M3863 – Yohanes 12:23-24. Arti Kematian Tuhan Yesus.

SAAT KEMATIAN PUTRA MANUSIA YESUS.

Biasanya umum mengganggap kematian Putra manusia Yesus adalah hari Jumaat sore. Minggu pagi sudah tidak ada di dalam kubur, sudah bangkit berarti kurang dari 24 x 2 jam. Ini tidak benar. Sebab dinubuatkan Putra manusia Yesus berada 3 hari 3 malam, seperti Yunus dalam perut ikan Mat 12:40. Pada hari itu gelap dari jam 12 siang sampai jam 3 sore. Mat 27:45. Pada waktu itu Tuhan Yesus bergumul sebab ditinggalkan BapaNya lalu haus dan minta minum, dan tentara yang menjagaNya memperhatikanNya. Lalu Ia berseru, terjadi gempa bumi dan Tirai dalam bait Allah terbelah karena Putra manusia Yesus mati. Ini mungkin butuh waktu 1 atau 2 jam. Jadi Putra manusia Yesus mati sore hari Rabu sesudah jam 3 dan bangkit  hari Sabtu sore dan Minggu pagi kuburanNya sudah kosong.

Salah tafsir ini disebabkan pada waktu itu ada 2 kali hari Sabat di mana orang2 tidak bisa berbuat apa2. Hari Sabat pertama, Sabat besar atau Sabat Paskah Yoh 19:31 (itu bisa jatuh pada segala hari) terjadi pada hari Rabu dimulai jam 6 sore sampai Kamis jam 6 sore (ini perhitungan hari pada waktu itu). Dan Sabat kedua yaitu Sabat Mingguan pada setiap hari Sabtu, mulai Jumaat jam 6 sore sampai Sabtu jam 6 sore. Perempuan2 itu membeli rempah2 sesudah Paskah (besar) pada hari Jumaat, lalu berhenti sebab ada Sabat Mingguan hari Sabtu dan baru Minggu pagi2 sekali mereka datang ke kubur dan kuburanNya sudah kosong. Jadi sesungguhnya Tuhan Yesus mati Rabu sore sebelum Sabat Paskah dan bangkit Sabtu sore sebelum Sabat Mingguan berakhir dan pagi2 hari Minggu perempuan2 itu pergi ke kubur yang kosong. Jadi Putra manusia Yesus mati 3 hari 3 malam mulai Rabu sore sampai Sabtu sore, bukan pada hari Jumaat. Tetapi ini sudah lazim disebut Jumaat Agung, sebagai hari libur kematian Tuhan yang resmi tetapi tidak tepat.

RENCANA ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA.

Sebelum Tuhan menciptakan bumi dan isinya termasuk manusia, Ia sudah mempunyai satu rencana yang unik dan indah dan rencana itu sudah lengkap jauh sebelum dikerjakan. 1Kor 2:7. Ini sudah dijanjikan Allah sebelum dunia ini jadi dan janji Allah pasti jadi. Tit 1:2. Luar biasa. Nama2 setiap orang yang akan lahir dari Adam sampai orang terakhir itu sudah diketahui dan diatur Allah dengan lengkap dan sempurna  Ef 1:3.

Dan di dalam Kristus Ia sudah memilih kita sebelum dunia ini dijadikan, luar biasa. Sebelum dunia (atau waktu dimulai 2Tim 1:9) Allah sudah merencanakan semua yang terjadi dengan indah, lengkap dan sempurna, dansemua akan digenapkan sesuai dengan rencanaNya. Allah sudah tahu lebih dahulu semua yang selamat dan tidak 1Pet 1:2 tetapi Ia tidak menentukan Rom 8:29 TL, KJI (dalam TB: ditentukan dari semula, dalam TL dan KJI yang dikenalNya lebih dahulu, fore know). Sesudah Adam dan sebelum penebusan manusia direalisasikan, ber-kali2 Tuhan sudah membuat peristiwa2 yang menunjukkan hal ini sebagai nubuat yang akan jadi pada waktunya di hari2 yang akan datang. Misalnya:

  1. Kej 3:15 Tuhan berkata akan ada perseteruan antara benih manusia dan benih ular dan mematuk tumit Kristus, yang meremukkan kepala ular Wah 13:8.
  2. Tuhan menyembelih domba untuk memberikan pakaian pada Adam-Hawa, lambang penyucikan manusia oleh korban Putra manusia Yesus Kej 3:21.
  3. Israel keluar dari Mesir (dunia) sesudah menyembelih domba Paskah dan makan daripadanya. Ini diperingati setiap tahun.
  4. Juga dalam Bil 21:6-9, penyakit yang mematikan dari orang Israel karena dosa2nya, itu disembuhkan, karena mamandang ular tembaga yang ditaruh di atas tongkat, lambang dari salib Kristus. Semua ini sudah direncanakan Allah jauh sebelumnya, sebelum waktu dimulai (2Tim 1:9) sejak dari kekekalan Allah, luar biasa.

Ini suatu perkara yang besar dan mulia yang dibuat Allah, sebab itu rencana Allah ini :

  1. Sangat indah, mulia dan kekal.
  2. Pasti jadi dengan lengkap.
  3. Orang yang mau percaya, dan taat, akan selamat dan mulia untuk kekal, untung besar.

