M4153 – Yunus 2:1-10. Kesempatan Kedua Dalam Rencana Allah

TEMPAT BERDOA DALAM PERUT IKAN

Tentu kita tidak mau mencari tempat yang sulit, terjepit atau tempat celaka untuk berdoa. Tetapi dalam keadaan terjepit dan kritis, sekalipun dalam pe-rut ikan Yunus terpaksa berdoa minta ampun dan minta tolong Tuhan dan heran, dengan ajaib Tuhan masih mau menjawab doa Yunus yang sudah ter-jepit dan terpojok. Jadi tempat doa Yunus ini jelek, tanda kekerasan hati dari hambaNya ini. Sebaliknya Petrus, Paulus berdoa dalam penjara yang be-gitu dahsyat, tetapi bukan sebab sa-lahnya dan mereka dilepaskan sebab Tuhan mendengar doa hambaNya yang taat. Mereka lepas sebab lulus dalam pencobaan, tetapi Yunus lepas sebab diampuni dosanya yang dahsyat. He-ran, Yunus masih mendapat kesem-patan kedua.

  1. DOSA YUNUS:
  2. Ia tidak taat akan perintah Tuhan dan lari ke Tarsis.
  3. Sebagai nabi, ini salah besar, sebab nabi itu harus taat penuh pada Tuhan. Tahu lebih banyak, jabatan lebih tinggi, dituntut lebih banyak Luk 12:48.
  4. Waktu Yunus dibuang ke laut, lang-sung badai berhenti, itu tanda Allah meneguhkan bahwa Yunus yang berdo-sa. Sebab itu Yunus seharusnya dihu-kum mati seperti Niniwe. Ia sudah dibuang ke dalam tempat yang dalam (tabir, ayat 3,5), ke dalam perut Neraka (ayat 2), dalam lubang (ayat 6). Seha-rusnya ia sudah mati dan masuk Nera-ka, dihukum kekal. Tetapi Tuhan tahu ia masih mau bertobat, sebab itu Tu-han kirim ikan untuk menelannya.

III. YUNUS DIAMPUNI.

Yunus berdoa sungguh2 dalam perut ikan dan heran Tuhan mengampuninya. Ia bertobat dan melakukan tugasnya ke Niniwe sampai Niniwe bertobat sung-guh2 dan dibatalkan Tuhan hukuman-nya.

Mengapa Yunus diampuni? Sebab:

  1. Dia mengakui segala dosanya 1Yoh 1:9.
  2. Dia mau dihukum, bahkan ia meng-hukumkan dirinya sendiri minta dilem-parkan ke dalam laut, dahsyat. Sebab kalau ia tidak mengakui dosanya, ia mati ber-sama2 seluruh kapal. Tetapi sebab mengakui dosanya, berarti ia menghukum dirinya sendiri, dan semua isi kapal selamat. Bagi Yunus mengakui dosa dan dibuang atau diam2 tidak mengakui dosanya, sama2 mati, tetapi kalau ia mengakui dosanya dan mati, seluruh kapal hidup dan banyak dari isi kapal bisa percaya pada Tuhannya Yunus.
  3. Waktu masuk laut sebetulnya ia pasti mati, tetapi heran ada ikan datang makan dia dan lebih heran lagi ia tidak mati masuk perut ikan. Ini ajaib. Seharusnya ia sudah terpotong oleh gigi ikan raksasa ini, tetapi masih hidup. Sebab itu ia bersyukur dan berdoa kepada Tuhan.
  4. Ia percaya, meskipun seharusnya mati, tidak lagi bisa melihat bait Allah, tetapi ia percaya bahwa ia masih akan melihat bait Allah sebab semua ini tidak kebetulan dan Yunus tahu Tuhan itu murah istimewa bagi dirinya sendiri.
  5. Ia bernazar untuk bertobat dan me-lakukan perintahNya sesudah selamat, meskipun tidak tahu bagaimana cara-nya ia bisa selamat.

