M3985 – 1Korintus 10:21-22. Cawan Tuhan Atau Cawan Setan.

DALAM 1KOR 10:19-20 ditanyakan apakah berhala itu sesuatukah? Dan apa yang dipersembahkan pada berhala itu sesuatukah? Ya!

Ada dua pihak yang tidak tampak yaitu terang dan gelap Allah dan iblis. Sebab itu orang yang menyembah berhala itu menyembah iblis dan persembahan kepada berhala itu kepada iblis dan persekutuan dengan iblis. Iblis dan tentaranya itu ada dan orang percaya punya kuasa mengusir iblis dan setan2 Mrk 16:17. Orang yang percaya, tidak takut. Jangan takut tipu dan gertak iblis, sebab Allah di dalam kita lebih besar dari mereka! 1Yoh 4:4. (Orang2 terpelajar mula2 tidak mengakui hal2 yang tidak tampak. Ternyata ada banyak bukti dan sekarang disebut para psychology, tetapi mereka tetap belum mengerti apa2. Darimana kita bisa belajar untuk tahu? Belajar dari setan akan kena tipu dayanya dan masuk jeratnya. Belajar dari Tuhan Yesus, FirmanNya itulah kebenaran Yoh 17:17.dan kita bisa tahu yang betul dan cukup lengkap tentang alam yang tidak tampak, tahu jalannya dan caranya masuk Surga yaitu melalui Tuhan Yesus.

ANGGUR.

Anggur ini melambangkan dua perkara yang berbeda, yaitu:

  1. Anggur = kesukaan dari Tuhan, oleh Roh Kudus Maz 104:15.

Anggur baru = kesukaan di dalam Roh Kudus, dalam kesucian Luk 5:39/ Kis 2:13.

  1. Anggur lama = kesukaan dosa yang sesaat Ibr 11:25, yaitu kesukaan duniawi di dalam dosa. Luk 5:39/ Ul 32:32-33.

JADI ANGGUR ini dapat berarti yang baik dari Tuhan, istimewa dari Roh Kudus sehingga orang itu begitu dipuaskan, dikuatkan dan dikuasai oleh Roh Kudus seperti dalam Kis 2:13.

Tetapi anggur juga dapat berarti yang jelek yaitu kesukaan dosa yang sesaat, yang begitu jahat, baik perzinahan, cinta uang, kesukaan dunia dan kesukaan segala macam dosa lainnya, yang membuat orang mabuk, terikat, dikuasai dan dicengkeram seluruhnya oleh dosa2 dan penguasa2 dosa yaitu roh2 jahat itu.

Orang yang ber-lazat2 di dalam dosa artinya melawan hukum2 Allah yang suci, ia akan dihukum dan binasa sesuai dengan dosa2-nya, hukumannya sangat dahsyat. Pasti ada penuaian, ada balasan untuk setiap perbuatan dosa. Gal 6:7-8/ Rom 14:12.

Kita harus dapat membedakan 2 cawan yang berbeda itu yaitu cawan sengsara Kristus dan cawan sundal Babil atau cawan setan.

BEDA CAWAN TUHAN DAN CAWAN SETAN.

Ini bertentangan. Isi dari cawan ini adalah anggur.

Cawan Tuhan, adalah cawan sengsara Kristus, sengsara karena kebenaran, Salib Mat 26:27-28,39. Ini adalah persekutuan sengsara Kristus, persekutuan dalam darah Kristus 1Kor 10:16. Justru ini menghasilkan sukacita yang murni Mat 11:28-30.

Cawan setan = kesukaan dosa yang keji dan sesaat, sebab itu setan masuk dan timbul persekutuan dengan setan. 1Kor 10:21. Ini juga yang diberikan oleh sundal Babil kepada orang2 di bumi Wah 17:2,4.

Cawan sundal Babel.

