M3919 – Tuhan Yesus Adalah Segalanya Bagi Saya (He Is My Everything )

Rom 11:36

Sebab segala sesuatu itu dari Dia, oleh Dia dan kepada Dia. Kepada-Nyalah kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (KJI)

Semua dari Tuhan, oleh Tuhan dan untuk Tuhan, sebab itu Tuhan Yesus adalah se-gala2nya bagi kita, lebih dari semua yang lain. Bahkan dalam Yes 49:15 dikatakan bahwa kalau toh ada seorang perempuan yang melupakan anak penyusunya (sulit mencari ibu seperti ini, biasanya tidak sampai 1 per 1000), tetapi Tuhan tidak akan melupakan orang2 yang mencintaiNya. Memang Tuhan itu se-gala2nya bagi kita.

 

HE IS MY EVERYTING

Yesuslah s’galanya bagi saya

Yesuslah s’galanya besar kecil

Yesus s’rahkan diriNya dan membuat smua baru

Yesuslah s’galanya, bagaimanakah kau

KITA MILIK TUHAN DAN TUHAN MILIK KITA

Nyanyian : Sekarang ku milik Yesus, Yesus, Dia milikku, bukan untuk sementara, tapi buat selamanya.

Sesudah kita percaya Tuhan Yesus, kita menjadi milikNya. Kita sudah ditebus oleh darah Tuhan Yesus di Golgota.

1Kor 6:19-20

19 Tidakkah kamu mengetahui bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, yang kamu terima dari Allah, dan kamu bukan milikmu sendiri?

20 Karena  kamu telah dibeli dengan suatu harga. Oleh karena itu permuliakanlah Allah di dalam tubuhmu dan dalam roh-mu, yang adalah milik Allah. (KJI)

Tetapi selain kita adalah milikNya, Dia juga memberikan diriNya dimiliki oleh kita.

Tuhan menjadi milik pusaka Imam2 dan orang Lewi Bil 18:20. Ul 10:9; 18:1-2, Yos 13:33, Yeh 44:28.

Daud dll mengatakan bahwa Tuhanlah miliknya, bagiannya, bagian kita Maz 16:5; 73:26; 119:57; 142:6, Kid 3:24.

Dalam Wasiat Baru kita juga menjadi seperti Daud dan imam atau orang Lewi.

Orang yang penuh Roh Kudus (seperti Imam2 yang diurapi dengan air=baptisan air, darah Mezbah Korban Bakaran, pertobatan dan minyak= Baptisan Roh Kudus) adalah imam2 dihadapan Tuhan 1Pet 2:9-10 dan Tuhan jadi milik pusaka kita dan kita jadi milik Tuhan; selama kita tinggal di dalam Dia dan Dia di dalam kita Yoh 6:56, seperti carang dalam pokok Yoh 15:5.

Jadi ada dua hal:

  1. Kita adalah milik Tuhan. 1Kor 6:19-20. Kita harus taat pada Tuhan Allah yang memiliki kita dan mempermuliakan namaNya.
  2. Tuhan milik kita, berarti kita tidak perlu kuatir, Tuhan itu menjadi segala2nya bagi kita, Dia Allah yang maha suci, yang maha kuasa, maha besar, maha tahu, kasih dan kekal, sebab itu Tuhan bisa menjadi segala2nya bagi kita, baik untuk segala kebutuhan jasmani dan rohani, untuk semua yang fana dan yang kekal, asalkan yang kita perlukan itu benar dan berkenan kepadanya.

Jadi dengan menjadi anak2 Allah (Yoh 1:12, percaya pada Tuhan Yesus), maka kita menjadi milik Tuhan dan Tuhan milik pusaka kita, itu luar biasa, dia menjadi segala2nya bagi kita, bukan main.

Kalau kita mengerti hal ini dan percaya, maka hidup ini jadi luar biasa, ajaib, indah oleh Tuhan Yesus, sebab untuk segala macam kebutuhan kita Tuhan sanggup menolong kita. Dia menjadi segala2nya bagi kita. Dia bisa jadi Bapa kita, jadi ibu anak2 seperti Yes 49:15, jadi kekasih kita, jadi penolong kita, jadi penjaga kita, jadi pemelihara kita, jadi guru kita, jadi sahabat kita, jadi penghibur kita, jadi segala2nya bagi kita, luar biasa.

