M4049 – 3Yohanes 2. Sehat, Sembuh, Umur

Sehat 3Yoh 2, Ul 7:15.Janji pemeliharaan Tuhan, yaitu:

  1. Sembuh 1Pet 2:24, Mrk 16:18, Mat 15:26, Kel 15:26, Maz 107:20.
  2. Umur 1Sam 2:6, Maz 90:12, Rom 4:17, Kel 23:26.

Penyakit adalah akibat dosa (sesudah Adam jatuh dalam dosa, muncul se-bab2 jasmani lain dari penyakit). Di-mana tidak ada dosa, disitu tidak ada penyakit yaitu di Eden dan Surga Bumi Baru untuk kekal. Waktu dosa mening-kat penyakit juga meningkat. Sebab itu kita harus memelihara hidup kita benar (MAK DSY), meskipun masih bisa sakit seperti Ayub karena ujian (kecuali umurnya habis seperti Elisa 2Raj 13:14).

UMUR.

Setiap orang mendapat jatah umur dari Tuhan yang tidak sama bagi setiap orang, kecuali orang2 mati ber-sama2 karena hukuman dari Tuhan, juga ma-lapetaka, atau orang2 benar ber-sama2 ikut pengangkatan, ratusan juta orang hilang ber-sama2. Biasanya maut ada-lah puncak ketakutan manusia Ibr 2:15. Tetapi kalau percaya Tuhan Yesus, dosanya diampuni dan dilepaskan, maka sengat maut hilang dan tidak lagi takut 1Kor 15:55-56, meskipun mung-kin terkejut (sebab tidak tahu saatnya) kesempatan habis (Pkh 9:10), harus berpisah, mungkin tidak bertemu lagi untuk kekal (kalau tempat tujuannya berbeda Surga dan Neraka). Kalau semua ini bisa diatur baik2 dan tu-gasnya selesai seperti Paulus 2Tim 4:7, maka maut itu justru jadi keuntungan Pil 1:21. Kalau bisa ikut pengangkatan (bila?), maka akan masuk golongan orang tanpa mati 1Kor 15:51. Memang semua orang harus siap menghadap Tuhan dengan selalu hidup benar Amos 4:12, Mat 24:42; 25:13. Kadang2 ada yang diberitahu lebih dahulu seperti Harun, Musa, Elisa, Elia dll. Jangan hidup sia2 atau bantut sesudah per-caya Tuhan, sebab untuk setiap orang percaya Tuhan, Tuhan membuatkan rencana yang terindah untuk masing2 sampai puncak rencana Allah yaitu menjadi sempurna seperti Kristus Yer 29:11, Ef 2:10, 1Kor 12:6, Yoh 10:35. Tuhan tidak membedakan siapapun Rom 2:11. Ingat Lazarus, Yusuf-Maria, Simeon-Hanna dll. Jangan sampai kita merosot dari rencana yang mula2 yang dibuatkan Allah untuk masing2. Yang membuat rencana Allah dalam kita merosot sehingga turun sampai dasar (asal selamat 1Kor 3:15), bahkan bisa hilang keselamatannya, itu terutama disebabkan karena dosa Pkh 9:18 dan kebodohan Mrk 12:24.

Jangan hidup dalam dosa apapun, setiap dosa itu mengakibatkan rencana Allah rusak dan merosot. Misalnya orang Israel yang sudah direncanakan masuk Kanaan, karena dosa dan tidak percaya, ber-sungut2, akhirnya tidak masuk Kanaan, mati di padang gurun, bahkan ada yang mati kena hukuman Allah, sayang sekali!

Simson seharusnya bisa sampai puncak rencana Allah, tetapi gagal, juga Daud, Nuh sudah meningkat sangat tinggi, bisa menjadi sempurna seperti Elia, Henokh, tetapi merosot karena dosa2nya. Yakub dipulihkan tetapi ba-nyak cacatnya. Beberapa orang mung-kin sudah sampai di puncaknya seperti Yusuf, Abraham, Ishak, Ayub, Daniel dll. Semua tergantung dari masing2 kita sendiri, Allah adil.