Siapa yang minum anggur sundal Babil akan juga minum anggur murka Allah, artinya:

Orang yang minum anggur sundal Babil itu hidup menurut daging, menuruti hawa nafsunya, menyembah binatang (sebab kagum dan memberhalakannya sehingga menyembahnya dan ikut dalam segala kebinatangan) sampai mabuk dalam perzinahan sundal Babil itu, mereka juga akan mabuk dalam murka Allah yang setimpal.

III. CAWAN SENGSARA KRISTUS. Mat 26:39.

Bukan hanya Tuhan yang minum dari cawan sengsara ini, tetapi juga kita. Lebih tinggi tingkat rohani kita, jatah kita dari cawan sengsara Kristus juga lebih besar. Mat 20:22-23.

Kita harus mengerti tentang jatah sengsara Kristus, yaitu:

  1. Jatah untuk masing2 kita ada jatah atau jumlah sengsara tertentu yang harus kita pikul Kol 1:24.

Terjemahan Lama: “menggenapkan jumlah sengsara (karena) Kristus”. Ini mirip seperti jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) untuk orang2 yang belajar di perguruan tinggi. Sebab itu kalau kita menghadapi salib (sengsara, menderita karena kebenaran, karena Kristus) jangan sembarangan, jangan ber-sungut2 atau bereaksi dosa sehingga gagal, sebab itu berarti kita belum menggenapi jumlah sengsara tersebut. Kalau kita lulus dalam menanggung sengsara tersebut, kita menggenapi jumlah sengsara Kristus yang menjadi bagian kita, maka kita akan meningkat dalam tingkatan rohani yang lebih tinggi, mendapat pengurapan yang lebih limpah, mengalami kuasa Allah yang lebih heran dalam rencana Allah yang lebih tinggi dan lebih mulia, sangat indah. Tetapi orang yang gagal harus mengulanginya lagi, dan itu berarti sengsara. Gagal lagi, mengulang lagi, sengsara lagi. Kalau terus gagal (sebab ber-sungut2, bereaksi dosa dll) itu berarti terus sengsara tanpa lulus, terus pahit dan menderita, bahkan akan gugur.

Sebab itu dalam menghadapi sengsara Salib jangan ber-sungut2 , jangan separuh hati, jangan sembarangan, jangan bereaksi dosa (1Pet 4:19) tetapi dengan segenap hati, penuh penyerahan dan taatlah dipimpin Roh, supaya kita lulus dalam menggenapi jumlah sengsara yang wajib ini sehingga bisa meningkat, sekaligus mendapat hal2 yang indah dari Tuhan (yang sudah disediakannya kalau kita lulus).

  1. Dalam setiap tingkat rohani ada sejumlah sengsara Kristus yang wajib kita penuhi. Ingat Mat 20:22. Kalau kita sudah menggenapi jumlah tersebut, maka kita akan meningkat lebih tinggi lagi! Sangat indah kalau lulus. Sangat pahit kalau gagal, sebab sengsara itu betul2 menjadi pahit apalagi kalau terus menerus mengulangi kepahitan tersebut karena gagal, tidak lulus atau bereaksi dosa.
  2. Setiap hari ada jatah tertentu dalam cawan Kristus yang harus kita minum sampai habis. Mat 6:34.

Setiap hari Tuhan ijinkan kita menanggung sengsara salib Kristus. (Tetapi kalau lulus, ini menjadi sukacita yang manis dan indah). Minumlah jatah hari ini. Bersandar pada Kristus, dengan pertolonganNya kita akan kuat menggenapi jumlah sengsara yang wajib itu dan hidup ini akan menjadi makin indah penuh dengan hadirat, hikmat dan kuasa Kristus menyertai kita.

