M3781 – Filipi 27:17-29 Pola Hidup Sehat Rohani dan Jasmani

Pelajaran PASS ke-2.
BAB 2
POLA HIDUP SEHAT ROHANI DAN JASMANI.
Fil 4:8
Akhirnya, Saudara-saudara, apa yang benar, apa yang mulia, apa yang adil, apa yang murni, apa yang molek, apa yang baik didengar, jikalau ada suatu kebajikan dan jikalau ada sesuatu yang layak dipuji, pikirkanlah hal-hal ini. (KJI)
I. PRINSIP POLA HIDUP SEHAT.
Apa yang baik, apa yang berguna, apa yang mendatangkan faedah, yang baik itu yangkita pikirkan, dan kalau itu sesuai dengan Firman Tuhan, itu yang kita lakukan.
Pola, gaya, model, cara, jalan hidup sehat (way of life) adalah kebiasaan hidup sehari-hari yang sehat yang dilakukan terus menerus, berulang-ulang, sehingga kesehatan kita terpelihara.
Ilmu pengetahuan zaman sekarang sudah sangat maju, lebih-lebihdalam menyelidiki tentang kesehatan dan pola-pola hidup sehat. Pola hidup sehat zaman sekarang banyak tergantung dari hasil-hasil kemajuan ilmiah kedokteran. Meskipun pengetahuan sudah sangat meningkat, kadang-kadang masih bisa saling bertentangan, sebab manusia belum mengetahui lengkap, hanya sebagian saja dari tubuhnya.
Misalnya tentang tidur, ada yang mengatakan perlutidur 8-9 jam, itu lebih sehat dan segar (Dr. Don Colbert). Yang lain berkata tidur 8-9 jam, lebih-lebih untuk usia 65 tahun ke atas membuat orang menjadi pikun dua kali lebih banyak daripada yang tidur 6 jam saja (Detik Health, 13 Agt 2009 dari University Hospital of Madrid Spanyol, ditulis dalam European Journal oleh Neurology). Biasanya tidur yang sehat itu 6-7 jam kecuali sakit. Bayi dan anak-anak perlu waktu tidur jauh lebih banyak.
Batas-batas normal untuk manusia itu lebar sekali, tidak sama untuk setiap orang; untuk seorang ukuran itu sudah sakit tetapi bagi orang lain masih normal.
Juga pendapat-pendapat modern sekarang, 20 tahun lagi sudah dianggap kuno. Kita tetap memakai hasil-hasil pengetahuan yang sudah teruji, sampai dimana kita mengerti (yang sudah terbukti waktu itu) kita lakukan, misalnya:
1Tim 5:23
Jangan minum air saja, melainkan pakailah sedikit anggur, karena perutmu dan kelemah-anmu yang berulang-ulang itu. (KJI)
Untuk waktu itu anggur dianggap obat untuk perut yang lemah, sebab itu Paulus menyuruh Timotius minum anggur sedikit-sedikit (padahal minum anggur, lebih-lebih kalau banyak, itu tidak baik menurut Firman Tuhan dan pengetahuan, sebab ada alkoholnya).
Kita boleh memakai hasil-hasil ilmiah, tetapi jangan sampai ekstrem, sebab kadang-kadang kebenaran ilmiah itu masih bisa berubah dan pendapat ahli yang satu belum tentu sama dengan ahli yang lain. Tetaplah berharap pada Tuhan, sebab Dia yang memelihara kita dengan teliti (Mat 10:30-31), bahkan Dia juga menentukan mati hidup manusia.1Sam 2:6, apalagi kalau keadaan darurat atau terpaksa. Misalnya Yusuf yang menjadi budak, makannya tidak karuan, kebersihannya sangat jelek istirahatnya kurang, tapi heran hidupnya sehat bahkan sampai 110 tahun; Juga Elia 1 tahun disungai Kerit (mungkin lebih) ia hanya makan roti dan daging yang dikirim oleh burung gagak. Kemudian setahun dirumah janda Sarfat, makannya hanya roti dengan minyak sedikit, hanya itu selama setahuntetapi mereka hidup dan sehat. Paulus dirajam, dilempari batu sampai mati; zaman sekarang orang mati itu harus dengan surat dokter, sebetulnya tidak perlu dokter, setiap orang tahu kalau orang itu sudah mati. Adam + Hawa pertama kali lihat orang mati, akhirnya mereka menangis, sebab bisa membedakan antara orang tidur dan mati; Paulus ini sudah mati, sebab itu ditinggal, kalau belum mati mereka belum berhenti memukuli dengan batu. Baru teman-temannya datang, laluPaulus hidup, ia bangun berdiri, berjalan sendiri pulang tidak naik ambulance, karena kalau Tuhan yang melindungi dan memelihara ia.
Sebab itu kita harus ingat, bahwa sehat tidak hanya tergantung dari pola hidup sehat ini, tetapi tergantung dari kesehatan batin (roh) kita di hadapan Tuhan 3Yoh 2, sebab Tuhan yang memegang dan menentukan sehat, sakit, sembuh dan mati hidup manusia! Sebab itu kalau Tuhan yang memelihara kita, kita tidak perlu kuatir apapun.
Oleh karena itu, kita harus memperhatikan dua macam pola hidup sehat yaitu pola hidup sehat rohani dan jasmani, keduanya harus kita lakukan, istimewa yang rohani Mat 6:33 (sebab seringkali ini terlupa atau diremehkan) supaya jasmani juga jadi sehat dalam pemeliharaan dan jaminan Allah. Kalau jasmani kita sehat dalam tangan Tuhan, maka rohani juga akan terus tumbuh dan berbuah-buah. Kalau jasmani terus sakit-sakitan atau terganggu, maka pertumbuhan rohani jugaterganggu dan tidak bisa tumbuh dengan efektif, ini bisa membuat hidupnya menjadi sia-sia.
Orang yang sakit tidurnya lebih banyak, berpikirnya lebih kacau, apalagi kalau tidak bisa duduk, tidak bisa membaca, tidak bisa menulis, tidak bisa melakukan banyak perkara, sehingga ia tidak bisa memakai jatah hidupnya denganefektip. Karena itu lebih untung kalau kita hidup sehat, tapi jangan lupa nomor 1 rohani kita harus dipelihara tetap sehat, lalu juga pola hidup sehat jasmani dipelihara.
Sehat rohani itu sangat penting, sebab kalau kita sehat rohani itu artinya kita berada di jalannya Tuhan, kita memperkenankan Tuhan, Tuhan berkenan kepada kita, orang seperti ini ia bisa bersedia dengan baik untuk menghadapi hari-hari yang akan datang, lebih-lebih kita ini menghadapi akhir jaman, kita harus sungguh-sungguh bersedia, dan Tuhan akan memberikan semua fasilitas sehat rohani dan fasilitas sehat jasmani, termasuk juga uang dan semua yang kita perlukan untuk hidup ini sehingga kita bisa tumbuh dan berbuah-buah. Sehat rohani dan sehat jasmani menjadi modal untuk tumbuh Terus Meningkat Sampai Puncak dalam jatah hidup ini.
