M4106 – Filipi 4:4. Bergembiralah, Jangan Putus Asa Atau Pahit

INI ADALAH KEHENDAK TUHAN.

Ada nyanyian: Marilah bergembira; itu Alkitabiah, cocok dengan kehendak Tu-han. Tuhan ingin kita terus bersukacita tanpa tergantung sikon.

  1. Dalam dunia, ini sulit sebab setiap orang seperti roda sebentar di atas, sebentar di bawah, sebentar tertawa, sebentar menangis. Pasti akan datang saat2 yang sulit dan pahit, kadang2 bisa mengatasi, kadang2 tidak, atau sisa JMPE, sehingga hilang sukacita dari hati yang menjadi jengkel dan pahit. Bah-kan ada yang sakit hati, putus asa, sedih bahkan merana sepanjang sisa hidupnya, betul2 celaka. Ada yang me-makai kekuatan dan kuasanya seperti kedudukan, uang, pangkat dll. Tetapi seringkali ini memaksakan atau meng-halalkan segala cara sehingga timbul banyak dosa, maka orang itu akan ge-lisah sekalipun dari luar menang. Kalau ada dosa, tidak ada sejahtera Rom 3:17.
  2. Dalam Tuhan, lain, berbeda dengan orang dunia, sebab :
  3. Kita sudah jadi orang baru. Tetapi orang-baru masih tetap punya tubuh daging (= orang luar), sebab yang sudah ditebus hanya orang dalam, roh kita 1Kor 15:23. Orang luar, daging itu punya tubuh dosa dan tubuh maut Kol 2:11, Rom 8:1-2. Ini dikuasai hukum dosa dan hukum maut yang selalu de-ngan otomatis bereaksi dosa terhadap sikon yang tidak disukainya. Tetapi orang baru, yang sudah lahir baru, rohnya sudah ditebus, lekat dengan Tuhan, punya kuasa atas daging, bisa mematikan kehendak daging, sehingga tubuh dosa tidak bereaksi dosa. Ka-dang2 daging melawan, harus disang-kali dengan tegas, sehingga daging dimatikan, tidak lagi bereaksi dosa dan bisa tetap hidup suci dan tetap dalam Tuhan, sehingga bisa terus bersukacita dalam Tuhan.
  4. Ini kehendak Tuhan Pil 4:4. Tuhan beri sukacita yang tidak bisa diambil orang atau oleh sikom apa saja Yoh 16:22.
  5. Tuhan beri sumber kesukaan yang mengalir keluar dari dalam hati kita sampai akhir hidup, bahkan sampai kekal Yoh 4:4; 7:38.
  6. Tuhan memberi Roh Kudus itu luar biasa, Dia Allah yang Mahakuasa, tinggal menetap dalam hati Yoh 14:16-17. Dan orang yang penuh Roh Kudus itu bisa bersukacita dan sangat gembira seperti 120 orang di loteng Yerusalem waktu penuh Roh Kudus Kis 2:12-13.
  7. Dan lain-lain.

Ini tergantung dari kita, kalau kita mau memenuhi syarat2nya untuk menerima semua perlengkapan dari Tuhan, kita bisa bersukacita terus.

CARANYA UNTUK BISA BERSUKACITA SELALU.

Pemberian ini cuma2, semua lapisan orang bisa menerimanya, bukan hanya yang kaya atau yang pada waktu itu nasibnya baik, tidak, semua bisa dan kapanpun.

