M4056 – 1Korintus 3:7. Kami Bukan Apa-Apa, Tuhan Adalah Segala-Galanya

Ringkasan yang lalu 1Kor 3:5-7.


Paulus menanam dan Apolos me-nyiram,
tetapi Tuhan yang menum-buhkan.

Kalau benih itu tidak tumbuh, jadi bosok, sia2. Kita harus sadar bahwa tanpa Tuhan tidak ada hasil. Kadang2 sekalipun salah, sombong, masih ada hasil, itu kemurahan Tuhan. Tetapi kalau orang itu tidak sadar akan hal ini dan tidak bertobat, pertumbuhan dan keindahan yang diberikan Tuhanitu tidak tahan lama dan akhirnya Tuhan berhenti bekerja di dalamnya, semua berhenti, gagal, bahkan keselamat-annya juga hilang, sebab orang som-bong itu melawan Allah (kecuali ber-tobat).

  1. Dalam pelayanan kita bukan hanya menghadapi manusia, tetapi iblis Ef 6:12 yang menjadi pemilik orang dosa Yoh 8:34, 1Yoh 3:10, Luk 11:20-22. Sebab itu tanpa Allah tidak mungkin berhasil, dan dalam pelayanan harus bersandar penuh pada Tuhan, jangan dengankuat dan gagah sendiri Zak 4:6.
  2. Pakai jalur Roh Kudus. Orang dunia sudah terbiasa dan sudah umum kalau mereka memakai jalur roh. Banyak orang beriman kurang sekali memakai; bodoh, rugi. Pakai sebanyak mungkin dengan mahir. Jalur roh itu hanya ada 2, yaitu jalur Roh Kudus dan roh setan. Seringkali jalur roh setan dibagi 2 untuk me-nutup2i malaikat terang palsu itu 2Kor 11:14, yaitu ilmu hitam dan putih, tetapi semua itu dari iblis. Kita harus selalu memakai jalur Roh ini dalam menghadapi:
  3. Semua problem rohani dan jasmani.
  4. Langsung/ tidak langsung mengha-dapi orangnya, sebab semua orang punya roh.
  5. Tidak bisa dicapai, misalnya Luk 1:44, orangnya tidak sadar, tidur.
  6. Untuk menghadapi roh2 setan yang menyelusup di antara orang, binatang, barang dll.

Kita perlu memakai jalur Roh ini dari permulaan sampai ke akhir hidup kita, yaitu:

  1. Dari permulaan lahir baru sudah pe-nuh dan dipimpin Roh, sebab ini adalah definisi putra2 Allah Rom 8:14. Minta karunia baptisan Roh Kudus Kis 2:38 dan mulai belajar berjalan dalam Roh sampai mahir.
  2. Tubuh kita belum ditebus (kita me-nunggu tebus tubuh Rom 8:23), roh kita sudah sehingga menjadi seperti Kristus Ibr 1:9, tetapi tubuh ini tetap condong pada daging Yoh 3:19. Sebab itu ada pertentangan antara daging dan Roh, kita harus hidup menurut Roh Kudus dalam segala hal jasmani dan rohani Gal 5:16-17, maka kita akan mengalami kemenangan dengan Tu-han. Belajar secepatnya bisa berjalan dalam Roh, jalan dengan Tuhan terus menerus sepanjang hari, baik dalam hal jasmani dan rohani. Sebab itu harus selalu mendengar suara Roh dan taat Mrk 4:23 dan jangan berbuat dosa, maka kita akan selalu berjalan dalam jalan atau ril Allah.
  3. Kita harus terus menerus berdoa dalam Roh dan hidup benar Yoh 4:23-24, bahkan berdoa non stop 1Tes 5:17, sebab inilah caranya, kuncinya untuk bisa berjalan dengan Tuhan terus me-nerus dipimpin Roh. Dalam segala per-kara kita selalu penuh Firman dan dico-cokkan dengan Firman Tuhan sampai Firman menjadi daging, dan 7 KPR lainnya. Dengan demikian kita selalu penuh dan dipimpin Roh dan limpah Firman Tuhan.
  4. Hidup kita bukan milik kita lagi, te-tapi Kristus yang hidup dalam kita Pil 1:21, Gal 2:20, sebab selalu dipimpin Roh, termasuk memakai karunia2 Roh dalam hikmat dan kuasa-Nya.
  5. Kita harus terus hidup sebagai lima gadis bijak, yang punya minyak per-sediaan yang tidak menyala, itu berarti selalu penuh Roh Kudus, sekalipun tidak ada apa2, apalagi dalam pela-yanan atau problem. Orang seperti ini yang akan ikut pengangkatan, tetapi lima gadis bodoh tertinggal, akan ditolak dari kerajaan Surga sehingga tidak ikut pengangkatan Mat 25:1-13.

