M3892 – Roma 10:16. Kemungkinan Selamat Berapa Persen ?

HAL2 YANG MENENTUKAN KESELAMATAN KITA.Kita akan melihat kemungkinan sela-mat dari 0,25,50,75, 100%

Yaitu:

  1. Allah. Menghendaki semua orang se-lamat 2Pet 3:9 dan Ia menentukan sya-rat2 untuk janji keselamatan ini dan janjiNya pasti akan tetap digenapi, Allah tidak pernah ingkar akan janjiNya.
  2. Manusia. Keselamatan tergantung dari masing2 kita, siapa yang meme-nuhi syaratnya, pasti selamat. Setiap orang bisa mengambil keputusan yang berbeda2 dan itu menentukan kesela-matannya untuk kekal Luk 12:57.

Syarat2Nya adalah: percaya pada Tuhan Yesus dengan segenap hati dan mengakui dengan mulutnya, maka orang itu diselamatkan Rom 10:10. Ke-selamatan dari Allah ini pasti dan harus tetap dipegang sampai saat terakhir! Tetapi kalau manusia  berubah per-caya, maka keselamatannya juga ber-ubah. Jadi keselamatan yang sudah ki-ta terima itu harus dipelihara baik2 sampai ke akhir Pil 2:12 bahkan dengan takut dan gentar, artinya jangan main2, tetapi sungguh2 dengan segenap hati, sebab ini perkara yang paling besar untuk kekal Ibr 4:3. Kita harus selalu benar di hadapan Tuhan (MAK DSY), sebab dosa tidak boleh masuk Sorga Wah 21:27.

  1. Iblis. Sebetulnya tidak tergantung dari iblis, tetapi kalau manusia ragu2 sehingga bisa digoda, keselamatan itu bisa hilang, sebab ditipu iblis, mau menuruti iblis dan berdosa; kalau sam-pai mati tidak bertobat, keselama-tannya hilang. Kalau kita tetap percaya dan setia sampai akhir, setan tidak bisa mengambil keselamatan itu.

Tetapi kalau orang itu mau bertobat (kesempatan itu ada sampai saat ter-akhir) seperti penjahat  yang disalib, akan diampuni dan selamat. Iblis selalu datang menggoda  dengan macam2 ke-sukaan atau mengganggu dengan pro-blem. Sebab itu jangan bereaksi dosa tetapi harus lulus, maka kita tetap selamat. Pakailah pedang Roh dan se-lengkap senjata Allah dalam meng-hadapi problem apapun. Setan datang dengan kuasa dan tipu daya. Sebab itu kita harus selalu penuh dan dipimpin Roh, maka kuasa Roh Allah  yang ada dalam kita lebih besar dari setan Rm 8:31, 1Yoh 4:4. Tetapi kita juga harus belajar Firman Tuhan dalam peng-urapan Roh Kudus supaya kita tidak kena tipu dayanya 2Kor 2:11 tetapi bisa mengalahkannya dengan kuasa Roh Kudus dan Firman Tuhan.

Roh Kudus dan Firman Tuhan se-lalu bekerja sama Maz 43:3. Setiap kali ada problem atau gangguan Roh Kudus akan mengingatkan kita ayat dan pe-ngertiannya yang tepat Yoh 14:27 sehingga kita tahu siasatnya 2Kor 2:11 dan dengan mentaati Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus, kita bisa mengalahkan iblis, dan kita menang. Kalau kita mau taat dipimpin Roh, ma-ka Roh Kudus akan mengingatkan kita, lebih2 waktu lalai atau bingung, se-hingga kita bisa kembali dalam keadaan siaga dan mengerti, dan bisa taat akan Firman Tuhan. Sebab itu kita harus selalu punya selengkap senjata Allah.

Kalau keselamatan dipelihara, itu berarti rohaninya tumbuh, sebab terus di jalan sempit dan dipelihara dengan 7 KPR. Kalau rohani tidak tumbuh berarti ada yang tidak beres dan kalau tidak dicari dan tidak dibereskan, maka keadaan bisa makin parah dan kalau tidak bertobat, rohaninya rusak dikua-sai dosa dan keselamatan bisa hilang.

Tidak sulit mendapat keselamatan sebab Tuhan memberinya Cuma2 dengan cara yang mudah dan dibantu Roh Kudus,

Kalau kita mau percaya dengan segenap hati, Roh Kudus selalu standby menolong kita dan setan tidak bisa menyabot.