Syarat2nya sederhana, yaitu:

  1. Sudah percaya Tuhan Yesus dan sungguh2 lahir baru, artinya penuh Roh Kudus dan bisa hidup suci. Ber-tobat sungguh2, tidak lagi simpan dosa dan tidak hidup dalam cara hidup lama tetapi hidup baru dalam Tuhan.
  2. Memelihara 7 KPR dengan benar dan limpah, termasuk tetap hidup suci (perlu sering2 periksa diri, lebih2 kalau gelisah, kalau Roh Kudus bicara), mau pikul salib, dipimpin Roh dll dari “SSS DIAM”.
  3. Pelihara sejahtera dari Allah tetap ada dalam hati kita Pil 4:7. Jangan sedikit2 pegel, marah, JMPE dst. Sebab kalau hal2 kecil ini dibiarkan, sehingga tidak ada sejahtera dari Allah, maka kita tidak lagi bisa bergembira. Apalagi kalau tugas dan bebannya banyak, ba-nyak kesukaran yang menyakitkan hati, sejahtera dari Roh Kudus hilang dan tidak lagi bisa bersukacita! Kita harus terus ada dalam sejahtera Allah, yaitu denganterus tinggal dalam pimpinan Roh Kudus Rom 8:14. Ini definisi hidup Kristen, kalau ini dipenuhi, tidak sulit untuk selalu bergembira dalam Tuhan.

III. MENGHADAPI BERBAGAI SIKON.

Kita tidak bisa mengatur sikon, apalagi yang pahit dan menjengkelkan, sehing-ga seringkali orang2 “lari dari sikon”, seperti biasa dilakukan beberapa orang pada akhir pekan, bahkan kalau tidak bisa naik gunung, mereka tidur di hotel. Kalau kita mempunyai Kristus dalam hati kita, tidak perlu lari dari sikon, bahkan seperti Paulus, meskipun ia masuk dalam sikon celaka (bukan ka-rena salahnya, tetapikarena Kristus, Kristus tetap ada dalam hatinya), maka ia dan Silas bisa menyanyi dalam penjara sehingga Roh Kudus turun dan kuasa Allah nyata, melepaskan mereka Kis 16:25. Juga Petrus bisa berdoa lalu bisa tidur lelap dan Tuhan datang lewat malaikat melepaskannya dengan muji-zat yang luar biasa!

Dalam menghadapi segala sikon kecil besar, yang dahsyat dan ber-ba-haya, kita harus mengerti dan ingat bahwa:

  1. Tidak ada kebetulan bagi orang ber-iman Mat 10:30. Semua diatur Tuhan dengan sangat teliti. Dengan Tuhan kita pasti bisa menang atas segala macam pencobaan dalam segala sikon kita.
  2. Datang kepada Tuhan, jangan dihadapi sendiri Mat 11:28-30. Tuhan sanggup menolong kita sehingga ada sentosa, sejahtera dan kesukaan dari Tuhan.
  3. Jangan menuruti daging, sehingga bereaksi dosa, sebab dosa itu yang buat celaka, karena tidak menurut sua-ra Roh dan Roh Kudus juga bisa me-ninggalkan kita dan kita jadi sama seperti orang dunia, bisa penuh kepa-hitan, gelisah, jengkel, marah, emosi dll. Jangan dituruti, itu akan membuat reaksi dosa dan hilang sejahtera, sukacita, pimpinan Roh, sehingga tidak bisa bergembira di dalam Tuhan. Ingat bersukacita itu di dalam Tuhan, kalau Tuhan keluar dari kita atau “terpojok”, tidak bisa berbuat apa2 sebab kita berbuat semau kita sendiri, tidak mau mendengar dan menurut suara Roh, maka sukacita dalam Tuhan itu juga hilang! Tetapi kalau kita selalu me-melihara hadirat Tuhan dengan hidup taat dipimpin Roh, maka akan selalu ada sejahtera dan sukacita Roh dalam hati kita. Kita harus tegas dengan reaksi kita, jangan plin-plan, jangan bimbang, tetapi terus menurut Firman Tuhan dan pimpinan Roh supaya tidak bereaksi dosa.
  4. Ada maksud yang baik dari Tuhan, sekalipun yang datang hal2 yang tidak baik! Kita ini sedang diolah dalam dunia seperti tanah liat di tangan Penjunan Yes 64:8. Kalau kita dipimpin Roh, maka kita akan menang, lulus dan naik 1 tingkat sehingga celaka itu berubah menjadi kebaikan bagi kita Rom 8:28, baik dalam perkara kecil atau besar, asal kita sungguh2 taat dipimpin Roh, Roh Kudus sanggup memimpin kita sampai menang, dan kita bisa tetap bersukacita di dalam Tuhan.
  5. Pencobaan yang datang itu tidak lebih dari kekuatan kita 1Kor 10:13. Tuhan dapat mengukur dengan tepat, jangan kuatir, pasti kita bisa menga-tasinya sebab kita lebih kuat dari pen-cobaan itu; dan Tuhan sudah menye-diakan jalan lepas atau jalan keluar asal tetap mau taat dipimpin Roh. Jangan ragu2 akan kemampuan Allah meng-atur seluruh sikon kita, Dia Maha kuasa dan sanggup memenuhi janjiNya. De-ngan Tuhan kita pasti bisa lulus dan menang, tidak bereaksi dosa sehingga bisa tetap bersukacita sekalipun pro-blem2 yang datang itu berat.

