M3910 – Pkh 11:1. Melemparkan Roti Ke Air.

Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan menemukannya banyak hari2 sesudahnya.

Roti = Firman Tuhan. Mat 4;4.

Air = orang banyak Wah 17:15.

ROTI INI MENCERITAKAN TENTANG FIRMAN TUHAN. Tetapi kita harus dengan jelas membedakan, bahwa ada banyak kata2 atau firman yang bukan dari Tuhan, bahkan dari iblis.

Kata2 dari iblis seringkali disembunyikan, sebab iblis se-olah2 sebagai malaikat terang 2Kor 11:14-15. Hendak membujuk dan menipu umat Tuhan. Kita harus ber-jaga2. Ia juga berani datang pada Putra manusia Yesus mencobai Mat 4:1-4, apalagi pada umat Tuhan, lebih2 yang hidup dalam dosa, ingin perkara2 dosa, yang bodoh dan tidak bisa membedakan, maka banyak tipu daya iblis si pembohong itu masuk dan makan korban Yoh 8:44. Justru dengan kata2 yang palsu dan dusta iblis, banyak orang jatuh dalam dosa, sejak dari Hawa. Hati2, kita harus bisa membedakan dan jangan mengatakan yang melawan Firman Tuhan, tetapi selalu mengatakan Firman Tuhan atau sesuai dengan Firman Tuhan.

Ada kata2 yang netral misalnya fakta, ilmiah, laporan yang betul dsb. Hal yang netral masih bisa diputarbalikkan oleh iblis, bahkan juga Firman Tuhan,  2Pet 3:16, sebab itu kita perlu bisa membedakan dan hanya memegang dan menyampaikan apa yang sesuai dengan Firman Tuhan. Dalam menyampaikan kata2 yang netral atau laporantetap minta pimpinan Roh Kudus, misalnya tidak untuk mengadu domba atau ada maksud2 tersembunyi, tetapi dengan benar dan tulus.

 

MEMBERITAKAN FIRMAN TUHAN DALAM SEGALA MACAM BETUKNYA.

MEMBERITAKAN INJIL KESELAMATAN, Mrk 16:15.

Masih banyak orang beriman yang belum melaksanakannya. Ini adalah bagian kita, yaitu melakukan kehendakNya Mat 7:21.

Ada tujuh langkah yang bisa kita lakukan yaitu:

  1. Diutus.

Kalau tidak ada yang diutus, bagaimana orang bisa tahu, bisa mendengar, bisa percaya Rom 10:14,15. Sebab itu kita harus mengerti baik2 perintah ini yang juga tertulis dalam Kis 1:8, Mat 28:18-19 dll. Umat Tuhan yang sudah mendengar itu berarti sudah diutus, tetapi yang mau belum semua. Kita sudah diutus, tetapi yang penting ketaatannya, itu yang menentukan apakah bisa diterima Tuhan atau tidak Mat 7:21.

  1. Pergi.

Banyak orang sudah mendengar tetapi reaksinya bermacam2, ada yang berkata ya atau tidak, tetapi yang penting selain berkata ya, kita sungguh2 pergi, itu berarti memakai sepatu Injil perdamaian, berjalan pergi. Ef 6:15

Jangan seperti Mat 21:28-31 sudah berakata ya tetapi tidak pergi melakukannya. Hal ini tidak sulit, sederhana, hanya mengambil putusan untuk mau dan pergi memberitakan Injil.  Jangan termasuk yang tidak mau pergi, sebab Tuhan akan menolak orang yang tidak mau melakukan kehendak Tuhan Ef 6:19

  1. Bicara.

Jangan diam saja tetapi bicara, beritakan bahwa Tuhan Yesus itu Juru selamat dunia, yang mau percaya akan diampuni dan dilepaskan dari dosa dan bebas dari hukuman kekal. Ini berita sederhana. Boleh dibantu dengan traktat atau buku, tetapi mulut kita harus bicara. Orang yang tidak mau bicara seperti garam yang tidak asin akan dibuang dan diinjak2 Mat 5:13-14. Baju yang kotor, baru tampak kalau pelita kita menyala, dan orang itu tahu. Kita harus bicara lebih2 dalam pengurapan Roh Kudus, berarti pelita kita menyala dan orang itu sadar ia orang berdosa yang perlu pengampunan dari Tuhan. Kita perlu hikmat dan kuasa Allah, sebab berdoalah dengan limpah dalam Roh dan kebenaran, sehingga kita bisapergi dengan kuasa dan hikmat Roh Kudus Luk 24:49,  Kis 1:8. Ada yang beralasan bahwa perbuatan kita bicara lebih banyak, betul, tetapi tanpa bicara orang tidak tahu apa2 Rom 10:14-15.

