M4168 – 2Korintus 11:2-6. Penyesatan

PERIHAL PENYESATAN.

Allah ingin kita mengerti dengan betul Firman Tuhan dan rencanaNya untuk mengolah kita dari mulai percaya sam-pai menjadi sempurna begitu mulia di Surga. Iblis hendak menyabotnya se-bisa2nya sedikit sampai banyak, meng-gagalkan rencana Allah yang mulia. Cara iblis dengan penyesatan dan dengan serangan2nya pada orang2 beriman. Waktu Adam-Hawa di Eden, iblis mulai maksud jahatnya dengan penyesatan, dengan mulut manisnya dan ia berhasil menjatuhkan Hawa, tetapi Allah sudah tahu lebih dahulu, sehingga mengizinkan iblis masuk dalam Eden, tetapi rencana Allah tetap berjalan sekalipun diganggu iblis, justru itu menjadi pengolahan bagi manusia, tetapi tetap dalam pengawasan dan kuasa Allah. Iblis memakai kaki ta-ngannya, yaitu tokoh2 dosa yang jahat dan keji dengan memaksa, mengancam dll, tetapi juga dengan orang2 beriman yang bodoh yang bisa diperalat untuk menyesatkan teman2nya sendiri seper-ti Petrus, Yohanes, Yakobus yang de-ngan tidak sadar hendak menyesatkan dan menjatuhkan gurunya, Yesus! Mat 16:21-23, Luk 9:55. Sebab itu kita harus hati2 dengan siasat dan serangan2 iblis lewat orang2 sekitar kita dan tokoh2 iblis lainnya.

Akibat penyesatan ini dahsyat. Iblis memakai ular yang waktu itu manis (tidak ada manusia lain yang bisa dipakai iblis) dan Hawa dan Adam jatuh dan akibatnya merekadikeluarkan dari Eden, dahsyat. Juga malaikat2 yang ditipu Lucifer, yang kena, langsung dibuang ke Neraka, dahsyat 2Pet 2:4. Ancaman dan penyesatan dari iblis ini selalu ada, bahkan makin meningkat sejalan dengan bertumbuhnya dosa kejahatan dan kesucian di akhir zaman Wah 22:11.

Kalau kita tulus, jujur dan de-ngansegenap hati mencintai Tuhan seperti seorang tunangan kepada calon suaminya, maka godaan dan daya tarik iblis tidak akan berhasil,  sebab seluruh hatinya utuh mencintai Tuhan 2Kor 11:2. Kalau kita bisa setia tetap di ril kebenaran Allah, maka kita akan mengalami rencana Allah yang penuh, indah dan mulia, bisa tumbuh sampai puncak rencana Allah, yaitu seperti Kristus (sempurna). Kalau jatuh, setiap kejatuhan itu, selalu ada akibatnya, jadi celaka, cacat. Jangan sampai ditipu dan disesatkan iblis, pasti rugi!

MENGENALI PENYESATAN.

Ada 4 patokan dalam ayat 4 untuk dapat mengenali penyesatan, yaitu:

  1. Memberitakan Yesus yang lain, yang tidak kami beritakan. Yesus adalah pusat pemberitaan. Putra manusia Yesus itu tepat seperti BapaNya, apa yang dikatakan BapaNya itu yang dikatakannya dan apa yang dilakukan itu yang dbuatnya Yoh 5:19; 8:26.

Ia meniru BapaNya dalam se-ga-la2nya, sehingga Ia bisa berkata: “Kalau kamu melihat Aku, kamu melihat Bapa” Yoh 14:9, sebab yang penting bukan rupa dari luar (itu kurungannya), tetapi RohNya sama, itu PribadiNya yang sebenarnya.

Orang2 yang datang yang menye-satkan itu tidak memberitakan Yesus yang betul. Dari mana kita tahu? Hidupnya bukan seperti Yesus yang suci dalam segala segi hidupNya dan taat melakukan kehendak Bapa1Pet 1:15-16. Paulus memberitakan Yesus dan dia sendiri hidup seperti Yesus, sehingga ia berani berkata 1Kor 11:1.

