M3981 – 1Korintus 14:14, Roma 8:26-27. Berdoa Dalam Roh

DEFINISI.

Menurut Alkitab 1Kor 14:14, yaitu ber-doa dengan bahasa lidah (yang tidak kita mengerti 1Kor 14:2) tetapi roh kita berdoa dengan ilham Roh Kudus, pi-kiran kita tidak mengerti (tidak ber-guna, tetapi kita bisa memusatkan pi-kiran kita pada pokok yang kita doakan dan kadang2 kita bisa menangkap arti dari doa bahasa lidah yang kita ucap-kan, seperti ilham yang diberikan Roh Kudus pada kita. Tentu orang itu harus terlebih dahulu dibaptis dalam Roh, baru bisa ber-kata2 dengan bahasa lidah.

 

BAPTISAN ROH KUDUS.

Orang yang lahir baru ditandai dengan tanda air, darah dan Roh 1Yoh 5:6,8.

Dalam skema Kemah Suci ini adalah dari Pintu Gerbang sampai Pintu Ke-mah yaitu

Pintu Gerbang = mengakui nama Tu-han Yesus, mulai masuk iman Rom 13:11, lalu

Mezbah Korban Bakaran = bertobat sehingga dosanya dihapus dengan darah Yesus.

Kolam = Baptisan air yaitu hidup lama di kubur dan bangkit dalam hidup baru dan

Pintu Kemah = Baptisan Roh Kudus dengan tanda ber-kata2 dalam bahasa lidah.

 

Kelahiran jasmani juga ditandai dengan air, darah, roh = Hidup, bisa menangis.

Dalam Kisah rasul, orang2 yang bertobat yaitu lahir baru mempunyai 3 tanda ini, termasuk baptisan Roh Kudus yang dilakukan oleh Tuhan Yesus Mat 3:12, Mrk 1:8, Luk 3:16, Yoh 1:33, Kis 1:5; 2:38; 8:16; 11:16, 1Kor 12:13 (Tit 3:5). Sebab itu orang2 yang sudah per-caya, seharusnya juga menerima bap-tisan air (oleh hamba2 Tuhan) dan Roh Kudus (oleh Tuhan Yesus, tetapi bisa didoakan oleh hamba2Nya Kis 8:17). Sesudah itu kita bisa banyak bahkan terus menerus berdoa dalam Roh. Ef 6:18, 1Tes 5:17.

III. DOA WAJIB DAN DIPERKENAN ALLAH Yoh 4:23-24.

Sudah sampai waktunya (sejak Penta-kosta, Roh Kudus dicurahkan) bahwa orang2 harus menyembah Allah dalam Roh dan kebenaran. Ini berkenan pada Tuhan (Terj.Lama), Bapa menghendaki (Terj.Baru), Bapa mencarinya (KJI), bahkan ini harus (Baru,KJI) wajib (Terj.Lama). Jadi doa dalam Roh dan kebenaran ini sungguh2 berkenan pada Tuhan dan dicari Allah, sebab itu doa seperti ini harus dan wajib kita lakukan terus menerus. Ini Alkitabiah, wajib. Doa dalam Roh (dengan bahasa lidah) dan dalam kebenaran (orangnya harus hidup benar di hadapan Allah). Kedua bagian harus ada dalam doa yang berkenan kepada Tuhan. Orang yang hanya berdoa dalam Roh tetapi hidup dalam dosa, hidupnya tidak benar di hadapan Tuhan itu tidak diperkenan Tuhan, bahkan doa semacam ini dibenci dan ditolak Tuhan. Yes 1:15 (11-17), Ams 28:9. Memang orang lain hanya mendengar bahasa lidahnya te-tapi tidak tahu semua hidupnya apakah benar atau tidak, tetapi Tuhan tahu. (Dengan karunia Roh, kadang2 kita bisa tahu apakah ada dosa yang belum dibereskan). Sebab itu jangan hanya menekan 1 bagian tetapi keduanya ha-rus ada dengan kita yaitu dalam Roh dan hidup benar di hadapan Allah, hasilnya akan luar biasa. Doa seperti ini di hadapan Allah seperti bau dupa yang harum secara rohani Wah 5:8; 8:3,4. Kalau kita berdoa terus menerus dalam Roh dan kebenaran itu seperti asap dupa dari Mezbah Dupa yang terus naik ke atas. Tuhan sangat berkenan.

 

BERDOA DALAM ROH.