III. PERBEDAAN MALAIKAT DAN MANUSIA.

Untuk mengerti besarnya penebusan manusia oleh kematian Putra manusia Yesus (1Pet 1:18-19) kita akan melihat keselamatan manusia dan malaikat, sebab malaikat tidak ditebus oleh Allah, hanya manusia yang ditebus 2Pet 2:4, Mat 24:41, Jud 6 dll. Sebab itu juga manusia dalam rencana Allah lebih tinggi tingkatnya dari malaikat, luar biasa. Ini adalah hasil penebusan Putra manusia Yesus di atas salib.

Kalau malaikat bisa iri, pasti ia gigit jari dan sangatiri kepada manusia, mengapa ia tidak menjadi manusia, yang waktu jatuh ditebus Tuhan yaitu Dia sendiri yang menyerahkan diriNya untuk menebus manusia, tetapi malaikat yang jatuh tidak ditebus. Sebab itu menjadi manusia itu sangat beruntung, bahkan untung besar, sebab:

  1. Manusia yang percaya Tuhan Yesus, langsung menjadi anak dari Allah yang maha besar, maha kuasa, maha mulia (Yoh 1:12). Percaya itu sangat mudah, tanpa bayar, tanpa surat Notaris dll, asal mengakuidengan hatinya, langsung menjadi anak2 Allah yangresmi dalam kerajaan Surga untuk kekal. Luar biasa. Semuanya begitu mudah, kelihatannya Allah begitu cinta manusia di dunia, dengan kasih ilahi yang luar biasa itu dan Ia berusaha mempermudah segala jalan (tetapi tetap dengan kebenaran)supaya semua manusia selamat 2Pet 3:9. Begitu mudah, indah dan mulia langsung percaya, langsung diangkat menjadi anak Allah, luar biasa. Malaikat yang jatuh, tidak ada harapan sama sekali.
  2. Orang yang sudah percaya tidak berhenti sampai disini, tetapi diteruskan, diolah oleh Allah dengan bantuan yang besar dari Dia (Pil 4:13, Zak 4:6) sehingga bisa menjadi setingkat dengan Kristus. Luar biasa. Kristus itu Allah. Yes 9:5.

Jadi, manusia yang percaya kalau mau diolah, akhirnya menjadi setingkat dengan Allah, bukan main.

  1. Bukan saja setingkat, tetapi jadi kekasih, sebab orang percaya yang mau diolah dijadikanmempelai Kristus dan menjadi satu dengan Kristus seperti suami istri. Ini rahasia besar Ef 5:32. Ini tidak main2, ini cinta habis2an untuk manusia, begitu besar kasihnya. Sebab itu Lucifer sampai berdosa, sebab iri pada manusia lalu ingin mengangkat dirinya sesuai rencana Allah untuk manusia, yaitu setara dengan Allah, tetapi ini jadi dosa sebab melanggar Firman Tuhan dan ia dicampakkan ke dunia Yes 14:14-17.
  2. Manusia dijadikan Allah. Bukan saja anak2 Allah tetapi betul2 menjadi Allah seperti Kristus dan Bapa dan Roh Kudus (disebut anak, sebab anak akan tumbuh terus menjadi dewasa dan itu berarti jadi sepenuhnya seperti Allah). Tuhan Yesus berkata kepada orang2, Engkaulah allah Yoh 10:30. Tentu Tuhan Yesus lebih besar dari kita, Dia Kepala, kita tubuhNya dan Bapa itu kepala dari Putra. Tetapi ini sudah luar biasa, paling top. Yang paling tinggi yang bisa diberikan Allah ini diberikan pada manusia. Manusia yang dibutakan matanya oleh iblis (2Kor 4:4) tidak sadar dan ikut berontak, marah2 melawan Allah sehingga masuk pihak iblis, padahal rencana Allah bagi manusia itu rencana tertinggi, top, tidak ada yang lebih tinggi sebab kita dijadikan sama dengan Kristus!
  3. Manusia diciptakan lebih tinggi dari malaikat sebab manusialah yang akan mengadili malaikat 1Kor 6:3 bahkan Tuhan Yesus menjadi manusia, lebih rendah dari malaikat, jadi orang yang paling rendah diantara manusia Ibr 2:7,9. Jadi kedudukan manusia itu dalam penciptaan Allah lebih tinggi dari malaikat, Allah betul2 mencintai manusia, bahkan seisi dunia ini. Yoh 3:16.
  4. Pengolahan kilat. Dilahirkan sebagai orang berdosa, lalu sesudah percaya, dalam waktu 70-80 tahun sudah bisa menjadi seperti Kristus, atau kurang sedikit tergantung dari iman dan kemauan masing2. Malaikat itu tidak kawin, tidak punya anak, dia sudah ada dari permulaan ciptaan Allah, sudah lebih dari 6000 tahun, tetapi malaikat tetap dalam tingkat yang rendah. Selama 6000 tahun tumbuhnya hanya sedikit, padahal manusia dalam 70-80 tahun sudah bisa menjadi seperti Kristus, luar biasa, bukan main.