Jadi seharusnya orang beriman itu selalu hidup dalam jalur Roh dan selalu memakai jalur Roh dengan limpah, bahkan terus-menerus dengan mahir sampai akhir hidupnya, maka rencana Allah yang terindah itu akan berlaku dalam hidup kita.

1KOR 3:7. KAMI BUKAN APA-APA (BA), TETAPI TUHAN SE-GALA2NYA (SG).

Orang yang menanam atau menyiram itu bukan apa2, tetapi Allah itu yang menumbuhkan, Dia yang membuat dan memberi hasil, Tuhanlah se-gala2nya. Sebab itu jangan lupa jalur Roh yang bisa dikerjakan hanya oleh Allah, yaitu Roh Kudus.

Bagian kita hanya untuk kontak langsung, pembawa berita, yang me-nyampaikan kabar sukacita atau ber-kat, bagian Tuhan yang memberi hasil, kita bukan apa2. Sebab itu jangan lupa dalam segala hal, dalam pelayanan dan hidup se-hari2 juga, kita selalu mem-butuhkan untukmemakai jalur Roh. Jangan kalah dengan kaki tangan setan yang selalu mengandalkan jalur roh dari setan, dengan guna2, jimat dan jampi2nya; tetapi kita jauh lebih untung, sebab Tuhan di dalam kita jauh lebih kuat, lebih tinggi dari semua yang ada dalam dunia, asal kita tetap dalam kesucian, di pihak Dia, bahkan Dia harus selalu ada di dalam kita 1Yoh 4:4.Kalau ada Tuhan, kita sama sekali tidak perlu takut atau ragu2, Tuhan itu lebih dari pemenang dan juga kita bisa jadi lebih dari pemenang! Rom 8:37.

Kaki tangan iblis selalu bawa jimat dan taat akan pesan iblis. Tetapi kita tidak perlu bawa apa2, hanya ada Kris-tus di dalam kita. Lalu kita berjalan dengan iman dan taat akan Firman Tuhan dalam kesucian. Roh Kudus di dalam kita itu lebih dari semua yang ada dalam orang2nya iblis, bahkan lebih besar dari penghulu mereka, siapapun, luar biasa. Bersukacitalah senantiasa dan tetap dalam pimpinan Roh.

Jangan lupa tetap rendah hati, sebab kalau sombong, direndahkan Tu-han, ditinggalkan; tanpa Tuhan, siapa saja di antara kita manusia itu bukan apa2. Kita tidak bisa berbuat apa2 tan-pa Tuhan. Tanpa Tuhan, setan, daging, dunia akan menang, tetapi dengan Tuhan kita menang atas semuanya.

Akibat sombong. Sesudah berbuat hal2 besar dengan Tuhan, jangan som-bong, sebab orang yang sombong akan direndahkan dan apa yang sudah dibe-rikan Tuhan kepadanya akan gugur se-mua, akan dihentikan, sehingga tidak lagi bisa menang atau berfungsi seperti yang lalu. Beberapa banyak orang yang sombong tidak lagi bisa dipakai Tuhan seperti hari2 yang lalu.

Ada banyak orang yang pernah di-pakai Tuhan dengan heran, diberkati Tuhan dengan heran, tetapi kemudian berhenti sebab sombong. Kadang2 ada banyak alasan yang diberikan atau yang diyakini (karena sikon, karena waktu, karena salah ini dan itu), tetapi sebe-tulnya sebab yang terlebih utama dari semua kegagalan itu, karena sombong! Semua yang indah2 dari Tuhan berhenti, tidak bisa dilanjutkan lagi karena sombong.

