M3805 – Yes 60:5-7. Mengatasi Kesukaran Keuangan.

Ada banyak macam kesukaran yang harus kita hadapi pada akhir zaman ini, bahkan makin hari makin banyak, tetapi kali ini kita hanya membahastentang uang. Orang kristen juga butuh uang untuk hidup dan juga mengalami kesukaran2 yang datang ini. Secara umum Tuhan berjanji untuk memelihara kita, lebih2 pada waktupuncaknya dalam Minggu ke-70 Daniel sebelum pengangkatan! Yes 60:5-7 sudah menubuatkan tentang kesukaran akhir zaman ini, bagaimana itu menimbulkan ketakutan pada semua orang, tetapiTuhan akan mengubah, memindahkan berkat yang limpah kepada umatNya.

Kita tidak perlu kuatir asal kita mempersiapkan diri kita baik2 untuk menerima berkat Tuhan yang limpah dan bisa memakainya baik2 berkenan kepada Tuhan. Persiapan2 yang harus kita lakukan istimewa dalam pendirian, sikap dan kelakuan kita terhadap uang dan iman kita akan janji2 Firman Tuhan. Cara hidup kita yang betul itu seperti bejana kecil sampai besar dan Tuhan akan memenuhi dengan berkatNya sesuai dengan besarnya bejana yaitu cara hidup kita itu tentang uang dengan betul di hadapan Tuhan.

 

PERSIAPAN ITU ADALAH:

  1. HIDUP BERKENAN PADA TUHAN.

Kol 1:10. Dosa akan sangat meningkat, tetapi juga kesucian umat Tuhan akan meningkat Wah 22:11 sehingga rata2 rohani umat Tuhan akan meningkat, bertumbuh dan berbuah2 sehingga tidak akan pernah jatuh lagi 2Pet 1:10. Kalau hidup kita berkenan, bisa menanggung jumlah yang lebih besar dengan betul, maka Tuhan akan memelihara dengan kelimpahan. Apa artinya berkenan pada Tuhan dalam hal keuangan?

1). Kita tahu membedakan antara tujuan (yaitu Surga) dan fasilitas yaitu segala macam kebutuhan jasmani yang fana yang diperlukan di dalam dunia ini.

Contoh yang ekstrim adalah:

  1. Lazarus sangat miskin tetapi ia tidak terpengaruh, tetap cinta Tuhan dan berkenan pada Tuhan. Sebab terlalu miskin ia cepat mati karena kurang gizi, tetapi ini bukan berarti bahwa Tuhan tidak bisa memeliharanya, melainkan sebab waktunya sudah cukup, penderitaan dan pengolahannya sudah cukup dan rohaninya sudah meningkat dengan baik, maka Tuhan memanggilnya pulang.

Sering kali dalam kekurangan dan pederitaan orang lebih cepat tumbuh dari pada dalam kelimpahan. Misalnya Lazarus ia tumbuh cepat dalam penderitaan sehingga menjadi setingkat dengan Abraham.

  1. Abraham lain, ia tumbuh dalam kelimpahan. Sekalipun kaya ia tetap cinta Tuhan dan taat dengan sungguh2, misalnya waktu disuruh keluar dari Urkasdim, menghadapi Lot, apalagi waktu mempersembahkannya, ia tetap setia dan taat. Hasil tingkat rohaninya sama dengan Lazarus, dan tampaknya Lazarus dalam  kemiskinan ia tumbuh lebih cepat. Tuhan tahu mana yang terbaik untuk masing2, dan memberi fasilitas yang tepat dan optimal bagi masing2supaya masing2 bisa tumbuh maksimal dan paling cepat.

Yusuf lain lagi, ia diolah dalam kemiskinan dan penderitaan yang besar lalu dalam kelimpahan (sesudah lulus bagian pertama dalam penderitaan) dan ia tumbuh dengan baik dalam kelimpahan dengan rendah hati, dengan penyangkalan diri, tanpa membalas sedikitpun kejahatan saudara2nya, bahkan dibalas dengan kebaikan. Sebab itu Tuhan memberi hidup yang indah bagi Yusuf. Lazarus tumbuh dalam penderitaan, Abraham dalam kelimpahan, Yusuf dalam keduanya, mula2 miskin dan menderita lalu mulia dan limpah tetapi mereka semua bisa membedakan antara tujuan dan fasilitan hidup dan diolah jadi indah.

