M3509 – Roma 6:4 Bisa Hidup dalam Tabiat Baru (18 Mar '12)

Download MP3 Khotbah: M3509

I. DASAR

  1. Hanya orang lahir baru yang bisa hidup dengan tabiat baru, sebab sudah punya benih ilahi. Sesudah lahir baru tidak otomatis kita dengan sendirinya bisa terus hidup dalam tabiat baru. Orang-lama selalu jatuh dalam dosa karena dikuasai hukum dosa dan maut, tetapi orang baru sudah ebbas, namun harus memilih mau menurut Tuhan atau daging, tidak bisa plin plan. Biasanya orang-baru yang plin-plan mudah terseret arus orang banyak, bisa terseret arus dosa dunia yang sangat kuat. Harus memilih, seringkali dengan pengorbanan, dengan salib, sebab daging masih ada dan menarik dalam dosa. Selain itu masih ada beberapa hal yang mutlak perlu dibuat. Sebab itu harus ada penggembalaan bagi domba2 yang baru lahir baru. Sebab kalau mereka tidak mengerti, tidak digembalakan, bisa terseret arus dunia dan ditarik iblis yang selalu siap menerkamnya 1Pet 5:8 lalu undur kembali dan menjadi lebih jahat Mat 12:43-45 atau lebih keras hatinya, dan bisa jadi suam, bisa jadi Kristen orang lama, tetap jatuh bangun dalam dosa, padahal Tuhan mengharapkan bisa tumbuh dalam kesucian dan ber-buah2 lebat!
  2. Harus mengerti apa artinya lahir baru dan terus bertumbuh dalam tabiat baru dalam kesucian. Kalau tidak mengerti dan tidak punya pengalaman dengan kuasa Allah, (yaitu tahu Allah itu maha kuasa dan percaya, terus berdoa), maka ia mudah keliru dan tersesat Mrk 12:24.
    Tuhan menjelaskan dengan 5 cara atau lebih, tentangmujizat lahir baru. Lebih banyak kita mengerti, lebih baik kita bertumbuh dalam tabiat baru dan ber-buah2 Mat 13:23.
  3. Hidup dalam tabiat baru, dengan imansebab benihnya sudah ada dan dengan Tuhan pasti benih tabiat baru ini bisa tumbuh dengan baik Kol 3:9-10. Tinggalkan tabiat lama, pakai yang baru. Tabiat lama dengan segala kelemahannya jangan menjadi patokan. Kalau dahulu hidup dalam dosa, terikat, tabiat yang lama dalam kesombongan, iri, mulut yang jelek, tidak bisa mengampuni dll, lepaskan semua, dengan iman bisa. Jangan mau diikat tabiat-lama, lepaskan! Jangan lihat orang dunia yang meskipun tua ompong tetap macan, tetap kembali dalam tabiat-lama, tetapi kita sudah berubah dalam tabiat yang baru.
  4. Diperbarui terus menerus Kol 3:10. Apa artinya? Terus meningkat. Mungkin dulu baru 10% seperti Kristus, sekarang naik 20%, besok naik lagi, terus menerus makin indah makin cocok dengan Kristus. Tetapi ingat tabiat baru tidak bercampur dosa, tetap suci (seperti anak burung tumbuh dalam keadaan sehat, bukan dalam keadaan sakit atau cacat). Jangan baru bisa sabar sedikit lalu ditambah benci atau pura2, sabar tetap pura2, tetapi benci dsb. Jangan berdosa! Ini bukan tabiat-baru.Terus meningkat, ini diperlancar dengan terus belajar Firman Tuhan, terus bertekun dalam doa, ibadah, pelayanan, persekutuan dan juga terus tumbuh dalam kesucian. Ini semua adalah kebutuhan pokok rohani setiap hari yang harus ada setiap hari (supaya tetap sehat rohani, suci, sejahtera, hubungan baik, dipimpin Roh) perlu mengisi dengan kebutuhan dasar rohani Kis 2:42. Jangan sampai berdosa, itu berarti rohaninya sakit dan tidak bisa tumbuh dengan baik, malah bisa jatuh dalam dosa yang lebih parah.
  5. Tumbuh dalam pelayanan
    Pelayanan itu indah kalau kita lakukan karena kasih akan Kristus dengan tulus, ingin melakukan kehendakNya, memperkenankan Dia Mat 7:21. Prinsip pelayanan adalah menangkan jiwa dan menumbuhkannya, sebab itu kita bersedia korban dan menjadi berkat baginya. Sekalipun dirugikan atau disakiti, tetap mengampuni, tetap melayani dalam pimpinan Roh sebagai hamba Mat 20:26-28, maka tabiat yang baru akan tumbuh 2 Tim 2:20-21. Belajar bersaksi dan punya target sampai jiwa2 itu bertobat dan tumbuh.
    Seringkali kita harus mengerahkan seluruh kekuatan dan kemampuan kita jasmani dan rohani dalam kesucian, ini menumbuhkan sifat sabar, lemah lembut, belas kasihan, rendah hati, pikul salib, setia, kasih, dsb sehingga semua sifat2 baru itu tumbuh.

