M3586 – Filipi1:21 Perlunya Sasaran dan Target Hidup (27Jan’13)

Download MP3 Khotbah: M3586

Karena bagi saya hidup itu (untuk) Kristus dan mati itu untung.

Biasanya orang mati itu celaka, habis semua, rugi, berdukacita, tetapi kalau kita hidup untuk Kristus, menyenangkan dan memperkenankan Kristus, maka mati itu untung yang kekal, bukan rugi atau celaka. Sebab itu kita harus punya target dan sasaran hidup, supaya waktu mati kita untung sebab mencapai target yang tertinggi untuk kekal.

I. PERLU ADA

Orang dunia hampir semua mempunyai keinginan, target atau cita-cita dalam hidupnya, misalnya sekolah, rumah, pekerjaan, mobil dll. Mereka berusaha mengarahkan semua usaha dan pekerjaannya ke arah tersebut.
Sebaliknya dalam hal rohani banyak orang beriman yang tidak mempunyai target atau sasaran yang jelas. Biasanya hanya berharap mudah-mudahan akan masuk Surga. Tentang bagaimana Surga, tingkatan-tingkatan di dalamnya, kepastiannya seringkali tidak jelas, mengalir saja, sebisa-bisanya, bahkan ada yang lebih celaka, apa katanya nanti, padahal kalau sudah “di sana” (sudah mati), sedikitpun tidak bisa kembali! Bagaimana seharusnya orang-orang beriman?

II. SASARAN DAN TARGET ORANG BERIMAN

Sasaran orang beriman adalah Surga. Kalau menjadi orang Kristen masuk Gereja tetapi tidak masuk Surga itu celaka yang terbesar, sebab sudah tahu jalannya, tetapi tidak sampai tujuannya. Paling sedikit kita harus selamat masuk Surga dan kedua, dalam tingkatan yang setinggi-tingginya.
SELAMAT, pasti masuk Surga. Ini bisa didapat setiap orang:

  1. Yang percaya Tuhan Yesus dan lahir baru Yoh 3:3,5. Tidak sulit, penjahat besar yang di salib di sebelah Putra manusia Yesus langsung diselamatkan dan masuk Surga di Firdaus Luk 23:43. Tidak sulit asal sungguh-sungguh bertobat dan taat.
  2. Tetapi setia sampai mati Mat 24:13. Sesudah lahir baru seharusnya kita dimerdekakan dari dosa, bebas, lepas Rom 6:2, Yoh 8:36 dan jangan kembali kena perhambaan dosa Gal 5:1. Sebab itu harus pikul salib Luk 9:23. Kalau tidak mau menyangkal diri, akan kembali ditarik tubuh daging di dalam dosa, bisa hilang keselamatannya sebab dosa tidak boleh masuk Surga Wah 21:27. Kalau mau hidup suci pasti bisa (sudah dikerjakan Tuhan Yesus) dan itu indah, sejahtera, sukacita, bahkan bisa tumbuh terus dan diberkati Tuhan. Kalau kembali dalam dosa itu celaka, menderita dan dapat hukuman dosanya. Sebab itu harus dijaga jangan sampai keselamatan itu hilang, jangan kembali berbuat dosa, menolak salib, tidak mau memelihara keselamatan, akan lemah, jatuh, bisa hilang keselamatannya. Kita harus tahu sasaran kita dan tetap pada sasaran.

TARGET

Selain selamat kita harus punya target untuk bisa mencapai tingkat kemuliaan di Surga setinggi mungkin, sebab itu menjadi ukuran kita untuk kekal. Sekolah, kaya, kedudukan dan segala kemuliaan dunia hanya sampai kubur, tetapi tingkat rohani ini untuk kekal. Kita harus punya target, paling tidak di Surga tingkat II (ingat tingkatan Kemah Suci, sampai di mana tingkatan rohani kita pada saat terakhir di dunia, itu menjadi ukuran kita untuk seterusnya dalam Surga kekal).
Hidup di dunia adalah suatu kesempatan emas untuk mencapai kemuliaan abadi yang setinggi-tingginya, jangan disia-siakan.

