M4188 – Yakobus 4:13-17. Insya Allah, Kita Akan Hidup Dan Membuat Ini Dan Itu

YAK 4:13. RENCANA MANUSIA.

Manusia.

Tidak semua orang mau hidup “me-ngalir saja”, menuruti arus atau sikon, sebab manusia ingin mencapai suatu tujuan atau mencari yang lebih besar lagi. Sebab itu timbul rencana jangka pendek dan panjang, bahkan ada yang tetap punya rencana sampai pensiun dan usia lanjut. Mulai dari sekolah, nikah, bekerja dll, rencananya terus berubah, berbeda, terus sampai men-capai cita2 yang di awan2. Tetapi kemampuan manusia sangat terbatas, manusia tidak tahu apa yang akan terjadi, semua di kira2, makin lama makin sulit me-ngira2. Bandingkan apa yang akan terjadi 1 jam lagi dan 1 tahun lagi, apalagi 30 tahun lagi, makin lama makin gelap pekat.

Tetapi Tuhan yang Maha tahu itu, tahu apa yang akan terjadi yang akan datang, dengan tepat dan lengkap, dari kekal sampai kekal. Tetapi Dia tidak menentukan lebih dahulu, tetapi Dia tahu lebih dahulu. Sebab itu, berdasar kemaha tahuanNya ini, Ia bisa memilih dan menentukan lebih dahulu seperti Saulus yang dipisahkan dan dipanggil sejak dari rahim ibunya sampai menjadi Paulus dan sampai saat terakhir Gal 1:15. Karena Ia tahu lebih dahulu, Ia sudah memilih atau menetapkan lebih dahulu untuk kepentingan orang itu Rom 8:29.

Kalau kita bekerja sama dengan Tuhan, maka Tuhan yang tahu yang akan datang, Tuhan memilih yang terbaik untuk kepentingan kita (sebab Dia cinta) dan kalau kita mau taat dipimpin olehNya, kita akan mengalami rencanaNya yang terbaik, yaitu diolah sampai menjadi sempurna seperti Dia sendiri 1Kor 11:1, Mat 5:48. Sebab itu sangat penting untuk mengerti maksud dan rencana Allah yang mempunyai rencana untuk membuat yang terbaik bagi masing2 kita yang menjadi anak2Nya Yoh 1:12, tanpa membeda-kan orang Rom 2:11. Orang yang mau percaya, mengerti maksud Allah dan mau dipimpin Roh Tuhan, akan dapat mengalami rencana Allah yang terbaik, bahkan sempurna, asal tetap taat dipimpin Roh.

Yunus dipimpin ke Niniwe, menolak sebab hatinya benci pada Niniwe, ia lari ke Tarsis, Ia ditertibkan dalam perut ikan, baru karena “terpaksa” ia taat, te-tapi tidak sepenuh hati, sebab itu rencana Allah tidak mulus,merosot jadi jelek. Sayang, sebab tidak percaya, ti-dak taat, lalu bertindak menurut ke-hendak sendiri, semaunya sendiri, kehilangan rencana Allah yang terbaik.

Seharusnya:

– sesudah menjadi milik Tuhan, kita ha-rus percaya dan menyerah kepadaNya, sebab Tuhan akan berusaha mengolah kita sampai menjadi sempurna seperti Dia. Sebab itu kita harus percaya dan menyerah kepadaNya, sehingga kita bukan lagi pemilik dari hidup ini, tetapi Tuhan Gal 2:20, Fil 1:21.

– Berdoalah seperti Putra manusia Yesus Mat 26:39.

– Kalau toh kita membuat rencana sendiri, katakanlah insya Allah = jikalau Tuhan menghendaki; Baru saya laku-kan, tetapi kalau Tuhan tidak setuju, kita batalkan Yak 4:13-17. Jangan merencanakan baik jasmani dan rohani sendiri,dengan kemauan dan kehendak sendiri, tetapi terus ber-sama2 Tuhan, supaya rencana Allah yang tertinggi, terbaik, termulia bisa jadi dalam hidup kita. Itulah orang2 percaya, kita hidup dengan iman kepada Tuhan, bukan dengan kehendak kita sendiri.

