M3664 – Ayub 42:2. Rencana Allah Tetap Berjalan

PENDAHULUAN.
Selamat tahun baru!
Biasanya pada permulaan tahun, orang2 memikirkan rencana apa untuk tahun depan, baik keluarga, pekerjaan, sekolah anak2 dll. Juga Allah punya rencana. Rencana kita belum tentu baik dan belum tentu jadi, tetapi rencana Allah itu yang sempurna dan pasti jadi, sebab itu kalau kita mengikatkan rencana kita pada rencana Allah, maka rencana kita akan ikut jadi indah. Rencana Allah seperti lokomotifnya dan kita ikut saja di belakangnya, sebab itu kita perlu tahu apa rencana Allah bagi masing2 kita dan bagi seluruh tubuh Kristus dan kita menyesuaikan rencana kita dengan rencana Allah, pasti ikut jadi baik.
I. TIDAK PERNAH BATAL.
Rencana Allah pasti jadi, tidak akan dan tidak pernah batal. Memang Ia menggenapi ber-sama2 dengan umatNya yaitu tubuh Kristus supaya kita tumbuh dan mendapat pahala dalam andil itu. Misalnya Tuhan merencanakan air bah, keluarga Nuh diajak ikut serta menyelesaikannya. Juru selamat akan lahir, Yusuf Maria dipakai, hampir2 Yusuf mau lari, tetapi Yusuf menurut dan Putra manusia Yesus lahir.
Kalau ada yang diajak tidak mau ikut, apa boleh buat. Dinasehati, didorong tetap tidak mau, tetapi rencana Tuhan tetap berjalan, tidak tergantung dari yang tidak mau. Kalau Saul dan seluruh Israel tidak ada yang berani, tidak ada yang percaya, tidak mau, rencana Tuhan tetap jalan, Tuhan bisa memakai Daud sendirian. Begitu juga waktu menghadapi laut Kolsom, semua ber-sungut2, tetapi rencana Allah tetap jalan dengan Musa. Waktu mau masuk Kanaan hanya Yusak dan Kaleb yang percaya dan dengan mereka yang mau percaya, rencana Tuhan digenapkan.
II. RENCANA ALLAH BAGI PRIBADI-PRIBADI MASING-MASING.
Bagi setiap orang lahir baru Tuhan membuatkan suatu rencana pribadi Ef 2:10, 1Kor 12:6, Yer 29:11. Pelaksanaannya tentu tergantung penuh dari diri kita sendiri (Allah siap menolong), sebab kalau kita tidak mau taat berjalan dalam jalan Tuhan, rencana Allah batal 1Sam 13:13,14. Coba Saul mau taat, ia akan mengalami rencana Tuhan yang indah dalam hidupnya.
Hal ini harus betul2 kita perhatikan. Beberapa orang hampir2 tidak mengalami rencana Allah seperti Amnon putra sulung Daud sebab menuruti nasehat Yonadab untuk memperkosa Tamar sehingga ia dibunuh Absalom (Tuhan tahu dan membiarkannya). Banyak yang mengalami rencana Tuhan hanya setengah, setengah jalan lalu keluar dari rencana Allah seperti Saul, Simson, Yudas, Gehazi dll, biasanya karena dosa, dosa apa saja bisa merusakkan rencana Allah. (Simson: dosa sex, Yudas: uang, Uzia: sombong 2Taw 26:16, Amasia: menyembah berhala orang Edom, Barnabas karena sakit hati dengan Paulus dsb). Jangan tertipu seperti Hawa, akibatnya dahsyat. Surga (Eden = Surga tingkat I) diganti dunia yang penuh air mata dan keringat.
Belajar Firman Tuhan dan dipimpin Roh, supaya tetap dalam rencana Allah dan mengalami hal2 yang indah di dalamnya 1Kor 2:9 dan kalau di dunia indah, itu berlanjut sampai Surga. Kalau di dunia pahit (itu neraka di dunia) akan diteruskan dalam Neraka yang sebenarnya untuk kekal. Tetaplah di jalan sempit, itu jalan masuk ke dalam Surga kekal yang mulia. Jangan pindah ke jalan lebar, itu jalan masuk ke neraka. Jangan kehilangan rencana pribadi dari Allah yang erat berhubungan, bahkan terjalin dengan
kumpulan rencana Allah dari seluruh umat, itu menjadi rencana Allah global. Allah sanggup merajutnya menjadi satu dengan ahli dan sukses, sebab Dia tidak pernah gagal. Sebab itu kita harus memperhatikan dua macam rencana Allah dalam hidup kita yaitu:
III. RENCANA PRIBADI DAN RENCANA BERSAMA, TUBUH KRISTUS.
1. Rencana pribadi. Jangan sampai gagal, sebab kalau gagal, itu berarti juga tidak bisa ikut dalam rencana bersama yaitu rencana tubuh Kristus. Jangan lupa rencana Allah itu di jalan sempit, tidak mungkin di jalan lebar. Jalan sempit itu dalam kesucian, pikul salib, dipimpin Roh seperti Abraham bukan seperti Lot yang di jalan lebar akhirnya binasa.
