M4078 – Kolose 3:10. Mengapa Perlu Pembaruan Terus Menerus

RINCIAN, Kol 3:10.

  1. Untuk orang2 yang sudah memakai manusia baru 2Kor 5:17. Ada 2 go-longan manusia yaitu anak2 Allah dan anak2 iblis 1Yoh 3:10. Pembaruan ini untuk golongan orang2 suci, yaitu anak2 Allah.
  2. Terus menerus diperbarui, istimewa rohnya 2Kor 4:16. Tubuh jasmani itu fana, makin lama makin tua, kea-daannya terus merosot sampai mati.
  3. Dalam pengetahuan 2Pet 3:18. Ten-tu bukan pengetahuan duniawi, tetapi pengetahuan Firman Tuhan tentang orang baru. Ini pengenalan dari Firman Tuhan tentang Putra manusia Yesus, perlu terus tumbuh sehingga bisa meniru Putra manusia Yesus yang sempurna Ef 4:13 untuk tumbuh perlu limpah pengertian Firman Tuhan. Orang yang mendengar dan mengerti bisa tumbuh dan ber-buah2 makin limpah sesuai dengan pengertiannya Mat 13:23, sebab itu kita harus terus tumbuh, ber-tambah2 dalam penger-tian Firman Tuhan, terus dapat rahasia yang baru dan dalam.
  4. Menurut gambar Dia yang mencip-takan. Ini adalah target dari pembaruan yang terus menerus, supaya akhirnya menjadi sama seperti Pencipta-Nya, seperti Kristus (1Kor 11:1) dan Bapa Mat 5:48.

MENGAPA PERLU TERUS DIPERBARUI.

Tuhan mempunyai rencana yang sa-ngat besar dalam penebusan dan pe-nyelamatan umat manusia, yaitu bukan hanya selamat, tetapi terus tumbuh, diolah sampai menjadi seperti Kristus, dan seperti Bapa, sempurna.

1). Dimulai dengan lahir baru, dicip-takan kembali dari turunan Adam I (yang sudah jatuh dalam dosa, berisi dosa turunan lalu tumbuh dosa2nya sendiri) berubah menjadi turunan Adam terakhir yaitu Tuhan Yesus Kris-tus yang menjadi Putra manusia Yesus lebih kurang 33,5 tahun) berubah men-jadi orang baru seperti Kristus (seperti telur, terus berubah sampai seperti induk burung rajawali). Ini permulaan, modal awal; Kalau tidak ada lahir baru (seperti telur), tidak ada rencana Allah di dalamnya, bahkan juga tidak sela-mat.

2). Tumbuh itu berarti barang baru atau berubah menjadi lain, menjadi ba-ru. Sebab itu dalam pertumbuhan akan terus ditambahkan barang2 yang baru. Tubuh jasmani makin tua dan makin berkurang,tetapi rohnya terus ditam-bahi hal2 baru supaya terus bertum-buh.

3). Targetnya seperti Kristus, sebab itu harus terus berubah, tumbuh mencapai target penuh,yaitu seperti Kristus.

4). Kadang2 timbul hal2 yang salah, sengaja atau tidak dan pada waktu diketahui, harus segeradibuang, diganti yang betul, yang benar, diperbarui Maz 51:10-12 supaya bisa bertumbuh de-ngan betul sampai bisa menjadi penuh seperti Kristus Ef 4:13.

III. MACAM2 BENTUK KEHIDUPAN ORANG KRISTEN LAHIR BARU.

  1. Tabiat lama dan baru, campuran, sehingga seringkali tidak tampak be-danya antara orang Kristen dan orang dunia, bahkan ada orang2 dunia yang lebih baik daripada orang Kristen cam-puran ini. Ber-macam2 dosa hidup la-ma tetap ada. Orang2 seperti ini perlu meninggalkan semua tabiat lama Kol 3:8-9. Percuma diperbarui kalau tabiat lama tidak dibuang.

