M3585 – Matius10:1-16 Jangan Nganggur (20Jan’13)

Download MP3 Khotbah: M3585

 

MATIUS  10:1. KERAJAAN SURGA MENCARI PEKERJA.

Dalam perumpamaan ini kita semua adalah pekerja atau calon-calonnya dalam kebun anggur Tuhan. Ada yang mau dan sudah bekerja di dalamnya, tetapi ada juga orang beriman yang menganggur tidak bekerja apa-apa dalam kebun anggur Tuhan yaitu ladang Tuhan. Selain bekerja sehari-hari (atau sekolah dll) kita juga harus ikut bekerja dalam ladang Tuhan, sebab itu kehendak Tuhan bagi kita. Orang yang berkenan kepada Tuhan pasti dijaga dan dipelihara Tuhan, pasti.
Ladang Tuhan terutama adalah pelayanan mencari jiwa supaya mereka bertobat dan diselamatkan sehingga tidak binasa jiwanya Markus 1:15. Mengapa? Sebab:

  1. Allah tidak ingin seorangpun binasa 2Petrus 3:19, sebab itu Allah berusaha menyelamatkan manusia dengan harga berapapun, dan Tuhan Yesus sudah dikorbankan untuk keselamatan manusia dan itu harganya tidak ternilai. Sekarang keselamatan sudah tersedia dan kita mendapat kesempatan untuk ikut bekerja untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Ini patut sebab kita sendiri diselamatkan dengan cuma-cuma dan patut kita menyelamatkan orang lain dengan cuma-cuma. Bahkan Tuhan masih memberi upah 1 dinar.
  2. Manusia bukan mesin/ robot, tidak otomatis bisa selamat, tetapi harus diberitahu supaya bisa mengambil keputusan bagi dirinya sendiri Lukas 12:57.
  3. Kita ini adalah milik Allah, sudah dibeli dengan harga tunai 1Petrus 1:18-19, sehingga status kita adalah budak belian milik Allah 1Korintus 6:19,20  patutlah kita memuliakan Alalh dengan tubuh ini, yaitu melakukan kehendak Allah di samping pekerjaan kita sehari-hari. Kita harus hidup dalam kesucian dan melakukan kehendak Allah. Kalau kita tidak mau Allah sedih dan itu menyakiti hati Allah dan melawan Allah yang memiliki kita. Karena itu kalau kita tidak mau melakukan kehendak Bapa, itu melawan kehendak Allah, tidak mau taat, berontak dan ditolak dari Surga Matius 7:21. Mengapa Allah begitu keras? Sebab ini adalah hal yang wajar. Ini menjadi kesehatan dan keuntungan kita, rohani dan jasmani. Seperti orang yang tidak mau sehat akan sakit-sakitan dan akhirnya mati. Sebab itu jangan nganggur, harus menyelamatkan jiwa-jiwa di dalam rumah kita, dalam “panci” kita (lingkungan kita) dan orang-orang dekat atau orang-orang yang dibebankan Tuhan atas kita.

MATIUS 10:2. PEKERJA YANG IDEAL (12 JAM).

