M3681 – Matius 24:3,8. Permulaan dan Akhir Hari-Hari yang Jahat

I. PERMULAAN DARI MASA YANG PALING HEBAT, yaitu Minggu ke-70 Daniel. Dan 9:27, 2Tim 3:1-9.
Dunia ini sudah tua seperti kain tua, sedikit ditarik langsung robek. Begitu dunia kita sekarang, di-mana-mana malapetaka. Cuaca sedikit berubah, banjir, kebakaran, penuh salju, gunungnya meletus, yang lain ikut-ikutan meletus, longsor dll. Semua kejadian yang hebat ini baru permulaannya.
 
II. AKHIR YANG DAHSYAT.
Akan datang hal-hal yang lebih dahsyat, lebih hebat sampai pada akhirnya. Apakah akhir dari perkara-perkara yang dahsyat ini?
* Untuk orang beriman akhirnya ada dua kemungkiann yaitu:
1. Mati ini adalah akhir dari semuanya bagi masing-masing.
2. Akhir rencana Allah bagi orang beriman, istimewa bagi Gereja, yaitu hari pengangkatan.
* Untuk orang yang tertinggal, masih ada kesempatan terakhir bagi orang-orang yang tertinggal yaitu dalam zaman Antikris.
* Untuk orang Israel. Kesempatan terakhir bagi umat Tuhan dalam Wasiat Lama yaitu Israel, dalam kerajaan 1000 tahun.
* Untuk orang berdosa adalah mati biasa atau binasa dalam Minggu ke-70 Daniel, termasuk zaman Antikris. Mereka semua lenyap  seperti pada zaman Nuh dan Lot, penduduk bumi sisa 144.000 orang Yahudi yang tidak kena cap Antikris, + beberapa orang kafir.
Memang dunia kita sudah tua. Banyak orang tidak sadar bahwa sebentar lagi “kiamat”, untuk umat manusia, 7 milyard orang akan habis dalam waktu 7 tahun kalau Minggu ke-70 Daniel sudah mulai (yaitu waktu perang Harmagedon Wah 19:20-21). Kalau sudah terjadi pengangkatan tinggal 3,5 tahun maka berakhirlah Minggu ke-70 Daniel.
Banyak orang, juga orang Kristen tidak sadar dan tidak bersedia. Kita tidak tahu kapan hal ini akan terjadi, tetapi se-waktu-waktu bisa terjadi, ber-jaga2lah!
Banyak orang tidak percaya bahwa  orang-orang di dunia ini pasti binasa seperti dikatakan Firman Tuhan (Wah 19:21) dalam perang Harmagedon. Ini seperti orang-orang zaman Nuh dan Lot Luk 17:26-30, waktu ini seluruh dunia (menurut ukuran waktu itu) keadaannya sangat maju dengan luar biasa, mana mungkin bisa hancur, lenyap, padahal kemajuannya sangat canggih (ingat menara Babil, dalam zaman Lot lebih canggihlagi). Tetapi apa yang dikatakan Firman Tuhan, pasti jadi meskipun kita tidak tahu kapan saatnya!
III. SIKAP MENUNGGU AKHIR YANG DAHSYAT.
Kalau semua yang dahsyat ini mulai terjadi, apakah kita bisa menghadapi hal ini? Apa ada perlindungan Tuhan bagi umatNya? Pasti! Tuhan akan melindungi dan memelihara umatNya.
Bagaimana cara Tuhan melindungi kita? Seperti Nuh yang hidup benar dan tulus Kej 7:1 dan Nuh berjalan dengan Tuhan Kej 6:9. Kalau kita berjalan dengan Tuhan, dipimpin Roh, kita pasti aman, bahkan akan mengalami hal-hal yang sangat indah dan ajaib dalam masa2 yang dahsyat ini, sebab untuk Gereja, justru ini menjadi zaman keemasan! Asal kita berjalan dengan Tuhan seperti Nuh!
