M4169 – 2Korintus 5:7, Markus 9:23. Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Yang Bisa Percaya

TANPA IMAN,

KEKRISTENAN JADI SIA2.

Kekristenan itu adalah perjalanan hidup dengan iman, dari permulaan sampai akhir. Kalau tanpa iman, maka hidup Kristen akanterasa kosong, ke-ring dan tidak menarik. Padahal kalau kita mau beriman (iman dari Tuhan) kita akan menikmati hidup Kristen yang sangat indah gilang-gemilang di dunia dan diteruskan sampai di Surga kekal!

Bayangkan, kalau tidak ada yang mus-tahil bagi orang yang bisa percaya, apa yang kurang? Hidup akan jadi ekstra luar biasa, sangat indah, mulia dan diteruskan sampai kekal! Orang yang tidak punya iman itu seperti mobil (baru atau brengsek) yang tidak ada bensinnya, semua sia2.

SYARAT UNTUK JADI BERIMAN.

Untuk jadi luar biasa, tidak ada yang mustahil, tetapi syaratnya tidak luar biasa, hanya biasa2 saja, asal mau, Roh Kudus siap menolong sehingga yang mau percaya,pasti bisa menjadi ber-iman! Ini se-olah2, yang diminta hanya 1, hasilnya dapat 100! Bukankah ini suatu anugerah Allah yang luar biasa?

Apa saja syaratnya?

  1. Percaya pada Tuhan Yesus dan be-tul2 lahir baru. Ini juga mudah, siapa saja bisa, orang bodoh atau pintar, suku bangsa apa saja, zaman kapan-pun, tidak ada perkecualian sebab Allah adil dan cinta semua orang!
  2. Tetap hidup baru dalam kesucian, kalau sungguh2 mau pasti bisa 2Kor 5:17, Fil 4:13. Ini perlu sebab Roh Ku-dus dapat bekerja dengan bebas, limpah, dalam orang kudus. Hidup beriman adalah hidup dengan Allah. Untuk hidup dengan Allah, hidup suci itu mutlak perlu. Ini juga tidak sulit asal mau, maka Roh Kudus tahu siapa yang dengan sungguh2 mau, pasti ditolong sampai bisa.
  3. Limpah belajar Firman Tuhan, lebih2 dengan cinta akan Firman Tuhan, sebab Firman Tuhan itu bahan baku iman Rom 10:17. Roh Kudus menghidupkan-nya sampai menjadi iman 2Kor 3:6.
  4. 7 KPR lainnya itu membuat iman tumbuh makin cepat dari iman kecil (Mat 8:10,26 sampai besar, sampai menjadi sempurna Yak 2:22).
  5. Bekerjasama dengan harap dan kasih ilahi 1Kor 13:13. Iman tidak berdiri sendiri, meskipun hasilnya itu begitu nyata, se-olah2 bisa berdiri sendiri, tetapi sesungguhnya lekat dengan seluruh roh kita (sama seperti bisa ber-kata2, itu juga berhubungan dengan makan, tidur, lari dll).

Kalau 5 hal ini kita penuhi, kita bisa memiliki iman yang terus bertumbuh sampai besar, bahkan sampai sem-purna dan hidup Kristen itu menjadi luar biasa, indah dan tidak lagi menjemukan, bahkan dari anak sampai tua, segala macam orang, bahkan sampai mati seperti Elisa, tetap bisa dipakai, sehingga tulang Elisa yang mati masih bisa membangkitkan orang mati, luar biasa! Tidak mungkin hidup Kristen itu menjemukan dan membosankan, tetapi justru luar biasa, sampai bukan saja orang lain, kita sendiri jadi ke-heran2an dan penuh syukur, penuh terimakasih dan puas, bergembira ria dengan Tuhan dan dengan semua saudara2 kita yang lain!