Rom 11:36

Sebab:

  1. segala sesuatu itu dari Dia,
  2. oleh Dia dan
  3. kepada Dia.
  4. KepadaNyalah kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (KJI)

 

  1. Segala sesuatu itu dari Dia, sebab itu kalau kita lekat dengan Tuhan, dan Tuhan menjadibagian atau milik kita, maka di dalam Dia ada segala2nya dan kita menerima semua hal jasmani dan rohani, yang fana dan yang kekal dari Dia. Memang luar biasa mempunyai Tuhan sebagai bagian Pusaka kita, sebab Dia tidak terbatas, itu betul2 indah, Dia berarti se-gala2nya bagi kita. Meskipun demikian, anak2 juga tetap harus dididik. Tidak semua permintaan anak diluluskan Yak 4:3.
  2. Oleh Dia

Bukan oleh kuat gagah kita, tetapi semua itu dikerjakan RohNya di dalam kita Zak 4:6. Tetapi kita juga harus menentukan nasib kita sendiri2, kita bukan mesin atau robot, tetapi mahluk bebas. Kita memegang peranan seperti sopir, tetapi busnya bisa berjalan, itu ditentukan oleh mesinnya, tergantung dari Tuhan baru bisa berhasil dan menjadi sempurna, tetapi kita harus menyetir hidup kita masing2.

Kalau kita tidak mau bertindak menuruti kehendakNya, tidak terjadi apa2 seperti mati. Misalnya Simson luar biasa, karenanya Allah nyata dalam dirinya. Tetapi sesudah ia berkeras hati ber-kali2 dalam kasus Delila maka tidak ada apa2 yang dapat terjadi dalam dirinya, ia menjadi sama seperti orang lainnya, sebab “oleh Tuhan” sekarang tidak ada lagi dalam dirinya.

  1. Dan kepada Dia.

Semua yang kita lakukan itu harus cocok dengan kehendak Allah dan untuk kemuliaan namanya dan kita juga harus hidup benar, baru Dia dapat bekerja di dalam kita. Hasil yang kita capai itu terutama karena Dia, sebab itu semua kemuliaan harus kepada Dia.Jangan mencuri kemuliaan Allah, Yes 42:8 Dia yang harus makin bertambah2 bukan kita Yoh 3:30. Sebab Dialah se-gala2nya bagi kita. Orang yang jujur seperti ini (tidak “mencuri”) ia akan mengakui semua dari Tuhan 1Kor 4:7, tidak meninggikan dirinya, maka Tuhan bisa memakainya lebih lanjut, makin besar dan makin tinggi. Tetapi orang yang meninggikan dirinya akan direndahkan seperti Nebukadnezar Dan 4:30-31. (Orang kafirpun disubsidi oleh Tuhan Mat 5:45. Juga dalam suksesnya, misalnya Rabsaki 2Raj 19:25-28. Tuhan ada di atas semua manusia bahkan atas seluruh dunia dan alam roh.

Ada orang yang diangkat Tuhan tinggi2, sebab orang itu tahu dengan yakin bahwa semua itu dari Dia dan semua itu dipakai untuk melakukan kehendak Tuhan dan untuk kemuliaan nama Tuhan. Sebab itu Allah memakai dan memberkatinya terus.Peraturan Tuhan tetap berlaku Mat 23:12.

  1. KepadaNyalah kemuliaan sampai se-lama2nya, Amin. Ini adalah kehendak Allah, supaya kita tetap rendah hati dan bisa terus diolah dan diangkat Tuhan sampai puncak tertinggi, menjadi seperti Dia.

Jangan memberi segala kemuliaan kepada yang lain, itu menjadi berhala dan dikutuki Tuhan, seperti Herodes yang dipuji dan disembah sebagai Allah, kena hukuman Tuhan dipalu malaikat, dimakan Ulat sampai mati.

Kis 12:22-23

22 Dan orang banyak itu bersorak, katanya: “Inilah suara allah, bukan suara manusia.”

23 Maka seketika itu juga Herodes dipalu oleh malaikat Tuhan, sebab ia tidak memberi hormat kepada Allah, dan ia dimakan ulat dan mati. (KJI)

Tentu orang yang menyembah Herodes itu juga dapat hukumannya tetapi lebih sedikit sebab itu tidak langsung mati seperti Herodes yang mengharapkan dan bersukacita disembah seperti Allah. Siapa yang berbuat seperti Herodes, hati2, nasibnya pasti sama! Jangan ingin senasib dengan Herodes.

