M4099 – Nehemia 4:17-18. Bentuk Hidup Di Akhir Zaman ( Minggu Sore – 13 Januari 2019 )

MACAM2 GOLONGAN ORANG AKHIR ZAMAN.

  1. Generasi akhir zaman. Ini adalah orang2 yang masih hidup dan meng-alami sebagian atau seluruh Minggu ke-70 Daniel, (antara lain pengangkatan, zaman Antikris, Harmagedon dll).
  2. Orang2 beriman dari generasi akhir zaman terbagi dalam:
  3. Golongan hidup = Golongan 1551 = golongan Tuhan Yesus II (golongan Tu-han Yesus I Mat 13:17, Luk 1:24). Orang2 ini semuanya tidak mengalami kematian 1Kor 15:51-52. Inilah golong-an orang2 beriman yang hidup dalam tingkat Ruangan Suci, sangat tekun dan bersukacita dalam 7 KPR. Orang2 ini bi-sa bertahan dalam keadaan akhir za-man yang dahsyat bahkan justru roha-ninya tumbuh sehingga ikut pengang-katan (3/4 milyard?), dan sebagian kecil (144.000) menjadi sempurna.
  4. Golongan mati = Golongan orang beriman yang undur, hidup dalam tingkat Halaman atau Luar Halaman, yang akan diserahkan dan di-injak2 Antikris (orang kafir) Wah 11:2. Inilah golongan orang beriman yang tidak tahan menghadapi kedahsyatan akhir zaman, sebagian menjadi korban dan mati, sebagian yang masih hidup, jatuh dan tumbuh dalam dosa, tertinggal (tidak ikut pengangkatan) masuk dalam zaman Antikris, akhirnya semua mati.

Yang kita pelajari adalah gaya atau cara hidup orang2 yang akan ikut pengang-katan (golongan 1551).

KEDAHSYATAN AKHIR ZAMAN, WAH 22:11.

Sebabnya adalah dosa dan kesucian sama2 meningkat sampai puncaknya yaitu kesempurnaan dosa dan kesucian sehingga rencana Allah dan iblis dige-napkan.  Keadaannya sangat dahsyat sebab perbedaan dosa dan kesucian itu sangat besar, maksimal, seperti Neraka dan Surga dicampur menjadi satu, dahsyat!

Kedahsyatan akhir zaman itu meliputi:

  1. Dosa, segala macam kekejian dan kejahatan meningkat sampai puncak2-nya yaitu perzinaan, ketidak jujuran, kebencian dan pembunuhan yang sadis, segala macam berhala (mam-mon, perut dll). Semua ini menggoda orang beriman dengan kesukaan dosa yang sesaat Ibr 11:25, sehingga banyak yang jatuh 1Tim 4:1, Wah 12:4.
  2. Ancaman dalam segala segi hidup, yaitu dalam ekonomi, politik, keaman-an, peperangan, malapetaka, bencana, occultisme dsb. Tanpa Tuhan Yesus tidak ada orang yang bisa bertahan dan banyak yang menjadi korban, yaitu orang2 beriman yang hidup dalam dosa.
  3. Segala macam penyakit.

Ini penting, sebab penyakit menyebab-kan kematian, padahal golongan 1551 tidak akan mati. Ini berarti bahwa golongan 1551 di dalam Minggu ke-70 Daniel ini akan sembuh dari semua penyakit, sebab tidak akan mati. Tuhan sanggup menyembuhkan segala penya-kit, bahkan membangkitkan orang ma-ti. Juga bagi golongan 1551 kalau umur-nya habis waktu masuk Minggu ke-70 Daniel, ditambahi lagi oleh Tuhan, supaya tidak mati, sebab ini adalah tanda khas golongan 1551, mereka semua tidak mati! Kalau kita berjalan dengan Tuhan, kita akan lolos dari semuanya ini.

III. TUJUAN HIDUP.

Untuk apa kita hidup?

