M4064 – Yeremia 42:1-22. Menghadapi Keadaan Darurat

PENDAHULUAN

Ada macam2 keadaan darurat yang mungkin kita hadapi, tetapi ingat bagi orang beriman tidak ada yang kebe-tulan Mat 10:30, tidak lebih dari ke-kuatan kita 1Kor 10:13, kalau kita cinta Tuhan, hidup dengan Tuhan, semua pasti ada jalan keluarnya, bahkan jadi kebaikan Rom 8:28. Jangan takut.

LATAR BELAKANG

Israel sudah lama dikalahkan dan ditawan habis. Sekarang Yehuda, sebab undur dari Tuhan, juga diserahkan dan dikalahkan raja Babil; sebagian masih hidup dan dibawa tertawan ke Babil seperti Daniel dll.

Nabi Yeremia yang sudah diikat, dibebaskan oleh Nebukadnezar lewat Nebuzaradan, kepala pasukan penga-wal, ia boleh bebas tinggal di mana saja, bahkan diberi bekal dan hadiah Yer 40:5-6. Gedalya bin Ahikam di-angkat Nebukadnezar menjadi peme-rintah (Gubernur) atas sisa orang Ye-huda 2Raj 25:22, Yer 40:5 dan Yeremia pergi tinggal ber-sama2 dia diantara rakyat yang ada. Tetapi Ismael bin Netanya membunuh Gedalya, terma-suk pengawal2 dari Babil dan banyak orang Yahudi lainnya Yer 41:2 dan ke-mudian hendak membawa orang2 Israel yang ada ke Amon.

Yohanan bin Kaerah menyerang Ismael, tetapi ialari ke Amon; Keadaan di Israel sangat kacau dan tegang. Orang2 berpikir pasti Nebukadnezar marah besar dan akan bertindak keras. Sebab itu Yokanan dan orang2 yang ikut padanya takut akan Nebukadnezar dan memutuskan untuk lari ke Mesir, sebab takut dibunuh oleh Nebukad-nezar. Mereka mampir kepada nabi Yeremia.

YER 42:1-2. MINTA DIDOAKAN YEREMIA.

Sekarang mereka minta didoakan nabi Yeremia, supaya perjalanannya selamat dan berhasil, sebab perjalanan ini tidak tentu, untung2an.

Orang2 beriman seringkali bersikap seperti ini, mereka sudah menentukan rencana dan niatnya sendiri dan minta hamba2 Tuhan mendoakan rencananya supaya berhasil. Mereka harap Tuhan menuruti mereka. Kadang2 rencana mereka bertentangan dengan kehen-dak Tuhan, sehingga Tuhan tidak bisa menyetujuinya. Seharusnya sebagai anak2 Allah kita harus bisa hidup di-pimpin Roh Rom 8:14. Ini cara hidup yang betul, aman dan indah sesuai dengan rencana Allah. Banyak berdoa dalam Roh dan hidup benar, supaya kita bisa mengalami pimpinan Roh Ku-dus yang heran apalagi dalam keadaan panik atau darurat,dalam keadaan kacau yang bagaimanapun, sebab pim-pinan Allah itu yang terbaik, sebab:

  1. Kita milik Kristus, harus taat 1Kor 6:19-20. Kita harus selalu dipimpin Roh.
  2. Tuhan Maha tahu, tahu yang akan datang dengan tepat.
  3. Pimpinan Tuhan 100% tepat dan berhasil, cocok dengan rencana Allah yang terbaik.
  4. Allah itu kasih, pasti yang dibuat bagi kita yang terbaik.
  5. Kalau kita mau taat, Tuhan akan memberi kekuatan dan kemampuan Pil 4:13. Pimpinan Tuhan itu jalan sukses yang luar biasa.

YER 42:3-4. MENCARI PIMPINAN TUHAN.

Permintaannya sudah betul, sebab memang jalanAllah itu yang terbaik.

Pengertiannya betul, tetapi sikap dan cara hidupnya salah, sebab mereka sudah memastikan, hampir 100% untuk lari ke Mesir.