III. KERUGIAN ORANG YANG TIDAK PUNYA TARGET

  1. Hidup zig zag, tanpa arah, mudah dibelokkan oleh problem, keinginan hati, arus orang banyak, juga kalau putus asa bisa mudah bunuh diri sebab tidak punya tujuan hidup, padahal itu jalan langsung ke Neraka. Bahkan oleh problem kecil misalnya malas, bingung, bisa berbuat hal yang sia-sia, keluar dari jalan yang betul. Tetapi kalau seorang mempunyai target bagi hidup rohaninya, ia tidak mau keluar dari jalurnya, meskipun ada problem penting, masih hitung-hitung untuk keluar jalur, sebab punya tujuan yang jelas dan target yang harus dicapai. Kadang-kadang ada tawaran haram jumlah besar sekali dan menarik, orang yang punya target hidup untuk Kristus, tidak mau menerimanya sekalipun untung besar dan enak untuk daging, tetapi ia akan tetap dalam jalurnya.
  2. Tidak ada gairah dalam hidup rohaninya. Cara hidup rohaninya santai sebab tanpa tujuan; sekalipun rohani terganggu atau macet, dibiarkan saja. (Padahal secara jasmani sangat gairah untuk mencapai uang, harta, gelar, prestasi, keinginan hati dll, terus dengan bergairah mengarahkan hati dan hidupnya ke sana). Tetapi secara rohani karena tidak punya arah dan target, mudah ikut arus, mudah meremehkan rohani (ibadah dan pelayanan) bahkan menjadi bosan sebab tidak punya arah dan target, apalagi kalau disuruh tekun dan menambah ibadah dan pelayanan. Orang yang punya target tidak pernah bosan, akan terus bergairah, berlari-lari hendak mencapai sasaran, kalau bisa merebutnya secepat-cepatnya, sebab kita tidak tahu kesempatan hidup ini sampai kapan Flp 3:14. Lebih-lebih kalau kita bisa memperinci macam dan besarnya beban target kita dari Tuhan seperti Paulus Kis 20:24, maka gairahnya menggebu-gebu untuk mencapai targetnya. Kalau kita selalu hidup benar, dalam rel Tuhan, sesuai kehendak Tuhan, maka kita akan cepat tumbuh ke arah target danTuhan akan memberi kesempatan pada kita untuk bisa merampungkan semua beban sesuai target kita 2Tim 4:6-8 seperti Putra manusia Yesus Yoh 19:30. Paulus dapat mahkota kebenaran, juga banyak mahkota lainnya yang berlaku untuk selama-lamanya, kekal.
  3. Tidak berbuah atau sedapatnya saja, tidak ngotot. Orang-orang seperti ini pernah memberitakan kabar baik atau tidak, pernah membawa orang masuk Surga (memenangkan jiwa) atau tidak, tidak pusing seperti Matius 20:6 sehingga tahu-tahu dihukum sebab tidak melakukan kehendak Allah Mat 7:21. Hidupnya sia-sia, tetapi tidak mengerti atau tidak mau mengerti sebab mabuk dengan kesukaan dan kemuliaan yang fana.Orang yang punya tujuan hidup, target, tidak pernah mau berhenti memenangkan jiwa, memberitakan kabar baik, sebab mengerti itu tugas, tujuan dan target yang sangat mulia, sehingga Paulus menekan