M3665 – Ulangan 28:6 Masuk Keluar Diberkati

I. PENDAHULUAN.
Tahun baru, semua baru, belum tentu! Sebagian besar tetap lama, hanya perhitungan umur atau kesempatan berkurang 1 tahun.
Bagaimana caranya masuk keluar diberkati Tuhan? Jawabannya adalah Tuhan Yesus!
Dengan Dia kita menilai yang lalu serta dibereskan, lalumerevisi rencana yang akan datang supaya lebih berhasil jasmani dan rohani. Kalau dengan kekuatan sendiri itu terbatas, hasilnya bisa sebaliknya dari yang kita harapkan. Tetapi dengan Tuhan Yesus pasti jadi positif dan lebih indah bahkan Terus Meningkat Sampai Puncak (TMSP) ketika waktu dan kesempatan kita habis yaitu waktu pengangkatan.
Kalau Tuhan jadi Tuan dan penguasa hidup kita Pil 1:21, Gal 2:20, maka pasti Tuhan sanggup mengolah hidup ini menjadi indah, pasti, bahkan hasilnya sampai kekal. Tuhan Yesus itu kunci dari keselamatan dan segala perkara yang indah. Punya Tuhan Yesus, punya segalanya.
II. PRINSIP PERTOLONGAN TUHAN, MAT 6:33.
Prinsip ini mudah diterangkan dengan ilustrasi gunung es. Kalau kita mau mencari lebih dahulu (prioritas I) kerajaan Surga dan kebenaranNya (hidup benar di hadapan Allah, seperti “MAK” dimana saja, dalam hal apa saja dan kapan saja), maka segala yang kita butuhkan (hal2 yang fana yang kelihatan ini), akan ditambahkan dalam hidup kita. Disini termasuk segala pertolongan Tuhan untuk hal2 yang fana, termasuk uang, sukses, pertolongan dll. Tetapi ini hanya diberikan (seperti “imbuh”) kalau kita dapat kerajaan Surga dan kebenaranNya (ini tidak tampak, tetapi ini yang utama), sebab kalau yang tidak tampak tidak ada, Tuhan tidak memberi tambahan (imbuh) untuk yang fana (yang kelihatan), sebab biasanya berbahaya. Misalnya tidak punya kerajaan Surga (keselamatan, kesucian, kelepasan dari dosa dll) lalu diberi “imbuh” uang (jadi kaya), maka orang itu jadi susah masuk Surga Mat 19:23; sebab biasanya orang2 seperti ini, yang tidak punya perkara2 yang kekal, kesucian, mahir pikul salib, pengertian Firman Tuhan, 7 KPR dll, kalau bertambah uang, kedudukan atau suksesnya, biasanya jadi sombong dan sering salah pakai sehingga dosanya makin limpah. Sebab itu kalau yang kelihatan tidak ada (bagian gunung es yang tidak tampak), maka juga bagian yang tampak (yang di permukaan air) juga tidak ada. Berkat Tuhan selalu sepasang, yang tampak dan yang tidak tampak, rohani dan jasmani. Tidak mungkin yang sudah punya rohani, tidak diberi berkat2 jasmani, pasti dapat. Sebaliknya Tuhan tidak akan memberi berkat jasmani tanpa ada berkat rohani, harus adakeduanya seperti gunung es, (ada bagian yang tampak dan tidak.
Kalau berkat iblis seperti bola plastik di atas air, hanya yang tampak dan hampir2 tidak ada yang tidak tampak, sebab memang berkat iblis yang tidak tampak, tidak ada bagian yang kekal. Kekekalan yang dimiliki iblis hanya hukuman). Jangan lupa prinsip Tuhan ini dalam Mat 6:33.
III. BELAJAR DARI PENGALAMAN YANG LALU DALAM TERANG FIRMAN TUHAN.
Tahun lalu banyak hal yang pahit dan manis, juga orang2 yang menimbulkan kepahitan dan kemanisan dalam hidup kita.
