M4154 – Roma 8:31. Hidup Berkemenangan Dalam Kristus

PENDAHULUAN.

Orang Kristen yang betul, lahir baru dan berjalan dengan Tuhan akan selalu hidup berkemenangan, sekalipun seba-gian orang yang tidak sungguh2 dan bodoh seringkali  banyak kalah seperti orang dunia.

Kalau orang beriman sekarang me-nang, besok belum tentu menang. Ka-lau sekarang kalah, apalagi besok, bisa makin celaka.

Mengapa? Sebab:

  1. Seharusnya orang beriman terus ber-tumbuh makin mahir berjalan dengan Tuhan, sehingga hikmat, kuasaNya ma-kin limpah (itu yang normal).
  2. Di akhir zaman, dosa dan kejahatan akan meningkat sangat tinggi Wah 22:11, sehingga untuk hidup suci dan berkenan pada Tuhan akan ada ujian yg jauh lebih berat. Memang untuk ting-katan yang lebih tinggi, istimewa untuk masuk dalam penamatan, penyempur-naan rencana Allah, dengan sendirinya perlu ujian tingkatan yang lebih tinggi, supaya naik ke kelas yang lebih tinggi. Tetapi kalau mau dipimpin Tuhan terus, makin mengerti dan taat, tetap akan menang sampai Tuhan datang. Jangan kuatir, tetapi perlu bersedia baik2 mulai sekarang, supaya terus tumbuh.

TANDA2 HIDUP BERKEMENANGAN.

Kita harus dapat membedakan tanda2 hidup yang berkemenangan dalam Tu-han, yaitu:

  1. Hidup sejahtera dan sukacita, tidak tergantung dari sikon Fil 4:4,7. Paulus, Petrus dalam ujian berat, juga Daud, Daniel dll, tetapi mereka tetap sukacita dan sejahtera, dan tetap tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran, sehingga bisa dengan spontan memuji Tuhan, lalu hadirat Tuhan turun dan problem bisa diatasi dan menang dengan ajaib, misalnya Kis 16:25. Sebab itu mereka menjadi makin sukacita.
  2. Bisa menangani problem2 yang da-tang dengan berkemenangan, sebab lulus dan terus meningkat, baik dalam problem2 rohani. Juga dalam pro-blem2 jasmani, tidak bereaksi dosa, bisa ditangani dengan baik, dan diber-kati Tuhan dengan cukup sesuai de-ngan kemampuannya Ams 30:8. Hidup berkemenangan bukan berarti harus jadi kaya raya atau meningkat sampai kedudukan yang tinggi, sebab itu ter-gantung dari kemampuan masing2 (yg kalau normal, seharusnya terus me-ningkat) dan tergantung apakah itubaik untuk kekal. Misalnya orang kaya dan Lazarus sama2 percaya Tuhan (punya Alkitab di rumahnya Luk 16:16-25,29); orang kaya itu sukses secara jasmani, tetapi rohani rusak (Mat 19:23) masuk Neraka. Lazarus menjadi pengemis, namun rohaninya pasti indah sehingga boleh duduk dengan Abraham di Surga (bisa duduk dengan Abraham itu perkara besar di Surga dan untuk kekal Mat 8:11-12).

Hidup berkemenangan itu hidup yang indah di dunia dan terus ber-sambung sampai Surga, bahkan lebih indah dan untuk kekal.

Orang yang berkemenangan dalam Tuhan, itu bisa puas, sejahtera dan bahagia di dalam Tuhan sekalipun menghadapi banyak problem (di dunia ini kita sekolah, diolah, sebab itu selalu ada problem, tetapi harus lulus dan naik kelas, sebab sampai dimana kita tumbuh dalam hidup rohani, sampai disitu juga kemuliaan kita di Surga untuk kekal, misalnya Luk 19:17 bahkan kalau bisa sampai sempurna).