Memang kita harus selalu di pihak Tuhan, hidup benar. Tetapi ini saja tidak cukup. Kalau mau terlindung, sikap kita harus aktif di dalam Tuhan. Bukan pasif seperti orang sembunyi dalam tempat perlindungan, atau nganggur seperti menunggu kedatangan kereta api, sama sekali tidak! Kita harus aktif berjalan dengan Tuhan tumbuh dalam rencana Allah. Dunia sudah tua dan satu kali akan habis karena dosa2nya seperti zaman Nuh dan zaman Lot, tetapi Gereja Tuhan akan disempurnakan Tuhan, menjadi mempelai Kristus. Rencana Allah akan diselesaikan, Gereja akan disempurnakan. Semua harus meningkat untuk ikut dalam penamatan rencana Allah, yaitu ikut tumbuh dalam rencana kesempurnaanNya. Bukan pasif sembunyi supaya tidak kena bahaya. Bukan begitu! Orang yang pasif, sembunyi tidak maju, akan hanyut oleh arus tsunami dosa yang dahsyat Wah 22:11. Justru kita harus ada dalam arus yang suci, yang makin suci, bukan diam atau pasif. Orang yang diam atau pasif akan dihanyutkan oleh segala arus dosa yang dahsyat dan akibatnya hanyut dan ikut dalam dosa2 dunia dengan segalamalapetaka yang ganas di mana-mana. Kalau kita aktif berjalan dengan Tuhan, tumbuh dalam rencana Allah, ikut serta menggenapkan rencana Allah yaitu 3 angka kedatangan Tuhan (1. Seluruh dunia dengan Injil, 2. Jumlah orang percaya digenapkan . 3. Jumlah orang yang menjadi sempurna genap), baru kita aman dalam lindungan Tuhan, sebab masuk dalam rencana penamatan atau penyempurnaan Tuhan. Rencana Allah luar biasa, tetapi kita tidak bisa diam atau suam tetapi panas, ber-api2 ber-kobar2 ikut dalam rencana Tuhan, sebab itu jangan diam, jangan suam Wah 3:16, tumbuhlah, harus meningkat dalam rohani menjadi seperti Kristus.
IV. MAKIN LEKAT KEPADA TUHAN. Kita harus betul-betul lekat dalam Tuhan seperti carang dalam pokok (Yoh 15:5) menjadi satu Roh 1Kor 6:17, limpah dengan 7 KPR (Kebutuhan Pokok Rohani, baca bukunya). Bukan saja menghisab 7 KPR seperti biasa tetapi makin meningkat, terus bertumbuh, bertambah dan makin mahir dalam 7 KPR ini,yaitu:
1. Makin mahir pikul salib dan hidup dalam kesucian, tidak lagi jatuh bangun dalam dosa tetapi terus hidup suci dan meningkat terus dalam tingkatan2 yang makin tinggi.
2. Makin mahir dipimpin Roh, makin mahir mendengar suara Roh dan makin mahir taat dan tepat dalam berjalan dengan Roh.
3. Makin tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan 2Pet 3:18 sehingga makin mengerti tentang semua kebenaran Firman Tuhan yang akan dibuka semua Mat 10:26-27 istimewa tentang rahasia akhir zaman.  Tumbuhlah, dengan bertekun dalam Firman Tuhan, dalam pimpinan Roh Kudus.
4. Makin mahir berdoa dalam Roh dan kebenaran. Bukan hanya berdoa dalam Roh tetapi tumbuh dalam tingkat-tingkat kesucian yang makin tinggi, betul-betul berjalan dengan Tuhan, sambil menyembah Allahterus menerus seperti asap daripada Mezbah Dupa.
5. Makin mahir bersekutu dalam tubuh Kristus 1Yoh 1:7, tidak lagi dengan dosa, kepahitan, jengkel, benci dll, tetapi dalam kesucianterang Allah dan kasih yaitu dengan selalu siap mengampuni. Bisa bersekutu dan bisa bekerjasama, baik dalam persekutuan Halaman dan Ruangan Suci dengan sikap dan pendirian yang tegas seperti Kristus, tegas dalam kesucian dan taat dalam pimpinan Roh Kudus.
6. Makin tekun dalam ibadah Ibr 10:25, sehingga dapat banyak faedah dari ibadah yang benar dalam tubuh Kristus.
7. Makin mahir dalam pelayanan, dalam jabatan masing-masing sehingga ber-buah2 makin banyak.
V. MAKIN MAHIR BERJALAN DENGAN TUHAN seperti Nuh Kej 6:9. Kita harus makin lekat dan makin mahir berjalan dalam jalan sempit, dalam kemenangan, sehingga boleh mengalami pawai kemenangan 2Kor 2:14.