III. FAEDAH IMAN.

Sebetulnya Mrk 9:23, sudah bisa menceritakan dengan lengkap semua-nya, sebab tidak ada yang mustahil, itu berarti tanpa batas. Orang yang bodoh membatasinya padahal janji Allah (yang tidak mungkin batal atau berubah), menjanjikan iman itu tanpa batas, tidak ada yang mustahil bagi Allah dan bagi kita yang percaya. Supaya lebih jelas dan supaya kita bisa menikmatinya kita akan melihat beberapa segi kalau dihidupi dengan iman!

  1. Dalam kesucian. Untuk orang dunia, atau orang dosa, hidup suci itu mustahil, tetapi bagi orang percaya ini jadi rutin, sebab Allah berkehendak kita tetap hidup dalam kesucian, bukan jatuh bangun, apalagi hidup terikat dalam dosa. Kesucian dari Allah itu luar biasa, MAK DSY (diMana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang, dan Yang akan datang).

Memang kita harus sungguh2 mengambil keputusan Luk 12:57 untuk mau hidup suci dengan resiko apapun yaitu resikonya pikul salib 1Pet 4:1. Sebab hidup dalam dosa itu nikmat bagi daging, sekalipun hanya sesaat Ibr 11:25 lalu bisa berubah jadi kepahitan kekal Ams 14:12-14, Rom 3:16-17.

Sebaliknya kalau kita mau dan bisa hidup suci, itu indah seperti masuk Surga sekalipun di tengah2 Neraka dunia ini! Salib itu kata kunci atau password untuk masuk dan meng-alamiSurga (sebaliknya dosa itu untuk masuk Neraka!). Kalau sungguh2 mau hidup suci dan kita mau salib, me-matikan kesukaan daging dan taat pada Firman Tuhan, pasti bisa! Tuhan yang memberi garansi sebab Firman Tuhan itu berlaku sampaikekal. Tanpa iman, tidak ada orang bisa hidup suci dan berkenan pada Tuhan Ibr 11:6. Tetapi dengan iman kita bisa hidup rutin dalam kesucian; sekalipun dalam ba-nyak pencobaan tidak sampai bereaksi dosa, tetapi menang dan lulus, se-hingga justru terus meningkat roha-ninya, itu punya keuntungan lain yang luar biasa dan kekal, sangat meng-untungkan, menyenangkan dan indah!

Cobalah dengan segenap hati untuk beriman, pasti tidak kecewa dan punya kepuasan dan kesukaan baru yang terus bertumbuh dan meningkat!

  1. Dalam nafkah Tuhan berjanji, carilah dahulu kerajaan Surga dan punya ke-benaranNya (hidup benar, suci), maka sekaliannya itu akan ditambahkan kepada kita. Mat 6:33. “Sekaliannya” itu termasuk nafkah, juga mudah didapat dengan iman! Pasti dapat. Memang se-olah2 ada perkecualian-nya, sebab kita di dunia ini hidup untuk diolah, bukan seperti malaikat di Surga yang tidak punya kebutuhan dan langsung tinggal di Surga (padahal bagi kita, Surga itu tempat tujuan). Kita pasti dapat, kecuali ini dan itu. Percayalah, jangan ragu2.

Cara pelaksanaan untuk menda-patkan nafkah cukup, perlu minta pim-pinan Roh Kudus, yaitu bagaimana, dimana, berapa banyak yang Tuhan sediakan dll, jangan takut untuk me-mulai perkara baru, minta pimpinan Roh, tetapi jangan sebab sifat bosan, melainkan karena dipimpin Roh. Elia sudah terpelihara di sungai Kerit, mau memulai baru lagi di rumah janda sarfat, harus taat, kalau tidak, tidak dapat nafkahnya!

Roh Kudus akan memimpin sesuai dengan proses pengolahan hidup rohani kita. Sebab itu kita perlu terus ber-tanya2 1Taw 16:11 dan Roh Kudus pasti akan menjawab, kita pasti dipelihara dengan baik, pasti, Tuhan sanggup menggenapi janjiNya. Tentu kita juga harus taat pada pim-pinan Roh Kudus. Jangan takut, dengar baik2 suara Roh, dan jangan mencari nafkahdengan tamak atau menurut kehendak sendiri, harus menyerah penuh, Roh Kudus pasti tolong, tidak mungkin Ia gagal, pasti bisa!

