M4103 – 1Korintus 1:21-25. Hidup Dengan Hikmat Dan Kuasa Allah

KRISTUS ADALAH KUASA DAN HIKMAT ALLAH.

Seharusnya orang yang punya Kristus itu punya kuasa dan hikmat Allah (Ay 12:13), misalnya Daniel Dan 2:20,23; Yusuf Kej 39:2,3; 41:38-39 dll. Semua orang beriman yang tumbuh, berhasil dan ber-buah2, itu sebab disertai Allah dengan hikmat dan kuasa Allah.

Orang dunia tidak mengenal hik-mat dan kuasa Allah, mereka hanya tahu hikmat dan kuasa manusiawi dan dari occultisme. Tetapi masih ada yang jauh lebih besar yaitu hikmat dan kuasa Allah. Seharusnya orang2 beriman me-milikinya. Tetapi sebab tidak percaya, tidak mengerti dan tidak bisa mencari, banyak orang beriman tidak mempu-nyai dan tidak memakai apa yang se-betulnya sudah disediakan Allah, me-reka hanya memakai kemampuan se-perti orang biasa, itu sangat terbatas. Sebab terbatas banyak orang meng-ambil juga hikmat dan kuasa iblis, menghalalkan segala cara, asal tujuan-nya bisa segera dicapai. Memang de-ngan occultisme, itu biasanya melebihi kemampuan manusiawi sehingga ba-nyak orang kalah dan “kena”, tetapi orang beriman seharusnya tidak dapat dikalahkan dan tidak “kena” sebab sebetulnya kita mempunyai hikmat dan kuasa Allah yang tidak terbatas, yang sudah disediakan bagi kita! Sama se-perti hujan deras (sampai banjir) tetapi ada orang hanya mengambil atau men-dapat air 1 sendok atau 1 panci, pa-dahal ia bisa memperoleh 1 kolam, bahkan lebih banyak lagi! Seperti Pe-trus orang yang tidak terpelajardan kecil, tidak punya hikmat dan kuasa manusiawi Kis 4:13, tetapi orang ba-nyak ke-heran2an melihat Petrus pu-nya hikmat dan kuasa yang begitu besar, sehingga bisa menundukkan ri-buan orang yang liar (yang sudah berontak dengan ganas menyalibkan Kristus) sehingga mereka semua tun-duk dan taat dan saat itu juga 3.000 orang dibaptiskan Kis 2:37, 41. Bagai-mana Petrus dll bisa mendapatkannya?

UNTUK APA HIKMAT

DAN KUASA ALLAH?

Setiap orang pasti memerlukan hikmat atau kepintaran dan kekuatan atau kuasa untuk dirinya sendiri. Sekolah, nasehat, pelajaran, pengalaman dll itu memberi hikmat pada manusia. Juga kedudukan, pangkat, kepintaran, uang dll memberi sejumlah kuasa. Dan se-mua orang mendambakannya. Juga ki-ta perlu kuasa dan hikmat Allah yang benar dan tidak terbatas untuk hidup se-hari2, lebih2 untuk ibadah dan pela-yanan kita seperti Petrus.

Selain untuk kebutuhan pribadi, kita juga membutuhkannya untuk menghadapi hari2 yang akan datang yang dahsyat (seperti dinubuatkan da-lam Wah 22:11). Tuhan yang tahu lebih dahulu segala hal2 itu berkata bahwa kalau kita tidak bersedia (tidak punya hikmat dan kuasa Allah), kita tidak akan tahan dan hanyut dalam dosa keja-hatan yang begitu dahsyat sampai ak-hirnya jatuh, terseret dan mati dalam dosa, dan binasa dalam Neraka.