Yang utama adalah untuk hidup yang kekal Mat 16:26. Perbandingan masuk Surga dan Neraka itu seperti orang yang sangat kaya dan pengemis yang sangat miskin yang hidup dari remah2 orang kaya itu. Waktu mati keadaannya terbalik Luk 16:19-21, 23-25. Jangan lupa perbandingan waktu hidup di dunia dan kekal itu seperti “1” dibanding “tidak terhingga”.

Sebab itu jangan sampai tertipu iblis yang ingin menyeret manusia dalam kerajaannya untuk melawan Al-lah, tetapi pasti gagal dan masuk Tasik api kekal. Semua kelebihan, keindahan di dunia tanpa hidup kekal itu sia2. Jangan sampai tertipu oleh iblis 2Kor 2:11. Dalam Tuhan, di dunia kita selalu punya sukacita dan sejahtera, lebih2 nanti dalam Surga kekal.

TAHAPAN DALAM TUJUAN HIDUP.

  1. BIsa melanjutkan hidup. Istimewa dalam bahaya, ancaman kematian oleh segala sebab, misalnya waktu perang, mengungsi dalam bencana alam, yang dipilih dan diusahakan adalah supaya bisa melanjutkan hidup.
  2. Senang dan puas. Kalau sudah bisa hidup, manusia mulai mencari kesu-kaan dan kepuasan.
  3. Sasaran. Rata2 semua orang punya tujuan hidup, kecuali yang putus asa atau yang hampir mati. Mungkin ingin kaya, nikah, pintar, berkedudukan, juara dll. Ini semua termasuk yang fana, jangan sampai mengurangi tujuan yang kekal, yaitu selamat dan mulia se-tinggi2nya (= Kristus) dalam Surga ke-kal. Orang yang penuh Firman Tuhan dan Roh Kudus bisa membedakannya dengan jelas, tetapi orang yang bodoh, hidup menurut daging akan meng-abaikan tujuan yang kekal dan hidup-nya itu menjadi sia2. Mat 16:26.

BENTUK HIDUP YANG BETUL.

Orang Kristen punya 2 macam hidup, yaitu yang kekal dan yang fana (berkuku kembar Im 11:3). Orang ber-iman yang percaya danmengerti ten-tang hidup kekal, seharusnya hidup sesuai pengertiannya. Sama seperti dalam Neh 4:17-18, mereka hidup un-tuk bekerja dan berperang melawan musuh. Jadi 1 tangan memegang alat untuk bekerja dan tangan yang lainnya memegang pedang dan satu orang khusus menjaga untuk mengawasi, apakah ada musuh yang datang, maka langsung nafiri akan ditiup. Keduanya sama2 diperlukan. Yang harus meng-ingatkan, meniup nafiri adalah pe-mimpin2 atau gembala2nya masing2 supaya jangan ada yang kena senjata musuh dan binasa. Ini cara hidup kita, harus seimbang, jangan sampai rohani lemah dan dikalahkan iblis sampai ma-suk neraka. Sebab itu kita harus terus hidup dalam kesucian dan memelihara hidup rohani kita di dalam Roh dengan 7 KPR yang limpah. Cara hidup yang betul adalah berkuku kembar, ini yang halal, betul di hadapan Allah seperti dalam Nehemia, memegang alat kerja dan pedang.

Ada 3 kombinasi dalam memakai ke-duanya, yaitu:

  1. Cara ilahi, yaitu mendahulukan ke-rajaan Surga dan selalu hidup benar Mat 6:33. Jadi hal2 rohani yang kekal harus didahulukan, diberi prioritas, meskipun mungkin waktu yang dipakai untuk hal2 sekuler atau fana itu lebih banyak (misalnya untuk sekolah dan belajar, untuk bekerja, untuk mengatur rumah tangga dll), tetapi tetap bisa dan harus mendahulukan kerajaan Surga.

Caranya adalah:

Waktu.

Kita harus selalu mencari kerajaan Sur-ga lebih dahulu. Meskipun waktu untuk sekolah atau bekerja lebih banyak, te-tapi jangan mengurangi, apalagi mem-buang waktu untuk ibadah, masa te-duh, pelayanan dan melakukan hal2 yang disuruh Allah. Bahkan ini harus didahulukan, dan kalau perlu menebus waktu Ef 5:16.

