M3508 – Kejadian 26:12-22 Sukses Ishak: Rehobot (18 Mar '12)

Download MP3 Khotbah: M3508

I. ISHAK DIBERI TUHAN BEBERAPA KESUKSESAN

  1. Menabur dan mendapat hasil 100x ganda.
  2. Terus ber-tambah2 sehingga makin besar.
  3. Hartanya bertambah, ternak domba kambing, lembu, hamba2 (zaman Wasiat Lama) sampai orang Filistin sangat iri dan tidak tahan melihatnya jadi besar di hadapan mereka yang tidak beruntung seperti Ishak.
  4. Diusir dan Ishak pergi.
  5. Menggali kembali sumur2 bapaknya yang ditutup orang2 Gerar dll, dan memberi nama seperti nama dari bapaknya.
  6. Gembala2 Gerar berkelahi karena sumur Esek dan Sitnah.
  7. Mereka menggali sumur Rehobot, tidak berkelahi dan akan ber-buah2.

Pergumulan Ishak cukup berat, ia diusir dan pergi. Tentu tanah yang subur itu diambil mereka, tetapi hasilnya tidak lebih seperti yang didapat Ishak sebab Tuhan yang memberkati Ishak. Orang2 memboikot pekerjaannya sampai ber-kali2 dan ternyata Ishak tidak bereaksi dosa atau menjadi pahit atau putus asa.Mereka tidak berani melawan Abraham bapaknya, tetapi berani melawan Ishak yang masih muda, tetapi Ishak harap Tuhan. Sebagian dari 318 orang yang diajak Abraham perang melawan raja2 Kedorlaomer cs pasti masih ada Kej 14:14, tetapi Ishak tidak melawan dengan berperang, melainkan bersandar Tuhan.

II. SUKSES DUNIA

Dalam dunia orang2 sangat berusaha untuk menjadi sukses, istimewa dalam nafkahnya. Cara2nya dengan:

  1. Pendidikan.
  2. Dengan modal.
  3. Memakai kesempatan yang ada. Seringkali dalam goncangan2 ekonomi mereka justru bisa mendapat banyak untung.
  4. Nekad, bahkan menghalalkan segala cara.
  5. Macam2 kursus motivasi.
  6. Usaha2 wiraswasta.

Ada beberapa orang yang sukses sehingga namanya melejit. Kita tidak tahu berapa prosen orang yang sukses.
Kalau 1/4 penduduk sukses, maka kemiskinan akan lenyap. Juga definisi sukses itu ber-beda2. Ada wiraswasta (entrepreneur) yang satu bulan bisa menghasilkan 1 Milyard rupiah bahkan ada yang lebih. Ada yang bisa mengubah kotoran atau rongsokan menjadi emas. Ada yang menjual ketela atau jeruk bisa menjadi kaya, dll. Ini sangat menarik, kerja apa saja bisa jadi miliuner. Ada yang juga dengan cara2 yang haram seperti Narkotik, menipu, merampok dll, tentu ini sangat hina, tidak terhormat. Halal itu artinya bisa ber-beda2 untuk setiap orang. Beberapa mendefinisikan halal itu ialah tidak melanggar hukum, atau tidak bisa ditangkap polisi, yang lain berkata, asal tidak ketahuan atau bisa diatur. Sebagian memakai kedudukan atau kesempatan2 yang dimilikinya, sebagian memakaicara2 occultisme, dengan kuasa iblis. Orang2 berdosa ini kadang2 sangat jahat Ams 4:16-17. Sebab Tuhan lambat menghukum, mereka masih tetap ada, sampai saatnya hukuman Allah jatuh ke atasnya. Semua cara2 yang haram, bahkan juga sebagian cara2 yang halal itu bertentangan dengan Firman Tuhan, bukan bagian kita.
Yang sering menjadi pertanyaan, apakah dengan cara yang halal bisa sukses di dunia yang gelap ini? Orang biasa, tetapi caranya bijak, rajin, berani, ahli mereka bisa mencapai sukses yang besar.
Kalau cara2 itu halal, tentu Tuhan mengizinkan, sedangkan yang jahat saja “dibiarkan untuk sementara” berhasil. Memang ada orang2 yang lihai seperti Achitofel, Absalom dsb, seringkali mereka bisa lebih berhasil di atas rata2. Tetapi seringkali ada sedikit/ banyak cara2 yang dihalalkan, apalagi yang tidak percaya dan tidak takut Tuhan, mereka lebih bebas, tetapi semua ada penuaiannya.