2. Rencana tubuh Kristus, ini juga akan digenapkan, yaitu pada akhir zaman. Kalau kita tidak bisa bersekutu ber-sama2 dengan saudara2 kita, kita tidak bisa ikut dalam rencana global. Sebab itu kita harus bisa bersekutu Yoh 17:21,23, barulah rencana pribadi masing2 bisa dijalin dan dirajut bersama oleh Roh Kudus sehingga menjadi rencana bersamatubuh Kristus yang ajaib, yang akan digenapkan sampai sempurna.
Untuk menjadi sempurna dengan rencana pribadi sendiri2 itu sulit; dalam Wasiat Lama hanya ada beberapa orang yang berhasil seperti Henokh, Elia (Musa) dan Putra manusia Yesus. Tetapi pada akhir zaman ini, kalau semua orang diolah ber-sama2 dalam tubuh Kristus dengan cara yang luar biasa dalam Minggu ke-70 Daniel maka banyak yang berhasil menjadi sempurna (diolah dengan Hujan akhir, pembukaan Firman Tuhan, pelayanan jabatan dan orang sempurna di tengah2 aniaya tiga Antikris pertama dengan peraturan yang keras sekali 2Kor 10:6, dll). Dengan pengolahan bersama dalam tubuh Kristus akan dihasilkan begitu banyak orang yang sempurna sampai jumlahnya genap yaitu 144.000.
Perhatikan, tubuh Kristus global (seluruh dunia)
diolah ber-sama2 sekaligus. ini suatu cara yang luar biasa. Belajar mulai sekarang bisa bersekutu yang manis dan betul dalam tubuh Kristus sampai bagian yang terkecil. Kalau suami istri tidak bisa bersekutu denganrukun, pasti gagal semuanya. Mulai dalam keluarga, dalam kelompok sel, dalam Gereja, antar Gereja dst.
Jangan bersekutu dengan kekuatan sendiri, tetapi dipimpin Roh.
Kalau ada orang yang salah, jangan dibenarkan, tetapi salahkan Ef 5:11 namun bukan untuk membinasakannya melainkan untuk  menyelamatkannya Luk 9:56 KJ. Dan juga diampuni, jangan menghukum, nanti menjadi dosa dan gagal. Biar Tuhan yang menghukum dan menghakimi, meskipun tentu pemimpin2 harus menindak dengan pimpinan Roh Kudus (imam Eli tidak mau menindak anak2nya, dihukum dengan dosa anak2nya sendiri. Coba Eli menegur anaknya, mungkin mereka mau bertobat dan Eli sendiri selamat). Musa menegur dan menindak pemberontak2nya dengan pimpinan Roh, sehingga pemberontak2 itu dihukum Allah dengan dahsyat, Musa bebas, tidak kena, kecuali di air Meriba satu kali Ul 32:51). Belajar bersekutu dengan kasih/ pengampunan dan terus terang, jangan bicara di belakang. Bicara di muka lebih sulit tetapi lebih aman. Bicara di belakang lebih mudah sebab bisa seenaknya tetapi sangat berbahaya Maz 50:20; 101:5, Ams 25:23.
Belajar bersekutu dengan betul sesuai Firman Tuhan 1Yoh 1:7, maka kekuatan kita akan naik sampai 100 kali bahkan 1000 kali Im 26:8, Yus 23:10. Tidak heran kalau kita tumbuh bersama dalam persekutuan tubuh Kristus, kita bisa menghasilkan orang sempurna yang begitu banyak, sampai jumlahnya genap. Rencana Allah pasti jadi, jumlahnya pasti digenapkan, jangan buang kesempatan yang sudah diberikan Tuhan dalam rencana pribadi masing2 kita dandalam tubuh Kristus.
Bisa bersekutu dengan betul itu sangat penting.
