M3909 – Wahyu 3:10. Rencana Tuhan Dan Perlindungannya

MAKSUD PEMELIHARAAN TUHAN.

Tuhan memelihara dan melindungi kita secara jasmani dan rohani dengan sempurna, tetapi kenyataannya tergan-tung kita.

Untuk apa semuanya ini? Supaya kita tetap selamat = masuk Surga dan Terus Meningkat Sampai Puncak (TM-SP). Sampai di mana kita sampai, itu se-suai dgn faktor ketaatan kita ma-sing2, sebab faktor Allah 100% berhasil dan sama untuk semua orang Rom 2:11.

Kalau tidak ada kesukaran, itu ber-arti tidak pengolahan yang cukup untuk  menumbuhkan kita. Justru kesukaran, pencobaan, segala macam yang tidak enak, kalau kita lulus, itu menjadi peng-olahan untuk pertumbuhan dan pe-ningkatan kita sekaligus ber-buah2.

 

KESUKARAN.

Ada dua macam:

  1. Karena dosa, ini disebut hajaran. Tingkat pengolahannya sangat sedikit dan tidak tumbuh, bahkan merosot dan merusakkan rencana asli Tuhan bagi masing2 kita Pkh 9:18. Ini harus dihin-dari dengan terus hidup benar di ha-dapan Allah.
  2. Sebagai pengolahan:

2a. Yang biasa, ini yang kita alami se-karang yang perlu supaya kita makin tumbuh dan ber-buah2 supaya akhir-nya menjadi seperti Kristus. Kesukar-an2 golongan ini biasanya tidak lebih dari kekuatannya. 1Kor 10:13.

2b. Yang luar biasa, yaitu pengolahan pada akhir zaman untuk penamatan rencana Allah, hanya dalam waktu 3,5 tahun. Pengolahan ini sangat berat, sebab batas minimumnya meningkat untuk seluruh dunia. Tetapi Tuhan memberi fasilitas atau perlengkapan khusus akhir zaman (hujan Akhir). Ini dimaksudkan Allah untuk menamatkan Gereja, disempurnakan dan orang2 beriman dituai sebagai panen besar (pengangkatan) dan panen sisa (yang selamat dalam zaman Antikris).

Adanya pengolahan yang luar biasa ini ber-ulang2 disebut dalam Alkitab supaya kita mengerti dengan jelas dan ber-jaga2.

  1. Dosa dan kesucian meningkat, ter-jadi Polarisasi Wah 22:11, 2Tim 3:1-5, bahkan kebencian (ini pekerjaan iblis) yang menghancurkan (dosa yang me-ningkat sampai sempurna) berdiri di tempat suci (ini Gereja2 di jalan lebar muncul dengan terang2an seperti Per-gamus, Tiatira, Laodikea, Sardis Wah 2-3), maka datanglah masa Pelarian. Wah 12:6.
  2. Mat 24:16 yang di Yudea (yang di Israel terhilang) lari ke gunung, jangan pulang lagi, ini berarti pengangkatan.
  3. Mat 24:17 yang di sotoh jangan turun lagi (ikut pengangkatan).
  4. Mat 24:18 yang di ladang jangan pulang lagi, lalu ke mana? Ikut lari, ikut pengangkatan.
  5. Mat 24:19-21. Wai yang tidak bisa ikut lari sebab mengandung (dosa) dan menyusui bayi (terikat pada dosa2nya yang terus tumbuh pesat) atau yang hidup dalam musim dingin (rohaninya) dan hari Sabat (ibadah terpaksa, karena hukum, hati tetap ingin dunia, orang2 ini tidak bisa lari) dan mereka yang tidak bisa lari, hanyut dan mati dalam dosa, atau tertinggal dan masuk dalam aniaya yang belum pernah ada) celaka besar! Yang suci makin suci lalu ter-angkat (saat pelarian), yang dosa makin najis dan tertinggal masuk dalam za-man aniaya Antikris.
  6. Fasilitas akhir zaman. Akhir zaman disebut hujan Akhir untuk menyempur-nakan Gereja. Ul 11:14. Fasilitas yang utama adalah hujan Roh akhir zaman yang sangat limpah disertai dengan segala fasilitas lain seperti pembukaan Firman Tuhan Mat 10:26-27, jabatan2 lengkap untuk menyempurnakan Gere-ja Ef 4:11-13, juga ada pelayanan orang sempurna dari tahta Allah Yoh 1:51, Yoh 12:14.
  7. Batas minimum yang meningkat. Wah 11:2. Yang percaya yang biasanya selamat sekarang hanyut dalam dosa 2Tim 3:1-5 dan di-injak2 oleh orang kafir yaitu Antikris. Bahkan ligabo (lima gadis bodoh) juga tertinggal. Hanyalah Ruangan Suci dan orang2 yang me-nyembah di dalamnya terangkat dan ti-dak kena celaka aniaya besar 3,5 tahun. Sebab itu khususnya untuk akhir zaman kita harus bersedia lebih dari yang biasa Mat 24:42, tidak boleh tinggal di Halaman, tetapi meningkat terus dalam Ruangan Suci. Orang yang tidak me-makai pakaian perjamuan kawin akan dibuang keluar Wah 22:11.
  8. Masa hukuman Rumah Allah dan hukuman dunia 1Kor 11:32. Seluruh dunia kena dimulai dari rumah Allah. 1Pet 4:17; tapi kemudian menyala di seluruh dunia Luk 12:49-50 dan umat Tuhan akan dibaptis dengan baptisan api Mat 3:11. Jadi dari bukti ini, ter-nyata memang ada akhir zaman dan peristiwa dan bahaya yang dahsyat terjadi di dalamnya, tetapi orang yang penuh dan dipimpin Roh (Gal 2:20) menang dengan ajaib dan tumbuh dengan pesat.