Hati Tuhan yang pemurah itu meng-ampuninya dan dengan ajaib dari Tu-han, ia selamat keluar dari mulut ikan tanpa cacat, masih hidup, tidak ping-san, masih bisa berjalan lagi sampai ke Niniwe. Disini jelas tampak bahwa:

  1. Tuhan itu maha murah.
  2. Tuhan mengampuni Yunus.
  3. Segala sesuatu ada dalam tangan Allah, sampai perkara2 kecil dan besar dalam peristiwa ini dikuasai dan dikendalikan Tuhan.

Juga bagi kita, Tuhan menguasai hidup kita (sehat, sembuh, umur) dan semua sikon kita, semua cuaca dan binatang2 di laut dan di dunia, sehing-ga seluruh kehendak Tuhan, bisa jadi dalam hidup kita sesuai dengan kehen-dakNya. Jangan ragu2 akan pemeliha-raan Tuhan yang ajaib dan tidak ter-batas. Tidak ada yang kebetulan bagi Tuhan dan bagi orang2 yang dipimpin Tuhan Mat 10:30.

 

  1. YUNUS SESUDAH PELAYANAN

DI NINIWE.

Juga sesudah selamat, ia bersalah lagi karena mengharapkan Niniwe dibakar, padahal ia sudah menginjili Niniwe su-paya bertobat dan berhasil. Tetapi Yu-nus masih mengharapkan Niniwe diba-kar. Ini pasti salah Yun 4:1,5-11. Yunus ini mokong, sudah salah maut dan diampuni, masih berani berbantahan melawan Allah, tidak setuju dengan kemurahanNya. Sangat jelek. Tidak ada cerita tentang hidup selanjutnya. Tetapi sesudah itu ia tidak dipakai lagi, sebab menentang kemurahan Allah. Ini jelek sekali. Sebab Tuhan mengharap-kan selamat dan hidup, tetapi Yunus mengharapkan Niniwe dibunuh dan mati, sekalipun dia sendiri yang sudah menginjili, tetapi terpaksa, tidak de-ngan segenap hati.

Dibandingkan dengan Yunus, kita melihat keluarga Korah, Datan dan Abiram masuk perut bumi dihukum dan mati, tidak ada yang hidup kembali Bil 16:24-25. Apakah mereka bertobat? Biasanya pastimereka men-jerit2, kalau minta ampun, tentu Tuhan ampuni, te-tapi kalau sudah keras hati, mereka tetap binasa. Juga 250 orang yang mempersembahkan dupa, dibunuh se-bab dosanya Bil 16:38. Juga Nadab dan Abihu Im 10:2. Ini semua tiba2 dibunuh mati dengan api dari Allah. Mereka semua mati dan tidak sempat berdoa seperti Yunus, tetapi Yunus masih bisa diampuni.

DOA ORANG BENAR.

  1. Firman Tuhan berkata bahwa doa orang benar itu besar kuasanya Yak 5:16. Juga doa orang benar itu penuh sukacita dan menjawab semua pro-blemnya. Sebab itu yang penting untuk tempat doa kita bukan tempatnya te-tapi orangnya yang benar. Sekalipun dalam penjara seperti Paulus, Silas dan Petrus, sekalipun di atas puncak gu-nung Karmel seperti Elia 1Raj 18:42 atau di dalam gua singa seperti Daniel atau di dalam bait Allah seperti imam2 dll, yang penting hidup kita benar di hadapan Tuhan. Kalau kita benar, Tu-han dengar, tetapi kalau tidak benar, itu sia2 Yes 1:12-15. Sekalipun dalam penjara dalam keadaan celaka, tempat hukuman, hadirat Tuhan turun dengan indah dan mujizat terjadi.

Berdoalah dalam Roh (pakai bah-asa lidah 1Kor 14:14) dan dalam hidup yang benar, itu penuh sukacita sebab dalam hati mengalir keluar sungai air hidup yang makin lama makin dalam, sangat indah Yoh 7:38, Yez 47:1-7. Beri-lah waktu dan perhatian untuk terus berdoa, sehingga ada kesukaan dan ke-hidupan dalam roh kita, apalagi dengan gairah dan tanpa stop 1Tes 5:17.

