M4104 – Pengkhotbah 10:1-5. Orang Benar Di Hadapan Allah

Siapakah orang yang terkenal bijak dan terhormat?PKH 10:1. MINYAK WANGI YANG BERBAU BUSUK.

  1. Ini orang2 beriman yang biasanya menjadi terang dan garam dunia, itu bijak dan terhormat Mat 5:13-16.
  2. Orang2 yang diurapi Tuhan, itu bia-sanya penuh gairah dan menjadi berkat sehingga berbau wangi. Tetapi sebab sedikit kesalahan, maka kesaksiannya menjadi rusak sebab:
  3. Banyak orang menyaksikan orang2 yang benar (semua orang berdosa tidak sanggup hidup suci, tetapi orang2 be-nar ini punya kesaksian yang baik, sehingga banyak orang menyaksi-kannya Ibr 12:1.
  4. Lebih2 kalau orang2 ini bersaksi ten-tang kesucian dan hidup benar, tetapi tiba2 mereka sendiri yang berbuat bodoh atau dosa, “baunya menjadi bu-suk”.
  5. Iblis berusaha melawan orang2 be-nar, lebih2 kalau ada dosa yang diperbuat, bahkan juga dengan fitnah Rom 2:24. Sebab itu semua orang ber-iman, lebih2 yang diurapi Tuhan harus menjaga hidupnya baik2. Memang kita belum sempurna, masih bisa berbuat dosa, tetapi kalau kita mau menjaga hidup kita baik2, Tuhan sanggup men-jaga dan memelihara kita Jd 24. Tetapi ini tidak otomatis, sebab kita bukan mesin, ini tergantung dari kita, sebab ini sekaligus untuk pengolahan dan ujian bagi kita. Bagian kita adalah:
  6. Mau menyangkal diri Luk 9:23, 1Pet 4:1.
  7. Taat akan Firman Tuhan.
  8. Penuh dan dipimpin Roh.

Tuhan sanggup melepaskan kita dari segala pencobaan 2Pet 2:9, lebih2 kalau kita terus berjalan dalam Roh dan mematikan daging, maka kita tidak akan menuruti daging dan tidak akan jatuh dalam dosa Gal 5:16-17, Rom 8:14.

Lalat adalah hukuman atas Mesir yang keras hati dalam dosa Kel 8:21, Yes 7:18. Kalau lalat itu masih hidup, minyak itu tidak akan lekas berbau (ka-lau segera dibuang), kecuali kalau lalat itu mati, ia membusuk dan berbau dan seluruh minyak wangi itu baunya men-jadi busuk.

Kalau toh ada dosa, jangan keras hati, langsung buang, lebih2 dosa yang mulai dalam pikiran. Tuhan mengam-puni orang yang mau bertobat sung-guh2, lebih2 sejak dari permulaan. Kalau dosanya sudah ditutup darah Yesus, Allah tidak lagi melihat dosanya. Tetapi orang yang keras hati dalam do-sa, iblis yang bekerja, bahkan menam-bahi dosanya Ams 6:27-29. Kalau sudah ditutup darah Yesus, Tuhan yang ikut bekerja. Tetapi kalau keras hati, dosa-nya akan bertambah dan iblis yang be-kerja, bahkan menjadi makin jahat Mat 12:45. Dosa itu pintu masuk bahkan kesempatan bagi iblis, sehingga iblis mendapat hak untuk masuk, bekerja, memimpinnya dan iblis juga merusak-kan kesaksian yang baik dari orang yg keras hati dalam dosa, sehingga keluar bau busuk. Sebab itu jangan keras hati dalam dosa, itu melawan Allah dan memberi kesempatan besar bagi iblis.  Segeralah bertobat, bahkan sejak dari dalam pikiran dan lebih baik sebelum berdosa, dicegah tidak sampai berdosa Maz 119:11.