1. Hal2 pahit. Misalnya Mat 2:18. Mengapa kematian yang dahsyat di Bethlehem disamakan dengan Rachel yang mati di Betlehem Kej 35:19, Yer 31:15. Di Rama atau Betlehem, Rachel menderita sangat sampai mati. Ini pasti ada sebabnya, bukan kebetulan, yaitu sebab ia mencuri berhala bapaknya Kej 31:19 dan tidak dibereskan. Dalam Kej 35:2 Yakub membuat pembersihan segala berhala2. Rupa2nya Rachel tidak membereskannya, tidak disebutkan.Tidak ada yang tahu, ia juga tidak mengakui pada Yakub dan akhirnya hukuman datang dan ia mati. Allah tidak pernah menghukum tanpa sebab! Juga rupa2nya orang Bethlehem menyimpan dosa yang tidak diketahui orang sehingga Tuhan mengizinkan mereka mengalami kematian anaknya. Sebab itu jangan simpan dosa, kebencian atau dosa2 lain, apalagi sesudah baptisan/ lahir baru, jangan dosa2 itu tetap dibiarkan terus, itu dosa Rachel yang membawanya dalam kematian yang mengerikan. Jangan simpan dosa atau perbuatan2 dosa, jangan  terus disembunyikan, bereskan seperti Zakheus, jangan disembunyikan seperti Rachel bisa mati dan celaka kekal.
2. Hal2 yang manis. Hampir semua orang Kristen pernah mengalami hal2 yang manis bahkan ajaib dalam hidupnya. Ini juga bukan kebetulan tetapi ada sebabnya.
Tuhan yang sudah memulai hal2 yang baik akan meneruskannya, sehingga kita akan mengalami lebih banyak dan lebih sering. Pil 1:6. Jangan dianggap kebetulan, sebab ini semua dari Allah dan berterimakasihlah. Seperti Daud bisa mengalahkan Goliat itu bukan kebetulan, Daud sadar dan yakin bahwa itu adalahpemberian Allah yang patut disyukuri dan bisa dibuat patokan untuk hari2 yang akan datang. Tuhan kalau memberi, tidak akan menyesalinya sebab Ia tidak pernah ngawur. Semua yangdiberikan itu ada alasan dan sebabnya dan kalau taat lagi, percaya lagi, berkat itu datang lagi. Seperti Daud bersyukur untuk pertolongan Tuhan dengan beruang, singa dan ia tetap percaya pada Tuhan. Sebab itu waktu ia menghadapi Goliat, ia yakin Tuhan akan menolongnya lagi. Daud bisa terus menerus mengulangi berkatnya, juga terhadap Goliat dll. 1Sam 17:36. Tuhan tidak hanya memberi sekali, percayalah dan pakai nama Tuhan Yesus, kita akan dapat lagi. Pil 1:6. Percayalah dan terimalah pertolongan Allah dengan penuh syukur. PertolonganNya pasti berulang! Jangan ragu2, terima dengan iman dan jangan lupa sebelumnya memeriksa diri supaya tetap suci di hadapan Tuhan.
3. Orang2 yang membuat kepahitan. Selalu ada orang2 jahat yang diizinkan Tuhan masuk dalam riwayat hidup kita, sekalipun kita tidak mau dan berusaha menolaknya se-bisa2nya. Kita boleh menghindar dengan cerdik tetapi dengan tulus. Mat 10:16; Kalau tetap tidak bisa menghindar, hadapi dalam pimpinan Roh Kudus, Dia sanggup memimpin kita menghadapi orang2 jahat yang pasti tidak kebetulan. Kalau Yusuf mempunyai saudara2 yang sangat iri, jahat, kejam itu juga bukan kebetulan. Sebab gara2 mereka Yusuf bisa naik sampai di istana Firaun. Kalau tidak ada saudara2 yang jahat maka Yusuf tidak akan sampai dalam istana dan tidak timbul bangsa Israel menurut rencana Allah. Sebab itu kalau di dalam lingkungan keluarga atau rumah kita ada orang2 jahat seperti ini (tetapi bukan jahat karena kita yang memulainya, kalau seperti ini, kita yang harus bertobat, maka orang2 jahat ini bukan seperti saudara2 Yusuf, sebab Yusuf tidak bersalah), kalau ada orang2 jahat seperti ini, jangan bereaksi dosa (atau terpancing untuk berbuat dosa). Kalau berdosa, maka yang didapat bukan istana tetapi celaka karena reaksi dosa itu!