Jadi sikap kita harus aktif, bertumbuh ikut dalam rencana penamatan Allah. Jangan pasif, supaya jangan diseret oleh segala macam tsunami dosa yang begitu jahat. Sebab dalam saat2 ini (dalam 3,5 tahun I Minggu ke-70 Daniel), meskipun Gereja menjadi luar biasa tetapi dosa juga sangat meningkat, sehinggaada banyak tekanan dan aniaya yang dahsyat oleh 3 Antikris yang mula2 dengan pengikutnya. Mereka begitu ganas dan buas melawan Gereja, tidak peduli hukum2 yang berlaku, bahkan melawan hukum internasional, sebab mereka sangat lihai, kuat dan menang, tetapi Gereja yang disertai Tuhan, tidak akan kalah, Gereja justru menang dalam masa2 yang sulit dalam Minggu ke-70 Daniel, bahkan itu menjadi zaman keemasan bagi Gereja yang berjalan dengan Tuhan. Wah 12:1, Hag 2:10, Wah 21:2,9. Luar biasa indahnya, seperti Surga di bumi, sangat ajaib. Semua tetap dalam kesucian dan tumbuh sangat cepat, meskipun ada banyak pencobaan dan kesukaran, tetapi terus menang dan mengalami pengurapan yang limpah bahkan tidak terbatas seperti Putra manusia Yesus Yoh 3:34 limpah dengan kuasa dan mujizat, lebih heran dari Putra manusia Yesus waktu di dunia Yoh 14:12. Sebab itu jangan hanya ikut arus, jangan statis, jangan biasa-biasa saja, tetapi berkobar-kobar untuk maju dalam rencana Allah yang amat indah, sehingga semua tumbuh dengan cepat dan jumlah angka-angka kedatangan Tuhan digenapkan semua, baik orang yang menjadi sempurna dan semua orang yang mau sungguh-sungguh percaya sehingga jumlah orang yang selamat betul-betul digenapkan. Jangan sikap pasif atau suam seperti Laodikea tetapi aktif, berapi-apiseperti Filadelfia, seperti ligabis maka kita tidak akan mati 1Kor 15:51,52 tetap terpelihara, terlindung, bahkan tumbuh dengan cepat dan sukacita dalam zaman keemasan Gereja dan ikut dalam pengangkatan atau dalam kesempurnaan Gereja.
VI. TARGET PADA SAAT TERAKHIR.
Kita harus tahu apa target yang harus kita capai oleh Gereja (orang beriman) pada saat terakhir dari masa yang dahsyat iniyaitu pada saat pengangkatan. Sesudah ini tidak ada kesempatan lagi. Target itu adalah tingkat tertinggi yaitu golongan yang sempurna (= mempelai Kristus). Tetapi kalau toh tidak sampai disitu, paling sedikit kita harus ikut golongan yang terangkat, jangan sampai masuk golongan yang tertinggal.
Golongan sempurna dan yang terangkat itu hanya berbeda tingkatannya saja, tetapi perbedaan ini menjadi perbedaan tingkat kemuliaan untuk kekal, sebab itu naiklah setinggi mungkin Pil 3:14, 1Kor 11:1. TMSP (Terus Meningkat Sampai Puncak).
 
TARGET ITU ADALAH:
1. Dasarnya adalah kesucian 1Pet 1:15-16 (Ruangan Maha Suci, Ruangan Suci, ini yang ikut pengangkatan Wah 11:2). Kesucian itu seperti gunung Maz 48:2. Kaki gunung kesucian yaitu Halaman (suci karena diampuni atauterus jatuh bangun seperti kanak2 rohani). Halaman ini akan kosong, hilang waktu pengangkatan sebab polarisasi Wah 22:11, 1Kor 11:19. Karena orang-orang yang mau sungguh-sungguh hidup suci akan meningkat masuk dalam Ruangan Suci dan yang tidak mau akan ber-tambah-tambah dalam dosa, begitu keji seperti orang dunia, bahkan begitu kejisampai dalam kesempurnaan dosa, meskipun mereka dan Antikris waktu itu tetap duduk dalam bait Allah 2Tes 2:4. Baru sesudah pengangkatan, orang beriman yang tertinggal dan yang mau bertobat kembali dalam tingkat Halaman (bertobat) tetapi tidak bisa lebih dari ini, hanya dalam tingkat Mezbah.