Jadi kalau malaikat itu seperti manusia yang berdosa, pasti ia iri dan protes atau demo (yang berontak, sudah lewat).

Tetapi malaikat itu setia dan tidak berdosa. Mereka bersukacita sudah diciptakan Allah begitu indah dan langsung tinggal di Surga untuk kekal, tidak mengalami penderitaan dan pergumulan seperti manusia yang dahsyat, sebab manusia itu bergelimpangan dalam penderitaan,hidupnya di dunia ini limpah dengan sengsara, sejak lahir sampai mati penuh air mata. Malaikat tidak kenal air mata, selalu bergembira danpuas dan tetap setia dan taat pada Tuhan. Mereka sudah menikmati Surga dan bisa memandang Allah dari permulaan penciptaandan bersukacita, menyanyi dan menyembah Allah sepanjang hidupnya yang begitu indah di ciptakan Allah.

Malaikat2 tidak iri. Ini hanya untuk perbandingan, sebab malaikat tidak ditebus, kalau berdosa langsung dibuang, tidak disayangkan, tidak dicintai seperti manusia; Kita bandingkan dengan malaikat supaya kita bisa melihat betapa untungnya kita menjadi manusia, betapa besar kasih Allah pada kita, meskipun kita harus menderita sebentar di dunia, tetapi rencana Allahluar biasa dan sangat besar sampai kita manusia dijadikan Allah oleh Allah.

 

FAEDAH KEMATIAN PUTRA MANUSIA YESUS BAGI MANUSIA.

Ini begitu besar, tetapi setiap orang akan menerima hanya menurut:

  1. Imannya. Yang tidak punya iman tidak dapat apa2 dan binasa. Yang punya iman menerima sesuai dengan imannya Yoh 3:16, Mat 8:13.
  2. Sesuai dengan ketaatannya Rom 6:16,17; 14:18. Dan harus taat penuh dan sampai akhir Pil 2:8 supaya dapat lebih banyak Mat 7:21-23.
  3. Selama di dunia, ini kesempatan untuk menerima hasil kematian yang diberikan Tuhan. Sesudah mati, tidak ada kesempatan lagi.

Faedah yang didapat itu seperti hujan, masing2 menerima sesuai dengan perbuatannya, yang hanya mengambil 1 cangkir atau 1 kolam, juga menerima sekian, Tuhan adil untuk semuanya. Sebab itu orang yang mau percaya dan taat ia bisa mengambil semua, seluruh berkat kematian Tuhan sehingga ia bisa menjadi sempurna seperti Kristus. Orang yang maju mundur, setengah hati bisa tidak dapat apa2 (binasa) atau hanya selamat saja, seperti menerusi api 1Kor 3:15. Secara ringkas semua yang Tuhan berikan adalah sbb:

 

HASIL PENEBUSAN TUHAN YESUS DALAM WASIAT LAMA DAN WASIAT BARU.

Hasil penebusan Putra manusia Yesus itu tidak habis2nya, luar biasa. Salah satu perkara besar yang bisa kita terima adalah perbedaan penafsiran Wasiat Lama menjadi Wasiat Baru. Kalau kita bisa mengerti rahasia ini, maka kita bisa mendapatkan rahasia Wasiat Baru dan kunci Wasiat Lama sehingga kita bisa mengerti semua rahasia Allah yang besar, yang disediakan bagi kita, GerejaNya, sehingga kita bisa mengalaminya sampai masuk dalam kesempurnaan rencana Allah yang besar itu 2Raj 2:10.

Tuhan Yesus datang untuk menggenapkan Taurat, bukan menghapus Mat 5:17-18 sebab Taurat tidak dibuang, tetapi digenapi oleh kematian Putra manusia Yesus sehingga sekarang kebenaran yang sesungguhnya dari Wasiat Lama bisa didapatkan dengan:

  1. Membuka selubungnya. 2Kor 3:14.
  2. “Disaring” sebab Taurat berhenti sampai zaman Yohanes (pendahulu Putra manusia Yesus Luk 1:17) lalu “isinya” mengalir keluar yaitu kerajaan Allah. Luk 16:16-18 (Misalnya Wasiat Lama poligami boleh, sekarang dilarang, sebab sekarang Taurat sudah disaring oleh salib Kristus, oleh penebusan Putra manusia Yesus. Sebab itu artinya berubah dan kita tidak lagi memegang kulitnya tetapi isinya yaitu kerajaan Surga, tidak lagi memegang kebenaran yang tertutup, tetapi yang selubungnya dibuka.

 

  1. Selubungnya dibuka, misalnya:
  2. Menyembelih domba untuk mengampunan dosa, sekarang tidak lagi sebab Tuhan Yesus adalah Anak domba Allah Yoh 1:29.
  3. Imam2 dan Imam besar harus memakai baju Imam dan harus dicuci dahulu tubuhnya, sekarang tidak lagi dipakai dan yang disucikan bukan tubuhnya tetapi hatinyadari dosa sampai dalam pikiran dan angan2nya.
  4. Dahulu orang Israel menyembah tabut, seperti Musa setiap kali menyembah Allah yang duduk dalam Tabut. Bil 7:89, 10:35. Juga Daud 2Sam 6:17.