  1. Tunggu.

Kalau kita sudah bicara itu seperti menabur dan Tuhan akan menumbuhkan 1Kor 3:6. Kita menunggu sebab kita tidak bisa memaksa, harus dengan keputusan orang itu sendiri Luk 12:57. Bisa langsung percaya, bisa butuh waktu yang lebih lama, bahkan ada yang baru mau mati, baru percaya, tentu ia rugi, sebab kesempatannya hilang, tentu masih untung kalau mau percaya, bisa pindah dari neraka ke Surga.

  1. Doa.

Menangkan jiwa itu adalah peperangan dengan iblis. merebut orang2 dari tangan iblis yang mempertahankannya erat2.Seperti Tuhan Yesus merebut kita dari tangan iblis, juga kita harus demikian, dengan kuasa dan hikmat Allah Luk 11:20,22.

Kalau perlu dalam masa menunggu kita pergi dan bicara lagi dan terus mendoakannya. Jangan lupa berdoa, ini penting untuk follow upnya.

  1. Dengarkan.

Ini penting, sebab orang yang mau menerima Tuhan Yesus itu percaya dengan hatinya dan mengakui dengan mulutnya Rom 10:10. Kadang2 mengakui nama Tuhan yaitu mengakibatkan resiko atau macam2 salib, tetapi tetap perlu mengakui nama Tuhan Yesus Mat 10:31,33. Kita harus mendengarkannya sambil berdoa. Paulus mula2 menangkap orang yang mengakui Yesus itu Kristus dan Tuhan, tetapi segera sesudah ia bertobat, ia sendiri mengakui nama Tuhan Yesus dan memberitakannya dengan banyak resiko besar.

  1. Sambut.

Orang yang sudah percaya kita sambut dan terima seperti kita diterima Tuhan Rom 15:7.

Kita bersyukur dan bersukacita seperti di surga Luk 15:5 dan harus di follow up dengan memuridkan.Sebab orang yang beru percaya belum tahu apa2, apa yang harus diperbuatnya, supaya ia bisa berkata, berpikir dan melakukan apa yang betul di hadapan Tuhan. Sebab itu setiap orang yang baru percaya harus diterima lalu di muridkan setiap hari sampai jadi dewasa dan matang rohani. Paulus dimuridkan oleh Barnabas setiap hari Kis 9:27-28.

Sama seperti seorang anak yang lahir ia tidak tahu apa2. Semua kebutuhannya dilakukan ibunya. Ia diajar sampai mengerti semuanya. Bisa mandi, makan, sisir, pakaian, minum, ambil barang, berterimakasih, mengembalikan barang di tempatnya, menyapu, menyapa orang dst, ada banyak hal yang harus diajarkan kepadanya. Ini dilakukan ibunya dengan sabar dan perlu waktu sampai anak ini menjadi matang dan bisa hidup sendiri dan diterima masyarakatnya. Ini namanya pemuridan, yaitu supaya bisa menjadi murid Kristus, hidup seperti gurunya, begitu orang yang baru percaya harus diterima dan dimuridkan. Biasanya perlu satu orang yang tetap untuk memuridkannya, bisa dibantu 1 atau 2 orang lainnya tetapi perlu ada orang yang terus mendidik, mengajari.

Demikianlah 7 langkah untuk penginjilan atau Amanat Agung yang harus dilakukan setiap orang beriman. Semua kita diutus Tuhan, baik dalam tempat (panci), tempat kita berada, maupun diutus Tuhan ke tempat2 yang jauh kepada orang lain. Dengarlah suara Roh, taati Firman Tuhan, pergilah memenangkan jiwa, menggenapi 3 angka kedatangan Tuhan. Jiwa2 yang kita menangkan itu menjadi mahkota kita untuk kekal dalam kerajaan Surga. Jangan malas, pergi dan menangkan jiwa2, genapi 3 angka itu.

 

FIRMAN TIDAK AKAN KEMBALI DENGAN SIA2.

Yes 55:11. Kalau kita menyampaikan Firman Tuhan dengan tulus dan Firman yang kita sampaikan benar, maka Roh Kudus akan bekerja dan pasti ada hasilnya, mungkin langsung (seperti Zakheus) mungkin lambat, tetapi Firman itu pasti sudah bekerja di dalam orang itu mendatangkan hasil, yaitu hukuman kalau ia menolak (jadi bau maut menuju mati 2Kor 2:16) atau bagi yang mau taat, itu menjadi bau hayat menuju hidup yang indah). Juga bagi si penabur itu sendiri tentu ada pahalanya di Surga. Sebab itu kalau kita memberitakan Firman Tuhan, sampaikan dengan tulus, dengan segenap hati dan jangan kebenaran Firman Tuhan itu diubah (itu salah dan jahat Mat 5:19).