Sebaliknya, kalau tubuh sehat bahkan sampai berumur 100 tahun, tetapi masuk Neraka, itu tidak ada gunanya, suatu hidup yang sia-sia.
Mat 16:26
Karena apakah gunanya bagi seseorang, jika ia memperoleh seluruh dunia ini tetapi kehilangan jiwanya atau apakah yang dapat diberikan seseorang sebagai ganti jiwanya? (KJI)
Kita perlu keduanya selama jatah hidup kita yang sudah ditentukan oleh Tuhan, supaya kita bisa hidup memperkenankan Tuhan dan terus tumbuh, terus berbuah-buah sampai ke puncak tidak menurun seperti Nuh yang menjadi mabuk dan telanjang (dalam dosa) dan tidak ada ceritanya lagi.
Jadi kita harus punya pola hidup sehat rohani dan pola hidup sehat jasmani, kita harus mempunyai keduanya, supaya rohani kita tumbuh dan ber-buah, TMSP.
Kita akan melihat pola hidup sehat rohani (ini sudah sering kita pelajari, sebab itu kita pelajari dengan pendek), lalu pola hidup jasmani (memang jarang dibahas), kita akan mempelajari keduanya dalam terang Firman Tuhan.
A. POLA HIDUP SEHAT ROHANI, yaitu:
1. Hidup di jalan sempit Mat 7:13-14. Jangan pindah ke jalan lebar, apalagi ikut terus di jalan lebar. Pola hidup kita adalah di jalan sempit, ini pola hidup rohani yang sehat dan berkenan pada Tuhan.Ini berarti terus menyangkal diri, pikul salib.
Luk 9:23
Kemudian Ia berkata kepada mereka semua: “Jika seorang mau mengikut Aku, hendaklah ia menyangkali dirinya sendiri dan memikul salibnya setiap hari dan mengikuti Aku. (KJI)
Inilah hidup di atas Mezbah.
Rom 12:1-2
1. Karena itu aku minta kepadamu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai suatu korban yang hidup, kudus, dan berkenan kepada Allah, maka itulah pelayananmu yang patut.
2 Dan janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi ubahkanlah rupamu oleh pembaharuan pikiranmu, supaya kamu dapat menguji apa kehendak Allah yang baik, yang berkenan dan yang sempurna. (KJI)
Biasakan selalu hidup dengan pola seperti ini, jangan menuruti daging, beraja di hati.
2. Hidup benar, suci di hadapan Allah, ini pola hidup rohani yang sehat. 2Tim 2:15.
1Pet 1:15-16
15 Tetapi sebagaimana Dia yang sudah memanggil kamu adalah kudus, begitu juga jadilah kamu kudus di dalam segala segi hidupmu.
16 Sebab ada tertulis: “Jadilah kamu kudus, sebab Aku kudus.” (KJI)
Di hadapan Allah, singkatnya adalah MAK, itu berarti Di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, dan dalam pikiran DSS, yaitu Dulu2 (kalau ada dosa, harus dibereskan, tidak ada dosa yang hilang dengan sendirinya, sampai Tuhan datang tetap diperhitungkan, kalau ada, segera bereskan sampai tuntas; yang Sekarang dan Selama-lamanya, yaitu dalam seluruh angan-angan yang akan datang. Gal 5:24. Jangan ada dosa apa saja (dusta, benci, iri, sombong, zina, kurang ajar, kasar, kulak werto, fitnah dsb), apalagi kalau ada ikatan-ikatan dosa atau tabiat dosa/ lama. Kalau sudah tahu itu dosa, jangan dilakukan, ganti dengan tabiat baru sekalipun harus dengan penyangkalan diri, kita pasti bisa, sebab sudah menjadi baru 2Kor 5:7 dan itu senang, sejahtera, bahagia sekalipun dagingnya dianiaya tetapi enak (salib itu buat yang suka, enak seperti “pedas”). Biasakan tetap hidup suci dalam keadaan apapun, MAK DSS. Meskipun kita harus menghadapi orang-orang yang menjengkelkan, orang jahat dll tetapi jangan dikalahkan oleh kejahatan Rom 12:21, ampuni tetapi tetap bijak seperti ular, sebab kita adalah domba di tengah-tengah srigala.
Mat 10:16
Lihatlah, Aku mengutus kamu seperti domba keluar di tengah-tengah serigala, sebab itu berlakulah bijaksana seperti ular dan tuluslah seperti merpati. (KJI)
Tetap hidup dalam kesucian, sekalipun di tengah-tengah banyak problem dalam dunia ini, inilah pola hidup rohani yang sehat.
3. Pola hidup Maria.
Luk 10:40-42
40 Tetapi Marta banyak disibukkan dengan melayani, lalu datang kepada-Nya serta berkata: “Tuhan tidakkah Engkau menghiraukan saudaraku yang membiarkan saya melayani sendirian? Sebab itu suruhlah ia membantu saya!”
41 Lalu Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan bersusah-susah tentang banyak perkara.
42 Tetapi satu hal yang perlu, dan Maria telah memilih bagian yang baik itu, yang tidak akan diambil dari padanya.” (KJI)
Jangan hidup cara Marta yang bersusah dalam banyak hal yang fana tetapi sia-sia di hadapan Allah.
Banyak orang yakin cara hidup seperti Marta itu yang betul, sampai ia berani berkata kepada Tuhan Yesus, suruhlah Maria menolong saya, jangan Maria itu malas begitu, terus duduk di kaki Tuhan. Marta berkata demikian, karena ia yakin bahwa ia betul, padahal ia salah. Tuhan Yesus berkata, Marta-Marta engkau bersusah dalam hal yang banyak tetapi perkara yang betul-betul lebih baik itu sudah diambil oleh Maria.
Sebab itu pola hidup kita jangan seperti pola hidup Marta yang hanya sibuk belanja, masak, makan-makan, keliling ke mana-mana dst. Kalau perlu, kita juga harus melakukannya, tetapi berusahalah untuk segera menyelesaikannya, supaya kita bisa menghemat waktu untuk bisa duduk dibawah kaki Tuhan. bisa lebih banyak belajar Firman Tuhan, bisa lebih banyak berdoa dalam Roh dan kebenaran, untuk ibadah dan perkara-perkara dari Atas lainnya. Kol 3:1-3.
Jadi kita harus mempunyai pola hidup rohani yang sehat, sebab ituberusahalah untuk bisa seperti Maria, duduk diam dibawah kakiNya.
Nyanyian:
Duduk diam di bawah kakiNya,
itulah kerinduanku,
Seperti Maria memilih yang terbaik,
Kuingin belajar dariMu Tuhan.
Ini juga seperti Petrus yangakan terus didalam Firman dan Doa.
Kis 6:4
Tetapi kami akan menyerahkan diri kami untuk berdoa terus menerus dan pelayanan Firman.” (KJI)
Lebih-lebih hidup di akhir zaman ini, kita perlu mengusahakan menebus banyak waktu untuk belajar Firman Tuhan dan Doa.
