M4206 – Terang Bagi Yang Tinggal Dalam Bayang-Bayang Maut

MATIUS 4:16, LUKAS 1:79. TERANG BAGI YANG TINGGAL DALAM BAYANG-BAYANG MAUT.

PENDAHULUAN.

Hampir semua orang di seluruh dunia merasa tinggal dalam bayang2 maut.

Banyak orang merasa sudah melihat Pintu Gerbang maut seperti Ay 38:17.

Kata: bayang2 maut disebut 9 x dalam kitab Ayub (seluruh Alkitab 17 x), sebab Ayub betul2 tinggal di sini, semua termasuk istrinya sudah yakin tidak lama lagi ia akan ditarik maut.

Tetapi Ayub melihat terang sekalipun duduk di bayang2 maut.

Ternyata terang itu membawanya keluar dari bayang2 maut, sehingga masih hidup 140 tahun lagi Ay 42:16.

Terang yang mana itu? Itulah Tuhan Yesus Kristus, Dialah terang dunia, (Yoh 8:12/ 9:5/ 12:46). Percayalah akan Tuhan Yesus Kristus dan taat, maka sekalipun dalam bayang2 maut, pertolongan Tuhan akan datang dan kita akan keluar dari bayang2 maut seperti Ayub!

Kita juga jadi terang dunia Mat 5:14. Dengan apakah kita menjadi terang bagi orang2 yang ada dalam bayang2 maut? Dengan Tuhan Yesus Kristus. Berilah Kristus yaitu Firman Tuhan, berita kesukaan tentang kemerdekaan dari dosa, maka orang yang percaya akan keluar dan bebas dari bayang2 maut, tidak lagi ketakutan.

Ketakutan akan maut adalah akibat dosa yang juga akan redup dan hilang Rom 6:23.

Mereka akan melihat terang dari Kristus dan punya pengharapan, bahkan bisa menjadi seperti Ayub, keluar dari kegelapan  bayang2 maut, bahkan tambah extra 140 tahun atau ikut pengangkatan!

APAKAH MAUT ITU?

  1. Ujung terakhir dari segala kehidupan, semua orang akan sampai di sini, orang pintar atau bodoh, kaya miskin siapapun Ibr 9:27. Perkecualian hanya bagi orang yg sempurna seperti Henokh, Elia, dan orang-orang yg ikut pengangkatan (jumlahnya kira-kira ratusan juta). 1Kor 15:51-52, Yoh 8:51.
  2. Pindah ke alam berzakh. Mati bukan berarti habis, hanya tubuhnya yang mati, tetapi rohnya tetap ada, kekal, pindah ke alam roh yang kekal.

Ke mana? Sesudah mati langsung diadili Tuhan dan rohnya langsung masuk ke surga atau Neraka. Ibr 9:27. Ini pengadilan pertama bagi semua orang yang dahsyat dan kekal, sebab sesudah ini tidak bisa pindah lagi.

Satu kali sesudah semua selesai, maka orang2 benar akan masuk Kursi Pengadilan Kristus (1Kor 2:16) dan menerima pahalanya sesuai dengan perbuatannya di dunia. Tetapi orang dosa bangkit sesudah kiamat, lalu masuk PengadilanTahta Putih yang Besar dan menerima hukuman yang sesuai dengan dosa2nya di bumi dan dihukumkan dalam Tasik yang kekal.

  1. Siapakah yg menentukan kematian setiap orang?

Hanya Tuhan 1Sam 2:6, baik langsung, atau lewat malaikat maut (KJ: Destroyer, Pembinasa 1 Kor 10 : 10 (Yoh 10:10)). Dalam Kel 12 : 12 dikatakan Tuhan yg membunuh anak sulung Mesir. Dalam 2Raj 19 : 35 dikatakan malaikat Tuhan menghukum 185.000 bala tentara Asyur. Dalam Ayub 1 ayat 12, iblis diberi izin membunuh 10 anak Ayub, tetapi semua vonis diberikan oleh Allah. Manusia bisa membunuh sesamanya (atau dirinya sendiri) dan semua pembunuh masuk neraka Wah 22:15. Sebab menentukan kematian adalah hak Tuhan. Siapa  yang membunuh (tetapi ini juga dengan izin Tuhan, kalau Tuhan tidak mengizinkan akan gagal. Allah dapat mencegah), Allah akan memperhitungkan semuanya dengan adil dan tepat.