YAK 4:14. TIDAK TAHU HARI ESOK.

Banyak hal yang tidak kita duga, justru terjadi, mulai dari tsunami, wabah corona dll, apalagi orang mati dll. Meskipun demikian, karena manusia itu mahluk bebas, punya kehendak dan kemauan sendiri, biasanya sebab ada maksud2 tertentu, manusia tetap membuat rencana sendiri, yaitu:

  1. Rutin, ini termasuk rencana untuk dijalani terus menerus setiap hari.
  2. Rencana baru, baik jangka pendek dan panjang (makin panjang makin ka-bur dan tidak menentu).
  3. Tanpa rencana; ini biasanya di-anggap tidak bermutu, kurang serius, kurangbertanggungjawab, hanya ikut arus keadaan atau sikon, sebab paling sedikit rata2 orang punya keinginan dan rencana, sehingga biasanya manu-sia menetapkan target atau tujuan tertentu yang harus dicapai dengan rencana tertentu.

Tetapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok, sebab itu kita tidak bisa merencanakan dengan baik, hanya kira2 dengan pikiran kita sendiri. Ada insinyur baru lulus, rencana mau be-kerja ini dan itu. Pada waktu ia rekreasi di danau, sesudah lulus, ia tenggelam, semua rencananya bubar. Sebab itu untuk rencana yang baik di dunia (apa-lagi untuk yang kekal, kita buta sama sekali) kitamutlak perlu minta pimpinan Tuhan. Paling baik dalam setiap ren-cana kita, kalau kita dapat berkata: “kalau Tuhan menghendaki”,  baru kita melakukannya, bahkan kita juga me-nunggu nasehat dan koreksinya dan siap mengubah sesuai pimpinan Roh Kudus Fil 3:15.

Bagaimana hidup dan pelayanan Putra manusia Yesus? Tanpa ada rencana manusiawi, tiba2 ada rencana mem-beri makan 5.000 orang laki2 (total lebih kurang 20 ribu. Semua ini tanpa rencana, tetapi sukses 100% bahkan masih lebih 12 bakul, tanpa sisa hu-tang. Tiba2 KKR dan ribuan orang da-tang tanpa pengumuman atau rencana sama sekali. Tempatnya tidak diren-canakan, bisa di bukit, bisa di tepi pantai; tahu2 untuk mimbar perahu Petrus dipinjam; pesta kawin di Kana dalam kesukaran dan tanpa rencana semua tertolong; Ber-macam2 kesem-buhan ilahi terjadi ber-ulang2 dan sering tanpa direncanakan.

Untuk semua hal semacam ini sejak dari zaman kuno selalu harus ada rencana perlengkapan, keuangan, tena-ga dll. Tetapi pelayanan Kristus, tanpa rencana keuangan, tetapi semua ber-jalan baik. Begitu seluruh hidup dan pe-layanan Putra manusia Yesus berjalan tanpa rencana, tetapi berjalan dengan baik, bahkan sempurna sehingga ren-cana Allah genap. Kuncinya adalah hidup dipimpin Roh Mat 4:1, Luk 4:1. Bahkan sejak bayi, lalu waktuberumur 12 tahun Ia sudah dipimpin Roh (Ia mengadakan seminar dadakan 3 hari di bait Allah, dihentikan dadakan oleh orangtuanya). Lebih2 waktu berumur 30 tahun, semua dilakukan tanpa ren-cana, tetapi sesungguhnya semua itu dipimpin Roh, dan Ia mau taat untuk terus menerus dipimpin Roh dan se-muanya dapat berjalan sesuai dengan rencana Allah, tanpa rencana manusia, tetapi berhasil 100%.