III. SUKSES ORANG-ORANG ROHANI

Tuhan senang memberkati anak2nya dengan limpah asal bisa tahan dan memenuhi syarat dari Tuhan, yaitu:

  1. Cara2 orang beriman: Lebih ketat dan
  2. Ada syarat2nya, tetapi
  3. Berkat Tuhan lebih besar bahkan tanpa batas.

Sebab itu kalau kita memenuhi syarat, kita bisa meraih sukses yang lebih besar.
Dalam mencapai suksesnya, Ishak banyak mengalami boikot, saingan, gangguan dll,dan Ishak betul2 bergumul cukup berat dalam menghadapi orang2 jahat dan orang2 yang iri. Berkat Tuhan tidak langsung jatuh otomatis dari langit tetapi juga ada pergumulannya, dan ini mengolah dan membentuk kita.
Ishak juga mengalami gangguan dan kerugian. Kalau ia harus pergi dari “tanah yang subur”, meninggalkan sumur2 yang sudah berhasil digalinya, itu malapetaka yang besar! Tetapi dalam kenyataannya ia makin kaya dan makinbesar, lebih dari semua yang lain, sebab diberkati Tuhan. Kita harus berani dan mau bergumul. Kita tidak boleh pasrah atau malas, tetapi cara kita bergumul lain dengan orang2 dunia, sebab kita tidak sendirian, melainkan dengan Tuhan, dengan cara2 Tuhan.

IV. PERBEDAAN SUKSES ORANG DUNIA DAN ORANG BERIMAN

  • Sukses orang dunia itu tidak ada hubungan langsung dengan Tuhan, bahkan mungkin bertentangan, pokoknya sukses, cocok atau tidak dengan kehendak Allah, mereka tidak peduli.
  • Sukses orang beriman itu tidak bisa lepas dari Tuhan dan Surga sebab sekalipun sukses dapat seisi dunia kalau jiwanya binasa, itu sia2 dan Tuhan tidak akan memberi sukses semacam ini. Mat 16:26. Ini sukses dunia, tidak peduli dengan Surga sekalipun menurut Allah itu sia2.
  • Sukses dari Tuhan itu seperti gunung es, yang tampak itu suksesnya dan di bawahnya itulahSurga yang kekal, pasti ada. Tuhan tidak pernah memberi sukses tanpa kaitan dengan Surga kekal, sebab itu menyalahi prinsipNya, itu sia2. Tuhan tidak pernah memberi yang sia2, tetapi yang diberikanNya itu selalu baikYak 1:17, Kej 1:31.
  • Sukses dari dunia itu seperti bola biasa, lepas, bebas tidak ada kena mengena dengan Surga, bisa ada hubungannya bisa tidak, tetapi biasanya tidak ada hubungan dengan Surga, sebab biasanya orang2 didorong untuk sukses itu karena uang dan kehormatan, danorang2 yang cinta uang itu tidak masuk Surga Mat 19:23, belum lagi mereka juga menghalalkan segala cara; ada cara2 yang melawan hukum, ada juga yang meskipun tidak melawan hukum, seperti dibantu setan, percaya, harap dan cinta uang, semua ini melawan Allah.

Dari luar kadang2 tidak tampak bedanya antara sukses dari Tuhan dan sukses dari yang lain, juga beberapa orang Kristen masih ada yang belum bisa membedakan, berkat iblis disaksikan sebagai berkat Tuhan, tentu itu salah besar!
Orang yang mendapat berkat Tuhan pasti masuk Surga, tetapi berkat yang bukan dari Tuhan (dari siapapun) itu sulit untuk masuk Surga, bahkan tidak bisa Mat 19:23. Lazarus hampir2 tidak ada suksesnya, ia gagal mendapatkan kebutuhan hidupnya sehingga cepat mati, tetapi ternyata tingkat kemuliaannya sangat tinggi seperti Abraham.

V. JALAN MENDAPATKAN BERKAT ILAHI

A. CARA-CARA YANG KETAT. Orang berdosa masih bisa bohong asal tidak ketahuan, bisa benci, balas dendam, tidak mengampuni, menjatuhkan lawan, saingan kotor dll. Orang beriman tidak boleh melakukan semuanya ini harus jujur, ada kasih, mengampuni bahkan memberkati musuh. Kelihatannya ini lebih sulit.
B. SYARAT-SYARATNYA.

