M4111 – Keluaran 17:11. Menghadapi Semua Dengan Doa

MACAM2 DOA.

Hampir semua orang bisa berdoa, te-tapi doa orang Kristen itu macam2, ada doa yang diterima Tuhan, ada yang di-tolak seperti doa orang Parisi Luk 18:10-14, Mat 23:5,15. Tetapi doa yang berkenan pada Tuhan, dijawab Tuhan.

Istimewa doa Musa, Hur dan Harun, ini luar biasa sehingga orang Israel yang dipimpin Yusak, budak2 yang sama se-kali tidak terlatih untuk perang dan ti-ba2 harus perang melawan orang Ama-lek bisa menang besar. Padahal Amalek itu nafkah dan hidupnya dari berpe-rang, sehingga sudah mahir berperang. Seharusnya Israel tidak mungkin me-nang, tetapi menang besar karena doa Musa cs. Disini jelas tampak faedah doa, yang menyebabkan kemenangan yang besar! Musa seorang yang ber-kenan pada Tuhan. Hur seorang hakim yang hidup dalam kebenaran dan Ha-run, seorang Imam besar yang hidup dalam kesucian, sehingga doa mereka besar kuasa dan hasilnya. Mereka men-jadi gambaran dari doa dalam Roh dan kebenaran, itu sesuai dengan doa akhir zaman Yoh 4:23-24 yang hasil nyata dan sangat besar. Sebab itu belajar ber-tekun berdoa senantiasa dalam:

  1. Dalam Roh. Dahulu Harun diurapi dengan minyak pengurapan yang suci (Wasiat Lama), tetapi sekarang dengan baptisan Roh Kudus Yoh 14:16-17 se-hingga Roh Kudus lambang dari minyak Surgawi itu selalu ada dalam kita, se-hingga kita bisa berdoa dengan bahasa lidah 1Kor 14:14, Kis 2:4; 10:46; 19:6; 2:33. Berdoa dengan bahasa lidah (se-suai dengan ilham Roh), itu berarti Roh Kudus yang berdoa dengan lidah kita kepada Allah, suatu doa oleh Roh Allah, sempurna, otomatis termasuk segala kebutuhan kita dan doa syafaat Rom 8:26-27. Kita yang tidak bisa berdoa, tahu2 bisa berdoa dengan sempurna berkenan pada Allah oleh Roh Kudus, luar biasa, meskipun tidak mengerti, pasrah penuh.
  2. Dengan kebenaran Yak 5:16. Doa orang yang hidup dalamdosa seperti orang Parisi, orang Israel sekalipun tampaknya rohani, tidak dijawab Tu-han. Mereka sudah mengakui dosanya, tetapi mereka tidak mau menurut sua-ra Tuhan, semaunya sendiri, doanya ti-dak didengar Tuhan dan mereka mati begitu banyak dan begitu mudah dika-lahkan musuh, sampai di Horma. Ul 1:(40) 44-45. Ini justru doa yang seba-liknya dari doa Musa Kel 17:11. Mereka kalah besar, bukan menang besar. Se-bab itu orang yang tidak bisa berdoa dengan betul, apalagi terus ber-su-ngut2 dan melawan Tuhan, kemudian waktu bahaya datang (apalagi di akhir zaman, air bah dosa dan kejahatan yg dahsyat Wah 22:11, Maz 32:6), lalu baru berdoa (menurut cara dan kehen-daknya sendiri), maka bukan keme-nangan besar yang didapat, tetapi cela-ka dan malapetaka besar dan dahsyat! Sebab itu kita perlu belajar limpah ber-doa dalam Roh dan kebenaran, sebe-lum ada apa2, sampai mahir. Waktu problem datang, sudah bisa doa dan nyata kuasanya dan menjadi kesukaan sepanjang umur hidupnya. Sebab itu Tuhan menyuruh kita bersedia, bisa berdoa dengan betul sekarang, jauh2 hari sebelum hari2 yang jahat (sebab tidak tahu kapan celaka itu datang, apalagi “tsunami” dosa dan kejahatan-nya seperti zaman Nuh Maz 32:6. Ber-sedia itu sekarang, jangan tunggu ter-lambat, nanti seperti Israel yang hancur luluh di Horma sekalipun semangatnya meng-gebu2, tetapi tidak bisa berdoa dengan betul, dalam Roh dan kebenar-an, juga tidak cocok dengan kehendak Tuhan. Tentu selain doa dalam Roh dan kebenaran, doa yang betul tidak lepas dari 7 KPR, sebab doa yang betul itu tergantung dari orangnya, bukan bentuk doanya.