III. PRINSIP AKHIR ZAMAN.

  1. Dosa dan kesucian meningkat sam-pai puncaknya, Polarisasi.
  2. Seluruh dunia kena (Wah 3:10), yang bersedia untung, ikut pelarian Wah 12:6 yaitu ikut pengangkatan dan dipelihara Allah dalam pesta kawin Anak domba. Orang yang tumbuh, me-lewati batas minimum akhir zaman akan ikut dalam tubuh Kristus global, mengalami pengolahan yang dahsyat tetapi menang dan ikut pengangkatan dan selamat, bahkan dapat mahkota dan pahala yang sesuai dengan per-buatannya. Orang yang tidak bersedia, jadi Kristen biasa, tetapi di bawah batas minimum akhir zaman (hidup di Ha-laman, suam, jatuh bangun dalam do-sa, bercabang hati, duniawi dll) akan mati terseret “tsunami dosa” atau ter-tinggal dan masuk zaman Antikris.
  3. Kalau kita sudah meningkat sampai lebih dari batas minimum, tetapi ter-nyata pengertian ini salah (atau orang ini mati sebelum masuk dalam Minggu ke-70 Daniel, kita belum tahu saatnya), tetap untung, tidak rugi. Sebab sampai di mana buah2 dan tingkat yang kita capai di dunia ini, itu menjadi ukuran kemuliaan kita di Surga sampai kekal. Wah 14:13; 22:12. Sama sekali tidak rugi, bahkan untung.
  4. Kalau pengertian tentang batas minimum ini betul dan kita sudah masuk Minggu ke-70 Daniel dan belum mencapai ukuran batas minimum, wai, wai seperti Mat 24:19-21, binasa dalam dosa atau tertinggal masuk dalam zaman Antikris yang sangat dahsyat, celaka. Kalau Tuhan berkata wai, itu betul2 celaka dan kekal.
  5. Sebab itu tidak ada pilihan lain, le-bih2 yang betul, adalah akan ada masa pencobaan dahsyat dari seluruh dunia Wah 3:10 dan yang tidak mau bersedia, wai, pasti celaka besar!

Kalau sudah bersedia ekstra dan tum-buh, sekalipun orang ini mati sebelum masuk Minggu ke-70 Daniel, ia tetap tidak rugi, investasi rohani itu untung sampai kekal! Tingkatkan rohani kita dan bersedia habis2an se-bisa2nya pas-ti tidak rugi sedikitpun justru untung ber-lipat2 kali ganda dan akan sukacita, puas, bahagia di dunia sampai kekal.

BAGAIMANA BERSEDIA UNTUK KEDATANGAN TUHAN?

