M4166 – Lukas 12:49. Bersedialah, Api Itu Akan Menyala

ARTI API.

Luk 12:49. Jikalau api itu sudah menyala, lalu …….

(TL: Betapa sukanya Aku;

TB: Betapa Aku harapkan;

KJI: Apakah yang Kukehendaki;

Yunani: Thelo ethelo: artinya seperti dalam terjemahan2 di atas + Kurindukan, Kusukai, senang dll).

 

Tuhan datang melempar api ke bumi sampai sudah menyala di seluruh bumi. Api apa itu? (lihat juga dalam M3053):

  1. Api ujian 1Pet 1:7; 4:12 yaitu kesu-karan, penderitaan dll, istimewa di akhir zaman karena dosa dan kejahatan yang terus meningkat sampai puncak (juga kesucian!) Wah 22:11.

Api ujian ini direncanakan Allah untuk umatNya untuk pengolahan su-paya tumbuh bahkan sampai sempurna.

Hidup tanpa ujian itu berarti tidak ada pengolahan, tidak ada kemajuan yang berarti. Tetapi ini diharapkan orang bodoh. Putra manusia Yesus di-sempurnakan dengan sengsara bahkan sampai mati tersalib Ibr 2:10.  Juga orang Israel waktu di padang gurun diolah dan diuji Ul 8:2. Tuhan bisa memberi kebutuhannya sebelum tim-bul problem, tetapi Tuhan memberi sesudahnya (terlambat?!). Mengapa? Ini jadi pengolahan, ujian supaya me-reka bisa menghadapi problem itu yaitu dengan percaya sekalipun belum dapat, sabar, tekun dan ini akan me-numbuhkan rohaninya! Kalau perto-longan itu diberi sebelumnya, itutidak mendidik, tidak mengolah (kecuali orangnya tahu dan didoakan lebih dahulu). Seperti ujian langsung diberi jawaban atau seperti anak orang kaya kurang diolah, sebab semua sudah ready stock.

  1. Api disini juga adalah baptisan api (ada 3 baptisan: air (Kolam), Roh (Pintu Kemah), dan api (Tirai) Mat 3:11, Luk 3:16). Api bisa berarti baptisan Roh Kudus (Kis 2:3), tetapi disini berarti baptisan api seperti yang dialami Putra manusia Yesus sendiri Luk 12:50.

Waktu itu Putra manusia Yesus sudah dibaptis Roh Kudus Mat 3:16. Tetapi ini adalah ujian akhir (Putra manusia harus mengalami salib sebagai ujian akhir) inilah baptisan api bagiNya Ibr 10:20, Mat 27:57. Begitu juga kita, seperti Kristus, akan mengalami bap-tisan api.

ADA 2 MACAM UJIAN AKHIR:

Pribadi, kalau rohaninya sudah tinggi dekat sempurna seperti Abraham, Yu-suf, Ayub dll baru orang itu meng-alaminya secara pribadi. Ada banyak orang Wasiat Lama yang sudah sem-purna, tetapi mereka terhalang naik ke Surga sebab belum mengalami pene-busan darah Yesus (dosanya baru ditu-tup darah binatang), kecuali dengan iman (Ibr 11:5 Henokh, Elia). Baru se-sudah Putra manusia Yesus mati, do-sanya dibasuh darah Yesus, baru orang sempurna Wasiat Lama bangkit (ke-bangkitan sulung). Tetapi orang Wasiat Baru yang menjadi sempurna, langsung naik pada saat pribadi, waktu mereka menjadi sempurna seperti Wah 12:5.

2.b. Massal. Gereja akhir zaman diolah ber-sama2, mengalami baptisan api, bersedia atau tidak (bahkan semua orang diuji Wah 2:10). Ini sudah di-nubuatkan dalam Luk 12:49, 1Pet 4:12,17; Yez 9:4-7. Sebab itu orang yang tidak bersedia dan tidak me-lampaui batas minimum akhir zaman (yaitu orang “dalam” Mrk 4:11, Pintu Kemah) akan jatuh waktu dosa me-ningkat Wah 22:11 dan ia (orang Ha-laman) akan gugur dalam ujian api ini. Juga keadaan dalam Gereja berubah menjadi sangat tertib 2Kor 10:6. Api ujian (pencobaan yang berat 2Tim 3:1) akan menyala di seluruh dunia, tetapi orang yang bersedia (Mat 24:42, orang2 Ruangan Suci) akan tahan, bisa lulus, bahkan ada yang menjadi sem-purna, langsung terangkat pada saat pribadi, waktu ia menjadi sempurna (hanya 144.000, ini jumlah total) dan sebagian besar (ratusan juta) yang te-tap dalam kesucian dan  sudah diuji dan sudah lulus (dalam ber-bagai2 tingkatan), mereka siap untuk ikut pengangkatan ber-sama2, maka Tuhan Yesus datang di awan2.

