal baru bertobat dan bukan nabi), tahu2 bisa menyembuhkan dst. Ini bisa terjadi pada orang yang dengan segenap hati penuh dan dipimpin Roh, dan mengerti kebenaran Firman Tuhan tentang buah dan karunia2 Roh. Orang yang penuh dan dipimpin Roh akan menghasilkan buah Roh dan karunia2 Roh, se-olah2 ia itu seperti Kristus. Sebab itu Tuhan menyuruh kita terus berdoa dalam Roh (ini kunci akhir zaman Yoh 4:23-24), sehingga bisa menghasilkan buah Roh dan karunia2 Roh.

  1. Apa bedanya buah Roh dan karunia2 Roh?

Buah Roh itu seperti tabiat baru, karunia2 Roh itu seperti kemampuan baru dari orang2 baru. Kalau kita diperlengkapi dengan buah dan karunia Roh, kita menjadi seperti Kristus tiba2, yaitu pada saat orang itu taat penuh dipimpin Roh, kemampuannya menjadi sangat luar biasa. Lihat Petrus waktu membangkitkan pengemis di pintu bait Allah, membangkitkan Tabita, menghadapi Kornelius komandan tentara Italia, menghadapi Sanhedrin pengadilan yang menvonis kematian Putra manusia Yesus, menuding ribuan orang sebagai pembunuh Yesus Kis 2:36, terhadap Ananias dan Safira yang langsung mati di tempat dll, padahal Petrus adalah orang yang tidak terpelajar Kis 4:13. Mengapa? Sebab Petrus dengan tulus, suci, taat dipimpin Roh, sehingga Roh Kudus memberi buah dan karunia Roh di dalamnya, ia menjadi seperti Kristus, padahal ia masih bertumbuh, belum sempurna (misalnya Gal 2:14). Sebab itu berdoalah terus dalam Roh dan hidup benar dalam setiap kesempatan yang ada, itu sangat indah dan ajaib.

Buah Roh itu seperti tabiat baru, karunia2 Roh itu seperti kemampuan baru dari orang baru. Kalau itu ada dalam kita (karena taat dipimpin Roh) maka tampaknya orang ini seperti Kristus dengan tabiat dan kemampuan yang baru, luar biasa.

Problem2 celaka kalau dihadapi dengan karunia Roh bisa menjadi hal2 indah yang luar biasa. Seperti ikan beracun diolah oleh koki yang pintar jadi menu yang sedap dan tidak beracun. Misalnya Putra manusia diancam dalam kasusperempuan yang tertangkap basah. Putra manusia Yesus dalam keadaan terjepit. Kalau ia setuju menghukum, Ia menyalahi ajaranNya sendiri, tetapi kalau dibebaskan, itu juga salah (melawan Taurat). Dalam keadaan terjepit Roh Kudus memimpinNya dengan buah Roh sabar, belas kasihan dll dan dengan karunia hikmat, makadengan 1 kalimat dari Roh Kudus, problemnya selesai, perempuan itu bertobat dan Putra manusia Yesus lepas dari pencobaan Yoh 8:7. Begitu kalau kita terus berdoa dalam Roh dan taat dipimpin Roh, hasilnya jadi luar biasa, timbul buah2 atau karunia Roh. Meskipun tidak mengerti doa kita dalam bahasa lidah, tetapi terustekun berdoa dengan bahasa lidah, maka hasilnya akanindah, baik dalam doa pribadi maupun bersama. Sekalipun tidak mengerti, hadirat Tuhan, kuasa Allah membuat perbuatan2 yang ajaib dari Allah terjadi. Jangan lupa untuk sungguh2 hidup dipimpin Roh dengan suci dan taat, jangan hanya doa seperti botol minyak parfum kosong!

  1. Buah Roh dan tabiat baru.

Waktu lahir baru seluruh tabiat baru sudah lengkap ada dalam kita 2Kor 5:17, tetapi dalam bentuk benih, masih harus bertumbuh! Kalau seorang dipimpin Roh, tiba2 ia bisa bersikap seperti tabiat baru yang matang, luar biasa, betul2 indah, sebab tiba2 buah Roh itu muncul, sebab dibuat Roh Kudus di dalamnya, tetapi hanya untuk saat itu, kasihnya, sabarnya, kebaikannya, sukacitanya dll muncul.

Sikapnya betul2 seperti Kristus, seperti tabiat baru. Tetapi tabiat baru dalam hidup kita harus tumbuh terus, sedikit demi sedikit sampai penuh seperti Kristus. Keduanya ini dikerjakan oleh Roh Kudus. Buah Roh itu seperti mendorong, sekalipun sebentar2 supaya tabiat baru tumbuh sampai matang, sehingga setiap orang Kristen sekalipun baru, kalau dipimpin Roh sikapnya pada saat itu, bisa seperti Kristus. Ini harus dipertahankan terus supaya jadi tabiatnya dengan pengertian Firman yang betul dan kuasa Roh Kudus. Jadi buah Roh itu sementara, setiap kali timbul waktu penuh dipimpin Roh, supaya tabiat baru tumbuh makin matang menjadi tabiat baru seperti Kristus.

Buah Roh itu seperti langsung matang, sempurna, tetapi sementara pada saat dipimpin Roh itu (kalau bisa dipertahankan terus lebih baik, mendorong tabiat baru tumbuh). Tetapi tabiat baru itu tetap, namun tidak langsung matang, harus tumbuh, lewat pergumulan, kadang2 kalah, bangun lagi, terus tumbuh sampai, satu per satu jadi matang penuh.

KESIMPULAN.

Ini yang buat dalam Wasiat Baru, sehingga Gereja dapat bertumbuh dari nol, sampai masuk tingkat2 puncak rencana Allah, sekalipun orangnya ada kelemahan,tidak terpelajar dll seperti murid2 Kis 4:13.

Bahasa lidah dan tafsirannya ini membentuk Gereja dalam Wasiat Baru tumbuh, secara ilahi menjadi sempurna dan ikut pengangkatan. Kalau seorang tidak mengalami baptisan Roh Kudus (bisa berdoa dalam bahasa lidah), ia tidak akan mengalami berkat2 Wasiat Baru ini!

Masih sangat banyak segi2 dari pekerjaan Roh Kudus dalam pribadi dan Gereja, 9 buah Roh, tabiat baru, karunia2 Roh disertai jabatan dan tanda2 ajaib dari Bapa (3 Pribadi ini menjadi satu 1Yoh 5:7), sebab itu hendaklah kita selalu penuh dan dipimpin Roh, hasil pertumbuhannya sangat indah!