M3878 – 2Petrus 3:16. Ajaran Yang Keliru Dan Sesat.

TPAA = TINGKAT PERBEDAAN AJARAN ALKITAB.

Perbedaan :

  1. Pribadi.
  2. Gereja.

III. Sinode.

  1. Denominasi.
  2. Sesat.

I-IV -> masih selamat. Boleh disebut pelajaran yang keliru (menurut satu pihak).

V -> Sesat, biasanya semua pihak yakin ini sesat. Andaikata obat, maka I-IV disebut obat yang keliru, kalau kelirunya banyak bisa juga mematikan pada orang2 tertentu. Tetapi no V bisa disebut racun, langsung mati.

Begitulah ada ber-macam2 ajaran yang ber-beda2 diantara orang Kristen, makin luas dan makin banyak Gereja2nya, biasanya ada perbedaan yang makin besar misalnya perbedaan pribadi dalam satu Gereja sedikit dan seharusnya demikian 1Kor 1:10. Tetapi antar denominasi, ada lebih banyak perbedaan, tetapi tetap masih banyak ajaran pokok yang sama, misalnya Alkitab itu Firman Tuhan, Tuhan Yesus Kristus adalah Allah, bukan hanya manusia (selama 33,5 tahun), kita selamat oleh anugerah karena percaya pada Tuhan Yesus dan ada 3 Pribadi dalam Allah yang menjadi satu yaitu Bapa, Putra dan Roh Kudus. Ini dasar yang sama pada hampir semua Gereja dan yang bertentangan dengan ini, tidak mengakui hal2 di atas ini termasuk ajaran sesat. Semua ini disebabkan karena pengertian akan Firman Tuhan tidak sama.

Tetapi makin ke akhir, makin lama pengertian2 itu makin jelas bagi umat Tuhan sehingga sudah banyak perbedaan pengertian yang mulai lenyap. Misalnya baptisan Roh Kudus, banyak Gereja2 yang dahulu menolak sekarang bisa mulai menerima,  sebab semua menghadapi fakta atau kenyataan yang makin lama makin jelas. Juga kesembuhan ilahi dan macam2 pekerjaan Roh Kudus lainnya makin jelas bagi semua umat Tuhan yang sungguh2.

METERAI I. WAH 6:1-2. KUDA PUTIH.

Meterai ini dibuka pada akhir zaman pada waktu Minggu ke-70 Daniel oleh Anak domba Allah. Meterai I-IV itu adalah satu seri dari pihak gelap dan meterai I, kuda putih dan penunggangnya adalah Kristus palsu dengan ajaran sesat yang menang dan berkembang dengan kekuatan besar (kuda). (Ini adalah kuda putih yang lain dengan Wah 19 yang adalah Anak domba Allah). Dengan ajaran yang menyesatkan, dosa diputihkan, sehingga orang2 makin berani berbuat dosa seperti LGBT dianggap wajar, putih, suci sehingga makin banyak orang terjerumus dan terjerat di dalamnya. Busur tanpa panah = tipu daya iblis dengan mulut besar Antikris Wah 13:5. Ber-macam2 ajaran sesat yang berkemenangan di mana2, maka orang2 yang tidak mempunyai pondasi yang betul dalam Firman Tuhan akan mudah disesatkan oleh kuda putih ini. Kol 2:7 (lihat pelajaran Wah 6:1-2).

Kita akan melihat beberapa ajaran, mulai dari yang keliru sampai yang sesat, yang sudah banyak makan korban antara lain:

NAMA TUHAN YESUS, YEHOVA.

Beberapa orang Kristen tidak mau memakai nama Allah dan Tuhan, tetapi memakai nama Yahwe (Yehova) dan Elohim.

  1. Biasanya kalau kita menyebut Allah, itulah Allah Bapa dan menyebut Tuhan itulah Tuhan Yesus dan Roh Allah itulah Roh Kudus. 1Kor 8:6, 1Yoh 5:7, Mat 28:19.Tetapi Bapa, Putra dan Roh Kudus semua adalah Allah. Begitu juga Putra Allah + Bapa bisa disebut Tuhan yang berarti Tuan Mat 22:44.
  2. Allah itu gelar, bukan nama. Berhala juga disebut allah dan Allah kita adalah Allah di atas segala allah Ul 10:17 (Allah = Elohim = HY30, Pemerintah, Hakim, Malaikat, yang ilahi, Allah (yang disembah).
  3. Tuhan adalah gelar yang berarti tuan dan Tuhan Yesus adalah Tuhan di atas segala tuan Wah 19:16.
  4. Terjemahan.

Allah = Elohim = God = Theos.

Tuhan = Yehuwa = Lord = Kurios.

