M3893 – Ibrani 12:1. Perlombaan Yang Sudah Diatur Di Hadapan Kita

Perlombaan berarti yang cepat (dan tepat) dapat! Kalau tidak cepat (lalai, malas, tidak peduli dll) tidak dapat, sa-yang, sebab sudah dirancangkan oleh Bapa untuk kita, tetapi tidak dapat. Se-cara jasmani, misalnya makelar mobil atau rumah, kalau tidak dapat, hilang keuntungannya. Atau ada harga murah, langsung ditutup, bisa jual mahal, untung! Juga secara rohani kesempat-an untuk berlomba yang tidak dipakai, rugi, sayang sekali!APA?

  1. Menang perlombaan dapat mahko-ta 1Kor 9:25, 2Tim 2:5. Sebab itu hidup jadi indah, makin berarti. Kalau kalah perlombaan, hidup jadi rutinitas bah-kan jadi sia2, sebab rencana Allah batal baginya.
  2. Sudah diatur, dirancang Allah bagi masing2 kita. Allah adil, semua diberi (tetapi tidak semua tahu, dipakai), juga diberikesempatan yang sesuai. Kalau kita bisa memakai kesempatan ini hi-dup meningkat jadi indah dan itu fae-dahnya sampai kekal (semua yang di-rancang Tuhan itu untuk kekal). Mi-salnya Daud melihat beruang, Tuhan suruh menghadapi dan ia langsung me-lakukannya dan menang dan kesem-patan pendahuluan yg dipakai baik2 ini, menjadi dasar yang kuat untuk mendapat kesempatan yang sesung-guhnya untuk menghadapi dan mela-wan Goliat dan hidupnya jadi berarti.

Mungkin Tuhan beri kesempatan besar kecil 2x 1 minggu, berarti 9x per bulan, lebih kurang 100x per tahun. Kalau yang dipakai hanya 4-5 kesem-patan, maka hidupnya jadikurang ber-arti. Kalau kita memakai hampir semua kesempatan kita baik2, maka hidup kita menjadi makin indah, makin berarti sesuai dengan rencana Tuhan dan Tu-han akan menambahi kesempatan itu misalnya jadi 150x / tahun bahkan bisa terus naik, sehingga hidup jadi makin indah dan berarti!

Jadi Tuhan sudah mengatur, meran-cangkan perlombaan itu dan macam2 kesempatan bagi kita kalau mau lari untuk berlomba. Kalau kita bisa me-makai kesempatan untuk berlomba de-ngan baik, maka tingkatan rohani kita makin meningkat dan kita akan meng-alami rencana Allah yang makin indah!

Di hadapan kita.

  1. BAGAIMANA BISA SADAR DAN MELIHAT KESEMPATAN YANG DATANG?
  2. Kerjakan yang rutin dengan tertib dan baik, baik jasmani: sekolah, be-kerja, pekerjaan rumah dll dan rohani: ibadah, pelayanan, selesaikan dengan semangat dan tertib, sebab Tuhan me-nyelipkan di tengah2 ketertiban kita.

Yusuf dipercayai dan disuruh meng-atur penjara, di tengah2 tugasnya ia menemukan kesempatan dengan pen-jawat makanan dan minuman raja. Ka-rena ia memakai kesempatan ini, ia mendapat kesempatan yang sesung-guhnya yaitu dipanggil naik ke istana! Kesempatan ada 2 macam:

1.1. Kesempatan pendahuluan, biasa-nya kita tidak mengerti, tetapi tanpa ini tidak akan dapat kesempatan yang sesungguhnya.

1.2. Kesempatan yang sesungguhnya.

Contoh lain: Daud menang melawan singa dan beruang, ini juga kesempatan pendahuluan, ia belum mengerti, baru waktu menghadapi Goliat, pengala-mannya itu mendorong dan menguat-kan dia sampai berhasil mengalahkan Goliat.

