M4134 – Kisah Rasul 2:1-13. Minyak Baru Dan Anggur Baru (Hari Pentakosta)

KIS 2:1. HARI PENTAKOSTA.

Saat ini adalah pembukaan era baru yaitu kegerakan Roh Kudus yang sudah dijanjikan Yoh 15:26, Kis 1:4. Ini nyata sekali berbeda dengan hari2 yang lalu sebab penebusan manusia sudah dila-kukan oleh darah Yesus di Golgota. Dosa yang ditutup dengan darah dom-ba, itu hanya Ibr 10:4 suatu tanda iman, uang muka dari pembayaran yg sah yaitu dengan darah Tuhan Yesus 1Pet 1:18-19. Oleh darah Yesus, dosa dari manusia yang percaya dan ber-tobat, diampuni sampai bersih dan dilepaskan dari semua ikatan2 dan pe-ngaruhnya, bebas sehingga yang lama lenyap dan yang baru terbit dalam ke-lahiran baru 2Kor 5:17. Rindukan terus ada kegerakan Roh Kudus.

KIS 2:2. TANDA I HARI PENTAKOSTA: BUNYI ANGIN BESAR.

Ini tanda harfiah (tanda2 dalam Wasiat Lama, masih harus dibuka selubungnya 2Kor 3:14 sampai muncul arti rohani-nya). Dalam Wasiat Baru ini sudah arti yang sebenarnya. Betul2 kedengaran bunyi yang besar (terdengar sampai jauh), sehingga banyak orang berkum-pul. Tetapi ini hanya tanda2 pembu-kaan atau penggenapan hari Pentakos-ta, tidak terjadi lagi dalam seluruh Wa-siat Baru dan sampai sekarang jarang terjadi, kecuali dikehendaki Tuhan.

KIS 2:3. TANDA II HARI PENTAKOSTA: LIDAH API.

Ini juga hampir2 tidak terjadi lagi (se-perti pembukaan pabrik atau toko, pe-resmian hanya 1 kali). Ini betul2 seperti lidah api di atas mereka.

KIS 2:4. TANDA III HARI PENTAKOSTA: BAHASA LIDAH.

Ini tanda kepenuhan atau baptisan Roh Kudus seperti yang dijanjikan dalam Mat 3:11. Mereka ber-kata2 dalam ba-hasa lidah sebagaimana yang diilham-kan Roh untuk dikatakan, padahal me-reka sendiri tidak mengerti 1Kor 14:2, tetapi dengan Roh itu ia mengatakan rahasia, yaitu yang dikatakan Roh Ku-dus kepada Bapa Rom 8:26.

Ini adalah tanda khas baptisan Roh Kudus, sebab setiap kali orang2 yang dipenuhi/ dibaptiskan oleh Roh, mere-ka semua ber-kata2 dengan bahasa li-dah yang tidak dikenal, tetapi ada per-ubahan besar dalam hidupnya, sebab Roh Kudus tinggal di dalamnya Yoh 14:16-17. Misalnya dalam Kis 10:46; 19:6. Jadi tanda ini berlangsung terus sampai sekarang. Orang yang dibaptis Roh, terus ber-kata2 dalam bahasa li-dah dan ada banyak keterangan ten-tang hal ini. Ini juga dikatakan dalam Mrk 16:17, yaitu tanda2 orang yang percaya yang dibaptis Roh akan ber-kata2 dengan ber-bagai2 bahasa, bah-kan ini sudah dinubuatkan dengan Wa-siat Lama Yes 28:11. Memang orang yang dipenuhi atau dibaptis, ada tan-da2 yang didengar (bahasa lidah) dan dilihat (berubah sukacita, kadang2 ber-goncang2 seperti Kis 4:31) Kis 2:33, juga di rumah Kornelius dan Efesus.

KIS 2:5-12. TANDA IV HARI PENTAKOSTA: DIDENGAR DALAM BAHASA YANG DIMENGERI.

Murid2 ber-kata2 dalam bahasa lidah yang tidak dimengerti, tetapi orang2 yang hadir, mendengar dalam baha-sanya masing2. Pasti 120 murid itu ti-dak bicara dalam bahasa2 dari orang2 yang mendengarkannya,sebab kalau itu terjadi akan kacau. Bayangkan kalau 10 orang bicara ber-sama2 dalam 10 ba-hasa, tentu kacau juga. Kalau mereka bicara dalam bahasa tertentu (misalnya bahasa Elam), mereka harus mencari orang yang mengerti bahasa Elam dan ini tidak mungkin. Kalau direkam de-ngan tape, akan terdengar bahasa li-dah, tetapi dengan mujizat Allah, ba-hasa itu didengar masing2 seperti ba-hasanya masing2. Ini mujizat pada pembukaan hari Pentakosta, biasanya jarang terulang, hanya sekali2.