Sebab bisa bersekutu itu mutlak perlu untuk bisa ikut pengangkatan dan bisa menjadi sempurna, sebab menjadi sempurna itu sangat tinggi dan kalau sendiri2 itu sangat jauh. Tetapi ber-sama2 dan dalam suasana khusus (penamatan rencana Allah di akhir zaman), kita bisa tumbuh dengan luar biasa cepatnya. Waktu beberapa orang sudah menjadi sempurna, suasana mulai berubah seperti Surga (satu orang beriman sudah jadi berkat bagi sekitarnya, apalagi kalau sempurna seperti Tuhan Yesus, lebih2 kalau banyak orang sudah sempurna seperti Kristus Yoh 14:12, dunia akan berubah keadaannya karena orang2 sempurna ini; makin banyak orang sempurna, suasananya menjadi betul2 seperti Surga di bumi, luar biasa!). Bayangkan kalau tidak ada yang sakit, tidak ada yang mati (1Kor 15:51), mujizat limpah, Firman terbuka, pengurapan tanpa batas, kemenangan besar dan terus menerus,hadirat Tuhan luar biasa, dosa praktis tidak ada, kehidupan sangat tertib dalam kesucian, keadaannya betul2 seperti Surga di bumi, di tengah2 Neraka di bumi yang dibuat tiga Antikris pertama.
Ini sudah direncanakan Allah, pasti jadi dan siapa yang mengerti dan mau percaya, mau taat dipimpin Roh akan ikut andil dan mengalaminya, luar biasa.
IV. RENCANA ALLAH PASTI GENAP.
Tidak terganggu atau tergantung dari orang2 yang tidak mengerti, tidak percaya dan tidak mau, sebab:
1. Yang tidak mau, diganti. Mat 21:43. Talenta, jabatan, pengurapan dll yang tidak dipakai (ditanam seperti Mat 25:26) akan diberikan pada orang lain yang mau menjalankannya Wah 2:5; 3:11. Hamba yang malas itu menjadi jahat, mengapa? Sebab orang yang tidak mau diberi talenta oleh Allah yang maha besar itu ada sebabnya. Bukan hanya bodoh dan malas, tetapi terutama sebab ia tidak suka perkara2 dari Allah, tetapi sukamemakai perkara2 dunia yang ditawarkan iblis, bercintakan dunia sehingga penuh dosa dan jadi jahat.
Bukan saja malas, tetapi akan menjadi jahat sebab tertipu atau ikut iblis sehingga limpah dengan segala macam dosa. Tentu akhirnya orang ini (kalau tidak mau bertobat) akan dibuang dalam tempat gelap yaitu ujung jalan lebar Mat 25:30.
2. Tidak tergantung dari sikon. Mengapa? Sebab Allah menguasai sikon. Tampaknya dunia makin berkembang pesat, apalagi oleh tehnologi yang canggih,sehingga makin maju, tetapi dosa2nya juga makin meningkat, sehingga makin najis seperti zaman Nuh dan Lot Luk 21:27, 28. Tetapi kalau dosa sudah meningkat melebihi batas, hukuman Allah turun tidak tergantung dari sikon! Yang dihitung adalah dosa, bukan keadaan hukum, tehnologi, kemajuan dunia dll. Sebab itu hiduplah dalam kesucian di jalan sempit dalam akhir zaman yang maju tetapi najis ini.
3. Ukuran Allah digenapi. Apa? Jiwa2! Kalau tiga angka kedatangan Tuhan digenapi, Tuhan langsungdatang, yaitu: 1. Seluruh dunia mendengar Injil Mat 24:14, 2. Jumlah orang yang percaya genap Rom 11:25 dan 3. Jumlah orang sempurna genap Wah 14:1. Berbahagialah orang yang punya andil,ikut serta menggenapkan angka2 ini (sebab jiwa2 yang dimenangkan menjadi mahkotanya), ini sangat berkenan pada Tuhan yang memang ingin menamatkan rencanaNya (tiga angka tsb; bisa dilihat lebih lanjut dalam buku Target dari Penerbit Bukit Zaitun).
4. KedatanganNya dipercepat. Wah 22:20.
Dalam gambar ini ada perbandingan antara kedatangan Tuhan yang biasa dan yang dipercepat. Gereja harus mencapai targetnya lebih cepat berarti harus cepat meningkat dalam waktu yang lebih pendek.