Ini yang membuat banyak keka-cauan dan kegagalan dalam hidup orang beriman dalam menghadapi macam2 kesulitan. Kita harus mencari kehendak Tuhan dan kemudian men-taati dengan iman 2Kor 5:7, Rom 1:17, sebab itu yang betul, yang dikehendaki Tuhan. Jangan menuruti kehendak sen-diri, apalagi menuruti dosa, daging, ketidak jujuran, dll jalan yang melawan Firman Tuhan.

Kadang2 kehendak Tuhan itu sesuai dengan logika pikiran kita, kadang2 bertentangan, juga dengan tradisi, ke-luarga dll. Misalnya Abraham disuruh Tuhan keluar dari negerinya Kej 12:1. Bagaimana kita bisa tahu kehendak Tuhan (Wasiat Lama dengan bertanya pada nabi dan imam). Dalam Wasiat Baru masing2 kita harus bisa men-dengar suara Roh Mrk 4:23, Wah 2,3 dan minta peneguhan dari Tuhan, juga bisa dari tubuh Kristus. Kalau kita me-ngerti kehendak Tuhan dan taat, maka hidup ini akan menjadi indah. Kita bisa menurut kehendak dan pimpinan Tu-han kalau kita hidup dalam kesucian dan terus dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan. Kalau dalam keadaan perlu, baru memperbaiki hidup dengan Tu-han, biasanya terlambat dan kacau. Untuk segala segi hidup istimewa untuk menghadap Tuhan (kedatangan Tuhan secara pribadi) kita harus selalu ber-jalan dengan Tuhan, bukan hanya kalau perlu atau baru kalau masuk dalam keadaan darurat. Ini kesalahan banyak orang beriman yang sangat merugikan dan mencelakakannya. Sebab itu tetap lekatlah setiap saat terus menerus dengan Tuhan seperti carang dalam pokok Yoh 15:5, jalan dengan Tuhan Kej 6:9. Kalau seorang renggang atau putus hubungan dengan Tuhan, setan akan masuk dan merasuk, sehingga makin lama makin rusak dan cepat binasa! Sebab itu jagalah hubungan baik terus-menerus dengan Tuhan dan limpah dengan 7 KPR sebagai tanda hubungan yang manis. Yeremia setuju dan mendoakan mereka kepada Tuhan.

YER 42:5-6. MEREKA BERJANJI TAAT, BAIK ATAU JAHAT, SUPAYA JADI BAIK.

Mereka mengerti dan dengan mudah mereka menjanjikan hal ini. Sampai disini semua benar dan ini yang betul; tetapi sebetulnya niat mereka sudah bulat untuk ke Mesir. Mereka hanya ber-tanya2 dengan iseng.

YER 42:7-9. TUHAN BERFIRMAN, SEMUA DIPANGGIL MENGHADAP.

Sesudah 10 hari baru Tuhan berfirman. Mengapa tidak langsung? Tuhan tidak pernah keliru, sebab Tuhan tahu me-reka tidak akan menurut. Dalam 10 hari mereka bisa saling menasehati, mung-kin juga Yeremia yang nabi Tuhan bisa memberi banyak nasehat selama 10 hari, supaya betul2 siap untuk taat penuh. Kalau mereka belum tentu mau taat, mungkin Yeremia bisa berusaha menasehati lebih sungguh2. Ternyata Tuhan memberi rincian panjang lebar yang jelas untuk mereka, yaitu:

  1. 10-12 pertolongan Tuhan dan sya-rat2nya.
  2. 13-22 celakanya dan terkutuk kalau tidak taat. Ini semua mengajarkan pada kita, bagaimana menghadapi keadaan panik dengan pertolongan Tuhan.

YER 42:10. HARUS TAAT, AKAN DIPELIHARA TUHAN.