APAKAH DOA ITU?

Doa itu adalah hubungan dengan Tu-han, sebab itu:

  1. Tidak boleh putus Yoh 15:1-7, 1Kor 6:17, kecuali oleh dosa Yes 59:2. Hu-bungan yg baik dan hidup, terus mene-rus itu seperti ranting lekat teguh da-lam pokok, ada hubungan yg erat dan harmonis. Begitulah doa dalam Roh dan kebenaran itu menghubungkan kita terus menerus dengan Tuhan, baru ada hasil kuasa yang nyata.
  2. Hubungan ini harus dipelihara baik2 dan terus menerus Tuhan, dengan doa, permintaan, ucapan syukur, pujian dll naik kepada Tuhan.
  3. Ada dua arah komunikasi. Dari Tuhan turun pada kita hadiratNya, hik-mat, kuasa dan karunia2Nya, sejahtera dan kesukaanNya Surga dan pimpinan-Nya, itu terus mengalir seperti sungai air hidup Yoh 4:14; 7:38.

Pada waktu kita menghadapi pro-blem, ancaman atau bahaya, lebih2 ja-lan buntu dan tidak berdaya, tetapi ka-lau ada hikmat dan kuasa Allah, kita bisa menanganinya dengan kuasa Allah. Dengan hikmat Tuhan kita bisa bicara, bersikap dan bertindak yang be-tul sesuai pimpinan dan kehendak Allah. Kalau kita disertai kuasa Allah, kita bisa menyelesaikan dan menga-lahkan problem2 itu, sebab kuasa Allah menjamah hati orang2 yang kita hadapi (seperti Esau terhadap Yacob dll), bah-kan mengubah mereka. Kalau mereka tetap berbuat jahat, Tuhan akan meng-hukumnya seperti 10 pengintai, Korah, Datan, Abiram dll. Juga sikon dan kuasa iblis yang bekerja di belakangnya di-kuasai dan dihancurkan oleh kuasa Allah (seperti Paulus dalam kapal yang karam, dalam penjara di Pilipi dll), se-hingga kita bisa menyelesaikan atau terlepas dari problem atau bahaya yang kita hadapi. Minta pimpinan Roh Kudus, dengar suaraNya (lebih2 dalam doa dengan Roh dan kebenaran) dan taati, maka bukan kita yang bekerja tetapi Tuhan yang maha kuasa yang berperang ganti kita! Seperti Musa dan Israel yang dikejar Firaun dan tentara-nya Kel 14:14.

Kalau ada hubungan yg betul, baik, dan kita taat, maka akan ada sejahtera dan sukacita, sebab Allah tidak pernah gagal menyelesaikan segala problem kita. Sebab itu kita perlu terus tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran, supaya hubungan ini terpelihara.

 

III. TIGA MACAM BENTUK DOA.

  1. Doa pribadi, lebih2 dalam regu doa perlu ditingkatkan.
  2. Doa bersama itu akan jauh lebih kuat. Sebab kalau kita bisa bersekutu dan kerjasama dalam tubuh Kristus, Tu-han ada di antara kita dan kekuatan ki-ta naik luar biasa Im 26:8. Bahkan bisa terus berjalan ke arah kesempurnaan Yoh 17:23. Hasilnya menang yg besar.
  3. Doa senantiasa 1Tes 5:17. Keku-rangan2 dalam jumlah doa bisa ditam-bah sampai limpah dengan berdoa tan-pa berhenti se-dapat2nya. Pada saat2 luang di mana saja, dalam keadaan apa saja dapat kita manfaatkan untuk terus bertekun berdoa dalam Roh dan kebe-naran sehingga pengurapan terus me-limpah sampai tidak terbatas Yoh 3:34. Misalnya waktu di jalan (kesempatan ini bisa manfaatkan semuanya), dalam pekerjaan yang otomatis, tidak banyak berpikir (mencuci, menggergaji, men-cat dsb), sehingga kita bisa terus ber-doa senantiasa, sebab kita betul2 me-merlukan pengurapan yang makin lim-pah dari Allah.

