M4116 – Lukas 18:8. Masihkan Ada Iman Di Bumi Waktu Dia Datang?

Pasti Ia tidak bertanya sembarangan, tetapi sebab akan ada krisis iman pada waktu Ia datang. Mengapa? Sebab ba-nyak orang beriman tidak punya iman! Mengapa hal ini bisa terjadi?MENGAPA TUHAN MENANYAKAN HAL INI?

Sebab pada waktu Tuhan Yesus datang, ada 2 golongan, yang terangkat 1551 dan yg tertinggal. Sebab utama dari yg tertinggal adalah karena tidak lagi punya iman, imannya luntur, habis! Inilah orang2 yg jatuh dalam dosa, se-hingga tertinggal atau mati dalam dosa. Jumlahnya banyak, sebab itu Tu-han menanyakan dan mengingatkan hal ini.

 

  1. SEBAB2 IMANNYA HABIS.
  2. Manusia hidup dengan akal, juga se-bagian orang beriman sehingga iman-nya luntur dan habis. Padahal untuk hi-dup dalam kesucian, apalagi tumbuh dalam rencana Allah menuju puncak rencana Allah pada akhir zaman, mu-tlak dibutuhkan iman. Tidak mungkin hidup sebagai orang beriman tanpa iman Ibr 11:6, apalagi di akhir zaman, apalagi harus meningkat dalam ren-cana penamatan Allah.

Orang beriman hanya bisa hidup dengan iman, bukan dengan akal 2Kor 5:7. Sebab itu tidak heran kalau banyak yang gugur, bahkan mati dalam dosa sebab hidup dengan akal, bukan hidup dengan iman, sehingga imannya luntur dan habis. Mengapa ini terjadi? Ma-nusia makin lama makin beradab dan makin berakal! Anak kecilpun bisa me-makai alat2 yang paling canggih (HP, komputer dll) dan manusia makin lama makin banyak yang bisa berpikir ra-sionil (dengan akal) dan makin intelek. Sebab itu sudah biasa dan makin kuat manusia hidup dgn akal! Padahal orang Kristen itu mutlak perlu hidup dengan iman, bukan dengan akal atau peng-lihatannya 2Kor 5:7. Apa bedanya?

Iman ada 2 macam, iman manu-siawi (dengan akal biasa) dan iman ilahi. Thomas, murid Tuhan masih hi-dup dengan akal dan akan jatuh kalau terus tidak bertobat Yoh 20:25,29. Da-lam dunia, hidup dengan akal adalah cara hidup yang wajar, bahkan bagus, apalagi di akhir zaman, tingkat kecer-dasan manusia sangat meningkat se-hingga mereka merasa cukup hidup de-ngan akalnya, dan mereka sudah puas. Orang sekarang rata2 lebih cerdas dari Thomas. Tetapi kalau orang beriman hidup dengan cara ini, maka imannya akan luntur dan diganti iman akal atau iman manusiawi. Orang beriman tanpa iman, atau hanya punya iman manu-siawi, itu makin lama makin banyak  di dalam Gereja! Hati2, jangan ditipu iblis lewat sikon akhir zaman ini.

Iman yang betul itu iman ilahi, import dari Allah, tidak bisa timbul dari dirinya sendiri. Iman ini hanya timbul kalau ia mau percaya pada Tuhan.

Iman ilahi ini datang dari Firman Tuhan; Alkitab adalah sumber benih iman Rom 10:17. Dan kalau orang itu mau menerimanya Luk 12:57, maka Roh Kudus akan menghidupkan ayat2 Firman Tuhan itu dalam dirinya, se-hingga timbul iman 2Kor 3:6. Allah se-lalu standby untuk menolong siapapun yang mau Yoh 6:37,44. Allah mencintai semua orang yang mau, dan pasti ia ditarik pada Allah dan dijadikan anak2-Nya Yoh 1:12, lalu Allah akan menum-buhkan iman dalam orang2 yang mau percaya dan taat. Tumbuhkan terus iman ini, sehingga jadi kuat dan besar untuk bisa hidup sebagai orang2 ber-iman.