Israel berbuat dosa melebihi batas, sebab itu hukuman dari Tuhan turun, tetapi Tuhan menyesal dan sedih. Ia ingin Israel bertobat supaya bisa di-bangun kembali, ditanam kembali. Ren-cana Tuhan sangat jelas asal orang Israel mau bertobat sungguh2 dan taat. Tuhan yang Maha tahu dan Maha kuasa sanggup menyampikan apa yang dikatakan dan dijanjikan, sekalipun ada musuh yang besar dan bisa berbuat se-wenang2. Allah sanggup menjamin. Sekalipun dosanya banyak, asal seka-rang mau bertobat dan taat, maka me-reka akan dibangun, tidak dirobohkan. Mereka akan ditanam tidak akan di-cabut dari negerinya. Firman Tuhan sangat jelas, tergantung mereka; kalau mereka mau bertobat dari semua dosa kejahatannya yang menyebabkan se-gala celaka dan malapetaka ini datang. (Kalau tidak ada dosa dan kejahat-annya, tidak mungkin datang segala celaka dan malapetaka ini). Sesudah bertobat harus tetap hidup suci, per-caya dan taat akan Firman Tuhan, maka mereka akan ditanam dan dibangun-kan. Apapun yang terjadi, ruwet dan kacau, tetaplah hidup benar pada Tu-han supaya lekat pada Tuhan yang kudus 1Pet 1:15-16, sebab hidup de-ngan Tuhan itu adalah kunci mengha-dapi segala perkara yang dahsyat de-ngan berkemenangan, bahkan juga untuk tumbuh dalam rencana Allah yang indah. Sebab itu kita pasti bisa mengatasi segala keadaan yang dah-syat, kalau kita membersihkan hidup kita dan tumbuh berkenan pada Tuhan, sehingga kita bisa terus dipimpin Roh dalam menghadapi apa saja yang dah-syat di hadapan kita. Pimpinan Tuhan itu adalah jawaban, jalan keluar dari semua malapetaka. Jangan tinggal te-tap dalam dosa kesalahan yang sudah diperbuat, bereskan semuanya! Ber-usaha supaya bisa kembali taat dipim-pin Roh dan terus minta pimpinan Roh dalam menghadapi segala perkara.

YER 42:11-12. JANGAN TAKUT BABIL, MUSUH BESAR YANG KUAT.

Yang paling ditakuti adalah Babil dan Nebukadnezar. Ini fakta yang sudah nyata begitu kejam, jahat tanpa batas dan sudah terbukti. Sebab itu kalau Israel berbuat salah (membunuh gu-bernur yang ditentukan Nebukadnezar yaitu Gedalya dan tentara2 Babil), ma-ka biasanya pasti hukumannya dahsyat, sehingga menurut akalnya tidak mung-kin selamat, sebab itu mereka harus lari. Begitu dalam menghadapi hal2 dahsyat, baik malapetaka, keuangan, keamanan, kejahatan, problem2 dll, jangan takut, Tuhan sudah memper-siapkan pertolongan dan kemenangan.

Orang yang punya iman bisa per-caya dan taat akan Firman Tuhan, se-hingga lepas dari semua malapetaka dengan kemenangan dari Tuhan Ibr 11:1. Tetapi mereka yang tidak perca-ya, tidak berani melanggar fakta dan kenyataan yang dahsyat, yang pasti terjadi bagi yang melawannya, seperti Israel terhadap Nebukadnezar. Sekali-pun sudah dijanjikan dengan jelas oleh Firman Tuhan, tetapi orang yang tidak percaya, tidak akan mau mentaatinya. Antara fakta dan janji2 Allah ada per-tentangan yang besar. Tinggal tetap di Israel, berarti mati menurut akal dan fakta dan bukti2 yang sudah terjadi, sebab itu orang Israel mau lari ke Mesir. Tetapi kalau mereka percaya akan janji Allah, justru kalau mereka tinggal tetap di Israel, itu untung, aman dan selamat.

