M3880 – Keluaran 12:37-38. Campuran Dalam Gereja.

BANGSA CAMPURAN KELUAR DARI MESIR.

Ada 2 golongan besar yang keluar dari Mesir yaitu orang2 Israel, turunan Abraham dan lagi suatu jumlah yang besar bangsa2 campuran, mereka keluar ber-sama2 dengan ternak yang amat banyak.

Mengapa? Tuhan berjanji eksodus (Keluaran) ini hanya untuk turunan Abraham Kej 15:13-14. Mengapa bangsa campuran yang begitu banyak ikut serta? Sebab mereka ketakutan melihat 10 bala yang sangat dahsyat, yang sudah menghancurkan seluruh Mesir dan penduduknya, bahkan orang Mesir sangat ketakutan, minta orang Israel segera keluar dari Mesir supaya mereka semua jangan mati. Kel 12:33. Mereka sadar bahwa mereka sudah memperlakukan bangsa Israel dari Yusuf (“juru selamat orang Mesir”) dengan sangat jahat, menekan menjadi budak rodi, menghukum seenaknya, membunuh bayi2 laki2nya dsb. Sekarang itu berbalik menjadi kutuk atas mereka. Sebab itu waktu orang2 Israel minta apa saja pada orang Mesir, diberi, asal segera keluar, untuk membuang sial/ kutuk ini. Begitulah Israel keluar dan bangsa campuran yang besar juga ikut keluar sebab mereka berpikir daripadamati, mereka ikut saja. Apalagi waktu mereka lewat laut Merah, mereka tambah gemetar danyakin bahwa ini bangsa milik Allah yang maha kuasa. Orang Mesir yang di rumah ketika tahu Firaun dan seluruh tentara pilihan mati, dengan cara dahsyat, tambah gemetar, mungkin banyak yang bertobat.

KEADAAN GEREJA ZAMAN SEKARANG.

Secara rohani, keadaannya sama dengan Gereja zaman sekarang. Mat 13:28-30. Tuhan menanam gandum, ini turunan Abraham secara rohani Gal 3:7-8. Juga ada lalang yang ditanam oleh iblis. Ini dua jenis yang berbeda sama sekali tetapi dari luar (lebih2 pada permulaannya) tampaknya sama, tetapi akhirnya berbeda; lalang akan dipotong dan dibakar tetapi gandum masuk dalam gudang. Tuhan berkata pada pekerja2nya bahwa lalang itu tidak boleh dicabut, biarkan tumbuh bersama, nanti pada akhirnya barulah nasibnya ditentukan.

Sementara itu dibiarkan tumbuh bersama.

Mengapa? Kita tahu bahwa gandum adalah anak2 Allah dan lalang adalah anak2 iblis 1Yoh 3:10. Selama di dunia secara rohani lalang bisa berubah menjadi gandum, tetapi juga sebaliknya bisa. Yudas dari gandum jadi lalang, juga Saul, tetapi banyak lalang menjadi gandum seperti Rut, Rahab, Naaman, Kornelius dan banyak yang lain dalam Wasiat baru yang melawan Tuhan Yesus tetapi kemudian bertobat sungguh2 bahkan pada hari pertama Pentakosta, ribuan orang bertobat dan 3000dibaptiskan.

Tetapi sekarang, dalam zaman kita sekarang ini, tetap ada campuran lalang dan gandum dalam Gereja dan dalam dunia. Ini dibiarkan Tuhan. Nasib ditentukan pada saat terakhir yaitu waktu mati atau kedatangan Tuhan, orang2 itu apakah lalang (masuk Neraka kekal) atau gandum, masuk Surga kekal.

Mengapa selama hidup di dunia, lalang tidak boleh dicabut? Tuhan ingin semua orang selamat, kalau bisa semua lalang yang masuk dalam ladang Allah bisa berubah menjadi gandum. Ini tugas kita melahirbarukan seperti Nicodemus Yoh 3:3,5. Bahkan pada jam terakhirpun diharapkan Tuhan untuk bertobat dan selamat seperti penjahat yang di salib Luk 23:42-43. Sebab Allah ingin semua orang selamat Yoh 3:16, 2Pet 3:9, Dia tidak ingin seorangpun binasa! Bahkan semua lalang di dekat kita kalau bisa dilepaskan dari dosa dan selamat masuk Surga. Seringkali alasannya untuk masuk dalam Gereja tidak betul, atau karena sebab2 pribadi, seperti bangsa campuran dari Mesir ini, tetapi apapun alasannya, kalau mereka mau dilahirbarukan, mereka akan berubah menjadi gandum dan beroleh hidup kekal.