 

  1. PERBUATAN YANG NAMPAKNYA SIA2. Roti itu untuk dimakan, kalau dibuang ke air, itu sia2. Mem-bagi2 Firman Tuhan itu se-olah2 sia2, se-olah2 tidak ada untungnya, tetapi sesungguhnya upahnya sangat besar di Surga. Mem-bagi2 makanan rohani itu adalah tanda dari hamba yang setia dan budiman Mat 24:45 dan ini berarti indah dan besar di hadapan Allah. Baik secara resmi atau tidak, kepada orang banyak atau sedikit, biar kita mengerjakannya baik2 dan tulus di hadapan Tuhan, sebab pelayanan ini tidak sia2 1Kor 15:58. Bagi manusia ini sia2 tetapi di hadapan Allah ini suatu penaburan; tidak ada apapun yang kita buat untuk dan karena Tuhan yang sia2, semua ada p;erhitungan dan pahalanya (mahkotanya). Karena itu orang yang mengerti, sekalipun ini pengorbanan, mau terbeban dan sungguh2 mengerjakannya dengan baik2.

 

LEMPAR KE AIR DI SEKITARMU.

Roti itu dilempar ke air di dalamnya, pada orang di dekatnya, sekitarnya Luk 10:27. Kalau ia tergerak untuk pergi kepada air yang jauh, ia harus pergi ke sana, baru melepakan ke air jauh yang ada didekatnya. Tuhan ingin kita menjadi garam pada orang2 di dekat kita, sekitar kita, dalam panci kita, terang untuk sekitar kita, supaya baik keluarga atau orang2 yang ada dalam hubungan yang dekat dengan kita, dalam tanggungjawab kita Mat 5:13-16. Berikan roti itu kepada mereka supaya mereka mendapat hidup yang kekal. Pakai segala daya, kemampuan yang ada untuk memberkati sehingga mereka mendapat roti hidup yang kekal. Mengasihi itu istimewa untuk keselamatan yang kekal, meskipun ini juga termasuk dalam hal2 jasmani yang bisa kita lakukan.

E.1. Kalau orang2 di sekitar kita belum mau percaya, doakan, mintakan kemurahan Tuhan dan pakai setiap kesempatan yang ada, lebih2 dalam pimpinan, hikmat dan kuasa Allah untuk menyelamatkan mereka. Kadang2 ini bisa berlangsung cepat seperti Zakeus, Matius dll tetapi kadang2 juga lebih lama. Ada iman2 dan orang Parisi pada waktu Putra manusia Yesus memberitakan Firman Tuhan belum mau bertobat, tetapi sesudah Pentakosta, ada banyak yang mau percaya dan bertobat Kis 6:7, Sebab itu doakan dan minta kesempatan dan kemurahan Tuhan bagi mereka supaya bisa diselamatkan. Jangan putus asa, lebih2 dalam keluarga, Tuhan menjanjikan keselamatan seisi rumah, meskipun ini tidak otomatis, seringkali harus diperjuangkan. Kis 16:31.

E.2. Juga diantara orang2 yang sudah percaya, kita tetap saling menguatkan dan menolong dengan kasih, Firman dan kuasa Roh Kudus. Sampaikan Firman Tuhan dengan tulus, lebih2 dalam pimpinan Roh Kudus, maka Firman Tuhan itu akan jadi jawaban, pertolongan, kelepasan dalam problem2 yang dihadapinya. Tentu kita sendiri harus penuh dengan Firman Tuhan, baru bisa melimpah keluar dari mulut kita kebenaran2 Firman Tuhan. Hati yang seperti Meja Roti Pertunjukan, yang cinta Firman Tuhan dan penuh dengan pengurapan Roh Kudus akan limpah dengan Firman Tuhan yang menyembuhkan dan menolong orang2 di sekitar kita. Banyak problem timbul sebab umat Tuhan menyimpang dari Firman Tuhan. Kalau hidupnya (kembali)dicocokkan dengan Firman Tuhan, pasti berkat, pertolongan dan kuasa Firman Tuhan akan berlaku dalam hidupnya. Daud cinta Firman Tuhan, sebab itu segala yang diperbuatnya jadi beruntung karena Firman Tuhan Maz 1:1-3. Bagi2kanlah Firman Tuhan.

 

BERBAHAGIALAH ORANG YANG MENABUR DI TEPI AIR Yes 32:20.