  1. Mengapa Tuhan senang berdoa te-rus menerus tanpa berhenti? Sebab berdoa terus menerus ini adalah kun-cinya daripada hidup yang berjalan de-ngan Tuhan. Lebih2 dengan cinta, gairah dan penyerahan dan sukacita. Maka dengan terus menerus berdoa tanpa stop, kita bisa berjalan dengan Tuhan seperti Nuh dan dapat melaku-kan perkara2 yang besar dari Tuhan, dengan Tuhan Kej 6:9, Maz 60:14. Ka-rena terus menerus, doa ini digam-barkan sebagai bernafas yang memberi kehidupan pada kita. Orang yang ber-henti bernafas itu mati.
  2. Menggenapkan rencana Allah da-lam pribadi kita. Begitu doa jadi ke-hidupan dan kekuatan kita bahkan kita bisa melakukan rencana Allah yang indah2 dari Tuhan dalam hidup kita. Jadi dengan doa dalam Roh dan kebe-naran, terus menerus, kita bisa terus berjalan dengan Tuhan dan melakukan rencana Allah yang indah2 jadi dalam hidup kita.

Petrus mengalami rencana Allah yang luar biasa, yaitu ia keluar dari penjara dengan ajaib (ini baru sebagian rencana Allah), sehingga Herodes panik dan marah sampai membunuh 16 serdadunya.

Juga Paulus berdoa dalam penjara, melihat rencana Allah yang indah, se-hingga ia lepas dengan ajaib dari pen-jara (bukan dibantu tangan manusia, tetapi dengan gempa, langsung dari tangan Allah) dan keluarga kepala pen-jara bertobat, Gereja di Pilipi berdiri, (sebagian) rencana Allah genap!

Juga Yunus, sekalipun kesempatan ke-2, (sebab bertobat sungguh2), tetapi rencana Allah bisa jadi, ia keluar de-ngan selamat dari perut ikan, melayani di Niniwe dan heran semua bertobat, maka dengan ajaib hukuman Allah ba-tal! (Tetapi sayang, Yunus tidak mene-ruskan pelayanannya, sebagai nabi se-bab berani marah dan melawan Allah). Jadi doa orang benar, dalam Roh dan kebenaran itu membuat kita bisa ber-jalan dalam Roh lebih mudah dan lan-car, sehingga bisa berjalan dengan Allah melakukan rencana Allah yang heran.

RENCANA ALLAH YANG SEMPURNA UNTUK SETIAP ANAK ALLAH.

Allah punya rencana yang terindah, bahkan sempurna untuk setiap anak Allah Yoh 1:12, tidak ada yang dibeda-kan Rom 2:11. Ini rencana asli (orisinil) yang pertama sejak lahir baru Ef 2:10, 1Kor 12:6, Yer 29:11.

Ini perlu diperhatikan baik2, sebab:

  1. Semua orang yg lahir baru dapat ren-cana Allah yg paling indah dan direnca-nakan sampai menjadi sempurna.
  2. Kebanyakan orang beriman tidak tahu dan tidak mengalami sebagian besar rencana Allah. Hidupnya jadi begitu2 saja, sia2 seperti orang dunia.
  3. Rencana Allah ini 100% bisa terjadi, sebab rencana Allah tidak pernah ga-gal, asal kita mau sungguh2 taat pada pimpinanNya, terus berjalan dengan Allah. Jangan sampai rencana Allah ba-tal dalam hidup kita karena kebodohan Mrk 12:24.
  4. Sekalipun kesempatan kedua seperti Yunus, masih ada rencana Tuhan yang heran bisa dilakukan, tetapi bukan lagi seluruh rencana Allah. Juga bagi kita, kalau hari2 yang lalu ada banyak orang mengabaikan rencana Allah, tetapi kalau sekarang (masih hidup) mau sungguh2, masih ada kesempatan yang sisa. Selagi hidup, tetapi kalau mau bertobat sungguh2, masih ada bagian2 sisa rencana Allah yang indah yang bisa dibuat dan itu untuk kekal. (Tentu ter-baik kalau bisa dari permulaan hidup baru, sudah jalan dengan Tuhan dan te-rus taat melakukan kehendakNya, mi-salnya Yusuf, Daud, Daniel, Yohanes Pembaptis dan lebih2 Putra manusia Yesus, orang2 ini bisa mencapai ren-cana Allah yang penuh seperti Putra manusia Yesus, rencana Allah sampai sempurna terjadi bagiNya. Juga Yusuf, Daniel dll mengalami sebagian besar dari rencana Allah!).
  5. Rencana Allah dalam orang yang la-hir baru itu pasti ada dan terus me-ningkat, tidak pernah berhenti atau tetap, mogok.