Sebab itu Tuhan Yesus sangat ber-sukacita kalau ujian atau api itu sudah datang, sudah menyala, lalu lulus, ang-ka2 kedatangan Tuhan sudah genap, Tuhan Yesus bisa datang, itu sangat indah, sebab rencana Allah tamat dan mulailah kekekalan dalam sukacita (meskipun belum selesai semua, masih ada zaman orang Yahudi).

III. BERSEDIA UNTUK TANGGAL

YANG MANA?

  1. Kita tidak bersedia untuk tanggal kedatangan Tuhan, itu terlambat. Pengangkatan terjadi dalam sekejab dan selesai 1Kor 15:52. Semua orang beriman yang tidak ikut pengangkatan, mereka tertinggal, pasti semua tahu, tetapi sudah terlambat dan mereka akan masuk dalam zaman Antikris, sa-tu2nya kesempatan terakhir untuk se-lamat. Seperti ligabo (lima gadis bodoh) yang tertinggal, mereka harus membeli minyak sendiri, ini berarti membeli kesempatan ini dengan nyawanya Wah 13:17, satu2nya kesempatan untuk se-lamat. Jangan sampai tertinggal, ini bu-kan kehendak Tuhan.
  2. Kita harus bersedia untuk tanggal lonceng nubuat Daniel berjalan lagi, yaitu dimulainya Minggu ke-70 Daniel.

Kita bersedia untuk masuk Minggu ke-70 Daniel, yaitu untuk masuk dalam pengolahan terakhir, ujian akhir = masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:17, baptisan api; inilah masa2 yang sangat dahsyat, tetapi sangat indah untuk orang yang bersedia. Kalau Lonceng nubuatan Daniel sudah berbunyi maka akan tampak banyak tanda2 yang jelas, sehingga orang2 beriman, lebih2 yang dipimpin Roh akan mengerti saat ini.

TANDA2 MINGGU KE-70 DANIEL MULAI.

  1. Wah 22:11 dosa dan kesucian men-capai puncak2nya dan itu sangat me-ngerikan bagi orang yang tidak punya “asuransi” dari Tuhan (yaitu hidup da-lam kesucian, berkenan kepada Tuhan Kol 1:10) sulit bisa bertahan dalam keadaan yang dahsyat seperti ini.
  2. Muncul 3 Antikris yg pertama Dan 7.
  3. Gereja jadi ajaib Wah 12:1.
  4. Empat Meterai dan empat Sang-kakala akan terbuka dan terjadi.
  5. Kejatuhan banyak umat Tuhan sebab mendua, bercabang, bahkan 1/3 bin-tang gugur oleh pekerjaan Naga Wah 12:4, 1Tim 4:1. Bintang di langit ini menceritakan orang2 rohani, tetapi bercabang, ada percintaan dunia, se-hingga jatuh.Mereka sudah penuh Roh Kudus, tetapi gugur seperti ligabo, menyedihkan dan mengerikan.

BERSEDIA MULAI SEKARANG.

Meskipun sekarang ini sudah ada banyak hal2 yang dahsyat di mana2, tetapi kalau dilihat daritanda2 di atas, kita belum masuk Minggu ke-70 Daniel, tetapi kita sudah harus ber-jaga2! Mengapa? Tuhan mengizinkan banyak kekacauan dan pencobaan ini untuk menjadi pelajaran bagi kita, mulai dari problem2 “kecil” yang kita hadapi se-karang ini, sampai kemudian kena problem2 yang jauh lebih besar. Kalau problem kecil sudah jatuh, gagal, apa-lagi ujian yang akan datang, yanglebih berat, pasti gugur. Sebab itu sekarang kita sudah harus menang dan terus meningkat dalam tingkatan rohani kita, sehingga kalau datang hari2 yang lebih berat untuk masuk Minggu ke-70 Da-niel, kita akan tetap menang bahkan tumbuh cepat seperti kilat masuk dalam rencana penamatan Allah yang heran, ajaib dan sangat indah.