Kalau kita mau menabur Firman Tuhan pada orang di sekitar kita bahkan pada orang banyak dengan tulus dalam pimpinan dan kuasa Roh Kudus, maka kita akan berbahagia. Bahkan dengan baptisan dan pimpinan Roh Kudus, ada banyak orang yang mau pergi memberitakan kebenaran Firman Tuhan Kis 1:8, Maz 68:12. Tabur terus, Firman Tuhan tidak akan kembali dengan sia2, lebih2 dalam hujan Akhir, dalam kegerakan Roh Kudus. Akan terjadi kebangunan rohani yang heran Yez 37:10, orang2 yang sudah kering atau mati rohaninya akan bangkit. Banyak perkara besar yang dikerjakan Firman Tuhan dan Roh Kudus, sebab Firman itu hidup dan berkuasa,beritakanlah kata2 dari Allah yang Mahabesar, Mahakuasa luar biasa, sebab itu jangan berhenti, beritakan terus sampai Tuhan Yesus datang kembali.

MENEMUKANNYA KEMBALI.

Orang yang menabur di air itu tampaknya menghamburkan atau memboroskan rotinya atau hartanya atau hidupnya dalam memberitakan Firman Tuhan, tetapi mereka akan mendapatkan kembali! Ams 11:24-25. Dapat apa?

  1. Orang yang suka mem-bagi2 Firman Tuhan akan mengerti Firman Tuhan lebih banyak, lebih dalam, sebab ini dijanjikan Tuhan sebab Firman Tuhan ini untuk kehidupan rohani umat Tuhan. Kita akan makin mengerti, makin bersukacita, makin limpah dan bisa melakukan Firman Tuhan dengan lebih banyak dalam seluruh segi hidup kita.
  2. Sesudah kita selesai menabur di dunia, semua yang kita kerjakan dengan tulus sesuai dengan kehendak Tuhan akan menjadi pahala dan kemuliaan kita, mengikut, menyertai kita se-lama2nya Wah 14:13, tidak akan sia2 1Kor 15:58. Sebab itu jangan berhenti menaburkan roti di air, baik untuk penginjilan (angka 1,2) atau saling menguatkan, menasehati dan menumbuhkan(angka 3) dan dalam segala cara dan kesempatan, maka hasilnya itu indah dan kekal, sangat mulia.

PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN dalam segala macam bentuknya, misalnya khotbah dalam mimbar Gereja oleh pemimpin2 / gembala, ini pemberitaan secara resmi, termasuk juga pelajaran Alkitab (di Gereja, sekolah Alkitab, sekolah2 biasa, dalam upacara2 tertentu dll). Seharusnya seorang tidak ber-kata2 dari dirinya sendiri, tetapi menyampaikan Firman Tuhan, Alkitabiah. Meskipun ada penafsiran atau pengertian, tetapi dengan tulus harus disampaikan hanya kebenaran Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus, bukan kebenaran sendiri, tradisi, apalagi kebenaran golongan, politik, orang2 yang punya maksud2 tertentu dll.

 

III. PEMBICARAAN TIDAK RESMI.

Baik dalam nasehat, pesan2 atau bicara di antara sama sendirinya, dalam keluarga dan kelompoknya, Meskipun tidak resmi, adalah kehendak Tuhan untuk setiap orang beriman selalu bicara sesuai dengan Firman Tuhan 1Pet 4:11.

Putra manusia Yesus di dunia selalu bicara sesuai dengan apa yang dikatakan Bapa Yoh 8:26. Ada yang langsung sesuai dengan Firman Tuhan, ada  yang berdasar Firman Tuhan, misalnya kalau kita mengatakan angka atau faktor yang benar, itu berarti ber-kata2 jujur, itu sesuai dengan Firman Tuhan.

Kita juga  mengatakan hal2 yang netral, yang ilmiah, atau laporan2, tetapi kita harus jelas membedakannya, jangan dicampur apalagi memalsukan yang bukan Firman sebagai Firman Tuhan, itu melawan Firman Tuhan. Iblis pembohong itu seringkali memakai kata2 sendiri, bahkan kehendak daging sebagai Firman Tuhan atau didukung oleh Firman Tuhan, tentu ini pengertian yang salah dan tidak berkenan pada Tuhan.

 

FIRMAN YANG TERTULIS dalam segala bentuknya. Ini juga harus dibedakan yang betul2 Firman Tuhan dan campuran apalagi yang bukan dari Firman Tuhan. Sebab itu kita harus menjaga supaya mulut kita tidak mengatakan yang salah, melawan Firman Tuhan apalagi kata2 dari iblis, termasuk menuruti daging dan hawa nafsunya.