  1. Mat 6:33. Cari dahulu kerajaan Surga dan milikikebenaranNya, berarti hidup suci dan tinggal dalam kerajaan Surga Ef 2:6. Untuk orang2 seperti ini, ada janji Tuhan yang luar biasa. Keperluan kita akan ditambahkan dan Tuhan tidak dibatasai apapun!
  2. Tidak cinta uang Ibr 13:4 (ini penyembahan berhala Kol 3:5). Tandanya ialah bisa berpada 1Tim 6:8 dan memakai dunia ini seperti tidak memakai 1Kor 7:31.
  3. Tahu perbedaan fasilitas dan tujuan hidup Mat 16:26, Luk 12:20-21. Kadang2 Tuhan melatih kita dengan kehilangan atau tidak mendapat cukup uang. Maka dari reaksinya kita tahu apakah orang itu bisa membedakan fasilitas dan tujuan dan apakah ia mencari yang kekal. Kol 3:1-2. Kalau orang itu bereaksi dosa, apalagi meninggalkan Tuhan, itu orang yang tujuannya adalah uang/ yang fana Mat 19:22.
  4. Bisa memakai uang sesuai kehendak Allah, yaitu sesuai Firman Tuhan, sama sekali bukan untuk hal2 dosa, sebab kita harus mempertanggungjawabkannya 1Pet 4:10, Mat 25:19. Ada orang yang diberi berkat limpah malah jadi suam sebab limpah mabuk anggur lama, karena sudah punya uang banyak. Sebab itu Tuhan terpaksa menguranginya demi keamanan kekal. Salomo mengakui hal ini Ams 31:8, apalagi Tuhan, Ia sanggup memberi tanpa batas, tetapi kemampuan kita menjadi batasnya. Jangan lupa, percayalah bahwa Tuhan tidak terbatas, kita yang membatasi berkat Tuhan. Kalau orang2 mencari yang bukan berkat Tuhan, pasti ia akan mengorbankan rohaninya, ia akan makin celaka. Perbaiki kemampuan kita dalam hal menanggung uang, jangan sampai berdosa.
  5. Ada waktunya. Pkh 3:11. Sebagian besar disebabkan karena Tuhan harusmenunggu kemampuan kita meningkat, atau karena ada maksud lain dari Tuhan untuk kebaikan kita. Ada orang yang kekurangan dan sakit berdoa minta pemberian dari Tuhan. Tuhan tidak memberinya. Sesudah ia mendapat uang, ia pergi ke dokter dan berkata untung saya tidak mati, tidak makan apa2. Dokternya berkata: coba makan banyak, bisa mati, karena penyakit ini tidak boleh makan.Tuhan tidak pernah terlambat dan tidak pernah salah. Yang menyalahkan Tuhan menjadi celaka, tetapi yang mencari salahnya sendiri akan jadi bijak dan keberkatan.
  6. Syarat2 rohani minimum. a. Hidup suci, ada hubungan manis dengan Tuhan, baik untuk kekuatan rohani, untuk bicara dan untuk mendapatkan berkat2 dari Tuhan; dosa memutuskan hubungan ini Yes 59:2.
    b. Bersukacita pikul salib, tumbuh oleh Firman Tuhan, doa, pelayanan, persekutuan tubuh Kristus sehingga tetap bisa berjalan dengan Tuhan dan tumbuh rohaninya.

C. BERKAT TUHAN, TIDAK TERBATAS.
Jangan meragukan kemampuan Tuhan, supaya tidak sampai ber-sungut2 atau menyalahkan Tuhan. Kita bisa mendapat lebih dari cukup untuk keperluan kita, bahkan untuk pekerjaan Tuhan yang manapun. Dia sanggup membiayainya asal itu betul2 proyek dari Tuhan, bukan proyek manusia; berapapun besarnya, kalau dari Tuhan, Tuhan sanggup menyuplainya.
Yusuf harus memelihara dan membangun satu bangsa dalam keadaan kelaparan (bukan dalam keadaan limpah) dan masih ada 5 tahun kelaparan dan sesudah itu masa pemulihan. Tetapi sebab Yusuf bisa dipercayai jumlah besar, Tuhan memberi berkatnya bagi Yusuf tanpa batas untuk tugas membangun satu bangsa.
Tetapi Lazarus paling baik kalau miskin, maka rohaninya tetap indah, tinggi. Sebab itu Tuhan tidak memberkatinya dan Lazarus mati bahagia, ia tidak ber-sungut2.
Jangan kecewa, sakit hati, marah, menyalahkan Tuhan dll kalau berkat belum datang, bersukacitalah, Tuhan tidak pernah salah, bergembiralah dengan apa yang ada.

