M4159 – Roma 16:1-27. Bagaimana Mempersatukan. (Hubungan2 Diantara Anggota Gereja).

PENDAHULUAN.

Kita perlu saling memperkenalkan saudara2 seiman, supaya persekutuan kita tidak hanya itu2 saja sampai Tuhan datang, tetapi bertambah. Memang ada hubungan yang lebih erat dalam segi2 pelayanan tertentu, tetapi kita perlu bersekutu dengan seluruh ang-gota tubuh Kristus seperti dalam tubuh kita ini.  Perkenalkanlah atau rekomen-dasikanlah saudara2 kita dari bagian2 (seksi atau Persekutuan Sel yang lain2), dari segala golongan dan tingkatan, supaya ada perkenalan dan perseku-tuan yang makin meluas, dan ber-sekutu dengan betul (tidak ada per-bedaan, sama2 tidask berarti di hadapan Allah), sehingga bisa saling mengisi dan melengkapi dan dengan demikian tubuh Kristus menjadi kuat seperti Im 26:8 dan bisa tumbuh ke-pada kesempurnaan. Ini adalah ke-hendak Tuhan, sebab itu Paulus me-lakukan hal ini. Memang ada beberapa macam golongan diantara orang Kris-ten, tetapi kalau sudah ada dalam satu Gereja, kita belajar bersekutu sekalipun ada golongan2 yang berbeda, yaitu:

  1. Golongan gandum dan lalang Mat 13:25-30. Juga dalam 1Yoh 3:10 ada anak2 iblis dan anak2 Allah yaitu orang yang tidak/ belum percaya dan orang yang sudah percaya. Lalang tidak boleh dicabut. Sebab itu pakailah kesempat-an ini baik2 dengan hikmat dan kuasa Allah Luk 11:20.
  2. Golongan menurut tingkat rohani, yaitu Luar Halaman, Halaman, Ruangan Suci dan Ruangan Maha Suci. 3. Golongan2 menurut Rom 16. Ini lebih sulit, tetapi kita harus bisa menghubungi semua golongan ini yang ada ber-sama2 dalam Gereja, menurut Firman Tuhan, yaitu:

ROM 16:1-16. SAUDARA SEIMAN DALAM KRISTUS.

Disini ada banyak saudara2 yang diper-kenalkan, tetapi disini kita memusatkan pengenalan itu tentanghal2 yang baik dari masing2 mereka. Apakah tidak ada hal2 yang jelek? (Kelemahan, dosa, kebodohan, tabiat lama yang masih muncul ber-ulang2 dll). Pasti ada (sebab semua kita belum sempurna), jugatingkat dan variasinya banyak, tetapi jangan perhatian kita dipusatkan dalam hal2 yang jelek dan kelemahan2 mereka, sekalipun kita tidak menutup mata untuk menolong sebagai tabib. Jangan kita perkenalkan kelemahan atau kejelekannya (kecuali yang sudah terus menerus berdosa, tidak mau bertobat 1Tim 5:20, Mat 18:17).

Biasanya mula2 kita belum tahu dosa dan tingkat atau keadaannya. Perkenalkanlah apa yang baik saja (seperti disini), sehingga bisa mulai bersekutu, tanpa curiga atau syak supaya bisa bersekutu, tidak ter-pisah2 atau ber-pihak2 (1Kor 3:4). Paling tidak diperkenalkan secara umum, supaya mulai bisa saling menggarami dan menerangi.