MENGAPA KITA PERLU BERTEKUN BERDOA

  1. Lima gadis bijaksana. Doa itu seperti pipa2 emas yg mengalirkan minyak yaitu pengurapan Roh Kudus (pohon Zaitun) ke Pelita (kita) dan itu berjalan terus menerus, sehingga kita tidak ke-kurangan minyak dalam pelita dan tempat cadangan, semua terus diisi Zak 4:2,12. Ini adalah ciri2 ligabis (ada ca-dangan minyak, selalu punya minyak, bahkan limpah), sebab itu untuk men-jadi ligabis harus terus menerus ber-doa.
  2. Rencana jahat iblis cs dan kaki ta-ngannya itu terus menerus, kita tidak tahu, sebab itu perlu memelihara hu-bungan yang baik terus menerus, se-hingga ada minyak terus menerus dan Roh Kudus yang ada di dalam kita, tahu semua sikon dan keadaan kita, kita te-tap ada dalam tangan Allah yang Maha kuasa. Sebab itu perlu tekun, terus menerus berdoa dengan sukacita dalam Roh dan kebenaran.

Sudah jelas dinubuatkan bahwa di akhir zaman keadaan akan makin dah-syat dalam dosa dan puncaknya ada dalam zaman Antikris Wah 22:11, suatu keadaan yang dahsyat, yang belum pernah terjadi kapanpun Mat 24:22 (ini sesudah pengangkatan); Pertumbuhan yang dahsyat ini sudah terjadi sebelum-nya dalam Minggu ke-70 Daniel keja-hatan dan dosa makin meningkat, se-hingga makin banyak orang yang men-jadi jahat seperti iblis, begitu kejam, keji, penipu tetapi lihai.  Ada yang 95% seperti iblis, atau 90%, 80% dsb, bah-kan yang 25% seperti iblis, itu sudah sangat2 kejam dan jahat.

Dalam Minggu ke-70 Daniel dikua-sai 3 Antikris (orang yg sempurna 100% seperti Antikris), tetapi mereka tetap dikalahkan Allah yang ada dalam Gere-ja akhir zaman (baru sesudah pengang-katan mereka menang penuh dan sa-ngat jahat dan kejam seperti iblis da-lam Neraka, tetapi ini Neraka di bumi!).

Tanpa hikmat dan kuasa Allah serta persekutuan tubuh Kristus yang erat 1Yoh 1:7, kita tidak akan berdaya menghadapinya. Iblis waktu itu marah besar dan mengerahkan semua ke-mampuan, kekuatan dan semua orang2nya Wah 12:10. Orang yang tidak punya hubungan erat dengan Allah dalam tubuh Kristus (bisa berdoa dan 7 KPR)akan jadi korban yang luar biasa. Juga orang2 yang suam, duniawi, tidak bisa berdoa ada banyak sekali dan mereka semua hanyut dalam “tsunami dosa” yang dahsyat,dan undur 1Tim 4:1. Keadaan sangat mengerikan dan mencekam. Bersekutulah dan beker-jasama dalam tubuh Kristus dengan betul, terus menerus berdoa dalam Roh dan kebenaran (kalau perlu de-ngan puasa), maka Tuhan sanggup melepaskan dari keadaan yang paling dahsyatpun Maz 91:7.

Daud terus menerus lepas dari se-gala kejahatan musuhnya, baik dari Go-liat pahlawan perang yang hebat, juga lepas dari dua kali tikaman fatal jarak dekat oleh Saul yg mahir dan penuh roh setan 1Sam 18:10-11. Kalau bukan Tuhan yg menjaga Daud, sudah tercu-cuk pada dinding. Dahsyat sekali. Be-lum lagi dalam goa di Enjedi, dimana Saul dengan begitu banyak tentaranya ada di mulut goa 1Sam 24:4. Belasan kali Saul terang2an mau membunuh Daud dgn usaha dan ribuan ten-taranya. Tetapi rambut dihitung Tuhan, apalagi mati-hidup dalam tangan Tu-han, Daud terus terlepas dengan sem-purna 1Sam 2:6. Jangan kuatir, Tuhan sanggup memelihara bahkan di te-ngah2 kejahatan yang memuncak.