  1. Jatah hidupnya masing2.

Setiap orang punya jatah hidupnya  sendiri2, tetapi inipun masih bisa ditambah seperti Hizkia diberi 15 tahun lagi. Juga orang yg hormat pada orang tuanya diperpanjang umurnya Ef 6:3.

Umur juga bisa dipotong seperti orang2 yang jahat, masing2 sesuai dengan dosa2nya (seperti Korah cs, 10 pengintai dll).

III. TAKUT AKAN MAUT, TERTAWAN SEUMUR HIDUPNYA DALAM PERHAMBAAN. Ibr 2:15.

Ujung dari segala celaka dan ketakutan adalah maut, itu musuh terakhir 1Kor 15:26. Tidak ada kesempatan lagi, tidak ada api pencucian dll.Baik segala penyakit, celaka, bahaya, kejahatan, pembunuhan, bahkan tanpa ada apa2 pun bisa mati, bahkan biasanya tidak terduga sebab hidup manusia itu seperti uap Yak 4:14.

Maut se-waktu2 bisa datang, dengan demikian orang yang takut akan maut, terus menerus ketakutan dan tertawan seumur hidupnya.

Orang yang hidup dan mati dalam dosa akan langsung masuk Neraka, sesudah maut datang kepadanya. Dosa itulah sengat maut dan inilah yang membuat rohnya takut akan maut, sebab maut berarti hukuman kekal baginya. 1Kor 15:55-56.

Banyak orang tidak mengerti hal ini dan tidak sadaroleh karena tipu daya iblis, tetapi rohnya dapat merasakan ketakutan akan maut.

Jadi yang menyebabkan orang2 takut akan maut (sadar atau tidak) adalah dosa, yaitu:

  1. Tidak tahu kemana sesudah mati.
  2. Tidak tahu bila kematian menjemput.
  3. Ada yang tahu ada Surga dan Neraka tetapi keras hati dalam dosa, sehingga rohnya bisa merasa bahwa maut adalah penghukuman kekal, sehingga ia takut.
  4. Tanpa Tuhan Yesus, tidak ada yang bisa lepas dari perhambaan dosa, dari penghukuman dosa2nya.

Kalau ketakutan akan maut tidak hilang, orang itu akan diinjak-injak dan diperhambakan untuk seterusnya, seumur hidupnya oleh maut yaitu dosa dan iblis. Kita harus mati lepas dari dosa, juga dari takut akan maut, supaya jangan diperhambakan dosa dan iblis seumur hidup.

Hal2 yang meningkatkan ketakutan akan maut:

  1. Kemungkinan2 celaka / mati dari 1% – 100%. Tanggapan setiap orang berbeda, baik dari segi jasmani dan segi rohani. Untuk ancaman yang sama, ada yang menganggap itu sebagai kemungkinan mati 50%, yang lain hanya 10% atau yang lain justru 90% pasti mati dan ini kenimbulkan ketakutan yang makin besar.

Berita2, apalagi hoax, bisa membuat sangat takut sebab merasa kemungkinan kena makin besar. Berita2 bisa membuat ketakutan yang sangat Yeh 21:7/ Luk 21:26.

Tetapi Tuhan tidak tergantung dari kemungkinan sebab sehat sembuh, umur, selamat dll semua ada dalam tanganNya, dan ditentukan dengan adil, benar, tepat!

Sekalipun kemungkinan Ayub mati lebih dari 90%, tetapi kalau Tuhan menentukan ia hidup, ia tetap hidup, bahkan diberkati Tuhan 140 tahun lagi.

Kita harus hidup benar, sebab Allah yang menentukan hidup ini.Orang yang hidup dalam dosa, apalagi dosa2nya sudah melebihi batas, iblis menuntut hukumannya dan Allah yang adil akan menyerahkan orang berdosa yang melebihi batas dan yang waktu kemurahan Allah baginya sudah habis, diserahkan pada iblis dan maut seperti anak2 Ayub.

Check, apa hidup kita dipihak Tuhan dan berkenan kepadaNya, supaya jangan takut.