Dalam Wasiat Baru tidak boleh membuat Tabut untuk disembah, itu jadi dosaberhala, sebab Tuhan tidak lagi ada di atas Tabut atau dalam Kemah Suci tetapi di dalam hati kita. 1Kor 3:16. Kemah Suci dan alat2nya sekarang hanya jadi gambaran atau arti rohani yang sangat indah, tetapi menyembahnya berarti dosa, melawan hukum Tuhan.

  1. Poligami dan cerai tidak boleh dalam Wasiat Baru.
  2. Gigi ganti gigi diganti ampuni dan berkati musuh dst.
  3. Makanan haram dalam Wasiat Lama sekarang tidak lagi haram, boleh dimakan (misalnya kepiting, babi, anjing dll). Dalam Wasiat Baru semua makanan halal 1Tim 4:2-4, tetapi belum tentu berguna 1Kor 6:12; 10:23. Makanan tidak bisa membuat najis roh kita, keluar ke jamban, tetapi dosa dari hati itu yang menajiskan Mrk 7:15, 18-23, Mat 15:11; 16-18).
  4. Dan lain-lain.

 

  1. Kebenaran Wasiat Lama sesudah disaring:
  2. Sebagian berubah total, misalnya dupa, potong domba dll. Juga merayakan 7 hari raya secara harfiah, itu salah, sebab kita bukan Yahudi secara jasmani dan tidak pergi ke Yerusalem.
  3. Berubah sebagian, berarti jasmani rohani, misalnya Israel bisa berarti Israel jasmani dan rohani (= Gereja).

Menari Maz 149:3 sekarang di dalam Roh yaitu kebebasan dalam Roh 2Kor 3:17. Musik terutama musik hati Ef 5:19, bukan nomer 1 musik lahiriah. Sumpah diganti dusta. Mat 5:37.

  1. Tetap sama misalnya ber-sungut2, memghormati orangtua.

Kalau kita tidak mengerti hal ini, kita bisa diombang-ambingkan macam2 penafsiran yang aneh2 yang mengarahkan kepada kesesatan dan dosa. Ef 4:14.

 

KESIMPULAN.

Penebusan Tuhan Yesus membuat kita berubah menjadi luar biasa, menjadi anak2 Allah yang bisa terus tumbuh seperti Kristus dan Tuhan akanmelengkapi dengan segala perlengkapan jasmani dan rohani.

 

HASIL PENEBUSAN OLEH TUHAN YESUS.

YOH 16:7. PENDAHULUAN.

Mengapa Tuhan Yesus berkata, kalau Dia pergi (terangkat ke Surga) murid2 sendirian, lebih baik, lebih berfeadah? Bukankah Putra manusia Yesus adalah tokoh kunci, apalagi untuk memulai sesuatu yang baru yaitu membangun Gereja yang sebelumnya tidak ada? Murid2 100% yakin bahwa dengan Putra manusia Yesus, semua akan berhasil dan jauh lebih baik. Tanpa Tuhan Yesus bisa celaka, sia2 dan bubar. Tetapi dalam Yoh 16:7 Tuhan Yesus berkata lebih baik kalau Dia pergi dan murid2 sendirian! Mengapa? Sebab :

  1. Penebusan sudah lengkap dan sempurna waktu Dia pergi.
  2. Roh Kudus bisa turun dan masuk tinggal dalam orang2 yang sudah lengkap ditebus dan mau taat akan Firman Tuhan dan Ia dipimpin Roh Kudus, maka Roh Kudus bisa melakukan perkara2 besar di dalam orang2 ini. Kis 1:8, Zak 4:6, Maz 60:14.

Dalam Wasiat Lama Roh Kudus tidak bisa berbuat terlalu banyak, sebab dosa masih ditutup darah domba, belum hilang, hanya uang muka saja dari penebusan yang sesungguhnya. Sebab itu kalau Roh Kudus terpaksa harus bekerja di dalam orang2 beriman Wasiat Lama, seringkali masih ada banyak hal2 daging, sebab itu sesudah selesai, Roh Kudus pergi lagi. Hal ini tampak jelas dalam kehidupan Simson yang penuh dengan hawa nafsu persundalan. Tetapi sesudah penebusan total, Roh Kudus bisa bekerja dengan bebas dan se-penuh2 kemampuanNya sebagai Allah dalam orang itu (Imanuel Mat 1:23, bisa seperti Kristus), seberapa banyak yang bisa ditaati orang yang dipimpinNya. Jadi mereka yang sudah ditebus lengkap oleh Tuhan Yesus dan mau taat dipimpin Roh yang masuk di dalamnya dan menetap, akan melakukan perkara2 yang besar Maz 60:14. Bahkan masing2 mereka yang tumbuh dalam pimpinan Roh Kudus bisa melakukan hal2 yang besar menyamai gurunya yaitu Putra manusia Yesus. Yoh 14:12.

Putra manusia Yesus tahu lebih dahulu, sebab itu sesuai dengan kehendak Bapa Ia pergi, kembali ke Surga dan meninggalkan murid2 dan umatNya sendirian, tetapi justru dengan demikian, mereka harap penuh dan taat pada Roh Kudus sehingga hasilnya luar biasa, sebab mereka sudah ditebus lengkap dan penuh oleh Tuhan Yesus di atas salib.