Dengan demikian kita bisa bersu-kacita terus di dalam Tuhan dan meng-ubah semua sampah sikon yang tidak enak berubah menjadi emas dalam Tu-han, menjadi sukacita dari Tuhan Rom 8:28. Ini dijanjikan Tuhan, kita bisa melakukannya, luar biasa. Lebih banyak pengurapan Roh Kudus di dalam hidup kita Luk 4:18, lebih kuat sukacita dari Tuhan ada dalam hidup kita.

  1. Tuhan memberi hikmat dan kuasa-Nya 1Kor 1:24; 2:4, Dan 2:20,23, Pkh 10:10, Ayub 12,13. Jangan pakai hik-mat dan kuasa sendiri, mungkin bisa berhasil, tetapi timbul dosa sebab me-maksakan atau menghalalkan segala cara, sehingga timbul ber-macam2 do-sa dan itu membuat gelisah dan sejah-tera Allah hilang dan tidak bisa lagi bergembira di dalam Tuhan Rom 3:17. Sebab itu tanya Tuhan terus menerus 1Taw 16:11, minta hikmat dan kua-saNya.

Dengan hikmat dan kuasa Tuhan kita bisa menembus sikon yang sulit, pertanyaan, jalan buntu, keadaan yang ruwet dll. Kalau toh masih belum bisa tembus, terus berdoa dalam Roh, tung-gu Tuhan atau sampai kita mendengar pimpinanNya dan bertindak, maka kuasa Tuhan akan bekerja, memecah-kan sikon jalan buntu yang kita hadapi. Terus berdoa dalam Roh, maka ka-dang2 sikon yang sulit tiba2 mencair dan problem selesai. Sebab itu terus berdoa, kalau Tuhan di dalam kita, kuasa Tuhan itu siap bekerja meng-hadapi problem kita. Tetapi kadang2 kita harus menunggu, tetapi jangan nganggur atau menuruti daging, se-hingga bereaksi dosa, tetapi tetap da-lam kesucian, menyangkal diri dan ber-doa terus dalam Roh dan kebenaran.

  1. Dengan iman 2Kor 5:17, Mrk 9:23, Mat 8:13. Jangan ragu2 waktu me-nunggu, atau keadaan masih tetap je-lek, mengancam atau menakutkan, hadapi dengan iman. Asal kita tetap dalam kesucian (periksa diri) dan siap untuk taat akan suara dan pimpinan Roh Kudus, jangan takut, hadapi de-ngan iman, sebab dengan Tuhan kita akan menang Rom 8:31, 1Yoh 4:4. Kadang2 kita harus mengatakan kata2 iman Rom 10:8 atau mengambil tin-dakan iman Yak 2:17, kalau sudah yakin, kerjakan saja dalam pimpinan Roh, maka kita akan berhasil mengatasi dan menerobos sikon yang sulit dan buntu. Selalu dipimpin Roh dan ber-tindak dengan iman, memang ini cara hidup kita 2Kor 5:7.

HAL2 LAIN YANG MENAMBAH SUKACITA.