Setiap kali kita minum perjamuan suci 1Kor 10:16;11:25, kita diingatkan kembali persekutuan di dalam darahNya yaitu di dalam sengsaraNya Pil 3:10. Siapa yang mengambil bagian dalam sengsara kematian Tuhan juga akan mengalami kuasa kebangkitanNya yang besar Rom 6:4,5. Apakah jatah kita sudah digenapi dengan baik? (Jatah pribadi, jatah setiap tingkat, jatah setiap hari). Lulus itu manis, tetapi gagal, berarti mengulang kembali sengsara itu, pahit! Orang yang menggenapi jumlah sengsara Kristus yang wajib itu dengan baik akan meningkat lebih tinggi dan itu berarti kemuliaan dan pahala yang lebih tinggi. Sebab itu kita dipermuliakan sesuai dengan sengsara Kristus yang Tuhan ijinkan kita terima dan kita genapi sesuai dengan jatah kita. Rom 8:17-19.

APA FAEDAH ATAU AKIBAT CAWAN TUHAN DAN CAWAN SETAN?

Orang yang minum dari cawan setan dan cawan sundal Babil akibatnya sudah jelas, yaitu mereka akan minum dari cawan murka Allah, itu dahsyat, bahkan sampai kekal dalam Tasik api yang penuh dengan api dan belerang. Tetapi orang yang minum dari cawan Tuhan itu akan menjadi luar biasa ajaib dan indahnya di dunia sampai dalam Surga yang kekal. Sebab itu dalam Hujan Awal, Gereja Tuhan sering minum dari cawan Tuhan, bahkan bertekun setiap hari Kis 2:42,47 sehingga jadi sangat kuat menghadapi segala macam aniaya, problem dan kejahatan yang sangat meningkat pada akhir zaman ini, bahkan sampai pada puncak2nya dalam Minggu ke-70 Daniel; Sebab itu Gereja pada akhir zaman, dalam hujan Akhir, lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel juga tekun memakai Perjamuan Suci dengan benar, sehingga menjadi ajaib dan sangat indah, seperti Surga di bumi (jangan lupa ini lawannya Neraka di dunia dalam zaman Antikris) dan salah satu sebabnya adalah bertekun dalam Perjamuan Suci yaitu persekutuan dalam darah Kristus dari cawan Tuhan dan tubuh Kristus.

APA SAJA FAEDAH CAWAN TUHAN?

  1. Tumbuh dalam kesucian.

Orang yang mau minum sengsara Kristus, pikul salib, hidup di atas mezbah, akan tinggal di dalam kesucian, bahkan tumbuh terus, sebab daging terus dimatikan. Orang2 seperti ini akan ikut dalam pengangkatan, tidak akan tertinggal dan tidak masuk dalam zaman Antikris!

Orang yang menuruti dan hidup dalam kedagingan (menyembah binatang) sehingga menjadi seperti binatang, itu mabuk dari anggur sundal Babel itu, ia akan minum juga anggur murka Allah yang dahsyat itu!

Jadi yang minum anggur sengsara Kristus akan meningkat dalam kesucian dan menerima kemuliaan dan pahala yang kekal. Tetapi yang minum anggur sundal Babil yang menaikkan hawa nafsu zinahnya sampai mabuk, mereka juga akan minum anggur murka Allah sampai mabuk dalam penderitaannya.

Anggur murka Allah dalam cawan murkaNya akan diberikan pada orang2 yang ber-lazat2 dalam dosa Wah 14:10. Ini lain dari cawan sengsara Kristus karena kebenaran. Betapa besar bedanya. Sebab itu jangan ber-lazat2 dalam kesukaan dosa yang sesaat, akibatnya akan minum dari cawan murka Allah. Tetapi orang yang mau menderita karena kebenaran seperti Kristus, minum cawan sengsara Kristus, akan mendapat kemuliaan kekal sesuai dengan penderitaannya karena Kristus.

  1. Meningkat dalam kemuliaan Allah dan penuh sukacita. Orang yang mau menerima jatah sengsara Kristus, yaitu jatah pribadi, jatah tingkat rohani (kalau rohaninya makin tinggi, jatahnya makin banyak, sampai jatah ujian akhir seperti Abraham, Ayub dll) dan jatah harian, akan meningkat rohaninya.