Tidak perlu sampai men-cari2 kesa-lahan atau kekurangan2nya, sehingga terpisah dan menjadi golongan2, tetapi mencoba dengan kasih dan terang Kristus, bersekutu dalam Kristus. Kalau toh ada kekurangan yang tampak/ timbul, maka sebagai saudara dan tabib kita berusaha menolong “penya-kitnya” Mat 9:12,13. Sebab kita semua sama2 belum sempurna, pasti masih ada yang kurang atau salah dalam hidup kita. Tetapi kalau ada perse-kutuan (dalam kasih dan kesucianNya), maka kita bisa saling tolong menolong. Justru dengan bersekutu kita bisa saling memperbaiki satu sama lain dengan efektif yaitu dengan hikmat, kuasa dan kasih Kristus seperti Mat 7:2-5. Bukan untuk saling menuduh atau menghakimi meskipun ada dosa dan kesalahan pada saudara2 kita, tetapi kita perlu saling membersihkan, tolong menolong seperti Pkh 4:9-12. Jangan membisu seperti Eli pada anak2nya atau Ayub pada istrinya, sehingga dosa 10 anaknya melebihi batas sampai mati, tetapi berusahalah untuk tolong menolong. Kalau kita bisa menolong tetapi tidak melakukannya, itu menjadi dosa Yak 4:17. Bahkan kita berusaha merebutnya dari dosa2nya Yak 5:19-20 dari api kebinasaan Jd 23. Tetapi jangan dengan ribut, perkelahian, debat, saling menghakimi, tetapi sebagai seorang tabib yang menyembuhkan, seorang saudara yang menolong membang-kitkan saudaranya yang jatuh dengan kasih Kristus, tetapi tetap tegas ter-hadap dosanya. Jangan saling menu-duh, menghakimi dan menghukum, tetapi sebagai tabib yang menyembuh-kan. Beginilah cara kita bersekutu de-ngan kasih, tetapi tetap dalam terang, yaitu dengan kasih ilahi, bukan dengan kasih manusiawi (melindungi, memihak saudara atau golongan sendiri, tetapi memusuhi, tidak senang terhadap golongan lain). Kita sama2 belum sempurna, tetapi dengan kasih Kristus, sama2 saling menolong sehingga makin disucikan, dan makin berkenan pada Tuhan, sehingga bisa makin tumbuh dan ber-buah2 sampai pada akhirnya. Jangan memberi keterangan atau rekomendasi kekurangan dan kejelekan orang2 atau pemimpin2 atau Gereja2 kita atau Gereja yang lain, kecuali mereka sengaja tidak mau bertobat dan menyesatkan atau menulari domba2 yang kita gembalakan. Ingat, jangan mewartaberitakan kemenangan setan 2Sam 1:20, dan jangan lupa mendoakan mereka meskipun tidak kenal (bukan tanggungan kita), sebab adalah kehendak Tuhan supaya semua orang selamat dan orang beriman yang berdosa bertobat kembali. 2Pet 3:9.

Kesaksian2 yang baik disini adalah:

ROM 16:1-2. FEBE (1), seorang pelayan Tuhan di Kengkrea yang sudah menjadi berkat bagi banyak orang dan juga untuk Paulus. Paulus minta supaya dia disambut sepatutnya dan dibantu.

ROM 16:3-4. PRISKILA (2) DAN AKWILA (3) kawan sekerja Paulus dalam Kristus. Supaya semua bisa sama2 menjadi kawan sekerja yang makin besar jumlahnya, makin me-lengkapi tubuh Kristus. Mereka ini be-rani jadi korban untuk Paulus dan orang2 lain, bukan sebaliknya untuk memeras dan cari untung! Paulus juga punya pendirian semacam itu, mau menjadi korban untuk pertumbuhan iman orang lain, Fil 2:17-18. Hendaklah kita semua bisa saling menjadi berkat, bukan mengganggu, jadi beban atau merugikan, tetapi saling tolong menolong menjadi berkat, sebab itu berkenan pada Tuhan, dan Tuhan akan memberkatinya lebih banyak Kis 20:35.

ROM 16:5. Orang2 dalam Gereja di rumah AKWILA (4), EPENETUS (5) yang dikasihi Paulus yaitu buah sulung Kristus di Akhaya (TL, TB: Asia). Ia yang mula2 percaya dan tetap setia sampai waktu itu bahkan ada hal2 yang indah dalam hidupnya, sehingga dikasihi. Jangan sampai yang mula2 jadi yang terakhir, apalagi undur dan hilang. Mat 19:30.

Sangat indah, kalau semua maju bersama. Siapa yang ingat ada orang yang undur,doakan, lebih2 kalau bisa mencari dan meraihnya kembali (gem-bala2 wajib mencarinya Luk 15:4-7), tetapi jangan sampai ketularan dosa2-nya (kebencian, duniawi, pezina, fitnah dll) yang membuatnya undur. Datang dengan kuasa dan hikmat Allah Luk 11:20, jangan tanpa Allah, bisa2 ketularan dosanya.