Sebab itu jangan ingin dipuji, dimuliakan, ditinggikan seperti Herodes, tahu2 stroke, gagal jantung atau ginjal atau yang lain. Seringkali hukuman Allah lambat, sebab itu masih banyak orang yang berambisi, dan meng-angkat2 dirinya sendiri, tetapi pasti nasibnya sama!

Ingat, Tuhan Yesus bagi kita berarti segala2nya, sebab semua itu dari Dia, oleh Dia 1Kor 4:7, sebab itu  bagi Dialah patut segala hormat dan pujian!

BAGAIMAN KITA BISA MEMILIKI TUHAN SELALU

Sesudah kita percaya Tuhan Yesus Allah menjadi Bapa kita (ini berarti Allah menjadi milik kita sebagai Bapa) Tuhan Yesus jadi kakak sulung kita Rom 8:29, kekasih dan tunangan kita secara rohani 2Kor 11:2, Juga Roh Kudus menjadi penolong kita untuk selamanya Yoh 14:16.

Jadi jelas sekali ada ikatan 2 arah yang kuat selama kita hidup dalam kesucian, Dia dalam kita dan kita di dalamDia Yoh 6:56, seperti carang dalam pokok, Yoh 15:5 dan seperti orang yang hidup dalam tingkat Ruangan Suci.

Kalau seorang berdosa dan undur ia bisa putus hubungan dengan Tuhan Yes 59:2, maka ia bukan lagi milik Kristus tetapi kembali jadi anak iblis dan milik bapanya iblis, lebih2 kalau sampai mati tidak bertobat lagi. Jelas sekali dan mudah dimengerti bagaimana kita terikat jadi milik Tuhan dan Tuhan menjadi milik kita. Sebab itu jangan berdosa apalagi keras hati Yoh 8:36, 2Pet 1:10, Rom 6:1-2 dll. Pelihara hubungan baik ini dengan Tuhan.

Sebab itu hendaklah kita selalu penuh dan dipimpin Roh, limpah dengan 7KPR, maka Tuhan Yesus bisa menjadi segala2nya bagi kita.

III. CARA HIDUP SEPERTI INI:

  1. DALAM UANG.

Kalau dalam hal uang kita tetap di dalam Dia dalam kesucian yaitu tidak cinta uang dan mau berpada, maka dalam hal uang, Ia tetap menjadi segala-galanya bagi kita, lebih dari uang, luar biasa, maka kita tidak perlu kuatir apapun, Tuhan akan memelihara kita.

Kalau tidak punya uang, jangan takut, sebab Dialah segala-galanya bagi kita, juga dalam hal kekurangan uang. Kita bisa tetap sejahtera,sambil terus berpada dan bekerja seperti biasa, maka Tuhan akan menyediakan segala yang kita perlukan pada waktunya Pil 4:19.

Jadi kita tidak perlu takut. Pada waktu yang tepat, segala kebutuhan uang, Tuhan akan memberinya dengan cukup, Dialah segala-galanya bagi kita. Mungkin sekali-kali ada saat2 kekurangan seperti Jusuf, tetapi dia tetap lekat dengan Tuhan dalam kesucian, tidak bereaksi dosa dalam hal kekurangan uang. Sesudah Jusuf lulus dalam pengolahan ini, uang itu dicurahkan kepadanya bahkan tanpa batas. Asal bisa dipercaya Tuhan bisa memberi limpah seperti Jusuf di Mesir.

Memang Tuhan segala-galanya bagi kita juga dalam hal uang.

Kalau punya banyak uang. Ini juga dari Tuhan dan Tuhan Yesus adalah se-gala2nya bagi kita, lebih dari uang kita yang banyak, dan kita tetap jadi bendaharaNya yang setia dan taat. Jangan sampai karena banyak uang jadi sombong, berdosa, duniawi, cinta uang, menyembah berhalal mammon, tetapi tetap cinta Tuhan lebih dari uang, tetap Dia bagi kita lebih dari semua uang. Orang dunia dan orang beriman yang cinta uang, maka uang adalah se-gala2nya baginya. (Misalnya ada uang, sahabat saja, tidak ada uang, hanya sahabat kelas kambing. Kalau bisa dapat uang, ada gairah, kalau tidak dapat uang, suam atau terpaksa dst). Tuhan Yesus lebih dari uang, ada atau tidak ada uang, tidak mempengaruhi, tetapi Tuhan Yesus tetap adalah se-gala2nya. Ini cara hidup orang yang cinta Tuhan.