Pertumbuhan itu terjadi dalam kesucian, dalam hidup baru, yaitu de-nganmembuang semua dosa dan tabiat yang lama. Tabiat lama itu ada dalam daging (manusia lahiriah, yang terus ada sampai mati) dan kadang2 bisa muncul lagi kalau tidak disangkali, kalau tidak dimatikan. Memang harus terus menerus mematikan tabiat lama, hidup lama (= dikatargeokan) Rom 6:6, sehingga tetap hidup sebagai orang baru, dan terus bertumbuh, kalau mau, di dalam Kristus pasti bisa Pil 4:13, Zak 4:6, sebab sudah lahir baru (ada pertolongan Roh Kudus). Setiap saat dan setiap kasus, dosa harus dibuang, juga tabiat daging, tabiat lama harus terus menerus dimatikan, baru kita bisa tumbuh dalam tabiat baru dan kesucian. Tidak boleh ada dosa dalam segi apapun.

  1. Bolak-balik, maju-mundur, sebentar hidup baru, sebentar kembali hidup lama 2Pet 2:22. Ini jelek dan tidak ber-kenan pada Tuhan. Ini tanda bahwa orang itu tidak sungguh2 mau ber-tobat, tidak mau mati lepas dari dosa Rom 6:1-2
  2. Sudah hidup baru, tetapi kemudian jatuh dalam dosa dan keras hati, tidak mau bertobat kembali Ibr 3:15. Ini orang2 yang mulai dalam Roh, ber-akhir dalam daging Gal 3:3-4. Seperti Saul, Simson. Ini tidak baik, ini jahat, kalau tidak bertobat binasa seperti Saul, yang mau bertobat masih bisa selamat seperti Simson, tetapi rencana Allah dalam hidupnya merosot banyak lalu batal! Sayang, orang ini tertipu oleh daging, hawa nafsunya, dunia dan iblis dan binasa.
  3. Orang2 yang hidup baru, tetapi tidak mau diperbarui. Seringkali sudah sungguh2 dan maju, tetapi tabiat lama, sifat lama, tabiat dosa yang ada, tidak dibuang, dibiarkan, sekalipun ada beberapa tabiat baru sudah muncul dan tumbuh. Misalnya dalam hal mu-lut; kalau di Gereja, kalau tidak ada problem atau pencobaan, tetap baik, memuji Tuhan; tetapi kalau kena pencobaan atau sesuatu yang jelek, keluar kata2 yang tidak patut, keji dan dosa Yak 3:8-12. Ini tidak patut. Sayang! Kalau lihat kata2 yang jelek, orang melihat ini orang dosa. Tetapi kalau lihat kata2 campuran, itu menjadi batu sontohan bagi yang tahu dan orang2 menghojat Tuhan karena per-buatan orang seperti ini Rom 2:24.

Ini bisa terjadi bukan hanya pada mulutnya, tetapi juga dalam semua segi hidup, bahkan juga sampai dalam pikiran dan angan2, yang seharusnya juga disucikan Gal 5:24. Misalnya dalam hal uang; kesalahan dalam hal uang itu banyak macamnya, misalnya tidak jujur, menipu, hutang-piutang, warisan, rentenir, taruhan, tidak bisa berpada, kemewahan dll bahkan cinta uang itu akar dari segala kejahatan.

Dari luar seringkali tidak jelas per-bedaan 4 macam ini sebab dalam semuanya ada campuran hidup lama dan baru, ini bentuk hidup baru yang salah.

  1. Orang Kristen lahir baru yang terus hidup baru dalam kesucian di jalan sempit dipimpin Roh, ia akan terus diperbarui dan terus tumbuh sampai target.

BAGAIMANA KITA BISA DIPERBARUI TERUS MENERUS.

