M4107 – Ibrani 11:1. Menghadapi Kesukaran-Kesukaran Dengan Iman

DEFINISI.

  1. Tidak semua orang beriman punya iman, kadang2 imannya kecil Mat 8:26. Yang punya iman itu untung, ia mem-punyai semua janji2 Allah yang diimani. Wai orang yang tidak punya iman, can-tolannya pada janji2 Allah putus, tidak dapat apa2, sia2, kecewa dan undur. Tidak percaya, tidak ada mujizat janji Allah, hidup sama seperti orang dunia biasa. Mat 13:58.
  2. Iman adalah perwujudan dari ba-rang2 yang diharapkan, tetapi waktu ini belum ada, tidak tampak, tetapi diyakini. Apa barang2 yang diharapkan itu? Itulah janji2 Allah dalam Firman-Nya. Kita tidak mengharapkan imagi-nasi kita sendiri, atau optimisme sen-diri, itu terbatas bahkan kosong. Tetapi yang kita harapkan adalah janji Tuhan, misalnya nafkah, kesembuhan dll yang sudah dijanjikan Tuhan. Jangan lupa semua janji Tuhan ada syarat2nya, te-tapi tanpa iman, janji itu tidak terwu-jud, tidak jadi. Janji2 Tuhan itu akan terwujud dan nyata sesuai dengan iman kita Mat 8:13.
  3. Keyakinan dari barang2 yang tidak tampak, belum/ tidak tampak, tetapi dijanjikan Allah dalam FirmanNya. Yang kita yakini hanya janji2 Allah, bukan kehendak atau angan2 kita sendiri, se-kalipun sangat optimis dari diri sendiri, itu bukan iman! (Manusia yang optimis berusaha mendapatkan barang2 yang diyakini bahkan dengan menghalalkan segala cara. Tetapi ini sangat terbatas dan bukan iman, tetapi optimisme atau keyakinan orang itu sendiri). Semua intinya sama yaitu janji2 Allah seperti kesembuhan (kecuali jatah umur habis seperti Elisa 2Raj 13:14) dll. Karena yakin barang2 yang tidak tampak ini jadi tampak, terjadi.

IMAN ITU TUMBUH.

Iman itu dari Tuhan yaitu dari Firman Tuhan Rom 10:17 dan iblis tentunya akan berusaha membuat iman itu ma-kin kecil sampai ragu2 dan habis seperti yang diperbuat iblis sejak permulaan pada Hawa, sehingga Hawa tidak per-caya dan melanggar Firman Tuhan. Tetapi orang beriman yang mengerti, tidak mau imannya diganggu atau dibuat bantut (tidak tumbuh), melain-kan kita harus berusaha menumbuhkan iman kita se-besar2nya sampai sempur-na, lebih2 untuk menghadapi kesulitan dan ujian yang makin besar sampai puncak2nya, di akhir zaman ini.

Pertumbuhan iman itu adalah sbb:

  1. Tidak ada iman. Ini orang yang tidak mau percaya, misalnya Mat 17:17. Tidak semua orang mau percaya Rom 10:16. Tentu yang tidak percaya ma-tanya buta dari hal2 rohani, jadi sesat dan binasa Mrk 16:16.
  2. Iman kecil, sebab itu jadi kuatir, ke-takutan dan tidak dapat apa2, misalnya Mat 8:26. Harus tumbuh!
  3. Iman besar Mat 8:10 dan orang seperti ini akan memperoleh apa yang diyakininya dari Tuhan Mat 8:13.
  4. Iman sempurna Yak 2:22. Ini iman orang sempurna sehingga semua jadi, luar biasa, lebih2 dalam pelayanan orang sempurna dalam 3,5 tahun se-belum pengangkatan, itu betul2 luar biasa dengan iman yang sempurna!
  5. Karunia iman 1Kor 12:9. Ini terma-suk iman yang besar atau sempurna. Iman ini dari Roh, pasti jadi, tergantung kita yang dipimpin oleh Roh, mau bertindak dengan iman atau tidak. Roh kudus memberi keyakinan yang kuat untuk mempercayai sesuatu dan waktu kita melakukannya, itu jadi dengan pe-nuh. Orang baru yang penuh dan di-pimpin Roh juga bisa mempunyai karu-nia iman, ini untuk melatih, mendorong orang2 yang penuh Roh Kudus, untuk menggerakkan dan menumbuhkan imannya. Dalam keadaan waktu perlu, berdoalah dalam bahasa lidah, maka kadang2 Roh Kudus memberi karunia iman sehingga kita jadi yakin dan dilakukan, dan itu betul2 jadi. Siapa saja (sekalipun orang baru) yang mau berjalan dalam Roh, bisa mengalami hal ini, sebagai pemberian dari Roh Ku-dus. Tetapi dalam diri kitamasing2 ha-rus tumbuh iman kita sendiri (itu juga oleh pertolongan Roh Kudus, yg meng-hidupkan Firman Tuhan yang kita pe-gang, sehingga menjadi iman 2Kor 3:6).

Kita perlu menumbuhkan iman kita, lebih2 dalam hari2 mendekati peng-angkatan, ada begitu banyak problem dan tantangan dosa yang berat2 dan kita harus menghadapinya dalam pim-pinan Roh Kudus dengan iman sampai menang dan jadi dengan iman kita.

III. YANG MENGGANGGU/ MENGHAMBAT IMAN.

  1. Hidup manusiawi, dengan pikiran dan kekuatan sendiri. Iman itu tidak terbatas, tetapi hidup manusiawi itu terbatas dan natural. Iman itu supra-natural, dan tidak terbatas. Kalau kita tidak memakai pertolongan Tuhan (Roh Kudus, Firman Tuhan dst), maka tidak akan timbul iman, sebab iman itu bertentangan dengan akal dan kemam-puan kita, seperti Thomas yang bersan-dar pada akalnya, tidak bisa percaya kebangkitan Kristus Yoh 20:26-29.
  2. Pikiran ilmiah. Ini termasuk natural, dibatasi oleh hukum alam. Sebab itu orang yang memegang hanya ilmu akan sulit bisa percaya. Misalnya waktu Israel sampai ditengah laut merah, me-reka berpikir dengan akalnya, terbatas. Tetapi Musa yang punya iman bisa percaya dengan mudah, apa yang tidak mungkin menurut ilmu manusia. Kel 14:15-16, 21-22. Bagi Firman Tuhan, tidak ada yang mustahil Luk 1:37. Bah-kan semesta ini diciptakan dari tidak ada apa2 menjadi ada Ibr 11:3. Kalau kita diisi dengan pikiran Kristus yaitu Firman Tuhan, dan selalu penuh dan dipimpin Roh, maka dari Firman Tuhan yang masuk dalam hati kita, akan timbul iman. Biasanya iman itu tumbuh dalam masing2 segi hidup, tetapi semua oleh Firman dan Roh Kudus.
  3. Dosa dan iblis. Dosa itu mengham-bat dan melawan pekerjaan Roh Kudus. Kalau seorang hidup dalam dosa, apa-lagi dengan keras hati, Roh Kudus tidak bisa bekerja sehingga tidak timbul iman bahkan iman yang ada dikikis habis oleh karena dosa dan iblis yang selalu ikut hendak melawan pekerjaan Allah. Orang2 yang memakai kuasa setan, occultisme itu tidak bisa percaya, kecuali dilepaskan lebih dahulu dengan kuasa Allah.

FAEDAH IMAN.