Sekalipun ada air bah dosa dan kejahatan datang, sekalipun 1000 di kiri dan 10.000 di kanan (ini berarti kea-daan yang amat dahsyat), tetapi orang yg bisa berdoa akan didengar dan di-sertai Tuhan;  akan aman dalam naung-an dan lindungan Allah yang Maha-kuasa (ini tempat rahasia Allah) Maz 91:1-16. Bahkan bukan saja ter-lepas dari segala ancaman dosa dan kejahat-an, tetapi justru kita akan ditinggikan di tengah2 bahaya itu dan dipermu-liakan, bahkan dengan lanjut umur sampai ikut pengangkatan pada saat2 puncak kejahatan yg dahsyat da-lam Minggu ke-70 Daniel Maz 91:14-16.

Di tengah2 pertumbuhan dosa dan kejahatan yang dahsyat, tubuh Kristus akan tumbuh menjadi luar biasa, men-jadi seperti Kristus, sehingga timbul za-man keemasan Gereja Wah 12:1 de-ngan 144.000 orang sempurna seperti Kristus (bayangkan ada begitu banyak orang seperti Kristus Yoh 14:12 di se-luruh dunia), Gereja akhir zaman itu sa-ngat mulia dan merasakan seperti Sur-ga di bumi, di tengah2 bahaya yg dahsyat.

Memang untuk sempurna, ujian-nya juga berat, api ujian akan menyala di seluruh dunia Luk 12:49 yaitu bap-tisan api untuk tubuh Kristus, tetapi yang bersedia (tandanya antara lain bisa tekun berdoa senantiasa dalam Roh dan kebenaran ber-sama2 dalam tubuh Kristus) akan menang dan tumbuh sangat cepat seperti kilat Mat 24:27 (kecepatan tumbuh yang ideal seperti Kristus menjadi sempurna da-lam 3,5 tahun).

Ada banyak contoh2 lain dalam seluruh Alkitab, seperti Abraham, Ya-cob, Elia, Paulus dll yang terlepas dari bahaya yang dahsyat.

Memang semua Rasul mati syahid seperti Yohanes Pembaptis, itu me-mang bonus Hujan Awal, sehingga mungkin sekali mereka menjadi sem-purna, sebab fasilitas ilahi untuk ke-sempurnaan belum ada dalam hujan Awal, tetapi dalam hujan Akhir sudah ada, sehingga banyak tumbuh menjadi mulia dengan cepat, bahkan ada yang menjadi sempurna. Memang rencana Allah untuk hujan Akhir adalah semua yang bersedia tidak akan mati, tetapi ikut pengangkatan 1Kor 15:51-52, bahkan umur yang waktu ituhabis akan ditambah dalam GAZ (Generasi Akhir Zaman), sangat luar biasa, indah dan penuh sukacita di tengah2 kengerian bagi orang dosa dan orang percaya yang tidak percaya dan tidak bersedia! Sebab itu bersedialah dengan 7 KPR termasuk bisa dan bersukacita menik-mati doa senantiasa dalam Roh dan kebenaran. Kita perlu saling menase-hati, menguatkan dan mengajak ber-doa, makan 2 gomer manna, bersekutu dan bekerjasama dan semua 7 KPR lainnya. Sebab itu berdoalah sambil terus berdoa dalam Roh dan kebenaran baik di tengah2 jalan, dalam pekerjaan, juga di Gereja dan di mana saja, kecuali di tengah2 ngrasani, di tempat judi, tempat berzina, tempat berkelahi dsb. Tidak mungkin kita menang, bisa mengatasi tanpa Tuhan, tanpa hubung-an erat dan lekat dengan Tuhan, lebih2 dalam doa! Suara gemuruh tsunami kejahatan dan dosa itu sudah ter-dengar, jangan terlambat, bersedialah.

 

JANGAN TERLAMBAT.