Kita boleh memilih satu diantara tiga ini dan Tuhan akan memberi dengan adil, sesuai dengan keadaan dan kemampuan kita. Jangan mula2 limpah, sebab hidup dalam dosa lalu dibuat miskin, melarat seperti anak2 Saul dan Israel dll.

2). Punya pengertian dan pendirian yang betul tentang uang.

Bisa berpada 1Tim 6:8, tidak cinta uang Ibr 13:5, tidak terikat pada uang dan bisa memakai dunia ini seperti orang yang tidak memakai 1Kor 7:31. Tergantung dari hal2 ini, maka kemampuan orang menanggung atau memikul uang itu ber-beda2, ada yang bisa menanggung beban uang banyak, tidak berdosa, tetapi ada yang menanggung beban sedikit saja sudah mulai berdosa Ams 30:8.

 

  1. TABUR TUAI. 1Kor 9:6-13.

Orang yang menabur karena Tuhan, untuk Tuhan, dari Tuhan (Rom 11:36), pasti akan menerima penuaian dari Tuhan (ada garansi dari Tuhan, pasti menerima) dan menuai itu selalu lebih dari menabur, yaitu berlipat kali ganda. Tetapi banyak orang tidak mengerti arti menabur. Beberapa justru mancing bukan menabur. Memancing itu beda dari menabur yaitu:

  1. Tujuannya untuk dapat untung; Kalau menabur itu mempersembahkan korban kepada Tuhan dengan sukarela karena cinta, tidak mengharap balik apa2! Bandingkan dengan orang tua yang memberi kepada anak2nya tanpa perhitungan, tanpa berharap apa2, itu korban karena cinta, itu seperti menabur.
  2. Mancing karena cinta uang, menabur karena cinta Kristus, bukan karena cinta uang, sebab kalau menaburtidak dapat apa2, tetap sukacita sebab sudah bisa memberi korban untuk Tuhan yang dicintai. Tetapi orang yang cinta uang, kalau tidak menerima apa2 sebagai hasilnya, ia merasa rugi, menyesal dan dengan mudah akan ber-sungut2 sebab tujuannya adalah untuk cari uang, cari untung.
  3. Peraturan tabur tuai ini untuk yang cinta Tuhan. Orang yang mengejar uang akan mudah tertarik dengan hukum tabur tuai, tetapi ini bukan cara manusiawi melainkan cara ilahi yaitu pengorbanan kasih dari umatNya yang cinta Tuhan, bukan yang cinta uang. Dan yang diberi penuaian oleh Tuhan, bukan yang cinta mammon yang mengejar untung saja, ini sama dengan menyembah berhala mammon Kol 3:5. Kalau Tuhan memberi penuaian pada

penyembah berhala mammon ini, mereka tambah cinta uang dan makin susah masuk Surga Mat 19:23 (ini orang kaya yang cinta uang). Peraturan tabur tuai ini khusus untuk orang yang cinta Tuhan bukan orang yang cinta mammon.

Perpuluhan termasuk penaburan Mal 3:9-10. Orang yang mengaku bahwa semua miliknya itu dari Tuhan 1Kor 9:7 ia tidak berani salah pakai, untuk hal2 yang bertentangan dengan kehendak Tuhan dan iamengembalikan 10% dari penghasilannya ke dalam rumah Allah dimana ia dipelihara supaya ada makanan atau biaya untuk menjalankan pekerjaan Tuhan. Setiap domba punya kandang, memang domba yang tidak bergembala Mrk 6:34akan bingung.  Ukuran 10% itu dimulai sebelum Taurat, dan dalam zaman Taurat terus berlaku, bahkan dalam Wasiat Baru masih dikerjakan (dibuka selubungnya 2Kor 3:14)  dan makin meningkat dalam Hujan Awal dan Hujan Akhir seluruhnya dikembalikan kepada Tuhan, menjadi milik bersama Kis 2:43-45. Bagi orang yang mengakui semua keuntungan dan miliknya itu dari Tuhan, maka 10% menjadi ukuran minimum bahwa kita ini adalah milik Tuhan 1Kor 6:19, Pil 1:21 yang akan menjadi milik bersama dalam Hujan awal dan Hujan akhir. Dan orang yang melakukannya akan diberkati Tuhan, sebab janji berkat Tuhan terhadap perpuluhan tetap berlaku. Mal 3:9-10, juga sebagai penabur itu minimal dan dikembalikan ke “kandangnya”.