Bersyukurlah untuk orang2 jahat yang Tuhan kirim atau taruh di dalam rumah atau keluarga kita, itu bukan kebetulan, tetapi untuk kemuliaan kita! 1Pet 4:12, Rom 8:17-18 seperti Yusuf! Bergembiralah dan bersukacitalah punya orang seperti saudara2 Yusuf sebab dengan Tuhan, kalau kita bereaksi betul, kitaakan naik “ke istana”, percayalah! Asal jangan bereaksi dosa dan melakukan kehendak Tuhan sesuai Firman Tuhan.
4. Ada orang2 yang menjadi berkat bagi kita. Ini dicari semua orang. Tetapi berkat dari Tuhan bukan seperti yang dipikirkan orang dunia atau Kristen kanak2. Kadang2 orang itu hina dan kecil, se-olah2 tidak ada gunanya buat kita, tetapi kalau kita menolongnya karena Kristus Mat 25:40, tahu2 orang itu menjadi berkat bagi kita seperti Daud waktu mengalami celaka di Ziglag dan perlu pertolongan 1Sam 30:11-12. Kadang2 ada orang yang seperti Kristus, penuh pengurapan serta mendidik dan menolong kita, tentu ini baik dan kita senang.
Orang2 yang menjadi berkat yang dikirim Tuhan ini datang kalau kita tetap di jalan atau rilnya Tuhan Maz 128:1, dalam kesucian, dan dalam pimpinan Roh selalu melakukan kehendak Bapa. Enak atau tidak, tetaplah dalam ril Tuhan, hidup berkenan pada Tuhan dan memperkenankannya Kol 1:10, pasti pada akhirnya jadi untung dan makin rohani.
 
IV. MENCOCOKKAN HIDUP DAN RENCANA KITA DENGAN RENCANA TUHAN.
Kadang banyak orang lupa untuk mencocokkan tindakan dan rencananya dengan kehendak dan rencana Tuhan. Kadang pikiran kita sendiri atau tawaran2 yang gemerlapan menarik kita membuat rencana sendiri dan akhirnya kandas rugi dan pahit. Ingat perumpamaan gunung es Mat 6:33. Tuhan memberi kita selalu dobel, yang tidak tampak dahulu, lalu yang tampak. Cocokkan dengan cara dan rencana Tuhan. Misalnya dalam keuangan, nafkah, sekolah, keluarga, pernikahan, pelayanan dsb. Tuhan punya rencana yang terbaik bagi kita, percayalah, sebab Ia cinta kita. Kalau kita bisa mencocokkan rencana kita dengan kehendakNya, apalagi mengambil alih semua rencanaNya bagi kita, itu pasti yang terbaik untuk kita sampai kekal.
No 1 cari kerajaan Surga, bukan berarti kerjanya sembarangan, ber-malas2an, tidak jujur, tidak bertanggungjawab dll, bukan, tetapi seperti kepada Tuhan. Ef 6:5, Kol 3:22-25. Juga sekolah tidak mbolos dan hanya lihat HP, ya tidak naik kelas. Keluarga, suami istri harus rukun, penuh pengampunan dalam kesucian, tidak sembunyi2 dan memenuhi syarat2nya seperti yang tertulis dalam Firman Tuhan. Tahun yang baru harus lebih manis, jangan menuruti perasaan hati yangkecewa atau mengasihi diri sendiri. Kalau ada cinta maka suami atau istri akan membuat istri/ suaminya berbahagia dengan sungguh2. Juga dalam pelayanan supaya makin banyak berbuah, jadi berkat sehingga rohaninya makin tumbuh, tabiatnya makin seperti Kristus, pengurapannya makin limpah.
Jadi syarat2 dari masing2 hal di atas harus dipenuhi sesuai dengan Firman Tuhan. Jangan hanya mengharap berkatNya tetapi tidak memenuhi syaratnya. Misalnya dalam pekerjaan ada banyak hal yang harus dipenuhi, baik sebagai pegawai atau sebagai majikan, baik kerja sendiri atau bekerja pada orang lain dan harus cerdik dalam menghadapi dunia yang jahat dan kejam ini. Kalau kita memenuhi syarat2 Firman Tuhan dan ingat gunung es, selalu memperkenankan Tuhan dengan segenap hati, maka kita akan mengalami pertolongan dan berkat Tuhan yang limpah. Juga dalam keluarga, perlu hati yang tulus dan suci dan betul2 ingat suami istri itu seperti satu orang, bukan seperti Saudara, seperti majikan dan pegawai, seperti teman, tetapi lebih dari semuanya seperti satu orang. Mat 19:5-6.Lebih2 dalam pelayanan kita harus belajar betul2 dipimpin Roh, sesuai Firman Tuhan dan lekat pada Pokok yang benar.