  1. Segenap hati untuk Tuhan Luk 10:27. Untuk hal2 yang fana kita tetap memberi perhatian, tetapi jangan ber-cintakan hal2 yang fana, pakailah se-muanya seperti orang yang tidak me-makai! 1Kor 7:31. Jangan bercintakan atau memberhalakan apapun dalam dunia ini, hanyalah Tuhan Yesus men-jadi Allah yang kita cintai dan taati di atas semuanya.
  2. Kesucian, ini yang utama 1Pet 1:15-16. Bagaimanapun juga jangan berdosa sedikitpun, meskipun hanya sebentar dan hanya dalam pikiran, kita tetap mengutamakan kesucian di atas se-muanya.
  3. Mau korban untuk memelihara ke-sucian dan hal2 rohani lainnya seperti ibadah, pelayanan, masa teduh dll, harus mau korban Luk 9:23, Rm 12:1-2.
  4. Dalam segala hal, kita selalu men-dahulukan mencari kerajaan Surga dan kebenaranNya, jangan diremehkan atau tidak dipedulikan.
  5. Cara manusiawi (akal).

Keduanya (rohani dan jasmani) diang-gap sama penting, tetapi kadang2 kalau perlu atau dalam keadaan darurat, untuk mencapai tujuannya, hal2 jas-mani yang didahulukan. Bahkan kalau perlu, sedikit2 juga menghalalkan sega-la cara asal dari luar baik2 saja (mes-kipun dilarang Tuhan, sebab itu dosa). Pasti Tuhan tidak berkenan. Dalam hal2 yang sulit, jangan menghalalkan segala cara, tetapi minta pimpinan Roh Kudus, sehingga tidak berdosa. Teruslah berja-lan dalam Roh dan berkenan pada Tu-han, jangan hanya dengan akal. Dalam segala segi, harus mendahulukan men-cari kerajaan Surga dan kebenaranNya.

Daud juga tidak mau pulang sekalipun itu pikiran logis yang baik dan aman, tetapi tetap mendahulukan menurut pimpinan Roh Kudus, sebab itu ia menghadapi Goliat dan mengalami rencana Allah yang indah.

Minta pimpinan Roh Kudus, supaya tetap suci dan taat mendahulukan kerajaan Surga dan kebenaranNya, supaya bisa tumbuh dalam rohani dan dalam rencana Allah.

Cara orang dunia.

Yang diutamakan diantara keduanya adalah hidup yang tampak, yang se-karang. Hidup rohani tidak digubris, kecuali kalau ingin atau ada sesuatu yg menarik, akhirnya binasa Luk 12:20-21.

TETAP DI JALUR YANG BENAR, JALAN SEMPIT.

Kita harus menyangkal diri, pikul salib ikut Tuhan setiap hari di jalan sempit, hidup sesuai Firman Tuhan, yaitu 7 KPR.

  1. Ini adalah jalur yang betul. Jalur yang salah adalah jalan lebar. Pada akhir zaman,perbedaan hidup orang2 di 2 jalur ini makin jauh bedanya. Ini sudah dinubuatkan dalam Wah 22:11. Jangan kita ikut dalam cara hidup dosa2 orang di jalan lebar.

Dahulu bedanya orang suci dan orang dosa, di jalan lebar itu kecil, bah-kan kadang2 ada orang dunia yang tampaknya lebih baik dalam hal2 terte-ntu daripada orang beriman. Mungkin kalau dahulu perbedaan orang2 ber-dosa dan orang2 yang hidup suci itu hanya 10 atau 15, tetapi dalam Minggu ke-70 Daniel ini bisa 50-60, bahkan naik terus sampai bedanya 100 (waktu pengangkatan).