Dengan demikian iblis tidak men-dapat kesempatan, sekalipun ada fit-nah, Tuhan yang akan menolong. Kita tidak perlu membalas (Rom 12:19) ataubereaksi dosa (tetapi harus cerdik sesuai Firman Tuhan Mat 10:16) dan satu saat, semua akan jadi terang. Daud berdosa, tetapi ia sungguh2 ber-tobat, meskipun tetap ada hajaran Maz 99:8, tetapi Tuhan membela orang yg sudah diampuni (ditutup oleh darah Kristus, sekalipun dalam Wasiat Lama oleh darah binatang). Orang2 yang hendak menjahati orang yang sudah diampuni dosanya oleh Tuhan, itu ber-hadapan dengan Tuhan sendiri seperti Simei bin Gera 2Sam 16:5-11. Juga Absalom, Achitofel yang membenci dan mau menghukum dosa Daud, Daud tidak melawan tetapi Tuhan yang membela orang yang mengakui dosa dan bertobat dan orang2 yang mau menghukumnya ini akhirnya binasa semua. Orang yang bersalah, kalau ia sudah diampuni dosanya oleh Tuhan, maka mereka jatuh dalam tangan Tu-han dan Tuhan yang mengatur dengan kemurahanNya 2Sam 24:14, jangan ikut menghukum, kecuali mengambil tindakan yang sesuai Firman Tuhan untuk menertibkannya. Lebih2 kalau orang itu tidak bersalah pada kita.

Jangan lupa, seharusnya orang beriman menjaga dirinya jangan sam-pai berdosa lagi, tetap merdeka dari dosa Gal 5:1, Yoh 8:36. Bahkan tumbuh dalam kesucian. Dosa itu selalu membuat masalah kecil atau besar, ter-gantung dari orangnya. Tetapi orang yang tumbuh dalam kesucian dan mau melakukan kehendak Allah akan diper-kenan oleh Allah Kis 13:22.

PKHH 10:2. HATI DI TANGAN KANAN ATAU KIRI?

Tangan kanan dan tangan kiri.

Kanan = tempat Kristus Ef 1:20, tempat yang lebihmulia, keberkatan. Tetapi kiri adalah tempat iblis penuduh (Zak 3:1 di sebelah kanan Yoshua imam besar, tetapi di kiri Tuhan).

Kita mempunyai 2 tangan kiri dan kanan, berarti kita bisa memilih untuk berkenan pada Tuhan atau tidak. Me-mang batin (orang dalam) dari orang yang percaya sudah ditebus dan disu-cikan, tetapi orang luar (manusia la-hiriah, daging itu condong pada dosa Yoh 3:19). Kita harus memilih untuk melakukan yang benar atau yang salah.

Hati2.

orang yang bijak itu menaruh hatinya di sebelah kanan, yaitu dalam hal2 yang berkenan pada Tuhan, seperti Daud Kis 13:22.

  1. Hati itu tidak tampak dan itu per-mulaannya segala yang baik dan jahat Mrk 7:21. Permulaannya. Orang yang bijak itu memulai hidupnya dari ha-tinya. Ia memeliharanya baik2, sebab itu sumbernya Ams 4:23. Orang yang bodoh tidak peduli hatinya, kotor atau tidak, tidak tampak, dibiarkan saja, sehingga hatinya kotor dan penuh kenajisan, pasti pada waktunya akan keluar dalam perbuatan2 dosa Yak 1:15. Sebab itu orang bijak dan orang bodoh di hadapan Tuhan itu tampak sejakdari hatinya. Orang bijak meme-lihara hatinya, tetapi orang bodoh itu membiarkan hatinya. Orang bijak se-gera melihat yang jahat di luar, apalagi yang mau masuk dalam hatinya, lari da-ripada yang jahat, tidak mau mengotori hatinya Ams 22:3.

Tetapi orang bodoh membiarkan saja dan kena, hatinya menjadi kotor dan ia menjadi keji. Jadi perbedaan orang bodoh dan jahat itu dikenali Tu-han sejak dari hatinya. Jangan biarkan hati ini menjadi bodoh dan keji, sehingga ditempati iblis.