Kira-kira ini dekat dengan jam 0 (ini ukuran jam di zaman Tuhan Yesus). Mereka bisa bekerja sampai jam 12, jadi 12 jam. Ini kesempatan yang ideal, mereka dapat bekerja dengan cukup bagi Tuhan. Orang yang cinta Tuhan mengharapkan kesempatan ini, sebab dalam pelayanan kita sekaligus  diolah dan bisa tumbuh sampai ukuran penuh seperti Kristus, ini keuntungan yang paling besar dan untuk kekal, juga menjadi berkat di dunia ini. Untuk tumbuh menjadi seperti Kristus, perlu waktu cukup untuk diolah. Dan pengolahan serta pertumbuhan itu paling efisien dalam pelayanan (2Timotius 2:20-21 dari alat-alat yang hina menjadi alat yang mulia; bukan dari tanah, kayu atau logam, ini berarti tumbuh dalam pelayanan). Yusuf, Daud, Musa, Abraham, Putra manusia Yesus, Yohanes pembaptis dll, semua butuh waktu yang cukup supaya bisa tumbuh, tidak bisa langsung satu kali lompat. Misalnya Putra manusia Yesus umur 12 tahun sudah bisa pelayanan dengan heran, tetapi baru umur 30 tahun diizinkan Bapa untuk keluar pelayanan. Juga Yusuf, Daud berumur 30 tahun baru diangkat Tuhan. Sebab itu kalau kita mendapat kesempatan lebih lama itu anugerah Tuhan supaya bisa menjadi makin indah seperti Kristus.
Jangan bersungut-sungut, sekalipun penghargaan kurang, atau hanya dapat 1 dinar. Orang yang bersungut-sungut itu orang yang tidak mengerti dan tidak cinta Tuhan. Orang yang cinta Tuhan apalagi mengerti, kalau mendapat kesempatan panjang untuk melayani akan bersukacita, itu anugerah besar, pakai baik-baik, jangan malah bersungut-sungut. Kerjakan baik-baik, jangan sia-siakan kesempatan untuk pengolahan dan pelayanan. Ini juga seperti Israel keluar dari Mesir, akan bisa masuk Kanaan sesuai dengan janji dan rencana Allah. Mereka punya pengalaman yang nyata antara kehidupan Mesir, padang gurun dan Kanaan. Kalau cinta Tuhan, ini pengalaman yang indah-indah. Hidup di padang gurun itu ajaib, sangat indah dan kemudian masuk Kanaan, nyata benar bedanya. Tetapi sebab bodoh dan keras hati mereka bersungut-sungut padahal ini pertumbuhan dan perkembangan rohani yang indah dan ajaib. Kalau bisa diulang, banyak yang mau ikut, dan kalau dikerjakan dengan taat dan tulus, tidak sampai 40 tahun, bisa-bisa hanya 2-3 tahun dan penuh dengan sukacita dari Surga. Jangan bersungut-sungut.
Allah itu adil, pasti untung dan kita akan dapat pahala dari Tuhan sesuai dengan kesungguhan dan ketaatan kita.

MATIUS 10:3-4. PEKERJA JAM 3 (9 JAM).

Mengapa orang ini menganggur, tidak bekerja? Sebab:

  1. Hatinya penuh dengan kesibukan dan kesukaan dunia sehingga tidak peduli dengan hal-hal rohani. Nasib orang seperti ini bisa celaka.
  2. Malas, tidak mau pelayanan, biasanya sebab tidak mengerti sehingga sesat Markus 12:24. Orang yang mengerti, mau taat dan bersukacita.
  3. Hidup dalam dosa dan itu berarti diikat dan matanya dibutakan iblis.

Orang-orang ini membuang waktu. Sama seperti mau ujian dan dapat waktu 12 jam untuk belajar, tentu lebih untung daripada 9 jam,  apalagi ini ukuran dari  Allah; hidup kita ini singkat, pakai semua kesempatan yang ada. Sebetulnya sejak lahir baru, kita harus segera ikut dalam kebun anggur Allah seperti perempuan Samaria, dll. Jangan buang waktu. Kesempatan menjadi lebih sedikit karena bodoh, malas, tertipu iblis dll. Orang yang mengerti tidak mau membuang waktu. Kalau kita mengerti dan tidak hidup dalam dosa atau buang waktu maka kita bisa mendapat waktu yang ideal untuk tumbuh dalam pelayanan, sehingga bisa mencapai rencana Allah itu yang paling baik dan menguntungkan di dunia, lebih-lebih di akhirat. Pakailah waktu yang masih ada untuk melayani Tuhan, saksikan Tuhan Yesus, doakan problemnya dan ajak percaya pada Tuhan Yesus. Kita bisa menebus waktu.  Belajar bersaksi dan berdoa sehingga pelayanan kita bisa berhasil. Sehingga kalau bisa kita mencapai rencana Allah yang penuh.
 

MATIUS 10:5. PEKERJA JAM KE-6 (6 JAM).