ROM 16:6. MARIA (6) yang banyak berlelah bagi kamu. Ini yang normal, bisa berkorban untuk Gereja Tuhan, sehingga menjadi berkat, bukan jadi beban, problem, merugikan dan me-lemahkan orang lain, (itulah Kristen kanak2 atau yang undur dari Tuhan). Maria indah, sebab berani korban dan menjadi berkat bagi semua yang lain.

ROM 16:7. ANDRONIKUS (7) DAN YUNIAS (8), keluarga Paulus, dan te-man sepenjara. Kalau keluarga lebih dekat dan baik, itu betul dan tidak salah, tetapi jangan benci atau pra-sangka bagi yang bukan keluarga. Seharusnya, karena sama2 dalam Kristus, harus makin dekat dan erat karena Kristus. Ternyata mereka sama2 di penjara karena Kristus, sama2 men-derita; biasanya ini orang2 yang rohaninya kuat, sebab tahan dalam penderitaan.

ROM 16:8. AMPLIAS (9) yang di-kasihi. Memang kita perlu saling mengasihi dalam Kristus 1Yoh 4:20, jangan ada benci atau tidak senang. Bedanya banyak, itu terang dan gelap, pihak Tuhan dan pihak iblis, anak2 Allah dan anak2 iblis. Hendaklah kita terus di pihak Tuhan.

ROM 16:9. URBANUS (10) kawan sekerja dan STAKHIS (11) yang kukasihi. Ini yang harus selalu ada diantara orang2 beriman, saling cinta dan bisa bekerjasama, jangan ber-lawan2an apalagi bertarung satu sama lain dengan hati, kata2 atau perbuatan, itu berarti setan masuk Gereja di dalam orang2 seperti ini (setan bisa masuk dari Perjamuan Suci yang dipimpin Yesus lewat Yudas! Juga sesaat lewat Petrus, Yohanes, Yakobus). Jangan sampai ada diantara kita jadi pintu masuk iblis dalam Gereja dan pela-yanan, sebab dosa itu adalah pintu masuk bagi iblis.

ROM 16:10. APELES (12). Ini orang yang sudah teruji dalam Kristus, sebab banyak mengalami pencobaan, tetapi terus lulus, itu sangat indah yang berlaku sampai kekal, tidak seperti ijazah dan juara hanya untuk di dunia saja. Belajar tidak bereaksi dosa dan selalu lulus dalam setiap pencobaan, baik dalam hati, kata2 dan perbuatan! Salam dari ARISTOBULUS (13). Tidak ada keterangan, tetapi ia memberi salam, berarti masih hidup dan tetap dalam Kristus.

ROM 16:11. Salam untuk HERO-DION (14) keluarga dari Paulus. Seka-lipun keluarga, tidak dilebihkan, tetapi makin manis bersekutu dalam Kristus. Keluarga NARKISUS (15) yang ada dalam Tuhan. Semua harus tinggal tetap dalam Tuhan, yaitu dalam kesucian di jalan sempit. Kalau keluar dari kesucian, itu bahaya, bisa binasa dan terhilang dalam Neraka kalau tidak bertobat. Tetap dan tumbuhlah di dalam Kristus.

ROM 16:12. TRIFENA (16), TRIFOSA (17).  Mereka mungkin bersaudara bahkan kembar, mereka selalu berani korban, ber-lelah2 dalam Tuhan, itu tidak sia2 sekalipun pengorbanan kecil atau besar Mat 10:42, sebab Tuhan menghitung dari kasih dan persentasi kemampuannya. Semua belajar korban dan berlelah bagi Tuhan dan Gereja-Nya, pasti ada berkatnya dan akan tumbuh sebab mau salib, bukan cari untung dll. Juga pada PERSIS (18) yang sama2 berlelah bagi Tuhan. Memang harus pikul salib Luk 9:23, bukan pikul lain2 yang sia2.

