M3970 – Mazmur 23:1-6. Tuhan Itulah Gembala Domba, Gembalaku

MAZ 23:1. TUHAN ITULAH GEMBALAKU.Kalau kita mengakui Tuhan itu gem-balaku, maka kita harus menjadi se-perti domba yang taat digembalakan. Kita harus tahu sifat domba dan baru cocok dengan Tuhan yang menjadi gembala kita. Kalau jadi kambing atau srigala, Tuhan tidak akan mau meng-gembalakan, Ia bukan gembala srigala atau “kambing”.

KAMBING.

Dalam Mat 25:31-46 diceritakan ten-tang perbedaan domba dan kambing. Ini perbedaan yang mutlak menen-tukan orang yang diperkenan oleh Tu-han atau tidak.

Kambing, ini orang2 yang tidak per-caya pada Tuhan, tidak mau berbuat baik, tidak percaya dan tidak peduli akan Allah dari saudara2 yang hina, mereka masuk dalam Neraka kekal.

SRIGALA.

Jelas sekali ini melawan Kristus dalam dosa dan kejahatannya Mat 10:16; 7:15; 8:20, Luk 13:32; 10:3, Yoh 10:12, Kis 20:29. Jadi srigala itu melawan Tu-han dan tidak akan digembalakan Tuhan.

DOMBA.

Kita harus menjadi domba yang baik, yang betul dan taat mengikut Tuhan Yoh 10:1-6, Yoh 10:1-2. Domba itu mempunyai kandang dan disitu ia tinggal tetap dan digembalakan! Ka-dang2 ada anggota yang tidak mau mengakui kandangnya dan lari ke sana-sini. Kita jangan marah dan benci pada orang2 seperti ini, tetapi perlu dika-sihani, belas kasihan, sebab nasibnya pasti jelek, tidak bisa digembalakan gembala2 dari Tuhan dan tidak menik-mati fasilitas yang indah dari Tuhan supaya bisa tumbuh sampai dewasa Yoh 10:3,4.

Domba2 itu mengenal dan men-dengar suara gembalanya masing2 dan selalu mengikut gembalanya sendiri bu-kan orang lain, lebih2 pencuri dan gembala yang jahat yang mencuri domba2 lain. Kalau tidak mau ikut dan menuruti gembalanya, maka domba2 tidak bisa digembalakan, bahkan bisa diterkam srigala; untuk hal inilah dom-ba2 itu harus mendengar, mengenali suara gembalanya dan taat.

Domba2 yang nakal tidak mudah untuk taat, sebab itu seringkali ditegur dan dipukul pelan2 oleh gembalanya supaya taat dan dengar2an. Kalau dom-ba itu tidak mau dengar dan pergi sen-diri, maka kebanyakan mereka menjadi korban, mati dimakan srigala buas. (Ada banyak contoh orang2 beriman yang jatuh dalam banyak dosa dan jerat iblis, sebab tidak punya gembala, lari ke sana sini, baik dalam dosa2 perzinaan, uang, kesombongan, keben-cian, perkelahian, occultisme dll, se-hingga akhirnya banyak yang binasa jiwanya, tidak masuk dalam kesela-matan kekal). Sebab itu kita harus mengerti dan menjadi domba yang  baik, mengenal gembalanya masing2 dan taat, ikut di belakangnya. Memang gembala2 manusiawi masih bisa salah, sebab itu kita harus memilih yang baik sesuai Firman Tuhan, tetapi tetap taat pada gembala2 yang baik yang sudah kita pilih.

Tuhan Yesus adalah gembala Agung yang pasti baik, kita tidak perlu ragu2 (meskipun gembala2 manusiawi masih bisa salah, tetapi ada Firman Tuhan sebagai ukuran dan Roh Kudus yang memelihara penggembalaan yang baik, Roh Kudus yang akan menolong baik gembala2nya dan domba2nya. Sebab itu kita perlu menjadi domba2 yang baik, sebab Gembala Agung yaitu Tu-han Yesus tidak pernah salah (tentu gembala2 manusiawi dituntut untuk hidup juga dengan betul, ia dituntut lebih banyak dari domba2nya, tetapi tentu pahalanya juga lebih besar dan lebih mulia).

DAN SAYA TIDAK AKAN KEKURANGAN.