Kalau kita menanggungnya dalam kepenuhan dan pimpinan Roh Kudus, kita tidak akan gugur, sebab semua sengsara itu tidak lebih dari kekuatan kita 1Kor 10:13, kita bisa lulus, tidak bereaksi dosa, tetapi bereaksi sesuai Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus, maka  kita akan naik satu tingkat setiap kali, sehingga kita tumbuh terus. Kalau sikon dosa dan kejahatan meningkat (dalam Minggu ke-70 Daniel), kita akan mendapat jatah sengsara Kristus lebih banyak, tetapi kita akan tumbuh lebih cepat kepada kesempurnaan Kristus, itu luar biasa. Sebab itu dalam 3,5 tahun I dimana dosa dan kejahatan sangat meningkat, maka orang2 beriman yang dipimpin Roh dan terus lulus, meningkat dengan sangat cepat, sehingga dalam 3,5 tahun jumlah orang sempurna sudah genap (bahkan yang sudah bersedia, dalam tahun I mungkin sudah jadi sempurna; kesukaannya luar biasa, sebab orang sempurna itu bisa langsung ke tahta Allah dan dikenyangkan, dipuaskan dengan kesukaan tingkat Ruangan Maha Suci, tingkat sempurna, itu sangat sangat luar biasa. Bahkan sedikit di bawahnya kesukaannya itu sudah sangat indah Maz 16:11.

  1. Sengsara salib itu kuasa Allah. 1Kor 1:18. Kita akan tumbuh dalam hikmat dan kuasa Allah, dalam karunia2 dan buah Roh dan segala perlengkapan Roh Kudus, sehingga hidup kita menjadi indah, senang, sukacita. Kalau kita hidup di tengah2 kejahatan tanpa hikmat dan kuasa Allah, pergumulannya jadi berat dan lama, bahkan bisa kalah, jatuh dalam dosa, mungkin bisa binasa. Putra manusia Yesus menyelesaikan problem dan tantangan dengan cepat dengan kemenangan yang indah2 sebab penuh hikmat dan kuasa Allah.

Kalau kita terus meningkat dalam rencana Allah, kita akan cepat tumbuh dalam rencana Allah yang indah, yang akhirnya akan sampai pada tingkat tertinggi yaitu sempurna. Orang yang bisa menerima banyak pencobaan (ujian) seperti dalam Hab 3:17-19 (ladang dan kandang tidak memberi hasil, bisa tetap bergembira dalam Tuhan, ia akan berlari naik ke gunung Allah dengan kaki kijang yang kuat dan cepat sehingga bisa mencapai tingkat2 tertinggi bahkan sampai puncak kesempurnaannya. Memang sengsara Kristus itu membawa kita kepadapahala yang mulia dan kekal Rom 8:17-18.

  1. Fasilitas jasmani limpah, apalagi kalau tingkatnya makin meningkat, Tuhan bisa bebas memberi segala yang diperlukan, tidak sampai jatuh dalam dosa, tidakmengganggu atau merugikan rohaninya, misalnya uang, mujizat, kesukaan dll tidak pernah kurang!

Sebab itu kalau kita bisa memakai Perjamuan Sucidengan betul dan sering, kita terus ada dalam kesucian jalan sempit dan tumbuh dalam rencana Allah yang indah dan penuh sukacita.

ANGGUR MURKA ALLAH TANPA CAMPURAN. Wah 14:10.

Ada artinya anggur murka Allah yang murni tanpa campuran? Ini berarti semata-mata hanya murka, tidak ada kasih, tidak ada ampun, tidak ada harapan perubahan sebab kesempatan terakhir dilewatkan. Biasanya “murka bapa” Ibr 12:5-6 itu tidak murni, hanya luarnya hukuman, tetapi di dalamnya ada kasih. Sekalipun sudah keluar vonis untuk hukuman, tetapi kalau ia bertobat, ia diampuni dan masih bisa menerima sejumlah kasih bapanya sekalipun berkurang sesuai dengan perbuatan dosa dan pertobatannya. (Tetapi kalau tidak mau bertobat terus menerus, akhirnya binasa, sebab upah dosa itu maut Rom 6:23) Bahkan terhadap Sodom, zaman Nuh dan Niniwepun masih ada kesempatan bertobat kalau mau bertobat seperti raja Niniwe.