  1. Orang yang bijak itu membangun pondasi dan itu tidak tampak dari luar, meskipun pondasi yang betul itu justru lebih sulit dan lebih lama membuatnya Mat 7:23-28. Orang yang tidak mem-bangun pondasi itu bodoh dan satu kali akan roboh. Tetapi orang yang bijak itu membangun pondasinya baik2, ia bela-jar Firman Tuhan sampai mengerti dan terus ber-tambah2 dan mentaatiNya, ia akan tahan dan tidak sampai roboh, bahkan mulia sampai kekal.
  2. Mat 25:1-13. Gadis yang bodoh itu hanya menyala, tetapi tidak punya minyak persediaan. Gadis yang pintar punya pelita dan minyak persediaan. Yang tampak hanya pelita yang menya-la, persediaan minyak tidak jelas, tetapi itu yang menentukan orang itu bodoh atau bijak. Biar kita selalu hidup dalam kesucian dan penuh pengurapan di mana2 saja, dalam hal apa saja, kapan saja, ada problem atau tidak, ada pela-yanan atau tidak, dilihat orang atau tidak, kita tetap penuh dengan peng-urapan Roh Kudus dalam kesucian dan ketaatan dan ligabis ini yang diterima, masuk dalam pesta Pernikahan Sur-gawi.

Begitu orang yang bijak itu mena-ruh hatinya di tangan kanan, yaitu pe-nuh keinginan akan hal2 yang berkenan pada Tuhan, yang kekal Kol 3:1-4. Orang yang bodoh itu menarik hatinya dalam perkara2 fana, ia mengejar per-kara2 yang besar dan lezat dalam du-nia, dalam perkara2 yang fana, tetapi perkara2 yang kekal ditelantarkan, diremehkan, sehingga hatinya hanya limpah dengan segala keinginan2 dosa dan duniawi, penuh dengan dosa dan satu kali kelak ditolak dari Surga Wah 21:27. Tetapi orang yang bijak meme-nuhi hatinya dengan perkara2 yang kekal, yang berkenan pada Allah, men-dahulukan mencari perkara2 yang dari Atas, maka segala kebutuhan yang fana juga akan dicukupi oleh Tuhan Mat 6:33. Daud dan orang2 bijak selalu berusaha menaruh hatinya di tangan kanannya, dengan kata lain selalu ingin, rindu dan mengutamakan hal2 yang berkenan dan kekal lebih daripada yang fana. Daud me-mikir2kan Firman Tuhan senantiasa dalam hatinya Maz 1:2, ini yang menjadi kerinduannya yg betul pada tangan kanannya sehingga Tuhan memberkatinya dan ia terus ber-tumbuh dalam hidup yang memper-kenankan Tuhan.

PKH 10:3. DALAM PERJALANAN HIDUPNYA, ORANG TAHU BAHWA IA BODOH.

Orang bodoh waktu ia berjalan di jalan, segala hikmat orang bodoh ini gagal, ti-dak berhasil dan dari semua per-buatannya orang akan melihat bahwa ia seorang yang bodoh. Ini hasilnya dari ayat 2, menaruh hatinya di tangan kiri-nya, dalam perkara2 yang fana. Maka dalam perjalanan hidupnya, ia akan mengambil sikap dan tindakan sesuai dengan kebodohannya. Menurut dia, ia bijak yaitu mendahulukan, mencari dan mengumpulkan perkara2 yang fana, ia berusaha, bahkan menghalalkan segala cara dengan kekuatannya sendiri dan segala macam dosa dan perbuatan dila-kukannya, sehingga orang akan melihat kebodohannya, mengumpulkan perka-ra2 yang fana, penuh dengan dosa dan kehilangan yang kekal, inilah orang yang bodoh Luk 12:20-21. Inilah mani-festasi orang bodoh yang menaruh ha-tinya di tangan kirinya, akhirnya semua sia2. Dalam keadaan ekstrem, kita me-lihat perbedaan yang jelas dalam Laza-rus dan orang kaya yang di dunia dan di Surga, keadaannya bertentangan, teta-pi sesudah mati, kedaannya tidak berubah untuk kekal Luk 16:25. Jangan bodoh, jangan taruh hati dalam per-kara2 fana dan kehilangan yang kekal, akhirnya akan sia2 Mat 16:26. Apa yang ada dalam hati, yaitu perkara2 dosa, duniawi, yang fana dari orang bodoh itu akan tampak dalam perbuatan dan kehidupannya, yang bodoh untuk kekal.