  1. Pertumbuhan yang normal. Seperti anak yang bertumbuh normal, dengan sendirinya ia akan tumbuh dan terus menerus diperbarui sampai dewasa penuh. Jangan lupa tumbuh itu dalam hidup yang baru dan dalam kesucian. Orang yang hidup lama, campuran danyang berdosa tidak akan tumbuh normal, tetapipincang, bahkan bisa makin rusak (seperti orang yang sakit dan kalau tidak sembuh akan mati). Begitu orang yang tidak bertobat dari dosa2nya dan tetap memakai tabiat lama (atau campuran), tidak akan tum-buh dan lama2 akan mati rohaninya dan seringkali jugahukuman akan da-tang ke atasnya. Seperti orang2 Israel yang keras hati dalam dosa, tidak bertobat (Ibr 3:15) dan melawan Allah dan Musa, semuanya mati satu per satu, ada yang cepat, ada yang lambat, ada yang dahsyat, tergantung kasus atau dosanya masing2. Mutlak harus bisa hidup suci, terus hidup dalam tabiat baru (sudah ada! 2Kor 5:17) baru bisa tumbuh dengan normal dan baik. Hidup dalam dosa itu banyak variasinya dan rohaninya tidak akan tumbuh, sebab itu kita harus mengerti dan bisa memakai janji2 Tuhan dengan iman, mau menderita dalam tubuh 1Pet 4:1, 2Pet 1:10 sehingga bisa hidup suci dan tidak lagi berdosa, MAK DSY (di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dulu, Sekarang dan Yang akan datang). Dan jangan lupa, terus hidup dalam tabiat baru, jangan dalam tabiat lama!

Ukuran pertumbuhan yang normal dapat dilihat skemanya dalam Kemah Suci, termasuk lahir baru, penuh dan dipimpin Roh, tekun dalam 7 Kebu-tuhan Pokok Rohani (lihat bukunya) dan terus meningkat dalam kesucian sampai mati atau (ada sebagian yang mencapai) sampai kesempurnaan se-perti Henokh, Elia dll.

  1. Selalu penuh dan taat dipimpin Roh, ini jalan raya pertumbuhan seperti yang dilakukan Putra manusia Yesus Mat 4:1, Luk 4:1. Ini mencakup semua segi dan bisa diuraikan panjang lebar, tetapi juga bisa menjadi kesimpulan yang ringkas yaitu hidup suci, menurut pimpinan Roh Kudus dalam setiap segi hidup, tidak menuruti daging, tetapi justru mematikannya. Inilah hidup pe-nuh dan terus taat dipimpin Roh dalam segala perkara, maka kita akan terus diperbarui dan tumbuh sampai target yang direncanakan Allah, yaitu seperti Kristus.

Jangan lupa orang yang berjalan dalam Roh, ia akan bertumbuh dan mengalami perkara2 baru dari Tuhan; semua itu ada dalam jalan sempit hidup di atas mezbah, terus menerus mematikan daging, inilah jalan ajaib yang menuntun sampai Surga dan sampai dalam kesempurnaan. Jangan keluar dari jalan salib.

  1. Terus belajar perkara2 baru dan me-lakukannya dalam semua segi hidup. Bertumbuh itu menarik dan menye-nangkan, sebab kita harus terus belajar hal2 baru dari Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus serta mengerja-kannya. Kadang2 manis dan indah, kadang2 sangat sakit bagi daging sebab semua perkara2 baru dari Tuhan itu bertentangan dengan daging.
  2. Bahan pelajarannya adalah Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu, 66 kitab; kita harus belajar semuanya dan makin lama makin mendalam, ini jadi ke-hidupan kita Mat 4:4, Maz 1:1-3. Kalau mau terus diperbarui, kita tidak bisa lepas dari tekun berdoa dalam Roh dan hidup benar, dan terus belajar Firman Tuhan sepanjang umur hidup kita, sampai mati atau sampai Tuhan datang atau sampai menjadi sempurna. Sebab itu tidak heran untuk tumbuh sampai seperti Kristus, atau tumbuh pada akhir zaman ini (dimana Gereja atau tubuh Kristus akan ditamatkan dan disempur-nakan) kita butuh 2 gomer dari Firman Tuhan. 1 gomer itu sudah cukup untuk kehidupan rohani yang biasa, tetapi untuk tumbuh sampai target, kitaperlu 2 gomer, yaitu lebih dari cukup dengan limpah. Orang yang ingin tumbuh, mengalami perkara2 baru itu perlu Firman Tuhan 2 gomer.
  3. Tingkat2 pertumbuhan.