KIS 2:13. MEREKA YANG TIDAK PERCAYA, MENG-OLOK2.

Mereka tidak mengerti lalu meng-olok2. Memang ini se-olah2 tidak ma-suk akal, aneh dan sampai hari ini ma-sih banyak yg tidak mengerti dan meng-olok2. Kalau mau, jelaskan de-ngan baik2, jangan berdebat, doakan (debat adalah cara yg salah 1Kor 11:16).

APA BAHASA LIDAH ITU? Bahasa lidah adalah tanda dari 4 hal dan masing2 punya ciri2 khusus, jangan dicampur aduk.

  1. Tanda baptisan Kis 2:4,33. Sudah di-jelaskan, bahwa mereka mengerti da-lam bahasa masing2 itu bukan tanda baptisan, tidak (jarang) diulang lagi, te-tapi semua yang sudah dibaptis dengan Roh Kudus, tetap terus ber-kata2 de-ngan bahasa lidah.
  2. Bahasa doa. Banyak orang boleh berdoa ber-sama2 dengan bahasa lidah sekaligus, seperti suatu paduan doa dengan bahasa lidah, tidak perlu ditaf-sirkan dan jangan dilarang 1Kor 14:39. Paulus senang berdoa memakai baha-sa lidah dengan limpah 1Kor 14:18, sebab ini banyak faedahnya (lihat buku PBZ tentang “31 faedah bahasa lidah”).
  3. Sebagai karunia Roh. Hanya boleh dilakukan oleh 2 atau 3 orang saja (ber-ganti2an, oleh orang2 yang ditentukan Roh Kudus). Karunia Roh ini harus ditaf-sirkan dan ini menjadi tanda bagi orang yang tidak beriman 1Kor 14:27-30; 22-23 (lihat M4130).
  4. Sebagai jabatan hanya orang2 ter-tentu dan tetap yang mendapatkannya dan harus ditafsirkan. Jadi bahasa lidah itu tidak sama dan cara pemakaian dan ciri2nya juga berbeda (sama seperti kesembuhan itu tanda orang percaya Mrk 16:17, karunia Roh 1Kor 12:9, juga jabatan 1Kor 12:30). Jadi sebagai tanda baptisan dan bahasa doa, semua orang percaya bisa minta dan mendapatkan-nya dan faedahnya sangat besar.

1SAM 16:13. MINYAK ROH KUDUS.

Roh Kudus itu diumpamakan seperti minyak (dalam Wasiat Lama) dan men-ceritakan banyak fungsi dan pekerjaan Roh Kudus.

  1. Diurapi dengan Roh Kudus seperti orang yang diurapi dengan minyak. Ini terjadi pada murid2 di loteng Yerusa-lem Kis 2:4; 1:8, Luk 24:49. Mereka bukan saja dibaptis dengan Roh dan ber-kata2 bahasa lidah (faedahnya ba-nyak sekali), tetapi juga kuasa Allah nyata menyertai mereka, sehingga mereka tidak takut, tetapi dengan lim-pah hikmat dan kuasa Roh mulai mem-beritakan kabar kesukaan sehingga ba-nyak orang percaya dan bertobat dan Gereja mula2 berdiri di atas dunia. Pentakosta melahirkan Gereja mula2, bahkan pekerjaan Roh Kudus yang luar biasa itu juga diumpamakan seperti hu-jan Akhir yang menyempurnakan Gere-jaNya Ul 11:14 (hujan Awal pada hari Pentakosta melahirkan Gereja).