Zaman sekarang kita harus cerdik, bijak untuk bisa memakai banyak waktu dijalan yang macet di mana-mana untuk terus berdoa dalam Roh dan hidup benar, baik untuk ke kantor, ke Gereja, ke mana saja, terus berdoalah tanpa berhenti.
1Tes 5:17
Berdoalah dengan tiada berhenti. (KJI)
Kalau kita macet di jalan setiap hari, 1-3 jam, itu bisa kita ubah menjadi waktu doa kita, sehingga pengurapan Roh Kudus lebih limpah atas kita, sangat indah! Terus berdoa dalam Roh dan hidup benar, adalahcaranya untuk berjalan dalam Roh, dipimpin Roh, cara hidup berkemenangan dengan Tuhan yang luar biasa.
Kita perlu banyak berdoa, sebab kita menghadapi makin banyak perkara. Jangan menggunakan pikiran kita saja, juga jangan bersandar pada kekuatan dan kemampuan sendiri. Berdoalah. Kita perlu menghadapi semua perkara yang makin dahsyat dengan doa dalam Roh dan kebenaran. Ini harus menjadi pola hidup kita, berdoa dan belajar Firman Tuhan. Pakailah semua kesempatan yang bisa didapatkan (ditebus) untuk doa.
Ini pola hidup rohani yang sehat. Kalau sekarang kita tidak mau bertekun berdoa kita tidak mempunyai pengurapan Roh Kudus yang limpah dengan hikmat dan kuasaNya, untuk menghadapi dunia yang tambah gelap, lalu kita mau lari kemana? Macam-macam hal-hal jahat akan terjadi, sebab itu kita harus mempunyai pola hidup rohani yang sehat, yaitu seperti Maria dan Petrus (MaPet).
Duduk di kaki Tuhan sebanyak mungkin untuk berdoa senantiasa dalam Roh dan kebenaran (Ini kuncinya untuk bisa hidup dipimpin Roh, seperti pola hidup Putra manusia Yesus Mat 4:1, Luk 4:1,18, Rom 8:14) dan limpah belajar Firman Tuhan seperti Petrus. Kis 6:4, sebab dengan Dua Utusan Allah ini Maz 43:3 kita bisa kuat dan bertumbuh Terus dan Meningkat Sampai Puncak. Terus berdoa (dalam Roh dan kebenaran, supaya bisa terus hidup dipimpin Roh) sehingga pola hidup kita seperti Kristus, yaitu terus menerus hidup dipimpin Roh, bukan hidup menurut daging, dunia dan iblis.
4. Tebus waktu.
Ef 5:16
dengan menebus waktu, sebab hari-hari ini adalah hari yang jahat. (KJI)
Jangan buang waktu dengansia-sia. Hal-hal yang wajib, dilakukan sehari-hari, selesaikanlah dengan cepat tetapi dengan betul,supaya kita mempunyai waktu yang limpah untuk mencari perkara-perkara dari Atas Kol 3:1-3 yaitu untuk bersaksi, untuk pelayanan, untuk persekutuan, untuk ibadat, untuk belajar Firman Tuhan, untuk hidup berkenan kepada Tuhan dst.
Ini harus menjadi pola hidup kita, jangan nganggur-ngangguran, ngobrol, “mengukur panjangnya jalan”, masuk di mall-mall (kalau tidak perlu kita tidak ke sana) dsb. Tebus waktu, itu harus menjadi cara hidup kita, pola hidup rohani yang sehat, maka pola hidup jasmani juga akan sehat. Cara hidup Maria dan Petrus. Jangan hidup untuk yang sia-sia (kesukaan dosa sesaat). Hedonisme, uang, kuasa, kedudukan dll. Cari yang rohani dengan sungguh-sungguh, dipimpin Roh, maka kita bisa mengharapkan banyak perkara-perkara yang kekal. Mat 6:19. Tentang keperluan kita, jangan kuatir, akan ditambahkan Tuhan Mat 6:33.
5. Selalu bersinar, selalu menggarami dimana-mana saja.
Mat 5:13:16
13 “Kamulah garam dunia, tetapi jika garam itu kehilangan asinnya, dengan apakah ia dapat diasinkan? Tiadalah ia berguna untuk apapun tetapi akan dibuang dan dipijak-pijak orang.
14 Kamu adalah terang dunia. Sebuah kota yang terletak di atas gunung, tidak dapat disembunyikan.
15 Tiada juga seorang menyalakan pelita, lalu menaruhnya di bawah gantang, melainkah di atas kaki pelita, dan pelita itu akan memberi terang kepada semua yang di dalam rumah itu.
16 Biarlah terangmu bersinar di hadapan orang, supaya mereka melihat perbuatan-perbuatanmu yang baik, lalu memuliakan Bapamu yang di Sorga.” (KJI)
Kapan saja dimana saja setiap ada kesempatan kita jadi berkat, kita bersaksi, kita menggarami, dalam segala perkara, kita jadi berkat (dalam pimpinan Roh Kudus). Beberapa orang lebih suka diam saja, tapi kalau bisa menjadi berkat, bisa menggarami, mengapa diam saja, pakailah setiap kesempatan di mana-mana saja menjadi garam dan terang, apalagi dirumah kita sendiri. Misalnya pada anak-anak tolong dan nasehati terus, juga pada saudara dan semua orang seisi rumah dan orang-orang di dekat kita. Luk 10:27.
Jangan nganggur, jadi terang, jadi garam, ini pola hidup rohani yang sehat.
Ini kehendak Tuhan, pola hidup yang benar yaitu menjadi berkat buat semua orang di sekitar kita, sehingga bisa terus berbuah-buah Yoh 15:2-8. Menjadi terang (selalu bersinar, tidak gelap) dan garam (selalu menggarami, jadi berkat, bersaksi) dimanapun kita berada.
6. Tekun beribadah dan bersekutu didalam tubuh Kristus.
Ibr 10:25
Janganlah undur dari berhimpun bersama, sebagaimana kebiasaan beberapa orang, tetapi nasihatilah seorang akan yang lain, dan semakin lebih lagi, sebagaimana yang kamu lihat bahwa hari itu semakin dekat. (KJI) (Kis 2:42).
Belajar sering bersekutu, saling menguatkan, saling mendoakan, saling melayani dalam Roh, setiap kali sebagai pola hidup rohani yang sehat. Jangan malas bersekutu. Justru kalau kita tekun bersekutu dalam tubuh Kristus, kita akan melihat banyak kasus-kasus dan kesempatan; doakan dan lakukan apa yang bisa kita perbuat untuk menjadi berkat; apa yang Tuhan suka kita perbuat, perbuatlah! Menjadi pelayan Tuhan itu lebih indah, kita bisa bersekutu dengan lebih banyak orang dan biasanya lebih banyak orang mengharapkan pertolongan kita, kita mendapat kesempatan lebih banyak. Bersekutulah dan tekun berbakti bersama-sama didalam tubuh Kristus, itu pola hidup rohani yang sehat!