  1. Tuhan yang mencelikkan. Tanpa Tu-han biasanya kita tidak mengerti dan melewatkan perlombaan dan kesem-patan ini. Orang yang ada hubungan baik dengan Tuhan (jangan berdosa, apalagi keras hati Yes 59:2), maka “hubungan telepon”nya baik, dipimpin Roh, maka Roh Kudus mencelikkan matanya untuk kesempatan perlom-baan ini. Waktu Daud melihat Goliat kalau matanya tidak dicelikkan Tuhan, maka ini hanya berartisuatu celaka yang harus dihindari! Tetapi waktu Tuhan mencelikkan mata hatinya, ia justru tertarik dan muncul keinginan untuk masuk dalam perlombaan ini, kesempatan yang mula2 belum di-mengertinya baik2. Tetapi Roh Kudus terus mendorongnya, sampai Daud jadi yakin untuk perang dengan Goliat. Saudara2nya marah, mengusirnya untuk pulang. Penting keyakinan dan pimpinan Roh Kudus sebab mula2 kita belum tahu jelas, baru dorongan dan ada sejahtera dan keyakinan. Seperti Ester mendatangi raja (ia diterima) lalu mengajak minum anggur (diterima) lalu minta datang satu kali lagi (diterima), tetapi ia masih belum jelas bagaimana way out (jalan lepas dari malapetaka Haman). Roh Kudus menolongnya un-tuk ber-kata2 dan selanjutnya Roh Kudus yang bekerja; hasilnya luar biasa, Israel terlepas.

Tetapi Ester harus berlomba de-ngan waktu dan mencari kesempatan yang belum jelas. Juga waktu Daud bertemu budak Mesir yang hampir mati (1Sam 30:11-13). Kalau ia tidak segera menolongnya, budak itu mati, kesempatan hilang. Baru kemudian ia mengerti faedahnya dan sukses besar.

III. BERHASIL KARENA TANGAN TUHAN.

Orang dunia berkata: Tangan dingin, Firman Tuhan berkata, Tangan Tuhan ada di atas ku = the hand of the Lord is upon me (1Taw 28:19, Est 7:28, Yez 1:3; 3:22; 8:1; 33:22; 37:1; 40:1). Ini kesempatan yang diberi Tuhan, me-nang dalam perlombaan dan berhasil!

Tangan Tuhan itu lain daripada me-latih perasaan hati, ada yang berkata indra ke-6 dll (semua ini  manusiawi). Jangan mengandalkan dan melatih hal2 ini sebab setan bisa mudah menye-lusup dalam semua yang manusia-wi,sehingga jadi keliru bahkan sesat.

Supaya tangan Tuhan ada di atas kita, maka kita perlu :

  1. Hidup benar di hadapan Allah (MAK DSY). Kalau hidup benar, Roh Kudus bisa bebas bekerja dalam kita dan kita akan mengerti kebenaran2 Firman Tu-han makin jelas dalam pimpinan Roh.
  2. Tekun belajar Firman Tuhan 2Pet 3:18, sehingga kita bisa membedakan perasaan hati, suara Roh dan suara setan, sehingga tidak sampai salah atau sesat!
  3. Berusaha selalu penuh dan dipimpin Roh, dengan terus menerus berdoa dalam Roh dan kebenaran. Orang yang mau hidup benar dan taat akan Firman Tuhan akan mudah dipimpin Roh. Orang yang punya pikiran dosa, tidak akan dipimpin Roh tetapi dipimpin perasaan hatinya sendiri dan itu rawan penyusupan roh2 setan. Sebab itu per-hatikan hidup yang benar dan tulus dan terus berdoa dalam Roh dan kebenaran 1Tes 5:17.
  4. Perlu saling menasehati dan men-jaga. Kalau ada hal2 yang tidak jelas, ber-tanya2 pada Tuhan dalam doa 1Taw 16:11 atau bertanya pada gem-bala atau saudara2 lain yang dipimpin Roh. Kalau ada hal2 yang tidak benar, setan masuk di tengah2 persekutuan kita, harus dinasehati dengan kasih dan kuasa Roh.