Menghadapi bahaya dan segala macam ancaman. Dosa meningkat sampai pun-cak menyebabkan segala kejahatan dan bahaya meningkat sangat tinggi dan sangat limpah di mana2. Banyak per-kara2 jahat, teroris, macam2 bahaya kematian yang dahsyat, kalau bukan dari Antikris, umurnya hanya beberapa hari sampai beberapa tahun lalu bisa ditumpas habis.

Tetapi kalau sudah masuk Minggu ke-70 Daniel, tiga Antikris ini sudah keluar, selama 3,5 tahun mereka tidak bisa ditumpas, tidak bisa dikalahkan, tetapi suksesnya makin besar dan me-nguasai seluruh dunia, lalu terjadi pengangkatan dan sesudah itu mulailah zaman aniaya Antikris.

Tetapi Gereja dalam 3,5 tahun I (meskipun kejahatan Antikris tidak bisa ditumpas, juga menguasai seluruh du-nia), tetapi Gereja jalan sempit, tubuh Kristus global tetap menang dengan ajaib sehingga Gereja itu disebut ajaib Wah 12:1, tidak bisa dikalahkan.

Zaman sekarang korban segala ma-cam kejahatan sudah makin meningkat di mana2, kalau toh ini belum masuk Minggu ke-70 Daniel, tetapi ini sudah menjadi pengolahan dan latihan bagi kita untuk bisa menghadapinya, tetapi kalau kalah, tetap mati! Sebab itu se-karang kita sudah harus menang atas-nya, sebab kalau tidak bisa menga-lahkannya, akan menjadi korbannya. Bagaimana cara menghadapinya?

  1. Siap menghadapi kematian Amos 4:12. Ini akibat maksimal. Kalau sudah siap menghadapi kematian, sekalipun mati, tetap selamat. Harus beres dari dosa (MAK DSY) sebab dosa tidak boleh masuk Surga! Wah 21:27. Tetapi hidup dalam kesucian itu memang kehendak Tuhan, dan itu hidup yang bahagia penuh kepuasan dan sukacita dan ren-cana Allah akan jadi dalam hidupnya, juga pada yang sudah tua, masih ada rencana Allah baginya kalau hidup suci seperti Simeon, Hanna, Kaleb, Musa, Yacob dsb.
  2. Cara ilahi. Kita tidak pakai kekuatan uang, senjata, politik, kekuatan kita sendiri dll, tetapi dengan kuasa ilahi yaitu dengan cara hidup dipimpin Roh. Sama seperti Nuh menghadapi air bah, ia berjalan dengan Tuhan Kej 6:9.

Biasanya kita memakai cara kom-binasi kuasa Allah dengan kekuatan kita sendiri. Tetapi kalau kita bersandar pada kekuatan kita sendiri, itu justru membuat celah untuk iblis masuk dan mengalahkan; kita harus belajar mahir dipimpin Roh, tidak memakai kekuatan sendiri, maka tidak ada siapapun dan apapun yang bisa mengalahkan kita sebab Tuhan beserta kita dan kita taat penuh pada pimpinanNya Rom 8:31, 1Yoh 4:4. Sebab itu kita perlu banyak berdoa dalam Roh dan kebenaran dan 7 KPR, sehingga baik ber-kata2 maupun berbuat kita menunggu Tuhan dan mentaatiNya Yoh 5:19; 8:26 sehingga hidup kita ini bukan kita lagi tetapi Kristus yang hidup di dalam kita. Sebab itu kita harus selalu ber-tanya2 akan Tuhan 1Taw 16:11 dalam doa, Firman Tuhan, nasihat tubuh Kristus dll. Kalau Tuhan belum memberi pimpinan, sabar menunggu dengan iman, jangan panik.

  1. Berjalan dengan iman 2Kor 5:17, Rom 1:17.
  2. Kita harus tahu sebanyak mungkin janji2 Tuhan (sebab itu belajar Firman Tuhan secara sistematis seluruh Alkitab itu sangat menguntungkan Kis 20:20,27). Allah kita itu Mahakuasa, tidak ada yang mustahil bagiNya Luk 1:37. Dia ajaib, jalan2Nya seringkali ti-dak terduga atau tidak dimengerti oleh pikiran kita tetapi akhirnya menang Rom 8:28.
  3. Bertindak dengan iman. Iman itu berdasar pada janji2 Firman Tuhan, bu-kan fantasi kita sendiri, tetapi kalau Tu-han sudah meyakinkan, ada peneguh-an Roh Kudus sehingga hati kita sejah-tera, baru kita lakukan. Kalau belum yakin, berdoa dahulu, lebih2 dalam Roh sampai yakin, baru bertindak dengan iman.
  4. Menyerah dan taat sungguh2. Ja-ngan tunggu kalau ada kesukaran atau bahaya baru kita mencari Tuhan, tetapi mulai sekarang, bahkan untuk bisa hi-dup suci & melakukan Firman Tuhan, kita sudah harus berperang dengan da-ging dan berharap dan memakai kuasa Allah dgn taat dan menyerah penuh.