Jadi sebagai patokan pertama, kita harus melihat apakah orang yang hendak mempengaruhi (atau “meno-long, memberkati” kita) itu seperti Ye-sus atau seperti penyesat yang penuh dengan dosa dan melawan Firman Tuhan. Jangan pecaya kalau orang itu sendiri hidup dalam dosa, bagaimana bisa keluar yang baik daripada yang jahat?! Mat 12:34-35. Inilah patokan pertama untuk mengenali penyesatan yaitu orang2 yang hidupnya bukan seperti Yesus, tetapi seperti iblis pe-nyesat, hidup dalam dosa atau pura2, bukan seperti Yesus yang suci dalam semua pencobaan yang dihadapiNya dan taat pada BapaNya. Larilah dari orang2 yang memberitakan yesus yang lain 1Kor 5:13, 2Tes 3:6.

  1. Roh yang lain yang tidak pernah ka-mu terima. Ini rohnya lain, sehingga tidak bisa cocok dengan roh kita. Pa-tokan kedua adalah Roh Kudus dan Firman Tuhan. Semua orang yang pe-nuh dan mau dipimpin dan diarahkan oleh Roh Kudus itu rohnya sama yaitu ada Roh Kudus di dalamnya seperti di dalam kita, sehingga kita bisa berse-kutu Ef 4:3. Ini orang2 yang hidup dalam kesucian, penuh dengan Firman Tuhan, penuh dan dipimpin Roh, cinta kebenaran Maz 119:63. Roh Kudus akan memberi kesaksian dalam roh kita bahwa rohnya sama, yaitu sama2 dipimpin oleh Roh Kudus Rom 8:14,16. Orang yang dipimpin Roh itu kesu-kaannya lain (ingin perkara2 dari Atas) dengan orang yang dipimpin Roh setan atau daging (ingin perkara2 dari bawah). Orang dunia tidak bisa cocok dengan kita sebab rohnya lain 1Pet 4:4. Juga kata2 dan isi hati, kerinduan hatinya lain.

Sebaliknya meskipun secara jasmani ada perbedaan besar secara duniawi, misalnya dalam suku bangsa, kepin-taran, kekayaan, kedudukan dll, tetapi kalau kita yakin rohnya sama, ada kesaksian roh dalam diri kita, kita bisa cocok dengan orang itu, bisa sehati dan bisa bersekutu; Jangan menjauhi orang itu, tetapi dekati, cari jalan untuk bersekutu dan bersahabat dengan dia sekalipun tingkatnya secara duniawi banyak berbeda! Jangan menuruti daging (melihat perbedaan yang besar secara daging) lalu menjauh, tidak mau dekat apalagi bersekutu, ini kehendak manusiawi atau daging. Tetapi turutlah pimpinan Roh, belajar bersekutu dan ber-sama2 di dalam Tuhan sekalipun ada perbedaan yang besar. Mungkin orang yang kecil menurut ukuran dunia atau manusiawi, segan untuk mulai berteman dengan “orang besar”, ini menuruti daging itu, itu salah. Atau “orang besar, ini menuruti daging” segan berteman dengan orang kecil secara duniawi, meskipun rohnya sa-ma, itu salah, sebab ia menurut pim-pinan daging, bukan menurut pimpinan Roh. Justru kita harus taat menurut pimpinan Roh dan berusaha berteman makin akrab dengan saudara2 yang satu roh, meskipun secara daging atau dunia berbeda jauh. Banyak persaha-batan atau persekutuan batal, bisa dicegah iblis dengan mudah, sebab orang2 beriman bersikap menurut da-ging, menurut cara2 duniawi dan manusiawi, bukan berjalan dalam Roh. Akibatnya kita kekurangan atau kehi-langan saudara2 yang satu roh karena kebodohan dan cara hidup kita yang menuruti daging, bukan menuruti Roh! Apalagi kalau ada kebencian rasial, tubuh Kristus akan pecah dan tidak bisa bersekutu, lalu iblis yang menang dan menguasai Gereja.Ada orang tahu pemimpin atau sahabatnya itu hidup dalam dosa bahkan keji, melawan Firman Tuhan, tetapi ia bisa cocok, meskipun waktu itu ia belum berbuat dosa yang sama, tetapi hatinya sama, sama2 setuju dan suka dengan kesukaan dosa yang sama. Mungkin rohnya sama2 cinta uang, cari kepujian, benci, iri, zina, pura2 dll. Kalau rohnya lain kita tidak mau bersekutu dengan orang itu, tetapi kita bisa menggarami dan menolong mele-paskannya kalau ia mau. Kalau tidak mau, ia seperti orang asing bagi kita Mat 18:17.