Iman ini harus dipelihara 2Tim 4:7, yaitu dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus. Sebab itu, lebih2 pada akhir zaman (hari ke-6) kita harus memungut manna 2 kali ganda, 2 gomer Kel 16:22, supaya iman kita bisa bertahan dari arusakal manusiawi ini dan bahkan bisa tumbuh untuk ikut dalam puncak ren-cana penamatan Allah. Juga perlu lim-pah dengan pekerjaan Roh Kudus se-perti ligabis Mat 25:4, 11-13, baru be-nih2 iman itu bisa tumbuh. Iman kita harus dipelihara supaya tumbuh men-jadi besar dan kuat, jangan tetap kecil Mat 8:26 KJI, apalagi luntur dan habis, diganti dengan iman akal, akan gugur, tidak tahan akan arus dosa akhir za-man. Limpahlah dengan Firman Tuhan, Roh Kudus dan terus taat dipimpin Roh supaya iman tumbuh, jangan luntur sehingga habis imannya!

  1. Kesukaran akhir zaman yang me-ningkat 2Tim 3:1-8 (TB: rusak akalnya karena melawan Allah, sehingga iman-nya luntur, hilang). Manusia sudah ma-hir memakai akalnya untuk mengha-dapi segala kesukaran akhir zaman, ti-dak lagi hidup dengan iman, sehingga imannya luntur. Baik dalam kesehatan, nafkah, bahaya, keluarga dll. Kita harus menghadapi semua tantangan2 akhir zaman dengan iman, sehingga tetap suci dan tumbuh dalam rencana Allah. Peganglah janji2 Allah, pasti menang. Jangan se-mata2 hidup dengan akal, itu hanya menolong sesaat dan dalam hal2 jasmani saja, tidak bisa hidup suci apalagi harus meningkat, di tengah2 tantangan dan godaan dosa yang me-ningkat ini. Banyak berdoa dalam Roh dan kebenaran (hidup benar), serta limpah belajar dan taat Firman Tuhan, juga bersekutu dalam tubuh Kristus un-tuk saling menguatkan supaya jangan iman kita luntur dan jatuh!
  2. Dosa dan kesucian meningkat sam-pai puncak2nya di akhir zaman ini Wah 22:11. Orang yang tidak kuat imannya dalam Firman Tuhan dan dipimpin Roh akan hanyut dalam dosa atau tertipu dan mulai mendua, sehing-ga menjadi suam dan imannya luntur. Orang yang hidup dalam dosa (sekali-pun hanya dalam pikiran) meng-ham-bat atau menghentikan pekerjaan Roh Kudus Ef 4:30, 1Tes 5:19, sehingga ti-dak bisa mempertahankan imannya, apalagiu kita memang harus tumbuh dalam iman. Ini hanya mungkin kalau kita hidup dalam kesucian, sehingga Roh Kudus bisa bekerja dengan penuh, menguatkan dan menumbuhkan iman kita Luk 24:49, Pil 4:13. Juga harus lim-pah Firman Tuhan. Bagian orang Kris-ten jatuh pada akhir zaman ini 1Tim 4:1, bahkan juga “bintang2” yang tidak ber-jaga2 Wah 12:5. Jangan rileks, san-tai atau suam. Orang yang tidak punya kuasa Roh Kudus dan Firman Tuhan, akan terseret dalam arus dosa yang hebat, juga orang2 Kristen yang suam.

