M4187 – Mazmur 52:1-9. Lidah Yang Setajam Pisau Cukur

MAZ 52:1. NYANYIAN MAZMUR DAUD.

Nyanyian ini ditulis sebab Doeg (TL: Dowej) datang melapor pada Saul ten-tang Daud ke rumah Ahimelech.

Doeg adalah orang Edom yang adalah penghulu, kepala dari gem-bala2 Saul. 1Sam 21:7. Aneh, mengapa kepala gembala Saul seorang Edom, kalau bukan kepala gembala, masih mungkin. Apakah tidak ada orang Israel yang bisa dijadikan kepala gembala2 Saul. Dari mana Saul mendapatkan orang ini, sebab Edom selalu memusuhi Israel dan Tuhan tidak berkenan pada Edom Mal 1:3. Juga orang kafir tidak boleh berdiri di hadapan Tuhan, apa-lagi beribadah (TL), dikhususkan mela-yani Tuhan (TB) itu pasti melawan Fir-man Tuhan (hanya orang Lewi yang boleh melayani Tuhan).

Memang orang2 dari Saul itu mutunya jelek, sikap perbuatannya sangat jelek dan keji (dalam perang melawan Amalek berbuat dosa besar, terhadap Daud yang tidak salah, mau ikut membunuh dll).

Doeg membunuh 85 imam, juga semua istri dan anak2nya, bahkan bi-natang2nya juga dibunuh semua. Se-luruh isi negeri Nob dibinasakan Doeg seorang diri. Begitu kejam, seperti Simeon dan Lewi berdua  (Doeg hanya seorang diri) membunuh seluruh negeri Sichem Kej 34 (sekalipun Simeon dan Lewi anak, Yacob bapaknya tidak setuju bahkan waktu memberkati semua anak2nya, Simeon dan Lewi dikutuki Kej 49:5-7. Ini perbuatan yang sangat keji yang diperbuat oleh Saul lewat tangan Doeg!

Mengapa Tuhan mengizinkan selu-ruh keluarga imam Eli dibinasakan kecuali Abiathar? Ini sebelumnya su-dah dinubuatkan 2 hamba Tuhan da-lam 1Sam 2:27-36; 3:11-18, Eli “cukup baik”, tetapi kena hukum sebab me-manjakan anak2nya sehingga menjadi sangat jahat di hadapan Allah, maka seluruh keluarga Eli dihukum. Orang yang melayani dengan tulus dan ber-kenan pada Tuhan akan sangat diber-kati sampai kekal, tetapi yang main2, bahkan orangtua yang tidak menya-lahkan dan menertibkan anak2nya juga akan kena hukuman yang dahsyat. (Tentara yang ikut Saul waktu itu tidak mau menurut perintah Saul untuk membunuh 85 imam2 dengan pakaian imam, tetapi mereka juga berdiam diri melihat Doeg beraksi dengan sangat kejinya. Tentara ini mungkin tidak punya pengertian, pendirian dan sikap yang betul, hanya menonton peristiwa kejam yang sangat biadab. Heran juga imam2 semuanya tidak melawan? Ka-lau melawan pasti ceritanya berbeda).

Mengapa satu keluarga bisa binasa bersama? Biasanya dalam satu ke-luarga ada cacat atau tabiat bawaannya yang jelek. Misalnya som-bong, pura2, manis mulut, kebencian rasial, kikir dll, dan biasanya seluruh keluarga begitu. Mungkin bawaan atau adat, kebiasaan bersama dan biasanya dalam hal itu semua anggota keluarga “buta”. Kalau tahu (dari Firman Tuhan, Roh Kudus, nasehat dalam tubuh Kris-tus), berusahalah dengan segera untuk berubah 2Kor 5:17. Pasti bisa asal sadar, mau, supaya jangan sampai kena kutuk keluarga seperti keluarga Eli ini.