Tuhan menyuruh kita terus menerus berdoa dalam Roh Ef 6:18, Yud 20 di mana2 saja, bukan hanya dalam doa pribadi, sebab:

  1. Doa dalam Roh dan kebenaran terus menerus, senantiasa Ef 6:18, termasuk di Gereja, ber-sama2.
  2. Waktu doa bersama, semua berdoa dalam Roh. Misalnya Kis 2:4; 4:31; 10:46.
  3. Paulus sendiri berdoa dalam Roh dengan bahasa lidah lebih daripada sekalian orang Korintus. Tetapi ia juga hendak berdoa dalam akal (bahasa biasa) untuk mengajar yang lain supaya tahu 1Kor 14:18-19 tetapi kita tetap bisa berdoa ber-sama2 dengan bahasa lidah, seperti suatu paduan doa dengan bahasa lidah kepada Allah.
  4. Bahasa lidah menjadi tanda dari 3 hal yaitu:
  5. Tanda baptisan Roh Kudus.
  6. Bahasa doa, kita bisa berdoa ber-sama2 dalam bahasa lidah sebagai bahasa doa kepada Tuhan.
  7. Salah satu tanda karunia Roh 1Kor 12:10 dan ini harus diterjemahkan, te-tapi no a dan b tidak perlu diter-jemahkan.

Roh Kudus berdoa untuk kita kepada Allah, meskipun kita tidak mengerti Rom 8:26-27.

Ada orang2 yang tidak mau berdoa dengan bahasa lidah ber-sama2, hanya secara pribadi; Ini dikatakan Firman Tu-han dalam konteks bahasa lidah se-bagai karunia Roh yang harus diterjemahkan, itu cukup 2 atau 3 orang saja, supaya semua boleh men-dengar suara Roh lewat penterjemah itu 1Kor 14:27-31. Tetapi sebagai ba-hasa doa otomatis oleh Roh Kudus, semua boleh berdoa ber-sama2 dan sebaiknya kita ingat, kalau Roh Kudus mau ber-kata2 sesuatu untuk perhim-punan itu, berilah kesempatan orang ini menyampaikan kata2 dari Roh.

Bagaimana kalau orang itu belum dibaptis Roh. Doanya akan tetap di-dengar Tuhan asal hidup benar dan permintaannya benar dst sesuai de-ngan Firman Tuhan. Ini seperti doa dalam Wasiat Lama, Tuhan tetap men-dengar doa orang benar Yak 5:16. Te-tapi zamannya sekarang sudah sampai bahwa kita juga wajib, harus berdoa dalam Roh (dengan bahasa lidah) sebab doa seperti ini berkenan pada Tuhan Yoh 4:23-24. Orang benar kalau minta baptisan Roh Kudus, pasti diberi Luk 11:13 (11-12). Sebab ini suatu ka-runia, pemberian Kis 2:38. Bahasa lidah, bukan upah atau pangkat, tetapi pemberian. Terimalah dengan iman lalu mulai berdoa seperti yang diwa-jibkan, yaitu dalam Roh dan kebenaran Yoh 4:23-24.

FAEDAH BERDOA DALAM BAHASA LIDAH YANG BETUL.

Jangan lupa, berdoa dalam Roh yang betul itu adalah dengan bahasa lidah dan hidup benar, keduanya perlu ada dan terus menerus seperti asap Mez-bah Dupa yang tidak pernah berhenti Kel 30:8. Faedahnya adalah:

  1. Roh Kudus berdoa untuk kita ke-pada Bapa dengan keluh kesah (erangan) yang tidak terkatakan. Dalam kelemahan kita sebagai manusia, kita tidak tahu harus minta apa, lebih2 dalam problem kita, kita tidak tahu bagaimana harus menghadapinya, ha-rus minta apa, tetapi Roh Kudus adalah Allah yang maha tahu, maha kuasa, Dia yang berdoa untuk kita, tepat apa yang kita butuhkan dan apa yang harus kita katakan kepada Bapa dan itulah yang dilakukan kepada Bapa. Bukankah ini luar biasa! Dan semua doa dan permintaan itu sesuai dengan kehendak Allah, sebab memang Roh Kudus itu sendiri juga Allah. Bukankah ini doa paling top, kelas I dan ber-kenan kepada Allah. Sebab itu waktu kita tidak mengerti (atau mengerti) pakailah bahasa lidah, pasti Roh Kudus tahu lebih banyak dan sempurna dan itu doa yang dinaikkan oleh Roh Kudus. Luar biasa. Ini doa otomatis sebab Roh Kudus yang melakukan dan mengatur semuanya. Jadi dalam segala keper-luan, kita hanya berdoa dalam Roh dan Roh Kudus yang menaikkan satu doa yang tepat dan cocok dengan per-mintaan dan kebutuhan kita, sekalipun kita tidak tahu apa2. Baru kalau perlu Roh Kudus memberi penterjemahan-nya kepada kita (dari doa yang kita ucapkan dengan ilham Roh), maka kita baru tahu. Kita dipimpin oleh Roh Kudus bagaimana berdoa, minta apa dalam problemnya. Kalau kita berdoa dalam Roh dan kebenaran dengan betul, kita akan menerima jawaban dan pertolongannya dari Allah Bapa kitadan itu tepat untuk sikon dan problem kita. Heran! Sebab itu sangat untung kalau kita sendirian atau bersama terus menerus berdoa senantiasa dalam Roh dan kebenaran.
  2. Sukacita air hidup. Selain itu kalau kita berdoa dengan betul (dalam Roh dan kebenaran), apalagi terus menerus seperti Dupa dari Mezbah Dupa, maka dari dalam hati kita akan mengalir sungai air hidup Yoh 7:38; 4:14 dan kalau hubungan kita tetap terpelihara (terus berdoa non stop dalam Roh dan terus hidup benar 1Tes 5:17 dan terus menerus taat dalam pimpinan Roh), maka arus sungai itu akan makin deras dan makin dalam seperti dalam Yez 47. Berjalanlah terus dalam Roh, termasuk terus taat melakukan kehendak Roh, maka setiap 1000 hasta, akan tampak sungai air hidup itu makin dalam sam-pai akhirnya tenggelam di dalamnya, sangat indah. Tidak habisnya sukacita dari Tuhan, bahkan tenggelam di da-lamnya Maz 16:11. Sebab itu kalau seorang susah atau terbeban berat lalu berdoa dalam Roh dan kebenaran (tetap hidup benar di hadapan Allah, bukan susah atau penderitaan karena dosa! Kalau toh ada dosa, segera bereskan, lalu kembali berdoa dengan betul, dalam kebenaran!), maka akan ada sukacita yang besar. Pasti orang2 rohani yang berada dalam aniaya dan penderitaan seperti Paulus dalam pen-jara, banyak berdoa dalam Roh, lalu ada sukacita yang luar biasa dalam hatinya, sehingga meskipun mustahil, mereka bisa menyanyi dan bersukacita dalam keadaan yang pahit seperti itu, kita masih bisa menyanyi dan meng-alami sukacita dari Tuhan! Ini peng-hiburan dan kesukaan ilahi, tidak bisa dibandingkan dengan penghiburan atau kesukaan yang manapun dalam dunia, sebab ini ilahi! Kalau menghibur orang, ajaklah lebih banyak berdoa dalam Roh dan kebenaran, pasti terhibur dan tertolong!
  3. Berkat2 dicurahkan. Yez 47:7,10. Di kiri dan kanan sungai air hidup muncul banyak pohon2, tentu ber-buah2 lebat seperti dalam Maz 1:3, Yez 17:8, seperti juga di Surga Wah 22:2. Segala sesuatu yang kita perlukan akan ditam-bahkan Mat 6:33, segala perbuatannya beruntung juga Maz 1:3. Mengapa bisa luar biasa demikian? Sebab ini orang yang dipimpin Roh, berdoa terus dalam Roh dan juga terus taat dipimpin Roh dan apa yang dilakukan sesuai pim-pinan Roh pasti berhasil, sebab Allah Roh Kudus tidak pernah gagal! Sebab itu waktu Paulus dalam penjara, ia tidak tahu harus berbuat apa, tetapi menyanyi terus dan berdoa dalam Roh dan tetap hidup benar, tidak ber-sungut2, tidak berbuat dosa lainnya, itu saja yang dilakukan tetapi sesuai dengan pimpinan Roh Kudus, hasilnya luar biasa. Ia lepas dari penjara tanpa pertolongan manusia. Roh Kudus tidak pernah gagal. Juga Israel waktu dikejar Firaun, Musa mengangkat tongkatnya dan Tuhan bekerja dan terjadi per-tolongan yang besar Kel 14:14. Juga waktu berperang dengan orang Ama-lek, tukang perang yang profesional melawan Israel bekas bangsa budak, tetapi mereka menang besar Kel 17:11.

Sebab itu dalam segala problem, ber-doalah terus dalam Roh dan kebe-naran, jangan bereaksi dosa, tetap dalam kesucian dan tetap taat menurut pimpinan Roh, maka dalam pimpinan Roh dan doa seperti ini, kita akan mendapat kemenangan yang luar biasa, yang tidak terkalahkan. Ini cara doa berkemenangan dalam Roh dan kebenaran. Sebab itu orang beriman yang mau hidup suci, mau terus berdoa dalam Roh dan kebenaran akan meng-alami kemenangan2 yang besar dari Roh Allah.

  1. Timbul kehidupan Yez 47:8,10.

Dimana sungai air hidup itu sampai, maka air itu menjadi sehat (segar, ta-war) dan muncul kehidupan, banyak ikan2 jadi hidup melimpah di dalam-nya, ajaib, luar biasa.