Sebab itulah Tuhan menanyakan hal ini pada akhir zaman. Kita tidak mung-kin bisa hidup dalam kesucian, dalam jalan sempit tanpa iman Ibr 11:6. Tanpa iman tidak bisa hidup benar memper-kenankan Allah, sehingga jatuh dan makin dalam dan binasa. Menjadi orang Kristen itu harus hidup dalam kesucian, taat Firman Tuhan, dan ini hanya mungkin dengan iman 2Kor 5:7. Kalau hidup dengan uang, akal dan kekuatan sendiri, akan tertarik, terikat dan hanyut oleh segala kemanisan per-kara2 dunia yang penuh dengan dosa ini Ibr 11:25. Orang yang punya iman yakin bahwa hidup dengan Kristus itu terindah (dalam rencana Allah yang luar biasa indahnya lebih2 di akhir zaman). Tetapi yang tidak punya iman akan tertarik pada dunia dan luntur imannya dan mati dalam dosa. Yang masih hidup, tertinggal dan masuk za-man aniaya Antikris. Tidak mungkin bi-sa hidup benar tanpa iman Rom 1:17-18. Hanya mungkin dengan iman akan Firman Tuhan, sehingga berani ber-tindak Yoh 2;17 yaitu pikul salib, men-derita karena taat akan Firman Tuhan, sebab yakin, salib itu ringan dan senang dan penuh dengan kuasa Allah Mat 11:28-30, 1Kor 1:18. Tanpa iman tidak mungkin bisa hidup sebagai orang ber-iman yang benar, apalagi terus mene-rus sampai ke akhir, harus hidup dari iman kepada iman. Dalam setiap hal kita harus hidup dengan iman dan rutin, terus menerus pikul salib di jalan sempit senantiasa! Dari iman kepada iman, iman dalam setiap kebenaran Fir-man Tuhan (harus lengkap Kis 20:20, 27) sehingga dalam setiap pencobaan, ada iman berdasar janji Allah tentang pencobaan itu. Baik problem jasmani, juga rohani. Banyak orang memikirkan iman hanya untuk problem jasmani, tetapi juga, bahkan lebih perlu untuk problem2 rohani. Baik problem tentang kesucian, tabiat baru, kerendahan hati, kesucian, menghadapi uang, godaan nafsu sex, benci, iri, kepujian manusia-wi dll, bahkan juga menghadapi iblis yang makin lama makin lihai dan dah-syat! Kita perlu punya iman dalam semua segi hidup, sehingga bisa ber-jalan dengan iman dari problem yg satu kepada problem yg lain, sehingga terus menang di dalam semua problem2 itu.

III. TUMBUH DALAM UKURAN IMAN.

Kita perlu memperhatikan supaya ada iman untuk setiap segi hidup. Ada iman yang umum, ada iman yang khusus, misalnya tentang uang, tetapi kesem-buhan, tentang kesucian, tentang ta-biat2 yang baru dsb. Dan dalam setiap segi, iman itu harus terus tumbuh. Tumbuhlah dalam 7 KPR, termasuk pu-nya persekutuan yang erat, akrab dan manis dalam Roh sesuai Firman Tuhan, sehingga bisa saling menguatkan iman.

Ukuran iman itu:

  1. Dari Nol, yang ada hanya iman akal, percaya dengan akal dan itu tidak dapat mengambil janji2 Allah.
  2. Kemudian tumbuh menjadi iman ke-cil Mat 8:26. Ukuran ini sangat kecil, tidak cukup,sehingga dalam pencobaan sangat ketakutan; iman yang tidak ada perbuatannya, iman yang mati.
  3. Iman sebesar bii sesawi Mat 17:21. Meskipun kecil, tetapi hidup, tidak ma-ti, yaitu ada tindakan iman Yak 2:17, sehingga gunung2 kesukaran pindah, ada kemenangan.
  4. Iman besar Mat 8:2,10; 9:18,28; 14:36; 15:28, Mrk 5:28 dll. Bisa ber-tindak dengan iman dan mengambil janji2 Tuhan dengan limpah.
  5. Iman yang sempurna Yak 2:22.

Ukuran2 iman ini sangat perlu kita perhatikan, sebab kita bisa mengambil semua janji2 Allah yang limpah, leng-kap dan sempurna itu hanya dengan iman Mat 8:13; 9:29. Juga untuk dasar hidup Kristen seperti suci, pikul salib, sejahtera dll semua itu harus dengan iman. Tumbuhkanlah iman ini sehingga bisa menerima semua janji2 Allah, ma-ka hidup ini akan berkelimpahan ke-nyataan janji2 Allah dalam hal jasmani dan rohani!

IMAN DALAM SEGALA SEGI HIDUP JASMANI DAN ROHANI.