Seringkali orang hanya memikirkan iman untuk mendapatkan janji2 Allah tentang hal2 fana seperti kesembuhan, untung, uang, kedudukan, dll yang fa-na. Memang Tuhan juga menjanjikan hal2 ini, tetapi yang utama adalah un-tuk hal2 rohani, tetapi juga yang fana untuk melengkapi. Kita perlu iman untuk :

  1. Iman untuk hidup suci, menga-lahkan daging. Ini dijanjikan Tuhan da-lam lahir baru. Kita harus percaya, bahwa kita bisa mati lepas dari dosa Yoh 8:36, maka kita akan mendapat-kannya dan bisa hidup merdeka dari dosa untuk seterusnya 2Pet 1:10, Jd 24, Rom 6:2. Ini yang paling utama dan dasar, maka dalam kesucian Roh Kudus akan menolong kita tumbuh dalam iman dalam semua segi hidup kita.
  2. Iman untuk hidup sejahtera dan su-kacita Pil 4:4,7. Dengan iman kita bisa menikmati sukacita tanpa bisa habis Yoh 16:21, bahkan terus ber-tambah2 Yoh 4:14; 7:38, Yez 47. Luar biasa!

3 Menang menghadapi segala penco-baan. Rom 8:31, 1Yoh 4:4. Asal kita mau menuruti syarat2nya pasti me-nang. Termasuk segala kebutuhan yang fana Mat 8:13; 6:33.

  1. Iman untuk bisa tumbuh dalam ren-cana Allah. Allah punya rencana indah bagi semua umatNya, supaya kita bisa terus tumbuh dalam kesucian dalam segala segi hidup baru sehingga akhir-nya menjadi seperti Kristus. Ini perlu iman sebab:
  2. Kita tumbuh di akhir zaman ini di tengah2 pertumbuhan dosa yang dah-syat Wah 22:11. Pencobaan mencapai puncak2nya dalam segala segi hidup, tetapi kesucian juga akan makin meningkat tinggi dalam ujian yang ma-kin berat.
  3. Tetap tumbuh sampai ke akhir Pil 1:6, Ibr 7:25; 10:38-39.
  4. Pada akhir zaman kita tumbuh de-ngan iman sampai bisa ikut dalam pengangkatan tanpa kematian 1Kor 15:51. Janji Allah pasti dipenuhi, juga sebagian akan tumbuh sampai menjadi sempurna Wah 14:1.

BAGAIMANA KITA MENUMBUHKAN IMAN.

  1. Mengerti dan mau Luk 17:5. Orang seperti ini akan mau memenuhi sya-rat2nya supaya imannya tumbuh dan orang yang mau Luk 12:57 Roh Kudus akan siap menolongnya dan Roh Kudus tidak pernah gagal, tergantung dari ke-sungguhan kita, pasti bisa. Sebab itu yang mau tumbuhlah, sebab kita sa-ngat membutuhkan iman yang besar pada hari2 yang makin sulit ini.
  2. Suci dan salib. Tanpa kesucian, Roh Kudus tidak bisa membantu dan tanpa Roh Kudus kita tidak berdaya, sebab ini bukan iman manusiawi, tetapi import, iman dari Allah oleh Firman Tuhan dan Roh Kudus! Rom 10:17, 2Kor 3:6. Juga kita harus mau pikul salib Kis 14:22, 1Pet 4:1 baru kita bisa mematikan daging dan hidup suci. Orang yang hi-dup dalam dosa, sekalipun imannya su-dah besar, tetapi kalau tidak bertobat akan sia2 dan binasa Mat 7:23.
  3. Limpah Firman Tuhan, 2 gomer, yaitu seluruh kebenaran Firman Tuhan Kis 20:20-27. Sebab setiap ayat Firman Tuhan itu adalah benih iman dan kita membutuhkan seluruh benih2 Firman Tuhan ini. Sebab itu perlu membaca dan menyelidiki seluruh Alkitab terus menerus dari Kejadian sampai Wahyu. Tanpa benih tidak timbul pohon iman. Sebab itu orang yang tidak suka mem-baca Firman Tuhan tidak punya iman, tidak punya pengertian dan mudah sesat dan gugur imannya Mrk 12:24.
  4. Doa dalam Roh dan kebenaran Yoh 4:23, sehingga makin penuh dengan Roh Kudus dan bisa dipimpin Roh, terus ber-tambah2 sampai pengurapan yang limpah dan tidak terbatas Yoh 3:34. Kalau perlu kita juga berpuasa Mat 17:21 atau rutin.
  5. Dilatih. Kalau kita berjalan dalam Roh, latihan ini sudah termasuk di da-lamnya. Pasti ada banyak pencobaan dan kita harus menghadapinya dengan iman dan itu menjadi latihan iman untuk menumbuhkan iman kita. Misal-nya dalam setiap sakit, kita bisa melatih iman kesembuhan (sambil memeriksa diri). Cara2 hidup yang sehat tetap bo-leh dipakai, termasuk obat, misalnya anak Yairus yang dibangkitkan dari ma-ti, disuruh Tuhan untuk memberi ma-kan Luk 8:55, juga dalam Mat 14:16, supaya orang2 itu jangan sakit atau masuk angin.
  6. Dengan pelayanan. Juga waktu sau-dara2 kita sakit yang perlu dibantu doa, doakan dengan segenap hati. Memang masih ada yang belum sembuh, sebab harus menunggu karena ada sesuatu sebab (kalau bisa tanya Tuhan, apa sebabnya), tetapi percayalah janji Tuhan tetap berlaku 1Pet 2:24 dll. Juga untuk nafkah, pertobatan, keluarga, pelayanan dll, semua perlu kita hadapi dengan iman, sebab itu cara hidup kita 2Kor 5:7, sehingga kita bisa menda-patkan janji2 Firman Tuhan dengan iman. Kita hidup dengan iman dan dari iman kepada iman Rom 1:17 dan ke-benaran janji2 Allah dinyatakan dengan iman.