 

Rincian dari penebusan Tuhan Yesus.

  1. Apa yang dahulu dihilangkan oleh Adam dengan kejatuhannya, dipulihkan kembali oleh korban penebusan Putra manusia Yesus Rom 5:12,15,21. Sesudah ditebus kita bisa mengalami suasana dan keadaan seperti di Eden dalam Roh. Oleh Adam semua orang dilahirkan dalamdosa Rom 7:15, jadi hamba dosa, milik iblis. Tetapi orang yang percaya pada Tuhan, berubah dari turunan Adam pertama menjadi turunan Adam terakhir 1Kor 15:45. Percaya pada Tuhan Yesus itu menghasilkan perkara2 besar, itu keajaiban Allah yang maha kuasa, luar biasa. Orang yang percaya bukan lagi turunan Adam pertama, tetapi turunan Adam terakhir.
  2. Merdeka dari dosa. Yoh 8:36, Rom 6:2, Gal 5:1. Jangan kita kembali dalam perhambaan dosa, sebab sudah bebas untuk selamanya, sekalipun masih hidup dalam daging, masih hidup di dunia.
  3. Bisa menjadi anak2 Allah. Dengan kata lain semua orang berdosa adalah anak2 iblis dan kalau mati akan pulang ke rumah bapaknya di Neraka. Sekarang kita sudah direbut dari tangan iblis, menjadi anak2 Allah sejak mulai percaya pada Tuhan Yesus Yoh 1:12, bukan lagi anak2 iblis 1Yoh 3:10.
  4. Dibayar lunas oleh darah Yesus.

Ada hargayang harus dibayar, sebab Allah adil dan semua dilakukan menurut peraturanNya, sebab itu Allah membayar dengan nyawa atau hidup PutraNya (yaitu Tuhan Yesus yang menjelma menjadi manusia untuk menjadi korban tebusan). 1Pet 1:18-19, 1Kor 6:20. Sebab itu sesudah melaksanakan korban penebusan Putra manusia Yesus berhasil merampas kunci maut dan alam maut dari tangan iblis Wah 1:18 dan membebaskan tawanan dosa iblis di neraka dan dibawa masuk ke Surga. Ef 4:8.

Semua orang percaya itu dapat jadi anak2 Allah, meskipun dahulu asalnya anak2 iblis!

  1. Pindah dalam kerajaan Putra Allah. Kol 1:13, 1Pet 2:9. Waktu seorang percaya Tuhan Yesus, ia dipindahkan oleh Tuhan, keluar dari kerajaan gelap iblis ke dalam kerajaan terang Putra Allah. Kalau kita pindah, maka peraturanyang menimpa dan mengikat kita juga berubah. Misalnya peraturan aborsi di Indonesia itu kejahatan dan diancam penjara. Di negara2 komunis tidak apa2, sehingga negerinya penuh dengan darah pembunuhan. Peraturan daging dan dosa dan iblis tidak lagi berlaku atas orang baru, bebas dari dosa dan hukum2 dosa dan maut.6. Pengampunan dan kelepasan dosa. Rom 6:2, Yoh 8:36. Orang yang ditebus itu diampuni dosanya sampai habis dan bebas dari ikatan dosa.

Darah korban binatang tidak bisa menghapus dosa Ibr 10:4. Tetapi lama2nya (kecuali tidak mau mengampuni dosa orang lain kepadanya Mat 6:14-15). Bukan hanya dosanya bersih, sampai Tuhan yang maha tahu, maka ingat, lupa akan dosa2 yang ditutup darah Yesus. Tetapi juga ikatan2 dipatahkan. Hampir semua dosa, kalau diteruskan jadi ikatan, sehingga orang dunia itu bukan saja mustahil dapat pengampunan dosa tetapi juga tidak bisa lepas dari ikatan2 dosa2nya. Tetapi waktu seorang percaya Tuhan Yesus, orang berdosa itu bebas dari semua ikatan dosa, lepas, tidak lagi terikat oleh semua dosa dan keinginannya, sehingga bisa lepas dari dosa. Kalau hanya pengampunan, maka sesudah diampuni (jadi suci) lalu digoda atau dicobai lagi, akan kembali jatuh dalam dosa yang sama. Sebab masih ada ikatan dosa. Darah Yesus luar biasa, menyucikan sampai lepas, juga segala ikatan2 dosanya.

  1. Bebas dari hukum dosa dan maut. Rom 8:1-3, Rom 6-8.

Orang lama, orang berdosa di dalam kerajaan gelap iblis dikuasai oleh hukum dosa (sehingga setiap kali digoda/ dicobai pasti jatuh dalam dosa) dan hukum maut (= hukum kelemahan, setiap kali kalau diwajibkan melakukan kehendak Allah tidak kuat, lemah dan tidak berhasil. Misalnya harus mencintai, mengampuni, rendah hati dsb, tidak berdaya, sebab lemah, dikuasai hukum maut, tidak bisa taat).