Murid2 yang mula2 ketakutan bah-kan Petrus menyangkal Tuhan dan se-muanya lari meninggalkan Tuhan, sem-bunyi dan kembali dalam pekerjaan yang lama sebagai nelayan. Tetapi se-sudah Pentakosta mereka kembali me-layani dengan kuasa, keberanian, kesu-kaan, hikmat dan hasil yang besar, se-bab dibaptis dengan Roh Kudus dan terus penuh dan dipimpin Roh. Luar biasa. Tanpa ini kita tidak akan dapat hidup berkemenangan dalam mengha-dapi semua tantangan dosa dan penco-baan dunia sekarang, apalagi kalau do-sa dan kejahatan makin meningkat menjelang hari kedatangan Tuhan 2Tim 3:1-5, 1Tim 4:1, Wah 22:11. Mutlak perlu penuh dan dipimpin Roh (bebas, lepas, tidak lagi dikuasai atau dipimpin daging Gal 5:16-17) dan dengan segala perlengkapan akhir zaman, Roh Kudus menumbuhkan kita terus berkeme-nangan dalam ujian yang makin berat sampai Gereja Tuhan disempurnakan.

  1. Terus hidup dipimpin Roh (ini kunci hidup Putra manusia Yesus di dunia Mat 4:1, Luk 4:1,18), maka timbul se-gala macam karunia Roh, yang luar bia-sa, baik dalam berpikir (karunia hikmat, marifat, membedakan roh), ber-kata2 (nubuat, bahasa lidah dan tafsirannya), dan bertindak (iman, kesembuhan, mu-jizat), sehingga dalam segala yang kita lakukan, kita bisa hidup, beribadah dan melayani seperti Kristus!
  2. Jangan berhenti berdoa senantiasa dalam Roh, se-bisa2nya 1Tes 5:17, Ef 6:18, Jd 20. Ini seperti pelita yang terus menerus mendapat aliran minyak dari 2 pohon zaitun (pengurapan dobel), se-hingga tidak pernah padam, kalah atau gagal, tetapi terus menyala dengan kuasa Roh Kudus, baik dalam berpikir, berkata dan bertindak Zak 4:2-3.

Jangan mengandalkan kekuatan sendiri, itu sia2, tetapi sungguh2 meng-andalkan Roh Kudus (juga Bapa dan Putra, lebih2 dalam Minggu ke-70 Da-niel Wah 12:1) untuk menghadapi se-gala perkara dari luar dan dalam Zak 4:6. Kita akan menjadi seperti Kristus, bahkan yang sempurna menjadi lebih dari Kristus, sebab ini hujan Akhir Yoh 14:12, seperti Elia dan Elisa (sekalipun Elia menjadi sempurna dan diangkat ke Surga, tetapi Elisa mendapatkan peng-urapan 2 kali ganda 2Raj 2:9-10).

  1. Jangan sampai ada dosa, sekalipun dalam pikiran (MAK DSY = di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang dan Yang akan datang), sebab dosa (sekalipun kecil, sekalipun hanya dalam pikiran) itu meng-halang2i dan membatasi pekerjaan Roh Kudus Kis 7:51, mendukakan Ef 4:30 dan mema-damkan Roh 1Tes 5:19, sehingga diting-galkan Roh Kudus seperti Saul dan Sim-son 1Sam 16:14, Hak 16:20. Akibatnya mereka kalah dan celaka. Dengan Roh Kudus kita bisa tetap hidup suci, bah-kan terus meningkat dalam kesucian dan bisa hidup seperti Kristus (berpikir, berkata dan bertindak).
  2. Disertai Bapa, Putra dan Roh Kudus, sebab ketiganya ini satu 1Yoh 5:7. Se-bab itu kalau selalu penuh dan dipim-pin Roh, maka juga jabatan dari Tuhan nyata dan pekerjaan ajaib dari Bapa mengatur hidup kita dengan tepat se-suai rencana Allah. (Ingat Yusuf, Daud, Daniel, Ester dll), sehingga selalu ber-kemenangan, lulus, limpah dengan tanda2 dari Tuhan nyata 1Kor 12:4-6. Hidup rohani kita akan terus meningkat makin indah menjadi seperti Kristus.

Pekerjaan dari Roh Kudus itu sangat banyak, lebih dari cukup untuk pribadi dan Gereja2 di jalan sempit.

MINYAK BARU hanya disebut satu kali Maz 92:11; KJV: Fresh Oil. Minya baru berarti selalu baru, setiap kali baru, sampai ke akhir, tidak berubah menjadi daging Gal 3:3-4.

Dahulu diurapi tetapi sampai seka-rang tetap ada minyak baru, tetap da-lam pengurapan Roh Kudus, bukannya berakhir dalam daging  seperti Saul dll, sehingga kalah dan hancur). Roh Kudus selalu baru seperti minyak yang baru, tidak pernah berakhir dalam daging.