Tuhan Yesus dan murid2 yang berbicara dalam bahasa Yunani, memakai terjemahan bahasa Yunani yaitu Theos dan Kurios. Jadi gelar2 ini boleh diterjemahkan dan dipakai.

  1. Nama Putra itulah Yesus. Putra Allah yang menjelma menjadi Putra manusia seperti kita lebih kurang 33,5 tahun untuk menebus dosa kita dan dinamai Yesus Mat 1:21. (Dalam Wasiat Lama belum dibuka Ams 30:4). Inilah satu2nya nama yang mulia, ajaib yang membawa keselamatan bagi manusia Kis 4:12. Yesus itulah Tuhan dan Kristus bagi manusia yang ditebus Kis 2:38. Tidak ada Nama lain untuk keselamatan umat manusia. Nama ini sangat ditinggikan Allah di atas segala nama yang lain Pil 2:9-10. Tidak boleh dan tidak ada nama lain yang lebih tinggi dari nama ini untuk kita
  2. Nama Roh Kudus ada 7 dalam Yes 11:2, juga dalam Yoh 14:16: Penolong/ penghibur.
  3. Nama Bapa. Masih tertutup sampai sekarang Wah 14:1. Hanya untuk orang2 yang menjadi sempurna dan duduk di tahta Allah Wah 3:21. Jadi orang sempurna sebagai mempelai Kristus, mereka diberitahu nama Bapa waktu ini. Nama Allah dalam Wasiat Lama hanyalah nama panggilan. Misalnya: Aku ada yang aku ada Kel 3:14,15 atau Allah Abraham, Ishak, Yakub Kel 3:6 dll. Putra manusia Yesus sering menyebut Nama Bapa, dan kita menyebut nama Tuhan Yesus, itu cukup Yoh 10:25; 17:26 sebab Kepala Tuhan Yesus adalah Bapa dan kepala kita adalah Tuhan Yesus 1Kor 11:3. Setiap kita menyebut Nama Allah atau Tuhan Yesus, kita bicara dalam 2 dunia yaitu dunia nyata dan alam roh dan setiap kali, Tuhan Yesus berkata dalam Nama Bapa atau Tuhan, iblis akan lari Mrk 16:17 sebab ibadah kita bukan saja secara jasmani tetapi juga secara rohani, Tuhan sungguh2 hadir dan iblis tahu, ia lari!8. Nama Yahwe bagi Israel sangat tinggi, bahkan mereka tidak berani menyebutnya, sebab umat Israel tingkatnya masih di Halaman belum ditebus darah Yesus. Orang beriman sesudah ditebus Tuhan Yesus, langsung jadi anak Yoh 1:12, lalu menjadi Imam dan Raja 1Pet 2:9, Wah 1:6 sehingga boleh masuk Ruangan Suci sebagai imam2 Allah, bahkan karenaTirai sudah robek, sudah bisa mulai melihat rahasia kesempurnaan, dan berani menyebut nama Tuhan bahkan akrab bagi anak2 Allah. Orang Israel tidak berani menyebut nama Tuhan dengan sia2, bagi kita sekarang kalau kita berdosa itu membuat kita menajiskan nama Tuhan 2Tim 2:19, Mat 7:21.

 

Kesimpulan: Menyebut Tuhan dengan Yahwe dan Allah dengan Elohim tidak salah, sebab itu bahasa Ibrani, tetapi tidak boleh menyalahkan orang yang menyebut gelarnya ini dalam terjemahannya yaitu Tuhan dan Allah, God dan Lord, Theos dan Kurios, Deo dan Dominos, God dan Heer dan dalam bahasa2 lainnya. Ini tidak salah, hanya problem bahasa, bukan dosa, bukan soal pokok, hanya Tingkat Perbedaan Ajaran Alkitab tingkat I. Tetapi kalau kita menyebut dengan iman, ada kuasa Allah.

 

PERPULUHAN.

Ada beberapa orang berkata, perpuluhan sudah tidak berlaku, sebab itu Taurat. Itu tidak benar.

Tentang Taurat:

  1. Ada sebagian yang sama sekali tidak berlaku lagi, berubah total bahkan menjadi dosa kalau dilakukan, misalnya membunuh bangsa kafir, membunuh dukun, merajam pelacur, atau anak durhaka, potong domba dan pakai darahnya, berdoa dengan dupa, menyembah Tabut dsb.
  2. Tetapi ada hukum2 Taurat masih berlaku sebagian bahkan makin ditingkatkan, misalnya kesucian sampai dalam hati, dahulu berdosa dihitung hanya yangdalam perbuatan, sekarang sampai pikiran; Dahulu sumpah, sekarang bicara salahpun tidak boleh Mat 5:37. Dahulu harus adil pada musuh, sekarang mencintai. Dahulu tidak boleh berzina secara badani, sekarang sampai dalam hati Mat 5:28 dll. Disini termasuk perpuluhan, tetap milik Tuhan dan harus dikembalikan, bahkan akan makin meningkat sampai 100% pada waktu seorang mendekati sempurna atau dalam Minggu ke-70 Daniel!
  3. Ada yang total tidak berubah. Misalnya percaya, harap dan cinta pada Tuhan, tidak boleh menyembah patung dan iblis, Menghormati orangtua dan Hukum 5-10 masih tetap berlaku dll.