  1. Bisa melihat Surga yang mulia, ke-kal, maka ada sukacita dan gairah ber-jalan ke Surga Kej 49:14-15, sehingga yang mula2 mogok dan murung, men-jadi bergairah dan itu juga menambah sukacita dalam Tuhan. Tidak semua orang bisa melihat Surga dengan iman, sebab matanya dibutakan dengan ke-sukaan dan kemuliaan dunia, tetapi orang yang mau menderita (salib) ka-rena Kristus, matanya akan celik, bisa melihat Surga dengan mata rohani dan iman Ibr 11:25,26,35. Sebab itu mes-kipun berat salib menekannya di jalan sempit di atas Mezbah, tetap bisa bersukacita dan bergembira ria.
  2. Penuh kasih dan pengharapan akan Tuhan. Orangtua yang cinta pada anak2nya sekalipun mengalah dan ber-korban untuk anaknya bisa tetap suka-cita! Begitu juga orang yang cinta Tu-han dan penuh pengharapan yang ke-kal, akan mau menyangkal diri untuk menyucikan dirinya, justru bisa ber-sukacita dalam penderitaan 1Yoh 3:2-3. Kalau rohani kita meningkat, istimewa dengan 7 KPR, iman, harap dan kasih juga akan meningkat dan lebih mudah tinggal dalam kesukaan Tuhan.
  3. Masuk dalam rencana Allah Ef 2:10. Kalau kita taat dipimpin Roh, maka per-jalanan hidup kita akan sesuai dengan kehendak dan rencana Allah, itu hidup yang paling indah di dunia (apalagi di Surga). Sekalipun mula2 banyak pen-deritaan (= pengolahan, sekolah), se-perti yang dialami Yusuf dll,tetapi kalau terus lulus, terus di dalam jalan Tuhan (jalan sempit), maka kita akan meng-alami rencana Allah yang indah2 dan ini menambah sukacita dari Tuhan dalam hidup kita, misalnya Abraham, Yusuf, Daud, Daniel dll. Apa yang tidak pernah terpikir, dilihat dan didengar, tahu2 muncul dengan mudah dalam hidup-nya. Yusuf tidak pernah berpikir men-jadi “bapa” dari Firaun dan itu terjadi. Begitu juga Yusuf, Abraham, Daniel, Paulus, Petrus dll. Tetapi waktu ada keluar dari ril Tuhan seperti Abraham mengambil Hagar, Daud membunuh Uria karena merampas istrinya, Yosafat karena berteman dengan Achab dll, mereka keluar dari rencana Allah, se-hingga rencana Allah cacat dalam hi-dupnya, pahit.Tetapi kalau kita terus dalam rencana Allah seperti Yusuf, Abraham dll, maka hidup ini jadi gilang-gemilang dan mudah bersukacita di dalam Tuhan. Kalau toh jatuh dalam dosa, tetapi segera bertobat mau kem-bali dalam jalan Tuhan dan dalam ren-canaNya, Tuhan masih bisa memu-lihkan, tetapi tingkatnya merosot (se-banyak kasus masing2), tetapi masih ada kemuliaan dan kesukaan yang dipulihkan!
  4. Menangkan jiwa. Orang yang cinta Tuhan itu cinta jiwa2 dan berusaha de-ngan tekun menyelamatkan jiwa2, baik yang ada di sekitarnya juga yang dibe-bankan Tuhan padanya. Menangkan ji-wa itu adalah buah2 yang paling me-nyenangkan Tuhan (baik buah perto-batan, buah perbuatan2 yang baik, apalagi jiwa2). Kalau tidak berbuah orang ini akan menjadi kering, mudah lemah, hatinya kosong, susah, lama2 mati seperti ranting yang ditebang Luk 13:9, Yoh 15:2. Tetapi yang ber-buah2 itu akan bersukacita dalam Tuhan lebih2 lagi.