ROM 16:13. RUFUS (19) DAN IBU-NYA (20). Ini orang pilihan di dalam Tuhan, itu besar artinya dalam Surga kekal. Jangan jadi orang afkiran, untuk segala pekerjaan tidak berguna Tit 1:16. Beberapa orang diberi pekerjaan apapun, tidak dikerjakan dengan baik, justru membuat repot dan makin kacau, sehingga lebih baik tidak diberi pekerjaan apapun. Ini pasti ada sebabnya dan perlu “diobati” supaya penyakitnya sembuh, jangan dibuang! Doakan dan tolong dengan kasih supaya apa yang dahulu tidak berguna sekarang jadi berguna seperti One-simus Filemon 1:10-11, bahkan seka-rang diakui sebagai anak oleh Paulus. Jadilah orang yang berguna tingkat kemuliaan kita di Surga kekal. Jadilah garam dan terang dunia, bahkan orang pilihan dari Kristus. Juga ibu dari Rufus, pasti sedikit banyak ikut andil dalam pelayanan anaknya 2Tim 1:5. Jangan orangtua justru jadi batu sontohan dan penghalang, tetapi jadi berkat dalam pertumbuhan dan pelayanan anak2nya jasmani dan rohani.

ROM 16:14. ASINKRITUS (21), FLEGON (22), HERMES (23), PATROBAS (24), HERMAS (25) DAN SAUDARA2-NYA (26) yang bersama dengan me-reka. Tidak ada keterangan tentang mereka, mungkin untuk menyingkat surat/ waktu, mungkin juga ada apa2 yang belum beres dari mereka, tetapi namanya tetap disebut. Juga nama semua orang percaya ditulis dalam buku Hayat, kecuali karena tidak bertobat dari dosa2nya sampai mati, maka nama itu bisa dihapus atau dipotong dari buku Hayat Kel 22:33. Jangan sampai ini terjadi, sebab jadi celaka kekal.

ROM 16:15. FILOLOGUS (27), YULIA (28), NEREUS (29), DAN SAUDARINYA (30), OLYMPAS (31) DAN ORANG2 SUCI (32) dst. Ini digolongkan orang suci. Seharusnya semua anggota Gereja itu orang suci, kecuali yang tidak mau pikul salib, bertobat dan taat. Orang suci atau tidak, ini besar artinya untuk kekal dan menentukan kemenangan dan kesukaan dalam dunia.

ROM 16:21. TIMOTIUS (33), LUKIUS (34), YASON (35), SOSIPATER (36). Kita tahu Timotius, seorang yang sungguh2 cinta Tuhan dan menyerahkan hidup-nya untuk pelayanan, jadi gembala sidang di Efesus. Pasti ada banyak orang2 yang dipanggil Tuhan, tetapi tentu harus tulus dan benar2 mau berkorban, bukan karena tidak ada pekerjaan atau untuk cari nafkah, kepujian dll, itu justru jadi hamba2 iblis dalam Gereja, sehingga menyesatkan dan mencelakakan banyak orang. Yang lain adalah keluarga Paulus, memang Paulus orang Yahudi, pasti juga punya saudara2 lain yang juga jadi saudara dalam Tuhan, jangan dalam Kristus justru bermusuhan, itu jahat sekali di hadapan Tuhan.

ROM 16:22. TERTIUS (37) yang menuliskan surat Paulus ini, sekalipun hanya administratif, tetapi ini berguna dan menjadi berkat dalam Gereja.

ROM 16:23-24. GAYUS (38) ini yang memberi tumpangan pada Paulus. Ini juga pelayanan yang indah sekalipun hanya secara jasmani, semua diper-lukan dalam Tuhan, asal tulus, karena Kristus pasti tidak sia2 1Kor 15:58. Anugerah Tuhan atas mereka semua, bahkan makin ber-tambah2.

ERASTUS (39), bendahara kota, orang yang berkedudukan, orang besar, tetapi juga percaya Tuhan Yesus.

Di luar Gereja, gelar dipakai, tetapi di dalam Gereja, di hadapan Bapa Sur-gawi, kita sama2 anak, sama2 tidak berarti, semua gelar dan kedudukan jangan dipakai untuk memudahkan bersekutu dalam Roh, dalam kesucian dan kasih Kristus, sehingga ada per-sekutuan yang tidak tergantung dari kaya miskin, suku bangsa, orang besar atau kecil, pintar bodoh dll, sebab kita sama2 bukan apa2 di hadapan Tuhan dan bersekutu dengan kasih yang tulus dan suci, sehingga Roh Kudus bisa bebas bekerja dengan limpah di tengah2 kita. KWARTES (40).