 

Tentang perpuluhan:

  1. Perpuluhan itu sebelum Taurat, jadi tidak tergantung dari Taurat Ibr 7:1-10, itu karena cinta dan ucapan syukur atas pemeliharaan Tuhan. Seperti anak dipelihara dan dicintai orangtuanya, ia juga cinta orangtua dan tidak sayang memberi sebagian uangnya (itu juga andil orangtuanya) bagi orangtuanya lebih daripada kepada teman2 atau yang lainnya.
  2. Ini pengakuan kita bahwa semua yang kita terima, yang ada pada kita itu dari Tuhan Mal 3:8-10. (Bahkan dalam Taurat dibuat 2-3 kali lipat).
  3. Yang menerima perpuluhan di Surga adalah Putra Allah yang disaksikan bahwa Ia hidup Ibr 7:8 itu berarti konteksnya adalah Wasiat Baru, masih berlaku dalam Wasiat Baru.
  4. Dalam Wasiat Baru disebutkan 9 kali jadi tetap berlaku. Hal Taurat yang total berubah, tidak diperintahkanlagi dalam Wasiat Baru, misalnya: Hukum rajam, doa dengan dupa, membunuh orang kafir dll (perpuluhan sebelum Taurat).
  5. Sebagai bendahara Allah, itu tetap ada dalam Wasiat Baru, misalnya Luk 12:42; 16:1-8, 1Kor 4:2, Tit 1:7, 1Pet 4:10 dan wajib mempertanggungjawabkan semua yang diberikan Tuhan kepada kita.
  6. Perpuluhan dalam Wasiat Baru tidak dilakukan seperti cara Wasiat Lama yang berhubungan dengan orang Lewi, Imam2, bait Allah, Yerusalem dll tetapi kepada gembala2 atau Gereja sendiri yang memeliharanya secara rohani. 1Kor 9:11. Biasanya Gereja2 juga meneruskan kepada tubuh Kristus yang lebih besar dimana ia berada, bahkan sampai tubuh Kristus global.
  7. Alamat yang tepat itu penting. Mal 3:8-11. Kadang2 karena tidak mau tunduk pada perintah dan pimpinan gembalanya, diberikan pada proyeknya sendiri yang tidak disetujui atau pada orang lain, pada alamat yang salah, sehingga tidak sampai kepada Tuhan dan diperhitungkan belum membayar alias pencuri.
  8. Dalam Wasiat Baru ukuran 10% adalah jumlah atau patokan minimum, sebab orang yang cinta dan percaya kepada Tuhan itu rindu memberi lebih, bahkan dalam Hujan Awal dan Hujan Akhir jumlahnya sampai 100% Kis 2:44-45.Orangtua yang memberi anak tidak pernah punya patokan 10% sebab cinta, kadang2 dipakai untuk kebutuhan si anak jauh lebih banyak dari biasanya.Juga sebaliknya anak2 kepada orangtuanya, itu tergantung cintanya. Juga dalam Hujan Awal dan Hujan Akhir.
  9. Wasiat Baru itu lebih dari Wasiat Lama Mat 5:20, bahkan kadang2 menuntut jumlah total Luk 14:33; 18:22, Mat 18:21, Mrk 10:21.dan banyak orang tidak mengerti, seperti halnya rahasia Minggu ke-70 Daniel lainnya yang sulit dimengerti, misalnya 1Kor 15:51-52.

Biasanya ini baru bisa dilakukan dalam Hujan Awal dan Hujan Akhir, tetapi Wasiat Lama (10%) menjadi patokan minimum.

  1. Gereja2 yang tidak melakukan perpuluhan sesuai dengan Firman Tuhan, sangat tergantung dari banyak dermawan, donatur2, sebab tidak ada patokan Alkitabiah. Seringkali orang2 ini lebih besar kuasanya dan ditaati lebih dari Tuhan dan pekerjaan Roh Kudus macet, padahal Gereja tidak perlu donatur, melainkan perlu bendahara Tuhan yang takut dan cinta Tuhan. Bendahara Tuhan itu bisa orang yang gajinya kecil sampai besar, semua dipakai Tuhan, dan tangan kanan memberi, tangan kiri tidak tahu Mat 6:3 dan Tuhan memberkati mereka dan Roh Kudus bebas bekerja sehingga rohaninya tumbuh bersama, buah2nya melimpah memperkenankan Tuhan. Masing2 kita harus taat dengan takut dan cinta Tuhan, sebab ini adalah kebenaran Firman Tuhan.