Juga dalam pemeliharaan dan per-tumbuhan rohani, Roh Kudus selalu menolong kita dan pasti berhasil asal sungguh2 mau percaya dan meme-liharanya. Jadi keselamatan dari Tuhan tidak sulit.

KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN.

100 % = PASTI SELAMAT.

Seharusnya semua orang beriman itu sudah punya keselamatan yang pasti sejak dari mulai percaya seperti penjahat yang disalib Luk 24:43.

Kalau seorang mau percaya sung-guh2, timbul iman dalam hatinya (ini kehendak Allah untuk menyelamatkan semua orang dan Roh Kudus akan meyakinkan hatinya), sehingga ia yakin bahwa ia pasti selamat. Ini yang betul dan ini yang harus terus dipelihara sepanjang perjalanan waktu sampai ke akhir. Memang inilah kehendak Tuhan supaya kita selalu siap menghadap Tuhan sewaktu2, sebab kita tidak tahu kapan Amos 4:12 sehingga tetap se-lamat. Sebab itu sesudah percaya dan diselamatkan, kita harus tetap hidup benar tidak kembali berbuat dosa dan selalu melakukan kehendak Allah se-suai Firman Tuhan Mat 7:21. Ini tidak sulit kalau kita mau, sebab Roh Kudus selalu siap untuk menolong. Pada saat2 kita lalu lupa, diincar iblis dsb, Roh Kudus akan langsung menolong kita. Memang Dia adalah Penolong kita yang tinggal selamanya di dalam kita sebagai penolong pribadi Yoh 14:26. Juga dengan 7 KPR . Jadi untuk selamat dan tetap selamat, Allah sudah menye-diakan semua yang diperlukan  bagi kita dengan lengkap dan tepat. Kalau kita terus berjalan dalam Roh, maka akan selalu ada sejahtera dari Allah mengawali hati kita Pil 4:7 sehingga kita selalu aman dalam keselamatan dari Tuhan. Biasanya kalau ada dosa, sejahtera Roh akan hilang dan kita perlu memeriksa diri (Maz 139:23-24) seperti waktu perjamuan suci (hujan awal dan hujan akhir itu dikerjakan setiap hari bahkan di rumah Kis 2:46). Asal mau taat sungguh2, keselamatan kita terpelihara dalam Tuhan, jangan kuatir. Tetapi orang yang jatuh bangun dalam dosa, sebab tidak sungguh2 mau percaya dan taat, sulit mengerti dan sulit mencheck keselamatannya, dan berbahaya lebih2 kalau keras hati dalam dosa!

Roh kudus akan selalu menolong kita untuk menjaga hati dan hidup kita tetap suci dan berkenan pada Tuhan Yoh 16:8. Tentu dari pihak kita harus sungguh2  mau untuk taat, dipimpin Roh dengan tulus. Jangan menyem-bunyi dosa atau rencana, angan2 dosa. Tuhan tahu dan semua itu sia2 Gal 5:24.

Ada beberapa kasus khusus yang berhubungan erat dengan keselamatan kita, antara lain:

  1. Lahir mati. Anak itu selamat kalau disucikan dalam orang tuanya yang percaya Tuhan (meskipun hanya salah satu) 1Kor 7:14.
  2. Kalau sungguh2 bertobat, seperti Simson, Roh Kudus kembali kepadanya, pasti selamat sekalipun sebelumnya jatuh dalam dosa, tetapi karena do-sa2nya rencana Allah rusak, hidup dan rencana Allah dalam dirinya berhenti Pkh 9:18, Luk 23:43.
  3. Orang2 yang tertinggal dalam za-man Antikris. Sebab hidup dalam dosa, mereka akan binasa, semua harus ikut dan menyembah Antikris. Tetapi kalau mereka bertobat, mereka akan dia-niaya sampai mati oleh Antikris dan anak buahnya, sebab semua orang2 percaya yang tidak mau bertobat ini sudah diserahkan dalam tangan An-tikris Wah 13:7/ 1Kor 5:5. Tetapi kalau sekarang mereka mau bertobat sungguh2, maka pasti selamat, tetapi seperti menerusi api 1Kor 3:15.

Betapa dahsyat penyelamatan o-rang2 yang tertinggal yang mau bertobat ini, sebab belum pernah ada masa sengsara seperti ini sebelumnya Mat 24:21. Dahsyat sekali, seperti hu-tan terbakar dan orang2 ituharus ma-suk untuk melewatinya, pasti mati oleh api aniaya di dalamnya. Ini zaman Antikris.