  1. Terus tumbuh dalam rencana Allah. Semua orang, sejak lahir baru diberi dan dibuatkan Allah suatu rencana yg terindah kelas I, sampai sem-purna; te-tapi kenyataannya tergantung dari ke-setiaan dan ketaatan kita sampai mati. Orang yang hidupnya berkemenangan dalam Tuhan akan mengalami rencana Allah dalam prosentasi yang besar, bahkan adalah kehendak dan kerin-duan Allah yang mengasihi kita semua, untuk bisa mengalami semua rencana Allah sampai sempurna Mat 5:48, Yak 1:4.

III. TANDA HIDUP YANG KALAH.

  1. Tidak ada sejahtera, gelisah, mu-rung, kacau, putus asa Rom 3:17. Hi-dup seperti ini tidak enak, pahit, bah-kan sering dibujuk iblis untuk bunuh diri supaya lebih enak, supaya lepas dari hidup celaka. Pasti orang bunuh diri langsung masuk Neraka, bukan lebih enak dan bebas, tetapi penderi-taannya memuncak dan untuk kekal tidak bisa keluar lagi untuk selamanya. Ingat, setan itu penipu yang lihai. Orang yang ingin bunuh diri, itu sudah kena bujuk iblis, itusalah, dosa, masuk jerat iblis. Biarpun bicara saja itu sudah bodoh, tidak percaya, kalah dan masuk rencana iblis yang mengerikan.Jangan bodoh mau menjadi mangsa iblis.

Bunuh diri itu dosa besar yaitu pembunuh (sekalipun yang dibunuh adalah dirinya sendiri, masuk neraka Wah 22:15) dan itu dosa rangkap 5 bahkan lebih lagi (lihat traktat bunuh diri, silahkan ambil cuma2).

  1. Tidak bisa menangani problem2. Mudah bereaksi dosa, gagal menanga-ni, sehingga timbulbukan saja celaka, rugi, penderitaan tetapi juga kejatuhan dalam banyak dosa, misalnya keben-cian, tamak,perzinaan, kesombongan, perkelahian dll. Biasanya problemnya tidak terlalu besar (sebab lebih dari kekuatannya tidak diizinkan Tuhan 1Kor 10:13), tetapi sebab kebodohan dan dosa2nya, maka ia menjerumuskan diri dalam banyak problem2 berat, misalnya salah bicara, berkelahi dan dosa2 lainnya, maka ia masuk dalam banyak bencana. Hidupnya jatuh ba-ngun dalam banyak problem, kerugian, kepahitan, banyak kesedihan dll. Inilah gambaran orang yang rohaninya kalah.
  2. Gagal masuk dalam rencana Allah. Allah membuatkan rencana yang ter-baik bagi setiap anak2 Allah yang baru lahir baru, tetapi mungkin ia hanya mengalami 2 atau 3%, atau 5-10% saja, sisanya banyak kegagalan, tidak ada berkat dan pertolongan Tuhan. Biasa-nya ia juga berusaha melakukan renca-nanya sendiri, tetapi itu sudah dipe-ngaruhi dan dikuasai iblis yang punya hak menguasainya, sebab dosa2nya Yoh 8:34. Tanpa pertolongan dan ber-kat Tuhan; muncul banyak dosa karena banyak kegagalan, kepahitan dan ce-laka yang dialaminya (seringkali setan juga memberi umpan yang indah2, su-paya mau menurut setan, tetapi akhirnya celaka).

RENCANA ALLAH BAGI ANAK2NYA YANG DICINTAINYA.

Untuk setiap anak2Nya, Allah punya rencana yang terbaik 1Kor 12:6, Ef 2:10, Yer 29:11. (sebab Dia tahu yang akan datang dan maha kuasa dan cinta) dan pasti jadi asal kita mau taat di-pimpinNya. Kalau manusia buat ren-cana sendiri, banyak problem dan ke-gagalan. Juga biasanya banyak dima-suki rencana iblis yang jahat, sebab biasanya ada dosa (tamak, benci, iri, sombong dan lain2). Iblis masuk di tengah2nya, sehingga mungkin renca-nanya sendiri itu sebetulnya rencana iblis melulu dan akhirnya pasti masuk Tasik api!