BAGAIMANA KITA MENGHADAPI UJIAN AKHIR INI.

  1. Tetap hidup dalam kesucian dalam Ruangan Suci. Kalau jatuh atau hidup dalam dosa, akan terseret dalam arus dosa yang besar. Sebab itu ada apa saja yang terjadi, jangan bereaksi dosa apa-lagi setuju dan ikut orang banyak dalam dosa Kel 22:3 pasti rohaninya akan rusak dalam dosa lalu binasa dalam dosa. (Ingat setan sangat mengharap-kan orang2 beriman jatuh dan mati dalam dosa sehingga pasti di Neraka, ada di pihak iblis untuk kekal, sebab ka-lau sudah mati, tidak mungkin bertobat atau berpindah lagi ke pihak Tuhan, untuk kekal ia ada di pihak iblis).
  2. Terus belajar makin mahir dipimpin Roh. Memang ini definisi anak2 Allah Rom 8:14 dan ini kunci hidup berke-menangan Putra manusia Yesus, juga kita Mat 4:1, Luk 4:1,18. Tanpa disertai Tuhan (dengan penuh!), tidak mungkin kita bisa lepas dari siasat dan keadaan jahat yang makin lama makin dahsyat. Tetapi dengan Allah yang Maha kuasa kita pasti aman dalam perlindungan-Nya, bahkan tumbuh dalam rencana Allah. Jangan ragu2 atau mendua, te-tapi sepenuh hati ikut Tuhan, mati hidup di dalam Dia, menurut pimpinan Roh saja. Tentu kita harus tumbuh da-lam kemahiran mendengar suara Roh, sehingga bisa taat dipimpin Roh de-ngan betul. Bukan saja aman dan terpelihara dari segala bahaya dan celaka Maz 91:7, tetapi juga bisa tum-buh dengan cepat (Mat 24:27) dalam rencana penamatan Allah yang indah dan ajaib. Sebagian besar (atau hampir semua) orang sempurna muncul dalam 3,5 tahun sebelum pengangkatan, isti-mewa orang yang ikut pengangkatan disiapkan disini yaitu orang2 yang se-karang sudah ber-jaga2 (dalam Ruangan Suci dan memakai 7 KPRnya).

Bersedia bukan berarti berhenti kerja, sekolah dll (ini tanda2 ramalan dan pe-ngertian yang salah) sebab pada waktu terjadi pengangkatan, orang masih bekerja di ladang dan di tempat kerja lainnya.Luk 17:35-36. Kita tidak tahu bila Ia datang, sebab itu kita harus ber-jaga2 mulai sekarang, tetapi tetap bekerja, sekolah dll, tetapi juga siap ber-jaga2 ekstra dalam menghadapi semua ini seperti dalam Neh 4:17 yaitu dengan satu tangan membawa alat2 untuk bekerja dan satu tangan mem-bawa senjata rohani. Begitu kita harus bersedia hidup berkenan pada Tuhan se-olah2 nanti malam Dia datang dan tetap bekerja seperti biasa, se-olah2 Ia masih lama datang.

  1. Tujuh kebutuhan pokok rohani plus atau ekstra. Kita tidak tahu waktuNya, sebab itu harus siap dengan sungguh2, sebab kalau kita sudah ber-jaga2, te-tapi Tuhan belum datang dan kita ha-rus mati, tetap untung, tidak rugi, sebab dengan bersedia sungguh2, rohani kita meningkat dan itu menjadi ukuran kemuliaan kita untuk kekal.

3.1. Suci, bukan seperti ligabo, tidak bereaksi dosa dalam pencobaan apa-pun dll, sudah diterangkan di atas.

3.2. Salib, harus makin mahir sehingga dalam pencobaan yang lebih berat, tetap lulus, bahkan terus meningkat. (Misalnya menghadapi kerugian atau penderitaan yang lebih besar, musuh yang lebih banyak, tetap menang de-ngan Kristus). Salib itu indah dan jadi mahkota kekal Rom 8:17.