Justru kita perlu punya perseku-tuan, persekutuan dalam Roh yang makin besar, istimewa dalam 1 ke-lompok, 1 Gereja, 1 Sinode, 1 kota, 1 negeri sampai 1 dunia. Adalah rencana dan kehendak Allah kita yang 1 Roh bisa bersekutu kalau ada kesempatan dengan makin banyak saudara2 seiman yang lain, sehingga kekuatan kita me-ningkat. Kita perlu persekutuan yang makin besar, jangan hanya berhenti pada persekutuan yang mula2, terus dengan orang2 itu saja dan menolak orang2 yang rohnya sama, meskipun secara jasmani ada perbedaan daging/ duniawi yang besar. Sikap semacam ini adalah kebodohan dan tertipu oleh iblis. Sebab kalau kita bisa bersektuu dalam Roh dalam tubuh Kristus, ke-kuatan kita bertambah besar dan tubuh Kristus akan bisa dibangunkan dan bangkit berdiri dan bergerak dalam Roh, bahkan tubuh Kristus sedunia akan muncul, menggenapiWah 12:1. Persekutuan tubuh Kristus global adalah puncak rencana Allah yang akan menjadi ajaib, luar biasa, sebab bisa bersekutu seperti Kristus Yoh 17:23. Kita baru bisa tumbuh sampai seperti Kristus, kalau bisa bersekutu seperti Trinitas yaitu persekutuan dalam Roh. Tanpa persekutuan dalam Roh, tubuh Kristus yang betul tidak bisa dibentuk dan tidak berfungsi, sehingga hasilnya sangat minim, bisa ter-pecah2 dan ter-pisah2,tidak bisa tumbuh.

Kalau kita bisa bersekutu dengan betul, dalam Roh (itu sesuai dengan Firman Tuhan), maka kekuatan kita ber-sama2 akan naik menjadi 20 kali (5 orang bersekutu dalam Roh), jadi 100 kali (100 orang bersekutu dalam Roh) Im 26:8, bahkan bisa sampai 1.000 kali (ini orang2 yang rohaninya tinggi sekali atau sempurna) apalagi kalau 2 orang sempurna bersekutu (orang sempurna pasti bisa) maka kekuatannya akan naik jadi 10.000 kali, Ul 32:30, sehingga Gereja betul2 jadi ajaib dan luar biasa. Kita harus bersekutu dalam Roh dengan makin banyak orang2 beriman, sehingga tubuh Kristus global bisa terbentuk dan tumbuh dalam pena-matan rencana Allah,baru Gereja bisa jadi ajaib. Semua orang yang dipimpin Roh harus bisa berteman dengan semua orang2 yang rohnya sama sekalipun secara daging, manusiawi, duniawi sangat banyak berbeda! Ini persekutuan yang indah di dalam Roh dan hasilnya akan luar biasa. Orang2 yang dipimpin Roh itu penuh dengan 7 KPR dan ber-sama2 semua tumbuh dan limpah dengan 7 KPR sehingga hasilnya ajaib. Inilah 7 KPR plus, ekstra, dan inilah ber-jaga2 yang dimaksudkan Tuhan Yesus untuk hari2 akhir ini sehingga kita bisa tumbuh dengan cepat seperti kilat dalam persekutuan tubuh Kristus Mat 24:27 dan ikut dalam pengangkatan bahkan sebagian menjadi sempurna. Jangan hanya terus bersekutu dengan 3 atau 5 orang saja, harus bersekutu dengan se-banyak2nya orang di dalam Roh, seperti tubuh Kristus yang terdiri dari jutaan anggota2 yang sama2 berjalan dalam Roh! Lebih banyak orang, lebih sulit, tetapi mulailah melawan daging dan pikiran duniawi, manusiawi ini, dan taat, turutlah pimpinan Roh Kudus untuk memba-ngun persekutuan tubuh Kristus seperti yang dikehendaki dan direncanakan Allah, lebih2 untuk akhir zaman ini! Untuk bersekutu 1 kelom-pok saja sulit, belum lagi antar ke-lompok dalam satu Gereja, apalagi antar Gereja, antar Sinode, antar kota, antar negara, itu makin sulit, tetapi justru yang lulus akan meningkat makin tinggi seperti Kristus.