  1. Tiba2 mati. Bagi Allah tidak ada yang tiba2, itu semua diketahui lebih dahulu. Tiba2, itu hanya bagi manusia yang tidak tahu apa yang sebentar akan terjadi. Tuhan ingin semua selamat 2Pet 3:9, tetapi itu tergantung dari masing2 kita. Sebab itu harus selalu siap menghadap Tuhan Amos 4:12. Kalau dalam keadaan dekat mati, mu-tlak harus periksa diri lagi sebab ini penentuan masuk Surga / Neraka, ini perkara yang besar dan kekal. Bereskan baik2! Kalau tidak sadar lalu mati, pada waktu ia sadar terakhir, itu yang menjadi ukuran.

Kadang2 kita berdoa minta kesem-patan baginya dari Tuhan, kalau belum beres. Kalau ia akan mau bertobat, bia-sanya Tuhan beri kesadaran sebentar dan jangan disia2kan. Tetapi kalau orang itu tidak akan bertobat, Tuhan tahu, ya tidak perlu diberi kesempatan lagi.

Tujuan dari penggembalaan adalah supaya semua domba Tuhan waktu mati (sekalipun mendadak) selamat  masuk Sorga dan diusahakan supaya terus meningkat sampai puncak se-tinggi2nya.

  1. Ajaran Hypergrace mengatakan pe-ngampunan itu cukup satu kali untuk seterusnya. Ini menyesatkan, sebab ajaran ini membuat orang tidak peduli akan dosa2 berikutnya, kalau tiba2 mati dalam dosa, masuk Neraka. Setiap dosa yang dibuat harus diakui dan dibereskan lagi supaya kembali bersih Yoh 13:10 sesudah mandi, kalau ada yang kotor, harus dibasuh bagian yang kotor itu.
  2. Keselamatan harus dijaga dan se-lama kita taat dipimpin Roh, tetap dalam kesucian dan melakukan kehen-dak Allah, kita tetap selamat dan aman dalam pimpinan Roh. Tetapi jangan berdosa lalu keras hati atau karena pengajaran yang salah tidak mau diber-sihkan, bisa celaka kekal sebab dosa tidak boleh masuk dalam Sorga Wah 21:27. Jangan mulai dalam Roh ber-akhir dalam daging Gal 3:3-4 sem-bunyi2 atau terang2an Mat 7:21-23, bisa celaka kekal.
  3. Di dalam Minggu 70 Daniel, gereja2 sudah terpisah, yang sungguh dalam kesucian dan limpah pekerjaan Roh Kudus dan Firman Tuhan dan gereja2 jalan lebar yang bebas berbuat dosa dengan segala alasannya. Waktu pe-murnian timbul gereja yang seluruh anggotanya betul2 benar di hadapan Allah, makamereka masuk dalam per-janjian Tuhan dalam 1Kor 15:51-52. Semua ini sebetulnya sudah masuk surga (dalam gereja jaman keemasan Wah 12:1) yang limpah dengan pe-kerjaan 3 Pribadi Allah. Ini surga di bumi, sebab itu semua tidak akan mati tetapi ikut pengangkatan atau jadi sempurna. Ini orang2 beriman yang hidup dalam suasana surga, tetapi ma-sih di bumi, ditengah2 dosa yang meningkat dan di dalam pemerintahan Antikris, tetapi terpisah dalam kesucian Tuhan. Ini juga termasuk 100% se-lamat, bahkan sudah ada di surga, tetapi masih di bumi sampai saat pengangkatan. Sangat indah. Bisa mengalami surga di dunia 3,5 tahun dan itu tidak akan pernah terjadi lagi, luar biasa.

0% = PASTI TIDAK SELAMAT (MASUK NERAKA) yang mana?