VI. REHOBOT

Tuhan memberkati Ishak sehingga ia mempunyai kelonggaran untuk berbuat apa saja yang dikehendakinya, sebab itu sumur rejeki ini diberi nama Rehobot = kelonggaran, ruang gerak yang lebih luas (room). Kej 26:22. Kalau kita mempunyai berkat yang cukup, maka kita bisa berbuat lebih banyak untuk Tuhan. Kehendak orang benar itu selalu baik Ams 11:23, suci dan berkenan kepada Tuhan. Kalau ia melakukan ini, Tuhan tentu senang dan Tuhan juga senang sekali kalau kita punya uang cukup.
Kalau kita punya pegawai yang bijak dan bisa dipercaya, kita tinggal, pasti kita tidak keberatan memberi banyak uang bahkan ber-lebih2, toh ada perhitungan yang jujur dan tindakan yang bijak. Begitu orang yang memenuhi syarat Allah tentang nafkah, Tuhan akan mencukupi limpah sampai ada kelonggaran untuk melaksanakan semua kehendaknya yang berkenan pada Tuhan, istimewa melakukan kehendak Allah yaitu pekerjaan Allah di dunia. Tuhan akan memberi sumur, sumber Rehobot supaya bebas ber-buah2 selagi hidup di dunia. Selama kita mengerti kehendak Allah dan melakukan, Tuhan akan memberi keleluasaan untuk dengan bebas melakukan kehendak kita yang adalah kehendakNya Pil 2:13.
Tiga ayat ini penting dan berhubungan Ams 11:23, Pil 2:13, Kej 26:22. Ini yang membuat sumur Rehobot menyumber terus dan ber-buah2 lebat.
SUMUR REHOBOT ADALAH SUMUR KETIGA, timbul sesudah Esek (= Bertengkar Kej 26:20) dan Sitnah (= kebencian Kej 26:21).

  • ESEK = Bertengkar
    Sekalipun ada pertengkaran, persaingan, ribut, tetapi Ishak tidak bereaksi dosa, ia tetap hidup dalam kesucian dan hubungan dengan Tuhan tetap terpelihara baik sekalipun dalam banyak problem, sehingga Tuhan terus menyertai dan memberkatinya. Ini kemenangan Ishak yang indah (Ia juga menang meskipun diusir, dihina, diiri dll. Juga Ishak jadi sangat besar,sangat kaya melebihi bapaknya, sebab semua harta bapaknya menjadi miliknya, tetapi ia tetap rendah hati, tetap suci, tetap taat dan berkenan pada Tuhan. Ishak lulus ujian dalam hal2 yang dahsyat dalam persaingan dengan orang2 dunia yang dahsyat, yang mengepungnya.


    Jangan sebab persaingan, gangguan, goncangan dan ber-macam2 kesulitan lalu timbul dosa, kepahitan dan macam2 kerusakan rohani sehingga putus hubungan dengan Tuhan.
  • SITNAH = Kebencian, ini tanda khas pekerjaan iblis yang penuh dengan kebencian dan pembunuhan Yoh 8:44, 1Yoh 3:15. Dalam pencobaan yang lebih besar, Ishak juga menang; Sekalipun iblis terang2an ikut serta menyerangnya, ia bisa mengalahkan pekerjaan setan dengan segala tipu daya dan kebencian/ perbunuhannya. Orang yang bisa mengalahkan kedagingannya, dunia dan iblis, akan terus hidup berkemenangan, sebab itubisa tahan diberi kelonggaran besar oleh Tuhan. Masing2 harus mengalahkan Esek dan Sitnah. Ishak tidak jatuh dalam dosa, hubungan dengan Tuhan tetap baik, ia berkemenangan, sebab itu ia mendapatkan Rehobot. Dengan kelonggaran dari Tuhan ia bisa ber-buah2 lebih banyak bagi Tuhan.

VII. KESIMPULAN

Bagaimana kita mengerjakan pekerjaan kita? Jangan pasrah lalu tidak berbuat apa2. Kita boleh pasrah dalam arti berpada, tetapi dalam jam2 kerja kita jangan nganggur, malas, tidak ada usaha, tidak mau berusaha dan bergumul, itu salah! Perhatikan semua syarat2 di atas, sebab itu harus digenapkan, lalu minta pimpinan Roh Kudus untuk nafkah se-hari2 dengan sukses dari Tuhan bukan dari dunia, sebab bekerja untuk nafkah adalah kehendak Tuhan 2Tes 3:10. Malas itu berarti kedagingan, tidak berani menghadapi kesukaran, tidak berani bergumul. Berusaha sungguh2 dan hadapi semua perkara, tetapi bukan karena cinta uang, melainkan hendak melakukan kehendak Bapa dan bekerja untuk fasilitas se-hari2.
Setiap kali harus dijaga supaya keseimbangan Mat 6:33 dan syarat2 lain dipenuhi. Kalau kita berjalan dalam Roh, semua itu sudah dimonitor oleh Roh Kudus dan orang yang taat dipimpin Roh pasti akan tetap mendahulukan Allah dan tetap menggenapi lain2nya, sehingga ia mendapatkan sumur Rehobot dari Tuhan yaitu kelonggaran atau berkat dari Tuhan dan surga tetap menjadi miliknya, bahkan sudah mulai merasakan Surga mulai sekarang Yoh 4:14.

Nyanyian:

Asal aku punya Engkau o Tuhan
Harta dunia tak berarti buatku

Waktu susah Kau sumber Rehobotku
G’nap jiwaku berharap padaMu