Daud datang ke rumah Ahimelech, diberi roti dan pedang Goliat, tetapi waktu itulah Doeg ada disitu (ber-ibadah, pelayanan 1Sam 21:7) dan mulut Doeg yang menyampaikan se-gala hal ini pada Saul, sehingga Saul sangat marah. Doeg, orang Edom ini perasaan hatinya sudah hangus, apa-lagi ia punya kedudukan tinggi dan kuasa dalam milik Saul (jadi kepala gembala), ia bebas bicara pada Saul. Kesempatan mengambil hatinya lebih lanjut lagi, sehingga ia menjadi makin besar dalam rumah Saul.

Daud menulis mazmurnya ini, jadi nasehat yang tegas untuk orang yang tidak menjaga lidahnya dari tipu daya, membuatnya menjadi pembunuh seperti Doeg.

MAZ 52:2. LIDAH SEPERTI PISAU CUKUR.

Lidah itu bisa menjadi berkat, bisa menjadi laknat, bahkan bisa ber-sama2. Ini bisa jadi, tetapi ini tidak patut, tidak pantas dan sangat jahat di hadapan Tuhan Yak 3:9-12.

Lidah yang berkenan pada Tuhan adalah lidah yang hanya dipakai untuk Tuhan menjadi berkat; Lidah yang baik masih bisa keliru atau salah pakai, lebih2 kalau dalam hati timbul dosa. Lidah itu hanya alat, ditentukan oleh isi hati dan pengertian, tabiat orang itu Mat 12:34. Dari dalam hati keluar melalui mulut, sebab itu nomer 1 harus membersihkan hati, tanpa ini, mem-bersihkan mulut itu sia2 Ams 30:20, Mat 23:26.

Orang yang sudah memelihara hati dan mulutnya, maka ia bisa tumbuh menjadi mulut yang tidak bersalah, itu salah satu tanda dari kesempurnaan Yak 3:2, Wah 14:5 (tanda kesempur-naan lain adalah suci tingkat Ruangan Maha Suci, mutlak tidak berdosa lagi, termasuk mulutnya dan kasihnya se-perti Kristus, penuh, sempurna dan tentu juga ada tanda2 lainnya), sebab itu orang yang tumbuh rohaninya itu pasti menjaga mulutnya baik2 dari dusta, ber-bantah2, pura2 dll, sehingga tidak sampai bersalah. Jadi menjaga mulut itu salah satu hal yang mutlak dalam pertumbuhan iman. Untuk ini, mutlak perlu hidup dipimpin Roh dan salah satu tanda orang yang sedang dipimpin Roh (apalagi kalau sudah mahir), ia menjaga mulut atau lidahnya baik2.

Cara menjaga lidah:

  1. Lahir baru.
  2. Penuh dan dipimpin Roh.
  3. Limpah 7 KPR.

Secara khusus: Kebiasaan yang salah dengan lidah juga diganti dengan yang betul antara lain:

  1. Lambat bicara Yak 1:19. Jangan malu kalau belum bisa langsung menjawab, tunggu sampai dapat jawaban yang benar dan peneguhan dari Roh Kudus dengan ayat yang tepat Yoh 14:26.
  2. Berkata jujur, ya di atas yang ya Mat 5:37. Jangan ya dan tidak sama atau ngawur, lebih baik lambat bicara. Kalau toh salah, segera dikoreksi atau minta maaf.
  3. Kalau belum yakin betul (dunia sekarang penuh dengan dusta = hoax) jangan bicara, jangan diteuskan atau kalau perlu tunjukkan sumbernya, kalau kita yakin itu mungkin sekali betul dan sudah diteguhkan oleh Roh Kudus Rom 9:1. Sebab itu berdoalah dalam hati, lebih2 dalam Roh dan kebenaran, sebelum bicara.

Lidah yang menjadi kutuk.