ROM 16:17-20

ORANG2 YANG MELAWAN.

Kalau ada, terpaksa harus disebut, yaitu orang2 jahat, melawan dan dipa-kai iblis, memecah belah dan tidak mau bertobat, sangat merugikan dan lebih celaka lagi, selalu ada dalam setiap Gereja seperti Yudas dll. Pada mulanya Yudas tulus dan sungguh2 Gal 3:3-4. Harus membuat tanda pada mereka untuk membedakan dari orang2 yang hidup benar dan masih mau bertobat.

Inilah orang2 yang menyebabkan per-pecahan dan pelanggaran. Ini sangat jahat di hadapan Tuhan, ini pekerjaan setan. Kita justru harus saling me-ngasihi, mengampuni dengan suci dan tulus, bukan memecah belah. Ini pekerjaan setan seperti orang yang membelah rumah sampai runtuh dan hancur, itulah tujuansetan. Mereka tidak mau taat seperti Korah cs yang terus melanggar peraturan2 dan ketetapan yang dibuat oleh pimpinan.

Mereka melawan pengajaran yang sudah diberikan. Tentu kalau ada yang tidak jelas atau bertentangan dengan ajaran yang diberikan, semua anggota boleh bertanya dan minta penjelasan, tetapi tetap taat pada pimpinan Ibr 11:17. Kalau belum bisa mengerti, jangan berkelahi, bermusuhan atau memecah belah tetapi berdoa dan minta pimpinan Roh Kudus Yoh 16:13. Kadang2 tidak bisa langsung mengerti, pelajari terus sambilberdoa dalam Roh dan kebenaran (jangan ada benci, iri, prasangka, sombong dll) supaya Roh Kudus bisa bekerja dengan bebas memberi pengertian.

Orang2 ini ada yang terang2an melawan, ada yang dengan halus melayani Tuhan karena perut (uang) dan memperdayakan orang banyak yang bodoh dan tidak mengerti. Untuk orang2 yang tidak mau bertobat dan tetap dalam dosanya harus diberi tanda seperti Putra manusia Yesus memberi tanda pada orang2 Parisi yang pura2 (tetapi ada orang Parisi yang indah seperti Gamaliel, guru2 Yahudi seperti Nikodemus Mat 13:52; 23:24 dll). Bahkan jangan bersekutu dengan mereka 1Kor 5:9-12, tetapi salahkan mereka Ef 5:11, dan di-umumkan 1Tim 5:20. Perhatikan ja-ngan hanya prasangka tetapi betul2 ada bukti bahwa orang itu tidak mau bertobat dan sudah dinasehati dan ditegur ber-kali2 Mat 18:16-17. Tetapi jangan dengan benci, tetap dengan cinta, usahakan merebut mereka kembali Yud 23, garami dan terangi, sebab ada juga yang mau bertobat seperti penjahat yangdi salib, Saulus menjadi Paulus dll. Memang bisa timbul perlawanan yang besar, tetapi jangan berdosa, tetap dalam kesucian dan kasih, maka Allah akan mere-mukkan iblis di bawah kaki para pemimpin2 yang taat. Ada pemimpin2 yang takut bersikap tegas, itu salah, sebab ini perlu tetapi tetap dengan cinta ilahi.  Lebih baik sejak dosa kecil sudah dinasehati dan ditegur,sehingga lebih mudah bertobat Ef 5:11, Salomo sendiri waktu undur dilawan Tuhan 1Raj 11:14,23. Orang2 yang keras hati seperti Korah, Datan dan Abiram, 10 pengintai dll dihukum Tuhan dengan kesucian. Jangan menghukum, itu urusan Tuhan, tetapi salahkan, tandai mereka, dan terus dipimpin Roh dalam kesucian dan pengampunan, supaya kalau bisa, mereka bertobat.

ROM 16:25-27. PENUTUP.