Apakah kehidupan itu? Hidup berarti Roh Allah bekerja. Kalau Allah meniupkan nafasNya dan patung tanah liat, patung mati itu berubah jadi hi-dup, ada kehidupan dari Allah. Begitu juga dalam umat Tuhan ada kehidupan, Roh Allah bekerja dalam hidupnya. Timbul:

Nubuatan 1Kor 14:1-4. Disini nu-buat itu berarti kata2 yang mene-guhkan, menasehati dan menghibur (Nubuat dalam karunia2 Roh berarti menceritakan yang akan datang). Juga karunia2 Roh 1Kor 12:7-11 akan nyata, betul2 hidup oleh Roh Kudus. Roh Kudus bekerja langsung dengan hikmat dan kuasaNya dan dengan 9 karunia Roh yang ajaib itu. Orang dan sidang yang penuh dengan Roh Kudus itu akan hidup sebab Roh Kudus bekerja, men-jawab, menerangkan dan melakukan perkara2 besar di tengah2 umatNya. Juga buah Roh akan melimpah Gal 5:22-23. Ini akan membuat hidup; ke-luarga, kelompok dan jemaat yang ber-tekun berdoa dalam Roh dan kebe-naran itu menjadi hidup oleh Allah.

Jangan membuat hidup dengan cara2 jasmani, misalnya bazaar, pesta, pertunjukan, nyanyian dan musik, aca-ra2 manusiawi apalagi secara duniawi dengan macam kemewahan dan ke-duniawian. Carilah kegerakan Roh Ku-dus dalam diri kita dan dalam sidang Tuhan dengan limpah berdoa dalam Roh dan kebenaran, sehingga timbul kehidupan ilahi. Yang lain seperti alat2, perlengkapan musik dll boleh ada sebagai pelengkap yang fakultatif (bo-leh ada, boleh tidak) tetapi yang harus mutlak ada adalah Roh Kudus yang harus hadir di tengah2 kita, itu hidup dan indah seperti Surga! Sebab itu ja-ngan menghabiskan waktu untuk membuat makan minum dan mencari dana, menghias, macam2 suasana yang mencekam perasaan hati seperti di dunia (dalam pesta2 dunia, karaoke, perayaan2 duniawi dll) tetapi terutama dengan hadirat Allah yaitu Roh Allah bekerja di tengah2 umatNya yang berdoa dalam Roh dan kebenaran, dan limpah Firman Tuhan, maka akan jadi kehidupan yang luar biasa. Ingat Maria dan Marta. Apa2 yang perlu boleh disertakan (seperti makan minum yang perlu pada waktunya, macam2 per-alatan dll) tetapi hidup yang utama bukan oleh dekorasi, pesta atau kemewahan dll, tetapi oleh hadirat Allah di tengah2 kita, karena tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran dan terus taat dipimpin Roh, limpah dengan Firman Tuhan dan semua karunia2, buah Roh dan tanda2 dari Tuhan. Kegerakan di Yerusalem dalam Bait Allah, diSamaria, di rumah Kornelius dll itu hidup yang indah karena Roh Allah hadir sebab umatNya berdoa dengan tekun dalam Roh dan kebenaran!

Kuncinya adalah hidup penuh dan terus taat dipimpin Roh dan berdoa pribadi atau ber-sama2 di dalam  Roh Kudus dengan tekun! Juga penjara kesedihan, kesukaran atau aniaya akan dibuka Tuhan, rahasia2 Firman Tuhan diberitakantanda2 dan mujizat akan terjadi, sebab kuncinya bukan di tangan manusia dengan cara2 manu-siawi, tetapi di tangan Allah. Ada Allah di tengah2 kita, semua akan jadi seperti kerajaan Surga. Kita manusia hanya bertugas menarik hadirat Tuhan turun dengan pujian Maz 22:4, dengan cinta Firman Tuhan dan berdoa dalam Roh dan kebenaran dan taat melakukan apa yang diperintahkan oleh Roh Kudus.

KESIMPULAN.

Belajar berdoa dalam Roh dan kebenar-an dengan tekun dan taat akan pimpinan Roh Kudus. Ini doa otomatis ilahi yang luar biasa dan Tuhan akan bekerja di tengah2 kita, akan keluar sungai air hidup, segala jawaban, kemenangan dan pertolongan seperti pohon2 yang tumbuh subur di tepi sungai kehidupan dan menjadi hidup dengan semua tanda kehidupan ilahi (karunia2, buah Roh, tanda2, kesukaan dll) sehingga suasana Surga turun di tengah2 kita dengan indah.

Nyanyian:

Suasana Surga turunlah 2x

Kami berdoa padaMu.

Suasana Surga turunlah.