Putuskan semua persekutuan yang salah (ini bukan berarti putus hubungan dengan orang yang tidak bertobat, tetapi dengan belas kasihan dan hati-hati (Yd 23) terus menginjili dan mengasihi merekasupaya bertobat Mat 9:13, Luk 10:27), tetapi jangan ketularan dosanya. Dengan tegas salahkan yang salah Ef 5:11, 1Kor 5:9-12. Ini semua termasuk hidup Kristen yang normal, hidup dalam Ruangan Suci, hidup dalam kedewasaan rohani dipimpin Roh dengan 7 Kebutuhan Pokok Rohani yaitu:
1. Pikul salib di jalan sempit.
2. Hidup suci dipimpin Roh.
3. Seperti Maria dan Petrus limpah dengan Firman Tuhan.
4. Berdoa dalam Roh dan kebenaran.
5. Bersaksi dan menjadi berkat.
6. Bersekutu dalam tubuh Kristus.
7. Tekun beribadah.
Tebus waktu untuk semua hal-hal ini.
Ini harus jadi pola hidup kita sehari-hari. Bahkan seluruh Alkitab itu harus menjadi pedomanhidup kita sehingga kita bisa memiliki pola atau gaya hidup seperti Kristus. Setiap ayat dalam Alkitab yang kita lakukan memberi ciri-ciri yang khas dari segi-segi hidup seperti Kristus yang menjadi pola hidup rohani kita.
Ini semua harus kita mengerti supaya dengan pertolongan Roh Kudus dan dengan tolong menolong dalam tubuh Kristus kitabisa melakukannya.
Semua orang beriman yang punya pola hidup rohani yang sehat dipimpin Roh dansesuai dengan Firman Tuhan akanbisa bersekutu di dalam Roh Kudus dan Firman Tuhan satu sama lain sehingga bisa membangun persekutuan tubuh Kristus yang benar untuk bersama-sama menghadapi akhir zaman yang makin jahat dan kejam ini.
Jadi pola hidup rohani kita harus sehat sesuai dengan Firman Tuhan, dipimpin Roh berkenan pada Tuhan, maka ini akan menjadi jaminan dari kesehatan jasmani dari Tuhan, sehingga kita bisa benar-benar sehat dan bisa memakai jatah umur kita sebaik-baiknya sampai mati atau sampai Tuhan Yesus datang, Terus Meningkat Sampai Puncak (TMSP).
B. POLA HIDUP SEHAT JASMANI.
Supaya pembahasan kita sistematis dan lengkap, maka disusun bab-bab dalam pelajaran-pelajaran Sehat dan Sembuh ini, dan hal-hal yang berhubungan dengan bab-bab tersebut akan dibahas di dalam bab-bab tsb. Secara umum, sebagian kita bahas sekarang, yaitu:
I. Pola makan.
II. Tidur, istirahat, bekerja dan olahraga.
III. Pencegahan dan pengobatan.
IV. Sikap mental.
V. Dan lain-lain.
I. POLA MAKAN YANG SEHAT.
Dalam dunia sering dikatakan You are what you eat, kamu adalah apa yang kamu makan. Jadi kalau mau sehat makan yang sehat, kalau makanannya sembarangan, makanannya tidak baik jadinya juga tidak baik.
“You are what you eat”, itu betul, tetapi tidak semua orang mau makan yang sehat dan betul, sebab seringkali meskipun tahu itu makanan yang tidak sehat, tetapi sebab enak, tetap di makan.
Seharusnya orang yang sudah lahir baru itu bisa menyangkal diri, juga bisa menyangkal lidah dan perutnya, maka ia akan bisa memelihara kesehatannya dengan baik. (orang sakit perlu cara makan yang berbeda selama sakit).
Pil 3:19
Yang kesudahannya adalah kehancuran, yang ilahnya adalah perutnya, yang kemuliaannya adalah perkara-perkara yang memalukan, yang memikirkan hal-hal duniawi saja. (KJI)
A. Bisa menguasai keinginan makan.
Seharusnya orang yang sudah lahir baru (bisa menyangkali tuhan perutnya) bisa mengendalikan pola makannya, yaitu:
Ams 23:2
Kenakanlah mata pisau pada lehermu, jikalau kiranya engkau seorang yang suka makan. (TL)
Suka makan itu bukan dosa, itu sehat, tidak tapi yang membuat jadi tidak sehat adalah terus makan, tidak bisa ditahan, sehingga makannya tanpa batas, makan terus di mana saja, kapan saja, apa saja yang bisa dimakan, asalkan enak, semua dimakan, tidak bisa ditahan; jadi makannya tanpa batas. Ada yang sakit kencing manis, tidak boleh makan berlebih-lebih apalagi yang manis-manis seperti es cream, dll, tetapi sebab tidak bisa menahan diri, tetap dimakan, tentu sakitnya tidak bisa sembuh justru makin parah, tetapi sebab tidak bisa menahan diri, maka makannya tidak betul.
Pola makan yang baik itu termasuk:
1. Jumlahnya.
2. Tempatnya.
3. Waktunya.
4. Pemborosan uang.
5. Dosa akhir zaman.
1. Jumlahnya bisa dibatasi dalam batas-batas yang sehat. Kalau tidak bisa dibatasi, jadi tidak sehat. Benhadad makan berlebih-lebih (tidak bisa menahan diri) sampai mabuk, sebab itu ia ngawur dan kalah 1Raj 20:16-18. Biasanya karena enak dan suka makan, lalu ia makan lebih dari yang patut, bahkan makan sekenyang-kenyangnya.
Ada seorang ke pesta, makanannya enak, ia makan sampai penuh, tetapi masih banyak makanan yang enak. Ia pergi ke WC, lalu memuntahkan isi perutnya, kemudian ia kembali dengan lapar dan makan lagi sampai puas. Ini orang yang bertuhankan perut! Orang seperti ini seringkali makan tanpa batas, berlebih-lebih sesuka hatinya, tidak peduli sehat atau tidak, sampai terlalu gemuk dst. Orang gemuk ituresiko untuk sakit lebih besar. Orang beriman seharusnya bisa membatasi menurut ukuran yang baik Pil 4:8 bahkan bisa mengurangi ukuran berat badannya.
2. Tempat yang tepat. Benhadad makan besar di medan perang, sehingga kalah. Karena tidak bisa menahan perut, dikuasai tuhan perut, maka ia terus makan di tempat-tempat yang seharusnya ia tidak boleh makan. Misalnya di Gereja, dalam ruang kuliah dll. Ada orang pada waktuFirman Tuhan makan bakwan, dibawa masuk ke tempat duduknya yang paling belakang. Ada yang keluar 0,5 jam untuk makan di tengah-tengah seminar/ Firman Tuhan, sebab seminarnya di mall yang ada restoran yang enak. Waktu doa penutup ia sudah menadahkan tangannya untuk menerima berkat Tuhan.
3. Makan pada waktu yang teratur, itu lebih baik. Kadang-kadang ada orang yang tidak tahan, kalau pada waktu jam makan tidak makan, maagnya sakit dll.