Kesempatan banyak hilang yaitu setengah dari semua waktunya habis bahkan ada yang tinggal hanya seperempat. Biasanya rencana Allah banyak rusak karena dosa dan tertipu iblis. Mereka mungkin punya banyak alasan, tetapi mereka tetap akan menuai sendiri akibatnya, mengerti atau tidak, waktunya habis untuk yang fana dan sia-sia. Kalau dalam keadaan demikian, masih main-main, bisa habis semua kesempatannya dan binasa. Sebaliknya, kalau mereka sungguh-sungguh mau taat pada Firman Tuhan dan berdoa, mereka menebus waktu dan hidup dipimpin Roh Efesus 5:16, Galatia 5:16-17 dan sungguh-sungguh mau memperkenankan Tuhan, hasilnya tentu lebih baik dan itu untuk kekal. Mengerti atau tidak, belajar bersaksi dan menangkan jiwa, sebab apapun alasannya, berapapun waktu yang tersedia, kerjakanlah tugas dari Tuhan baik-baik, yaitu bersaksi memenangkan jiwa pada semua orang yang ada yang bisa kita raih. Kalau seorang menunda untuk lain kali, itu dari iblis. Jangan lain kali mau habis-habisan, itu berarti ada rencana jahat yang berusaha menunda melakukan kehendak Allah. Kalau seorang dengan tulus mau taat, ada harapan bisa mengejar dan menebus waktu, mendahulukan lebih dari semua yang lain.
 

BENTUK PELAYANAN.

Beritakan Injil sampai memenangkan jiwa dengan doa, pengurapan dan pimpinan Roh Kudus dan hati yang tulus. Kalau kita sudah mulai, maka Roh Kudus akan memimpin lebih lanjut. Bahkan Tuhan akan memberi batu lompatan dan pintu terbuka untuk kesempatan yang lebih besar dan lebih indah sekaligus rohani kita akan tumbuh. Daud mau menolong seorang budak Mesir yang hampir mati dalam pimpinan Tuhan, maka kemudian ia mendapat kemenangan besar. (1Samuel 30).Bersaksi dan menangkan jiwa itu pengalaman yang indah. Minta hikmat dan kuasa Allah 1Korintus 2:4, tetapi kalau kita mau berjalan dalam Roh (tulus, berdoa dalam Roh dan kebenaran dan penuh dengan Firman Tuhan) pasti Tuhan buka jalan dan kita dilatih makin mahir berjalan dalam Roh dan itu berarti pertumbuhan rohani akan pesat, ada hasil jiwa-jiwa, asal semua tulus dan benar dipimpin Roh (minta hikmat untuk bicara Matius 10:19 dan kuasaNya).
Pakai setiap kesempatan yang ada, semua itu akan membuat kita masuk lebih dalam, dalam rencana Allah. Baik dengan pelayanan dalam Gereja yang biasanya kecil sebab dibagi orang banyak dan pelayanan keluar dan ini tanpa batas, tergantung masing-masing dan kesungguhannya; seperti Stefanus di dalam Gereja, pelayanannya hanya mengatur menja tetapi pelayanan diluar seperti seorang rasul dan hasilnya indah sekali.
 

 PEKERJA JAM 9 (3 JAM)

Kesempatan sedikit. Beberapa banyak orang membuat hidupnya rugi sendiri, sebab tidak peduli dan tidak mau mengerti sehingga membuang-buang kesempatan, sisa sedikit, bisa-bisa habis semua dan binasa Kita juga tidak tahu kesempatan dan umur kita sisa berapa. Biasanya kesempatan itu habis karena keras hati dalam dosa, tidak mau percaya, tidak mau taat dan karena kurang mengerti.
 

MATIUS 10:6-7. PEKERJA JAM 11 (1 JAM).