  1. Jalur hidup kita, di jalan sempit atau lebar Mat 7:13-14. Kalau di jalan lebar, sekalipun sekarang baik2, pasti akhirnya maut, dan sebaliknya

Jangan lihat gejala hari ini, tetapi mengerti bahwa akhir kehidupan itu akan datang cepat atau lambat.

Kenali sampai akirnya! Orang yang di jalan sempit akan disertai Tuhan sehingga bisa menghadapi ketakutan dengan Kristus, dan ia akan menang!  Roh Kudus sanggup memimpin kita lepas dari segala celaka, dan bahaya, juga sembuh dari penyakit dan lepas dari jerat setan atau kaki tangannya.

Orang yang di jalan lebar, akan mudah dikuasai oleh ketakutan yang bisa jadi kenyataan, bahkan yang tenang dan senang2 pun bisa tiba2 celaka, sebab lepas dari Allah dan ada dalam tangan iblis.

Tetaplah di jalan sempit (atau kalau ada di jalan lebar, bertobatlah, lalu pindah sekarang juga ke jalan sempit),

  1. Kebodohan jasmani dan rohani.

Pintar itu baik, tetapi sekalipun pintar secara jasmani, itu tetap terbatas dan tidak jarang yang pintar juga ikut jadi korban, sampai orang lain makin ketakutan.

Juga oleh kebodohan rohani jadi sesat Mark 12:24 dan binasa Hos 4:6. Sebab itu kita perlu belajar Firman Tuhan baik2, se-banyak2nya. Sebab justru di dalam janji2 Firman Tuhan sudah disediakan lengkap pertolongan Tuhan untuk segala perkara dengan mudah bagi yang mengerti dan percaya Mat 13:23.

Jadi yang membuat orang takut akan maut adalah hidup dalam dosa dan tidak bertobat sampai akhir, sebab tidak mau percaya Tuhan Yesus. Juga yang sudah percaya Tuhan Yesus, tetapi undur dan tetap berkeras hati dalam dosa Ibr 3:15.

Jadi orang yang hidup dalam perhambaan dosa, daging dan iblis itu selalu dibayangi dengan ketakutan akan maut dan se-waktu2 maut datang (rata2 semua tidak tahu waktunya) dan ia binasa untuk kekal. Inilah orang2 yang takut akan maut, sehingga seumur hidupnya tertawan dalam perhambaan dosa dan iblis.

Di dunia orang2 yang takut akan maut ini menderita, dan sesudah mati penderitaannya menjadi maksimal untuk kekal. Kita perlu berbelas kasihan untuk orang2 yang celaka ini, sekalipun banyak yang tidak merasa demikian, tetapi nasibnya pasti celaka untuk kekal.

HIDUP INI SUATU KESEMPATAN dan mati adalah akhirnya.

  1. Kesempatan untuk menentukan keselamatan kekal, yaitu melanjutkan ke Surga atau neraka, kita yg harus mengambil keputusannya Luk 12:57.
  2. Seberapa tinggi kemuliaan masing-masing di Surga ditentukan oleh tingkatan rohani tertinggi di dunia Luk 19:17, dan pahala yang kita terima dari perbuatan kita Wah 22:11. Akan ikut terus untuk kekal Wah 14:13. Juga hukuman di Neraka ditentukan oleh tingkatan dosa di dunia. Hidup di dunia ini menentukan nasib manusia untuk kekal.
  3. Jangan hidup sia-sia karena menuruti daging atau ditipu iblis, sehingga hanya mendapat kesukaan dosa sesaat dan binasa kekal Ibr 11 : 25. Jangan seperti orang kaya yg senang sementara di dunia dalam kesukaan daging, tetapi kekal dalam sengsara neraka, tetapi Lazarus sebaliknya meskipun menderita di dunia karena miskin, tetapi tetap berkenan pada Tuhan, tetap sejahtera dan indah untuk kekal di Surga. Luk 16:25. Jangan salah pilih.

TAKUT YANG NORMAL.

Definisi takut yang normal adalah keadaan atau perbuatan yang tidak wajar, yang bisa menimbulkan resiko bahaya, misalnya naik pohon kelapa, harus hati2 dan harus ada perlengkapan yang cukup supaya tidak jatuh; takut jatuh seperti ini adalah normal, sebab biasanya jalan di tanah, bukan memanjat pohon kelapa.