Juga tergantung dari kebodohan (Mrk 12:24). Kalau tidak mengerti akan mudah terjerat oleh iblis, dunia dan daging dalam dosa, ambil jalan yang salah seperti Yerobeam dan semua raja2 Israel (semua orang2 ini kaya dan berpangkat paling tinggi tetapi dosanya juga paling banyak, sehingga rencana Allah di dalam hidupnya rusak, bahkan hilang keselamatannya). Tidak mudah jadi orang besar dan orang kaya, susah masuk Surga Mat 19:23). Orang yang mengerti kebenaran Firman Tuhan dan mau taat, akan tumbuh rohaninya Mat 13:23, lebih2 dengan doa dalam Roh dan kebenaran sehingga limpah kuasa Allah, dengan persekutuan dalam Roh dan ibadah di jalan sempit dalam ibadah danpelayanan, baru bisa lebih mudah tumbuh lancar dalam rencana Allah! (7 KPR itu sangat indah dan perlu sekali).

SEMBUH.

Orang Kristen juga sama, bisa sakit seperti orang2 pada umumnya tetapi prinsip dan mekanisme kesembuh-annya lain. Tentu semua ingin sembuh dan untuk itu yang penting ada 2 hal yaitu:

PERIKSA DIRI.

Ada 2 kemungkinan yaitu :

  1. Ada salah atau dosa. Ul 28:60-61, Ibr 12:6. Kalau dosanya dibereskan baik2, Tuhan mengampuni dan penyakitnya sembuh. Orang dunia yang mau berto-bat dan percaya seringkali langsung sembuh, tetapi orang beriman mutlak perlu periksa diri, kalau tidak, tidak akan sembuh atau terus kumat makin parah. (Cerita guru Sekolah Minggu yang sakit sampai mati).

Jadi penyebab dosa harus dite-mukan dan dibereskan dengan benar di hadapan Tuhan, baru sembuh. Mung-kin obat atau operasi bisa menyem-buhkan, tetapi kumat atau datang lagi penyakit lain kalau tidak bertobat sungguh2. Periksa diri tidak sulit untuk orang yang tulus mau bertobat atau hidup benar di hadapan Tuhan, Tuhan pasti akan menyatakannya, kecuali orangnya tidak lagi mau bertobat se-perti Saul 1Sam 28:6. Bahkan saudara2 seiman bisa membantu mendoakan dan menunjukkan dosanya, apalagi kalau ada nubuatan (karunia Roh) dan nabi.

Waktu Miryam sakit kusta dan bertobat, maka ia sembuh. Juga Yunus sekalipun dosanya besar dan dihukum mati dimakan ikan, hampir 100% tidak ada harapan, tetapi sebab bertobat sungguh2, bisa 100% “sembuh” (Kalau Naaman cukup dengan percaya). Le-bih2 dalam Wasiat Baru (Putra manusia Yesus, rasul2 dst) ada banyak orang sembuh bahkan bangkit dari kematian. Kita masih hidup dalam Wasiat Baru, bahkan akan memuncak sampai keda-tangan Tuhan. Sebagian disebabkan karena kebodohan, tetapi biasanya ka-rena bodoh, terjerat juga dalam dosa.

  1. Ujian. Contoh paling jelas adalah Ayub, sakit karena ujian. Kalau lulus pasti sembuh sekalipun parah. Contoh lain Efaproditus Pil 2:25-27, 2Tim 4:20. Bagaimana bisa lulus dalam ujian sehingga sembuh. Tidak sulit sebab ujian itu tidak lebih dari kekuatannya 1Kor 10:13. Kalau kita tetap mau hidup suci dan taat dipimpin Roh, maka kita mau menyangkal diri dan tidak bereaksi dosa, tetap bersikap dan bereaksi sesuai Firman Tuhan dan terus minta pimpinan Roh, maka akhirnya kita akan lulus dan menang.

 

  1. KURANG ATAU TIDAK ADA IMAN.

Tampaknya ini adalah sebab terbesar mengapa banyak orang tidak cepat sembuh dan menderita ber-larut2.

Tuhan sudah memberi janji dan itu pasti digenapi, misalnya orang yang bertobat sungguh2, maka dosanya dihapus dan ikatan2nya dilepaskan oleh darah Yesus (kalau percaya dan yakin pasti bisa hidup suci). Begitu juga sembuh oleh bilur Yesus 2Pet 2:24.

Seharusnya seperti contoh dalam hidup Putra manusia Yesus, semua penyakit bisa sembuh bahkan juga mati bangkit (Yoh 11, Lazarus). Bagaimana-kah kita bisa mengambil janji kesem-buhan ini waktu diperlukan?