Jangan mudah putus asa. Belajar seperti Elia yang berdoa 6 kali dengan “sia2” (6 kali ini cukup lama dan me-lemahkan iman, sebab setiap kali Elia menyuruh hambanya melihat ke langit, tetapi pulang dengan sia2), tetapi Elia tetap pegang janji Tuhan bahwa Tuhan akan mengirim hujan. Pada waktu ia berdoa ke-7 kalinya, hanya ada awan sekepal tangan, tetapi Elia percaya dan menyuruh Achab lekas2 pulang sebab ia yakin akan datang hujan yang sangat lebat dari awan sekepal tangan. Tetapi sebab percaya, ia mengalami sesuai dengan imannya yang besar 1Raj 18:42-45. Sebab itu jangan mudah pu-tus asa atau bimbang, berdoa dalam Roh dan hidup benar, maka Roh Kudus akan menolong menguatkan iman kita dan Dia sanggup membuat kita berhasil asal kita mau taat padaNya dan bertindak dengan iman.

  1. Bersekutu untuk saling menguatkan iman. Kita harus saling menguatkan, juga dengan kesaksian2 yang jujur dan memuliakan Tuhan (bukan mencari kepujian tetapi dengan penuh syukur) supaya kita dapat saling menguatkan iman Rom 14:19; 15:2 dll. Ini hal yang penting kita perhatikan supaya iman kita semuanya ber-sama2 tumbuh, bahkan dengan bersekutu dalam Kris-tus, kita ber-sama2 menjadi lebih kuat lagi Im 26:8.

Pakai setiap kesempatan pakailah iman kita, tetapi bukan menurut ke-hendak daging (supaya dipuji, supaya dapat keuntungan, untuk tujuan2 yang tersembunyi dll), tetapi minta sesuai dengan pimpinan Tuhan. Dalam pela-yanan kita harus tulus sesuai Firman Tuhan, sebab Allah tahu semua isi hati dan angan2 kita, jangan berani pura2 atau mendustai Allah, itu melawan Dia 1Kor 10:22.