Yang ikut pengangkatan hidup dalam kesucian sampai tingkat-tingkat yang makin tinggi, suci karena tidak lagi berdosa, suci sekalipun menderita karena Kristus, bahkan suci meskipun dibunuh mati, dan terus meningkat sampai suci dan sempurna seperti Kristus, tidak lagi bisa berdosa.
2. Tabiat baru seperti Kristus.
Tabiat baru ini menunjukkan kesamaan kita seperti Kristus, yaitu tingkatan rohani seperti Kristus, sebab Kristus adalah patokan dan ukuran kita; tingkatan rohani inimenjadi tingkat kemuliaan kita untuk kekal di Surga. Perhatikan tabiat baru dan lama tidak sama meskipun dari luar ada bagian2 yang tampaknya sama. Tabiat baru cocok dengan Firman Tuhan seperti Kristus, tabiat lama mungkin dari luarnya sama tetapi dalam hatinya, motivenya, bentuknya, cara kerjanya, dllnya tidak sama!
Misalnya rendah hati dan sombong dari tabiat lama dan baru tidak sama.
Paulus bisa dianggap sombong, misalnya dalam 2Kor 11:5, tetapi berdasar 1Kor 4:7, Rom 12:3. Paulus itu rendah hati, sebab yakin dan mengakui semua dari Tuhan 1Kor 4:7.
Contoh lain: menghormati orang tua yang dari Tuhan itu sampai dalam hati, tidak ada dosa dan sesuai Firman Tuhan. Menghormati orangtua cara dunia itu dengan kekuatan sendiri, seringkali ada dosa bahkan munafik dan biasanya tidak sesuai Firman Tuhan.
Semua tabiat baru dan lama sedikit banyak berbeda, meskipun dari luar ada hal-hal yang tampaknya sama. Sebab itu jangan belajar tabiat baru dari manusia,baik dari falsafahnya, ilmu jiwa dan ajaran2 manusia lainnya, itu kain larah yang sia2 di hadapan Tuhan Yes 64:6. Tanpa lahir baru tidak ada tabiat baru di hadapan Tuhan, hanya kain lara Rom 7:14-24. Tidak ada orang bisa lepas dari tabiat dosa atau hidup lama tanpa lahir baru karena percaya Tuhan Yesus. Tumbuhlah dalam tabiat baru yang ilahi bukan yang manusiawi.
3. Taat dipimpin Roh sampai mahir. Ini berjalan dalam jalan sempit. Kita harus makin mahir pikul salib, menderita karena kebenaran ilahi seperti Kristus Yes 53:3, penuh penyerahan sampai mati Pil 2:8; 1:21; Gal 2:19-20. Paulus penuh penyerahan sehingga mati dari dunia dan dunia dari dia Gal 6:14. Ini juga berarti makin mahir mendengar suara Roh (dengan hidup, hati, pikiran, angan2 yang suci), kalau tidak suara itu hilang seperti Saul sama sekali tidak bisa mendengar suara Tuhan 1Sam 28:6. Juga limpah dengan buah dan karunia-karunia Roh, dengan sejahtera dan kesukaan Roh Pil 4:4,7,Rom 14:17. Meningkatlah sehingga makin mahir dipimpin Roh. Ini juga hasil dari berdoa dalam Roh dan kebenaran (hidup benar, suci di hadapan Tuhan, MAK) terus menerus seperti dupa dari Mezbah Dupa 1Tes 5:17.
4. Berbuah jiwa-jiwa karena kasih. Orang yang sempurna itu kasih ilahi dalam dirinya juga sempurna (bukan kasih manusiawi, beda!). Kalau ada kasih, maka ada belas kasihan untuk jiwa-jiwa (Mat 9:13, Yoh 21:15-17) dan terbeban untuk pekerjaan memenangkan jiwa, untuk pekerjaan Tuhan. Orang yang penuh kasih dan pengurapan pasti juga berbuah jiwa-jiwa, angka 1-3.
Jiwa-jiwa ini menjadi mahkota kemuliaannya 1Tes 2:9. Meskipun bukan full timer, bisa mencintai dan menggembalakan jiwa-jiwa (= beri makanan jiwanya Yoh 21:15-17). Sebab itu belajar menggembalakan jiwa-jiwa di dekatnya (Ingat gradasi orang dekat M3680), baik iri rumahnya dan isi pancinya, termasuk jiwa-jiwa yang dibebankan dalam Gereja. Memang jadi gembala jiwa-jiwa itu korban (kecuali gembala upahan yang mencari untung uang, popularitas, dll, tetapi itu jahat di hadapan Tuhan 1Pet 5:2, sebab itu berebutan jiwa dengan motive mencari untung) tetapi sebaliknya jangan menyimpai lembu yang mengirik 1Tim 5:18, 1Kor 9:9.