  1. PUJI DAN HORMAT.

Tidak dihargai atau dihinapun tidak merugikan kita sebab Tuhan Yesus adalah kehormatan kita Rom 2:29. Kepujian kita dari Tuhan bukan dari manusia, lebih dari semuanya, dan se-gala2nya bagi kita (perhatikan, asal tidak ada dosa, tetap benar. Kalau ada dosa lalu dinasehati atau ditegur, harus terima dengan penuh terimakasih supaya bertobat). Dengan cara hidup seperti ini, kita bisa mengampuni lebih mudah orang yang menghinakan kita, bisa memikul salib sakit hati akibatnya, bahkan bisa menikmati kemuliaan dari Tuhan dalam hinaan itu 1Pet 4:14.  Penghinaan itu jadi kemuliaan kalau kita lulus, artinya tidak bereaksi dosa, bisa mengampuni dan bersyukur pada Tuhan, sehingga lulus! Indah. Kalau kita lulus, maka untuk setiap hinaan, kita “naik pangkat”, senang sekali, jangan sampai gugur sebab kepujian kita dari Tuhan dan Dialah se-gala2nya bagi kita!

Kalau dipuji, harus tetap lulus, yaitu kalau:

  1. Yakin itu semua dari Tuhan 1Kor 4:7, kita hanya bejana tanah liat 2Kor 4:7 dan semua itu oleh anugerah Tuhan sekalipun kita pintar atau juara 1Kor 15:10. 2. Tetap memuliakan Tuhan yaitu sumber dari semua sukses rohani dan jasmani.Yes 42:8-9, Yoh 3:30.
  2. Tidak menghina atau mengecilkan orang lain yang kurang berhasil 1Kor 12:24.
  3. Tuhan lebih dari segala pujian yang diterimanya.
  4. Bersukacita sepatutnya yaitu karena berterimakasih pada Tuhan yang memberi kita berhasil Rom 11:36.
  5. Tahu untuk apa faedahnya dan memakai hasil2 ini, untuk melakukan kehendak Tuhan 2Kor 6:1.
  6. Tidak mengharapkan kepujian lagi, tetapi memakai kemampuan yang Tuhan beri untuk melakukan kehendak Tuhan Pil 1:21.

Inilah artinya rendah hati. Sebab itu kalau Tuhan itu se-gala2nya bagi kita, kita tidak mencari puji dan hormat, tidak cari kedudukan sebab Tuhan lebih dari semuanya dan kita hanya ingin memperkenankan Dia, bukan diri kita sendiri.

  1. PENDERITAAN DAN SENGSARA.

Baik berupa aniaya, beban berat dalam pekerjaan, keluarga, pelayanan dan apa saja, (tetapi bukan karena dosa atau kesalahan), inilah salib, menderita karena Kristus, karena kebenaran 1Pet 2:20-24. Kita harus lulus (tidak bereaksi dosa) tetapi tetap cerdik Mat 10:16. Ini bukan kebetulan, tidak akan lebih dari kekuatan kita dan Tuhan sudah tahu jalan keluarnya 1Kor 10:13. Serahkan pada Tuhan dan minta pimpinan Roh.

Memang harus menyangkal diri, tetapi asal tetappunya Tuhan Yesus, kita bisa menanggungnya. Kalau kita bereaksi betul dan lulus, maka sejahtera Allah akan tetap mengawali hati dan pikiran kita Pil 4:7, dan akhirnya ini akan menjadi kebaikan dan keuntungan kita Rom 8:28 dan di Surga jadi kemuliaan yang kekal, asal lulus Rom 8:17-18. Asal Tuhan jadi se-gala2nya, semua akan bisa dilakukan. Tidak sampai tawar hati, susah atau putus asa, justru bisa dinikmati dan setiap kali naik lagi setingkat.

  1. BISA BERPADA DALAM SEMUA PERKARA2 YANG FANA. 1Kor 7:31.

Kita masih boleh ingin yang baik dan berkenan pada Tuhan, baik hal2 jasmani dan rohani. Biasanya Tuhan meluluskan  keinginanorang2 yang berkenan kepadaNya Ams 15:29, 1Pet 3:12, pada waktunya Maz 37:4. Tetapi kalau belum dapat, tidak apa2 asal punya Tuhan, itu sudah berarti se-gala2nya. Kalau Tuhan bagi kita lebih dari semuanya, se-gala2nya, maka kita akan mudah bisa berpada dalam hal dan keadaan apapun juga dan tetap senang, misalnya dalam penjara, Paulus bisa nyanyi Kis 16:25, Petrus bisa tidur nyenyak Kis 12:7 dan bersukacita Kis 5:41.