Bahkan juga dalam zaman Antikris ini, berita2 ke 3 Malaikat ini masih ada kesempatan selamat kalau mau bertobat (sekalipun gundul, tanpa mahkota 1Kor 3:5).

Sesudah ini, waktu bumi di binasakan pada waktu Tuhan Yesus datang tahap II, tidak lagi ada ampun, tidak lagi ada kesempatan bertobat, semua hukuman murni, semua dibinasakan dan dibuang dalam laut api yang kekal, tanpa ada campuran sama sekali!

APAKAH BEDANYA KERAJAAN BABIL DAN KERAJAAN ANTIKRIS?

Hampir sama sebab semuanya adalah sama2 hasil pekerjaan iblis di dalam manusia, baik Babil yang sudah muncul sejak zaman permulaan dalam Kej 11 (ini pekerjaan iblis, sebab itu dilawan Tuhan) terus sampai ke akhir zaman dan dalam akhir zaman timbul kerajaan Antikris, itu juga hasil pekerjaan iblis di dalam manusia. Akhirnya kedua kerajaan ini begitu erat se-olah2 suami istri seperti yang tampak dalam Wah 17 Sundal Babil itu duduk di atas binatang Antikris; Dalam pekerjaan iblis selalu penuh kebencian, pengkhianatan, kejahatan, ketidakadilan, durhaka, membelot, kekejaman dan segala macam kejahatan dan tabiat yang keji2, sebab itu tidak heran pada akhirnya binatang Antikris itu menyiksakan sundal Babil ini, makan dagingnya dan kemudian membakarnya seperti yang tersebut dalam Wah 17:16-27. Semua ini adalah pekerjaan iblis dan menjadi lawan dari Allah.

Tetapi apa yang berbeda dari Babil dan Antikris ini?

  1. Perbedaannya. Babil adalah pekerjaan iblis dalam manusia sepanjang zaman dari permulaan sampai akhir, dari Kejadian sampai Wahyu (7000 tahun). Kerajaan Antikris timbul hanya pada akhir zaman, istimewa dalam Minggu ke-70 Daniel, dalam 3,5 tahun II (3,5 – 7 tahun).
  2. Keikutsertaan Allah. Dalam kerajaan Babil, Allah ada di bumi dan ikut serta membatasi pekerjaan iblis dalam manusia, semua dipantau Allah, apalagi tentang mati hidup manusia itu tetap dalam tangan Tuhan. Tetapi dalam kerajaan Antikris, Allah sudah meninggalkan bumi ini, dan sesuai dengan prinsip 1Kor 5:5, seisi dunia sudah diserahkan dalam tangan iblis dan Antikris, ia tidak lagi dibatasi, ia bisa bekerja dengan bebas di dalam orang2 zaman Antikris. Bahkan setiap orang dirasuk oleh setan (ini jadi cap atau meterai Antikris pada orang2 dalam kerajaan Antikris) sehingga iblis melalui Antikris berhasil membuat orang2 tumbuh begitu cepat dalam dosa sehingga banyak yang menjadi sempurna dalam dosa. Dalam waktu 3,5 tahun seluruh dunia jadi begitu najis, keji bahkan hampir semuasempurna dalam dosa, kompak dalam pemerintahan Antikris, bersatu untuk melawan Allah dalam perang Harmagedon. Dalam zaman Antikris Allah tidak lagi membatasi pekerjaan iblis dalam manusia, sebabsemua orang telah diserahkan dalam tangan iblis Wah 13:7, juga orang2 beriman disiksa iblis sampai mati supaya mereka bertobat dan dengan demikian diselamatkan. 1Kor 5:5.