Cara hidup Putra manusia Yesus sejak dari Rahim ibunya hampir2 tanpa rencana manusiawi. (Sebelum ada anak ajaib ini, tentu sebagai manusia biasa, mereka punya rencana, tetapi sebab hidupnya sangat berkenan pada Tuhan Luk 1:28, banyak segi2 hidupnya diken-dalikan ber-sama2 dengan Roh Kudus, meskipun belum banyak mengerti cara hidup seperti ini). Timbulnya janin Ye-sus dalam rahim Maria pun, Maria tidak bisa mengerti, tahu2 ada Luk 1:34,38. Lalu pergi ke Betlehem tentu ada sedikit rencana, tetapi semua ber-ubah, tahu2 menginap di kandang dan melahirkan di situ. Gembala datang karena diberitahu malaikat. Lalu Hanna dan Simeon, juga orang majus, dan sesudah orang majus pulang, tahu2 te-ngah malam mereka disuruh berangkat ke Mesir tanpa rencana dst dst sampai umur 12 tahun, sampai 30 tahun, sampai mati di Golgota lalu bangkit, apalagi sesudah bangkit, sama sekali tidak ada rencana. Yusuf-Maria, Putra manusia Yesus semua taat dipimpin Roh, sehingga hasilnya sukses 100% sebab menjalani rencana Allah dan hampir semua tanpa tahu atau mengerti lebih dahulu.

Kalau seorang dipimpin Roh, ia harus tahu suara Roh yang memim-pinnya dan taat penuh, maka ia dapat menjalani rencana Allah yang ajaib dan ilahi itu dalam pimpinan Roh. Kalau ia taat penuh, maka ia dapat menjalani rencana Allah dengan penuh dalam pimpinan Roh. Kalau ia hanya tahu se-bagian dan taat sebagian akan pim-pinan Roh, maka rencana Allah dalam hidupnya hanya jadi sebagian, atau rusak atau batal, sebab biasanya rencana Allah itu berkaitan satu sama lain. Sebab itu perlu sekali taat penuh, sehingga rencana Allah dapat dijalani dengan penuh dalam hidupnya.

– Untuk orang yang dipimpin Roh, Roh Kudus menaruh kehendakNya dalam orang itu Fil 2:13, ini orang yang rohani yang mau terus mematikan keinginan daging/ kehendaknya sendiri Luk 9:23. Kalau tidak, Roh Kudus tidak bisa bicara, orang itu tidak bisa menerima pikiran Allah (pikiran Kristus) dalam dirinya, sebab ini bertentangan dengan dagingnya.

Roh Kudus bisa menaruh kehen-dakNya dalam pikiran kita, sehingga timbulpikiran Kristus, 1Kor 2:16 maka kita bisa menurut rencana Allah, sebab Roh Kudus yang menjelaskan dan memberi pengertian Firman Tuhan dan kekuatan untuk taat Fil 2:13,16.

Besarnya pikiran Kristus dalam kitabisa kecil/ sedikit atau banyak, tergantung dari tingkat rohani dan pe-ngertian Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus (Yoh 16:13, Mat 13:11).

Kalau ada pikiran Kristus (sehingga kita bisa mengerti kebenaran Firman Tuhan yang harus dijalani dalam pim-pinan Roh Kudus) Maz 43:3. Ini me-mang disediakan Allah Bapa bagi kita, sehingga kita bisa memikirkan atau merencanakan sesuatu hal yang sesuai dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus. Kalau pikiran kita lain, Roh Kudus akan menyatakannya Fil 3:15.

Dengan pikiran Kristus, apa yang perlu dan bisa direncanakan boleh kita rencanakan asal sesuai dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus tidak mencegah atau menyalahkannya Fil 3:15, melain-kan meneguhkan Rom 9:1.

Dengan pikiran Kristus, apa yang perlu dan bisa direncanakan boleh kita rencanakan asal sesuai dengan Firman Tuhan. Allah sudah membuatkan ren-cana yang tertinggi dan sempurna un-tuk hidup setiap orang yang lahir baru jadi anak2 Allah. Jadi dari semua orang percaya, mendapatrencana yang indah dan sempurna sejak kita lahir baru. Yer 29:11, Ef 2:11, 1Kor 12:6. kalau orang itu berbuat dosa, itu melawan rencana Allah, yang akan merosot sampai habis. Ini rencana Allah bagi setiap orang yang lahir baru.