Dua ekstrem:

  1. Tidak takut, tidak peduli sebab bodoh, jemawa, lalai atau sebab ada keinginan yang salah/ dosa, apalagi kalau mata gelap, sehingga berani berbuat tanpa peduli atau takut resikonya. Termasuk juga mencobai Allah Mat 4:7, tidak ada pencegahan.
  2. Takut ber-lebih2 seperti dalam Luk 21:26 atau Yez 21:17.

Bagaimana kita bisa membuang takut yang ber-lebih2.

2.1. Tinggal dalam Kristus Yoh 15:5.

Ini berarti hidup dalam kesucian di jalan sempit (pikul salib) dan taat dipimpin* Roh, bukan hidup menurut daging. Kalau kita taat menurut pimpinan Roh Kudus, kita bisa mengerti perbuatan mana yang sesuai Firman Tuhan yang harus kita lakukan dengan pertolongan Roh Kudus Fil 4:3, Zak 4:6.

*) Untuk penuh dan dipimpin Roh, diperlukan baptisan Roh Kudus, lebih2 di akhir zaman seperti Putra manusia Yesus Mat 4:1, lihat M4204, M4205).

2.2. Bereaksi dengan betul:

  1. Bertindak dengan iman atas janji2 Firman Tuhan. Kalau belum berani, terus berdoa dalam Roh dan kebenaran dan ingat, baca ayat2 Firman Tuhan yang tepat, yang diingatkan Roh Kudus Yoh 14:26. Kalau ada iman akan ada kata2 iman dalam mulut kita Rom 10:8 atau nyanyian kemenangan iman Kis 16:25, 2Taw 20:22.
  2. Ada sejahtera dari Allah. Orang yang selalu penuh dan dipimpin Roh itu terus berdoa dalam Roh dan kebenaran, sehingga tetap ada sejahtera dari Roh Kudus memimpinnya Fil 4:7, Yoh 14:27. Tentu kita harus memperhatikan 7 Kebutuhan Pokok Rohani lainnya.
  3. Reaksinya betul dan tepat, baik dalam perbuatan dan perkataannya tidak ngawur, sebab bersandar Tuhan dan memakaihikmat dan kuasa Roh, sehingga tidak sampai takut ber-lebih2? Bukan dengan panik, bingung, kacau dsb, tetapi dengan sejahtera, sehingga bisa berpikir dan bereaksi baik sesuai pimpinan Roh Kudus.

Ini juga tampak dari kata2nya tetap terkendali dan benar, tidak ngawur dan ber-lebih2.

Contoh yang baik adalah seperti Ayub yang ada dalam bayang2 maut.

MENGHADAPI KEMATIAN.

Orang dosa.

Tanpa Kristus, tidak ada keselamatan Kis 4:12, Yoh 14:6. Ini orang2 yang akan masuk Neraka, peraturannya adalah:

  1. Kalau dosa2nya biasa, ia tetap hidup sampai jatah hidupnya habis, lalu mati masuk neraka.
  2. Kalau dosa2nya melebihi batas, langsung dipotong oleh Tuhan (biasanya ber-sama2 seperti Korah CS, 10 pengintai, 250 orang pemimpin2 Israel dengan pedupaannya (Bil 16:1-2, 32-35; 14:37). Lebih2 dalam zaman Nuh, semua mati ber-sama2.

Orang benar.

  1. Orang yang mati (tidur) dalam Kristus karena habis jatah umurnya 1Tes 4:14, atau yang jatah umurnya sudah ditambah. Tuhan selalu memberi yang terbaik untuk umatNya, tergantung dari masing2.
  2. Orang yang sempurna, langsung naik ke Surga pada waktu ia menjadi sempurna seperti Henokh, Elia, Musa mati dahulu, tetapi langsung dibangkitkan Allah.
  3. Orang2 yang ikut pengangkatan (jumlahnya sangat banyak, lebih kurang ratusan juta).