Dalam hari2 ini, kita melihat di selu-ruh dunia (global) ada banyak hal2 dah-syat yang baru, mendadak meningkat, dahulu belum pernah ada dan sangat dahsyat, itu muncul di mana2. Baik ma-lapetaka dan bencana alam, gangguan perdamaian, politik, kebencian yang dahsyat dan perang, goncangan ke-uangan yang terus menerus, segala macam dosa meningkat (mammon, zina, benci, tipu, ajaran2 sesat) dll, se-hingga keadaan makin ruwet dan parah. Sebagian orang mempromosi-kan kesukaan, tour, pesta2 dan kesu-kaan2 lain, padahal di sekelilingnya lim-pah malepetaka, penderitaan, perang dagang dan politik, wabah dll. Ini se-mua sedang menggenapi nubuatan Fir-man Tuhan tentang akhir zaman. Sebab itu kita harus mengerti maksud dan rencana Allah, bagaimana mendapat-kan hikmat dan kuasa Allah yang sudah disediakan bagi kita, dan bagaimana menggunakannya dengan betul.

 

III. RENCANA ALLAH.

Tujuan penebusan yaitu:

  1. Selamat.
  2. Ber-buah2, menyelamatkan orang lain,
  3. Tumbuh setinggi mungkin; biasanya kita tumbuh dengan efektif dan cepat di dalam pelayanan dan dipimpin Roh 2Tim 2:21-22. Ini adalah rencana dan tujuan Allah. Sebab itu kita diberi kelimpahan hikmat dan kuasa Allah, maka semua itu nomer 1 untuk bisa menang atas daging, dosa, iblis dan dunia, sehingga kita dapat selalu hidup dalam kesucian 2Pet 1:10, Jd 24, tidak bereaksi dosa dan selalu taat dipimpin Roh melakukan kehendak Allah. Ini yang utama, hidup berkenan pada Tu-han Kol 1:10, limpah dengan segala perkara dari Atas Kol 3:1-4. Bukan kuasa dan hikmat Tuhan untuk menjadi kaya, sukses dalam perkara2 dunia yang fana, tetapi nomer 1 untuk yang kekal, maka yang fana juga akan ditam-bahkan dengan limpah Mat 6:33. Me-ngapa demikian? Sebab Allah punya rencana, baik rencana pribadi supaya kita tumbuh setinggi mungkin, kalau bisa sampai sempurna dan rencana un-tuk seluruh umat Tuhan, yaitu mena-matkan rencana Allah dan Gereja di-sempurnakan, siap untuk pengang-katan. Rencana Allah ini pasti akan ge-nap, Allah tidak pernah gagal dan 3 Angka kedatangan Tuhan akan dige-napkan. Tampaknya penamatan (dan pengangkatan) itu sudah dekat! Sebab itu kita harus mau bersedia supaya se-tiap pribadi bisa disiapkan untuk masuk dalam rencana bersama dalam pena-matan ini.

CARA UNTUK MENDAPATKAN KRISTUS LENGKAPDENGAN HIKMAT DAN KUASANYA.

Ini sangat sederhana, kalau kita perca-ya dan lahir baru, semua ini sudah diberikan lengkap. Yang lama lenyap dan yang baru sudah ada 2Kor 5:17. Termasuk kuasa dan hikmat Allah. Kristus di dalam kita dan kita di dalam Kristus Yoh 6:56 seperti ranting dalam pokok Yoh 15:1-8. Kalau keadaan ini kita pelihara (termasuk 7 KPR), maka hikmat dan kuasa Allah akan terus muncul dan melimpah dalam hidup dan pelayanan kita.

Untuk ini, yang harus kita perha-tikan adalah doa dan Firman Tuhan se-bab ini adalah sumber kuasa dan hik-mat Allah. Doa lebih banyak menam-bah kuasa dan Firman lebih banyak me-nambah hikmat Allah, tetapi kita harus bertekun dalam keduanya ber-sama2 bahkan juga dalam seluruh 7 KPR (SSS DIAM), maka hidup kita akan tumbuh dalam kesucian dan limpah dengan kuasa dan hikmat Allah Maz 43:3.

Bertekunlah berdoa dalam Roh dan kebenaran (hidup benar di hadapan Allah) Yoh 4:23-24, maka kita akan diisi dengan kuasa Allah Luk 24:49, Yak 5:16, apalagi dengan puasa Mat 17:21. Tekun berdoa itu berarti sungguh2 berusaha terus menerus. Tekun itu bagian kita, bagian Allah adalah mem-beri kuasaNya dalam kita.