Orang yang sekarang tidak mau bersedia dengan doa, dalam kesucian dipimpin Roh dalam jalan salib, jalan sempit dan 7 KPR lainnya, ia tidak ada di jalur yang betul; mungkin ke Gereja, tetapi suam, itu ada di jalur yang salah, jalan lebar (suam itu jalan lebar, meskipun ke Gereja Wah 3:16, apalagi kalau undur).

Kalau tidak mau tinggal di jalur yang betul, maka pada waktu Minggu ke-70 Daniel, orang2 benar yang suam (se-perti Lot 2Pet 2:8) itu sulit beroleh selamat, tetapi jatuh dan hanyut dalam arus dosa dan binasa atau tertinggal 1Pet 4:18), seringkali orang2 ini me-nunggu, kalau sudah hampir dekat kedatanganTuhan, baru mau bertobat, tetapi sudah tidak bisa! Mungkin tahu, tetapi orang2 yang sudah undur ini biasanya tidak lagi mau bertobat Luk 5:39, tidak bisa percaya, justru meng-olok 2Pet 3:3, bahkan makin terseret dalam segala macam dosa Mat 24:48,49.

Kalau sekarang sungguh2 bersedia dalam jalan sempit itu untungnya luar biasa, mengalami zaman keemasan Gereja, tumbuh dengan cepat dan ikut pengangkatan.  Andaikata mati sebe-lum pengangkatan, akan bangkit dan kesungguhannya itu menghasilkan ting-kat kemuliaan yg besar dan kekal, tidak rugi. Juga disertai, diberkati Tuhan ro-hani dan jasmani sehingga hidupnya makin indah, penuh sukacita yang makin dalam dan makin ber-buah2.

Waktu pengangkatan, semua orang yang tidak bersedia tersentak; sadar dan mereka akan tahu tanda2 peng-angkatan yang khas, tahu bahwa sudah terjadi pengangkatan, tetapi terlambat. Untuk orang yang tertinggal hanya tersisa 1 kesempatan terakhir yang dahsyat yaitu aniaya Antikris sampai mati dengan sangat dahsyat. Orang yang tidak bertobat, hidupnya dalam dosa, tidak akan bersukacita, tetapi selalu takut, gelisah, kacau dan pahit dalam kerajaan Antikris. Kalau toh mau bertobat dalam zaman Antikris, ia akan masuk dalam penderitaan lahir batin yang paling dahsyat, ia harus merasa-kan Neraka di dunia, tetapi itu ke-sempatan yang terakhir. Yang bersedia akan menikmati Surga di dunia, ber-sambung terus dalam Surga di Surga yang makin lama masuk dalam fase yang makin indah untuk kekal.

KESIMPULAN.

Jangan berhenti berdoa senantiasa da-lam Roh dan kebenaran, di rumah, di Gereja ber-sama2 dan terus menerus dalam hadirat Tuhan yang amat indah; akan senang, puas dan makin mulia, penuh sukacita dan sejahtera Allah yang heran!

Sebaliknya orang yang tidak suka berdoa itu, biasanya disebabkan karena ada dosa, ada percintaan dosa, karena mendua, bercabang hati dengan dunia dan hal2 yang fana, suatu kebodohan yang amat besar. Ini orang2 yang melalaikan dan membuang kesempat-an untuk bersedia, mereka akan hanyut dalam air bah dosa, bisa mati dan masuk Neraka atau kalau masih hidup masuk dalam zaman Antikris yaitu ma-suk Neraka di dunia. Wah 11:2. Rugi besar, sebab seharusnya kita bisa mengalami Surga di dunia mulai seka-rang kalau mau bersedia.

 

Nyanyian:

Berdoa selalu dalam Roh kebenaran.

Tiap hari hiduplah sebagai rumah doa.

Hasilnya indahlah, jalan dengan Allah.

Manis, mulia tumbuh sempurna.

Berdoa selalu dalam Roh kebenaran,

Jangan brenti doa jadi gua penyamun.

Hasilnya pahitlah pekerjaan setan.

Jangan brenti doa s’lamanya.

Koor:

Berdoa s’nantiasa, berdoa tak henti.

Indah bercakap dengan Tuhan.

Urapan bertambah, kuasaNya melimpah,

Berdoa 2x s’nantiasa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to Top