dirinya sendiri untuk terus bergairah, memberitakan kabar kesukaan 1Kor 9:16. Orang yang mengerti itu suka berbuat kehendak Allah Maz 40:9, sebab tahu hasilnya dan pahalanya besar, dan kehendak Tuhan itu selalu sesuai dengan targetnya. Terus berbuah sebanyak-banyaknya selagi masih hidup. Tumbuh dalam kesucian setinggi-tingginya dan memakai semua tabiat baru sebanyak-banyaknya dan sedekat mungkin seperti Kristus. Hidup tidak pernah nganggur, terus bergairah sampai habis hidup ini Yoh 2:17.
  4. Tidak butuh kesempatan. Hidup ini terbatas, bagaimanapun tidak bisa terlalu jauh dari batas umum (70-80 tahun Maz 90:10), tetapi orang yang tidak punya target juga tidak butuh kesempatan yang dikejar hanya target yang fana. Tetapi orang yang punya target rohani akan memakai setiap kesempatan yang ada, bahkan menebus waktu Ef 5:16 dan meningkatkan efisiensi ibadah dan pelayanannya dengan hidup dipimpin Roh (seperti Kristus, dalam 3,5 tahun pelayanan langsung jadi sempurna) dan minta lagi lebih banyak kesempatan dari Tuhan (Tuhan akan menambahi kesempatan orang yang hidup bagi Tuhan Mat 13:12, sehingga bisa mencapai targetnya setinggi mungkin).
  5. Siap untuk hari-hari yang sulit yang akan datang 2Tim 3:1-4. Nubuatan-nubuatan Tuhan pasti jadi. Kalau kemampuan rohani kita tidak ditingkatkan, tidak bisa tahan di hari-hari yang sulit, bahkan bisa jatuh. Orang yang punya dan ingin mencapai targetnya akan meningkat rohaninya dalam Firman Tuhan, doa, kesucian, persekutuan, ibadah, pelayanan dan kemampuan dipimpin Roh. Kalau tidak bersedia tidak akan bisa tahan dalam hari-hari sulit yang akan datang, harus bersedia Mat 24:42.Betapa rugi dan celakanya orang yang tidak punya sasaran dan target, bisa hilang keselamatannya sebab meremehkan rohani, santai, bosan, lengah dan masuk jerat setan sehingga binasa dalam kebodohannya.
  6. Kesimpulan: Mudah hilang keselamatannya. Orang yang tidak punya sasaran dan target hidup, cara hidupnya dalam hal-hal rohani akan santai, tidak punya arah, mudah bosan, mudah meremehkan hal-hal rohani, mudah buang waktu, begitu banyak waktunya habis untuk yang fana (istimewa untuk hal-hal jasmani yang dirindukannya atau yang menjadi target jasmaninya), mudah meninggalkan ibadah dan pelayanan, diremehkan, sangat bodoh dalam hal-hal rohani, mudah terjerat macam-macam dosa dan tidak punya waktu untuk hal-hal rohani sebab tidak ada gairah (seperti keledai Isakhar sebelum punya sasaran dan target). Tidak heran hidup semacam ini akan jatuh dalam banyak dosa dan ikatan-ikatannya dan mudah binasa.Semua orang yang tidak ada gairah akan hal-hal rohani biasanya termasuk golongan ini. Sebab itu sadarlah, bertobatlah, berserulah kepada Tuhan supaya jangan masuk neraka kekal.