Tanpa iman dari Tuhan, tidak ada orang yang berani menghadapi fakta yang dahsyat dari kemarahan Nebukadne-zar.  Belas kasihan Nebukadnezar itu fantasi yang bertentangan dengan fak-ta. Apa yang dipilih? Orang yang lekat dengan Tuhan, penuh dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus, punya iman akan janji Tuhan dan berani mening-galkan fakta. Seperti Daud memegang imannya dengan 5 batu dan mening-galkan selengkap senjata Saul yang canggih. Gideon pergi perang dengan 300 orang, dgn nafiri, obor dan kuali, menanggalkan pikiran akal sehat, teta-pi justru itu menjadi kemenangan-nya, sebab Tuhan yg bekerja. Begitu sete-rusnya ada banyak contoh perbuatan iman dari orang yg percaya Yak 2:20.

Orang dunia atau orang beriman yang lepas dari Tuhan, tidak akan be-rani hidup atau berjalan dengan iman 2Kor 5:7. Sebab itu semua janji2 Firman Tuhan itu tidak berfaedah bagi orang yang tidak percaya, yangtidak lekat dengan Tuhan, sehingga mereka harus mencari sendiri jalan dan usaha dengan kekuatan sendiri. Sebab itu untuk hi-dup dengan iman dan dipelihara oleh Tuhan, tidak bisa lepas dari hidup de-ngan Tuhan terus-menerus. Sekalipun Nebukadnezar itu kejam dan jahat, te-tapi Tuhan sanggup menguasai hati Ams 21:1 dan hidupnya dengan mudah.

YER 42:13-14. KALAU TIDAK MAU TAAT.

Tuhan begitu sabar. Ia menceritakan panjang lebar akibatnya kalau tidak mau taat, pasti celaka. Untuk lepas dari celaka, dari keadaan bahaya, dari aki-bat hukuman dosa dll, orang harus taat akan Firman Tuhan, maka pasti ha-silnya akan lebih baik. Sebetulnya ini sangat mudah, tetapi jadi sulit, sebab tidak percaya, sebab lebih percaya pa-da akalnya sendiri, lebih percaya pada fakta2 yang mengancam. Bagi orang yang di dalam Tuhan, lebih2 yang cinta akan Firman Tuhan dan dipimpin Roh, berjalan dengan iman itu tidak sulit sebab dipimpin Roh. Justru orang ber-iman itu cara hidupnya berjalan dengan iman, sehingga dalam segala perkara, ia bisa memakai janji2 Allah sehingga tidak ada yg mustahil baginya Mrk 9:23, Mat 8:13.

Kita boleh dan harus berani melihat fakta, tetapi kita harus memegang Fir-man Tuhan lebih dari fakta. Kalau ada kesukaran, berdoalah dalam Roh dan kebenaran, maka Roh Kudus akan mengingatkan dan menghidupkan hu-ruf2 Firman Tuhan itu 2Kor 3:6, se-hingga timbul iman. Berdoa terus, bah-kan memang Tuhan menghendaki kita berdoa senantiasa dalam Roh dan kebenaran 1Tes 5:17 sampai iman kita tumbuh dan kita bisa berjalan dgn iman dan pertolongan Tuhan jadi nyata. Orang yang bersandar pada akal dan kekuatannya sendiri tidak akan bisa berjalan dengan iman, hasilnya sangat terbatas sebab kemampuan dan ke-pintaran manusia itu sangat terbatas.

YER 42:15-16. JALAN AKAL AKHIRNYA MATI.

Mengapa akhirnya mati? Ams 14:12.

  1. Kemampuan manusia sangat ter-batas.
  2. Orang2 jahat dan sikon dengan be-bas bisa merajalela atas orang2 yang sendirian, tanpa Tuhan.
  3. Tanpa Tuhan, iblis dkk bisa bebas masuk dan manusia tidak berdaya menghadapinya. Kalau dengan Tuhan, semua terpelihara sangat teliti sampai rambutpun dihitung oleh Tuhan.

YER 42:17. YANG TIDAK TAAT, TIDAK ADA YANG LUPUT.