Dalam Kemah Suci, kita melihat:

– Luar Halaman (seperti cara2 orang dosa, dunia).

– Halaman, ini cara hidup Kristen yang baru atau kanak2 yang belum mahir pikul salib, hanya indah dan tekun dalam tingkat2 permulaan. Tidak cu-kup, harus tumbuh terus.

– Ruangan Suci, ini tingkat pertum-buhan yang makin dewasa, bisa tahan dalam pencobaan yang makin lama makin berat, tetapi tetap dalam kesu-cian dan berkemenangan.

– Ruangan Maha Suci ini tingkat sem-purna seperti Kristus dan Bapa, ini tingkatan mutlak suci, tidak mungkin berdosa lagi seperti Allah.

Tumbuh dalam setiap segi hidup.

Pembaruan itu untuk semua segi hidup dan dalam setiap segi hidup kita terus meningkat dari permulaan sampai lanjutan sampai sempurna.

Misalnya dalam uang. Kita bisa tetap suci dalam uang sedikit dan  yang makin banyak sampai tidak terbatas Ams 30:8. Kadang2 ada orang waktu miskin rohani, hidup suci, tetapi waktu kaya, lalu dosanya makin banyak, ma-kin duniawi, makin sombong dll, sebab tidak bisa belajar hal2 baru, yaitu bagaimana bisa tetap hidup suci, waktu kaya, bahkan lulus ujian dalam ting-katan2 uang yang lebih besar! Biasanya Tuhan menghentikan atau menghajar dosa2nya lebih keras dalam tingkatan2 yang lebih tinggi; tetapi orang yang kaya dari iblis, lebih banyak dosanya, lebih cinta akan uang  si iblis lebih senang.

Jadi peningkatan dalam setiap segi biasanya disertai pencobaan dan ujian yang makin berat sesuai dengan pertumbuhan dan kemampuan orang itu 1Kor 10:13. Contoh lain dalam perpuluhan. Waktu diberkati Tuhan lebih banyak, tidak tahan, itu rugi, sebab selain yang 10% tidak diberikan kembali, juga yang 90% tidak diberikan oleh Tuhan.

Dalam kerendahan hati, waktu kecil bisa rendah hati, waktu besar, tidak mau kalah dan jadi sombong, ia tidak belajar hal2 baru seperti Abraham, Daud dll, yang makin kaya makin besar, tetap rendah hati. Waktu Daud di belakang kambing domba rendah hati, waktu di dalam istana tetap rendah hati!

Dalam pernikahan, waktu baru nikah manis, waktu makin tua tetap manis, bahkan cintanya makin teruji sebab belajar perkara baru dari Firman Tuhan. Bukan saja dalam kasih dalam sex, tetapi bertumbuh dalam kasih Kristus.   Kasih sex itu lebih banyak minta, tetapi kasih Kristus itu lebih banyak berkorban. Kalau kasih Kristus makin limpah, bisa mengampuni lebih banyak dan makin tumbuh dalam kasih, sehingga sekalipun sudah tua, tetapi kasihnya justru makin limpah.

Semua suami-istri harus mengerti dan belajar hal2 baru dalam Kristus, se-hingga makin lama menikah, makin ma-nis di dalam Kristus. Kita belajar semua dari Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus di dalam tubuh Kristus.