 

III. SETIA DARI YANG KECIL, DIBERI YANG BESAR Luk 16:10

Setia kepada Tuhan bukan kepada iblis. Kalau diberi hal yang kecil, sedikit uang, tetap setia, penuh syukur, tidak ber-sungut2, bisa memakainya baik2, maka Tuhan akan mempercayai jumlah yang lebih besar. Kalau dengan jumlah yang lebih besar jatuh dalam dosa (iri, sombong, duniawi, dll) maka Tuhan tidak akan menambah, malah mengurangi. Betul ini juga berlaku dalam hal2 yang lain, tetapi juga dalam hal uang, ini menjadi takaran Tuhan dalam memberkati kita. Misalnya Jusuf, Daud, Daniel waktu dalam kesukaran dan kemiskinan tetap setia, taat dan cinta Tuhan. Orang seperti ini akan diberi jumlah yang lebih besar, kalau bisa lulus, Tuhan mempercayakan jumlah lebih besar kepadanya. Begitu seterusnya kalau ia tetap setia dan cinta Tuhan.

 

  1. BISA MEMAKAI DAN MENYALURKAN BERKAT TUHAN BAIK2. 2Kor 8:12-15.

 

Kita harus bisa memakai uang berkat Tuhan (ini dari Tuhan) baik untuk diri sendiri atau untuk orang lain dan pekerjaan Tuhan dengan betul.

Berilah sesuai dengan pimpinan dan kehendak Tuhan, yang tertulis dalam Alkitab. Jangan kikir itu menuruti daging dan cinta uang. Kalau Tuhan suruh, lakukanlah sebab Tuhan akan memberkati kita kembali, baik untuk orang2 sekitar kita, saudara seiman dan pekerjaan Tuhan.

Jangan royal, ber-lebih2, itu salah, baik untuk diri sendiri, keluarga dan orang lain, sebab salah pakai uang akan menimbulkan ber-macam2 dosa, menguatkan dan menguntungkan iblis dan orang2nya. Kita sering melihat, banyak uang, banyak istri, banyak dosa, banyak sombong dst. Misalnya terhadap anak, terlalu royal, berlebih2 seperti Ayub, maka dosa anak2 Ayub menjadi begitu banyak sampai limpah dan dihukum mati oleh Tuhan, pasti Allah tidak salah, tetapi Ia selaluadil. Orang berdosa, dengan banyak uang jadi banyak dosa, juga orang beriman yang tidak diberkati Tuhan,  bisa jadi duniawi, rohani rusak dan limpah dosa. Sebab itu berilah dalam pimpinan Tuhan, jangan kikir, jangan royal tetapi sesuai dengan pimpinan Tuhan, sehingga bisa jadi berkat sesuai dengan kehendak Tuhan. Kej 12:2.

 

  1. MENANG DALAM SETIAP PENCOBAAN Rom 8:31, 1Yoh 5:4.

Dalam kesukaran keuangan itu termasuk banyak perbuatan jahat, ketidak jujuran dll, dan itumenjadi pencobaan bagi kita. Tetapi jangan kuatir, dengan Tuhan kita akan selalu menang dan dilepaskan dari orang jahat, lebih2 yang kejahatannya tidak masuk akal (terlalu jahat). 2Tes 3:2. Hadapi semua perkara bersama Tuhan, dipimpin Roh, jangan sampai jatuh, yaitu timbul dosa bahkan juga ikut jadi jahat. Harap Tuhan, pakai kuasa Tuhan tetapi juga harus cerdik Mat 10:16. Cerdik karena minta hikmat Tuhan, sebab ini yang mengalahkan kecerdikan dan kelihaian dan kuasa iblis yang ada pada orang2 jahat. Kalau kita selalu menurut pimpinan Roh Kudus, dipimpin Roh dengan betul maka semua kesulitan bisa kita atasi, lulus, menang dan itu berubah menjadi keuntungan sesuai janji Tuhan Rom 8:28.

Kalau kita menang dalam menghadapi kesukaran keuangan, maka berkat datang. Hiduplah benar, dipimpin Roh dan perhatikan semua syarat2 ini, orang yang cinta Tuhan pasti menang.

 

  1. CARI DAHULU KERAJAAN SURGA DAN KEBENARANNYA Mat 6:33.

Selalu hidup benar dan dahulukan kerajaan Surga, sekalipun dalam kekuarangan atau kesulitan. Janda itu memberi Elia lebih dahulu rotinya, maka ia diberkati satu keluarga selama satu tahun dipelihara Tuhan dengan ajaib 1Raj 17:15,7 TL.