III. BISA MEMBEDAKAN GANDUM DAN LALANG.

Pekerja2 itu tahu bedanya, tetapi kalau dicabut masih bisa mengakibatkan gandum (yang bodoh dan bantut) untuk ikut tercabut keluar, mudah ketularan tabiat lalang (tersinggung, duniawi, cinta kepujian, uang, sex, tidak mau pikul salib, tabiat lama, ke Gereja terpaksa, kewajiban bukan kesukaan, dsb). Orang2 yang rohani (gandum) biasanya bisa membedakan gandum dan lalang, tetapi lalang sulit atau tidak bisa membedakan. Kita perlu saling tolong menolong dan mengingatkan tabiat2 lalang itu, lebih2 dengan sungguh2 hidup dalam kesucian, rendah hati, setia dipimpin roh dan tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan termasuk 7 KPR dalam Ruangan Suci. Kalau seorang makin dekat dengan Tuhan, makin cinta Tuhan, dunia makin kosong, salib makin indah dan kesukaan Surgawi makin deras dan dalam, mengalir dari hatinya dalam seluruh segi hidup Yez 47:1-5, lebih2 waktu terjadi polarisasi, bedanya makin besar dan sukacita dari Tuhan makin indah dan segala janji Allah jadi.

4 TAHAP GEREJA AKHIR ZAMAN.

Allah akan menamatkan yang menyempurnakan GerejaNya dan itu terjadi pada akhir zaman dalam 4 tahap yang disebutkan dalam Alkitab, yaitu:

Tahap 1. Gereja campuran, lalang dan gandum. (Juga digambarkan sebagai ikan yang baik dan jahat dalam 1 jala Mat 13:47-50. Pada akhir zaman akan ada pemisahan antara ikan yang baik yaitu orang benar dan ikan yang tidak baik yaitu orang fasik). Tahap 1 ini adalah keadaan sekarang.

Jadi dalam zaman sekarang gandum dan lalang ada ber-sama2 dan tumbuh ber-sama2 meskipun sifatnya lain. Pada akhirnya gandum akan keluar buahnya, lalang tidak berbuah.

Tahap 2. Polarisasi. Wah 22:11. Tuhan mengizinkan orang berdosa jadi jaya (tidak dipotong) sehingga dosa makin meningkat, tetapi kesucian juga makin meningkat, sehingga perbedaan antara mereka makin besar, akhirnya tidak bisa cocok lagi, terpaksa Lot dan Abraham (sekalipun hubungannya baik) berpisah, karena rohnya beda, sehingga tidak cocok! 1Kor 11:19.

Tahap 3. Tuhan memurnikan umatNya yang sungguh2.

Mulailah masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:17. Hukum dalam Gereja menjadi sangat keras dan tertib 2Kor 10:6. Semua kesalahan dihukumkan, sehingga korban berjatuhan dalam Gereja Kis 5:1-12, Yez 9:6, api itu menyala pada akhir zaman, yaitubaptisan api Luk 12:49-53. Timbul Gereja akhir zaman yang makin murni dalam kesucian dan masuk dalam zaman keemasan Gereja Wah 12:1. Pada saat ini Surga dan bumi menjadi satu dalam Kristus dan tubuhNya Ef 1:9-10.

Tahap 4. Gereja disempurnakan. Gereja yang sudah dimurnikan tumbuh sangat cepat, lebih2 dengan fasilitas akhir zaman yang luar biasa, sehingga menjadi sempurna.