Pkh 10:17
Berbahagialah negeri, jikalau rajanya asal orang bangsawan adanya dan orang besar-besarnyapun makan minum pada ketikanya akan mengenyangkan dirinya sahaja, bukan akan kemewahan. (TL)
Sebab tidak bisa menguasai perutnya, ia bolak balik membuat pesta tanpa sebab, selalu membuat alasan dan waktu yang penting untuk mengerjakan hal-hal yang lain dihabiskan untuk makan minum.
4. Uangnya boros. Suka makan memboroskan uangnya, sehingga terjerat dalam kesulitan keuangan dan menjadi cinta uang dan tidak jujur.
5. Dosa akhir zaman.
Luk 17:26-28
26 Dan seperti yang terjadi pada zaman Nuh, demikian juga akan terjadi pada hari-hari Putra manusia.
27 Mereka makan, mereka mabuk, mereka kawin, mereka dikawinkan, sampai pada hari Nuh masuk ke dalam bahtera dan air bah datang membinasakan mereka semua.
28 Demikian juga seperti yang terjadi pada hari-hari Lot; mereka makan, mereka minum, mereka membeli, mereka menjual, mereka menanam, mereka membangun; (KJI)
Gara-gara suka makan, timbul sikap yang salah, juga iri, benci dll karena berebutan makan dan bermacam-macam dosa lainnya.
Jadi pola makan yang baik itu mematikan tuhan perut dan menguasai 5 hal ini.
Orang yang suka makan, yang tidak bisa mengendalikan lidah dan perutnya seringkali rugi atau celaka besar seperti Hawa Kej 3:6 gara-gara ingin makan buah yang sedap, ia dan suaminya menjadi celaka, diusir dari Eden, Esau Kej 25:29-32 gara-gara ingin makan kacang merah, ia membuang dan menghinakan hak sulungnya dan akhirnya menjadi celaka. Israel minta “ayam”, maka banyak orang mati di Kebrot Taawah sebab tidak bisa menguasai keinginan makan.
Bil 11:33-34
33 Maka daging itu lagi pada celahan gigi mereka itu, dahulu dari pada dimakan habis akan dia, bahwa murka Tuhan bernyala-nyala kepada orang banyak itu dan dipalu Tuhan akan mereka itu dengan palu yang amat besar.
34 Maka dinamainya tempat itu Kiberot Taawah, karena di sanalah ditanamakannyalah segala orang yang telah kedatangan ingin. (TL)
Bahkan orang-orang yang suka makan, bertuhankan perut akan terseret dalam dosa akhir zaman yang menjeratnya Yoh 6:26, Luk 17:27-28. Gara-gara suka makan minum, tertinggal dan masuk Neraka. Jangan terjerat di dalamnya. Surga itu bukan makan minum!
Rom 14:17
Sebab Kerajaan Allah bukanlah makanan dan minuman, melainkan kebenaran, dan sejahtera dan sukacita di dalam Roh Kudus. (KJI)
B. Macam-macam makanan.
Ada jenis-jenis makanan yang tidak sehat danyang tidak sehat seperti buah, sayur, air, yang lebih alami dsb. Tentu lebih baik kalau ini menjadi menu kita sehari-hari. Ada juga yang kurang sehat tetapi lebih enak, lebih disenangi, seperti yang pedas, gorengan, sea food, junk food, makanan berlemak, juga makanan-makanan yang warnanya bagus tetapi pakai pewarna pakaian, Rhodamin, juga boraks, aspartam, pengawet, vetsin (mono sodium glutamat), dll. Ini perlu dibatasi, apalagi kalau ada makanan-makanan tertentu yang harus dicegah karena kelemahan atau penyakitnya.
Tetapi jangan terlalu takut sebab kalau tubuh kitasehat, racun-racun dalam makanan yang normal bisa dibersihkan lewat hati, ginjal (kencing), paru-paru, kulit (keringat0 dll. Tetapi kalau seorang sakit, makanan yang sehatpun bisa menjadi racun, misalnya daging, gula, garam dll.
Selanjutnya akan diterangkan dalam bab makanan.
C. Kebiasaan jajan, makan luar seringkali jadi sumber penyakit dan bahan-bahan beracun.
Kita harus mencari-cari cara dan mengaturpola makan yang baik supaya tetap sehat.
II. BEKERJA (OLAHRAGA), ISTIRAHAT DAN TIDUR.
Tuhan menyuruh menjaga keseimbangan ini baik-baik. Contoh: Waktu murid-murid lelah, Tuhan Yesus tidak berdoa untuk membuang rasa lelah sehingga jadi segar, tetapi mereka disuruh beristirahat sekalipun sibuk.
Mrk 6:31
Dan Ia berkata kepada mereka: “Asingkanlah dirimu ke tempat yang sunyi, dan beristirahatlah sebentar.” Sebab banyaklah orang yang datang dan pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat. (KJI)
Juga Putra manusia Yesus sendiri sebab lelah, Ia tertidur dalam perahu sebab lelah.
Mat 8:24
Maka lihatlah, suatu angin besar timbul di laut, sehingga perahu itu diliputi gelombang-gelombang, tetapi Yesus tidur. (KJI)
Hal-hal ini harus diatur baik-baik dengan teratur dan seimbang. Khususnya tentang tidur akan kita pelajari dalam pelajaran tentang kopi :
KOPI DAN TIDUR.
Kopi bukan dosa, tetapi jangan terikat dengan kopi. Boleh minum kopi, tetapi jangan rutin, jangan terikat.
Jangan ragu-ragu minum kopi kalau perlu (misalnya setir mobil keluar kota, ujian, doa semalaman dll), tetapi sesudah itu perhatikan jangan lupa membayar hutang tidur. Usahakan jauh sebelumnya merencanakan pembagian waktu yang baik.Kita harus menguasai kopi, jangan kopi menguasai kita.
Kopi mengikat dengan akibat sbb:
1. Hutang tidur. Kita harus menjaga kesehatan dan kebugaran hidup, sebab itu kita perlu tidur 6-7 jam, tetapi gara-gara minum kopi, orang itu merasa cukup tidur 4 jam, sebab ia tidak merasa mengantuk. Tetapi sesungguhnya orang itu hutang 2 jam tidur. Meskipun tidak merasa mengantuk, tetapi itu tidak sehat (lihat alasannya di bawah).
Kita harus tidur cukup (6-7 jam) supaya badan jadi segar dan tidak ngantuk waktu pagi atau siang. Kalau sekali-sekali kurang atau tidak tidur, itu masih normal sebab tubuh yang sehat bisa mengatasinya. Kalau lelah sekali lebih baik tidur ditambah.
Manusia yang sehat itu melek waktu siang dan tidur waktu malam tetapi kelelawar sebaliknya.
Hasil penelitian mendapatkan bahwa tidur waktu malam, menyebabkan beberapa hormon-hormon dan zat-zat penting dari kelenjar-kelenjar tubuh keluar dan itu penting untuk hidup sehat. Juga sel-sel yang rusak itu diganti waktu tidur, sehingga selalu utuh misalnya kulit, pipi, otot bahkan seluruh sel-sel tubuh ini. (Dalam 1 tahun + 95% sel-sel seluruh tubuh diganti. Ular melungsungi (= melepas kulitnya), tetapikita tidak demikian, melainkan sel-selnya diganti sedikit demi sedikit bergantian. Sel darah merah setiap 100 hari ganti baru, bergantian dst).