IV. BAGAIMANA BISA PUNYA SASARAN DAN TARGET HIDUP YANG JELAS?

Kalau seorang tidak punya sasaran dan target hidup yang jelas, itu sangat berbahaya, mudah jatuh dalam dosa dan masuk neraka tanpa banyak peduli sebab tidak sadar, tidak mengerti! Bagaimana kita bisa memiliki sasaran dan target hidup yang betul dan jelas?

  1. Mau selamat sampai kekal. Berseru pada Tuhan dengan segenap hati, pasti Dia dengar dan Dia yang maha kuasa, maka tahu, pasti bisa menolongnya sampai betul-betul selamat 2Pet 3:9. Allah bisa memaksa kita seperti dijadikan mesin, tetapi kalau tidak mau, akhirnya undur dan jatuh lagi, sebab itu Allah tidak memaksa. Kalau mau Roh Kudus akan menolong mencelikkan mata kita, sehingga orang itu mulai bisa mengerti bedanya Surga dan neraka dan rindu ke Surga sehingga Surga menjadi target yang jelas. Orang yang tidak mau akan menjadi bodoh, sesat Mrk 12:24 dan binasa Ams 10:21B, ditipu, diseret iblis ke Neraka.
  2. Bertobat sungguh-sungguh, hidup suci, sehingga Roh Kudus bisa bekerja di dalamnya (apalagi kalau dibaptis Roh Kudus, matanya bisa cepat atau tiba-tiba celik seperti Saul sehingga menjadi Paulus, sehingga orang-orang ini mulai bisa melihat tujuan hidupnya makin jelas seperti keledai Isakhar Kej 49:14-15 dan Musa Ibr 11:25,27.
  3. Rohani dipelihara terus dengan rajin dan tekun dengan Tujuh Pokok Kebutuhan Rohani yaitu: 1. Hidup suci, 2. Pikul salib, dipimpin Roh, 3. Tekun makan Firman Tuhan, 4. Tekun berdoa lebih2 dalam Roh dan kebenaran, 5. Tekun ibadah, 6. Tekun bersekutu dalam tubuh Kristus, 7. Tekun memberitakan kabar kesukaan, memenangkan jiwa-jiwa.Ini membuat rohani bertumbuh dan sambil tumbuh target hidup akan makin nyata.
  4. Tumbuh terus dalam berbuah, kesucian, tingkatan rohani, tabiat yang makin seperti Kristus. Kekristenan ini ajaib sebab Allah ikut campur, memelihara, menjaga dan menumbuhkan. Bandingkan orang membuat mobil atau kapal langsung dalam ukuran sebenarnya, tetapi Tuhan membuat manusia, dari 1 mikrogram sampai 3 kilogram dalam kandungan ibu, lalu sesudah lahir, beratnya terus bertambah dari 3 kilogram sampai 70-80 kilogram sambil hidup, sambil tumbuh terus, dan ia menjadi makin mengerti. Tangan, mata, kepala, tulang, otak, pengertian, perasaan dll sambil tumbuh berubah terus sampai ukuran penuh. Ajaib!Sebab itu sekalipun baru percaya (bayi baru lahir) tetap bisa tumbuh dengan baik sebab Tuhan menjaga dengan mutlak, tidak ada pencobaan yang lebih dari kekuatannya dan selama orang itu mau, ia akan tumbuh dengan Tuhan, juga pengertiannya makin jelas dan target hidupnya makin jelas, terus tumbuh bersama-sama.
    Begitu pertumbuhan rohani kita itu ajaib. Tumbuhlah terus, kita akan melihat Surga lebih jelas, lebih indah dan target kita makin tinggi, sampai akhirnya kita bisa mengerti sempurna seperti Kristus.

V. RINCIAN TARGET

  1. Diri sendiri. Tumbuh dalam kesucian, tidak lagi jatuh bangun dalam dosa, sampai segala keinginan dosa dan kemungkinan dosa lenyap sehingga ada sukacita yang penuh pengurapan dan berkat penyertaan Tuhan yang makin limpah. Juga meningkatlah dalam semua bagian TKPR (Tujuh Kebutuhan Pokok Rohani), meningkat terus dengan terus belajar Firman Tuhan, belajar bersekutu dengan betul (tidak mudah putus hubungan, bisa mengampuni, melayani) dst.
  2. Orang-orang sekitar. Bisa menggarami, memberitakan kabar baik, memenangkan jiwa, dari isi rumah, isi panci, semua orang dekat dan orang-orang yang dikirim Tuhan. Makin banyak berbuah dengan tulus (angka 1,2,3) itu ikut menumbuhkan kita dalam target Kristus.
  3. Dalam Gereja bisa bersekutu dengan makin banyak orang, termasuk yang tidak baik, tidak menyenangkan (sebab bisa mengampuni, punya pendirian, punya hikmat dan kuasa Roh Kudus dan tumbuh dalam kasih Kristus). Ikut serta dalam pelayanan kecil atau besar dalam Gereja, dengan tulus dan makin dicocokkandengan talenta/ jabatan dari Tuhan.
  4. Tabiat baru yang makin seperti Kristus, istimewa kasih Kristus makin nyata. Ini penting, bertumbuh terus, sebab target yang tertinggi adalah seperti Kristus.