Kalau kita sudah yakin dari Roh Kudus, itu sesuai dengan Firman Tuhan, minta pimpinan Roh dan berlombalah, untuk segera taat akan pimpinan Roh. Ambil kesempatan yang ada, supaya kita bisa memakai semua kesempatan yang sudah dirancang Tuhan untuk setiap kita. Jangan menunda, apa yang sudah disuruh Roh Kudus Kis 11:12. Pakai semua kesempatan yang ditemu-kan, baik kesempatan pendahuluan dan yang sesungguhnya. Daud cukup awas (sebab Roh Tuhan ada di atasnya) sehingga setiap kesempatan yang ada (besar dan kecil) selalu dikerjakannya baik2. Misalnya waktu Tabut makan korban Uza dan memberkati Obed Edom, kemudian waktu di Kehila, wak-tu menggembala dan dalam setiap ke-sempatan ia terus belajar Firman Tu-han Maz 1:1-3, waktu bertemu dengan Simei bin Gerea, Husai dan banyak hal lagi, Daud berusaha mengenali dan berlomba dengan waktu dan kesem-patan untuk melakukantindakan yang tepat dan berkenan pada Tuhan, sebab itu hidupnya jadi indah sebab menang dalam perlombaan hidupnya.

MENGAPA BERLOMBA?

  1. Waktu kita terbatas, kalau terlam-bat hilang kesempatan yang diberi Tuhan. Tebus waktu. Kalau tahu itu kesempatan dari Tuhan, ambil waktu untuk segera menanganinya.
  2. Rencana Allah yang terlewat, hilang dan kita rugi. Berapa banyak ke-sempatan hilang sebab tidak dipakai, atau terlambat, kalah dalam perlom-baan waktu.
  3. Dalam setiap ujian, waktu untuk menyelesaikannya terbatas, terlambat berarti gagal. Terlalu cepat juga tidak boleh, harus menunggu pimpinan Roh.
  4. Dosa cepat meningkat, rohani kita juga harus meningkat, bahkan lebih cepat Wah 22:11. Kita harus meningkat lebih dahulu dari dosa dan kejahatan untuk bisa menghadapi dan mengalah-kannya, lebih2 di akhir zaman ini.
  5. Ini rahasia Allah yang harus kita sadari, sebab itu cari dahulu kerajaan Allah, supaya kita mendapat sebanyak mungkin kesempatan dan tidak kalah cepat dengan iblis dan kaki tangannya. Jangan malas, lalai, bodoh, kabur, acuh tak acuh tetapi teruslah dipimpin Roh dengan tepat dan cepat, berlombalah! (1Tes 5:17).

MENGAPA ORANG BISA KALAH BERLOMBA?

  1. Tidak ikut berlomba, sebab itu pasti tidak dapat apa2 dari rencana Allah yang indah, sebab bodoh, tidak me-ngerti bahwa ada perlombaan yang disediakan baginya, sebab lalai, ma-las2an, tidak peduli, lemah dsb.
  2. Hidup menurut daging, apalagi ter-ikat dan berlomba mencari yang fana, masuk jerat iblis. Semua yang menurut daging, tidak bisa ikut perlombaan ini, bahkan terikat dan binasa seperti Saul, Simson, Yerobeam, Yudas dll Gal 5:7 KJ, sudah lari dengan baik tetapi kemudian terhalang karena tidak mau taat akan kebenaran, karenamenurut daging. Se-bab itu jangan sampai karena sebab apapun kita lari dengan sia2 Gal 2:2 KJ. Kalau kita memegang Firman Tuhan baik2, dalam pimpinan Roh Kudus, kita tidak akan lari dengan sia2, pasti perlombaan kita menang Pil 2:16 KJ.
  3. Tidak tekun. Apalagi kalau bercin-takan dunia ini 1Yoh 2:15-16, tidak bisa tekun berlari terus sampai menda-patkan pahala dan panggilan Allah yang tertinggi Pil 3:14. Tekunlah sampai finish terakhir 2Tim 4:7,8 sehingga beroleh mahkota kebenaran. (Kita juga berperang melawan iblis Ef 6:12).

Perbedaannya, perang itu mela-wan iblis tetapi berlomba, ini adalah usaha untuk mencapai lebih cepat, harus ngotot, semangat, se-bisa2nya untuk mendapat tingkat yang lebih tinggi dan lebih banyak. Orang yang lalai hanya dapat sedikit bahkan ka-dang2 tidak dapat apa2 dan hidup jadi sia2, padahal hidup di dunia ini suatu kesempatan emas yang sudah dise-diakan Allah untuk mendapat kemu-liaan dan pahala di Surga kekal!