Jangan se-mata2 ingin memiliki iman untuk mendapat dan melihat mu-jizat2 Allah,  supaya kita makin berke-nan pada Tuhan dalam segenap segi hidup kita, bukan untuk jadi besar atau hebat atau hanya limpah dengan m-ujizat. Sebab ini hanya salah satu alat atau fasilitas rohani yang diberikan Tuhan untuk menumbuhkan rohani ki-ta. Dengan atau tanpa mujizat, yang penting kita berkenan pada Tuhan senantiasa Kol 1:10.

Berdoalah minta kegerakan Roh Kudus yang makin besar supaya kita tumbuh dalam kesucian dengan iman dan makin kuat menghadapi segala perkara dengan iman dalam pimpinan Roh Kudus.

Semua orang beriman membutuh-kan iman, meskipun jabatan seorang penginjil biasanya disertai iman yang kuat untuk kesembuhan dan perto-batan, tetapi semua umat Tuhan tanpa terkecuali juga harus tumbuh dalam iman untuk bisa hidup sesuai dengan Firman Tuhan.

Firman Tuhan dan Roh Kudus (doa dalam Roh dan kebenaran, serta hidup selalu dipimpin Roh) adalah hal yang penting untuk pertumbuhan iman, te-tapi semua 7 KPR kita butuhkan juga untuk tumbuh dalam iman, bahkan untuk seluruh segi hidup kita supaya bisa memperkenankan Tuhan.

KESIMPULAN.

Hadapi segala perkara dalam pimpinan Roh Kudus dengan iman, maka kita akan menang dengan Tuhan. Untuk se-mua kesulitan yang kita hadapi seka-rang, kita harus lulus ber-sama2 Tuhan, supaya terus dilatih dan tumbuh (ter-masuk ber-jaga2 Mat 24:42) untuk menghadapi hari2 yang akan datang yang makin dahsyat, tetapi juga supaya kita tumbuh makin indah di hadapan Tuhan untuk masuk dalam rencana Allah, istimewa rencana penamatan Al-lah untuk masuk dalam Minggu ke-70 Daniel.  (Jangan lupa kita bersedia un-tuk tanggal permulaan Minggu ke-70 Daniel, bukan untuk tanggal peng-angkatan, itu sudah terlambat; sebab orang yang sudah bersedia akan tum-buh dalam jalur pertumbuhan yang cepat dalam rencana Allah untuk peng-angkatan 1551 (1Kor 15:51). Tetapi me-reka yang tidak bersedia akan hanyut dalam dosa2 yang dahsyat yang sudah dinubuatkan Tuhan (Wah 22:11) se-hingga makin jauh hanyut dalam dosa dan sulit untuk bisa pindah kembali ke jalur yang betul 1Pet 4:18. Sebab itu kita harus bersedia untuk masuk dalam Minggu ke-70 Daniel, ini lebih dekat lagi dari zaman sekarang). Jangan me-remehkan tanda2 zaman yang sudah makin jelas Mat 16:4 dan jangan me-remehkan untuk bersedia ekstra untuk hari2 akhir ini mendekati Minggu ke-70 Daniel, 3,5 tahun sebelum pengang-katan. Jangan tertipu oleh segala ke-manisan dunia yang makin limpah di tengah2 segala dosa dan kekacauan ini, apalagi kalau terikat dalam dosa, sebab orang2 fasik sulit diselamatkan.

Juga orang2 isi rumah umat Tuhan yang diberi janji keselamatan untuk isi rumahnya Kis 16:31, kalau terus me-nunda untuk bertobat, akhirnya tidak lagi bisa bertobat dan ter-pecah2 dan tertinggal, mati atau masuk dalam za-man Antikris Luk 12:52-53. Sebab itu kita harus sungguh2 memperhatikan pertumbuhan rohani kita, jangan kuatir akan segala kebutuhan jasmani, Tuhan sanggup melengkapi, apalagi kalau iman kita tumbuh dan kita menda-hulukan mencari kerajaan Allah dan tetap hidup benar Mat 6:33.

Nyanyian:

Dengan imanku, kuhadapi semua.

********************************

PERMINTAAN BANTUAN DOA

WA:08213 1111 682

********************************