  1. Tidak percaya. Memang, tidak se-mua orang mau percaya, itu hak me-reka, memilih masuk neraka, sekalipun karena ditipu iblis Rom 10:16, Kis 28:24, 2 Tes 3:2, Yes 53:1. Kalau ada yang berkata, bahwa kalau tidak percaya, belum tentu masuk Neraka, itu bertentangan dengan Firman Tuhan yang mengatakan jalan ke Surga hanya ada satu yaitu Tuhan Yesus! Yoh 14:6, kata2 seperti itu salah!
  2. Mati dalam dosa apa saja (zina, benci, bunuh, sombong, occultisme, iri, dll), tidak selamat, ia akan menanggung hukuman dosa2nya dalam Neraka, termasuk semua yang tidak percaya, sebab semuanya adalah orang berdosa 1Yoh 3:10. Jangan main2, harus ambil keputusan untuk bertobat dan meng-akui dan membereskan segala dosanya. Ada yang sampai mati tidak mengakui perzinahan atau WILnya, atau tetap benci dll, pasti mati dalam dosa, pasti masuk neraka, kebenaran sebelumnya tidak terhitung, Yeh 33:13.
  3. Bunuh diri, dosa rangkap lima atau lebih. Ada orang yang bunuh diri, tidak langsung mati, masih ada waktu cukup lalu bertobat, masih bisa selamat (tetapi apakah ia betul2 bertobat?). Jangan main2 bisa celaka kekal. Mi-salnya Judas, Saul dll.
  4. Dosa sempurna seperti Iblis Yak 2:19 pasti tidak selamat. Juga orang2 yang sempurna dalam dosa Wah 16:9, 11 dll.
  5. Mati sebagai orang kafir misalnya orang di Jeriko semua binasa, kecuali keluarga Rahab. Apakah Allah adil se-bab mereka belum mendengar Injil? Allah tetap adil sebab Injil baru akan sampai keseluruh dunia pada akhir zaman Mat 24:14. Tetapi orang yang bakal percaya, Tuhan tahu lebih dahulu dan Dia akan mengirim orang kepa-danya untuk medengar berita selamat, misalnya Tuhan kirim keluarga Elime-lekh untuk Rut, 2 pengintai untuk Rahab, Petrus untuk Kornelius dll.

Cara yang lain; semua yang akan percaya, Tuhan tahu lebih dahulu, ia akan dilahirkan lewat orang  percaya.

50% = KEMUNGKINAN SEPARUH2.

Kita tidak tahu, tetapi Tuhan tahu. Bagi orang beriman yang tidak pasti keselamatannya (1%-99%) adalah bodoh apalagi 50%, sebab Tuhan menyediakan 100% kepastian selamat, tetapi manusia yang mengubahnya. Ini disebabkan karena:

  1. Bodoh, sehingga tertipu iblis. Mar 12:24. Ams 10:20b. Dikira selamat padahal tidak, padahal sudah dijelas-kan dalam Firman Tuhan, jangan simpan dosa apalagi keras hati dalam dosa, itu berhaya!.
  2. Karena munafik ini sudah diketahui, tetapi tetap pura2 Mat 23. Bahkan bukan 50%, bisa sampai 0% sebab su-dah tahu salah, tetap dilakukan, itu melawan Allah, berani menantang Allah dan tentu celaka.
  3. Tinggal di halaman, kanak2 rohani. Ini orang yang plinplan, masa bodoh sehingga hidupnya limpah dengan dosa. Selamat? tergantung saat ter-akhir apakah ia mengambil keputusan untuk disucikan atau tetap keras hati dan itu menentukan keselamatan yang kekal.

Yang menjadi bahaya yang besar adalah, orang2 halaman kemungkinan jatuh dan undur (berarti neraka) itu sangat besar, merosot terus: 50%-0%. Apalagi pada akhir zaman, kena po-larisasi Wah 22:11, hampir semua benih Ibrahim yang “pasir” akan gugur, danbintang2, sepertiga yang gugur Wah 12:5. Jangan main2 dengan hidup yang kekal.

75% = KEMUNGKINAN BESAR SELAMAT.

  1. Semua orang yang setia beribadah, belum tentu masuk surga kalau tidak melakukan kehendak Allah Mat 7:21. Setia ibadah belum cukup, harus dengan pertobatan, hidup baru dan terus tumbuh dalam Tuhan. Rasul bisa jatuh, bintang bisa gugur, sebab itu kerjakanlah selamatmu dengan takut dan gentar Pil 2:12.

Ini adalah golongan yang men-gerikan, sebab sepintas lalu semua berfikir, pasti selamat. Juga waktu ma-tinya mungkin dinyanyikan” dia telah pulang ke surga”, tetapi nasibnya tidak lagi ditentukan oleh nyanyian atau ibadah waktu upacara kematian, sebab sesudah mati tidak ada lagi kesem-patan ke dua Ibr 29:7 langsung pada detik ia mati, langsung masuk Surga atau neraka. Mungkin semua orang mengira selamat, tetapi orang dekat yang tahu bahwa sampai matinya ia tidak bertobat, apalagi ada dosa2 ter-sembunyi, ia masuk Neraka. Ini kea-daan yang sangat mengerikan, dikira masuk Surga, ternyata tidak. Gemba-lanya seharusnya tau dan sudah mene-gur, tetapi nasibnya tetap tergantung dari masing2, Jangan keras hati Yoh 17:12.