Kita lihat contoh tekun dalam 2Raj 13:17-19. Raja Yoas tidak tekun memu-kulkan anak panah pertolongan Tuhan (ini gambaran doa), tetapi Yoas mere-mehkan dan hanya memukul 3 kali. Elisa sangat marah, tetapi Yoas tenang2 saja; Begitu juga banyak orang tidak peduli dan meremehkan, kalau disuruh tekun berdoa, padahal Elisa marah be-sar, dan ia minta Yoas memukul 5 atau 6 kali sambil menerangkan faedahnya. Sebab Yoas tidak rohani dan tidak me-ngerti, ia tidak merasa perlu tekun me-mukul anak panah itu, ia tidak peduli dan menang hanya 3 kali. Ini hidup yang biasa2, ia tidak menerima warisan kemenangan yang amat besar dari Elisa, Yoas bodoh. Kalau ia mengerti, ia akan memukul lagi bahkan sampai 10 kali atau lebih, sama sekali tidak sulit, tetapi ia akan menang besar, jadi luar biasa, sebagai warisan besar dari Tuhan lewat Elisa sebelum matinya! Lain dengan Elia, ia berdoa dengan tekun tidak hanya 3 kali, tetapi sampai 7 kali, sampai hujan yang sangat besar turun (sesudah 3 tahun kekeringan), kuasa Allah yang besar bekerja. Coba Elia ha-nya berdoa 3 kali, ia tidak mendapat apa2 dan Israel mati kelaparan sekali-pun ada janji hujan yang besar dari Allah untuk Israel! 1Raj 18:43. Sebab itu berdoalah sungguh2, baik di rumah setiap hari, ber-sama2 di kelompok Sel, dalam seksi2 dan di Gereja ber-sama2, supaya kita mengalami kemenangan yang besar, yang sudah disediakan Tu-han, penuh dengan hikmat dan kuasa Allah.

Bertekun dalam Firman Tuhan.

Perlu 2 gomer manna atau Firman Tu-han Kel 16:22, apalagi untuk pemim-pin2, tidak cukup 1 gomer, lebih2 da-lam menghadapi akhir zaman yang sulit, perlu limpah hikmat dan kuasa Allah. Tanpa mengerti Firman Tuhan, kita akan mudah keliru bahkan sesat, ditipu iblis, daging dan dunia ini Mrk 12:24, sebab tidak punya hikmat Allah. Orang yang tekun mengambil 2 gomer dengan tulus, lebih2 dalam pengurapan Roh Kudus akan ber-buah2 dengan limpah, sebab ia akan bertumbuh da-lam pengertian Firman Tuhan yang heran, sehingga limpah hikmat dan kuasa Allah Mat 13:23.

Kita sangat membutuhkan hikmat dan kuasa Allah, kalau tidak, kita akan mudah menjadi lemah, lelah, putus asa seperti Elia, lebih2 menghadapi Izebel2 akhir zaman. Tetapi sebab Elia tekun makan 2 gomer roti dari surga dan air hidup, Elia tidak lagi lemah dan putus asa, tetapi menjadi kuat, penuh dengan hikmat dan kuasa Allah, sehingga ia kuat berjalan 40 hari 40 malam sampai ke gunung Allah, bertemu Tuhan dan akhirnya menjadi sempurna, luar biasa 1Raj 19:4-8.

Kita perlu limpah hikmat dan kuasa Allah untuk menghadapi begitu banyak ancaman dan kesukaran2 akhir zaman dan sikon2 yang dahsyat dan jahat Maz 92:7. Bahkan Tuhan mengajak kita un-tuk berdoa selalu dalam Roh dan ke-benaran Ef 6:18, tanpa stop 1Tes 5:7. Memang orang yang tidak mengerti, tidak rindu kegerakan Roh Kudus, akan menganggap dorongan untuk tekun berdoa itu sepele dan remeh seperti Yoas dan akibatnya, ia tidak mendapat yang terindah yang sudah disediakan Tuhan lewat Elisa untuk Yoas. Elia tekun, sebab itu ia mengalami perkara2 besar dan menjadi sempurna.

MENGGUNAKAN KUASA DAN HIKMAT ALLAH DENGAN BETUL.