  1. Tinggalkan beban atau dosa yang mudah menjerat Ibr 12:1 kita. Bukan beban dari Tuhan untuk jiwa2 dan Gereja kita/ tubuh Kristus, tetapi beban sendiri yang salah karena cinta uang, sombong, tidak mau kalah dll dosa, supaya kita bisa berlari dengan bebas makin cepat sampai finish. Tinggalkan semua beban yang menjerat.
  2. Jangan berlomba rohani yang sia2. Beberapa orang berlomba supaya da-pat pengikut paling banyak, lalu me-makai segala macam daya tarik ma-nusiawi, “jalan sempit” diperlebar su-paya orang suka datang. Kalau semua orang suka datang, juga yang tidak mau bertobat, yang munafik, yang hidup dalam macam2 dosa, bisabersukacita dan bisa aktif di dalamnya, ini tanda2 daya tarik yang tidak sehat, yang me-lawan Firman Tuhan. Yang bisa menarik Lot itu adalah yang tidak benar, yaitu Sodom. Ini akan menambah jumlah yaitu orang2 yg menyebut nama Tuhan dan melayani, tetapi tidak dikenal Tuhan, sebab hidup dalam dosa dan melawan hukum Allah. Mat 7:21-23.

Jangan ber-lomba2 karena uang, karena kepujian, karena tidak mau ka-lah, karena memberhalakan nama2 ter-tentu, itu perlombaan yang salah, orang2 ini akan hanyut dalam dosa, makin banyak dosanya dan menjadi jalan lebar yang limpah pengikut dan limpah dosa, menyedihkan hati Tuhan. Jangan berlomba rohani yang salah, menarik orang dalam kebinasaan, jadi kaki tangan iblis dan akan kena hukuman yang kekal. Berlomba yang betul, sesuai Firman Tuhan, sehingga makin memperkenankan Tuhan.

ARAH PERLOMBAAN YANG BETUL.

Kita berlomba untuk lebih memper-kenankan Tuhan sehingga rohani tum-buh makin seperti Kristus dan ber-buah2 lebat dan ikut dalam rencana penamatan Allah di akhir zaman ini. Tanda2 perlombaan yang betul adalah:

  1. Berubah makin seperti Kristus. Baik dalam perkataan, dalam sifat, per-buatan, pikiran, angan2, dalam semua-nya, disesuaikan dengan Firman Tuhan. Periksa diri supaya ada perubahan yang betul yaitu makin seperti Kristus dan menang dalam setiap pencobaan, tetap dalam kesucian.
  2. Orang yang tumbuh dengan betul tidak akan bosan dengan manna. Orang2 Israel bosan dengan manna, sehingga hampir semua minta peru-bahan menu seperti di Mesir Bil 11:4-5. Ingat kita menuju ke Surga bukan ke dunia yang makin indah. Kalau bosan dengan pengajaran Firman Tuhan itu berarti jatuh seperti Israel. Jumlahnya banyak, mereka hendak bersukacita dengan kelezatan, kenikmatan dan keindahan Mesir, sebab itu mereka ber-sungut2 dan berontak melawan pemimpin2nya.

Ini mengakibatkan hukuman Allah turun dengan dahsyat atas orang2 ini seperti dalam Bil 11:1-3 atau seperti dalam Bil 21:6. Ini sebab bosan akan Firman Tuhan, dan terus mencari kedu-niawian. Banyak orang Kristen ber-usaha limpah dengan kemeriahan dan kemewahan duniawi supaya bisa me-narik semua orang beriman, tetapi kemudian membinasakan mereka de-ngan dahsyat. Seringkali kematian yang terjadi tidak disadari, dikira itu hal2 biasa, tetapi ini karena menghina Firman dan memuliakan menu2 Mesir!

  1. Limpah dan puas dengan pekerjaan Roh Kudus. Ada sebagian orang me-makai Roh Kudus dengan cara yang salah, memakai bahasa lidah dan ke-bebasan dalam Roh untuk ber-lezat2 dalam kedagingan dan keduniawian, tanpa peduli akan kesucian dan Firman Tuhan. Mereka mencampurkan anggur lama dengan anggur baru dan banyak orang suka, sebab lebih sedap karena ada anggur lama Luk 5:39.