YAK 3:13. RENCANA SENDIRI DAN RENCANA ALLAH.

Biasanya orang itu membuat rencana sendiri, pasti rencana Allah jauh lebih indah dan sempurna.

Semua orang boleh buat rencana sendiri yaitu rencana jasmani dan rohani.

  1. Rencana jasmani.
  2. Rencana ilahi, ini yang paling pen-ting, meskipun banyak diabaikan orang beriman sebab bodoh dan tidak me-ngerti dan waktu yang dipakai untuk rohani sangat sedikit, sebaiknya mini-mum memakai 10% dari waktu kita.

Kalau dapat seisi dunia, semua rencana sukses, tetapi masuk Neraka, maka semuanya sia2 Mat 16:26. Sebab itu sekalipun bagian rohani ini sering dilupakan dan diberi waktu, tenaga, biaya lebih sedikit, tetapi tidak boleh diabaikan, bahkan harus diutamakan.

Sebab itu cari dahulu kerajaan Surga dan hidup benar di hadapan Allah, maka segala kebutuhan kita akan ditambahkan oleh Tuhan Mat 6:33.

Jadi kalau kita bisa tahu dan bisa menjalani rencana Allah, itu yang pa-ling baik, bisa jadi sempurna. Tetapi banyak orang gagal atau tidak bisa menjalani rencana Allah sebab:

  1. Tidak mengerti apa itu rencana Allah dan apa itu berjalan dipimpin Roh. He-nokh berjalan dengan Allah (dipimpin Roh Allah) 300 tahun dan menjadi sempurna Kej 5:21. Begitu juga Elia dan Musa. Orang2 ini bisa mengalami 100% rencana Allah sehingga menjadi sem-purna dan langsung terangkat.
  2. Tergantung kemauan dan ketaatan dipimpin Roh Luk 12:57.

Ada orang2 yang sebagian besar hidup-nya dipimpin Roh, sehingga bisa men-capai sebagian besar rencana Allah, meskipun kurang sedikit sehingga tetap mati tetapi ikut kebangkitan sulung dan naik ke Surga dengan Putra manusia Yesus sesudah bangkit.

Sebagian besar orang beriman berjalan dalam Roh tidak penuh, tidak selalu taat dipimpin Roh, sehingga ti-dak penuh berjalan dengan Tuhan, sebab itu rencana Allah dalam dirinya minim sekali.Tetapi biasanya hasilnya tetap lebih baik daripada hidup dengan rencana sendiri; meskipun hasilnya se-dikit, istimewa dalam hal2rohani manu-sia buta, tanpa menurut Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus hasilnya kegagalan. Dalam rencana jasmani ada yang sukses, tetapi itu juga terbatas dan tanpa keselamatan, semuanya sia2 Mat 16:26. Kalau kita bisa dipimpin Roh lebih penuh, hasilnya akan lebih ba-nyak mengalami rencana Allah, isti-mewa dalam hal rohani, tetapi juga dalam hal2 jasmani dan itu yang ter-indah.  Segala berkat2 (fasilitas) jasma-ni, juga sudah termasuk dalam rencana Allah (sebab Allah tahu bahwa hidup di dunia ini memang perlu fasilitas jas-mani dan Tuhan sudah menyediakan bagi kita sesuai kondisi masing2, apa-kah seperti Lazarus atau seperti Daud raja yang kaya dan rohani.

YAK 4:14. HIDUP SEPERTI UAP.

Uap itu terlihat sebentar lalu lenyap, itulah hidup manusia. Hidup manusia dibatasi kelahiran (sudah lewat) dan diakhiri dengan kematian (akan da-tang, tetapi tidak tahu bila?).

Jadi rencana yang akan datang itu:

  1. Hari mati. Amos 4:12. Ini patokan pasti, semua akan mengalaminya. Ibr 9:27. Tetapi justru kesempatan untuk penentuan masuk Surga/ Neraka dalam tingkat kemuliaan yang tertentu,itu di-tentukan dalam hidup di dunia. Sebab itu kita harus belajar mengerti bagai-mana kita harus hidup di dunia ini sesuai kehendak Allah, sehingga kita beroleh keselamatan dan kemuliaan yang se-tinggi2nya dalam hidup kekal yang akan datang. Juga ini semua sudah direncanakan Allah yang sem-purna untuk setiap orang beriman sejak lahir baru.