Dalam akhir zaman, orang berdosa dan orang suci akan dipisah dengan tegas, makin lama makin jauh. Jangan sampai orang beriman karena bodoh dan tidak punya pendirian juga ter-pecah2, diisoler,dipisah, lebih2 dengan prasangka karena perbedaan duniawi, manusiawi, maka orang2 yang tidak mau bersekutu (tidak mau menurut pimpinan Roh Kudus) akan hanyut dalam perpecahan ini, sehingga ter-tinggal atau mati dalam dosa.

  1. Injil yang lain, yang tidak pernah kamu terima. Ini patokan III, ini yang diberitakan, tidak sama dengan kebe-naran Firman Tuhan. Firman Tuhan yang adalah kebenaran Yoh 17:17. Ini yang memerdekakan kita Yoh 8:32 dan menumbuhkan dalam kesucian, iman, harap dan kasih ilahi dalam hidup kita. Yang diberitakan, yang jadi pegangan justru yang tidak benar, melawan yang benar 2Tim 3:5-9. Kalau ada hal2 yang tidak benar harus ditolak Ef 5:11. Kadang2 dengan tidak terasa orang2 yang sangat fasih lidah bisa dipakai iblis untuk meyakinkan yang salah sebagai kebenaran 2Kor 11:6 seperti ular yang begitu fasih membuat kebenaran yang semu atau Injil yang lain yang dije-laskan sampai masuk akal, sampai yakin dan berubah, sehingga buah larangan jadi buah yang lezat, patut diinginkan dan dimakanmelawan Fir-man Tuhan. Orang2 yang tersesat ini akan hanyut dalam dosa dan binasa. Sekalipun ada alasan yang masuk akal, kalau melawan Firman Tuhan jangan diterima. Kadang2 maskudnya baik, tetapi salah, melawan Firman Tuhan (apalagi mengambil contoh2 dalam Wasiat Lama yang adalah bayangan dan bukan untuk kita sekarang), to-laklah dengan tegas. Pegang baik2 kebenaran Firman Tuhan. Lebih2 kalau ada hal dosa, ada Yesus yang palsu, maka dengan pedang Roh yang tajam, kesalahan dan kesesatan itu harus dipisahkan Ibr 4:12. Sebab itu masing2 kita harus tumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan dengan limpah, 2 gomer dan melakukanya supaya kita bisa terus tumbuh dalam pengertian yang benar 2Pet 3:18, Mat 13:12, maka kita akan dapat membedakan dan menyalahkan yang salah dengan lebih mudah dalam pimpinan Roh.

Meterai2 Firman Tuhan akan ter-buka pada masanya dan pada akhir zaman (Minggu ke-70 Daniel) akan terbuka semua, lebih2 oleh pelayanan orang sempurna Mat 10:26-27. Jangan pegang tafsiran lama yang meterainya belum terbuka. Pada waktunya meterai Firman Tuhan akan terbuka, sehingga akan ada pembukaan2 yang baru Ibr 11:40. Sebab tanpa ini tidak akan bisa tahan melawan arus dosa yang dah-syat, dan perubahan2 dahsyat dalam dunia (misalnya digitalisasi dll). Orang yang dipimpin Roh akan dibawa pada segala kebenaran yang makin lengkap. Misalnya baptisan Roh Kudus, zaman sekarang sudah makin terbuka, sehing-ga sinode2 yang dahulu melawan bahasa lidah sekarang sudah menerima hal2 yang baru ini, untuk tumbuh sampai kepada puncak rencana Allah, (kecuali karena ada dosa, ada kesom-bongan, ada maksud2 yang lain, me-reka akan tetap buta matanya oleh iblis 2Kor 4:4, sehingga tidak bisa menerima pembukaan2 baru). Kita memerlukan kelimpahan pengurapan Roh Kudus seperti ligabis, 2 bagian Roh Tuhan 2Raj 2:10, sehingga bisa tahan dan bertum-buh dengan cepat dalam pengurapan hujan Akhir yang limpah.