Mengatasi halangan2 dari iblis atau dari kita sendiri yang kurang atau tidak ada iman dan karena dosa, karena tidak mau sungguh2 bertobat. Biasanya selalu ada faktor2 atau peristiwa2yang meng-halang2i, tetapi iman selalu bisa mengatasinya. Jadi sebab utamanya bukan karena halangan, tetapi karena kurang iman, sehingga tidak bisa menembus halangan2 itu. Misalnya pe-rempuan dengan pendarahan selama 12 tahun, ia di-halang2i banyak hal, antara lain: banyak orang berkerumun di sekitar Tuhan, tubuhnya yang lemah, tidak bisa menembus kerumunan orang2 itu danbelum tentu ia bisa bicara dengan Tuhan Yesus. Begitu banyak halangannya, tetapi sebab ada iman, ia bisa mengatasi semuanya dan yakin asal ia menjamah ujung jubah-Nya (tidak perlu dilayani secara khusus), ia sembuh Mat 9:20-22. Juga ibu dari anak yang dirasuk setan, yang ditolak mentah2 bahkan dihina ber-kali2 se-olah2 ia diusir dan dihina, ini suatu halangan mental yang sangat berat apalagi oleh seorang perempuan, tetapi sebab ia punya iman yang besar, ia bisa mengatasi semuanya ini dan anaknya sembuh Mat 15:22-28. Kalau tidak punya iman, langsung timbul benci, kecewa dan ia akangagal. Juga Bartimeus yang ditolak oleh orang banyak dan murid2 Tuhan, bisa putus asa dan kecewa, tetapi sebab punya iman, ia bisa mengatasi semua gangguan itu.

Se-olah2 ia bergumul dengan orang banyak yang menengkingnya supaya diam, padahal semua orang tahu Kris-tus suka menyembuhkan orang, tetapi mereka meng-halang2i pengemis buta ini Mrk 10:46-50. Ia begitu percaya sampai selimut miliknya yang berharga itu ditinggal (kalau tidak sembuh tidak bisa menemukannya lagi!). Ia sembuh sesuai dengan imannya.

Iman yang kecil atau lemah Mat 8:26. Sekalipun tidak ada halangan, bahkan meskipun didorong dan diban-tu, tetapi kalau tidak percaya, tidak bisa sembuh, misalnya di Nazaret dan dilayani Tuhan Yesus sendiri, tetapi tidak berhasil Mat 13:58, Mrk 6:5.

 

Mengapa tidak timbul iman?

  1. Tidak mau percaya pada Tuhan Yesus, sebab itu juga tidak percaya akan janji2 kesembuhan-Nya.
  2. Berharap yang lain. Kita boleh me-makai dokter atau obat yang biasa (jangan dengan occultisme) tetapi te-taplah berharap pada Tuhan. Sekarang ini ada kemajuan besar dalam dunia medis, kita boleh memakainya, itu tidak salah, tidak perlu tertuduh, Lukas sendiri adalah seorang tabib Kol 4:14, tetapi haraplah pada Tuhan, sebab semua ditentukan oleh Tuhan. Kesem-buhan itu bisa langsung dari Tuhan atau lewat obat/ dokter, lewat makan-an dll yang wajar. Tuhan bisa bekerja lewat mujizat (ini yang rutin, oleh bilur-Nya), tetapi juga lewat cara2 yang alami atau biasa (seperti dalam kitab Ester, se-olah2 tidak ada mujizat, tetapi Tuhan bekerja lewat hal2 biasa atau kebetulan).

Tetapi Raja Asa yang berharap pada tabib2 waktu itu dibiarkan Tuhan mati dan ia tidak tertolong padahal yang dicari tabib yang terkenal 2Taw 16:12, Yer 8:22. Apalagi kalau mencari berhala seperti raja Ahazia 2Raj 1:2.