Rencana Allah itu pasti jadi dan sudah ada jadwalnya yang tepat. Kalau kita taat dipimpin Roh, mengerti atau tidak, kita bisa mengalami rencanaNya dengan penuh dan indah. Seperti Yusuf-Maria tidak mengerti rencana Allah, tetapi waktu mereka berjalan de-ngan tulus dan berkenan pada Tuhan, ternyata mereka mengalami rencana Allah, sehingga ber-ulang2 mereka ke-heran2an karena begitu ajaib (waktu bertemu malaikat, Elizabet, para gem-bala, Simeon, Hanna, orang Majus dll banyak hal2 yang aneh, ajaib dan mulia).

Rencana Allah itu selalu membuat kita terus meningkat dan akhirnya akan sampai pada kepenuhan atau kesempurnaanNya. Tetapi seringkali dari luar tampak oleh orang banyak, seperti naik turun, kadang2 turun dengan dahsyat tetapi sebetulnya itu pengolahan untuk meningkat, sebab rencana Allah tidak pernah mendatar apalagi turun, itu bukan rencana Allah. Mengapa begitu?

Kalau naik itu indah, semua senang, tetapi kalau sudah jalan dengan Tuhan tetapturun, harus periksa diri, kalau ada dosa bertobatlah supaya jangan makin hancur dan binasa. Kalau kita tidak salah, itu berarti bagian yang tu-run itu adalah”ujian” dan kalau kita lu-lus, maka hasilnya pasti indah, bahkan sesudah lulus akan naik lebih tinggi. Hidup di dunia ini sekolah, pengolahan dan pasti ada ujiannya.

Apalagi kalau ujiannya bagus, sulit, bermutu, tetapi orang yang berjalan dengan Tuhan akan lulus. Jalan dengan Tuhan itu ada naik turun seperti yang dilihat orang dunia, tetapi sebetulnya untuk orang benar yang berjalan de-ngan Allah, waktu turun, celaka, mero-sot, itu bukan turun!

Itu ujian! Kalau lulus, indah sekali sebab ia akan naik lebih tinggi lagi. Semua orang yang berjalan dengan Tuhan, hidupnya kalau dilihat dari luar, pasti ada naik turunnya, sebab sekolah dengan Tuhan itu pasti ada ujiannya, bahkan kalau ujiannya lebih lama dan lebih berat, kalau lulus, ijazahnya lebih tinggi! Misalnya:

Yusuf di rumah bapanya enak, dicintai, diberi baju istimewa. Tetapi ditangkap saudara2nya, menjadi bu-dak. Lebih kurang ia menderita 17 tahun; ia menjadi budak orang Ismail, lalu dibawa Potifar, disini ia naik tinggi, tetapi ujiannya berat, baik dalam uang, zina dll, namun lulus, tetapi justru masuk penjara, celaka sekali, se-olah2 nasib jelek, turun sekali, tetapi ini ujian. Yusuf tidak bereaksi dosa, tetap dalam kesucian, tidak ber-sungut2, sebab itu ia lulus, akhirnyasesudah lebih kurang 13 tahun ia naik sangat tinggi, bahkan hidupnya menggenapi rencana Allah, sesuai janji Allah pada Abraham.

Juga Daud sesudah berhasil me-ngalahkan Goliat, diangkat tinggi oleh Saul. Tetapi saul jadiiri, ia dibenci dan belasan kali mau dibunuh. Daud meng-alami “penurunan” yang mengerikan, jadi menantu raja tetapi mau dibunuh, sampai lari ke Luar negeri. Tetapi waktu disuruh pulang oleh Tuhan, ia taat, tetapi hidupnya tetap banyak “tu-runnya”. Ia tetap taat, dua kali mele-paskan Saul dari kematian, tidak mem-balas, ia lulus. Akhirnya sesudah sam-pai waktunya ia naik jadi raja. Tetapi sesudah itu masih ada banyak naik turunnya, tetapi Daud tahan dan lulus, dan mengalami begitu banyak rencana Allah yang indah2 baginya.

Daniel sudah tekun berdoa, 3x sehari, tetap nasibnya “jelek, turun”. Tetapi Daniel lulus dan ia mengalami banyak perkara ajaib dan diangkat naik sangat tinggi. Ia dapat berkat jasmani dan rohani, mendapat banyakrahasia2 akhir zaman yang luar biasa, juga banyak pahala.