Bayi pertumbuhannya cepat. Berat badan waktu lahir rata-rata 3 Kg, dalam 6 bulan menjadi 6 Kg, setahun menjadi 9 Kg, dewasa menjadi 70 Kg. Dari 3 Kg menjadi 70 Kg!! Sel-sel tubuhnya bertambah berlipat-lipat kali ganda, dari mana datangnya? Sel-sel seluruh tubuh terus bertambah-tambah! Sebab itu bayi itu tidurnya banyak, mula-mula 22jam, sebab ia harus menggantikan seluruh sel tubuhnya dan menambah lagi berlipat-lipat ganda, sebab itu ia menbutuhkan banyak makan dan tidur.Bandingkan baju yang dipakai 10 tahun akan memet ataurapuh dan berlubang; Begitu juga pipi kita, andaikatasel-selnya yang rusak tidak diganti baru sama sekali, maka pipi akan berlubang dalam 1 tahun, bahkan seluruh tubuh rusak dan jauh sebelumnya sudah mati. Salah satu faedah tidur, adalah mengganti sel-sel yang aus dan rusak dari seluruh tubuh tidakmenjadi rusak dan hancur. Belum lagi membuang lactic acid yang terus menumpuk waktu kita tidak tidur, waktubergerak dan zat ini membuat rasa lelah; tanpa tidur lactic acid dalam darah akan menumpuk sehingga terasamakin lelah. Waktu tidur zat-zat ini, dibersihkan, dibuang keluar, sehingga jumlahnya dalam darah turun dan sesudah bangun kita merasa segar bugar kembali. Perlu cukup tidur!
Masih ada banyak faedah lain lagi dari tidur. Bayangkan kalau setiap hari kita hutang tidur 1 atau 2 jam lama-lama jadi sakit, itu memotong umur kita.
Tanpa kopi, itu hidup yang normal, alami dan pasti lebih sehat. Kalau seorang sudah lelah, maka tanpa kopi rasa kantuk akan memaksanya tidur dan itu yang terbaik dan normal. Waktu tidur kelelahan dilepaskan, tubuh disegarkan dan sel-sel yang mati (dicicil) diganti dengan yang baru (tidak ditunda), sehingga waktu bangun ia merasa segar yang alami dan sehat kembali. Misalnya ia tidur jam 22.00 – 5 pagi, jumlahnya 7 jam, sebab terlalu lelah. (Orang yang terlalu lelah biasanya membutuhkan waktu istirahat tidur lebih panjang saat itu). Tetapi kalau ia minum kopi mungkin jam 12 malam ia masih melek, belum ngantuk atau baru tertidur dan jam 5 pagi bangun. Ia hanya tidur 5 jam, proses penyegaran belum selesai (hutang tidur 2 jam) tetapi sudah tidak rasa ngantuk gara-gara kopi. Juga tidurnya biasanya tidak nyenyak. Ia merasa baik-baik saja, tetapi justru ia tertipu sendiri oleh kesegaran kopi. Jadi hutang tidur, hutang kebugaran tubuh, proses perbaikan waktu tidur kekurangan waktu.Kalau ini terus menumpuk, kesehatannya di rong-rong, fungsi beberapa organ penting bisa mundur, jadi sakit-sakitan dan akhirnya umurnya terpotong.
Menurut Don Colbert MD bisa sampai 8-10 tahun. Ini pemikiran ilmiah, akal, tetap perlu diketahui dan dipertimbangkan. (Bukunya The 7 pillars of health).
Jangan hutang tidur lalu diatasi dengan kopi, itu merusak kesehatan, lebih-lebih untuk jangka panjang. Itu seperti orang kurang uang lalu hutang saja dengan kredit card, lama-lama ia tercekik dan celaka sebab punya 10 credit card yang penuh hutang. Kalau belum punya uang, berpadalah atau carilah jalan lain yang sehat sesuai dengan Firman Tuhan. Jangan semua di beli dengan mudah sebab hutang dengan credit card.
Begitu orang hutang tidur lalu ditutup dengan kopi, itu mengurangi kesehatannya sedikit demi sedikit dan lama-lama jadi kronis dan menumpuk, terikat dan merong-rong kesehatan kita, apalagi jangka panjang, bisa mati lebih muda (ada orang yang berkata kira-kira 8-10 tahun), sebab hutang tidur itu memotong umur, tetapi ditutupi dengan “kartu kredit kopi”, dan waktu sudah agonal (sakit, mau mati), kopi tidak lagi bisa menolong! (Memang ada orang sesudah minum kopi, bisa tidur. Tetapi tidurnya belum tentu nyenyak. Tidur itu ada tingkatan-tingkatannya yang makin dalam. Meskipun sesudah minum kopi bisa tidur, tidurnya kurang nyenyak, terlalu dangkal dan lebih cepat bangun, itu tetap hutang!).
2. rasa yang lezat, ini mengikat. Orang beriman kalau mau, seharusnya bisa membuang “tuhan perut” kopi. Pil 3:19.
Pola hidup sehat adalah hidup tanpa ikatan apapun, termasuk kopi, sekalipun hampir seluruh dunia mengikatkan dirinya dengan kopi. (Juga teh, lebih-lebih teh hitam mengandung caffein juga, lebih kurang setengahnya).
Seharusnya orang beriman itu sudah merdeka dari semua ikatan Yoh 8:36, jangan diperbudak lagi oleh apapun Gal 5:1. Semua yang mengikat itu dosa. Semua orang yang sudah lahir baru, dengan Tuhan bisa hidup berpada. 1Tim 6:8.
1Tim 6:8
Sedang ada pada kita makanan dan pakaian, biarlah kita berpada (puas) dengan itu. (KJI)
Orang “baru” seharusnya bisa hidup tanpa kopi (dll), atau boleh minum sekali-sekali, tetapi jangan terikat (biasanya jadi terikat, apalagi kopinya lezat sekali, ditambah lagi dengan creamer yang nikmat, orang biasanya langsung terikat (ada pendapat yang mengatakan bahwa creamer itu jelek). Jangan hutang tidur.
KOPI =/= dosa
-> Jangan terikat
= Hutang tidur.
 
Kurangi kesehatan
Kita perlu tebus waktu, tetapi jangan dengan kopi, itu akibatnya tetap hutang tidur, potong umur sedikit-sedikit, lama-lama…..
Ef 5:16
dengan menebus waktu, sebab hari-hari ini adalah hari yang jahat. (KJI)
Untuk menebus waktu, kita perlu membuat daftar prioritas penggunaan waktu kita.Jangan waktu dipakai untuk yang sia-sia, apalagi internet dengan film, ngobrol dalam internet, pornografi dll, akhirnya umur jadi lebih pendek sebab dipotong oleh yang sia-sia dan oleh hutang tidur yang di tutup-tutupi oleh kopi.