Bila anugrah Tuhan dihentikan?Ini terjadi karena sombong, apalagi ber-kali2 tetap sombong. Orang2 seperti ini kalau tidak bertobat, hanya dipakai Tuhan dengan heran 1 atau 2 kali, atau beberapa kali lalu berhenti. Bila tidak mengerti hal ini dan tidak bertobat, maka Tuhan akan berhenti memakai dan menyertainya.  Hidup dan pelaya-nannya akan berhenti dengan drastis, waktu baru mulai dipakai Tuhan atau sudah di tengah jalan dll, yaitu waktu menjadi sombong! Pelayanannya ber-henti dengan menyedihkan, bahkan sangat mengenaskan.

Setan mengerti hal ini, sebab itu ia berusaha menggoda dan meng-angkat2 kita supaya menjadi sombong, lupa daratan, lupa bahwa semua dari Tuhan, maka dengan demikian ia dapat meng-hentikan pelayanannya yang heran dari Tuhan.

Hati2. Jangan lupa definisi rendah hati dari Tuhan, yaitu tahu, yakin bahwa semua yang ada pada kita itu dari Tuhan 1Kor 4:7. Definisi ini men-jadi kunci danrahasia kerendahan hati yang membuat kita langgeng, bisa terus-menerus dalam kemenangan Allah.

Allah tidak pernah menyesali karu-nia2-Nya Rom 11:29. Kalau Tuhan be-serta kita dan kita mengerti dan mau taat, jangan takut jadi sombong lalu memaksakan kata2 dan sikap rendah hati. Ingat definisi rendah hati 1Kor 4:7.

Kita tidak perlu takut mengalami, me-nerima dan mengakuisemua kenyataan dan hasil yang indah2 yang dibuat Allah dalam hidup kita.

Misalnya Paulus berkata dalam 2Kor 12:11. Paulus melihat Tuhan mema-kainya lebih dari beberapa rasul2 lain, tetapi ia tidak sombong dan kata2nya itu juga tidak dianggap sombong, se-bab:

  1. Ia sadar dan yakin bahwa itu semua karena Tuhan yang mengerjakannya di dalamnya.
  2. Ini bukan sombong, sebab Paulus ta-hu bahwa yang mulia itu ada dalam dirinya, sebab itu ia menjadi mulia sebab Kristus 2Kor 4:7.
  3. Kita boleh ber-megah2 di dalam Kris-tus 1Kor 1:31. Ini tidak salah sebab kita yakin kemegahan besar yang kita te-rima itu dari, oleh dan bagi Kristus dan yakin itu tidak mungkin terjadi tanpa Kristus. Ini lain dengan kemegahan dalam kecongkakan atau kesombong-an, itu jahat 1Kor 4:16. Yakin merasa semua suksesnya itu dari dirinya sen-diri, seperti Nebukadnezar Dan 4:30, ini sombong dan jahat, melawan kebe-naran, sebab semua diberikan Allah.
  4. Orang yang yakin semua dari Tuhan, tidak mau di-besar2kan, sebab itu ber-arti tidak patut Yes 42:8. Patut Tuhan yang dipermuliakan, kita direndahkan Yoh 3:30. Artinya waktu kita dikecilkan, dihina, diremehkan, kita tidak sakit hati, tetapi bersukacita asalkan Tuhan yang ditinggikan, bukan kita, sebab semua yang besar dan indah itu dari Tuhan.
  5. Meskipun ada kelebihan2 yang dimi-likinya, ia tidak mau mengandalkan “kuda dan rata” Maz 20:8. Semua kele-bihan2 yang ada padanya itu dari Tu-han 1Kor 4:7, Yer 9:23-24.
  6. Terus memakai jalur Roh dengan doa dalam Roh dan hidup benar 1Kor 14:18, Yoh 4:23. Sebab kalau kita terus berjalan dalam Roh, kalau ada ke-mungkinan untuk sombong, Roh Kudus langsung mengingatkan. Selalu penuh dan dipimpin Roh dalam pelayanan atau problem sebab bukan kita, tetapi Kristus yang akan bekerja di dalam dan lewat kita. Hasilnya adalahhasil ilahi dan itu pasti selalu yang terbaik, terindah dan biasanya besar.