Tidak boleh minum cawan Tuhan dengan cawan setan 1Kor 10:21. Orang2 ini memakai semua nyanyian rohani, bahasa lidah, nama Tuhan, dicampur dengan hati dan hidup yang duniawi, dengan musik dan cara2 duniawi, mereka membiarkan semua kesukaan daging dan duniawi, bukan kesucian dan kesukaan Firman Tuhan.

Orang yang dijalan sempit (Pikul salib Mat 11:28-30) itu rindu pekerjaan Roh Kudus, kesukaan dalam Roh yang tidak tergantung dari tontonan, musik dan acara2 duniawi, tetapi dari kesu-kaan Roh Kis 2:12-13. Kalau orang du-nia dan Kristen duniawi yang lekat de-ngan ber-macam2 dosa, bisa bersu-kacita dan puas dengan acara2 ke-sukaan anggur lama dalam Gereja, itu berarti kesukaan jalan lebar! Hati2, mulai banyak campuran; Banyak orang dosa ikut kebaktian2 Putra manusia Yesus, sebab ikut2an dan dapat roti, kesembuhan dll, tetapi waktu disuruh memilih, semua meninggalkan Putra manusia Yesus, tinggal hanya 12 rasul, sangat sedikit! Yoh 6:60, 66-67. Rin-dukan kegerakan Roh Kudus dengan sukacita anggur baru dan hidup yang berubah makin suci seperti Kristus dan cinta, bersukacita dengan Firman Tu-han. Ini kegerakan yang benar dan waktu aniaya dan dosa meningkat, mereka bisa tahan, tidak jatuh dalam dosa atau pindah dalam Gereja jalan lebar Wah 2,3. Sebab itu jangan berlomba rohani dalam Gereja dengan cara yang salah, mengejar perkara2 duniawi (Mesir) yang menarik hukum-an Allah yang dahsyat. Kerinduan yang betul yaitu pada Firman Tuhan dan Roh Kudus dalam hadirat Tuhan, bukan ingin anggur lama yaitu racun ular biludak Ul 32:32-35. Jangan ikut arus orang banyak Kel 23:2, harus punya pendirian seperti Petrus Yoh 6:68.

KESIMPULAN.

  1. Berada di jalan sempit. Ini berarti dalam kesucian, pikul salib dalam Ruangan Suci dengan 7 KPR. Orang di Halaman tidak ikut perlombaan tetapi ber-lazat2 dalam daging, atau ber-lomba2 rohani yang salah.
  2. Cari dahulu kerajaan Surga dan kebenaranNya Mat 6:33. Ini orang2 yang bisa masuk dalam perlombaan yang diatur Allah di hadapannya dan bisa tekun sebab memang mau men-cari yang kekal.
  3. Cari lebih banyak perkara2 dari Al-lah, lebih maju, lebih tumbuh seperti Kristus, selagi ada kesempatan hidup di dunia. Tetapi dalam hal2 dunia ja-ngan terikat, jangan itu nomer satu, itu hanya fasilitas untuk hidup di dunia yang fana.
  4. Pakai setiap kesempatan yang su-dah dirancang Tuhan. Pekalah dengan pimpinan Roh, baik untuk hal2 jasmani lebih2 untuk yang kekal, supaya men-jadi lebih indah dan lebih mulia karena memperkenankan Tuhan. Kenali semua kesempatan dari Tuhan, pendahuluan dan yang sesungguhnya,dan dengan pimpinan Roh pakailah sebanyak mungkin kesempatan yang sudah di-atur Tuhan bagi kita. Orang yang bisa memakai kesempatan dari Tuhan, akan mendapat lebih banyak lagi, hidupnya makin berati dan bisa Terus Meningkat Sampai Puncak (TMSP).

Nyanyian:

– Tambahlah selangkah, Tuhan briku percaya, supaya kita berjalan, tambah selangkah.

– Majulah jalan ke Surga,

– Maju2 Yesus beserta.