PKH 10:4. ORANG YANG MEMERINTAH BANGKIT MELAWAN ENGKAU.

Pemerintah disini bisa berarti peme-rintah duniawi dan ilahi.

  1. Kalau ada penguasa yang marah, itu mungkin karena kita salah atau kita benar dan ia salah paham. Kalau kita ti-dak salah, jangan melawan dengan ke-marahan, tetapi dengan sabar. Jangan bereaksi dosa. Kalau kita ikut marah, timbul dosa, maka yang bekerja adalah iblis dan keadaannya makin parah bahkan sampai terjadi pembunuhan. Tetapi kalau kita sabar, tidak bereaksi dosa, maka kita bisa mendengar suara Roh memimpin kita, sehingga kita bisa menjawab dengan hikmat dan kuasa Allah dan keadaan menjadi tenang, iblis tidak bisa bertindak lebih lanjut. Ams 15:1,18. Dengan hikmat dari Tuhan, ke-ributan dan perkelahian bisa diperda-maikan Ams 29:8, kita bisa mem-perdamaikan yang salah dan rencana dan pekerjaan setan bisa dicegah. Sa-bar, tidak bereaksi dosa dan menurut pimpinan suara Roh akan menghasilkan perdamaian dan menghadirkan hadirat Tuhan yang penuh damai sejahtera.

Kalau kita bersalah, bertobat sungguh2, minta pimpinan dan kemu-rahan Tuhan. Allah mau kembali me-nyertai orang yang salah, kalau berto-bat seperti Yunus, kembali ditolong Tuhan sesudah bertobat, juga Daud. Yang salah lebih baik tidak melawan, menyerah, mengakui dan minta pim-pinan Tuhan dan kemurahanNya se-hingga semua bisa diselesaikan dengan baik dan setan tidak bisa memperbesar problem, tetapi Tuhan menolong me-nyelesaikannya, Tuhan lebih kuat dari iblis.

  1. Kalau yang marah itu Tuhan, pasti ada dosa yang diperbuat. Satu2nya ja-lan untuk lepas dari amarah dan hu-kuman Allah adalah bertobat sungguh2 seperti Niniwe. Bahkan hukuman (vonis) yang sudah keluar, bisa batal, sebab orang Niniwe bertobat. Tentu ini bukan caranya untuk berbuat dosa, lalu kemudian berharap semua beres kalau mengakui dosanya, ini menipu Allah, sebab dalam hatinya tetap ada ke-inginan berdosa dan hukuman Tuhan tetap turun. Jangan membangkitkan murka Allah 1Kor 10:22, apalagi dengan siasat akan bertobat, Allah tahu siasat jahat ini Rom 2:4. Tidak boleh minum cawan Tuhan dan iblis ber-sama2, salah satu 1Kor 10:21, yang suam, mendua akan diludahkan Tuhan keluar sebagai pihak atau golongan iblis. Jangan menipu Allah, akibatnya lebih parah dan celaka, bisa sampai kekal kalau tidak sempat bertobat sungguh2. Kemurahan Allah itu besar kalau sungguh2 bertobat dan tidak lagi ber-buat dosa Pkh 8:11. Jangan lupa, yang sungguh2 mau bertobat, harus me-melihara pakaiannya jangan sampai kotor lagi, lalu sungguh2 lekat pada Tuhan dan punyal hati yang benar di hadapan Allah. Harus jujur dan tulus di hadapan Tuhan, sia2 sembunyi, itu membuat lebih banyak dosa dan hukuman makin dahsyat, sebab tidak bisa sembunyi dari Allah Ibr 4:13. Orang yang mengakui dosanya dengan jujur akan mengalami kemurahan Allah yang besar 1Yoh 1:9, sebab memang Allah tidak ingin seorangpun binasa 2Pet 3:9, bahkan kalau bisa semua selamat. Sebab itu kalau Allah masih melihat di hari2 yang akan datang orang itu masih mau bertobat, Allah masih melindungi dan membiarkannya hidup seperti yang dibuat pada Nebu-kadnezar, tetapi lain kepada anaknya Belsyasar yang tidak mau bertobat. Jangan mempermainkan Allah yang Maha tahu, orang yang berdosa, ber-tobatlah sampai dalam masa2 yang akan datang, juga orang benar, pelihara hidup kesucian itu sampai hari2 yang akan datang, juga orang benar, pelihara hidup kesucian itu sampai hari2 yang akan datang! Tetapi orang yang tetap keras hati dan tidak mau bertobat, ti-dak mau cinta kebenaran, ia dilepaskan Allah dan iblis menguasainya dan me-nyesatkan dan menumbuhkan hatinya dalam kejahatan sampai binasa 2Tes 2:10-12 seperti Firaun dan Antikris (orang2 yang sempurna dosanya) pada akhir zaman, anak2 dosa 2Tes 2:3-4.