Inilah perbedaan prinsip kerajaan Babil (Allah ikut mengatur orang2 berdosa itu sehingga mereka sulit ber-tambah2 dalam kejahatan sampai sempurna) tetapi dalam kerajaan Antikris, Allah melepas semua orang dalam tangan iblis dan Antikris.

Jadi Bail roboh dahulu dan kemudian tidak lama, hanya dalam 3,5 tahun, kerajaan Antikris juga hancur dan lenyap.

Jadi ada cawan setan, cawan sundal Babil, cawan Tuhan dan cawan murka Allah. Mengapa tidak ada cawan Antikris.

VII. MENGAPA TIDAK ADA CAWAN ANTIKRIS ?

Mengapa tidak disebut cawan anggur Antikris? Tidak ada, sebab :

  1. Antikris dalam zamannya yang terang2an menyiksa dan membunuh orang berdosa. Dalam sepanjang zaman (kecuali zaman Antikris yang menjadi hak dan miliknya), Antikris memberi umpan kesukaan dosa yang sesaat, sebab orang2 tidak mau disiksa karena dosanya dan dengan tipu dayanya iblis mengatakan dan menjanjikan bahwa dosa itu lezat. Ada kesukaan dosa (sekalipun hanya sesaat dan itu umpan belaka! Dosa itu Neraka dan disana tidak ada kesukaan, hanya asap siksanya naik ke atas se-lama2nya. Dalam Neraka orang tidak bisa lari, tidak ada pilihan lain, iblis tidak perlu susah2 memberi umpan, langsung sengsara dan kepahitan kekal. Juga di dalam zaman Antikris, tidak lagi ada kesukaan dosa yang sesaat. Tetapi orang2 yang sudah terikat, tidak bisa lepas, sekalipun pahit terus dinikmati tanpa ada kesukaannya. Seperti orang yang terikat Narkoba sekalipun tahu dan lihat bukti2 yang celaka dan mematikan, tetap pakai narkoba sampai mati!

VIII. DISIKSA DENGAN API DAN BELERANG.

Ini jauh lebih hebat daripada arti jasmani seperti pada waktu Sodom dibakar Kej 19:15/ Luk 17:29. Sesudah Sodom dibakar, orang2nya mati, lalu apinya padam dan lenyap.

Api dan belerang disini adalah bentuk siksaan bagi roh2 dan tubuh kebangkitan orang berdosa dan itu untuk kekal. Inilah siksaan di Laut api yang kekal Wah 19:20; 20:10; 21:8. Jangan sembarangan! Hukuman dari orang2 yang memberhalakan binatang itu, sehingga menyembahnya dan mabuk dengan anggur sundal Babil, maka hukuman kekal! Jangan main2. Belajar menyangkal diri, lalu hidup dalam kesucian, mau minum dari cawan sengsara Kristus yang wajib yaitu sengsara karena penyangkalan daging untuk tetap hidup dalam kesucian. Ini indah! Menyangkali daging, daging mati, betul sengsara tetapi rohnya hidup Rom 8:13 dan kita bersukacita dengan hadirat, karunia dan kuasa Allah. Jangan sampai tersiksa di dalam laut api yang kekal. Orang yang menuruti hawa nafsunya itu tidak akan bersukacita. Kesukaan dosa itu palsu, hatinya tetap kosong dan merana. Berapa banyak orang2 berdosa yang tetap menderita bahkan lari dan bunuh diri sebab tidak tahan  segala kutuk dosa seperti Saul dan Yudas. Tetapi sesudah mati justru siksaannya bertambah parah dalam api yang kekal. Sebab itu pikullah salib Kristus, itu justru kesukaan dan damai yang sejati dari surga serta kuasa Allah untuk menghadapi segala problem dan pekerjaan setan 1Kor 1:18. Orang yang minum cawan Kristus itu mempunyai kuasa yang besar dalam hidup, ibadat dan pelayanannya, juga kesukaan ilahi yang heran 2Kor 4:10- 12.

AKIBAT MINUM DARI CAWAN SETAN.