Dalam semua segi hidup kita harus belajar dari Firman Tuhan. Misalnya dalam kesetiaan, dalam kerendahan hati, dalam ketaatan, dalam ketekunan dll, kita terus belajar hal2 baru dari Fir-man Tuhan, juga tentang kesempur-naan, tentang akhir zaman, tentang kedatangan Tuhan, tentang kerajaan Surga yang kekal dst. Orang yang hidup dalam kesucian dan berjalan dengan Tuhan, tidak menuruti daging akan terus meningkat dengan sukacita. Orang yang hidup menuruti daging, makin suci itu makin menderita, tidak tahan. Yudas tidak tahan pegang uang lebih banyak dan lebih lama, ia menjadi pencuri dan akhirnya menjadi peng-khianat. Tetapi orang yang cinta Tuhan waktu makin kuat dan makin tinggi seperti Yusuf, Daud, Daniel dll, mereka bisa tahan, bahkan bersukacita, ini perkara2 baru yang menjadi peng-alamannya.

Dalam ujian dan penderitaan.

Pada akhirnya, orang yang menjadi sempurna harus masuk dalam baptisan api seperti Putra manusia Yesus Luk 12:49. Ini ujian akhir dan orang yang tumbuh terus akan mengalaminya seperti Musa, Abraham, Yusuf, Ayub dll (banyak orang juga mengalami, tetapi tidak semua diceritakan dalam Alkitab, hanya secukupnya untuk umat Tuhan Yoh 21:25). Jadi dalam hal ujian kita juga akan mendapat ujian yang makin berat! Dalam kebencian, penghinaan, uang, persekutuan dll. Tuhan mengenal kita secara pribadi dan tahu menguji dengan tepat, makin berat supaya kita makin teruji dan makin meningkat sampai seperti Kristus dalam waktu terbaik yang diatur Tuhan. Daniel mengalami banyak ujian sejak dari kanak2, waktu Yehuda dikalahkan Babil dan banyak orang dianiaya sampai di-bunuh, juga ditawan dst.Semua meng-alami banyak ujian, tetapi sebab lulus, ia meningkat dalam rencana Allah yang makin tinggi, sampai masuk dalam is-tana raja, tetapi tetap dengan pen-dirian yang betul dan lulus ujian misalnya Dan 1:8. Dalam riwayat hidup Daniel kita melihat ujiannya yang makin banyak dan limpah. Pada waktu Nebukadnezar mati, Daniel dibuang oleh Belsyazar yang benci pada orang tawanan dan ia menyingkirkan Daniel. Saat ini ujian bagi Daniel makin berat, tetapi Daniel tetap lulus, tetap lekat dengan Tuhan, sehingga kita melihat Daniel dipercayai hal2 baru yang lebih besar lagi dalam Wahyu akhir zaman. Kalau kita mau terus diperbarui sesuai Firman Tuhan, maka kita akan tetap lulus sampai akhirnya dalam ujian akhir atau baptisan api!

KESIMPULAN.

– Ingat penaburan ini seumur hidup, terus belajar dari Firman Tuhan dan dipimpin Roh, terus meningkat. Kalau Tuhan beri hidup, ia juga beri kekuatan dalam rencana-Nya yang makin indah. Jangan “pensiun” seperti Nuh yang mabuk, sehingga justru gagal waktu sudah di puncak, tidak lagi diperbarui.

– Jangan lupa terus menerus diperbarui sampai seumur hidup dalam jalan kesucian, jalan sempit dipimpin Roh Kudus, jangan lupa limpah dengan 7 KPR. Maka kita akan mengalami per-kara2 baru yang makin indah dan ajaib sampai tingkat2 kemuliaan yang lebih tinggi (juga ujiannya makin tinggi, tetapi penuh kesukaan ilahi yang makin dalam Yez 47:1-5).

– Allah itu setiawan 2Tim 2:13. Ia sudah memulai di dalam kita kasih dan ren-cana-Nya, Ia akan meneruskan sampai ke akhir Pil 1:6, sampai pada tingkat yang tertinggi Ibr 7:25.

– Orang seperti ini tampak hidup la-manya lenyap, tidak kembali lagi dan hidup barunya makin meningkat dan terus dalam kesucian, sampai ukuran yang penuh dari Kristus, seperti Kristus Ef 4:13. Penuh dengan pengalaman baru yang makin mulia.

nyanyian:

Seperti Yesus 2x itu saja kupinta.