Kalau penggembalaannya betul, maka domba2 tidak akan kekurangan, Tuhan akan memelihara rohani dan jasmani dengan baik. Janji Tuhan tidak berubah, asal kita mau digembalakan dengan betul. Jadilah domba yang baik dan betul sesuai dengan Firman Tuhan, pasti Tuhan pelihara. Juga Tuhan akan menolong gembala2 manusiawi untuk bisa menggembalakan dengan betul. Ini adalah janji yang amat indah dan pasti digenapi, asal kita taat pada Tuhan menjadi domba yang baik dan taat pada suara gembala yaitu Firman Tuhan dan nasehat2 dari Firman Tuhan serta tetap tinggal terpelihara di kandang2 dombanya masing2.

MAZ 23:2. RUMPUT HIJAU DAN AIR YANG TENANG.

Domba yang baik akan diberi rumput hijau dan air yang tenang. Ini tugas gembala dan hak domba2 yang digembalakan dengan baik.

RUMPUT HIJAU.

Rumput yang segar yang mmebuat hidup orang2 beriman. Inilah Firman Tuhan yang betul, diajarkan dengan betul dan limpah. Kecenderungan za-man sekarang, memberi Firman Tuhan yang dibentuk dalam ber-macam2 cara supaya menarik dan sedikit2. Cara2nya sendiri sudah makan waktu dan jum-lahnya juga berkurang, padahal pada akhir zaman (hari ke-6) setiap orang ha-rus bisa mendapatkan 2 gomer manna Kel 16:16,22. Orang yang kurang makan secara jasmani menjadi busung lapar, juga secara rohani, rohaninya akan sa-kit, rapuh, mudah kembali dalam dosa, sebab tidak cukup untuk menghadapi dosa dan sikon jahat pada akhir zaman yang terus meningkat. Sebab itu kita harus mengingat hal ini baik2, rumput yang hijau segar, Alkitabiah yang bisa betul2 menghidupkan dalam kesucian dan ketaatan sehingga bisa hidup berkenan pada Tuhan dan terus taat akan Firman Tuhan. Perlu minta bap-tisan Roh Kudus supaya bisa penuh dan dipimpin Roh, sebab ini besar fae-dahnya Zak 4:6. Rasul2 sebelum dan sesudah penuh dan dipimpin Roh hi-dupnya sangat berbeda, sebab itu sejak dari permulaan perlu selalu penuh dan dipimpin Roh Kis 1:8; 2:38, maka dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus domba2 bisa tumbuh dengan baik dan cepat.

AIR YANG TENANG.

Bukan air yang bergelora sehingga menjadi bahaya bagi domba2, bisa ter-seret arus dan tenggelam, mati karena air yang tidak tenang. Gembala yang baik akan membawa kepada air yang tennag.

Air menceritakan tentang Roh Kudus (Yoh 7:38, Yoh 4:14, Yez 47).

Yang penting aman bagi domba2; gem-bala tentu ambil yang dangkal dan tenang supaya aman.

Apa bedanya air tenang dan ber-gelora? Ini berarti ada ketenangan dari Roh Kudus, dipimpin dengan sejahtera Allah sehingga hati tenang, sejahtera Pil 4:7. Kalau gelisah, bergelora itu ber-arti ada bahaya dan Roh Kudus “ber-seru2, bergelora” supaya orangnya ber-henti dari dosa atau kemungkinan dosa yang akan dibuatnya. Misalnya Daud hendak menghitung rakyatnya, itu tidak dikehendaki Allah, Daud diajak iblis dan mau 2Sam 24:1,10, 1Taw 21:1, maka hati Daud bergelora, gelisah, tidak tenang. Sebab ini dosa yang berbahaya bagi Daud. Gembala yang baik tidak membawa kepadaair yang bergelora, ini iblis! Jangan mau dibawa dalam kegelisahan. Salomo, Simson, Saul pasti mula2 bergelora hatinya waktu menuruti daging, dosa atau iblis. Lama2 menjadi tenang sebab Roh Kudus sudah meninggalkannya sehing-ga mereka terus berdosa, tetapi ha-tinya tetap “sejahtera” Ams 14:16. Kalau ada suara mengajak berdosa, itu bukan dari Roh Kudus, bukan ajakan gembala yang baik. Juga kalau gembala duniawi ajak berbuat dosa, Roh Kudus akan bergelora dalam hatinya, berhen-tilah! Gembala yang baik dan gembala2 manusia yang betul, selalu mengajak pada hal2 yang suci dan berkenan pada Tuhan. Domba yang baik, yang betul akan setuju dibawa ke air yang tenang, bukan yang dalam dan bergelora. (Tetap perlu gembala2 manusiawi Kel 18:21).