Pertumbuhan 4 tahap pada akhir zaman, lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel sangat cepat, makin cepat sesudah dipisahkan dan dimurnikan sehingga banyak orang yang sungguh2 tumbuh menjadi sempurna Mal 3:23, bahkan angka III (orang sempurna) digenapkan dan akhirnya terjadilah pengangkatan. Semua ini berjalan dengan sangat cepat. Henokh jadi sempurna karena berjalan dengan Tuhan selama 300 tahun, tetapidisini hanya dalam 3,5 tahun ada banyak yang menjadi sempurna (seperti Putra manusia menjadi sempurna dalam 3,5 tahun pelayanan). Kalau sekarang mau bersedia Mat 24:42 dalam jalan sempit, dalam Roh Kudus, lekat pada Pokok yang benar, terus penuh dan dipimpin Roh seperti ligabis, maka pada Minggu ke-70 Daniel kita akan ikut dalam pertumbuhan rencana Allah yang heran ini. Kalau tidak mau bersedia akan tergeser kena tsunami dosa dan jatuh ke jalan lebar, sehingga mati dalam dosa atau tertinggal dan masuk dalam sengsara zaman Antikris.

HARUS PUNYA SIKAP DAN PENDIRIAN YANG BETUL DALAM BERSEDIA.

Pada akhir zaman akan ada banyak kejatuhan 1Tim 4:1. Kalau tidak punya pondasi yang kuat,bisa gugur Mat 7:24-28.

Iblis akan ikut campur, memakai lalang2 untuk mempengaruhi dan menjerat gandum supaya jadi lalang. Kalau gandum tidak mau merebut lalang menjadi gandum, ia sendiri yang direbut menjadi lalang! Harus punya pendirian yang betul dan kuat supaya bisa tumbuh terus dan berbuah dan bisa mengubah lalang menjadi gandum.

Tantangan yang kita hadapi adalah berpindah dari tahap 1 ke tahap 2. Jangan sampai tersingkir atau jatuh dalam dosa dan menjadi makin keji dan binasa.

Kita harus mempunyai sikap dan pendirian yang betul, supaya jangan sampai gandum menjadi lalang, tetapi sebaliknya bisa mengubah lalang menjadi gandum, yaitu dengan:

  1. Penuh dan dipimpin Roh. Hidup dalam kesucian, jangan berdosa di hadapan Allah (MAK DSS) dan mau pikul salib untuk mematikan daging 1Pet 4:1, Luk 9:23 supaya bisa terus taat melakukan kehendak Tuhan. Ini berarti hidup dalam Ruangan Suci dengan 7 KPR.
  2. Setia dalam tubuh Kristus. Setiap orang beriman sudah ditentukan tempat dan tugasnya dalam tubuh Kristus. 1Kor 12:18. Kalau sudah yakin jangan berubah, jangan pindah tetapi tetap setia. Kita punya tugas dan tempat tertentu.Tugasnya bisa makin besar, beban dan tanggungjawabnya bertambah oleh anugerah Tuhan 1Kor 15:10. Juga kita harus setia di tempat kita. Jangan karena sedikit gesekan atau kurang dihargai atau ditegur lalu putus hubungan dan pergi. Harus tekun pikul salib, mengampuni saudara2 yang bersalah pada kita (apalagi kalau kita yang salah, harus diperbaiki) jangan putus hubungan, itu pekerjaan daging dan setan. Orang yang diperkenan Tuhan itu maka musuhnya akan diperdamaikan dengan dia, dari musuh menjadi kawan Ams 16:7. Kalau dari kawan (apalagi kawan sekerja dalam ladang Tuhan) lalu menjadi musuh itu pekerjaan setan, sebab menuruti daging, biasanya karena sombong, iri, tersinggung, dirugikan dll sehingga benci, tersinggung atau iri. Orang yang berkenan pada Tuhan bisa tetap setia sekalipun dimusuhi bukan karena salah, tetap tahan dan mengampuni sampai musuhnya menjadi kawan dan ia tetap di tempatnya, tidak pergi, tetapi tetap bersekutu dalam kasih (penuh pengampunan) dan suci 1Yoh 1:7. Orang yang tidak setia bisa juga karena jatuh dalam dosa atau undur dari Tuhan, sehingga keluar dari tempatnya.
  3. Tetap tumbuh dalam rencana Allah.

Orang yang tidak bisa memelihara persekutuannya itu biasanya karena undur dari Tuhan atau tidak cocok dengan saudara2nya, kurang kasih, tidak bisa mengampuni dan timbul kebencian, itu khas pekerjaan setan. Setan sangat senang kalau persekutuan tubuh Kristus pecah.