Dahulukan Tuhan misalnya mengutamakan kesucian, ibadah, waktu untuk masa teduh, doa dan bersaksi dll tentang kerajaan Surga, maka Tuhan akan memberkati. Ini cara Tuhan, hidup benar dan mendahulukan Tuhan, bukan melupakan atau meninggalkan Tuhan, tidak taat akan Firman Tuhan. Jangan kuatir, kalau kita betul2 mendahulukan kerajaan Surga dan terus hidup benar,Tuhan bisa menambahkan segala keperluan kita sehingga cukup bahkan limpah, baik berkat jasmani dan rohani. Jangan menghalalkan segala cara atau meniru cara2 dunia yang berlawanan dengan Firman Tuhan.

Nomor satu kita harus melakukan kehendak Tuhan, taat akan Firman Tuhan, sekalipun rasanya sulit, terus cari dahulu kerajaan surga dan hidup benar, jangan cari dunia atau neraka, maka Tuhan akan menolong segala keperluan kita.

 

VII. DENGAN IMAN Mat 8:13

Hadapi segala perkara dengan iman, pegang janji Tuhan. Bertekunlah terus berdoa dalam Roh dan kebenaran,maka iman kita akan tumbuh terusdan kita akan mendapat sesuai iman kita. Seperti nabi Elia mentaati kehendak Allah dan percaya akan Firman Tuhan, sebab itu hidupnya selalu terpelihara sekalipun dalam jaman kelaparan itu. Semua kita juga menerima dengan iman. Jangan lupa mendahulukan kerajaan Surga, maka kita akan beroleh segala kebutuhan kita.

 

VIII. ADA BAGIAN TUHAN DAN BAGIAN KITA. Yak 4:8, Kel 14:14.

Kalau kita sudah menggenapi bagian kita dari Firman Tuhan maka Tuhan juga akan menggenapi FirmanNya, itu bagian Tuhan. Misalnya janda nabi (2Raj 4:1-3) yang percaya dan sudah mengumpulkan banyak bejana minyak, itu bagiannya, yang dibuat dengan iman. Lalu ia menuang, dan heran Tuhan menggenapi bagiannya, minyak itu tidak habis, tetapi memenuhi semua bejana minyak. Tuhan tidak pernah lupa, Ia pasti akan melakukan bagianNya. Kita harus  mengerjakan bagian kita sesuai dengan Firman Tuhan, maka janji2 Firman Tuhan akan juga dilakukan oleh Allah.

Perhatikanlah:

a). Jangan kita mengerjakan bagian Tuhan, kita tidak sanggup. Daud hanya menyediakan lima batu dan melemparkan batu itu pada Goliat, tetapi Tuhan yang bekerja dalam batu itu dan robohlah Goliat. Juga waktu kita bekerja, lakukan dengan jujur, tulus, rajin, tekun dan benar sesuai dengan Firman Tuhan. Maka Tuhan akan membuat pekerjaan kita berhasil. Banyak berdoa, belajar Firman Tuhan dan mencocokkan diri kita dengan Firman Tuhan, memperkenankanNya. Waktu kita menabur benih itu (ingat menabur bukan mancing), percayalah maka Tuhan yang akan memberi penuaian.

b). Jangan tinggal diam, hanya harap Tuhan saja yang bekerja. Cocokkan dengan Firman Tuhan, jangan malas, tetapi tekun bekerja, lakukan bagian kita, maka Tuhan akan melakukan bagianNya. Elia harus pergi ke sungai Kerit, baru Tuhan kirim burung gagak setiap hari dua kali, pagi dan sore. Kalau Elia tidak mau pergi ke sungai Kerit, tidak mau pergi ke Sarfat, ia akan kelaparan sampai mati, itu salah Elia, bukan salah Tuhan!

 

  1. MENJADI BENDAHARA ALLAH YANG BETUL. 1Pet 4:10.

Bendahara yang baik dan betul itu setiap pengeluaran uang itu cocok dengan kehendak Tuhan. Memang kita harus tahu apa kehendak Tuhan dengan betul dari Firman Tuhan dan penerangan atau pimpinan Roh Kudus Maz 43:3. Jangan keluar uang dengan salah, baik bagi diri kita sendiri dan juga untuk orang lain, lebih2 untuk pekerjaan Tuhan.