MAZ 23:3. DIPIMPIN DALAM JALAN KEBENARAN.

Kalau betul dipimpin gembala yang baik, JIWANYA DISEGARKAN, ada kesu-kaan yang diberi Tuhan. Bagaimana dan apa? Yaitu kalau kita:

  1. Berdoa, ada sukacita dan hal2 yang menyegarkan dalam hati kita oleh Roh Kudus, mungkin juga Ia mengatakan atau memimpin dalam suatu hal, men-jawab suatu pertanyaan, dll sehingga hati kita disegarkan.
  2. Dalam belajar Firman Tuhan, ada suatu rahasia atau pengertian atau pimpinan diberikan, sehingga hati kita menjadi segar, gembira.
  3. Pertolongan yang Tuhan beri, jalan yang dibukakan sehingga kita jadi gembira dan sukacita, disegarkan.
  4. Saling menasehati dalam perseku-tuan, kekuatan dalam ibadah, kesukaan dalam pelayanan dll. Selalu ada hal2 kecil dan besar yang terjadi yang me-nyegarkan jiwa kita, kalau kita dalam penggembalaan yang baik.

MEMIMPIN SAYA DALAM JALAN KEBENARAN.

Ada banyak kemungkinan2 yang bisa dipilih dalam setiap problem atau si-kon, dan Roh Kudus akan memberi terang dan petunjuk untuk memilih jalan yang benar Maz 119:105 supaya kita bisa selalu berjalan dengan betul dalam kebenaran Firman Tuhan Maz 25:5; 32:8. Rencana Tuhan itu selalu lewat jalan yang betul, bukan meng-halalkan segala cara dan jalan, itu pasti bukan jalan Tuhan (kalau Wasiat Lama masih ada dusta “putih”, yaitu dusta tetapi tujuan dan maksudnya baik ma-sih boleh, tetapi kalau perlu bisa dimin-ta untuk bersumpah. Tetapi dalam Wasiat Baru tidak boleh bersumpah, haruslah ya di atas yang ya, tidak di atas yang tidak, lebih daripada itu jahat Mat 5:37. Sebab itu dalam Wasiat Baru tidak boleh memakai cara dusta putih, tetapi minta hikmat dan pimpinan Tuhan untuk jalan yang betul.

KARENA NAMANYA.

Kalau bertindak karena nama Tuhan Yesus jangan dengan dusta atau tipu daya, atau dengan dosa laintetapi dengan tulus dan benar.

Memang hidup benar itu sulit, bisa lebih rugi, sehingga banyak orang2 ber-dusta dengan macam2 alasan. Sebab itu kita harus minta pimpinan gembala yang baik dan taat pada pimpinanNya, itu yang terbaik bagi domba2 meskipun kadang2 rugi atau mempermalukan, te-tapi kalau yakin itu dari Tuhan, lakukan dan Tuhan akan menolongnya, misal-nya Kej 13:4; 21:33; 26:25. Dengan na-ma Tuhan berarti harus jujur, benar (harus hidup benar!) karena Tuhan dan harap Tuhan yang buka jalan serta memberkati. Kalau ini dilakukan de-ngan betul, Tuhan akan memberkati dan membuka jalan.

MAZ 23:4. LEWAT LEMBAH BAYANG2 MAUT.

Kadang2 kita tidak bisa menghindar, baik dalam penyakit, dalam bahaya pekerjaan, perjalanan,dalam perda-gangan dll, ada bahaya yang harus dihadapi. Periksa diri, kalau ada dosa harus bertobat sungguh2 supaya ja-ngan celaka! Kalau tidak ada dosa, minta pimpinan Tuhan, pasti gembala yang baik tidak meninggalkan domba2-nya yang mau hidup benar. Kita bisa minta nasehat dari gembala2 manu-siawi, Roh Kudus akan meneguhkan sesuai dengan Firman Tuhan dan kalau sesuai kehendak Tuhan, pasti ada jalan dan Tuhan lindungi dari yang jahat. Jus-tru ini membuat kita punya peng-alaman dengan Tuhan dan mengenal-Nya lebih dalam, tetapi jangan karena dosa atau kebodohan, sebab itu bisa berakibat celaka. Misalnya Yacob me-nipu bapaknya, ia jadi susah dan ce-laka. Tetapi kalau benar seperti Daud, lalu Saul hendak membunuhnya, maka itu jadi pengalaman yang luar biasa, ditolong dan dilepaskan Tuhan.