  1. Kamu dapat bersabar dengan me-reka. (TL: Kamu sabar, tidak marah, hanya menerima saja, plin-plan, sebab tidak bisa membedakan dan tidak dipimpin Roh, sehingga tersesat. Ini patokan tentang orang2 yang tersesat! Kita harus tumbuh dalam pengertian2 dan pembukaan2 yang baru, sehingga punyapendirian yang betul, supaya bisa mengenali penyesatan itu dan menya-lahkan mereka dan tidak mau berse-kutu dengan mereka 2Kor 6:17. Tolak untuk bersekutu, tetapi garami, tolong supaya mereka diselamatkan, kalau mau bertobat. Jangan plin-plan dan menerima orang2 yang datang dengan “yesus” yang lain, dengan roh yang lain dan dengan Injil yang lain. Harus punya pengertian dan pendirian dalam peng-urapan Allah untuk melawan roh2 jahat yang ada dalam penyesatanmereka. Kalau ada hal2 yang aneh atau mera-gukan, tanyakan pada pemimpin2 ro-hani dalam kelompok, dalam seksi; kalau belum ada jawabannya, tanyakan pada pemimpin2 di atasnya. Kita perlu menolong memberi jawaban yang benar dari Firman Tuhan supaya me-ngerti dan taat, tidak plin-plan dan disesatkan oleh banyak penjelasan logis manusiawi yang menyesatkan 2Pet 3:16, 2Tim 3:6-8.

Kalau sudah terpengaruh oleh ajaran2 yang sesat akan timbul kekacauan dan perubahan besar sehingga tercerai berai dan iblis ada di tengah2 perce-raian itu. Sebab itu dalam penggem-balaan juga perlu ditolong, ditanya dan dijawab perta-nyaan2 domba2 Tuhan, sehingga mereka tidak bersabar dan menerima saja semua penyesatan yang memutar-balikkan kebenaran Firman Tuhan seperti ular menyesatkan Hawa sampai mati!

KESIMPULAN.

Hiduplah dalam persekutuan tubuh Kristus yang betul, limpah dengan 7 KPR. Jangan lupa terus ber-tambah2 dalam persekutuan dalam Roh yang makin meluas, sehingga bisa tolong menolong, dan dengan segera menja-wab dan menetraliser ajaran2 sesat yang terus mau masuk di mana2.

Kalau ada persekutuan yang makin besar, kita akan makin kuat dan makin mudah menolong dan melepaskan semua anggota tubuh Kristus dari tipu daya iblis dan bersekutu dengan orang2 yang cinta Firman Tuhan dan dipimpin Roh Kudus.

Jangan sampai disesatkan, sehingga keluar ril jalan Tuhan, apalagi sampai berubah melawan kebenaran Firman Tuhansehingga binasa. Kalau kita tetap dalam kebenaran Tuhan dan taat, kita akan maju terus dalam rencana Allah, maka kita akan terus tumbuh sampai menggenapi rencana Allah. Jangan lupa kita disempurnakan dalam persekutuan dalam Roh, dalam tubuh Kristus seperti Trinitas, maka ber-sama2 kuasanya akan menjadi amat besar, mengangkat dan menumbuhkan kita untuk meng-genapi rencana Allah, ikut peng-angkatan dan masuk dalam kemuliaan-Nya yang heran.

Nyanyian:

Dalam Kristus kita bersaudara 2x

makin kuat, makin indah,

terus tumbuh bersama

Dalam Kristus tumbuh sperti Kristus.