Jangan lupa, sesudah pengangkat-an, orang yang tertinggal dalam aniaya Antikris, yang bertobat dan mau me-ngakui nama Tuhan harus menyerah dan taat dengan pengorbanan penuh supaya bisa tetap selamat. Penyerahan dan pengorbanannya luar biasa, tetapi sekedar untuk bisa selamat (Wah 7:9, hanya dapat jubah putih dan daun palm). Ini sebab darurat, terpaksa, ti-dak ada jalan lain, ditekan Antikris dan satu2nya jalan selamat adalah dengan menyerah dan taat sampai mati Wah 13:7. Semua sadar dan me-nyesal wak-tu tertinggal dalam peng-angkatan dan mengerti, sebab itu sekalipun harganya sangat mahal, semua mau mem-bayarnya.

Tetapi sebelum pengangkatan ka-lau kita berani menyerah dan taat se-perti kalau ditekan dan terpaksa da-lam zaman Antikris, untuk zaman seka-rang, hasilnya akan luar biasa. Tuhan tidak menekan kita, tetapi kita sendiri yang harus menyerah dan menekan daging habis2an supaya bisa taat sepenuhnya, maka hasilnya akan luar biasa, jadi ajaib. Juga dengan perto-longan Roh Kudus (apalagi waktu hujan Akhir), kuasa Allah akan bekerja de-ngan luar biasa dan berkemenangan. Tetapi kita harus ingat,jalan kita tetap dengan kasih, bukan dengan sombong atau semau kita seperti Yakobus dan Yohanes Luk 9:54-55, atau dengan pe-dang Petrus sampai putus telinga Mal-kus. Bahkan kadang2 kita mengalami derita, aniaya, kerugian sebab Tuhan belum tolong, tetapi jangan benci atau membalas, jangan menuruti daging. Pembalasan adalah urusan Tuhan Rom 12:19. Tetapi orang2 yang berontak atau orang2 Antikris yang melebihi ba-tas akan dibatasi sendiri oleh Tuhan dengan hukum2 yang tepat dan dah-syat seperti kepada orang2 yang be-rontak pada Musa. Juga Firaun tidak dilawan dengan pedang atau perang oleh Musa, tetapi Tuhan sendiri yang membinasakannya di laut Merah.

Kita sekarang harus belajar ber-jalan dalam Roh, bukan dengan emosi atau kekuatan kita sendiri, dan untuk itu perlu penyerahan dan ketaatan. Mana yang kita pilih, sekarang taat penuh (Wah 12:1) atau menunggu kalau sudah terlambat, sudah terting-gal baru taat penuh? Wah 13:7; 7:9. Belajar bersandar pada Tuhan Gal 2:20 mulai sekarang dalam setiap penco-baan yang Tuhan izinkan datang, yang makin berat sesuai dengan pertum-buhan kita, apalagi dalam Minggu ke-70 Daniel, itu sangat dahsyat, tetapi Tuhan sediakan fasilitas yang juga sangat besar!

  1. Dipimpin Roh. Kita harus belajar hidup dipimpin Roh dalam perkara kecil dan besar Luk 16:10. Belajar bersekutu dalam Roh Ef 4:3, Luk 12:12,13, dengan satu atau beberapa orang yang sama2 dipimpin Roh. Seperti Saul dan Ananias, Petrus dkk dengan Kornelius dkknya. Mereka tidak saling mengenal, tetapi bisa bekerjasama sebab semua sama2 dipimpin Roh. Kalau bisa, maka hasil-nya besar, luar biasa. Juga dalam menghadapi perkara2 yang dahsyat dari iblis, kita bisa menang melawan problem2 yang makin besar!