  1. Harus hidup benar dan tetap lekat pada pokok.
  2. Mau dipimpin Roh untuk melakukan kehendak Allah, istimewa untuk hidup berkenan pada Tuhan dan menghadapi segala problem dan kesukaran kita se-hari2.

Kalau kita tumbuh dalam Firman Tuhan dengan limpah 2Pet 3:18 dan hidup benar di hadapan Tuhan, maka suara Roh Kudus akan bisa jelas kita dengarkan!

Jangan lupa juga ke-7 KPR lainnya, itu sangat dibutuhkan ber-sama2 untuk bisa hidup berkemenangan di akhir zaman sehingga bisa  ber-jaga2 dengan betul dan tetap masuk dalam golongan 1551!

Dipimpin Roh dan hidup sesuai dengan Firman Tuhan itu juga diperlukan untuk perkara2 dunia dan sekuler yang kita hadapi (selain perkara2 rohani), sebab dalam segala segi hidup kita, kita harus suci dan hidup sesuai dengan Firman Tuhan. Ini menghasilkan hidup yang indah dan sukses, tetapi nomer 1 untuk bisa hidup suci, berkenan pada Tuhan sehingga tetap ada dalam rencana Tuhan.

Ingat Roh Kudus itu bagi kita bukan pangkat atau upah, tetapi pemberian cuma2 Kis 2:38 diberikan Allah sebagai penolong kita Yoh 14:16. Tanpa bisa mendengar suara Roh dan punya pe-ngertian Firman Tuhan, kita tidak akan punya hikmat dan kuasa Allah dalam hidup kita. Ini mutlak kita perlukan dalam hidup se-hari2, lebih2 dalam ibadah dan pelayanan kita Mrk 12:24. Jangan lekas2 bertindak, tetapi tunggu pimpinan Roh yang akan memberi hik-mat untuk menjawab, mengambil ke-putusan, tindakan dalam menghadapi orang, problem atau sikon yang kita hadapi. Jangan sampai kita dipenga-ruhi, apalagi dikuasai oleh emosi atau perasaan hati atau marah atau benci, iri, tersinggung, keinginan daging atau kepintaran kita sendiri dll, semua itu akan membuat telinga rohani kita tidak peka, tuli, sehingga tidak bisa mende-ngar suara Roh, dan itu berarti hidup biasa seperti orang2 lain pada umum-nya, tidak ada kelebihan dari Kristus, yaitu hikmat dan kuasa ilahi. Ini hidup yang sangat terbatas dan tidak bisa me-nang melawan iblis dan kaki tangannya. Tetapi kalau kita hidup dalam kesucian, mau mematikan daging, limpah Firman Tuhan dan dipimpin Roh, kita bisa jelas mendengar suara Roh dan punya keya-kinan dan keberanian untuk mentaati suara Roh, dengan penuh, maka pasti ada kemenangan dari Tuhan yang in-dah! Untuk setiap perkara, lebih2 yang penting tunggu suara Roh untuk ber-tindak lebih lanjut, sehingga ada hik-mat dan kuasa Allah menyertai kita, apalagi dalam hal2 yang sulit dan berbahaya. Kita sangat membutuhkan-nya dalam segala perkara, juga dalam ber-kata2! Berjalanlah dengan sejahte-ra Allah! Pil 4:7. Juga dalam hal2 biasa, yang kita kira tidak penting, tahu2 sa-ngat penting (sebab itu perhatikan se-jahtera Allah Pil 4:7, sebab kalau geli-sah, tidak ada sejahtera Allah, berarti ada yang tidak beres, cari suara Roh supaya kita tidak keluar dari ril Tuhan.

Selain itu kita harus mengerti, bahwa penuh dan hidup taat dipimpin Roh itu membawa kita masuk dalam golongan 1551.