Karena itu kita harus belajar seluruh Firman Tuhan lengkap Kis 20:20,27, sebab inilah benih iman untuk setiap segi hidup, Belajar 2 gomer (limpah, lebih dari cukup, yang hanya mungkin kalau hidup dalam kesucian (mau pikul salib) dan Roh Kudus bekerja (ber-doalah dalam Roh dan hidup benar) sehingga ada kesukaan dan gairah yang besar akan Firman Tuhan, bukan muak Maz 119:63,92,103,127; 1:2 dll. (Orang yang cinta Tuhan itu cinta akan Firman Tuhan Yoh 14:23 dan lekat dengan Tu-han 1Kor 6:17, Yoh 15:5). Orang seperti ini akan bersukacita belajar Firman Tuhan dengan tekun sampai lengkap dan mentaatinya dengan yakin, maka iman dalam setiap segi akan tumbuh dan ber-tambah2. Dengan demikian kita bisa tumbuh dalam rencana Allah yang indah. Jangan lupa kekalahan atau dosa dalam segi apapun jadi pintu masuk bagi iblis sehingga ia dapat terus menumbuhkan dan memperbanyak do-sa dalam semua segi sehingga rohani orang itu rusak, bahkan juga akan hanyut dalam tsunami dosa akhir za-man ini. Sebaliknya kalau iman kita tumbuh dalam semua segi hidup, maka dalam semua segi hidup itu (jasmani dan rohani) kita akan limpah dengan janji2 Allah yang heran itu, misalnya dalam kesehatan (pelajari semua ayat2 Firman Tuhan tentang janji hidup se-hat, sembuh dan umur), dalam ke-uangan (pegang salah satu janji Allah tentang uang, apalagi kalau kita me-ngenal lebih banyak janji2 Allah ten-tang hal ini), maka kita akan limpah dengan berkat2 dari segi ini; janji Tu-han tidak pernah gagal! Lebih2 dalam hal2 rohani, misalnya dalam ibadah, pelayanan, tabiat baru, bahaya dll dan semua itu disimpulkan dalam janji ajaib dan rahasia, yaitu janji tidak akan mati (1Kor 15:51), karena ini mencakup se-mua janji Firman Tuhan, sebab maut adalah musuh terakhir 1Kor 15:26,51) luar biasa. Sebab itu kita harus me-numbuhkan iman dalam setiap segi hidup, baik jasmani & rohani, sehingga terus tumbuh sampai sempurna.

MENUMBUHKAN IMAN.

Kita tumbuh oleh pekerjaan Roh Kudus (dalam kesucian dan karunia2Nya), oleh pekerjaan Putra Allah (jabatan dll) dan pekerjaan Bapa (masuk dalam rencana Allah yang sempurna, lebih2 yang di akhir zaman) 1Kor 12:4-6. Kita bisa mengerti semuanya dengan karu-nia Allah Mat 13:11-12 dan terus ber-tambah2. Dari benih2 iman ini akan tumbuh iman dalam semua segi hidup. Sebab itu limpahlah dalam Firman Tuhan dan Roh Kudus dan seluruh 7 KPR, supaya iman kita tumbuh dalam semua segi sampai setinggi mungkin bahkan sampai sempurna.

Bagaimana kalau belum berani atau belum bisa melakukan tindakan atau perkataan iman Rom 10:8, Yak 2:17. Periksa diri dengan sungguh2 (dan ka-lau ada dosa, harus dibereskan) dan minta iman dari Tuhan Luk 17:5. Bia-sanya untuk hal ini, Roh Kudus meng-ingatkan kita ayat2 yang tepat, yang cocok dengan problem kita Yoh 14:26, dan ayat2 yang diingatkan untuk dihi-dupkan 2Kor 3:6, sehingga menimbul-kan iman yang tepat untuk menghadapi problem yang kita hadapi itu. Kalau perlu baca ber-ulang2 janji2 Firman Tuhan itu dan doakan terus dalam Roh dan kebenaran,sampai timbul iman.

Orang yang berdoa dalam bahasa Roh (lidah), itumenguatkan imannya sendiri 1Kor 14:4. Kalau imannya sudah kuat, sudah yakin, maka mulailah bertindak atau ber-kata2 dengan iman, sesuai dengan janji2 Firman Tuhan yang kita pegang. Jangan hanya ber-kata2 ikut2an atau tidak mau kalah. Tetapi pegang baik2 janji Firman Allah dan terus berdoa dalam Roh dan kebe-naran sampai yakin, lalu bertindaklah dengan iman,maka janji2 Tuhan yang tidak tampak jadi kenyataan dan apa yang kita harapkan akan terwujud de-ngan iman Ibr 11:1. Ini definisi iman! Hadapi segala problem apapun dengan iman. Bahkan problem2 dan bahaya yang belum atau tidak tampak, hadapi dengan iman dalam pimpinan Roh Ku-dus dengan berdoa dalam Roh, sebab sekalipun kita tidak tahu apa2, Roh Kudus tahu semua dan Roh Kudus yang akan memimpin kita dengan tepat!