Tanda2 lain dari orang yang rendah hati adalah antara lain:

  1. Kalau salah, mau mengakuinya dan minta maaf sampai beres dan itu tidak merasa direndahkan, tidak tersinggung, tidak malu,sebab memang kebesaran dan sukses yang dialaminya itu semua dari Tuhan. Kalau kita yang salah, ya harus dibereskan dan diakui. Kalau ti-dak mengakui salahnya, kita salah pada Tuhan, maka kemenangan dan per-kara2 besar dialaminya bisa dibatalkan Tuhan. Justru kalau ia mengakui salah dan minta maaf, kita beres di hadapan Tuhan, dan Tuhan bisa melanjutkan se-gala pemberiannya yang besar. Jadi kita tidak perlu merasa malu atau direndahkan, tetapi jadiberes dan kembali benar di hadapan Allah.
  2. Ia tidak iri pada orang lain yang diberkati dan dipakai Tuhan dengan heran. Kalau Tuhan mengangkat siapa saja, pasti orang itujadi indah dan heran. Orang yang benar, tidak iri, tidak berdosa dan juga berkenan pada Tu-han, maka Tuhan yang adil juga akan mengangkat orang ini,termasuk kita juga, kalau berkenan pada Tuhan.
  3. Tidak tersingung waktu direndah-kan, dihina, diremehkan, difitnah dll, sebab yang mengangkat bukan orang2 tertentu, orang besar, atau masa, te-tapi Tuhan yang tahu keadaan kita yang sebenarnya.
  4. Tidak mencari dukungan orang ba-nyak atau orang besar, tidak berusaha kenal atau mencari hubungan, dukung-an atau pertolongan untuk naik, sebab yang mengangkat itu Tuhan, bukan orang banyak atau orang besar atau kuat, tetapi Tuhan Yesus sendiri. Kalau Tuhan yang beserta dan memakai, memimpin kita, siapa bisa meng-halang2i atau mengganggu? Rom 8:31, yang melawan orang2 yang dipimpin dan dipakai Allah itu melawan Allah seperti musuh2 Musa.

Bersekutu dengan rendah hati, sama2 bukan apa2. Sombong itu me-mecah kerjasama Ams 13:10 dll, sebab merasa sanggup melakukan perkara2 besar dari dirinya sendiri, lebih hebat dari yang lain, sehingga merasa lebih besar (bukan BA), seringkali mudah marah, jengkel, iri, benci dll sehingga terjadi perpecahan, tidak bisa bersatu lagi. Kalau terjadi perpecahan, maka hasilnya akan berantakan sebab iblis masuk dan mengadu, mengacau dan Tuhan tidak bisa bekerja di tengah2-nya. Tetapi kalau kita tetap rendah hati, bukan apa2, semua dari Tuhan, sebab itu ber-sama2 kita harap Tuhan dan bersekutu dalam Roh-Nya, maka kerjasama ini bisa terus berjalan dengan lancar, iblis tidak dapat tempat, tetapi Tuhan bekerja di tengah2nya, sehingga hasilnya akan terus ber-tumbuh dan bertambah.