Bisa mendengar suara Roh Mrk 4:23, itu sangat penting untuk bisa ma-suk dalam golongan 1551 (1Kor 15:51), yaitu orang2 yang tahan dalam akhir zaman dan ikut dalam pengangkatan. Pada waktu pengangkatan, ia akan bisa mendengar suara komando, suara penghulu utusan dan Sangkakala Allah 1Tes 4:16-17 sehingga ikutterangkat. Baptisan Roh Kudus itu bukan saja un-tuk berbahasa lidah, tetapi Roh Kudus yang tinggal dalam kita itu seperti relay station, ia menangkap suara komando 3 Pribadi Allah dan langsung mengubah tubuh kita menjadi tubuh kemuliaan Rom 8:11 dan ikut dalam pengang-katan. Orang yang tidak penuh dan tidak dipimpin Roh, tidak ada Roh Ku-dus dalam dirinya, tidak bisa mende-ngar suara komando Allah (ini suara rohani) dan tidak bisa ikut pengang-katan. Sebab itu kepadasemua Gereja akhir zaman (yang betul dan salah) Tu-han menasehati supaya bertobat dan bisa mendengar dan taat akan suara Roh Wah 2:7,11,17-29; 3:6,13,22). (lihat buku kami tentang: “Kedatangan Tuhan Yesus, pengangkatan).

Ini orang2 yang menang dan lulus dalam ujian akhir ber-sama2 seluruh dunia Wah 3:10 dalam masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:17, ini yang termasuk dalam golongan 1551 yang ikut pengangkatan!

TEKUN DALAM HIKMAT DAN KUASA ALLAH.

Hikmat dan kuasa Allah itu nomer 1 perlu untuk hidup rohani, sekalipun mula2 dalam hidup jasmani belum tampak jelas faedahnya (atau dalam masa ujian).

Yusuf, Ayub dll masuk dalam ren-cana Tuhan, tetapi mula2 mereka mengalami “kegagalan” dan celaka atau sial benar. Tetapi Yusuf tetap da-lam jalan Tuhan, dalam kesucian dan ini lebih banyak membutuhkan hikmat dan kuasa Allah. Pada Yusuf ini ber-langsung ber-tahun2 (13 tahun, lama sekali), baru sesudah ia selesai diolah dan dibentuk, ia mengalami kelim-pahan jasmani, ia naik di atas sekali dalam istana Firaun. Juga Ayub dalam ujiannya, ia hidup dengan hikmat dan kuasa Allah, sehingga sekalipun pahit sekali, ia tetap hidup benardipimpin Roh. Tanda dipimpin Roh bukan ber-kat2 lahiriah, tetapi ada sejahtera dari Tuhan, sekalipun dalam penjara, Paulus dan Silas yang hidup dengan hikmat dan kuasa Allah, mereka tidak ber-sungut2 atau berontak, tetapi mereka menyanyi dengan penuh syukur, maka Roh Kudus turun atas puji2an orang suci Maz 22:4, sehingga mereka dibe-baskan untuk bisa membangun Gereja Filipi.

Kalau kita berjalan dengan Tuhan, ada limpah kuasa dan hikmat Tuhan, jangan lupa, maksudnya supaya kita bisa tetap berkenan pada Tuhandalam kesucian, untuk melakukan kehendak Tuhan. Dan tetap hidup suci, dalam ta-biat baru, tidak bereaksi dosa, terma-suk rendah hati, tidak sampai tersing-gung, iri, dll. Sebab kalau sombong, (lupa bahwa semua yang indah, mulia dan ajaib itu adalah dari Dia yang ada dalam kita, bukan dari kita 2Kor 4:7) akan direndahkan, kena peraturan ilahi 1Pet 5:5, Mat 23:12. Juga semua tabiat lama yang lain, jangan dibiarkan apa-lagi dituruti seperti cinta uang, mam-mon (harus disalibkan supaya tetap berpada Pil 4:11-12), kesucian bujang atau nikah, keduniawian, adat istiadat yang salah dll 1Yoh 2:15-16; Tetaplah dalam kesucian, Roh Kudus sanggup menolong kita.

 

KESIMPULAN.

Hidup sebagai orang Kristen yang betul adalah hidup baru dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan dan limpah dengan 7 KPR (SSS DIAM) sehingga hidup ini berkenan pada Tuhan dan ada kuasa dan hikmat Allah, bahkan makin lama makin limpah sesuai kemampuan kita.

Rindukan kegerakan Roh Kudus di dalam diri kita (dengan hikmat kuasa Allah) dan nikah kita, keluarga kita, ke-lompok kecil kita, Gereja kita, bahkan semua Gereja lain yang mau.

Nyanyian: Maz 60:14