Sebab itu jangan lupa untuk selalu siap menghadap Tuhan sekalipun masih muda, sebab saat terakhir itu menentukan hidup kekal masing2. Kita sendiri tidak tahu apa yang akan terjadi besok dan apa yang terbaik, tetapi kalau kita dipimpin Roh dan taat penuh, itu yang terbaik. Jangan lupa 7 KPR jadi pelengkap yang mutlak diperlukan untuk bisa hidup dipimpin Roh untuk mengalami rencana Allah yang terbaik.

YAK 4:16-17. RENCANA HIDUP YANG TERBAIK.

Rencana apa yang bisa dibuat untuk hal2 rohani? Nomer 1 yang terpenting adalah siap untuk bertemu Tuhan seca-ra pribadi atau umum (peng-angkatan) Amos 4:12. Kita harus sungguh2 ber-sedia dan bersiap supaya waktu ber-temu Tuhan (pribadi atau umum) ke-adaan rohani kita sudah mencapai ting-kat yang terbaik, setinggi mungkin.

Jadi untuk rencana rohani pa-tokannya adalah pengangkatan atau mati, minimum tetap selamat.

Jadi untuk hal jasmani kita perlu mengatur dan merencanakan mana2 yang bisa direncanakan dalam pim-pinan Roh Kudus.

Untuk hal2 rohani, patokan kita adalah:

  1. Kedatangan Tuhan pribadi atau masaal dan sekarang.
  2. Berusaha mati2an untuk tumbuh secepatnya dan se-tinggi2nya untuk siap menghadapi kedatangannya. Apa-pun yang terjadi, orang yang tumbuh rohaninya pasti untung untuk abadi.
  3. 1Kor 12:12,18. Setiap anggota tubuh punya tugas umum (menjadi garam dan terang dunia Mat 5:13-16) dan tugas khusus (1Kor 12:18, Rom 12:4-6 dst), sesuai dengan tempat dan bagian dalam tubuh Kristus. Kis 20:24. Setiap orang yang sudah lahir baru, sudah percaya pada Tuhan Yesus. Tugas, beban atau andil tertentu dari Tuhan, besar atau kecil pasti ada; kalau belum, jangan nganggur, tanya Tuhan.Beban / andil pelayanan (kecil atau besar) harus kita selesaikan se-bisa2nya, mati2an dengan cara yang berkenan pada Tu-han seperti Paulus 2Tim 4:7.

Jangan takut, sekalipun kita dead lock, atau kepicikan yang sangat besar seperti Yusuf ber-tahun2, asal jalan de-ngan Tuhan (dipimpin Roh) di jalan sempit dalam kesucian dan siap taat, maka kita akan tahu semua rencana Allah bagi kita.

KESIMPULAN.

– Untuk setiap orang (Tuhan tidak membedakan orang Rom 2:11) Tuhan sudah membuat rencana lengkap dan sempurna, asal jangan berdosa dan merosot, tetapi tetap taat dipimpin Roh Yer 29:11, Ef 2:10, 1Kor 2:6.

– Sesudah ditebus jadi milik Kristus 1Kor 6:19, Tuhan berhak atas hidup kita Fil 1:21. Selanjutnya kita harus dipimpin Roh, Dia nomer 1, kalau bertentangan dengan kehendak kita, kita harus berdoa seperti Putra ma-nusia Yesus Mat 26:39.

– Abraham, Ishak, Yacob, Yusuf, Daud dan kita, tidak bisa buat rencana lengkap sebab tidak tahu apa yang akan terjadi besok, tetapi selalu bertanya apa ini rencana dan kehendak Allah. Yang penting tetap di jalan sempit. Yusuf diajak istri Potifar tetapi tidak mau, tetap di jalan sempit, maka rencana Allah jadi dalam hidupnya.