Ini bisa terjadi kalau:

  1. Bicara sembarangan, tanpa dipikir, ataudisaring. Harus punya saringan Firman Tuhan dan Roh Kudus Ams 12:18. Tanpa dipikir, lidah menjadi ta-jam dan korbannya banyak. Sebab itu jangan asbun (asal bunyi) akan menye-sal! Orang bijak dan bodoh itu tampak dari caranya bicara, apakah cepat dan banyak bicaranya. Sekalipun pintar dan pengalaman, tetapi kalau bicara, selalu direm dan disaring.
  2. Banyak bicara banyak salah. Ams 10:19. Biasanya orang ini juga cepat bi-cara sehingga bicaranya banyak. Jangan lupa buang segala kebiasaan bicara yang salah!
  3. Tidak bisa menahan diri.

Sebab tidak bisa menguasai hatinya yang penuh dosa, kebencian, marah, emosi, dibakar oleh orang lain atau emosi sendiri yang tidak dikendalikan, apalagi tidak bisa menyangkal diri.

Orang yang takut akan Allah, bisa menahan diri, sebab takut hukuman Tuhan. Orang yang mengerti lebih ba-nyak Firman Tuhan dan mau dipimpin Roh, takutnya akan Tuhan makin nyata dan tidak mau menyakiti hati Tuhan. Tetapi orang yang tidak bertobat, tidak peduli dan mengecilkan Tuhan seperti orang2 yang melawan Musa itu mu-lutnya sangat jahat, melawan dan ber-sungut2, itu didengar Tuhan dan hu-kuman Tuhan berlaku atas mereka Bil 14:28, misalnya Ay 3:25, 2Raj 7:2

Sengaja bicara tajam atau jahat.

Memang dengan sengaja, dan sudah direncanakan dengan rencana yang dosa/ jahat.

Kalau perasaan hatinya sudah hangus, terbakar, rencana jahatpun berjalan dengan lancar, tidak ada takut, ber-debar2, gelisah, tetap ada sejahtera Ams 14:16. Orang yang sudah mahir berdosa, ia dapat berbuat kejahatan dan hatinya tenang, sejahtera. Tetapi orang yang memelihara hidupnya da-lam kesucian, baru berpikir dosa saja, hatinya sudah gelisah.

Dalam zaman sekarang HP (gadget) itu adalah tanda khas Wah 22:11, yaitu:

  1. Surga dan neraka ber-sama2 di dalamnya. Jangan ditipu anak2 atau orang2 yang berkata bahwa iamelihat hal2 Surga (misalnya Alkitab, kesaksian dll), tahu2 sudah lihat pusat2 kekejian Neraka dalam HP yang sama.
  2. Pergaulan yang sangat jahat. Zaman dahulu orangtua dan gembala2 kecil akan mudah melihat anak2nya ada dalam pergaulan yang jahat dan bisa segera menolongnya 1Kor 15:23. Sebab tampak jelas mereka masuk Sodom (pergaulan dengan orang2 dan tempat yang jahat)seperti Lot; zaman sekarang pergaulan yang jahat itu tidak tampak, tetapi sudah terjerumus sangat dalam di Sodom, lewat HP. Jangan lupakan hal ini, awasi dengan hikmat dan kuasa Allah akan anak2 atau domba2 yang jadi beban kita, supaya anak2 / dom-ba2 Tuhan tidak terjerumus dan celaka seperti Lot.
  3. Saluran dusta iblis. Iblis itu bapak pembohong dan penipu Yoh 8:44. Kalau kata2nya benar, itu hanya se-bagian atau pura2, tetapi selalu racun dusta itu ada di dalamnya. Berita2 zaman sekarang, lebih2 dalam HP ada begitu banyak dusta. Orang2 duniapun tidak lagi bisa mencegah hoax lewat HP dan iblis menabur banyak hal2 dosa yang keji2 lewat saluran hoax ini (memang HP juga bisa netral dan ada hal2 rohani, tetapi lebih didominer dari hal2 gelap).