Jangan kuatir menghadapi tantangan apa saja dan di mana saja, sebab Tuhan kita sanggup menolong kita dengan sempurna, dengan tepat. Jangan memakai kekuatan sendiri, belajar hidup dipimpin Roh, baik dalam hal2 rohani juga dalam hal2 jasmani dalam pekerjaan dan hidup se-hari2. Minta hikmat dan kuasa Allah.
Menurut Wah 22:11 akan ada lebih banyak dosa dan kejahatan yang akan kita hadapi, tetapi jangan takut, belajar makin mahir berjalan dalam Roh, ini cara yang paling canggih, cara ilahi, lebih dari kekuatan uang, kepintaran, kekuasaan dll. Kita betul2 harus hidup benar dipimpin Roh. Makin lama akan terjadi polarisasi, yang suci makin suci, yang najis makin najis. Jalan dengan Tuhan Kej 6:9berarti makin suci dan makin mahir dipimpin Roh, lekat dengan Tuhan (Yoh 15:5. Jangan lupa 7 KPR). Kita harus makin suci, makin mengerti Firman Tuhan, makin penuh dengan Roh Kudus dan mahir dipimpin Roh, kalau tidak begitu, dalam dunia dan dalam Gereja, musuh makin jahat dan kejam. Hanya dengan Tuhan Yesus kita bisa menang mutlak! Sebab itu lekatlah pada Tuhan, hidup suci dan banyak berdoa dan belajar Firman Tuhan supaya penuh dengan kuasa dan hikmat Roh Kudus. Jangan mengandalkan uang, kuasa, kepintaran dll, bisa mati dibunuh orang jahat. (Ingat dalam Minggu ke-70 Daniel ada banyak kematian). Makin lama kita makin tergantung penuh dari Tuhan, dipimpin Roh sebab kalau tidak, kita tidak mungkin bisa mengatasi problem, kesukaran dan ancaman yang datang, berbahaya dan penuh tipu daya.
 
V. KESEMPATAN YANG TERBATAS.
Hidup di dunia ini tidak mudah, tetapi merupakan kesempatan emas untuk masuk dalam kemuliaan kekal di Surga dan di dunia.
Ada kesempatan pribadi itu berarti sampai mati; untuk masing2 orang kesempatannya itu ber-beda2. Juga ada kesempatan umum yaitu sampai pengangkatan di tengah2 Minggu ke-70 Daniel. Ini akhir dari kesempatan orang beriman, sebab itu kita harus memakai yang ada dengan baik2.
Banyak orang tidak sadar bahwa Minggu ke-70 Daniel itu bukan saja untuk orang beriman, tetapi juga akhir dari semua orang di dunia. Minggu ke-70 Daniel itu dahsyat, sebab itu adalah saat penamatan dari rencana Allah dan iblis.
Allah menyelesaikan rencanaNya, Gereja di sempurnakan, semua orang yang akan selamat diselamatkan, maka selesailah rencana panjang Allah untuk menyelamatkan manusia. Ini akhir dari 6 hari kerja Allah.
Tetapi juga iblis (yang juga diberi kesempatan oleh Allah, baik secara tidak langsung dalam 3,5 tahun I dan kesempatan penuh dalam 3,5 tahun II, 1260 hari), maka iblis menyempurnakan orang berdosa sehingga menjadi sempurna dalam dosa seperti iblis. Berapa jumlahnya tentu iblis tidak bisa menentukan dan tidak tahu sebelumnya sebab dia mahluk ciptaan Allah yang sangat terbatas seperti mahluk2 ciptaan Allah yang lainya.