Apa yang dicapai secara normal dalam 300 tahun (Henokh Kej 5:22), itu akan dipercepat sehingga dalam waktu 3,5 tahun harus selesai, sebab itu:
a. Kita harus tumbuh dengan lebih cepat, dengan segala cara yang ada yaitu berdoa dan dipimpin Roh, tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan, beribadah, bersekutu, pelayanan dan maju dalam jalan sempit (7 KPR, lihat bukunya, PBZ).
b. Mencicil mulai sekarang Mat 24:42. Lebih banyak waktu untuk mencicil dan terus dipimpin Roh, membuat kita bisa ikut dalam penamatan rencana Allah ini dengan cepat, dan lebih besar kemungkinan menjadi sempurna. Memang kedatanganNya akan dipercepat, sebab itu kita harus mengambil sikap ini Mat 24:22, 2Pet 3:12. Jangan ditunda, apalagi jatuh dalam dosa itu membuat kemerosotan dan kerusakan dari rencana pribadi dari Allah dan bisa hanyut dalam arus dosa yang besar di akhir zaman ini.5. Lima gadis bijaksana (ligabis). Hidup seperti lima gadis bodoh itu berbahaya, sebab di waktu tidak dipimpin Roh, bisa diterkam iblis, dan orang yang jatuh dari tempat yang lebih tinggi itu lebih parah seperti Simson, Daud, Musa dll, akibatnya lebih dahsyat! Jangan terpancing atau ditarik hidup dalam jalan lebar, akan menjadi lima gadis bodoh atau rusak sama sekali. Sebab itu perhatikan Firman Tuhan dan terus taat dipimpin Roh supaya tetap di jalur yang betul (jalan sempit) jangan pindah jalur celaka (jalan lebar).
V. JALUR YANG BETUL.
Jangan berjalan dalam jalur yang salah, sebab belum tentu bisa pindah kembali dalam jalur yang betul, sebab:
1. Luk 5:39. Sudah terlanjur suka anggur dunia (gaya hidup mewah, hedonisme, tanpa salib, hidup menurut daging), mereka cocok dengan hidup jalan lebar, sehingga tidak mau kembali ke cara hidup jalan sempit.
2. Pkh 12:1. Sudah terikat dalam dosa, dosa dalam roh sehingga dikuasai penuh oleh iblis, hampir2 tidak bisa kembali lagi (kalau dosa sempurna itu mutlak tidak bisa kembali).
3. Wah 6:1-2. Kena ajaran sesat, sehingga mereka justru yakin ini yang betul, sehingga tidak mau melepaskannya, terus menikmati hidup di jalan lebar sampai mati dalam dosa atau tertinggal.
Banyak orang salah menilai ajaran yang sesat. Ada yang berkata: Saya mengambil yang baik dan tidak mau meniru yang jelek, sebab itu mereka tetap ada dalam lingkungan yang sesat itu sehingga akhirnya kena (diracuni) ajaran Sodom Gomora iniseperti Lot yang terus tinggal di Sodom dan merekajuga menjadi patokan yang salah bagi orang lain. Ajaran sesat itu dinilai dari racunnya, bukan dari yang baik. Banyak ajaran yang salah dan sesat punya banyak segi2 yang baik, tetapi orang2nya kena racunnya dan binasa! Sama seperti orang ingin pergi ke kompleks pelacuran dan berkata saya hanya mengambil yang baik, tetapi keinginan2 hawa nafsu yang tersembunyi akan dinyalakan dan akhirnya terbakar habis.
4. 2Tes 2:10-12. Orang2 yang tidak cinta (tidak suka) akan Firman Tuhan (ini berarti tidak cinta Tuhan Yoh 14:21,23) maka mereka akan sangat mudah kena roh2 penyesat yang kuat, istimewa dari Antikris I-III, sehingga percaya akan dusta, sebab itu dosanya terus meningkat dan kena hukuman Allah yang dahsyat. Cintalah akan Firman Tuhan! (Apa tandanya?).
Sebab itu sekarang sudah harus di jalur yang betul; yang tidak mau (tidak mengerti) akan hanyut dalam jalur yang salah dan tidak bisa pindah lagi.
VI. SARINGAN UNTUK MASUK PROYEK PENAMATAN ALLAH.
Tidak semua orang bisa ikut dalam proyek penamatan Allah, tidak semua orang mengerti dan mau atau bisa masuk. Orang2 akan tersaring dengan sendirinya, sehingga terjadi pemisahan antara yang setia dan tidak 1Kor 11:19. Akan ada perpecahan dan perpisahan dalam setiap Gereja dan sinode, sebab masing2 ikut yang sesuai dengan keyakinannya sendiri. Hanya ada dua jalur, meskipun variasinya banyak, yaitu jalur suci, suci sesuai Firman Tuhan dan jalan dosa, najis, yang melawan Firman Tuhan sehingga yang suci (jalan sempit) makin suci dan yang najis makin najis (jalan lebar), makin besar bedanya, sehingga tidak bisa tahan ber-sama2 dan terjadilah perpisahan, sebab sudah tidak cocok, juga rohnya tidak sama. Mereka membuat atau mencari Gereja2 yang cocok, sehingga perbedaan Gereja jalan lebar dan Gereja jalan sempit makin nyata.