3.3. Sekutu. Kita harus bisa bersekutu dalam Roh di dalam Kristus (Ef 4:3, 1Kor 12:12) dan bisabersukacita berse-kutu dalam kesucian dan kasih 1Yoh 1:7 (penuh pengampuni, tulus, suci saling melayani dan bisa makin kuat, sebab dapat bersekutu dengan betul Im 26:8. Mutlak perlu bersekutu (1Yoh 4:20), sebab kita hanya bisa tumbuh dalam arah kesempurnaan kalau bisa bersekutu seperti Kristus dalam Trinitas Yoh 17:23.

3.4. Doa dalam Roh dan hidup benar 1Kor 14:14, Yak 5:16 dan terus me-nerus 1Tes 5:17 sebab kitasangat ber-gantung pada pimpinan Roh Kudus. Kita hanya bisa menghadapi problem2 jahat akhir zaman ini dengan doa yang betul dan limpah (dalam Roh dan kebenaran), sehingga kita dipimpin Roh, punya hikmat dan kuasa Allah. Tanpa ini kita tidak dapat mengha-dapinya, terlalu sulit dan berat, bahkan kita harus berusaha untuk terus me-ningkat seperti ligabis sampai peng-urapan tanpa batas Yoh 3:34, untuk menghadapi kejahatan yang keji, licik dan rumit, sebab iblis ada di bela-kangnya.

3.5. Ibadah Ibr 10:25 saling dikuatkan dalam hadirat Tuhan, baik kelompok besar (pelayanan jabatan) dan Ke-lompok Kecil: Persekutuan dan peng-gembalaan. Harus ada gairah danwaktu untuk hal ini (ini yang normal).

3.6. Alkitab 2 gomer. Meterai2 Firman Tuhan itu terus terbuka sesuai waktu (misalnya Dan 12:4, Mat 10:26-27). Orang yang taat sebab cinta Firman Tuhan akan mengambil 2 gomer dan  “langganan” pembukaan Meterai Mat 13:11, Mrk 4:11, sehingga terus ber-tambah2 Mat 13:12, sebab bisa terus mengikuti pembukaan2 baru dari Roh Kudus (Roh Kudus akan memimpin orang yang mau taat padaNya, se-hingga ia mendapat sumber2 yang betul, dan bisa membedakan, (sebab zaman sekarang ada banyak penga-jaran2 on line, tetapi campuran dengan yang sesat!!).

Kalau kita mengerti rahasia akhir zaman yang betul dari Firman Tuhan dalam pimpinan Roh, tidak sulit meng-hadapi kesulitan, kejahatan, kesesatan, oknum berbahaya dll yang sangat kom-pleks, sebab Firman Tuhan yang dibuka oleh Roh Kudus itu menjadi terang dan petunjuk jalan kita, sehingga tidak ta-kut, bingung, ragu2 dan tidak sampai sesat masuk jerat iblis Maz 119:105 Tu-han yg Maha kuasa itu dapat dan sang-gup menjaga kita dengan sempurna!

3.7. Melayani. Layani dengan betul (yaitu dalam kesucian 2Kor 6:17, tulus, dalam pengurapan Roh Kudus), se-hingga pelayanan itu berkenan pada Tuhan. Misalnya musik, nyanyian bu-kan indah seninya (ini nomer 2), tetapi orangnya berkenan kepada Tuhan, sehingga menarik hadirat Tuhan Maz 22:4 (ini nomer 1) seperti Kis 16:25 sebab dengan nyanyian dan musik kita bisa berperang sampai menang (Be-racha 2Taw 20:26, Yus 6:20, Kis 16:25 dll). Sebab itu kita harus dipimpin Rohdan mengerti Firman Tuhan, se-hingga bisa melayani sesuai kehendak Tuhan, sehingga hasilnya maksimal.