Syarat2 itu adalah:

  1. Periksa diri. Kalau ada dosa, se-ringkali datang kekurangan dan gang-guan sebagai hajaran sampai orang itu bertobat sungguh2 di hadapan Tuhan. Kalau ini ujian, jangan bereaksi dosa, jangan ber-sungut2 dan menyalahkan Allah, harus lulus maka pada saatnya, pemeliharaan Tuhan akan datang dan nyata.
  2. Ada perkecualian2 karena keadaan dan kasus kita masing2, misalnya:

b.1. Pengolahan. Hal ini bisa untuk jangka pendek atau panjang, seperti Yusuf, tetapi kalau terus lulus pasti ter-pelihara. Yusuf ujiannya lama, sebab rencana Tuhan baginya menyangkut banyak perkara.

b.2. Dicocokkan dengan rencana Allah, misalnya Yusuf bisa langsung dapat nafkahnya, tetapi ia tetap jadi budak dan menderita lama sekali, sebab ada rencana Allah untuk meninggikan dia paling top di Mesir untuk menggenapi janji2 Allah pada Abraham untuk jadi satu bangsa besar.

b.3. Sesuai dengan pertumbuhan roha-ni kita. Misalnya kalau belum mampu pikul beban uang, maka nafkahnya menjadi seperti Lazarus, hanya dapat jatah pengemis. Kalau mampu bisa dapat jatah orang yang paling kaya seperti Ayub. Ams 30:8 tergantung dari kita.

b.4. Dan lain-lain.

Jangan kuatir, percaya saja! Orang yang percaya itu ada tandanya yaitu sejah-tera, sukacita, bersyukur!

Kalau ber-sungut2 dan berdosa lainnya, itu berarti belum percaya dan tidak akan mendapat apa2, sesuai dengan imannya Mat 9:13. Sebab itu jangan goyah, percaya saja!

Dalam kesehatan. Sehat, sembuh dan umur itu dalam tangan Allah, Ia mampu menentukannya 100%. Pasti kita juga punya andil, tetapi Allah bisa menentukan sendiri kalau perlu. Tentu kita tidak boleh mencobai Allah Mat 4:7, karena percaya lalu pemeliharaan kesehatanditelantarkan atau di-sia2kan, itu mencobai Allah, tidak bo-leh! Kita perlu memelihara kesehatan secukupnya saja, tidak ber-lebih2 dan tentu tanpa kuatir. Orang kuatir itu tandanya tidak percaya. Jangan lalu bertuhankan perut, itu dosa dan Tuhan tidak mau! Jangan sengaja melanggar yang wajar. Juga umur itu sudah diten-tukan jatahnya oleh Tuhan. Kalau semua normal, jatahnya akan lengkap, kecuali karena dosa dll bisa dipotong atau kalau minta bisa ditambah seperti Hizkia atau otomatis ditambahkan kalau hormat pada orangtua dll.

Tentang sembuh dari penyakit, Tuhan pasti dapat menyembuhkan. Te-tapi setiap penyakit bagi umat Tuhan itu bukan kebetulan, pasti ada sebab-nya. Sebab itu kita harus mencari se-babnya dan membereskannya dengan Tuhan. Misalnya kalau karena dosa, harus bertobat sungguh2, baru iman bisa menyembuhkannya. Kalau karena ujian seperti Ayub, harus lulus dahulu baru sembuh. Kalau itu dihubungkan dengan sesuatu hal, maka sembuhnya sejalan dengan rencana Allah tsb, misalnya Yoh 9:3. Juga Lazarus belum sembuh, sebab ada rencana Allah untuk membangkitkannya. Jangan kuatir tentang penyakit, sebab sehat, sembuh dan umur dalam tangan Tuhan. Tetapi kita juga harus mengerti bahwa tubuh yang sehat ini diberikan Allah dengan maksud supaya anak2 Allah bisa menggenapkan beban dan tugasnya Kis 20:24. Jangan hidup untuk kesukaan daging, bisa bertentangan dengan rencana Allah dan orang itu menderita. Kalau Allah tidak menyem-buhkan, menentukan kematiannya, dokterpun tidak akan sanggup me-nyembuhkan. Jangan ragu2 akan ke-sehatan dari Allah, sebab Allah mengatur dan memberi kesempatan supaya kita bisa menyelesaikan beban dari Tuhan dengan baik, bahkan kalau bisa terus tumbuh sampai sempurna.