Kalau perpuluhan tetap berlaku, berarti yang tidak mengembalikan uangnya Tuhan adalah pencuri. Apakah ia dihukum Tuhan? Ya, tetapi lambat dan bertahap, Tuhan itu lambat menghukum Pkh 8:11, misalnya orang berzinah, masih bisa “jaya” ber-tahun2, apalagi “hanya” soal uang, (zina = dosa istimewa 1Kor 6:19) biasanya Tuhan berdukacita lebih lama melihat pelanggar2 umat Tuhan apalagi yang tampaknya rohani dan aktif. Yudas seorang pencuri, Tuhan tahu, belum dihukum Tuhan (baru 3,5 tahun) tetapi kemudian Yudas menghukum dirinya sendiri sebab gelisah, takut, tertuduh dan celakalah ia untuk kekal.

III. HYPER GRACE.

Banyak orang rohani menyebut ini predestinasi Pentakosta. Ini berarti kemerosotan atau kejatuhan, sebab kembali pada ajaran sekali selamat tetap selamat (dalam buku: Hyper grace oleh Michael L. Brown, cetakan I bahasa Indonesia hal 321).

Salah satu dasar dari hyper grace adalah bahwa Tuhan sudah mengampuni semua dosa kita, masa lalu, sekarang, dan yang akan datang. Anda tidak diampuni sebagian2, anda sudah diampuni total dan utuh secara penuh dari semua dosa anda (masa lalu, sekarang dan yang akan datang). Banyak orang Kristen mengalami kesulitan untuk semua dosa di masa depan. Mereka tidak memiliki pewahyuan akan pengampunan total.

Menurut Rian Rufus (hal 51, 52).

 

Joseph Prince: Pengampunan Tuhan tidak diberikan secara cicilan. Pada hari engkau menerima Kristus, engkau mengakui semua dosamu sekali dan untuk selamanya. Pengajaran ini jelas membawa kepada kebinasaan, sebab ini melawan kebenaran Firman Tuhan:

  1. Orang yang percaya dan mau pikul salib (1Pet 4:1) akan berhenti berbuat dosa 2Pet 1:10, mati lepas dari dosa Rom 6:1-2, merdeka Yoh 8:36 dan tidak lagi berbuat dosa Gal 5:1.
  2. Kalau kembali berbuat dosa, itu berarti celaka Gal 3:3-4 mulai dengan Roh berakhir dengan daging, seperti Saul dan binasa.
  3. Selama kita berjalan dalam Roh, kita tidak akan menuruti tabiat daging untuk berdosa lagi Gal 5:16-17.
  4. Tetapi kalau toh ada dosa, harus dibereskan, diakui dan bertobat sungguh2 1Yoh 1:9. Daud sudah percaya Tuhan tetapi harus mengakui dosanya 2Sam 12:13.

Dosa harus disalahkan Ef 5:11, ditolong untukdilepaskan Jud 20, harus ada pemberesan Yak 5:19-20. Kita harus tumbuh dalam kesucian, mati lepas dari dosa, bukan main2 dalam dosa! Saul tidak mau bertobat, Tuhan marah, tidak mau bicara lagi 1Sam 28:6 dan binasa! Jangan ditipu oleh ajaran yang sangat berbahaya ini. Kita dipanggil untuk hidup dalam kesucian 1Pet 1:15-16. Kalau ada sedikit dosa (itu seringkali berarti sudah ada banyak dosa dalampikiran Mat 5:28, Ams 6:27-28, Yak 1:14-15), kalau tidak bertobat akan binasa kekal.

 

KESIMPULAN.

Ajaran sesat laris manis, memang jalan lebar isinya lebih banyak tetapi binasa, kasihan. Miliki pengertian Firman Tuhan yang terus bertumbuh 2Pet 3:19, sehingga menjadi pondasi kebenaran ilahi yang kuat, dan terus penuh dan dipimpin Roh seperti Putra manusia Yesus Luk 4:1,18 supaya tetap tumbuh dalam kesucian, jangan icip2 dan bercintakan dosa, 1Yoh 2:15-16 itu akan mengikat dan membinasakan!

Nyanyian:

S’karang saya sudah bebas 2x

saya bebas oleh darah, darahNya domba Allah.

Sekarang saya bebas, bebas Haleluya.