Ini orang yang hidup sia-sia, pengangguran, tidak mau bekerja. Begitu masih banyak orang Kristen hanya ingin menjadi penonton di Gereja dan mau masuk Surga, ia akan ditolak Tuhan sebab sebagai hamba milik Allah, tidak mau melakukan kehendak Bapa Matius 7:21. Ini kesempatan terakhir dan kalau terlewat ia tidak mempunyai kesempatan lagi dan binasa.  Misalnya orang yang hampir mati yang di salib dengan Putra manusia Yesus, ia mau sungguh-sungguh bertobat, ia masih bisa selamat Lukas 23:43. Misalnya kanker stadium IV, biasanya cepat matinya, lebih-lebih kalau sudah tua dan tidak sadar. Segera sadar ajak percaya dan bertobat. Kalau masih bisa pelayanan, ini jam 11. Jangan sengaja tunggu waktu habis baru mau sungguh-sungguh, itu biasanya ada rencana dosa. Tinggalkan! Itu mengakali Allah, pasti celaka, sebab keras hati dalam dosa, terus menunda sampai habis waktunya. Kesempatan 1 jam terakhir ini juga bisa menggambarkan Minggu ke-70 Daniel. Bentuk kesempatan dan hidup dalam saat-saat terakhir ini bagi masing-masing pekerja itu adalah sebagai berikut:
Pekerja jam 0-3. Kalau mereka hidup benar dan taat dipimpin Roh maka dalam Minggu ke-70 Daniel mereka sudah bisa sampai finishing yang indah, cepat menjadi mulia dalam zaman keemasan Gereja, asal terus taat sesuai Firman Tuhan dan  tidak bersungut-sungut tetapi sungguh-sungguh melayani Tuhan; mereka sudah mencicil dan beberapa bisa mencapai sampai sempurna. Misalnya Yusuf terus menerus taat dan berkenan pada Tuhan, maka waktu terakhir ia menjadi sangat indah, mengalami semua rencana Allah. Apalagi kalau bisa tebus waktu, dipimpin Roh dan memakai setiap kesempatan untuk pelayanan dengan sungguh-sungguh. Mereka yang bersungut-sungut kehilangan kesempatan yang indah, nasibnya bisa-bisa  binasa seperti orang Israel yang keluar dari Mesir tetapi mati di padang gurun sebab bersungut-sungut. Orang-orang ini mati dalam dosa atau masuk zaman Antikris dan mati dalam aniaya. Ini orang yang permulaan menjadi yang terakhir sebab bersungut-sungut dan berdosa.
Pekerja jam 6-9. Tergantung dari kesungguhannya, mereka masih bisa mencapai hal-hal yang indah dalam zaman keemasan Gereja Wahyu 12:1.
Pekerja Jam 11. Kesempatannya sedikit, tetapi kalau hari-hari ini mau sungguh-sungguh, Tuhan bisa menolongnya. Tetapi bersedia lebih lama dan setia dengan sungguh-sungguh pasti lebih baik, kecuali kalau bersungut-sungut.
 

MATIUS 10:8-10. SEMUA MENERIMA 1 DINAR.

Mengapa semua menerima sama? Apakah Allah adil? Ya. Yang sejak pagi menerima 1 dinar, lalu bersungut-sungut, tetapi tuan itu sudah menepati janji-Nya. Bagi pekerja jam 11, Allah memberi karena kemurahan-Nya.
 

MATIUS 10:11-15. ADIL DAN MURAH HATI.

Semua yang percaya menerima keselamatannya. Tetapi selain itu ada lagi kemurahan Allah. Ini juga dibagikan dengan adil. Kita bisa melayani itu adalah kemurahan Allah. Sebetulnya dari Allah semua menerima yang sama indahnya bahkan rencana yang sempurna, sebab Allah tidak membedakan seorangpun. Tetapi hasilnya tergantung dari reaksi masing-masing.  Ini menceritakan bagaimana cara kita menerima kemurahan Tuhan, sebab Allah memberi kemurahan-Nya dengan limpah tetapi kemurahannyapun tetap adil dan Allah tidak pernah salah. Saul dan Daud sama-sama dapat 1 dinar, tetapi Daud mendapat kemurahan Allah lebih banyak dan hasilnya sangat jauh berbeda, meskipun permulaannya sama.
Cara mendapat kemurahan Allah lebih banyak.