 

PKH 10:5. DOSA2 DARI PENGUASA DUNIA.

Ini perkara yang dahsyat dari Antikris di akhir zaman, begitu dahsyat dan Tuhan sudah nampak itu dari permulaan zaman.

Inilah orang2 yang tumbuh sangat jahat dalam zaman antikris sesudah Gereja diangkat dan Allah mening-galkan dunia, sehingga dosa tumbuh bebas dalam penguasa2 dunia, yaitu Antikris. Memang pada saat ini, dunia diserahkan dalam tangan iblis dan anti-kris dan pengikut2nya untuk 1260 hari Wah 11:2. Orang2 yang tertinggal di-beri kesempatan terakhir, yaitu mereka yang tidak mau bertobat, seperti dalam 1Kor 5:5 (secara pribadi), tetapi pada akhir zaman secara masaal, ber-sama2 semua yang tidak mau bertobat dalam hajaran Allah, diserahkan pada iblis. Tuhan tahu lebih dahulu ada yang mau bertobat, sebab itu Tuhan izinkan un-tuk menyelamatkan orang2 yang keras hati, tetapi masih mau bertobat waktu tubuhnya diserahkan dalam tangan An-tikris sampai mati Wah 13:7. Orang2 yang selamat ini, seperti orang yang menerusi api 1Kor 3:15, semuanya habis, lenyap tetapi masih selamat. Hajaran dari Tuhan tidak dihiraukan, baru sesudah dihajar iblis tanpa belas kasihan sampai binasa tubuhnya, baru mereka mau bertobat, suatu kesem-patan terakhir. Tuhan masih memberi kemurahanNya, sekalipun dahsyat te-tapi selamat sampai kekal.

 

KESIMPULAN.

  1. Ingat, sekalipun lalat kecil, hanya dosa kecil, seluruh minyak yang wangi menjadi busuk, lebih2 yang keras hati dalam dosa, seperti lalat mati dan membusuk. Kita sanggup memelihara kesucian dengan Tuhan.
  2. Orang bijak itu dimulai dari hati yang tidak tampak, dan diletakkan dalam ta-ngan kanannya, berkenan pada Tuhan.
  3. Orang yang bodoh, sekalipun do-sa2nya disembunyikan, dalam perja-lanan hidup akan tampak semua kegagalannya dan upah dosa itu maut.
  4. Harus benar di hadapan Tuhan, bahkan di hadapan manusia, kalau salah juga harus bertobat sungguh2. Orang benar dan orang yang sudah diampuni dosanya, kembali dalam tangan Allah dengan adil.
  5. Tuhan melihat sampai ke akhir, baik pribadi2 yang benar dan berdosa juga seluruh umat Tuhan sampai akhir rencana Allah. Orang yang hidup benar (sampai MAK DSY) itu untung, berbahagia di dunia sampai kekal.

 

Nyanyian:

Hidupkah kau benar, di hadapan Allah.