KALAU SEORANG MENGALAMI RENCANA ALLAH.

Akan ada:

  1. Sejahtera dan sukacita Allah dalam kesucian, bukan dalam dosa. Orang yang hidup dalam dosa merusak ren-cana Allah, bahkan masuk dalam rencana iblis yang jahat dan dahsyat.
  2. Rohaninya akan tumbuh dalam ke-sucian, sehingga kemampuan rohani-nya dalam segala hal meningkat. Dalam 7 KPR terus meningkat, yaitu bisa berdoa dalam Roh dan kebenaran, da-pat hidup suci dan terus meningkat, makin mahir pikul salib, makin banyak mengerti Firman Tuhan, bisa bersektuu tidak mengisoler diri, sebab bisa meng-ampuni dan merendahkan diri, pela-yanannya makin mahir, lebih2 pela-yanan dalam Roh dan jabatannya mun-cul, ibadahnya meningkat penuh gai-rah, sukacita dan setia (tidak pindah2, sebab itu merusak rohani dan rencana Allah dalam dirinya mulai baru lagi). Jangan lupa terus hidup dalam ke-sucian, jangan sedikit2 timbul reaksi dosa atau kebencian, tetapi tetap suci dan kasih, terus ada sejahtera Allah Fil 4:7.
  3. Akan timbul hal2 baru dalam hi-dupnya sesuai dengan Firman Tuhan. Rencana Allah itu selalu progresif. Se-perti jalan dalam ril, maka pasti akan masuk stasiun2 kecil atau besar. Kalau tidak pernah bertemu stasiun rencana Allah (hal2 baru, tumbuh dalam ren-cana Allah) maka mungkin sekalipun ia mogok atau keluar ril sebab bodoh, tidak mengerti, tertipu iblis dan ber-buat dosa, tidak lagi dalam jalan kesu-cian dan rencana Allah.

Kalau ada hal2 yang baru, maka kita akan melihat tanda ini, sbb:

  1. Sesuai dengan Firman Tuhan dalam kesucian.
  2. Pengalaman baru dari Tuhan, berlum pernah kita mengalaminya.
  3. Roh Kudus meyakinkan dalam hati kita sehingga hati penuh syukur, suka-cita dan memegahkan Tuhan.
  4. Menjadi kesaksian yang baik bagi orang lain.
  5. Terus bertumbuh, makin menyem-purnakan rencana Allah dalam hidup kita untuk masuk dalam rencana Allah yang berikutnya lagi.
  6. Seringkali kita kurang berpikir ten-tang rencana Allah, mengabaikan dan keluar dari ril kesucian Tuhan, sehingga tidak mengalami rencana Allah. Pada-hal setiap benih yang ditanam itu mak-sudnya supaya tumbuh sampai ber-buah. Setiap telur yang jadi itu seha-rusnya menetas dan kemudian menjadi burung rajawali yang terbang tinggi. Tuhan tidak pernah menghentikan rencanaNya untuk setiap benih atau te-lur yang jadi, tetapi masih amat banyak orang beriman tidak mengalami ren-cana Allah, lebih2 untuk ikut dalam pengangkatan dan penamatan rencana Allah. Sebab itu pikirkan baik2 rencana Allah dalam hidup kita. Jangan hanya membuat rencana sendiri lalu berusaha mengejarnya. Tetapi belajar :
  7. Jalan dalam ril Tuhan, ini mutlak perlu untuk bisa tumbuh dalam ren-cana Allah. Hidup dalam kesucian dan 7 KPR.
  8. Bisa berjalan dalam Roh, mendengar suara Roh dan mengerti kehendak Allah dalam hidup kita. Jangan tinggal bayi dan kanak2, tetapi tumbuhlah. Rencana Tuhan bukan baru dimulai waktu rohani jadi dewasa, tetapi sejak lahir baru. Belajar dari permulaan sepe-nuhnya untuk taat akan Firman Tuhan dengan sungguh2.
  9. Pelajaran dari Yunus ini terutama adalah bagaimana memakai kesem-patan yang kedua. Tentu kalau bisa lebih baik memakai kesempatan yang pertama, dari permulaan sudah ikut dan tumbuh dalam rencana Allah. (ada banyak orang hanya ikut sebagian2 dalam hari2 yang lalu dalam rencana Allah, sehingga banyak cacat dan ban-tut). Tetapi kalau kita mau sungguh2 kembali masuk dalam rencana Allah, sekalipun kesempatan kedua, itu masih indah. Kesempatan ke-3,4,5 belum ten-tu bisa dipakai, seperti Gehazi, karena cinta uang ia kehilangan rencana Allah dalam hidupnya. Seharusnya rencana Allah itu Elia, Elisa, Gehazi dst. Elisa memilih Gehazi itu dalam rencana Allah dan selalu mempercayakan hal besar dalam tangan Gehazi, tetapi Gehazi tidak memakai kesempatan itu, akhir-nya rusak dan keluar dari rencana Allah, bahkan jadi kusta dan terbuang.

Kita harus mengerti bahwa ada rencana Allah bagi setiap orang yang lahir baru dan itu amat indah, bahkan itu adalah rencana yang sempurna un-tuk setiap orang! Masing2 kita harus punya hubungan pribadi dengan Allah sendiri, lalu berjalan dengan Tuhan seperti Nuh, maka rencana Allah yang besar akan jadi dalam hidup kita.

Yang ideal 100% rencana Allah jadi dalam hidup kita, tetapi kalau tidak bisa, ya 90 atau 70%. Mungkin ada yang hidup masa lalunya banyak yang rusak, tetapi sekarang masih hidup berarti masih ada kesempatan seka-lipun tinggal 10 atau 5% kalau dari Allah itu sangat indah. Jangan hidup dalam dosa, tetapi hiduplah dalam kesucian dan sungguh2 taat dipimpin Roh, berjalan dengan Tuhan, maka sisa hidup yang ada bisa dipakai untuk sisa rencana Allah, itu yang paling indah dari apapun juga. Kalau ada yang sudah sungguh2 sejak permulaan, itu lebih indah lagi, jangan tertipu oleh segala keindahan dan kemuliaan dunia, tetapi ikutlah dalam rencana Allah, pasti indah untuk kekal.

KESIMPULAN.

– Semua anak2 Allah sudah dibuatkan rencana Allah yang sempurna, jangan sia2kan, kesempatan hidup hanya 1 kali.

– Pelajaran dari Yunus yang memakai kesempatan kedua; kalau masih hidup, berarti masih ada kesempatan dan itu indah sekali.

– Kalau bisa dari permulaan ikut rencana Allah, kalau tidak, mulai hari ini, jangan hidup sembarangan lagi, tetapi sungguh2 cinta dan taat pada Tuhan sepenuh hati, supaya sisa hidup ini masih bisa mengalami sisa rencana Allah yang indah. Kita akan kagum, penuh syukur dan sangat bahagia.

Nyanyian:

– Indah rencanaMu Tuhan, di dalam hidupku.

– Buatlah jalan mu dalam saya, Tuhan Penjunan, ku tanah liat.