Jangan sombong, pribadi atau ke-lompok, terus sadar dan yakin, semua dari Tuhan dan teruslah bersyukur dan taat akan pimpinan Roh Kudus. Kalau timbul sombong, akan kena peraturan Allah, yaitu orang sombong akan diren-dahkan, setan diizinkan untuk meng-injak2 orang yang sombong, sehingga direndahkan dan dikalahkan seperti Antikris meng-injak2 Halaman, pahit, sakit dan hasilnya jadi negatif, rusak semua. Hal2 yang mengingatkan untuk rendah hati, selain Firman Tuhan, Roh Kudus, tubuh Kristus, kadang2 ada hal2 yang bisa mengingatkan bahwa kita bukan apa2, supaya terus rendah hati dantaat akan semua perintah dan pim-pinan Tuhan yang mengerjakan per-kara2 yang besar2 dari dalam kita, misalnya 2Sam 7:8,18. Kadang2 peng-alaman kegagalan, apalagi sebab som-bong (tetapi sekarang sudah bertobat), jadi peringatan supaya tetap rendah hati.Ada juga orang yang melihat barang “tugu2 peringatan”, atau me-lihat bagian tubuhnya yang cacat (Gal 6:11) atau suatu kegagalan, peng-alaman2 terjepit, tetapi sukses, sebab ditolong Tuhan dll. Bahkan ada yang ingat Tuhan dari duri2 yang Tuhan biarkan untuk terus menusuknya seperti Paulus 2Kor 12:7. Kalau bukan oleh Tuhan, sudah lama karam dan hancur Maz 119:92. Orang yang sudah diolah (biasanya pengolahan ini se-umur hidup, sebab kita tumbuh terus, makin banyak ber-buah2 dan makin banyak hal2 yang heran dari Tuhan) dan makin sadar bahwa semua dari Tuhan, tidak akan mudah tersinggung atau jadi sombong, tetapi tetap bersyukur akan semua kebaikan Tuhan sehingga tetap rendah hati. Ini sangat penting sebab ada beberapa (banyak) yang sudah mengalami pengalaman yang indah2 dan besar2 dengan Tuhan (Maz 60:14), tetapi tidak berlanjut terus, lalu berhenti. Seringkali ini ada juga dengan kombinasi karena dosa2 lain seperti berzina, uang dll. Tentu ini hal yang sangat bodoh.

Akibatnya Roh Kudus tidak bisa bekerja lagi, bahkan ia direndahkan, kena peraturan Allah Mat 23:12 dll, sebab Allah melawan orang sombong, dan juga dosa2 lain, dan mereka tidak lagi dapat anugerah Allah yang limpah bagi orang rendah hati 1Pet 5:5, seperti si iblis Lucifer dan orang2 sombong lainnya. Paulus dipakai Tuhan dengan heran, itu karena kelimpahan anu-gerah Tuhan 1Kor 15:10, bukan sebab dia pintar, sekalipun ia cukup terdidik dan menjadi murid Gamaliel, hamba Allah yang indah itu; Paulus mem-punyai cukup banyak kelebihan2 yang dimilikinya, tetapi ia tetap rendah hati, sehingga anugerah Tuhan baginya terus ber-tambah2.

KESIMPULAN

Siapa Paulus dan Apolos? Semua sa-ma2 pelayan Tuhan, bagian dari tubuh Kristus. Memang masing2 diberi oleh Tuhan kemampuan, jabatan, peng-urapan dll sesuai dengan ukuran imannya Rom 12:3 KJI.

Sebab itu jangan lupa untuk terus memasang gelar kita dalam hati, yaitu BA = bukan apa2 dan terus bersyukur atas anugerah yang sudah diberikan pada kita, bahkan kita bisa ber-megah2 di dalam Tuhan dan bersyukur dengan segenap hati untuk kebaikan-Nya yang sudah kita terima dengan limpah.

Asal bisa tetap rendah hati, kita bisa mengalami atau memikul perkara2 besar dari Allah terus-menerus; jangan sampai jadi sombong lalu amburadul, direndahkan dan berhenti, habis!

Jangan lupa kita semua ini bukan apa2, sekalipun punya pengalaman, reputasi, uang, kedudukan, punya backing orang kuat, pengalaman dalampelayanan, hidup yang baik dan banyak lagi kuda atau rata! Sadarilah bahwa kita ini bukan apa2 (BA), tetapi Tuhan itulah se-gala2nya (SG).

Dengan banyak berdoa senantiasa, terus-menerus dalam Roh dan terus-menerus hidup benar 1Tes 5:17, kita akan terus hidup dan berjalan dengan Allah, sehingga rencana Allah jadi dengan lengkap (seperti bahtera Nuh yang mustahil, itu bisa jadi tepat pada waktunya sebelum air bah) Maz 60:14.

Nyanyian: Yoh 3:30.

Dia harus makin bertambah

Ku harus makin berkurang