Orang benar tidak perlu takut mati, sebab:

  1. Tuhan yang menentukan, kalau belum, tidak akan mati seperti Daud yang belasan kali mau dibunuh Saul terus gagal, sampai Saul sendiri yang mati lebih dahulu.
  2. Kalau sakit ada 2 macam, yaitu:
  3. Karena dosa. Kalau bertobat, Tuhan sembuhkan. Disini bertobat dahulu baru iman, bahkan matipun bisa gagal karena bertobat seperti Yunus.
  4. Karena ujian, harus lulus dan sembuh seperti Ayub. Juga harus percaya bahwa Allah adil, baik, tidak salah, tepat waktu dan sanggup menyembuhkan dengan bilurNya 1Pet 2:24.
  5. Hajaran Maz 99:8.

Kadang2 meskipun bertobat dan Daud doa puasa, anak yang lahir dari hasil perzinaan dengan Betsyeba tetap mati.

Yang sering terjadi, kita tidak tahu bila jatah umur kita habis, tetapi kalau kita terus hidup benar, kalau selalu bersedia menghadap Tuhan Amos 4:12 dan mati berarti dibawa Tuhan besertanya. Memang gelo, perasaan hatinya sedih sebab harus berpisah, tetapi hanya sementara, akan bertemu di Surga.

VII. JANGAN TAKUT ANCAMAN MAUT.

Ini tidak mudah, sebab orang kuat dan orang pintar juga bisa gagal. Alexander The Great sukses tetapi mati muda, sehingga suksesnya, hartanya, tabib2nya, kesukaannya, semuanya seperti tidak ada gunanya. Mengapa? Sebab semua ini ditentukan sendiri, dengan unsur2 manusiawi padahal yang menentukan maut adalah Tuhan.

Kalau kita berkenan pada Tuhan, kita bisa masuk dalam rencanaNya tanpa takut jerat maut seperti Alexander, Herodes, Haman dll Ams 14:27, bahkan dalam rencana Allah, kita bisa naik sampai ke puncak yang indah untuk kekal seperti Abraham Kej 25:7. Jusuf Kej 50:26. Yacob Kej 49:33. Keindahan dari Allah

dilanjutkan dalam Surga kekal.

Supaya kita lepas dari cengkraman takut akan maut, maka:

  1. Hidup benar sampai ke akhir Mat 24:13, berkenan pada Tuhan, jangan ada dosa, sebab dosa itulah sengat maut, sebab dosa tidak boleh masuk Surga Wah 21:27. Sebab itulah yang paling menakutkan dari maut, hukumankekal dalam Neraka. Orang yang berdosa upahnya maut, pasti akan ada takut akan maut Rom 6:23.

Setiap saat harus benar siap menghadap Tuhan Amos 4:12, sebab kita tidak tahu bila saatnya Yak 4:14, dengan demikian, ber-sama2 Tuhan kita tidak takut akan maut.

  1. Taat akan Firman Tuhan. Tidak hanya hidup benar, sebab yang tidak melakukan kehendak Allah sesuai dengan Firman Tuhan, ditolak Allah Mat 7:21. Sebab itu kita perlu terus belajar Firman Tuhan, makan roti dari Surga setiap hari Mat 4:4, sehingga terus bertumbuh dalam pengertian Firman Tuhan 2Pet 3:18. Orang yang makin mengerti kebenaran Firman Tuhan, dapat taat dengan makin sempurna; Tidak sampai tertipu atau disesatkan segala keinginan daging, dunia dan iblis, sehingga buah2nya makin banyak Mat 13:23. Orang berdosa itu milik iblis Yoh 8:34, 1Yoh 3:10, sehingga dibutakan mata hatinya oleh iblis 2Kor 4:4. Orang2 seperti ini mudah disesatkan oleh iblis, perasaan hatinya rusak mereka tetap sejahtera, merasa hidupnya baik (padahal banyak dosanya), tahu2 masuk Neraka, tidak bisa kembali. Orang beriman pun ada yang tertipu sebab keras hati dalam dosa Ibr 3:15 sehingga tidak mengerti kebenaran Firman Tuhan yang memerdekakan dari semua ketakutan Yoh 8:32. Sebab itu harus hidup benar dan taat melakukan kehendak Allah dalam pimpinan Roh Kudus.
  2. Terus meningkat dalam kesucian dan pimpinan Roh. Jangan hanya hidup asal benar, di perbatasan sebab ini tempat kritis, lupa, tidak sadar tahu2 hidup dalam dosa atau ikatan dosa (benci, zinah, cinta uang, iri, sombong, kuasa gelap dll) maka kalau tiba2 bertemu Tuhan, hilang keselamatannya. Juga yang ada dosa akan digarap, diikat dan ditumbuhkan iblis dalam dosa Ams 6:27-28, akhirnya dijerat dipojokkan setan, bahkan bisa bunuh diri seperti Yudas, Saul.