Orang yang kuatir, takut mati dsb, akan bisa mengalami seperti ketakutannya Ay 3:25. Sebab itu jangan takut, ragu2 apalagi ber-sungut2, yang diper-su-ngut2kannya kepada Allah, itu bisa betul2 terjadiBil 14:27-28. Tetapi kalau kita punya kata2 iman, Tuhan juga mendengarkannya dan itu bisa jadi Mat 9;29. Diagnosa dan pemeriksaan dokter kita perlu tahu untuk hidup sehat secukupnya, tetapi jangan takut, bukan dokter yang menentukan umur kita, juga kanker. Memang kadang2 kata2 dokter itu jadi, tetapi sebetulnya Tuhan yang mengizinkan dia dapatmelihat dan mengerti tentang umur hidupnya secara ilmiah. Tetapi kalau kita percaya, kita akan menerima sesuai iman kita, melebihi yang sudah diten-tukan Tuhan, sebab Tuhan menger-jakannya sesuai iman kita, itu janji Tuhan.

Dalam pelayanan.

Tugas pelayanan bukan untuk sukses, tetapi untuk memperkenankan Tuhan yang mempunyai ladang pelayanan, kita hanya hambaNya. Kalau kita taat dipimpin Roh, hidup bagi Kristus Fil 1:21, maka rencana Tuhan seringkali dibuat lewat kita. Jangan takut gang-guan, pencobaan dan sabotase iblis, sebab Allah ada di atas se-gala2nya. Kalau Allah yang memulai, Dia berjanji akan menyelesaikannya Fil 1:6. Jangan takut kalau tidak selesai atau kemung-kinan dikalahkan iblis. Percayalah akan Tuan yang empunya ladang yang kita kerjakan. Jangan lupa syarat2 untuk pelayanan harus dipenuhi. Kita me-layani bukan untuk mencari uang atau nafkah, tetapi untuk melayani Tuhan, jadi hambaNya. Tentang hidup, Tuhan dan Tuan kita yang memelihara. Kita harus taat menurut semua kehendak Tuhan, bukan menurut kehendak kita sendiri. Waktu imam2 anak Harun melayani (Nadab dan Abihu) mereka melayani dengan baik, tertib, tang-gungjawab, setia, tidak terlambat dll, tetapi 1 syarat diubah semaunya sendiri, yaitu api yang dipakai, itu bukan dari Mezbah.

Sebab itu Tuhan marah dan mereka dihukum mati dengan api. Im 10:1-2. Memang tampaknya keras, tetapi imam2 yang sudah tahu banyak, sudah tinggi tingkatannya, juga dituntut lebih banyak Luk 24:48.

Jangan takut diboikot iblis atau orang2nya, serahkan pada Tuhan, ja-ngan bereaksi dosa, Tuhan pasti sang-gup menghadapinya dan kalau perlu menindaknya pada waktunya.

Justru pelayanan ini tempat kita bertumbuh dengan efisien2Tim 2:20-21. Kalau kita taat, Tuhan akan bekerja, menang, lulus, selesai, maka rohani kita akan tumbuh. Tidak perlu kuatir, stress, takut dll. Siapa yang melawan pe-kerjaan Tuhan, atau orang2Nya, itu melawan Tuhan dan Zak 2:8, itu sangat berbahaya, resiko besar kalau tidak mau bertobat. Semua yang melawan Musa di padang gurun, itu bukan melawan 1 orang yang tidak punya dukungan, tetapi itu melawan Allah yang Maha besar, dan semua dihukum sesuai dengan kejahatannya, mati di padang gurun.