Kesalahan bicara dan dusta diper-besar dan diperbanyak dengan luar biasa dan dengan cepat oleh alat ini. Lidah para pendusta bisa jadi hebat sepertilidah iblis dengan HP, sangat hebat dan cepat. Tuhan izinkan, sebab dosa dan kesucian akan sama2 me-muncak Wah 22:11. Banyak orang ma-suk jerat dari dosa yang meningkat sangat cepat dan tinggi. Ini salah satu tanda akhir zaman Mat 16:3. Berse-dialah, sebab selain dunia masuk dalam puncak2 dosa, juga kita akan masuk dalam puncak2 kesucian yang  sangat indah, yaitu untuk yang bersedia seperti ligabis.

Doeg bisa cepat sampai puncak2 kejahatan dan mendapat kesempatan untukmencapai tujuannya hanya de-ngan lidah, tetapi tajam sekali. Ia tahu hati Saul penuh dosa (iri, benci, meng-halalkan segala jalan dll), sebab itu Doeg yang dipercaya dan punya fasi-litas langsung dengan Saul, membakar hati Saul, lalu tiba2 malapetaka pem-bunuhan itu langsung terjadi dengan mengejutkan. Dengan lidah yang tidak dikendalikan, orang bisa cepat, lang-sung sampai di puncak kejahatan yang keji, seperti kapal yang dikemudikan dengan jahat, bisa langsung menabrak dan hancur Yak 3:3-4, tampaknya api kecil, tetapi bisa membakar hutan besar dan ia sendiri binasa Yak 3:5-6.

MAZ 52:3. CINTA DUSTA DAN KEJAHATAN LEBIH DARI KEBENARAN.

Ini Doeg, juga orang beriman yang beri tempat pada iblis, bisa jadi 8 kali lebih jahat Mat 12:45. Ini orang yang sudah terlambat (kasep). Orang beriman wak-tu lahir baru itu cinta kebenaran, benci dosa, istimewa dusta Ibr 1:9. Kalau tidak dipelihara, permulaan yang indah ini bisa jadi rusak dan kalau terlambat sulit diperbaiki, apalagi kalau sudah sempurna dalam dosa. Jaga hati ter-lebih dari segala perkara Ams 4:23. Kalau dipelihara, jadi sulit berdosa, se-hingga bisa tumbuh cepat dalam ke-sucian, makin suci makinmasuk dalam rencana akhir zaman Allah (rencana penamatan) yang luar biasa indahnya dalam kesucian dan ketaatan. Perasaan hati harus dijaga tetap peka, sehingga makin mahir jalan dalam Roh, maka bisa masuk puncak kesucian. Orang yang tidak ber-jaga2 akan cepat ter-seret masuk dalam puncak dosa.

MAZ 52:4. LIDAH PENIPU.

Seperti lidah iblis, bapak penipu, pendusta. Dusta atau jujur itu per kasus, tetapi penipu, pura2 atau munafik itu menjadi cara hidup se-hari2.

Ada yang pura2, bohong, sebab takut akibatnya, tetapi kalau dibiarkan, tidak bertobat akan jadi tabiat penipu dan munafik, sehingga tidak lagi terasa. Ini seperti “orang2 rohani” dalam za-man Kristus I yaitu orang Parisi dan ahli Taurat Mat 23. Kita harus tetappeka akan dosa dusta, dan buang setiap kali ada tipu. Tuhan akan memberi hikmat dan menolong sehingga kita bisa tetap ber-kata2 benar.

Dosa penipu dan munafik, itu seperti balok, ini mudah tampak kalau ada nasehat dalam tubuh Kristus dan yang mau bertobat akan lepas.

Dusta adalah tanda khas adanya setan dan pekerjaan setan seperti ben-ci (ini lawannya kasih dan kebenaran Allah). Kalau ada Roh Kudus tidak mau berdusta sekalipun rugi dan resiko. Kalau ada dusta putih atau hitam, itu dipimpin iblis. Jangan beri tempat atau kesempatan pada iblis. Sekalipun takut, berdoalah pada Tuhan yang akan me-nolong kita, sehingga bisa tetap cinta dan hidup benar, bukan benci atau dusta.