Sebab itu jangan asal benar, hanya di perbatasan, harus tumbuh, sehingga aman dipimpin Roh dalam kesucian, dan  kemungkinan jatuh dan tertipu iblis makin kecil dan bisa selalu hidup dalam kesucian karena dipimpin Roh sebab itu tumbuhlah terus dan pakai hidup ini untuk berkenan pada Tuhan, itu indah di dunia sampai kekal.

Sebab itu selain dalam Perjamuan Suci kita periksa diri, juga setiap hari tetaplah dalam sejahtera Allah. Roh Kudus akan menolong kita tetap aman dalam jalan keselamatan Pil 4:7. Biasa kalau ada dosa atau niat dosa, sejahtera hilang jadi gelisah, kita harus segera periksa diri.

  1. Hadapi dengan iman.Kalau hidup rohani sehat, imannya juga sehat, kita bisa memegang janji2 Tuhan dan terpelihara sesuai dengan Firman Tuhan. Misalnya:
  2. Tuhan memelihara kita dalam lembah bayang2 maut Maz 91:7.
  3. Tuhan memelihara dengan sangat teliti Mat 10:30 tidak ada kebetulan, Dia sanggup memelihara kita. Tuhan bisa menolong semua .pa

perkara, baik sakit, kekurangan, ancaman bahaya dll.

  1. Bahkan segala perkara celaka akan jadi kebaikan bagi orang yang cinta Tuhan Rm 8:28, bahkan jadi kejutan indah, sebab hidupnya diperkenan Tuhan 1Kor 2:9, seperti Yosafat yang takut, tidak berdaya dan tidak tahu harus berbuat apa, tetapi ia maju dengan iman dan celaka besar itu menjadi kemenangan besar yang luar biasa, Beracha 2Taw 20.

Orang yang punya iman, bisa hidup dengan iman Rom 1:17, tidak mudah diguncang oleh segala macam ketakutan. Orang beriman hidup dengan iman, dan terus menerus dengan iman, dari satu iman (di atas satu janji Allah yg tepat), kepada iman yang lain lagi (berdasar ayat lain yang tepat) Rom 1:17. Ayat2 tentang janji kesembuhan, nafkah, keluarga dll itu biasanya ada sendiri2, tetapi juga ada janji untuk semuanya ber-sama2. Sebab itu kita perlu banyak belajar Firman Tuhan dan banyak berdoa dalam Roh dan hidup benar Yoh 4:23, maka Firman Tuhan yg kita pelajari bisa kita mengerti dan oleh karena Roh Kudus bisa berubah jadi iman Rom 10:17, 2Kor 3:6. Orang ini akan hidup dengan iman, jasmani dan rohani.

  1. Hasilnya dari orang yang lepas dari takut akan maut.

Kalau kita memperhatikan hal-hal ini baik-baik, maka sekalipun masuk lembah bayang2 maut, itu justru bisa jadi masa pengolahan yg sangat efektif. Seperti Yusuf, Daniel, Elia, dll yang masuk dalam lembah bayang2 maut  tetapi justru dengan demikian mereka masuk dalam padang gurun Tuhan untuk pengolahan. Misalnya Elia di sungai Kerit, ia yakin dan dengan iman ia terpelihara (satu tahun 1 Raj 17 : 5-7) juga secara rohani ia hidup, bersekutu dan berjalan dengan Allah sehingga rohaninya makin tumbuh begitu indah, dan ini menjadi andil untuk masuk dalam kesempurnaannya.

Jangan sampai diperbudak oleh takut akan maut, sehingga jadi bantut, undur dan binasa.

VIII. TAKUT ITU, BISA MENULAR.

  1. Penularan dosa atau ketakutan itu biasanya diantara golongannya sendiri. 10 Pengintai orang Israel yang takut akan raksasa Kanaan, menularkannya pada semua orang Israel, sehinggasemua ketularan dan semua jadi takut lalu bersungut-sungut.
  2. Di pihak Tuhan Rom 8:31,37. Jangan ada dosa, itu jadi kelemahan dan setan bisa masuk lewat dosa apa saja, lalu dengan mudah diikat dengan ketakutan, jadi takut.