Sama seperti semua barang di bumi ini dikuasai oleh hukum gaya berat, setiap kali dilepaspasti jatuh ke bawah sebab tarikan gaya berat. Tidak ada benda yang dilempar lalu tetap tinggal di udara atau bisa naik dalam udara, semua akan jatuh ke bawah. Ini hukum gaya berat. Juga karena kena hukum dosa dan maut, setiap kali kalau dilepas dalam pencobaan dan peristiwa, pasti ditarik dan dikuasai hukum dosa dan maut ini, sehinggatimbul dosa, meskipun mula2 hanya dalam hati, tetapi itu sudah dosa. Ams 23:7. Tetapi sesudah lahir baru kita pindah ke dalam kerajaan Putra Allah yang terang, kita tidak lagi dikuasai oleh hukum dosa dan hukum maut sehingga waktu kena pencobaan, kita tidak langsung jatuh dalam dosa tetapi bisa memilih untuk menurut Roh atau daging Gal 5:16-17. Tidak harus jatuh dalam dosa, tetapi bisa memilih. Kalau kita memilih untuk taat akan suara Roh, pasti bisa, Roh Kudus standby dan akan menolong kita untuk bisa melakukan kehendak Tuhan, sebab kita ada dalam hukum Roh yang memberi hidup bagi roh kita, bukan menyebabkan kematian. Kita tidak otomatis jadi suci tetapi kita harus memilih dan taat akan kehendak Tuhan. Kalau mau, bisa, sebab kita sudah lepas dari hukum dosa dan maut dan Roh Kudus selalu siap menolong orang yang mau. Jadi orang beriman dalam godaan dan pencobaan tidak harus berbuat dosa (sekalipun dalam hatinya) tetapi bisa memilih untuk jatuh dalam dosa atau taat akan Firman Tuhan Luk 12:57. Kalau sungguh2 mau, pasti bisa hidup suci dan taat akan Firman Tuhan, sebab Allah yang maha besar, maha kuasa, selalu siap menolong kita untuk hidup dalam kesucian.

  1. Tubuh dosa dan tubuh maut lenyap.

Orang berdosa itu milik iblis dan tubuhnya itu tubuh dosa dan tubuh maut, artinya ada dalam kuasa hukum dosa dan hukum maut. Tetapi sejak kita percaya Tuhan Yesus kita dimerdekakan dari dosa, maka tubuh daging ini tidak lagi menjadi tubuh dosa dan tubuh maut tetapi menjadi anggota tubuh Kristus. Sebab itu hukum dosa dan hukum maut tidak lagi berlaku dalam orang beriman, sebab kita sudah berubah menjadi bagian dari Kristus. Sebab itu kita bisa betul2 bebas dan lepas dari segala pengaruh dosa sebab semua sudah diganti baru dengan ajaib oleh kuasa Allah.

  1. Orang lama menjadi orang baru.

Kita tidak lagi tinggal sebagai orang lama; orang lama sudah mati dan sudah dikubur dalam baptisan air dan Bapa membangkitkan kita menjadi orang baru yang hidup baru 2Kor 5:17, Rom 6;6, Ef 4:22,24. Kita ini sudah diciptakan satu kali lagi, menjadi ciptaan yang baru, orang baru bukan lagi orang lama. Orang dunia, termasuk ahli2 jiwanya, hanya mengenal orang lama, tidak mengerti dan tidak mengenal orang baru. 1Kor 2:14.Sebab itu kalau mereka dimintai tolong untuk mengobati problem2 orang percaya, maka orang itu dianggap dan diposisikan kembali sebagai orang lama, seperti orang2 lain pada umumnya. Kalau orang itu mau dipojokkan dalam posisi sebagai orang lama, baru mereka bisa menolong seperti menolong orang lain pada umumnya. Ini justru mendorong, menjerat orang beriman (yang datang minta tolong) kembali hidup dalam tabiat lama. Kalau sudah stress, terjepit dll para ahli ini, tetap memakai cara2 yang dikenalnya, cara2 manusiawi antara lain membiarkan atau mendorong mereka melakukan kehendak daging yang dosa (misalnya kehendak sex, benci, berontak dll) asal tidak melanggar hukum polisi, tetapi itu melanggar hukum Allah. Sebab itu jangan mau dipojokkan  dan diposisikan sebagai orang dunia, kita akan kembali menjadi orang lama dan ini yang jadi tujuan iblis untuk menjatuhkan orang2 beriman dengan memposisikannya kembali sebagai orang lama. Justru kita harus selalu ingat bahwa kita ini orang baru dan tetap hidup cara baru dengan pertolongan Roh Kudus. Hidup lama harus ditinggalkan, dibuang Kol 3:9-10.

Tebus Roh dan tebus tubuh. Ef 4:30.