Kalau orang lain memutuskan hubungan dengan kita, seperti anak terhilang, bapak tetap menunggu dan mengampuni Luk 15:20, ini sikap ilahi, sebab itu bisa setia di tempatnya, tidak pergi. Orang yang memutuskan hubungan persekutuannya di dalam Kristus itu tidak punya pengampunan 70×7 kali (kasih Kristus Mat 18:22) tetapi ada benci bahkan ada iblis di dalamnya sehingga Yudas meninggalkan Kristus Pemimpinnya Luk 22:3.

Misalnya suami tidak bisa mengampuni istri lalu hubungan renggang apalagi putus, rencana Allah tidak mungkin jadi dalam hidupnya tetapi rencana setan akan mengikutinya sampai binasa! Ikatan suami istri itu mutlak perlu dipelihara, begitu juga ikatan keluarga, ikatan persekutuan tubuh Kristus dalam Gereja lokal (kalau ada benci, perpecahan, rencana iblis yang jadi), supaya rencana Allah yang indah dan mulia bisa jadi dalam hidupnya. Orang yang putus hubungan dan pergi itu dipimpin setan dan tandanya ada kebencian dalam hatinya dan kata2 jahat dalam mulutnya salah satu tanda khas diurapi setan. Misalnya suami istri yang pisah apalagi cerai. Begitu juga dalam keluarga dan persekutuan tubuh Kristus.

Setiap kita sudah dipasang dalam tempat tertentu dalam tubuh Kristus, kalau dibongkar, lalu mau dipasang lagi di tempat lain, rencana Allah batal dan rusak, paling sedikit merosot banyak. Orang bongkar pasang tempatnya dalam tubuh Kristus itu pasti rusak hidup rohaninya. Mana ada orang mau bongkar pasang telinganya, apalagi hidung atau matanya; Kalau tangan kanan dipindahkan ke kiri, jadi kacau, apalagi dipindahkan ke tubuh yang lain. Setialah di tempat masing2 sekalipun dibenci dan disalah mengerti, itu tidak kebetulan, itu kesempatan emas dari Tuhan untuk mengampuni dan masuk dalam rencana Allah yang indah seperti Yusuf, Daud, Daniel dll. Kalau lulus, tetap di tempatnya, akan tumbuh makin memperkenankan Allah dan makin mulia. Kalau gagal, lari, bongkar pasang, itu berarti jatuh dalam dosa, jadi kaki tangan iblis dan dipimpin, dipakai iblis makin limpah dengan dosa, lebih2 kebencian.

Sebab itu sekalipun kita dibenci, ampuni, jangan pergi kecuali mati, pindah kota dengan izin Tuhan, atau tempatnya berubah menjadi sesat, seperti orang2 Israel pindah dari Israel ke Yehuda 2Taw 11:13-16.

  1. Jangan mendua. Orang seperti ini tidak punya pendirian, tidak setia di tempatnya, ini bukan kehendak Allah dan tidak akan bisa tumbuh dengan betul dan baik.Orang yang mendua itu biasanya suka membandingkan dan hatinya tidak puas, lalu keluar kata2 yang banyak salah dari mulutnya tanpa disadarinya dan itu merusakkan hidupnya Maz 34:13-14. Rasa tidak puas biasanya menular pada orang2 di sekitarnya (seperti 10 pengintai yang berontak dan tidak puas minta kembali ke Mesir, hampir seluruh Israel ketularan! Juga perkara2 yang indah yang sudah didapatnya ber-tahun2 berubah menjadi sampah yang layak ditinggalkan, padahal setia dan tumbuh itu berkenan di hadapan Allah. Seperti anak yang dapat pacar yang dilarang orangtuanya (pasti ada sebabnya), anak itu jadi cinta pacarnya, benci dan meninggalkan orangtuanya yang mengasuhnya sampai dewasa. Tidak setia!

Kita bersaudara dengan orang2 yang cinta Tuhan di tempat2 lain, tetapi jangan mendua, nanti gandum menjadi lalang dan juga meracuni gandum2 lain menjadi lalang, suatu pekerjaan iblis. Miliki pendirian yang betul dan setia, jangan mudah ketularan rasa tidak puas, lalu pindah dari tempat yang sudah diyakini dari Tuhan 1Kor 12:18. Kadang2 tergoda karena ingin perkara2 yang fana dan duniawi. Jangan mendua, itu bongkar pasang dari tempat yang sudah ditentukan Tuhan dalam tubuh Kristus, maka rencana Allah dalam hidupnya akan rusak atau merosot dan mutunya berubah menjadi lalang.