Orang2 beriman yang hidup dalam Kristus, dipimpin Roh, biasanya punya imunitas yang cukup yaitu:

  1. Dipimpin dan diingatkan Roh Kudus.
  2. Punya pendirian yang kuat di atas pengertian Firman Tuhan yang terus bertumbuh dan ditaati. Mat 7:24-28.
  3. Punya perisai iman Ef 6:16.

Iblis bisa memanahkan anak panah berapi iblis, baik lewat pikiran, berita, kemungkinan2, peristiwa dan apa saja. Kalau punya perisai iman (punya kata2 iman Rm 10:8), maka iman kita dikuatkan dan tidak takut dipengaruhi apapun sekalipun kemungkinannya besar. Ingat Ayub!

  1. “Penularan” rohani. Kalau iblis mendorong orang2nya menularkan dosa dan ketakutan, kita juga harus menjadi berkat, menggarami orang2 sekitar kita. Baik orang berdosa supaya bertobat dan lepas dari ketakutannya dan orang2 beriman saling menguatkan supaya tetap suci dan tumbuh bersama dalam rencana Allah.

Memang bedanya untuk penularan dosa dan ketakutan itu bisa berjalan otomatis, sebab didorong oleh daging, ini se-olah2 jalan menurun.

Tetapi untuk menularkan hal2 rohani, yaitukeberanian, pengurapan dan kesukaan Tuhan itu seperti jalan naik, lebih sulit, tetapi dengan Roh Kudus jadi mudah Pil 4:13, Zak 4:6.

  1. Berdoa nonstop dalam Roh dan kebenaran dan me-muji2 Tuhan dengan nyanyian kemenangan iman Yosafat 2Taw 20:21-22. Terus minta pimpinan Roh Kudus dengan berdoa dalam Roh dan kebenaran.

Sebab itu tidak perlu takut, tetapi selalu ber-jaga2 dan menyaring, meneliti semua yang dihadapinya.

Sebetulnya semua ini tidak sulit asal kita benar di hadapan Allah dan taat dipimpin Roh melakukan kehendakNya sesuai FT.

Yang penting, mau hidup dalam kesucian, berkenan pada Tuhan, maka Roh Kudus akan memimpin dan menguatkan kita terus menerus. Asal kita mau hidup benar, tulus dan dengan segenap hati dan mau bertekun dalam 7 KPR, maka Roh Kudus akan menolong segala kekurangan dan kelemahan kita.

Ini luar biasa, sekalipun daging menarik orang2 beriman dalam ketakutan dan dosa, tetapi Roh Kudus dan Firman Tuhan memberi kekuatan, keberanian, kemenangan yang berlipat kali ganda untuk menghadapi semua ancaman2 ketakutan ini.

KESIMPULAN.

Orang beriman itu bisa hidup di taman  yang indah penuh bunga2, tetapi juga di lembah bayang2 maut, kita tetap ada sejahtera, sebab Tuhan berjanji akan menyertai kita Maz 23:4. Tuhan itu segala2nya bagi hidup dalam dunia ini, sebab itu kita tidak perlu takut, bahkan terhadap hal2 apa saja kita harus menang, sebab tidak ada yang kebetulan, Tuhan izinkan terjadi pada kita untuk kemenangan kita!

Jangan bereaksi dosa dan selalu taat menurut pimpinan Roh, sesuai dengan Firman Tuhan dalam menghadapinya, maka kita akan lulus dan itu indah; Bahkan semua ini akan menjadi kebaikan, peningkatan (naik kelas) bagi kita, bahkan juga kejutan2 yang indah dari Tuhan.

Kita belajar melatih diri kita dalam hal2 yang kecil, sehingga kita juga bisa menang dalam perkara2 yang besar dll nya dan meningkat dengan iman sesuai rencana Allah menuju hal2 yang lebih besar yang disediakan Allah Luk 16:10.

Dalam bayang2 maut, terang Kristus jadi berkat, kemenangan dan hal2 indah2 yang sudah disediakan Allah bagi orang yang berkenan terus kepadaNya.

Nyanyian:

Janganlah takut, karena Akulah AllahMu.