Penebusan kita terdiri dari 2 tahap, yaitu:

  1. Tebus roh, langsung terjadi waktu seorang percaya. Tanpa surat perjanjian atau saksi dll. Tuhan sanggup membuat hal ini terjadi dan Dia tidak pernah keliru. Kita terdiri dari orang (dalam manusia batiniah) dan orang luar (manusia lahiriah). Yang pertama ditebus adalah orang dalam yaitu rohnya, orang luar belum ditebus.
  2. Tebus tubuh Rom 8:13. Pada waktu pengangkatan atau waktu seorang menjadi sempurna, maka penebusan tubuh ini langsung atau otomatis mengikutinya. Sebab itu pada waktu pengangkatan semua mayat orang beriman yang setia sampai akhir, tiba2 berubah, mengalami penebusan tubuh secara otomatis, sehingga langsung bangkit, sebab berubah menjadi tubuh kemuliaan atau tubuh kebangkitan orang benar. Mereka keluar dari kuburan seperti Putra manusia Yesus sesudah menebus manusia, tubuhNya berubah menjadi tubuh kemuliaan yaitu tubuh kebangkitan orang benar. Pil 3:19. Ini terjadi otomatis asal orangnya setia sampai mati, maka tubuh jasmani berubah menjadi tubuh kemuliaan, dimanapun tubuh itu berada. Sisa2 tubuhnya akan bangkit menjadi tubuh kemuliaan dan itu untuk kekal. Sekarang kita masih hidup dengan tubuh yang belum ditebus. Tentu Tuhan punya maksud dengan ini yaitu untuk pengolahan kita. Untuk mengangkat jadi anak2 Allah itu dikerjakan Tuhan dengan seketika tetapi untuk pengolahan itu perlu waktu dan suatucara yang terbaik yaitu dengan memakai tubuh dosa yang belum ditebus.

Kalau kita menjadi sempurna (hanya beberapa, 144.000) atau waktu pengangkatan (sebagian besar), maka tubuh orang beriman yang setia sampai mati, tiba2 berubah, mengalami tebus tubuh. Tubuh lama yang belum ditebus, itu bisa sakit, jadi lelah, jadi tua dan dibatasi dan dikuasai oleh peraturan di bumi dan bisa mati. Tetapi kalau sudah berubah menjadi tubuh kemuliaan, maka keadaannya itu seperti tubuh kemuliaan Tuhan Yesus sesudah kebangkitan. Tidak lagi bisa sakit, lelah, ngantuk, tidak keinginan daging dan tidak lagi bisa mati, tubuh kita menjadi tubuh kemuliaan yang kekal. Kita semua menunggu saat penebusan tubuh Rom 8:23.

Tetapi mengapa Tuhan tidak sekaligus menebus roh dan tubuh kita, sehingga tidak timbul problem2 ? Justru ini adalah cara Tuhan yang maha tahu dan maha pintar, yaitu untuk mengolah kita supaya kita diolah dan tumbuh menjadi seperti Putra manusia Yesus yang sempurna. Pengolahan itu lewat sengsara Ibr 2:10. Caranya: Meskipun ada resiko dan sengsara, kita tetap memilih untuk taat pada Firman Tuhan (kita bisa taat sebab sudah lepas dari hukum dosa dan hukum maut, tubuh kita bulan lagi tubuh dosa dan tubuh maut). Kalau kita mau memilih untuk taat sekalipun sakit, sekalipun sengsara atau ada resiko, maka roh dibentuk, sebab mau taat, sehingga rohkita diolah. Kalau ini terjadi ber-ulang2 (sampai ukuran yang diketahui Allah yang maha tahu dengan tepat), maka kita akan makin berubah, makin kuat, tetap memilih untuk taat sekalipun rugi atau sengsara, bahkan akhirnya tetap taat sekalipun mati Pil 2:8. Jadi karena tubuh kita belum ditebus, tetap ada nafsu2 dan keinginan tubuh seperti orang dunia pada umumnya, tetapi kita tidak lagi dikuasai hukum dosa dan hukum maut. Jadi tubuh lama itu dibiarkan Tuhan justru untuk menjadi pengolahan bagi kita (seperti pohon pengetahuan baik dan jahat dalam Eden). Hawa dan Adam jatuh, sehingga tidak lulus lalu Tuhan Yesus datang menebus dan membuat cara yang istimewa, yaitu ujian, pencobaan, dan pengolahan dalam tubuh daging ini. Dengan demikian kita bisa terus diolah dalam tubuh daging ini sampai rohani kita meningkat, bahkan bisa sampai menjadi sempurna seperti Kristus.

Dalam tubuh kebangkitan atau tubuh kemuliaan sesudah tebus tubuh, tidak lagi ada keinginan daging dan dosa2 lain. Juga tidak ada keinginan sex (ini dibuat oleh Tuhan, masih normal dan indah kalau diantara suami-istri dan dalam kesucian 1Kor 7:3-4 lihat buku kesucian Nikah dan seminar hidup nikah).