Seperti Abraham dan Lot, mula2 mereka  sama2 orang benar 2Pet 2:8 dan beda antara keduanya tidak ba-nyak. Tetapi sebab Lot masuk jalan lebar, hidup seperti orang Sodom, beda hidup mereka menjadisangat besar, se-bab itu tidak bisa cocok hidup ber-sama2 lagi. Sekalipun sudah dimerde-kakan dari tawanan raja Kedorlaomer Kej 14:9,16-17, Lot lebih cocok tetap hidup dengan orang2 Sodom daripada dengan Abraham. Bahkan sesudah dilepaskan dari kebinasaan Sodom (Lot sudah cukup mengerti), tetapi Lot tidak mau hidup bersama dengan Abraham lagi di padang gurun (= jalan sempit), tetapi Lot memilih untuk tinggal di Zoar yang sama jahatnya dengan Sodom, yang  seharusnya juga sama2 dibakar seperti Sodom Kej 19:21, Lot tidak mau hidup di jalan sempit dengan Abraham, sekalipun Abraham pasti mau, untuk menyelamatkan Lot.

  1. Pada masa hukuman rumah Allah, yaitu dalam 3,5 tahun I dari Minggu ke-70 Daniel, perbedaan dosa dan kesucian sudah sangat besar.Hal yang menyebabkan perbedaan itu makin besar adalah:
  2. Wah 22:11. Tuhan mengizinkan, membiarkan dosa terus meningkat, juga kesucian oleh segala fasilitas ilahi akhir zaman.
  3. Ada 3 Antikris yang sudah keluar pada waktu ini yang membuat dosa dan kejahatan makin bertumbuh Dan 7:1-6 (binatang ke-4 keluar pada waktu pengangkatan).
  4. Meterai 1-4 dan Sangkakala 1-4 akan berlaku dalam masa ini, sehingga dosa dan kejahatan makin hebat meningkat, betul2 akhir zaman yang dahsyat Wah 6:1-8; 8:7-13.
  5. Makin lama makin sulit pindah atau menyeberang dari jalan lebar untuk kembali ke jalan sempit, seperti Lot “tidak bisa dan tidak maukembali” kepada Abraham dan binasa.

Dalam hari2 yang lalu, pindah diantara jalan sempit dan lebar itu mudah, yaitu banyak orang jatuh ba-ngun terus dalam dosa, sebentar hidup benar (lebih2 kalau ada pencobaan atau kesulitan, tetapi sesudah itu kembali lagi dalam dosa), apalagi Kris-ten babi dan anjing yang rutin bolak-balik diantara keduanya 2Pet 2:22. Tetapi makin lama makin sulit, apalagi dalam Minggu ke-70 Daniel, orang yang bertobat main2, tidak sungguh2, akan mati di tempat seperti Ananias Kis 5:1-13, sehingga orang2 takut dan tidak mau kembali ke jalan sempit lagi, tinggal di Gereja jalan lebar. Sebab itu jangan mondar-mandir diantaranya, tetapi tetap dalam kesucian dan terus bertumbuh dan ber-buah2, sehingga tahan dalam akhir zaman yang dahsyat ini. Jangan sampai jatuh pada akhir zaman yang dahsyat ini 2Tim 4:1. Ada banyak yang jatuh.

Pada hari2 ini (masa hukuman ru-mah Allah 1Pet 4:17-18) orang benar sulit beroleh selamat (sulit kembali ke jalan sempit), seperti Lot bekas orang benar, sebab undur ke jalan lebar Sodom. Apalagi orang fasik, tidak akan selamat 1Pet 4:18. Ini sudah diingatkan Tuhan, bertobatlah hari ini Ibr 3:15, supaya jangan binasa untuk kekal.