Dalam sekolah, dll keperluan.

Tuhan tidak memanggil semua menjadi full timer,dan dimana anak2 Allah hidup, Tuhan bisa memberkati apa saja yang dibuatnya Maz 1:3. Juga dalam sekolah, dalam pekerjaan, jabatan2 tertentu dll, kalau orang itu hidup berkenan dan taat pada Tuhan dalam sekolah atau jabatannya, maka Tuhan juga akan membuat berhasil, semua yang dibuatnya untuk kemuliaan nama Tuhan. Banyak kesaksian dalam se-kolah terjadi asal percaya, sebab tidak ada yang mustahil bagi orang percaya. Daniel dalam sekolah di istana Babil menolak cara2 duniawi dan Tuhan memberkati mereka lebih dari orang2 dunia saingannya.

Dalam keamanan. Mati hidup ditentukan Tuhan, bukan oleh orang yang berkuasa atau musuhnya. Kalau memang orang beriman itu berdosa dan tidak mau bertobat biasanya ia diserahkan dalam tangan musuh2nya dan musuhnya yang menginjak mereka, se-olah2 lepas dari tangan Tuhan. Atau kepada iblis atas orang2 yang berdosa melebihi batas seperti anak2 Ayub, orang Niniwe dll.

Tetapi kalau orang itu benar dan berharap Tuhan, musuhnya yang di-injak2 oleh Tuhan lewat mereka atau lewat orang lain Maz 60:14. Seperti Haman yang mau membunuh Mor-dekhai dan semua orang Yahudi, tetapi sebab mereka percaya dan berharap pada Tuhan, maka terjadi yang sebaliknya.

Jangan takut, tetapi penting tetap tinggal dipimpin Roh dan senantiasa berkenan kepadaNya. Lebih2 pada akhir zaman, dalam Minggu ke-70 Da-niel, maut dihapus dari orang2 yang bersedia dan tetap taat, sebab mereka akan ikut pengangkatan tanpa kema-tian. Ini luar biasa, sebab bukan waktu kematiannya yang ditentukan Allah, tetapi dihapus, apalagi yang menjadi sempurna.

TIDAK ADA YANG MUSTAHIL.

Iman tidak bisa lepas dari harap dan kasih ilahi 1Kor 13:13, tetapi iman itu dapat membawa kita sampai kepada perkara2 yang tanpa batas, manusia menjadi seperti Kristus sesuai rencana Allah. Ini tidak terjadi dengan satu kali lompat, tetapi bertahap, perlu waktu. Hiduplah dengan iman dan terus lulus setiap kali (tidak bereaksi dosa dan melakukan kehendak Allah, pimpinan Roh Kudus), maka setiap kali kita akan tumbuh selangkah makin maju. Ingat Israel yang keluar dari Mesir, mereka tidak mungkin bisa tetap hidup, tetapi itu yang terjadi. Israel yang lepas dari Firaun, lewat laut Merah itu juga mustahil, tetapi itu sungguh2 terjadi. Juga 2 juta orang yang hidup di padang gurun dengan sehat, sukacita, tumbuh dengan normaldan aman, itu juga mustahil, tetapi jadi. Begitu seterusnya banyak yang mustahil, tetapi dengan iman semuanya jadi. Orang yang percaya punya kata2 dan tindakan iman dan itu betul2 jadi, luar biasa! Bahkan orang matipun bangkit mes-kipun sangat mustahil, apalagi penyakit apa saja, sikon apa saja, lebih2 per-tumbuhan rohani dalam kesucian sampai menjadi seperti Kristus, itu betul2 mustahil untuk orang biasa dan pikirannya, tetapi itu juga pasti jadi.Karena itu jangan sia2kan iman dari Tuhan, tumbuhkan terus, itu ajaib dan luar biasa, tanpa batas sesuai Firman Tuhan. Orang beriman itu ajaib, segala perkara bisa jadi baginya.

Nyanyian:

Percaya saja 2x

Percaya yang bri kita menang.