  1. Jangan pindah jalan lebar. Ini berarti dari gandum menjadi lalang seperti Lot. Justru kita tarik dan doakan orang2 di sekitar kita yang hidup di jalan lebar untuk mau ke jalan sempit, apalagi kalau bisa bersukacita di jalan sempit, itu berarti lalang menjadi gandum! Tujuan kita bukan kesukaan duniawi dengan segala kemewahan dan kemeriahan yang disukai orang banyak, itu kesukaan jalan lebar, Sodom! Memang kesukaan jalan sempit tidak menarik dan banyak tidak suka, tetapi kalau orang suka, itu berarti gandum. Sukacita akanFirman Tuhan, pikul salib, mengampuni 70x, rendah hati, taat, setia, tekun berdoa dalam Roh, hidup benar dst, itu tanda2 gandum. Jangan mudah dipengaruhi sehingga suka keramaian jalan lebar. Cari sound yang bagus, mewah, indah, gemerlapan, musik, pertunjukan dan pergaulan yang seksi, makan minum dsb itu tandanya lalang. Kalau bisa tahan dan senang sekalipun tidak ada itu semua asal ada Yesus, kesucian, rahasia Firman Tuhan, berjalan dengan Tuhan, sukacita berdoa dalam Roh dan hidup suci, buah Roh, tabiat baru, jiwa2 dst itu tandanya gandum! Hati2 gandum bisa menjadi lalang dan lalang bisa menjadi gandum!

Jangan diabaikan kemungkinan2 ini, sebab kalau sudah mati, akibatnya kekal, tidak bisa kembali. Jangan mulai dengan Roh berakhir dengan daging.

  1. Jangan dicampur atau bergantian, sebentar gandum, sebentar lalang, itu sebetulnya lalang! Gandum tidak mau dicampur sekalipun dalam pikirannya tetap disucikan Ibr 1:9, tidak mau ada tabiat2 lalang), tetap taat dan setia, berkenan pada Tuhan. Jangan menjadi suam sebab mulai bercintakan perkara2 daging dan dunia; bersihkan semua sifat tabiat lalang!Pakai kuasa Allah untuk tetap murni dalam kesucian, tidak dicampur sifat lalang, tetapi dengan tegas tetap gandum dan tolak semua tabiat lalang, matikan daging dan semua dosa. Tetaplah dalam jalan sempit, jalan salib, dipimpin Roh dalam Ruangan Suci, penuh dengan kesukaan dan kepuasan dari Tuhan.

KESIMPULAN.

Sekarang gandum dan lalang masih tumbuh bersama, bahkan banyak lalang sekitar, di dekat kita. Ingat masih bisa berubah dari gandum menjadi lalang bolak balik. Jangan se-kali2 tertipu menjadi lalang, lebih2 oleh lalang di dalam Gereja, tetapi salahkan dia namun ada belas kasihan. Ada banyak ayat yang mengingatkan lalang dan gandum ada dalam Gereja (dan di mana2 saja) seperti 1Kor 5:9-12. Jangan bergaul tetapi garami dengan kuasa Allah dan kasih Kristus supaya lalang menjadi gandum, jangan gandum menjadi lalang!

Setia di tempat masing2, jangan putus persekutuan rohani lalu pergi seperti Lot dan anak terhilang, tetapi tetap bersekutu dengan kasih Kristus, kesucian dan kuasa Allah sampailawan menjadi kawan, lalang menjadi gandum.

Mau menyangkal diri, pikul salib, direndahkan, dan melayani dipimpin Roh sehingga kita mendapatkan saudara kita kembali Yoh 5:20, Mat 18:15 dan menjadi mahkota kita untuk kekal 1Tes 2:19. Teruslah meningkat dan rebut lalang menjadi gandum kalau tidak, gandum yang plin plan akan direbut menjadi lalang dan binasa!

Nyanyian:

Dunia kosong, semua kosong.

Hanya salibNya tak kosong.