  1. DITINGGALKAN ATAU DIKHIANATI TEMAN.

Ini bisa terjadi di mana saja. Ini mungkin sebab mereka tidak mendapat keinginan hatinya, atau kecewa, atau karena tidak tahu berterimakasih dll asal jangan karena salah kita. (Kalau ada salah, harus minta maaf dan dibereskan). Jangan sebab salah kita. Selalu harus lulus Rom 12:21, jangan benci, sakit hati, dendam tetapi ampuni, berkati, ini berarti tetap bisa berhubungan kembali, bisa bertemu, ber-sama2, bekerjsama, meskipun orangnya tidak enak dan menyakitkan hati; Kalau kita bisa ber-sama2 dengan sejahtera Roh(lebih2 dengan orang sulit) itu berarti lulus dan naik terus menerus (tetapi seringkali perlu cerdik Mat 10:16). Kalau kita jalan benar, tidak ada benci atau dendam, tandanya tetap ada sejahtera Roh Pil 4:7. Kalau dengar namanya, atau melihat orangnya, “tidak muak” tetapi bisa mengampuni dan menggaraminya sekalipun harus tetap menyangkal diri. Kalau menyangkal dirinya tidak tahan, terlalu berat itu berarti belum tuntas penganmpunannya, berkatilah!

Teman baikpun bisa meninggalkan kita, tetapi Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita Yes 49:15 apalagi mengkhianati, tidak mungkin terjadi, kecuali kita yang meninggalkan Dia seperti Saul dan tidak mau bertobat lagi, terpaksa Roh Kudus meninggalkannya.

  1. KALAU MATI.

Mati ditentukan Tuhan 1Sam 2:6, kalau tidak, bagaimanapun juga keadaannya, tidak akan mati,

Semua orang akan mengalaminya, mau atau tidak mau, kecuali orang2 yang ikut pengangkatan 1Kor 15:51. Kalau Tuhan itu se-gala2nya dan hidup bagi Kristus, maka mati itu untung Pil 1:21.  Kalau Tuhan se-gala2nya bagi kita, maka mati berarti bertemu Dia untuk kekal 1Tes 4:14, jadi untung Pil 1:21, sengat maut hilang 1Kor 15:55 sebab dosa tidak lagi dibuat oleh orang yang cinta Tuhan dan Tuhan menjadi se-gala2nya baginya. Tuhan yang paling penting dan paling menonjol dalam hidupnya bahkan satu2nya yang utama!

  1. DAN LAIN-LAIN.

Seluruh segi hidup kita ada pengolahan dan pencobaannya, tetapi dengan cara hidup seperti ini kita bisa tetap hidup suci dan lulus, sehingga “naik pangkat” lagi di hadapan Tuhan, makin indah dan Tuhan juga makin indah dan selalu se-gala2nya bagi kita.

Cara hidup seperti ini untuk setiap segi hidup,bisa dibuatkan rinciannya, satu per satu dalam terang Firman Tuhan. Misalnya waktu ada bahaya (besar-kecil), kalau Tuhan Yesus jadi se-gala2nya bagi kita, maka kita bisa tetap sejahtera sekalipun kita lemah, anugerahNya cukup bagi kita 2Kor 12:9 dan kita bisa menunggu, harap pimpinan dan pertolonganNya, pasti Tuhan bisa tolong. Juga untuk semua segi hidup lainnya.

KESIMPULAN.

Belajar cara hidup seperti ini, hidup sebagai milik Kristus, taat pada Pemilik dan Kristus jadi milik kita. Ini cara hidup yang berkemenangan dan selalu dikawali sejahtera Allah sebab Tuhan Yesus adalah se-gala2nya bagi kita. Meskipun ini hidup yang indah, masih mungkin bisa terserandung atau jatuh, sebab itu harus ber-jaga2 dan tetap memelihara rohani baik2 dalam Ruangan Suci (dengan 7 KPR). Kalau ada yang salah/ dosa, segera perbaiki sampai tuntas dan kembali berjalan dengan Tuhan dalam kesucian. Ini hidup yang indah,sejahtera, bebas kuatir dan bisa terus tumbuh dan ber-buah2, sekalipun dalam sikon akhir zaman yang jahat. Mengapa? Sebab jadi milik Tuhan dan Tuhan menjadi milik kita, Tuhan yang maha kuasa dan baginya tidak ada yang mustahil. Luk 1:37, Ay 42:2.

Nyanyian:

– Sekarang kumilik Yesus.

– Yesuslah segalanya, bagi saya.