Pelajari baik-baik kebenaran Firman Tuhan dengan betul tentang ikatan kopi dan pendapat-pendapat tentang hal-hal yang makan umur. Kita perlu berusaha supaya dalam jatah umur kita ada sebanyak mungkin waktu yang sehat (rohani dan jasmani) untuk dipakai untuk mendapatkan hal-hal yang kekal!Pakailah kesempatan hidup sehat di dunia untuk terus tumbuh menjadi seperti Kristus, jangan dipotong oleh “kopi”.
Sebaliknya juga jangan terlalu banyak tidur Ams 6:10; 24:33 itu tidak baik.
Ams 6:10
Dengan sedikit tidur, sedikit mengantuk, sedikit melipat tangan untuk tidur. (KJI)
Ams 24:33
Dengan sedikit tidur, sedikit mengantuk dan sedikit berlipat tangan untuk tidur. (KJI)
Orang yang tidur lebih dari cukup biasanya malas, mungkin juga karena putus asa seperti Elia yang dikejar-kejar perempuan buas, dll.
Menurut Detik Health (penyelidikan University Hospital of Madrid Spanyol terhadap 3.286 pria dan wanita berumur 65 tahun ke atas dan dipublikasikan dalam European journal of Neurology): orangtua lebih dari 65 tahun yang tidur 8-9 jam menderita pikun dua kali lipat daripada mereka yang tidur 6 jam. Juga sesudah diagnose pikun lalu 10 tahun kemudian sudah mati, dan rata2 juga kena banyak komplikasi lainnya. Ini tidak mutlak tetapi 30% dari mereka mengalaminya dalam waktu dekat.
Juga dengan tidur berlebih-lebih (sebetulnya tidak perlu) itu memotong kesempatan kita, yaitu memotong umur yang bisa kita pakai untuk mengumpulkan pahala dan kemuliaan rohani yang kekal, yaitu kalau rohani kita terus tumbuh. Sebab itu jangan tidur terlalu banyak. (Seperti dalam ayat-ayat di atas), lebih baik pakai waktu yang limpah untuk pola hidup sehat rohani seperti berdoa dalam Roh dan kebenaran, belajar Firman Tuhan,bersaksi, bersekutu dan memuji-muji Tuhan dst. (Tentang olah raga akan dibahas dalam pelajaran no 4).
III. PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN.
Dunia sudah mengerti bahwa pencegahan lebih baik dari pengobatan (prevention is better than cure). Pencegahan rohani yang terkenal, misalnya Mat 6:33. Pola hidup sehat ini termasuk pencegahan. Tetapi masih banyak orang yang kurang peduli atau tidak mengerti. Misalnya orang lebih banyak belas kasihan menolong yang sakit daripada menolong yang sehat (yang kalau tidak ditolong jadi sakit). Ada yang berkata lebih baik beri pancing daripada beri ikan (pancing kalau dipakai akan mencegahnya dari kemiskinan dan segala akibatnya, jadi ini juga suatu pencegahan). Juga dalam hal rohani, kalau kita memelihara sehat rohani itu pencegahan, supaya tidak sampai terjerat dalam dosa sehingga menjadi “sakit dosa” dengan segala akibatnya, lama-lama celaka. Mat 6:33. Kita harus memikirkan semua usaha-usaha pencegahan untuk pribadi dan untuk orang banyak. Pencegahan itu lebih efektif, lebih murah dan lebih untung dalam segala-galanya. Sampai-sampai ada orang berkata lebih baik pas-pasan daripada kaya tetapi terus sakit-sakitan dan dipotong berulang-ulang di meja operasi meskipun bisa bayar kelas I). Sebab itu perlu dipikirkan usaha-usaha pencegahan kesehatan rohani dan jasmani dalam pimpinan Roh Kudus dan Firman Tuhan.
IV. SIKAP MENTAL SEHAT.
Ini juga mempengaruhi kesehatan jasmani dan rohani, baik untuk orang beriman, juga untuk orang-orang dunia. Misalnya sikap yang malas, tamak, emosi, marah, jemawa, iri dll. Misalnya kalau kita disalahkan, dirugikan atau dihina, bagaimana sikap kita? Ini mendatangkan akibat pada kesehatan jasmani dan rohani. Ada yang menjadi marah, emosi dan macam-macam dosa lainnya,sehingga jantungnya kumat, bisa jadi sakit, tidak bisa bekerja, keluar uang untuk pengobatan dsb.
Ada perampok masuk dan menodongkan senjatanya pada seisi rumah, tiba-tiba si bapak rebah kena serangan jantung dan mati, padahal belum ditembak. Ini orang terkejut dan tidak bisa menahan gejolak ketakutan atau marah dalam hatinya. Kita harus mempunyai sikap sejahtera dalam menghadapi apa saja, sejahtera dari Roh Kudus yang melebihi segala akal dan pemikiran Pil 4:7. Dalam menghadapi bermacam-macam keadaan yang acut, reaksi orang-orang itu berbeda-beda, tergantung dari keadaan, ketahanan dan sikap mentalnya. Ada orang yang tekanan darah naik, atau maagnya kena, gula darahnya naik sebab andrenalinnya keluar dalam darah atau mungkin juga menjadi kanker dll, tetapi ada juga yang bisa tahan, lebih-lebih orang-orang yang bisa menyangkal diri dan dipimpin Roh, punya sikap atau mental sejahtera dari Roh. Jadi dengan jelas tampak disini akibat dan pengaruh sikap mental terhadap kesehatan jasmani dan rohani.
V. DAN LAIN-LAIN.
Segi-segi lainnya kita bahas disini atau dalam pelajaran khusus dalam bab-bab yang akan datang.
1. Kebersihan (Hygiene Sanitasi).
Kita harus memperhatikan kebersihan pribadi, rumah dan lingkungan kita (misalnya polusi udara, air limbah dll, bahkan sekarang ini orang-orang jugasudah memikirkan seluruh bumi. Bahkan kebersihan ini (tangan, mulut (gigi), mata dll bahkan dari rambut sampai kaki termasuk juga tentang makan minum, pakaian, pekerjaan, di luar rumah dll) itu perlu diajarkan sejak kecil di sekolah dan di rumah.
Kita harus selalu ingat juga kebersihan hati (roh, batin kita), sebab kotoran dalam tubuh bisa membunuh tubuh, tetapi kekotoran hati bisa membinasakan sampai Neraka Mat 10:28; 7:21-23; 15:17-20. Kebersihan yang harus dipelihara adalah lahir batin, supaya semuanya sehat.
2. Sikap tubuh (postur).
Cara duduk, berdiri, tidur, berjalan dll harus tegak supaya jangan merusak posisi, merusak bentuk tulang belakang karena kebiasaan yang salah. (Tidur yang baik kasurnya keras, itu baik). Tulang belakang yang normal itu tidak lurus, tetapi ada bengkokan yang disebut kyphosis, lordosis dan kadang-kadangscoliosis, ini yang normal, jangan sampai lekukan-lekukan ini berubah dan bertambah. Namun jangan takut, tulang-tulang belakang kita bukan arang yang langsung patah, juga bukan tiang beton, tetapi terdiri dari banyak ruas-ruas tulang belakang yang berhubungan dengan baik satu sama lain sehingga cukup lentur,masih tahan di bekak bekuk dalam batas-batas tertentu.