Penyertaan Tuhan ditandai dengan batang dan TongkatNya dan kedua hal ini disebut “Mereka” (KJI). Batang ada-lah Firman Tuhan yang beri makan domba2 Tuhan Mik 7:14 (berilah ma-kan umatMu dengan BatangMu KJI) dan TongkatMu menghiburkan saya (Roh Kudus yang jadi Penghibur dan Penolong kita Yoh 14:16). Jangan kua-tir, Firman Tuhan dan Roh Kudus men-jadi penolong kita dalam bahaya dan kesukaran. Waktu Elia dalam bahaya, Tuhan memberi Batang dan Tongkat-Nya yaitu roti (Firman Tuhan) dan air yang diminum (penghiburan) dari Roh Kudus (dua kali) dan Elia menjadi kuat, bahkan bisa jalan 40 hari 40 malam sampai di gunung Allah dan akhirnya menjadi sempurna. Jangan mengecil-kan Tongkat dan Batang gembala yang baik, pasti tertolong. Firman Tuhan itu luar biasa (staff of bread Im 26:26; Maz 105:16 KJI, Yes 4:16; 5:16; 14:13, yaitu Roti kehidupan).

Juga Batang (rod) sebagai penolong (Roh Kudus) Kel 4:2,4,17,20; 17:5,9, Bil 20:11, 1Sam 14:27.  Berdoa dalam Roh dan kebenaran seperti ligabis, bahkan pakai terus bahasa lidah/ tanda dari 3 perkara (tanda baptisan, bahasa doa dan salah satu karunia Roh 1Kor 12:10), maka ini sangat menolong kita dalam keadaan dan bahaya yang manapun. Ini adalah orang2 yang berjalan dalam Roh Rom 8:14, ia pasti akan tertolong dalam segala keadaan oleh Batang dan Tongkat Gembala yang baik ini.

Keduanya ini ada sebagai tongkat Allah dalam tangan Musa. Firman Tu-han dan Roh Kudus harus menyertai kita sebagai Tongkat seperti yang dipe-gang Musa, Elisa, bahkan setiap orang Israel yang keluar dari Mesir Kel 12:11, maka kita akan tertolong. Luar biasa perlengkapan yang diberi Gembala yang baik ini.

Sebagian orang Kristen mengecilkan Batang Firman Tuhan dan Tongkat Roh Kudus ini, sehingga tidak punya peno-long, lebih2 dalam bahaya, tetapi yang percaya dan memegang tongkat Allah ini seperti Musa bahkan setiap orang Israel yang keluar dari Mesir dalam perjalanan ke Kanaan, pasti tertolong. (Memang orang Israel tidak mengerti pertolongan tongkat Allah ini sehingga ber-sungut2, tetapi Musa mengerti dan memakainya, ia dan Israel terpelihara dan tertolong).

MAZ 23:5. MEJA HIDANGAN

DI HADAPAN MUSUH.

Luar biasa, bisa pesta di hadapan mu-suh, bukan gemetar dan mati keta-kutan Luk 21:26.

Paulus bisa menyanyi dalam penjara musuhnya, Daniel CS sukacita dalam gua singa dan dapur api. Mungkin? Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil dan Ia maha kuasa.

Pesta ini lengkap dengan peng-urapan kepala dan piala yang penuh dan melimpah. Betul2 pesta besar dan indah. Bukan mati ketakutan tetapi pesta di hadapan musuh sebab gem-bala kita itu luar biasa.

MAZ 23:6. KEBAJIKAN, KEMURAHAN MENYERTAI SAMPAI DALAM RUMAH TUHAN UNTUK SELAMANYA.

Mana ada orang seperti ini? Hanya orang yang jadi domba yang baik dan punya gembala yang baik yaitu Tuhan Yesus Kristus. Ini untuk di dunia sampai di Surga. Sebab itu jadilah domba yang baik dalam nama Tuhan Yesus, pasti Tuhan Yesus mau jadi Gembala kita di atas gembala2 yang betul yang meng-gembalakan umatNya. Jangan jadi kam-bing atau srigala dalam umat Tuhan, pasti nasibnya celaka seperti peng-hulu2 orang Israel terhadap Musa, ti-dak digembalakan oleh Tuhan Yesus tetapi srigala dipukul sampai mati dan kambing dibuang dalam neraka tempat iblis dan malaikat2nya, tetapi domba yang baik digembalakanNya sampai dalam rumah Tuhan untuk kekal.

Nyanyian: Beracha no. 323.

Kebajikan kemurahan mengikuti daku

sepanjang umur hidupku…

(sebagai domba dari gembala yang baik).