Jadi selama hidup, kita langsung diolah dengan sekolah di dalam tubuh kita sendiri karena tubuh kita belum ditebus. Sebab itu sesudah bangkit dan masuk Surga, sudah tidak ada tubuh lama, tidak lagi ada pengolahan. (Selain dengan tubuh yang belum ditebus, ada banyak godaan dari sekitar, dari dunia dan iblis 1Yoh 2:16). Meskipun tubuh kita belum ditebus, tetapi dengan kuasa Allah yang diberikan Roh Kudus kepada kita (Kis 1:8) kita bisa mengalahkan dan mematikan tubuh dosa atau tubuh daging ini, sehingga tidak berdaya, se-olah2 mati, dikatargeokan (istilah bahasa Yunani dalam Rom 6:6, yang berarti dibuat jadi nol, meskipun masih ada, seperti tombol suara radio dinolkan, sehingga sekalipun radionya masih belum mati tetapi tidak lagi terdengar suara apapun). Begitulah dengan pertolongan Roh Kudus, kita dapatmematikan suara daging, kehendak daging dan terus melakukan kehendak Roh dalam tubuh dan roh kita. Memang kalau keinginan tabiat daging dituruti (memilih menurut tabiat daging) maka dosa muncul kembali dalam hidup kita, sehingga kita kembali dalam hidup lama. Memang kalau daging dituruti, maka hidup ini kembali dalam hidup lama, sebab tidak mau taat akan suara Roh. Sebab itu orang2 Kristen lahir baru, masih bisa bahkan masih tetap hidup cara lama, sekalipun roh kita sudah ditebus, kalau kita memilih untuk menurut daging dan menolak taat melakukan kehendak Tuhan. Ini sangat menyedihkan hati Tuhan, dan akibatnya jatuh dalam dosa seperti Hawa dengan segala akibat yang celaka dari semua dosa.

Kita ini sudah ditebus rohnya, tetapi masih menunggu penebusan berikutnya yaitu tebus tubuh Ef 4:30, Luk 21:28 KJI (dalam TL, TB, mungkin sebab dianggap aneh maka redemption ini diganti dengan salvation atau keselamatan, tetapi artinyaberbeda!).

Kita masih menunggu penebusan tubuh yang otomatis akan dialami oleh semua orang yang tetap hidup suci dan taat kepada Tuhan, ketika pengangkatan atau kebangkitan orang mati.

Inilah seara singkat isi dari penebusan yang dilakukan Tuhan Yesus (yang menjadi korban penebusan bagi kita di salib) untuk menyelamatkan dan mengolah kita sehingga bisa selamat dan tumbuh makin seperti Kristus.

Pekerjaan Roh Kudus yang limpah.

Yoh 16:7. Dalam Wasiat Lama pekerjaan Roh Kudus sangat terbatas sebab belum ada penebusan roh dan tubuh. Ibadah dan pelayanan hanya dilakukan dengan kekuatan sendiri; dengan Taurat orang beribadah kepada Tuhan. Sebab itu penilaian Tuhan juga tidak seketat sekarang sebab dahulu umat Tuhan baru dapat sedikit. Yang diberi sedikit dituntut sedikit Luk 12:48. Tetapi sekarang Roh Kudus bisa masuk dalam orang beriman yang percaya dan tinggal menetap di dalamnya Yoh 14:16. Dengan demikian Roh Kudus bisa bekerja dengan bebas di dalam kita, tidak seperti dalam Wasiat Lama, sebab kita betul2 sudah dimerdekakan dari dosa sudah jadi orang baru dan bisa ditumbuhkan seperti Kristus. (Dalam Wasiat Lama hanya sedikit orang bisa mencapai tingkat2 rohani yang indah dan mulia, sebab dengan kekuatan sendiri).

Kalau kita mau, seberapa banyak kita mau taat, Roh Kudus akan menolong kita sehingga kita bisa tumbuh dan ber-buah2 dalam hidup ini. Jadi kalau kita mau taat lebih banyak, betul2 menyerah pada kehendak Allah dan taat, Roh Kudus sanggup bekerja dalam kita melakukan perkara2 besar sesuai penyerahan dan ketaatan kita. Kemampuan dan sukses itu dari Tuhan. Orang paling bodohpun, asal mau taat dan tetap dalam kesucian, seperti Petrus, bisa dipakai Tuhan dengan heran. Sebab Tuhan tidak menuntut dari umatNya, apa kita sanggup, tetapi Ia bertanya: Apa kita mau? Kalau mau, Tuhan yang memberi kesanggupan, berapa saja asal kita bisa terus tetap taat, termasukrendah hati dan menyerah pada kehendak Tuhan. Orang yang taat, maka lama2 ia akan menjadi sempurna seperti Kristus 1Kor 11:1. Dalam Wasiat Lama hanya Henokh dan Elia yang tidak mati dan jadi sempurna dengan iman (sebab belum ada penebusan, tetapi dengan iman mereka taat dan berhasil. Juga Musa sampai pada kesempurnaan meskipun harus mati lebih dahulu). Dalam Wasiat Baru akan ada lebih banyak orang yang sempurna, meskipun kita tidak tahu siapa orangnya (sebab orang2 sempurna ini rendah hati dan tidak mencari puji atau publikasi). Tetapi Tuhan berkata dalam Minggu ke-70 Daniel, dengan kelimpahan pekerjaan Roh Kudus (Hujan akhir) akan ada 144.000 orang menjadi sempurna. Luar biasa dan dengan cepat. Kalau kita sudah mengerti dan bersedia, mau terus taat, Tuhan bisa menyempurnakan kita, sebab Tuhan tidak membedakan orang, siapa saja yang mau menyerah dan taat terus, bisa diolah dan dipakai Tuhan sampai menjadi sempurna.