UJIAN IMAN. Yak 1:3.

Dengan apakah iman kita diuji? De-ngan problem, kesulitan, ancaman dll, bahkan setiap hari daging, dunia, iblis ini berusaha untuk memerangi orang beriman supaya jatuh. Tidak ada hari tanpa peperangan, sebab itu kita harus selalu berjalan dengan Tuhan, dipimpin Roh dalam jalan salib supaya terus menang. Jangan sampai jatuh, tetapi harus menang dengan iman sehingga kita lulus dan naik lagi 1 tingkat.

`Mengapa iman harus diuji? Sebab Tuhan ingin kita bukan hanya selamat, tetapi juga bertumbuh, dan tingkat pertumbuhan saat terakhir itu menjadi ukuran tingkatan kemuliaan kita untuk kekal di Surga Luk 19:17. Tuhan ingin kita tumbuh secara rohani, sehingga tingkatan kita terus meningkat bahkan Ia ingin kita menjadi seperti Kristus 1Kor 11:1, Mat 5:48, Yoh 10:35. Ini akan menjadi ukuran kemuliaan kita yang begitu indah dan menyenangkan untuk kekal. Sebab itu, meskipun ada pengolahan dan ujian (datang ber-macam2 pencobaan, kesukaran dll) ja-ngan berkecil hati, tetapi anggap itu kesukaan saja (Yak 1:2), sebab kalau kita  lulus, maka kita akan naik 1 tingkat lagi dalam kemuliaan Allah yang kekal.

 

KESIMPULAN.

Iman adalah kebutuhan rutin, sebab kita harus selalu berjalan dengan iman (terus menerus, rutin) 2Kor 5:7, dari iman kepada iman Rom 1:17 (dalam semua segi dan makin meningkat). Kita harus menang dengan iman setiap hari, mengalahkan daging, dunia dan iblis, sehingga tidak lagi berbuat dosa atau jatuh 1Pet 4:1; 2Pet 1:10, Jd 24, tetapi bisa melakukan kehendak Allah dalam segala segi hidup kita Mat 7:21.

Hidup dengan bolak-balik jatuh itu berarti merosot ke Halaman (2Pet 2:22 Kristen babi dan anjing) dan akan ha-nyut dalam arus dosa akhir zaman yang dahsyat, sehingga binasa! Orang se-perti ini tidak bisa masuk dalam ren-cana Allah yang indah, mulia dan makin cepat di akhir zaman ini, dan itu berarti mati dalam dosa akhir zaman atau tertinggal, celaka! Kita harus bisa hidup dalam kesucian (betul2 merdeka Yoh 8:36 dan tidak kembali dalam dosa Gal 5:1, Rom 6:6), baru bisa ikut dalam ren-cana Allah yang indah, yaitu golongan yang suci dan makin suci dalam Kristus. Jangan sampai masuk golongan yang makin jahat dan najis. Hadapi segala penyakit, problem keuangan dan naf-kah, keluarga, kesucian, tabiat, pela-yanan dan apa saja dengan iman dalam pimpinan Roh Kudus. Lebih2 di akhir zaman, semua kesukaran dan kejahat-an ini akan meningkat dahsyat, hebat, tetapi yg bersedia (7 KPR ekstra Mat 24:42) & hidup dengan iman akan me-nang. Kalau kita terus tumbuh dalam kesucian, kita akan menang penuh sampai musuh terakhir dan terbesar yaitu maut, sehingga bisa ikut dalam pengangkatan yg sangat mulia dalam zaman keemasan Gereja Wah 12:1. Dengan iman kita bisa tetap hidup be-nar, sebab orang benar itu hidup dgn iman, dgn terus menerus melangkah dari iman kepada iman Rom 1:17.

Nyanyian:

Dengan imanku, kuhadapi semua.