Akan ada masa hukuman rumah Allah yang memperketat saringan ini,1Kor 11:32, 1Pet 4:17, sehingga orang yang tidak mahir pikul salib akan berpisah, akan undur dankeluar dari jalan sempit. Orang yang tidak berjalan dalam Roh akan jatuh dan dihancurkan dalam dosa Yez 9:6-7.
Ini zaman penampian Mat 3:12, yaitu zaman baptisan api Luk 12:49 yang menceraikan orang yang hidup dipimpin Roh dalam kesucian dari orang2 yang hidup menuruti daging di jalan lebar.
Pemisahan ini betul2 dahsyat, sebab akibatnya untuk kekal! Jangan sampai gugur dalam masa ujian atau saringan ini.
VII. BAGAIMANA KITA BISA LULUS DALAM SARINGAN AKHIR ZAMAN INI?
1. Hidup ber-jaga2 dalam kesucian yang tulus dan selalu berdoa dalam Roh dan hidup benar. Mat 26:41.
2. Selalu hidup dipimpin Roh (Gal 5:16, Mat 4:1) dalam jalan Tuhan seperti ligabis, sehingga tidak mudah terjerat atau terseret seperti Simson, Yudas atau Saul. Jangan kembali jadi ligabo, tetapi terus dipimpin Roh seperti ligabis.
3. Tekun dan tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus 2Pet 3:18 sehingga bisa membedakan yang betul dan salah dan segala tipu daya iblis dan dunia ini.Sebab itu dari sekarang kita sudah punya dasar yang teguh Mat 7:24-29, Kol 2:6-8. Kita perlu mengerti rahasia akhir zaman, sebab itu penting untuk yang akan datang dan sekarang, sehingga tidak tertipu oleh iblis. Tuhan memberi bagian yang besar dalam Alkitab tentang akhir zaman, misalnya Wayu, Tesalonika, 5 nabi besar dan 12 nabi kecil dan ayat2 serta nubuatan di seluruh Alkitab. Tanpa pengertian akhir zaman Alkitabiah, orang beriman akan mudah disesatkan di akhir zaman yang sangat jahat ini. Orang yang mengerti bisa melihat dengan jelas jerat dan jebakan dalam internet, facebook (ini pergaulan jahat 1Kor 15:33 dan mulut besar Antikris Wah 13:6, sehingga cepat lari daripadanya Ams 22:3.
4. Persekutuan tubuh Kristus Yoh 17:21,23 (sudah diterangkan) sehingga bisa saling menasehati dan menguatkan, tidak sampai terseret tetapi tumbuh dengan luar biasa dalam rencana Allah yang heran.
5. Tekun dalam pelayanan, baik dalam penginjilan dan mem-bagi2 makanan untuk yang sudah percaya (tiga angka kedatangan Tuhan Yesus); dalam pelayanan justru kita ditumbuhkan dan dimatangkan 2Tim 2:20-21.
 
KESIMPULAN.
Waktu berjalan terus, tidak pernah berhenti atau pause, bahkan dipercepat. Kalau kita tidak ikut atau lepas darirencana Allah, akan tertinggal waktu pengangkatan, bisa2 terhilang! Perhatikan supaya rencana pribadi jadi dalam tingkat yang setinggi mungkin dan jangan sampai kita hanyamengalami sebagian atau setengah dari rencana Allah. Kita harus bisa bersekutu untuk masuk dalam rencana bersama dalam tubuh Kristus global yang akan nyata dalam 3,5 tahun sebelum pengangkatan.
Rencana Allah tetap jalan dengan atau tanpa kita. Sebab itu jangan tercerai dari Tuhan Yesus dan rencanaNya supaya kita tetap ada dalam rencana Allah.
Jangan sampai tidak masuk saringan Tuhan.
Sekarang kita harus terus di jalur yang betul, sebab orang yang keluar, belum tentu bisa kembali, makin lama makin sulit.
Cari apa di dalam dunia, cara dunia yang fana atau Kristus? Jangan tertipu, jangan hanyut dalam arus jalan lebar seperti Lot. Pegang 7 Kebutuhan Pokok Rohani, setialah sampai akhir.
Nyanyian: Tabernakel Glory 207.
Hendaklah engkau jaga2lah.
Sedia lampu dengan minyaknya.