Selalu ada minyak yang baru meng-alir dalam kita, sehingga sekalipun ba-nyak musuh di luar dan dalam (peng-khianat), tetap jaya berkemenangan, subur dan berbuah Maz 92:11-16.

EF 5:18. ANGGUR DAN ROH KUDUS.

Roh Kudus juga diumpamakan seperti anggur yaitu kesukaan Roh. Maz 104:14, Rom 14:17. Kesukaan dari Tu-han itu mengalir seperti sungai air hi-dup, sampai hidup yang kekal Yoh 4:14; 7:38 sangat indah dan memuaskan. Orang2 yang baru dibaptis mulai meng-alami sukacita dalamRoh Kudus sampai dikira atau dituduh mabuk Kis 2:13. Tetapi ini kesukaan Roh Kudus yang ti-dak bisa hilang sekalipun dalam penjara Kis 16:25, Yoh 16:22, sebab itu penuh-lah dengan Roh Kudus selalu dan di-pimpin Roh.

Jangan sampai tertipu anggur lama dari dunia dan iblis. Jangan mabuk anggur Sodom Gomora yaitu anggur dunia sehingga limpah dengan segala macam dosa yang keji yang mematikan rohani dan jiwanya seperti racun Ul 32:32-33, tetapi penuh dengan anggur baru Luk 5:39, yaitu sukacita dan sejahtera dari Roh Kudus dalam kesucian yang indah.

Kita bisa menikmati anggur yang heran yang tidak bisa habis ini Yoh 16:22. Sebab itu orang yang selalu pe-nuh dan dipimpin Roh itu terus kuat dan bergembira di dalam Tuhan Pil 4:4,7 dan terus sejahtera. Kalau sejah-tera itu mulai berkurang, lekas periksa dan kalau perlu perbaiki supaya hidup ini terus bersukacita di dalam Tuhan dan terus dipimpin sejahtera Allah da-lam rencana Allah yang indah2. Orang yang dipimpin Roh itu tidak akan jatuh dalam dosa atau kalah 2Pet 1:10 ke-cuali kena tipu dan bujuk iblis seperti Saul. Sebab itu kita perlu limpah dan tumbuh dalam 2 gomer manna seperti Elia supaya kita tahu dan mengenal tipu dayanya 2Kor 2:11, sehingga tidak sampai tertipu seperti Hawa 2Kis 11:2. Kalau kita tinggal dalam Kristus seperti ranting dalam pokok, tetap dalam ke-sucian dan taat dipimpin Roh, sangat mudah dapat kesukaan dari Tuhan, le-bih daripada rekreasi dunia yang paling manis dan mahal, sebab kesukaan kita mengalir dari dalam, bukan import dari luar, sebab ada sumbernya yaitu Roh Kudus di dalam kita. Juga selalu limpah dengan karunia2 Roh, dengan jabatan2 dari Putra Allah dan pekerjaan ajaib Allah Bapa, sangat indah dan pun-caknya dalam Minggu ke-70 Daniel seperti Surga di bumi, sangat indah.

 

KESIMPULAN PENTAKOSTA.

Nyata benar bedanya antara:

  1. Orang beriman tanpa dan penuh Roh Kudus.
  2. Orang yang penuh Roh Kudus dan dipimpin Roh.
  3. Orang yang tanpa baptisan Roh Kudus itu harus memakai kekuatannya sendiri dan itu sangatterbatas, bahkan menjadi mangsa empuk iblis sehingga banyak yang menjadi duniawi, suam2, bercabang dan hanyut dalam dosa, apalagi kalau arus dosa makin me-ningkat. Rohaninya sulit tumbuh, tidak kuat menyangkal diri.

Orang yang tanpa Roh Kudus itu seperti pedati tanpa kuda atau sapi, ditarik sendiri, beda banyak. Orang yang tanpa Roh Kudus itu seperti sepeda, bisa jalan tetapi kalau diberi motor (Roh Kudus)bisa jauh lebih kuat dan tidak lelah, bisa mencapai lebih jauh, bahkan bisa jadi seperti mobil, bisa seperti kapal terbang dan roket, sebab Roh Kudus itu tidak terbatas.  Orang yang penuh Roh Kudus itu bisa memilih untuk menjadi sepeda motor, mobil, kapal terbang, roket atau se-cepat kilat Mat 24:27, tergantung dari orangnya, apa mau menyangkal diri dan taat penuh dipimpin Roh. Ini bukan fantasi, tetapi janji Allah untuk kita yang mau percaya dan taat, luar biasa, seperti naik di atas burung Nazar Kel 19:4, Yes 40:31.