Begitu keras murka Allah bagi orang2 yang memang tidak mau taat akan Tuhan. Betul merekaumat Tuhan, te-tapi hidupnya tidak beda dengan orang kafir lainnya, semua menurut kehendak dan pikirannya sendiri, tidak peduli Firman Tuhan dan pimpinan-Nya. Su-dah mengalami penderitaan yang dah-syat dengan kekalahan oleh raja Babil, tetapi mereka tetap tidak mau ber-tobat, tidak mau taat akan Firman Tuhan, maka mereka semua binasa, tidak ada yang lolos. Nasibnya gelap dan celaka, sebab tanpa Tuhan, jadi mangsa iblis, lebih2 umat Tuhan!

YER 42:18. SUATU KUTUK, SEPERTI MURKA ATAS YERUSALEM DAN TIDAK AKAN KEMBALI.

Orang yang turun ke Mesir, kembali da-lam hidup lama (padahal Tuhan sudah mengeluarkan dari Mesir), maka me-reka akan menjadi kutuk, kebinasaan, laknat dan kecelaan. Sangat dahsyat. Jangan kembali dalam hidup lama, kembali memakai cara2 hidup lama, seperti dalam Mat 12:43-45, tidak mau percaya dan taat pada Firman Tuhan. Nasibnya betul2 seperti kutuk dan tidak akan kembali lagi. Jangan meng-halalkan segala cara, menuruti pikiran dan kemauan sendiri, tidak mau taat akan Firman Tuhan, wai itu menjadi celaka untuk kekal. Orang yang undur dan tidak mau taat akan Firman Tuhan, terus taat akan pikiran dan kehen-daknya sendiri akan celaka di dunia sampai dalam Neraka kekal seperti orang2 Israel ini.

YER 42:19-21. NABI YEREMIA MENJADI SAKSI, ISRAEL INGKAR.

Yeremia memperingati mereka. Mere-ka betul2 tidak mau taat dan tetap hendak kembali ke Mesir, bahkan nabi Yeremia dipaksa untuk ikut, tetapi Ye-remia tidak berhenti bicara terus supa-ya mereka bertobat, meskipun sangat sulit.

YER 42:22. BERKAT ATAU KUTUK, HIDUP ATAU MATI.

Begitu jelas pilihan yang dihadapkan kepada mereka, tetapi heran, mereka tetap memilih kutuk dan kematian. Du-lu belum dengar suara Tuhan, mereka tidak taat, tetapi sekarang sekalipun sudah mendengar suara Tuhan, mereka tetap tidak mau taat. Ini orang2 yang dosanya sudah sampai puncak, tidak mau dan tidak bisa bertobat lagi.

KESIMPULAN.

Dalam menghadapi macam2 keadaan darurat yang membuat orang panik, ada jalan lepas yang mudah dari Tuhan, yaitu:

  1. Bertobat sungguh2 dari semua dosa yang ada, jangan pura2, akibatnya lebih parah kalau tidak bertobat dan kembali ke Mesir (dunia, hidup lama).
  2. Percayalah akan janji2 Tuhan. Kita tidak perlu takut menghadapi fakta2 yang mengancam, tetapi jangan hidup dengan akal, kekuatan sendiri untuk menghadapi ancaman itu, tetapi pe-gang janji2 Tuhan dengan iman. Terus tekun berdoa dalam Roh dan kebe-naran dan limpah dengan 7 KPR se-bagai tanda lekat dengan Tuhan dan iman makin besar.
  3. Tetap tekun penuh dan dipimpin Roh dalam kesucian dan taat akan Firman Tuhan. Dalam menghadapi hal2 yang sulit dan berat, tunggu dan cari pim-pinan Roh Kudus, itu yang paling aman sekaligus menumbuhkan kita dalam penamatan rencana Allah, sebab se-perti Wah 22:11 semua perkara2 dah-syat itu berbarengan dengan penyem-purnaan rencana Allah. Jangan takut. Jangan lari sana-sini menurut pikiran dan kehendak sendiri. Tetapi terus taat akan pimpinan Roh, sehingga ikut da-lam rencana penamatan Allah yang makin suci, makin indah sampai pun-caknya. Kalau dosa meningkat sampai puncaknya juga kesucian dan rencana Allah, sebab keduanya ini berjalan ber-sama2, bersedialah.

Nyanyian:

O tunjuk jalan-Mu.