  1. Tidak bereaksi dosa. Dosa merusakkan semua perkara Pengkhotbah 9:18. Lebih-lebih kalau ditambah sungut-sungut, semuanya rusak, juga rencana Allah yang suci.
  2. Mau mencari kehendak Alalh dan menurutinya. Sekalipun ada jalan hendak membunuh Saul, Daud tidak mau menuruti kehendaknya sendiri, tetapi ia mentaati Allah lebih daripada menuruti kehendaknya sendiri. Biarlah Tuhan yang membalas tetapi Daud yang mengampuni. Daud yang cinta Firman Tuhan mengerti rahasia yang besar ini dan ia taat, memperkenankan Tuhan sehingga mendapat lebih banyak kemurahan Allah.
  3. Mau terbeban akan jiwa-jiwa. Dari kecil orang yang bisa mencari uang maka orangtuanya kagum dan senang. Lebih-lebih orang yang dari kecil (dari permulaan) bisa terbeban akan jiwa-jiwa dan mendapat jiwa-jiwa, itu membuat Tuhan bahkan Surga senang dan pasti orang ini mendapat pahalanya Lukas 15:10.
  4. Mau menebus waktu dan dipimpin Roh. Lukas 4:1,18, Matius 4:1. Orang seperti ini akan hidup sangat efisien dan tepat di dalam rencana dan kehendak Tuhan seperti Putra manusia sehingga beroleh kemurahan Tuhan dengan limpah, bahkan lebih dari hidup.
  5. Hidup dalam anugerah dan kemurahan Tuhan. 1Korintus 15:10. Ia bekerja dengan penuh syukur seperti orang yang tidak layak tetapi masih diberi kemurahan, seperti pekerja jam 11 tetapi tekun dan setia seperti pekerja jam 0.       Ini membuat kita bisa menerima lebih banyak lagi kemurahan Tuhan, sehingga seperti Paulus yang merasa dosanya lebih banyak sebab ia menganiaya umat Tuhan tetapi sebab ia sungguh-sungguh berjalan dipimpin Roh, biarpun dengan banyak sengsara, maka Paulus maju sangat pesat oleh kemurahan dan anugerah Tuhan 1Korintus 15:10.
  6. Matius 13:12. Kalau seorang sudah mendapat apa-apa dari Tuhan dan dipakai baik-baik, maka ia akan mendapat lebih banyak lagi. Kalau tidak dipakai, itu akan habis dan apa yang ada padanya akan diambil daripadanya. Sebab itu belajar terus memenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan, pakai setiap kesempatan dan lakukan semua beban yang Tuhan berikan.
  7. Memakai setiap kesempatan yang diberikan Tuhan, maka kita akan masuk dalam rencana Allah dengan kesempatan yang makin besar. Semua orang mendapat kesempatan untuk memenangkan jiwa-jiwa dan selain itu masing-masing mendapat jabatan khusus dari Tuhan di dalam tubuh Kristus, tetapi memenangkan jiwa itu untuk semua orang dan itu bisa lebih indah dan lebih produktif dengan talenta-talenta yang Tuhan berikan kepadanya.

 

KESIMPULAN.

Allah adil, jangan sekali-kali menyalahkan Allah Roma 3:4, itu menjadi bumerang dan kita jadi celaka, sebab yang salah itu selalu pihak kita, bermata jahat. Pikiran Allah itu sangat jauh dari pikiran kita Yesaya 55:8-9. Tidak mungkin kita bisa mengadili Allah, Dia adil dengan mutlak, tidak pernah keliru. Kalau kita menyalahkan Dia (sehingga bersungut-sungut) kita yang salah dan akan celaka, meskipun kita tidak mengerti. Satu dinar adalah apa yang mula-mula diberikan kepada semua orang dan itu sama, tidak tergantung siapa dia.
Tuhan memberi kesempatan yang sama. Kalau kita bisa memakai semua kesempatan baik-baik, dengan sikap dan cara yang berkenan pada Tuhan, maka kita akan mendapatkan lebih banyak sesuai dengan keadilan Allah.
Yang penting dalam bekerja di ladangnya Tuhan adalahmemenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan, maka kita akan tumbuh makin indah seperti Kristus, makin suci dan dengan tabiat-tabiat yang makin sama dengan Kristus dan ini menjadi ukuran kemuliaan kita untuk kekal di Surga. Jiwa-jiwa yang kita menangkan itu menjadi mahkota kita dan keduanya mengikuti kita untuk selama-lamanya Wahyu 14:13. Keduanya ini terkait erat satu sama lain, sebab orang yang rohani itu diukur dari kasihnya dan orang yang kasih itu memenangkan jiwa-jiwa di sekitarnya, ia memakai setiap kesempatan yang diberikan kepadanya. Kalau rohani tumbuh meningkat tetapi tidak mencari jiwa-jiwa, itu palsu 1Yohanes 4:20. Sebab itu kita harus tumbuh makin seperti Kristus dalam kesucian dan tabiatNya dan itu disimpulkan dalam kasih 1Korintus 13:13 dan di dalamnya ada cinta dan terbeban akan jiwa-jiwa (Yohanes 21:15-17) dan sebab itu mereka kita menangkan.
 
Nyanyian:
Dengarlah skarang panggilan Tuhan,
jangan kau terlambat datang segra,
waktumu tak banyak, sbentar Yesus datang,
baik srahkan dirimu di kakiNya.