25% = KEMUNGKINAN BESAR TIDAK SELAMAT

Biasanya semua orang sudah mengira tidak selamat, kalau masih bisa selamat itu ajaib! Tuhan sendiri ingin semua selamat tetapi tetap tergantung masing2. Yos 24:15.

  1. Orang2 yang sudah kenal Tuhan tetapi tetap hidup dalam dosa. Tentu orang yang rohani dan yang main2, prosentase perkiraan mereka berbeda. Pemimpin2 harus mengerti kebenaran Firman Tuhan, supaya tahu lebih tepat dan bisa menolong dengan betul dan tidak sampai terlambat. Orang2 itu merasa dirinya beribadah cukup, sung-guh2, tetapi suka berontak (seperti sepuluh pengintai, Korah cs, 120 orang yang membawa perukupan tembaga dll). Mereka mempunyai alasan untuk pemberontakannya, tetapi orang yang mengerti Firman Tuhan melihat jelas celakanya! Juga orang2 sombong se-ring kali merasa dirinya rohani dan punya alasan, untuk protes dan menya-lahkan, tetapi tetap sombong. Biasanya orang sombongtidak terlalu sadar akan kesombongan dan kejahatannya seper-ti orang2 Parisi. Orang2 sombong tidak bisaberjalan dalam Roh, tetapi menu-rut kehendaknya sendiri.
  2. Sudah di Injili, belum beri reaksi untuk mau percaya Tuhan Yesus. Ini bisaterjadi, lebih2 pada akhir zaman, Injil sudah sampai seluruh dunia.

Tetapi ada orang percaya diam2, waktu mau mati tidak bisa bicara, te-tapi ia ingat tentang Injil yang diajarkan kepadanya waktu sekolah dan diam2 dia mengakui percaya, masih mungkin selamat. Juga orang percaya yang tersembunyi seperti Yoh 19:38, tetapi kalau ada waktu, harus berani meng-akui Mat 10:32-33, Rom 10:10. Jangan spekulasi, sebab itu semuayang perca-ya kalau ada kesempatan harus meng-akui imannya sekalipun ada resiko, ka-dang2 mati syahid.

Kalau tidak meng-akui Tuhan Yesus, keselamatannya bisa hilang!

Achab berdosa, bertobat, maka Tuhan beri diskon lewat nabi Elia,1 Raj 21:29. Waktu ia kena panah, itu adalah hu-kumannya, ia masih punya waktu be-berapa menit (antara kena panah dan mati, mungkin juga ia terkejut, bi-ngung, kesakitan, apakah ia bisa minta ampun?), kalau ia bertobat, mungkin kah ia selamat? Tanda tanya besar. Achab memang mempermainkan kese-lamatannya.

Saul seorang yang indah, dipilih Allah tetapi tidak setia, akhirnya binasa. Ia merosot dari 100% ke 75% ke 50% ke 0%.

KESIMPULAN

Yang pasti adalah yang 100% dan 0%. Tetapi yang 100% tetap harus dipelihara baik2 dengan takut dan gentar supaya jangan sampai hilang, sebab keselamatan itu lebih berharga dari emas atau uranium atau apa saja.

Kita harus tahu berapa kemungkinan selamat masing2 kita dan orang2 dalam tanggung jawab kita, lalu dilayani supaya semua mengambil putusan dan sungguh2 mau percaya dan meme-liharanya sehingga sampai 100% pasti selamat! Ini kehendak Tuhan, jangan kurang, apalagi kita tidak tahu hari esok Yoh 4:14.

Kita harus berusaha untuk me-nolong diri kita, orang2 dalam tang-gungan kita, dan orang2 sekitar kita supaya kemungkinan selamat mereka bisa sampai 100%, sebab sesudah mati kita tidak bisa berbuat apa2 lagi Pkh 9:10 dan orang yang kita layani, sesudah mati tidak bisa berubah lagi, posisinya bukan 0% – 100%, tetapi sudah di neraka atau surga!

 

Nyanyian: Tabernakel Glory No. 10.

* Dengan tegas ambil keputusan ku tinggalkan dunia.

*Mengiring Yesus keputusanku