Jadi jelaslah perbedaan cawan Tuhan dan cawan setan. Sebab itu Tuhan melarang minum cawan Tuhan dengan cawan setan. Jangan minum dari cawan setan, yaitu anggur dunia, itu akan membuat:

  1. Tidak lagi suka minum anggur kesukaan Tuhan, akan jadi bosan dan jemu dengan perkara2 rohani, sebab hatinya sudah dipuaskan dengan kesukaan dosa dunia Luk 5:39.
  2. Akibatnya rohani akan rusak, sebab penuh dengan percintaan anggur dunia, tidak ada lagi kasih Bapa di dalamnya tetapi penuh dengan keinginan atau hawa nafsu mata, tubuh dan hidup dengan jemawa yang terus meng-gebu2 dan ia akan undur dari Gereja Tuhan, dan binasa untuk kekal. 1Yoh 2:15-17.
  3. Terikat, tidak bisa melawan dan menolak cawan setan, apalagi harus minum dari cawan Tuhan? Jatah akhir zaman (Minggu ke-70 Daniel) itu begitu besar, tantangan, ancaman dan godaan dosa dan kejahatan akhir zaman terlalu berat, dan ini menimpa semua orang Wah 2:10. Orang yang tidak ber-jaga2 sejak sekarang dalam kesucian, tidak lekat pada Tuhan Yoh 15:5, tidak akan tahan dan jatuh, mati dalam dosa atau kalau masih untung dapat kesempatan terakhir dalam sengsara Antikris, dahsyat!
  4. Orang yang minum anggur dunia akan mabuk dan terikat, tidak bisa lepas dari cawan setan atau cawan sundal Babil dan Tuhan akan membinasakannya, bahkan dengan anggur murka Allah yang murni, siapa bisa melawan? Dahsyat! 1Kor 10:21.

KESIMPULAN.

Biasanya orang yang terikat kesukaan daging atau dunia (cawan setan), tidak bisa melepaskannya, lalu supaya tidak tertuduh juga minum dari cawan Tuhan. Orang ini tidak akan tahan Luk 21:34-36, sebab ia akan masuk jerat mabuk cawan iblis dan mati dalam dosa atau tertinggal, wai! Bertobatlah sekarang selagi masih bisa!

KESIMPULAN.

Kesukaan karena dunia bertambah gelap dan jahat menurut Firman Tuhan itu sudah pasti akan jadiWah 22:11, bahkan banyak ancaman dan gangguan sehingga mengganggu ibadah dan pelayanan umat Tuhan. Dari beberapa tempat di dunia ini bahkan semuanya dihentikan, apalagi dalam zaman Antikris berhenti total. Kita masih mempunyai sedikit kesempatan sekarang, pakailah dengan seefisien mungkin. Belajar mahir dipimpin Roh, mahir pikul salib, bisa berdoa se-banyak2nya dalam Roh dan kebenaran, bisa mengampuni, mengasihi dan bersekutu dalam persekutuan tubuh Kristus seperti Trinitas Yoh 17:21, tidak ada kebencian atau tidak senang pada siapapun atau 1 orang pun, bebas dari cinta uang, rendah hati, tabiat baru dalam semua segi hidup, bisa menyalurkan karunia Roh, melayani dalam Roh dst dst. Cepatlah tumbuh sehingga kita bisa ikut dalam finishing (tidak mati tetapi ikut pengangkatan, ini rahasia 1Kor 15:51-52, bahkan ada yang menjadi sempurna.  Hari2 yang paling berat justru akan menjadi hari2 yang paling indah di dunia bagi golongan ini).

Jangan lupa lulus dalam semua jatah cawan Tuhan, ada persekutuan dalam darah Kristus, maka kita akan mengalami rencana Allah yang terindah. Tetapi wai bagi orang2 yang minum dari cawan setan, hidupnya akan gelisah, pahit, kacau, rohaninya rusak dan hancur, binasa seperti Saul dan Yudas.