Ini unik sebab diciptakan dengan istimewaoleh Tuhan. Karena itu biasakan memakai pola hidup yang sehat yaitu dalamposisi yang normal misalnya berjalan dengan tegap, juga posisi kepala, supaya jangan sampai terlalu bengkok, sehingga lama-lama tinggi badannya menjadi makin pendek dan timbul banyak masalah-masalah seperti syaraf terjepit dll.
Misalnya melihat ponsel berjam-jam dengan menundukkan kepala, ini sudah menjadi pola hidup banyak orang (muda), dan ini bisa menyebabkan gangguan tulang leher dan punggung. Kepala beratnya kurang lebih 4,5 Kg, kalau kepala tunduk 15 derajat, beratnya jadi 14 Kg; 30 derajat beratnya jadi 18 Kg; 45 derajat beratnya jadi 23 Kg; 60 derajatberatnya jadi 27 Kg. Kalau melihat 4 jam, sehari = 1400 jam 1 tahun, bahkan remaja bisa sampai 5000 jam setahun, akibatnya akan ada banyak orang mendapat gangguan tulang leher sampai punggung, apalagi orangtua, “sendi-sendinya” sudah menjadi lebih kaku dan aus, kurang “oli”. Kepala harus tegak sehingga telinga ada di atas bahu dan bahu ditarik ke belakang (gambar dari Dr. Ken Hansraj MD, New York Spine Surgery & RM, Kompas.com).
3. Cara berdandan.
Cara berpakaian yang sehat dan sopan (jasmani dan rohani) juga harus diperhatikan. Kalau pakaian rohani terlalu ketat sampai mengganggu peredaran darah (sampai bengkak, kaki dll), itu tidak sehat. Juga yang mengganggu pergerakan yang biasa. (tergantung sikon). Juga dari segi Firman Tuhan, jangan berpakaian yang kurang sopan, misalnyapenduduk yang membangunkan nafsu percabulan Ams 7:10. Setiap negeri, mempunyai adat sopan santunnya sendiri, tetapi ukuran yang mutlak adalah dari Firman Tuhan. Kadang-kadang ada hal-hal dosa yang diizinkan oleh adat atau budaya suatu negri, tetapi kita tetap memegang Firman Tuhan lebih dari semuanya. Misalnya di pantai dan dalam udara panas orang berpakaian terlalu minim, itu tradisi jalan lebar, kita tetap tinggal di jalan sempit, sekalipun harus ada pengorbanan, penyangkalan diri dalam hal apapun supaya jangan ikut berdosa.
Sepatu dengan haak tinggi bisa menggangu postur tubuh istimewa tulang belakang. Waktu tua pakai sandal / sepatu lebih baik sebab dengan adanya sol sepatu/ sandal, waktu berjalan, sol sepatu atau sandal itu bisa menyerap getaran dan kentakan-kentakan waktu berjalan, apalagi kalau berjalan jauh atauwaktu berlari. Orang-orang yang masih muda, sendi-sendi dan lapisan-lapisan tulang rawandi antara tulang belakang masih baik, (ini semua berfungsi sebagai shock breaker untuk menyerap tekanan dan kentakan-kentakan itu).
Juga harga perlu diperhatikan supaya tetap berpada jangan sampai perlu uang banyak, karena kebutuhan yang berlebih-lebih, sebab tidak bisa berpada, lalu menjadi mata gelap, terjerat dalam dosa dan celaka.
4. Kebiasaan jelek.
Misalnya tidur terlalu malam, bangun terlalu siang seperti kelelawar. Terbaik tidur waktu malam.
Hedonisme, terus mencari kesukaan dunia sehingga semua yang wajar, termasuk yang rohani ditinggalkan sehingga jadi suam, cinta kesukaan duniawi terus menerus, dan mengejarnya di mana-mana. Uang, waktu, hati bisa bocor dan jadi suam Luk 5:39. Hati-hati dengan Hedonisme.
Kacamata, payung anti cahaya ultra violet dari matahariuntuk kesehatan mata (jadi katarak), kulit dll.
Tontonan baik film-film porno, sadis, duniawi, occultisme dll film jalan lebar dan macam-macam program HP itu merugikan kesehatan karena waktu, jam tidur, pekerjaan ditelantarkan, lebih-lebih kesucian dan masa teduh, karena cinta isi dunia ini 1Yoh 2:16. Rangsangan-rangsangan jahat yang terus menerus itu juga merusakkan kejiwaan menurut banyak penyelidikan. Termasuk juga ikatan rokok, narkoba, game, judi, ngebut, petualangan, hidup dalam dosa, sex bebas, suka berkelahi dll. Semua hal-hal yang tidak baik harus dibuang, jangan menjadi kebiasaan atau menjadi pola hidup kita.
KESIMPULAN.
1. Pola hidup rohani yang sehat harus dipelihara supaya rohani tumbuh dan berbuah-buah lebat dan juga tubuh jasmani jadi sehat 3Yoh 2.
2. Semua pola hidup yang tidak sehat, jasmani dan rohani harus dibuang. Bagi orang beriman seharusnya tidak sulit, sebab kita sudah dimerdekakan dari segala ikatan-ikatan yang dosa dan kebiasaan-kebiasaan yang salahsudah jadi orang baru dan Kristus menyertai kita.
3. Sebaliknya pola hidup rohani dan jasmani yang baik, apalagi yang memuliakan Tuhan harus dipelihara sampai mahir, supaya rohani tetap sehat, berbuah-buah dan tumbuh sampai puncaknya.
4. Hasil kajian ilmiah atau tradisi yang baik, yang tidak bertentangan dengan Firman Tuhan seperti 2Tim 3:15 boleh dipegang, tetapi tetaplah berharap Tuhan. (seperti yang dilakukan Paulus dan Timotius dll).
5. Jangan mencobai Tuhan Mat 4:7.
GIGI SEHAT.
– Sejak ibu hamil.
– Gigi sehat – jumlah
– pertumbuhan
– gigi sulung
– Gigi susu.
– Memelihara gigi.
Cara makan,
Sikat gigi (cara sikat yang betul, pasta gigi dll).
Kebersihan.
Gula, lemak ?
– Kebiasaan2 yang salah tentang gigi.
– Tusuk gigi.
Benang gigi, sikat halus untuk celah2 gigi.
– Gigi berlubang.
– Gigi palsu, tempatnya yang tidak bagus.
– Efek makanan terhadap gigi.
– Public health tentang gigi, ada?
1. Kebersihan.
2. Sikap.
3. Posisi.
4. Kebiasaan jelek, termasuk rokok, alkohol, narkotik, begadang, hedonism dll itu semua mempengaruhi kesukaan dengan nyata.