  1. Memakai pikiran manusiawi sehing-ga tidak ada tempat untuk iman ber-tumbuh Yoh 20:29. Seringkali kalau su-dah tidak ada harapan, sudah terpojok barulah orang itu datang pada Tuhan saja dan mau percaya habis2an, sebab sudah tidak ada jalan lagi. Asal mau cari Tuhan dan percaya, Tuhan masih mau dan bisa menerima dan menyembuh-kan, sebab Tuhan cinta dan ingin menyelamatkan semua orang 2Pet 3:9, misalnya bapak yang anaknya sakit dan ragu2 akan murid2-Nya, Tuhan meno-longnya Mat 17:13-21. Kadang2 kita perlu puasa juga. Semua orang punya akal sehat, sebab itu selalu bisa meragukan kuasa dan janji Allah. Tetapi kalau kita percaya pada Tuhan dan belajar dari Firman Tuhan serta saling menguatkan, Roh Kudus sanggup menghidupkan huruf2 janji kesembuh-an dalam Alkitab jadi hidup dan me-nimbulkan iman dalam hati kita 2Kor 3:6. Sebab itu belajar banyak tentang kesembuhan dari Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus (dengan berdoa dalam Roh dan kebenaran), maka iman bisa timbul. Sama seperti iman untuk segi2 hidup yang lain, juga untuk segi kesembuhan ini bisa ditimbulkan dari Firman Tuhan dan Roh Kudus. Sebab itu orang yang dahulu tidak percaya bisa berubah jadi percaya, bahkan bisa mendoakan orang lain yang sakit dan sembuh Mrk 16:18. Sebab itu bang-kitkan iman dalam semua segi hidup, termasuk tentang kesembuhan dan “dipompa” terus sampai makin besar seperti Mat 15:26,28, Kis 6:8, Luk 7:9, Kis 14:9-10 dll. Bahkan iman itu bisa dilatih, dipraktekkan terus sampai ada kesembuhan yang limpah, banjir, sebab itu janji Firman Tuhan bagi anak2-Nya Mat 15:26, Mat 8:13. Kita juga bisa minta bantuan orang lain untuk men-doakan. Seringkali doa atau kesaksian2 orang lain bisa menimbulkan iman seperti orang2 di zaman Putra manusia Yesus, sebab mereka mendengar ba-nyak kesaksian dan timbul iman.

Bagaimana kalau belum sembuh?

  1. Jangan kecewa atau putus asa, sebab tidak ada yang kebetulan bagi orang beriman Mat 10:30. Kadang2 ada maksud tertentu dari Tuhan, tetapi ini tidak rutin Yoh 9:2-3. Allah tidak per-nah salah, tidak pernah terlambat atau kejam, bahkan apa yang sudah ada pada kita itu sebetulnya sudah satu kemurahan, kalau tidak mungkin sudah mati atau makin parah dll. Jangan ber-sungut2 atau menyalahkan Tuhan. Ayub mengalami ujian dalam banyak segi hidupnya, termasuk juga dalam kesehatannya tetapi ia tetap percaya dan bersyukur pada Tuhan meskipun keadaannya tidak cocok dengan iman dan kebenaran Firman Tuhan yang dipercayainya Ay 1:21; 13:15. Akhirnya Ayub sembuh sempurna, sesudah itu ia masih hidup sehat untuk 140 tahun lagi Ay 42:16. (Rupa2nya umur Ayub ditambahi Tuhan lagi).
  2. Tetap bertanya Tuhan mengapa se-mua ini terjadi, lebih2 kalau gelisah, sebab tidak mungkin ini kebetulan. Mungkin ada dosa yang belum disadari, atau adapanggilan untuk pelayanan dll. Kalau ada sejahtera, ya bersyukur terus, maka Tuhan akan menerangkan semua yang dalam gelap pada wak-tunya 1Kor 4:5.
  3. Jangan lupa, kalau sakit datang ka-rena dosa (termasuk dosa2 masa lalu Ay 20:11; 23:26, harus diperiksa dan dibereskan. Ayub juga menyelidiki semua dosa2 masa mudanya, tetapi Ayub yang tidak berdosa. Daud punya salah masa lalu, tetapi sudah dibe-reskan Maz 25:7. Kalau sudah beres kita tidak perlu tertuduh, kalau tidak jelas, tidak mengerti perlu tanya pada gembala masing2.

Bagi Tuhan tidak sulit untuk me-nyembuhkan, menghidupkan atau me-matikan, tetapi kita juga perlu menye-lidiki sebabnya; sebab kalau tahu sebabnya dan dibereskan, maka akan mudah sembuh. Juga masih bisa minta umur dari Tuhan.

  1. Terus menambah iman, berharap pada Tuhan dan mengasihi-Nya, mes-kipun kita belum mengerti sepenuhnya. Tuhan tidak akan bertindak salah.Tidak ada hal2 jahat dalam Tuhan Maz 92:16. Kadang2 ada wak-tunya seperti Nebu-kadnezar yaitu sesudah 7 masa maka ia sembuh kembali dengan sempurna Dan 4:32. Yang penting jangan menya-lahkan Allah meskipun kita tidak me-ngerti. Kita tidak mungkin lebih benar dari Allah, Allah tetap benar dan tidak berubah kasih dan janji2-Nya. Kalau kita tetap hidup benar, tetapi perto-longannya “terlambat”, biasanya itu menjadi ujian yang lebih besar atau ada maksud besar lainnya. Terus bersyukur dan pakai semua kesempatan yang ada untuk hidup memperkenankan Dia terus. Kalau jatah umurnya habis, ma-ka Elisa yang sakit tidak sembuh tetapi mati 2Raj 13:14. Padahal tulang2 Elisa bisa membangkitkan orang mati. Kalau masih ada umur akan sembuh atau minta tambahan umur seperti Hizkia. Hizkia sakit bisul yang menyebabkan mati 2Raj 20:1-7. Bisul yang mematikan itu sembuh mungkin ini kanker. Tetapi kalau umurnya ditambah Tuhan, sakit fatal (yang mematikan) sembuh.