Perlu diperhatikan pelayanan, bu-kan mencari popularitas dan sukses manusiawi), tetapi cocok dengan ke-hendak Tuhan. Filipus membuat city wide revival di Samaria, tetapi dengan mudah ia disuruh Roh untuk pelayanan pribadi, hanya untuk satu sida2 Habsyi. Kalau taat, itu sama indahnya sekalipun kecil Kis 8:6, 39-40). Juga sesuai dengan kehendak Tuhan itu berarti berdiri pa-da tempat dan jabatan dari  Tuhan (bukan menurut kehendak, perasaan atau pikiran kita sendiri), dan hasilnya akan maksimal (misalnya mata paling baik untuk melihat, telinga untuk men-dengar dst). Sebab itu jangan tergoda untuk pelayanan besar, atau karena uang, hormat dll. Sekalipun pelayanan pribadi itu kecil seperti kuku, tetapi itu indah dan itu melengkapi tubuh Kris-tus, sehingga Gereja Tuhan bisatumbuh menjadi sempurna. Jangan kuku ingin jadi jantung. Kalau setia sebagai kuku, meskipun kecil bisa indah, bahkan menjadi sempurna, sebab itu kehendak Tuhan baginya. Meskipun jadi jantung, tetapi sombong akan direndahkan bah-kan dibuang seperti Lucifer. Sebab itu jabatan kecil itu sama2 diperlukan dan sama2 dipermuliakan dalam tubuh Kristus 1Kor 12:23-24, bahkan yang elok, hati2, jangan sampai di-angkat2, dikultuskan itu berbahaya, seperti me-ngutuki dan menjerat sampai jatuh (Ams 27:14; 29:5). Belajar mengerti ja-batan kita, cari terus dan dengan te-kun mengerjakan, buahnya akan mak-simal dan ini menyempurnakan Gereja Tuhan, sebab dapat saling mengisi dan saling melengkapi. Dengan pelayanan yang tepat (pada tempat dan jabatan yang betul) kita semua akan tumbuh cepat 2Tim 2:20-21. Dan supaya Gereja bisa tumbuh dalam rencana penamat-an dan kesempurnaan Allah, perlu ada semua jabatan dengan lengkap, baik jabatan yg besar dan kecil; perlu jabat-an pemimpin2 (Ef 4:11) juga jabatan dari setiap anggota tubuh Kristus lain-nya meskipun “kecil” 1Kor 12:27-30.

VII. KESIMPULAN.

Sekarang belum masuk Minggu ke-70 Daniel, sebab tanda2nya belum jelas dan belum lengkap. Tetapi kalau sudah mendekati untuk masuk Minggu ke-70 Daniel, jangan takut menghadapi se-gala kemungkinan yang dahsyat pada hari2 itu yang justru akan menjadiindah dan sangat menyenangkan bagi orang yang bersedia, bukan ketakutan sampai mati kaku Luk 21:26, tetapi berani, yakin dengan Tuhan dan penuh kesu-kaan Roh, meskipun belum tertolong, tetapi kemudian akan menjadi ke-he-ran2an seperti Paulus, Petrus dalam penjara, sebab Tuhan tolong dengan tidak ter-duga2 dan ajaib Kis 16:25. Dengan Tuhan sebelum tertolong, ma-sih bisa sejahtera dan bersukacita, ka-rena bersandar dan harap Tuhan. Jangan kuatir atau takut, sebab pasti kuasa dan pertolongan Allah akan datang. Sebab itu kita harus mengerti Firman Tuhan (mengerti tentang  hal2 yang akan datang dan bagaimana menghadapinya) dalam pimpinan Roh Kudus. Jangan lupa, kita harus terus hidup suci dipimpin Roh, jangan be-reaksi dosa, maka kita bisa mengha-dapinya dengan pimpinan Roh Kudus, sehingga ada hikmat, kuasa, mujizat, jawaban dll yang bisa menyelesaikan segala problem kita. Jangan lupa dalam kesucian, bukan dalamdosa, dengan kasih bukan dengan benci, jadi berkat bukan jadi kutuk, dalam pimpinan pengurapan Roh Kudus. Jangan lupa 7 KPR+. Tuhan sanggup menjaga kita su-paya bisa masuk dan mengalami pe-namatan rencana Allah yg gilang gemi-lang di tengah2 dosa dan celaka yang ber-limpah2, sebabkita tidak jalan sen-diri, tetapi lekat dengan Tuhan se-nantiasa.

Nyanyian:

Zaman sekarang berjagalah, lihat dunia bergelora,

  1. Kedengaran sini-sana, banyak kabar menyatakan,

Berlindunglah dalam Sabda Allah.

  1. Hidup suci, benci dosa, makin limpah pengurapan.

Berlindunglah dalam sabda Allah.

 

Nyanyian:

Ku tak dapat jalan sendiri,

Tuhan tolong padaku.

Biarlah sinarMu menerangiku

(biarlah RohMu memimpin selalu).

Sbab ku tak dapat jalan sendiri.

 

– Ku tak perlu kuatir, terhadap apapun.

– Tak lama lagi Tuhanku datanglah.