5. Kemenangan dalam pencobaan. Hidup ini pasti banyak pencobaan, apalagi kalau makin rohani, sebab Tuhan mengizinkan pencobaan yang lebih berat menimpanya sesuai kekuatannya supaya makin tumbuh 1Kor 10:13. Ada orang berkata pohon tinggi ditiup angin lebih banyak dari rumput. Lebih2 pada akhir zaman dosa makin meningkat, sebab itu pencobaan makin berat dan makin limpah di mana saja, dalam hal apa saja, kapan saja (MAK). Oleh karena itu kita harus terus berjalan dengan Tuhan, selalu penuh dan dipimpin Roh. Tetapi setiap pencobaan menghasilkan pengolahan selanjutnya sehingga makin lama makin tumbuh makin indah seperti Kristus. Rom 8:28, bahkan membuat hidup makin penuh variasi indah dari Tuhan 1Kor 2:9 sebab setiap perang kalau menang ada jarahan yang indah2, biasanya banyak keindahan yang tidak terduga.
* Semua ini biasanya terkait satu sama lain, berhubungan2 dan dapat diringkas dalam:
1. Meningkat dalam kasih.
2. Menjadi mempelai Kristus.
3. Menjadi sempurna.
4. Makin mahir berjalan dalam Roh, ini kunci untuk semua di atas, yaitu berjalan di jalan sempit, di atas Mezbah.
* Tuhan tidak pernah lupa  kebutuhan orang-orang suciNya untuk hidup se-hari2 dan semua hal-hal rohani yang dibutuhkan untuk pertumbuhan iman, kemenangan dalam pencobaan, kekuatan untuk taat, kesukaan dan sejahtera untuk menghadapi hidup ini semua. Kalau kita berjalan dengan Tuhan, Tuhan akan mensuply semuanya seperti tentara yang perang tidak pernah beli senjata dan meriam sendiri 2Tim 2:3,4. Tentu kita juga minta pada Tuhan dan bergumul, tetapi itu nomer 2 sebab kalau kita dapat Surga dan hidup benar Mat 6:33, itu akan ditambahkan oleh Tuhan bagi kita Pil 4:19. Jangan kuatir.
VII. KESIMPULAN.
Jadi kita harus memperhatikan bahwa pada akhir zaman akan datang masa yang sulit dalam segala perkara 2Tim 3:1-4 yang berakhir dengan kematian semua orang (seperti zaman Nuh dan Lot, semua habis dalam penghukuman dosa yang meningkat sampai puncak2nya). Apa yang kita alami itu baru permulaannya dan akan terus meningkat sampai puncaknya waktu pengangkatan dan sempurna jahatnya dalam zaman Antikris.
Kita harus bersedia dan ber-jaga2 dengan betul, bukan pasif seperti orang sembunyi dalam gua perlindungan, tetapi aktif berjalan dengan Tuhan membangun “bahtera” yaitu rencana penamatan Allah bagi dunia dan setiap golongan orang di dalamnya. Gereja akan mengalami banyak penderitaan tetapi menang dan mengalami zaman keemasan. Orang yang pasif (suam) akan dihanyutkan oleh “tsunami dosa” yang sangat ganas, buas, tetapi memikat. Kita harus memilih mau masuk golongan mana, yang makin suci atau makin najis, yang aktif atau pasif. Kalau plin plan akan diseret masuk golongan orang yang ke Neraka.
Ingat:
1. Akan ada polarisasi karena Wah 22:11, 1Kor 11:19.
2. Ber-jaga2 dengan aktif, kejar target (Ruangan Maha Suci) dalam jalan kesucian.
3. Kita makin lama makin dekat pada hari2 itu. Kalau dahulu belum terjadi, sekarang bisa tiba2 terjadi seperti zaman Nuh dan Lot, orang-orang terkejut, tetapi terlambat, tahu2 seperti masuk jerat, sebab itu ber-jaga2lah! Luk 21:34.
Nyanyian:
Maju2 Yesus beserta, maju2 ke Negri Baka.
Maju2 Yesus klak datang,
Maju terus dengan kemenangan