JUMLAH KESEMBUHAN ILAHI.

Dosa dan kesucian akan terus me-ningkat, dibaliknya ada pekerjaan setan atau pekerjaan Allah. Sebab itu kalau ada Polarisasi 2211, maka diantara orang2 yang tumbuh dalam kesucian dan hidup dengan Allah, justru jumlah kesembuhan ilahi akan bertambah, sebab kuasa Allah tidak berubah Ibr 13:8. Jangan kecil hati. Kita mengha-rapkan kegerakan Roh Kudus makin ber-tambah2 sehingga banyak orang bertobat, tumbuh dalam kesucian dan juga termasuk jumlah kesembuhan ilahi akan bertambah kwantitas dan kualitasnya; Jangan ragu2. Jangan iman kita bergantung dari fakta atau dari kenyataan di sekitar kita, tetapi dari janji2 Firman Tuhan, apalagi kesem-buhan ini bukan termasuk barang yang sulit bagi Allah. Ini juga untuk orang baru, bahkan limpah. Lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel, di dalam tubuh Kristus yang ajaib Wah 12:1, maka kesembuhan ilahi akan jauh lebih banyak daripada waktu Tuhan Yesus I Yoh 14:12. Sebab itu percaya dan bersyukurlah, jangan kecil hati, kecewa atau jadi bimbang.

 

III. MEMELIHARA KESEHATAN.

Kita wajib memelihara kesehatan kita secukupnya, bukan dengan kuatir atau takut, bagaimana bisa menambah atau melanjutkan hidup barang 1 hastapun dengan kekuatan Mat 6:27. Jangan mencobai Allah, kalau sudah tahu hal itu tidak baik, apalagi berbahaya, ja-ngan diteruskan.

Apa yang baik dan sehat yang kita sudah tahu dan bisa dilakukan, hen-daklah kita lakukan secukupnya, tidak ber-lebih2.

Jangan lupa rohani harus sehat, benar di hadapan Allah, maka tu-buhpun akan sehat. Kalau kita hidup benar, Tuhan akan memelihara hidup kita, termasuk sehat jasmani dan umur akan dipenuhi dengan se-puas2 umur-nya Kej 25:7-8, bahkan kalau perlu bisa ditambah Mat 13:12. Jangan kuatir akan kesehatan dan umur kita, semua ada di dalam tangan Tuhan, percayalah dan hidup dengan sejahtera.

Nyanyian:

Bilur-Nya 3x sungguh heran.

 

KESIMPULAN.

Kita memerlukan kesehatan supaya jangan hidup terganggu untuk melaku-kan kehendak Allah yaitu untuk menye-lesaikan segala tugas yang Tuhan be-bankan atas kita sehingga kita bisa pulang dengan lega seperti paulus 2Tim 4:7, bahkan kalau bisa, kita mengalami seluruh rencana Allah kelas I atau kelas2 yang tinggi lainnya. Jangan hi-dup sia2 apalagi hidup dalam dosa, sebab waktu yang sudah terbuang, yang sudahlewat, tidak bisa diambil kembali. Rencana Allah yang rusak sulit dipulihkan kembali, sebab waktu yang diperlukan sudah hilang, padahal semua rencana Allah dan tugas2nya perlu waktu. Jangan buang waktu, tetapi tebus waktu. Hiduplah bagi Tuhan dengan tulus dan sungguh2 Pil 1:21.

Kemungkinan lain, kalau Tuhan mengaruniakan, kita bisa ikut dalam golongan 1551.  Hidup benar dan de-ngan iman. Kalau ada halangan2, ja-ngan berkecil hati, berdoa terus dalam Roh dan kebenaran, sebab yang pen-ting dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan, seperti ligabis, maka kita bisa memakai seluruh umur hidup kita dengan efektif sesuai dengan kehendak dan pimpinan Roh Kudus.