Kalau kita mempunyai hubungan yang baik dengan Tuhan (Yoh 15:5) dan pendirian sikap yang baik dalam hal keuangan, kita akan bisa dipakai Tuhan sebagai bendahara yang baik bagi kerajaan Allah. Sebab kerajaan Allah tetap diberi fasilitas cukup oleh Tuhan, Istimewa dalam proyek besar yaitu proyek penamatan di akhir zaman ini. Sebab itu bersiaplah dalam akhir zaman ini, baik dalam segi keuangan dan dalam segi2 yang lain, sehingga kita terus mengalami peningkatan dan kemajuan dalam segala segi istimewa dalam hal keuangan yang kita pelajari ini, supaya kita bisa ikut dalam penamatan dan pengangkatan yang heran dan mulia ini.

 

KESIMPULAN.

– Jadi miskin atau kaya, kekurangan atau limpah, tergantung dari masing2 umat Tuhan, Tuhan memberi dengan adil, sesuai dengan janji Firman Nya dan sesuai dengan keadaan kita masing2. Kalau kita tidak memenuhi syaratnya, tidak sanggup diberi beban berkat Tuhan, kita akan mengalami kesukaran dalam hal keuangan, apalagi kalau tidak bisa berpada dan menuntut banyak. Begitu juga untuk Minggu ke-70 Daniel, kalau kita tidak siap, kita tidak akan mampu masuk dalam “milik bersama” dalam gereja akhir zaman yang terjadi pada Hujan Awal dan Hujan Akhir. Ini juga jadi salah satu saringan untuk umat Tuhan bisa masuk dalam gereja akhir zaman yang diangkat, sebab orang yang gagal seperti Ananias Safira tidak bisa masuk dalam gereja akhir zaman bahkan mati di tempat.

Sikap yang baik adalah:

  1. Hidup berkenan pada Tuhan, Tahu membedakan fasilitas yang fana dan tujuan yang kekal. Jangan lupa kita ini seperti Lazarus, Abraham atau Yusuf. Tuhan itu adil, tepat dan baik.
  2. Cinta Tuhan sehingga mau menabur yaitu pengorbanan bagi Tuhan, bukan mancing sebab harap dan cinta uang. Orang yang “bisa menabur” dengan betul, pasti akan menuai.
  3. Yang Setia dari yang kecil, maka Tuhan mempercayakan yang lebih besar. Setia artinya bisa menanggungbeban uang dengan betul, tidak berdosa, Ams 30:8, Sebab tidak cinta uang, tetapi berpada, tidak terikat dan bisa memakai dunia ini seperti tidak memakai.
  4. Menang dalam setiap pencobaan, tidak akan jatuh dalam dosa 2Pet 1:10. Akhir zaman banyak problem dan kesukaran, juga dalam hal uang. Yang lulus, menang, akan bisa mengubah problem menjadi berkat bahkan kelimpahan, untuk fasilitas proyek penamatan rencana Allah.
  5. Bisa memakai berkat Tuhan dengan betul sesuai dengan kehendak Tuhan, bukan kikir, bukan royal tetapi sesuai dengan pimpinan Roh Kudus, sehingga menguntungkan gereja Tuhan, dan umatnya bukan iblis dan orang2 yang cinta uang.
  6. Mencari kerajaan Surga lebih dahulu dan terus hidup dalam kebenarannya. Terus mendahulukan hal2 rohani, istimewa kesucian, ketaatan, sesuai pimpinan Roh maka segala keperluan yang lain akan ditambahkan oleh Tuhan.
  7. Ada bagian Tuhan ada bagian kita. Jangan malas, bekerja sembarangan, ngawur, semaunya sendiri, tetapi lakukan bagian kita baik2 dengan rajin dan bertanggung jawab, pasti Tuhan akan menggenapkan bagianNya, Tuhan tidak alpa atau terlambat, Dia sanggup.
  8. Lakukan semua dengan iman, yakin Tuhan menggenapi janjiNya. Kita hidup dengan iman dan menerima semua janji Tuhan dengan iman maka kita akan dilengkapi cukup untuk segala kebutuhan kita, istimewa untuk mencapai tujuan yang kekal yaitu hidup berkenan pada Tuhan dengan melakukan segala kehendak dan rencananya dengan cinta.
  9. Bendahara yang baik, sebab mengakui semua dari Tuhan, sehingga tidak berani salah pakai, sombong dsb. Tuhan perlu bendahara untuk proyek akhir zaman yang bisa dipercaya dan bisa menjadi bendahara yang baik akan dipakai Tuhan.

Apa yang kita lakukan untuk Tuhan dengan betul, tidak akan sia2. Semua akan berbuah2 kekal di surga. Wah 14:13 bahkan kemuliaan yang kekal danmahkota yang tidak layu.

Nyanyian:

Upahmu besar di Surga.