Kalau ada satu jiwa bertobat, selu-ruh Surga bersukacita dan itu menyam-bung dalam hati kita yang meme-nangkan jiwa itu, akan sangat bersu-kacita Luk 15:7. Jadi kalau tidak ber-buah jiwa2, rohaninya menjadi kering, kosong, tidak tumbuh (sebab itu juga tidak bisa memenangkan jiwa), sebab itu orang seperti ini akan cepat undur, dipotong dan masuk api. Tetapi yang ber-buah2 akan ikut mengalami suka-cita dari Surga yang indah.

Sukacita dari Tuhan itu sangat manis, tetapi tidak bisa diambil hanya sukacitanya saja,terlepas dari yang lain, lalu bagian2 yang lain kita tinggalkan (seperti hidup suci, dipimpin Roh, pe-lihara sejahtera dan 7 KPR lain). Kalau mau sukacita dari Tuhan, harus ambil 1 paket lengkap yaitu denganhidup da-lam Tuhan (dengan sungguh2 berkenan pada Allah, seperti ranting dalam po-kok), baru sukacita itu bisa nyata dalam hidup kita. Kadang2 orang2 ini hanya ingin sukacitanya saja, tetapi tidak mau kesucian, doa, tinggal dalam Kristus dll. Misalnya orang itu ke Gereja ingin bisa bersukacita di dalam hadirat Tuhan, sebab semua ikut bersukacita dengan manis, tetapi sesudah pulang dari Ge-reja kembali maki2, marah, iri, benci dll, dengan sendirinya sukacita itu hi-lang kembali. Kadang2 sekalipun masih ada dosa, dalam waktu menyanyi di Gereja dalam suasana hadirat Tuhan, masih bisa ikut bersukacita (kadang2 sampai bertobat, itu yang diharapkan kalau ada dosa), tetapi kalau tidak bertobat waktu pulang sukacita dari Tuhan itu hilang lagi, sebab tidak ting-gal dalam Tuhan, tetapi tinggal dalam dosa!

Ini sama seperti ingin terang lalu mengambil hanya bola lampunya, dilepas dari genset dan alat2nya; lam-pu tanpa genset tidak bisa menyala, sia2. Sebab itu kalau mau ambil su-kacita dari Tuhan, juga harus dengan “gensetnya” yaitu tinggal dalam Tuhan, baru ada sukacita dalam Tuhan.

KESIMPULAN.

– Setiap orang beriman dikehendaki Al-lah untuk selalu hidup dalam sejahtera dan sukacita, bukan hati yang gelisah, kosong, pahit dan merana. Tetapi ada syaratnya yang harus dipenuhiseperti ranting terus lekat dengan Tuhan, ja-ngan sampai lepas, maka selama di dalam Tuhan, akan ada sukacita.

– Jangan lupa, jangan hanya mengambil lampunya, tetapi diesel, solar dan alat2 lain tidak mau, lampunya tidak bisa menyala. Jangan hanya menginginkan sukacita yang indah dari Tuhan, dico-mot sukacitanya saja, tetapitidak mau hidup dalam Tuhan, maka tidak ada sukacita di dalam Tuhan, gagal dan kosong, hidupnya jadi sama seperti orang dunia.

– Jangan lupa di dalam Tuhan, berarti dalam kesucian, tidak bereaksi dosa dalam sikon apapun, terus taat di-pimpin Roh, sebab semua ada dalam pengetahuan dan izin Bapa Surgawi, pasti menjadi kebaikan bagi anak2 Allah yang taat dan cinta Allah.

Tidak ada hidup seindah, gembira ria dalam segala sikon, bahkan matipun masih untung Fil 1:21, yaitu bergem-bira se-penuh2nya di dalam Kristus un-tuk kekal. Praktekanlah, pasti jadi.

 

Nyanyian:

– Marilah bergembira dengan

kuasaNya.

– Hanyalah Yesus sendiri, yang jadi

Penghibur hati.

– Bebanku terlepas (2x) di bawah kaki

Yesus.

– Bersukalah (2x) dalam Tuhan

senantiasa.

********************************

PERMINTAAN BANTUAN DOA

WA:08213 1111 682