VII. PINDAH KE JALAN LEBAR, TETAPI TIDAK SADAR.

  1. Dalam rekreasi. Ini mudah menye-satkan, sebab disukai banyak orang dan rekreasi yang netral, tidak salah, tetapi makin lama makin menyesatkan. Orang2 yang makin dekat Tuhan makin peka menurut pimpinan Roh Kudus. Jangan ikut arus orang dunia dalam rekreasi dan ber-macam2 kesukaannya. Mereka biasanya bebas (tidak merasa bersalah)mencampuri dengan segala macam dosa (cinta uang, dusta, per-zinaan, kebencian dll). Yang penting orang2 banyak senang. Acara musik dan nyanyian dalam dunia itu luar biasa memikat orang banyak, biarpun bayar mahal orang senang dan datang, apa-lagi di Gereja gratis, bahkan kadang2 ada doorprice. Kadang2 Gereja juga membuat acara rekreasi besar2an. Jangan sampai waktu, biaya, tenaga habis, bahkan dicampur dengan dosa, karena mau menarik seperti orang dunia (juga syarat2 pelayanan tidak bebas dari dosa, ini salah besar 2Kor 6:17, Im 10:1-2). Padahal kita harus memakai lebih banyak waktu, tenaga, biaya, hati untuk doa, belajar Firman Tuhan, pelayanan dan terus dipimpin Roh, sehingga limpah kuasa, tanda2 dan mujizat. Kesukaan dalam kegerak-an Roh Kudus Ul 11:14 (kelimpahan gandum = Firman Tuhan, anggur = ke-sukaan Roh dan minyak = pengurapan yang limpah) ini yang bisa mengha-silkan kegerakan Roh dan banyak per-tobatan dan pertumbuhan rohani, bukan se-mata2 cara2 yang serupa de-ngan dunia Ams 12:2. Memang meriah, lebih2 kalau bisa mengumpulkan dana, makin meriah dan mewah, menarik banyak orang pada kesukaan manusia-wi, bukan pada pertobatan dan kesu-cian. Petrus membuat KKR besar dan ribuan orang bertobat dan 3.000 orang dibaptis. Ini hasil dari banyak doa, penuh dan taat akan Firman Tuhan, pengurapan Roh Kudus dan kesukaan dari Roh Kis 2:11-13.
  2. Acara2 dengan tujuan uang, ke-kuasaan, kepujian dll. Jangan sampai habis waktu, tenaga, biaya, hati dan pikiran kita untuk hal2 ini seperti yang dikejar orang2 dunia, sebab iblis hanya bisa diusir dengan hikmat dan kuasa Allah yang limpah. Limpahlah dengan 7 KPR dan tumbuh dalam kesucian sampai ber-buah2.

VIII. TIGA TANGGAL YANG PENTING, yaitu:

Minggu ke-70 Daniel dimulai.

Orang yang bersedia untung, tumbuh luar biasa.

Orang yang main2, tidak tahan dan jatuh seperti Lot 1Pet 4:18.

Orang yang undur akan menjadi korban dalam kejahatan akhir zaman Wah 22:11 atau ikut tumbuh dalam dosa.

Ini tanggal yang paling penting, sebab:

– Hari untung bagi yang bersedia, ia mengalami zaman keemasan Gereja.

Hari buntung, hari celaka bagi yang suam, sebab terlambat dan bercabang hati. Dengan susah payah bertobat kembali 1Pet 4:18, seperti Luk 23:43, Simson yang bertobat, menderita sengsara sampai mati, sangat menge-rikan. Memang masih ada sedikit ke-mungkinan untuk selamat untuk yang mau bertobat sungguh2, tetapi harus sangat tekun dan penuh pengorbanan.

Keputusan final.

Yang menjadi golongan 1Kor 15:51 untung, ikut pengangkatan.

Yang lain, tertinggal masuk dan ikut zaman antikris, binasa.

Ada yang bertobat kembali, tetapi mengalami aniaya terbesar Mat 24:21.

III. Perang Harmagedon, semua dibi-nasakan, kecuali yang tidak ada cap antikris, masuk dalam Kerajaan 1000 tahun menjadi rakyatnya.

KESIMPULAN.

– Yang tidak percaya, tidak mau ber-sedia, tidak peduli, mungkin bisa ter-tawa2, tetapi hatinya pahit, betul2 buntung, bahkan untuk kekal! Ams 14:12-14.

– Yang bersedia akan untung besar, mengalami Gereja yang ajaib Wah 12:1 dan pada akhir zaman ini masuk golongan 1551 yang berbahagia.

– Berdoalah minta kegerakan Roh Ku-dus yang besar, sehingga ada kegerakan Firman Tuhan dan kuasa Allah untuk menumbuhkan dan menyempurnakan GerejaNya.

Nyanyian:

Tuhan ku mau menyenangkanMu