Dalam Minggu ke-70 Daniel 3,5 tahun ke-2 timbul ratusan ribu, mungkin jutaan orang seperti iblis dan ber-sama2 mereka merasa kuat untuk berontak melawan Allah. Terjadi persiapan perang yang dahsyat antara iblis dengan segala setan dari semua penjuru neraka dan juga manusia yang jadi sempurna dalam dosa siap untuk berperang melawan Allah. Ini zaman yang sangat gelap dan semua orang yang tertinggal disiksa sampai mati (zaman aniaya yang paling dahsyat Mat 24:22), juga banyak orang lain dibunuh.
Minggu ke-70 Daniel adalah penamatan dunia sekarang ini. Seperti zaman Nuh dan zaman Lot Luk 17:26-30 begitu juga ini akan membinasakan semua orang yang hidup ini (7 milyard). Dahsyat sekali! Semua orang yang hidup di dunia akan habis binasa bukan main. Rinciannya adalah sbb:
– 3,5 tahun I.
– 4 Meterai, 4 Sangkakala membunuh banyak orang, bisa2 sampai 30% dari semua penduduk dunia (meterai IV saja membunuh 25% penduduk dunia).
– Orang beriman yang hidup dipimpin Roh, anggota Gereja yang betul (Gereja jalan sempit) akan dilindungi Tuhan dalam zaman maut ini sehingga tidak ada yang mati 1Kor 15:51, tetapi mereka disiapkan untuk pengangkatan dan menjadi 144.000 orang sempurna!
Orang beriman yang mati (kejahatan sangat banyak dan begitu banyak pembunuhan) itu semua mati dalam dosa dan binasa.
– Pada akhir 3,5 tahun I orang Kristen yang tumbuh dalam kesucian seperti ligabis tidak akan ada yang mati 1Kor 15:51 ikut pengangkatan (berapa jumlahnya? Mungkin bisa 1 milyard orang. Jumlah orang Kristen 3 Milyard, yang sungguh2 mungkin hanya 1/3 nya) atau jadi sempurna.
– 3,5 tahun II. Orang yang tertinggal semua dianiaya sampai mati oleh Antikris. Jumlahnya banyak tetapi tidak disebutkan (Wah 7:9), mereka bangkit pada akhir masa ini dan ikut dalam kerajaan 1000 tahun.
– Semua orang lain, Kristen atau tidak banyak dibunuh oleh pembunuh itu yaitu iblis cs, Antikris, nabi palsu, sebagai pesta besar bagi golongan Antikris.
– Pada akhir masa ini, ada perang Harmagedon, Wah 19:19-21. Disini semua orang di dunia dibinasakan, iblis dkk dipenjara dalam Abusos, Antikris dan nabi palsu dilempar ke Tasik api. Ini kiamat bagi semua orang zaman sekarang (kiamat yang betul itu sesudah kerajaan 1000 tahun, langit dan bumi akan lenyap diganti dengan Surga Bumi Baru).
– 144.000 orang Israel yang tidak kena cap tidak ikut dibinasakan dalam perang Harmagedon, juga sejumlah (yang sama) dari orang kafir yang tidak kena cap Antikris.
Jadi dalam Minggu ke-70 Daniel, semua orang di bumi dibinasakan (kiamat bagi semua manusia zaman sekarang), kecuali yang percaya pada Tuhan Yesus diselamatkan.
KESIMPULAN.
Ber-jaga2lah, cocokkan hidup kita dengan Firman Tuhan, sebab masa penamatan ini pasti akan datang. Kita harus bersedia sbb:
1. Tetap kerja, sekolah, menikah dan beranak dllse-olah2 Tuhan masih lama datang Luk 17:34-37.
2. Dalam hidup rohani bersedialah dalam kesempatan yang ada (kesempatan pribadi dan bersama) se-olah2 besok terjadi pengangkatan Amos 4:12.
Kalau kita bersedia tetapi Tuhan masih lama datang,  kita tidak rugi, justru lebih untung dan mulia untuk kekal. Jangan tunggu zaman Antikris baru mau ikut Tuhan habis2an, rugi, sebab sekalipun habis2an, hanya selamat saja tanpa pahala.
Nyanyian: Tabernakel Glory No. 497.
Sungguh tidak lama lagi
Tuhan Yesus datanglah.
Biar kita t’rus meningkat,
berdoa berjagalah.
Kesenangannya besarlah.
Kemuliaan yang heran.
Sebab itu O Saudara.
Tahan dan setialah.