Orang yang penuh Roh Kudus dan dipimpin Roh itu sangat berbeda. Se-ringkali orang merasa kalau sudah pe-nuh Roh Kudus, bisa ber-kata2 dalam bahasa lidah itu sudah hebat, bisa se-gala, ternyata pengharapannya jadi kosong, sebab hanya penuh, tetapi tidak mau dipimpin Roh saat demi saat. Beberapa orang sudah berbahasa lidah, tetapi hidup dipimpin sendiri, tidak mau dipimpin Roh, itu berarti dipimpin daging sehingga mudah jatuh dalam dosa, bahkan dosa2 yang keterlaluan! Sehingga menjadi batu sontohan, bah-kan hojatan sebab lebih jahat dan keji dari orang yang belum dipimpin Roh. Mengapa? Orang yang penuh Roh, te-tapi tidak mau dipimpin Roh, lalu memimpin dirinya sendiri, dengan kata lain semaunya sendiri, menurut daging, akhirnya Roh Kudus meninggalkannya dan setan masuk dengan teman2nya, jadi lebih jahat dari semula Mat 12:43-45 menjadi 8 kali lebih jahat dari se-belumnya, dosanya limpah akhirnya bi-nasa. Sesudah penuh Roh Kudus harus taat dipimpin Roh, terus menyangkal diri, enak atau tidak enak, maka hi-dupnya akan enak, sekalipun pikul salib dan terus berkemenangan dan tumbuh makin mulia. Jangan lupa sesudah pe-nuh Roh, jangan semaunya sendiri akan menjadi buruk, tetapi terus taat seperti Kristus, taat sampai mati Pil 2:8, bukan kehendakku yang jadi, tetapi kehendak Allah yang jadi Mat 26:39. Sebab itu Putra manusia Yesus lulus dan jadi Putra manusia yang sempurna, diting-gikan di atas se-gala2nya.

III. Terus dipimpin Roh sampai ke ak-hir, Jangan berakhir dalam daging Gal 3:3-4, tetapi terus penuh minyak yang baru. Sekalipun penuh Roh, kalau sesu-dah sukses, naik tinggi, lalu menurut daging, tidak lagi dipimpin Roh, akan gugur dan celaka seperti Nuh, Saul, Simson, Yudas dll. Jangan lupa penuh Roh Kudus belum berarti sudah sem-purna, masih bisa jatuh, yaitu kalau berakhir dalam daging. Roh Kudus ada-lah Penolong yang selalu siap untuk menolong, tetapi tidak memaksa. Pe-nolong itu bisa dipakai (kalau taat) bisa tidak dipakai (tidak mau lagi taat di-pimpin Roh) dan itu berarti mulai de-ngan daging. Kalau tidak lagi taat, itu berarti kembali jalan daging, meng-halang2i, mendukakan Roh, mema-damkan Roh, bahkan bisa menghojat Roh. Kalau Penolong itu disisihkan, akan berakhir dengan daging dan ce-laka, bisa2 binasa! Sebab itu kita harus selalu dipimpin Roh dan taat dengan setia sampai ke akhir, sehingga terus meningkat makin tinggi, bahkan kalau bisa (kalau mau) sampai menjadi sem-purna, sebab ini adalah rencana dan kerinduan Allah Bapa, sebab itu Ia me-ngirimkan penolong yang heran, yaitu Allah sendiri, Roh Kudus untuk tinggal di dalam kita. Satu kali dipimpin Roh, tetap sampai ke akhir dan se-lama2nya.

 

Nyanyian: ANGGUR BARU.

Roh Kudus tercurah di tempat ini.

UrapanNya yang ajaib

menumbuhkan umatNya.

Roh Kudus tercurah bagi G’rejaNya

Membangkitkan umat pilihanNya

Jadi saksi dengan kuasaNya

membebaskan yang terikat.

Belenggu dosa t’lah dipatahkan,

mari bersorak bagi Dia…hei….

 

Reff:

Anggur baru (bukan anggur lama) tercurah, penuhi umatNya dengan sukacita..a…a…a

Minyak baru (terus baru sampai ke akhir) tercurah,

urapi umatNya, nyata kuasaNya.