VI. DORONGAN DARI TUHAN

Bagaimana Tuhan ikut mendorong kita bergairah untuk mencapai target?

BERGAIRAH

Hidup hanya satu kali, kalau gagal, menyesal untuk kekal di neraka. Setiap orang diberi kesempatan, jangan disia-siakan.
Seringkali kita tidak sadar mengapa begitu banyak kesukaran ada di sekitar kita dan kena pada kita, meskipun kita hidup benar, tidak berdosa (apalagi dalam hari-hari sulit yang akan datang). Ini prinsip Tuhan, Ia mengizinkan iblis masuk dalam dunia sehingga menjadi ramai, kacau, tidak enak, jahat, dosa bertambah-tambah dsb. Justru dalam kesukaran kita tumbuh dan kita makin mengerti target yang makin tinggi Ibr 2:10.
Paulus diberi duri, namun ia minta durinya supaya dicabut sampai 3 kali, tetapi ditolak 2Kor 12:7-9. Mengapa? Supaya dalam menghadapi kesukaran ini kita tumbuh sebab dalam menghadapi duri yang sakit dan pahit ini kita tidak boleh bereaksi dosa, sebab itu harus terus bersandar pada Tuhan dan mencari pimpinan-Nya dan taat, supaya kita menjadi makin kuat dan makin dewasa dalam iman sehingga kita bisa melihat target yang makin jelas seperti Kristus.
Ini dorongan yang kuat, sebab itu bersukacitalah kalau ada duri menusuk kita Yak 1:2. Yusuf mempunyai duri-duri yang jahat yaitu saudara-saudaranya yang berhasil mendorong Yusuf dalam jalan sengsara belasan tahun. Daud punya Saul, duri yang tajam sekali juga lain-lainnya cukup banyak Maz 69:5. Yakub punya duri Laban dsb. Jangan lari dari duri dan hal-hal yang tidak enak (tentu jangan cari duri). Pakailah kesempatan ini untuk berlatihlah supaya rohani kita meningkat, dengan tetap hidup suci dan bereaksi menurut pimpinan Roh Kudus sehingga kita bisa tumbuh makin cepat dan bisa melihat target yang makin tinggi.

KESIMPULAN

Meskipun kita hanya bisa melihat dan mengerti target sesuai rohani kita (orang jatuh bangun dalam dosa sulit bisa mengerti hidup suci yang terus meningkat apalagi sampai sempurna) tetapi Tuhan sudah membuat bagi setiap orang yang lahir baru, target dan rencana hidup baginya yang sempurna! Jangan hidup sia-sia, kita harus punya target setinggi mungkin (orang dunia punya target setinggi bintang). Rindukan keselamatan yang kekal dan tingkatan yang setinggi-tingginya dalam kesukaan abadi; minta mata yang celik seperti keledai Isakhar dan Musa, maka kita tidak akan santai tetapi bisa makin mahir pikul salib, tebus waktu dan terus tumbuh dalam kesucian, tabiat baru dan berbuah-buah dengan limpah, bahkan sampai menjadi seperti Kristus, yaitu kemuliaan yang tertinggi dalam kekekalan.

Nyanyian:

  • Tebuskanlah waktumu
  • Gunung yang suci telah ku pilih