Apalagi Ayub, “turun rangkap 4”, yaitu:

  1. 10 anak hilang.
  2. Harta habis.
  3. Badan rusak tinggal tunggu mati.
  4. Istri mengkhianati, mengharap mati-nya, tidak setia.

Ayub ikut Tuhan bukan hanya naik tu-run, tetapi turun sampai rangkap 4, dahsyat, tinggal menunggu mati, tetapi ia tidak bereaksi dosa dan lulus dan naik begitu heran dan tinggi. Dapat tambahan umur 140 tahun lagi, semua kembali dan bisa mengampuni istri sehingga istrinya bertobat dan menjadi istri yang manis. Ia lulus dan meng-alami rencana Allah yang limpah dan penuh,mungkin sekali termasuk orang sempurna Wasiat Lama dan bangkit dalam kebangkitan sulung waktu Putra manusia Yesus mati di salib.

Jadi jalan dengan Tuhan itu selalu ada naik turunnya, bahkan turunnya ka-dang2 berat dan ber-lapis2 seperti Daud, Ayub dll, tetapi kalau lulus, me-reka mengalami rencana Allah yang sa-ngat indah sampai penuh. Jangan takut naik turun, itu biasa untuk pengolahan dalam sekolah Tuhan. Asal lulus, jadi indah pada waktunya. Jangan putus asa atau kecewa kalau sedang turun, apa-lagi rangkap 4 seperti Ayub, harus te-tap lulus Ay 13:15 KJI, maka kita akan mengalami rencana Allah yang indah, mulia dan kekal.

CARA MENDAPATKAN HIDUP BERKEMENANGAN DALAM KRISTUS.

  1. KUNCINYA.

Kita ini perang dengan iblis Ef 6:12. Di belakang semua orang2 jahat, malape-taka, celaka dll, biasanya ada iblis jadi dalangnya, kalau tidak, ia selalu ikut menyelinap masuk, untuk menjatuhkan dan membinasakan umat Tuhan. Ka-dang2 ia menyelusup diantara murid atau keluarganya sendiri seperti pada Petrus, Yohanes, Yakobus, Yudas dll. Tetapi kalau kita berjalan dengan Tu-han dipimpin Roh, kita akan selalu menang, sebab Allah tahu 100% renca-na iblis dan sanggup 100% menghan-curkannya. Ini kuncinya. Kita boleh mempelajari, membuat rencana, meng-atur sikon dll, tetapi tanpa Tuhan kita akan ditipu dan di-injak2 iblis. Iblis lebih kuat dan pintar daripada manusia tanpa Tuhan. Satu2nya jalan keme-nangan hanya dengan Kristus 1Yoh 4:4. (Nyanyian: Menanglah, ikut Tuhan menanglah).

  1. CARA ILAHI, BUKAN MANUSIAWI.

Sudah jelas, hanya dengan cara ilahi kita bisa menang, tetapi ini ber-ting-kat2, tergantung iman dan ketaatan kita masing2.

  1. Tingkat Halaman. Dengan iman, te-tapi kemenangannya jatuh bangun, se-bab rohaninya tingkat Halaman, selalu jatuh bangun dalam dosa.
  2. Tingkat Ruangan Suci, yaitu dipim-pin Roh, bisa terus hidup suci, terus berjalan dengan Tuhan. Ini kemenang-an yg terus menerus selama dipimpin Roh.
  3. Tingkat Ruangan Maha Suci = ting-kat kemenangan mutlak dari orang2 yang sempurna, akan limpah dalam Minggu ke-70 Daniel.

Berjalan dengan Tuhan itu mudah asal punya keputusan dan ketaatan untuk terus mau taat Luk 12:57; 9:23. Tuhan tidak menuntut sanggup, mam-pu, tetapi mau dengan tulus dan betul, maka Allah yang memberi kemampuan bagi kita sehingga bisa hidup berke-menangan Zak 4:6, Fil 4:13, Kel 14:14. Sebab terus tinggal dalam Ruangan Suci, tandanya limpah menikmati 7 KPR, maka kita akan mengalami keme-nangan dari Tuhan, dan tanda2 hidup berkemenangan nyata, rohani makin meningkat, stasiun2 baru dari ril Allah makin banyak, luar biasa.