Kalau kita sudah bisa bersekutu dalam Roh dengan sedikit orang, maka Roh Kudus akan memimpin kita dengan makin banyak orang sampai akhirnya dengan seluruh tubuh Kristus sedunia. Kalau orang2 yang termasuk dalam tubuh Kristus global sudah bisa dipim-pin Roh, bersekutu dan bekerjasama dalam Roh, maka Gereja akan meng-alami kemenangan2 yang makin besar, ajaib dan mulia dan tumbuh sampai pada kesempurnaan. Lebih2 dengan adanyapelayanan orang sempurna, kita semua dilatih dan ditingkatkan berge-rak sebagai satu tubuh Kristus global (dan orang2 ini tidak ada yang mati, tetapi tetap hidup sampai pengang-katan dan sebagian menjadi sempurna 1Kor 15:51-52). Ini prinsip hidup ligabis, hidup dipimpin Roh, bersekutu dalam Roh, sehingga semua yang hidup se-perti Kristus, bisa diatur langsung oleh Roh Kudus (12 bintang di atas kepala Gereja Wah 12:1). Dengan cara ini, anggota2 tubuh Kristus akan tumbuh dengan cepat dan melayani dengan kuasa Allah yang penuh sampai 3 angka genap, maka pengangkatan terjadi.

Tidak lagi ada administrasi atau management manusiawi, semua diatur dalam Roh dengan tepat dan sem-purna. Antikris dan iblis tidak berdaya, sebab Allah sendiri yang mengatur dan memimpin semuanya. Sebab itu kita perlu belajar makin mahir dipimpin Roh dalam kesucian di jalan sempit (terus mematikan daging) maka hasilnya akan luar biasa dan lebih heran dari hujan Awal dalam Kisah para rasul. Ada banyak tekanan, aniaya dan kejahatan yang dahsyat, apalagi dalam Minggu ke-70 oleh pekerjaan setan yang begitu banyak dan dahsyat! Setiap pengikut Antikris itu ada roh Antikris dalam diri-nya (ini tanda atau meterai Antikris, lihat buku Antikris). Mereka meng-an-cam, membunuh, membuat malape-taka dengan kuasa setan dan tehnologi modern. Digendam, di-guna2 dan kua-sa gelap zaman sekarang sudah dah-syat, apalagi dalam zaman tiga Antikris pertama dan Antikris yang ke-4 (Dan 7). Sebab itu kita tidak bisa menghadapi kejahatan, penipuan, ancaman dan se-gala macam bahaya dengan kekuatan sendiri! Pakai kuasa Allah. Tidak bisa setengah hati, akan diludahkan Tuhan seperti Laodikea Wah 3:16 dan akan hanyut dalam dosa dan kejahatan yang sangat brutal dan ganas. Banyak keja-hatan yang dahsyat sekarang masih bisa dikuasai di banyak negara, tetapi dalam Minggu ke-70 Daniel kejahatan yang sangat menge-rikan tidak bisa lagi dibasmi, tetapi justru merajalela dan menguasai selu-ruh dunia, sehingga korban berjatuhan sangat banyak, juga orang2 beriman yang undur dan hanyut dalam dosa akan menjadi korban.(ingat ini orang yang terpolarisasi dalam dosa). Tetapi mereka yang bisa berjalan dan bersekutu dalam Roh akan menang.

KESIMPULAN.

Kita harus ekstra lebih meningkat, beri waktu dan segenap hati, penyerahan dan ketaatan seperti Gal 2:20. Jangan takut hal2 jasmani, itu juga diurus dan ditolong Roh Kudus sebab kita masih hidup dalam dunia sampai hari peng-angkatan. Tetapi meningkatlah dengan 2 gomer manna, pengurapan dua kali ganda, doa dalam Roh tanpa berhenti, persekutuan dalam Roh, betul2 dipim-pin Roh dalam jalan sempit dan mahir pikul salib sampai daging mati sama sekali, supaya kita bisa tahan, menang, tumbuh dan ber-buah2 pada hari2 akhir zaman yang dahsyat. Tidak rugi untuk tumbuh ekstra meskipun Minggu ke-70 Daniel belum datang, sebab hasil makin indah dan mulia sampai kekal.

Nyanyian: Berachah no. 1003.

Hidup sperti Kristus setiap hari.