MAZ 52:5-6. DIBINASAKAN ALLAH.

Hukuman dahsyat pasti ada, tetapi bagaimana Doeg dihukum, tidak ditulis dalam Alkitab. Ini orang yang mati ro-hani, tidak lagi di negeri orang hidup, sebab orang ini dicabut keluar dari Ruangan Suci dan Halaman. Juga satu kali kelak di Surga kekal. Orang benar akan mengerti dan menjadi takut dan tidak berani berdusta dan ia mener-tawakan, menyalahkan orang2 yang tidak takut akan Tuhan, sehingga berani berdusta terus.

MAZ 52:7. MENGAPA ORANG BERDUSTA?

Sebab bersandar pada kekuatan, keka-yaan dan kemampuannya sendiri, ka-rena itu terbatas, terpaksa harus berdusta untuk jalan lepasnya. Kalau seorang harap Tuhan yang tidak terbatas ia tidak akan berdusta, tetapi menunggu jawaban dari Tuhan, pasti ada dan benar Mat 10:19. Sebab itu peliharalah hidup rohani (7 KPR) dan terus berdoa, istimewa dalam Roh dan kebenaran, sehingga kita bisa tetap dan tumbuh makin cinta kebenaran dan benci dosa, maka Roh Kudus akan memberi jawaban yang tepat dalam mulut kita.

MAZ 52:8-9. POHON ZAITUN YANG HIJAU SEBAB KEMURAHAN ALLAH.

Kalau berharap pada diri kita sendiri, masih bisa salah dan jatuh, tetapi kalau harap kemurahan Allah, kita akan tetap hijau, segar berkemenangan sebab ter-tanam dalam rumah Allah Maz 92:14. Orang yang tertanam dalam rumah Tuhan akan tumbuh dalam mencintai kebenaran dan membenci dosa; kalau toh lemah atau jatuh, Tuhan sanggup menolong Ams 24:16 dan akan bangkit kembali, tidak sampai masuk jerat iblis yang penuh dusta dan kebinasaan. Tentu lebih baik tidak sampai jatuh, tetapi tetap benar sebab Roh Kudus sanggup menolong kita Fil 4:13 dan Tuhan tetap beserta, sebab itu kita bisa memuji Tuhan untuk selamanya. Pasti Tuhan sanggup menyelamatkan orang yang mau taat, maka Tuhan akan memimpinnya sampai ke akhir Fil 1:6, Ibr 7:25. Orang2 suci akan bersukacita sebab dengan Tuhan, lidah kita bisa tetap lepas dari dusta dan lidah yang jahat, bahkan jadi lidah yang tidak bercacat cela, sangat indah, sampai sempurna.

KESIMPULAN.

Hati2 dengan lidah. Ada orang berjudi, berzina, cinta uang, membunuh dll sehingga celaka, tetapi orang yang tidak memelihara lidahnya, mengira tidak apa2 dikira kesalahan lidah itu hanya perkara kecil, tahu2 hutan besar terbakar dan ia sendiri binasa Yak 3:6 seperti Doeg, lidahnya bisa menjadi satu dunia kejahatan dan orang seperti ini akan binasa! Diantara segala ang-gota tubuh, lidah itu dapat membakar semuanya, mencemarkan seluruh tu-buh dan semua gerakan hidup terbakar oleh lidah yang jadi jahat ini. Jangan lupa memelihara hati dan punya sa-ringan Roh Kudus, Firman Tuhan dan nasehat tubuh Kristus, sehingga hati terpelihara dalam kesucian dan lidah tidak membuat cacat sampaiseperti balok, tetapi tetap benar dan menjadi sumber berkat sebab dipimpin Roh Kol 4:6. Lidah harus dikendalikan dengan hati yang suci, supaya kapal hidup kita lurus dan cepat sampai (tumbuh kepada) tujuan yang mulia untuk kekal.