  1. CARA KOMBINASI.

Kadang Kristen pemula lebih banyak memakai cara manusiawi, lebih sedikit cara ilahi, tetapi kemenangan itu hanya dengan cara ilahi! Berusaha lebih ba-nyak memakai cara2 rohani daripada jasmani, cara2 ilahi daripada cara2 manusiawi. Misalnya dalam problem kita  Memakai uang dan doa. Beberapa orang berusaha dengan uang lebih dari 50%, doa kurang dari 50%, (misalnya 70:30 dan kadang2 berhasil, tetapi imannya tidak tumbuh. Lain kali kalau ada problem ia berusaha mencari uang lebih dahulu. Tetapi kalau dengan doa lebih dari 50%, misalnya uang:doa = 30:70, apalagi 10:90, maka imannya makin tumbuh dalam pengolahan ini. Betul kadang2 kita harus keluar uang karena menuruti peraturan, atau dipak-sa, atau karena dituntut (misalnya Mat 17:27), tetapi iman kita sudah dilatih bisa lebih kuat untuk problem yang akan datang. Begitu juga dengan pro-blem penyakit (doa dan obat), dalam urusan (doa dan backing orang2 yang mau menolong), dalam kesukaran (doa:akal, doa:siasat, akal2an). Jangan seperti Israel di padang gurun yang hidup penuh dari mujizat/ kuasa Tuhan (sejak keluar dari Mesir), tetapi lebih memakai akalnya daripada imannya, lebih banyak ber-sungut2 daripada taat, akhirnya binasa. Kadang2 kita ma-sih memakai kekuatan atau cara2 ma-nusiawi, tetapi jangan lupa, musuh kita iblis, sebab itu berdoa lebih banyak, sandar pada kuasa dan hikmat Allah lebih banyak, supaya kita tetap menang! Jadi kita harus berjalan dgn Tuhan, lebih banyak bersandar pada Tuhan, bahkan sampai se-penuh2nya, maka kita akan menang, sebab yang pasti bisa menang adalah Tuhan, bukan kita Zak 4:6, 1Kor 4:7. Percayalah dan berdoa, sebab dengan Tuhan kita akan tetap hidup berkemenangan sekarang, besok sampai Tuhan datang!

  1. SELALU DI RIL TUHAN.

Kalau kita selalu berjalan dengan Tu-han, itu berarti:

  1. Tetap dalam kesucian, tidak bereaksi dosa. Terus check dalam doa Maz 139:23-24. Terus minta pimpinan Tu-han, bisa mendengar suara Roh, dan taat Rom 8:14, Mat 4:1, Kis 11:12.
  2. Terus ber-jaga2lah; supaya kekuatan kita dobel, sebab sudah pasti dosa dan kejahatan akan terus meningkat, tetapi dengan Tuhan kita juga akan menang dan makin meningkat, bahkan lebih dari dosa dan kejahatan.

KESIMPULAN.

Sekarang kita sudah harus bisa hidup berkemenangan dalam Kristus, maka makin lama dalam rencana Allahkita akan menghadapi ujian yang makin berat, tetapi dengan Tuhan kita akan tetap menang, bahkan lebih dari pe-menang Rom 8:37, bisa tahan dan ikut dalam masa penamatan Allah sampai dalam pengangkatan, bahkan sebagian menjadi sempurna.

Amat indah orang2 yang hidup terus berkemenangan dalam Kristus sampai lebih dari pemenang dalam pawai kemenangan 2Kor 2:14, lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel dengan pe-layanan orang sempurna serta fasilitas ekstra kita akan tumbuh sampai terangkat.

Jangan mau hidup kalah, pasti ada yang salah atau karena kebodohan dari pihak kita, sebab Allah itu selalu me-rencanakan dan membawa kita untuk terus meningkat dalam kemenangan sampai lebih dari pemenang, bahkan sampai sempurna.

Nyanyi:

Jalan serta Yesus setiap langkah.

Ku akan merasa kemenanganNya.

Taat akan Tuhan akan menang trus.

Selalu sejahtera dan sukacita.