II. TERUS MENANG PERANG MELAWAN DAGING

Hidup di dunia ini suatu peperangan 1Pet 2:11, Ayb 7:1l.

  1. Perang melawan daging. Perang antara daging dan roh Gal 5:16. Sekalipun sudah lepas dari hukum dosa dan maut, kita tetap mengalami tarikan kepada dosa dan hawa nafsunya oleh keinginan daging, dari tubuh daging. Ini semua harus terus menerus dimatikan Rom 8:13, Luk 9:23, dikatargeokan Rom 6:6. Jangan dilazatkan dengan segala yang merangsang daging Rom 14:13, baik tontonan, pergaulan, buku, rekreasi yang merugikan dll. Harus mau menyangkal diri, kalau tidak, tidak bisa tumbuh dalam kesucian, dalam tabiat baru, dengan kemenangan, kesukaan dari Allah.
  2. Dunia. Segala keingian duniawi dimatikan. Mau mati dari segala keinginan duniawi Gal 6:14. Segera kita tahu hal2 yang melemahkan rohani, buang dengan tegas dengan keputusan, kemauan yang tegas Luk 12:57. Kita harus sungguh2 beribadah Yus 24:15 mau diasingkan dari dunia ini.
  3. Perang dengan iblis, baik dengan tipu dayanya (lawan dengan perisai iman, tolak dengan kebenaran Firman Tuhan Ef 6:16) dan dari kuasa2 dan pengaruhnya dengan tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran. Terus berjalan dengan Tuhan, dalam Roh senantiasa. Gal 5:16,25, Luk 4:1.

Jangan lupa kekuatan untuk menang dari tarikan pada dosa dan tabiat lama harus dikalahkan dengan:

  1. Kemauan dan kekuatan sendiri (ini perlu, harus adatetapi masih kurang).
    Kita bukan robot, tetapi Tuhan hanya menolong kalau kita sendiri mau, putuskan dengan tegas. Luk 12:57.
  2. Kuasa Roh Kudus, doa terus dalam Roh dan kebenaran 1 Tes 5:17 Kis 1:8 Luk 24:49. Orang yang tekun berdoa betul, tabiat baru akan lebih cepat nyata dan tumbuh dengan indah.
  3. Tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan 2Pet 3:18, lebih2 dengan meningkatnya siasat, godaan, gangguan2 dosa akhir zaman, perlu mengerti Firman Tuhan lebih banyak untuk bisa menghadapi semuanya (misalnya Blackberry, narkoba, perubahan budaya keluarga, nikah dll) kita perlu 2 gomer Kel 16:22.
  4. Persekutuan Tubuh Kristus. Im 26:8. Mat 18:19-20. Jangan sendiri, tetapi belajar bersekutu dalam terang. Pergaulan dengan orang beriman masih bisa diperdayakan iblis (lebih2 dengan orang2 Halaman, Gereja jalan lebar) sebab itu kita harus mengerti kebenaran Firman Tuhan dan tegas Ef 5:11, 1Kor 5:9-11 dan terus bertumbuh 2Pet 3:18. Tetapi jangan benci atau mudah putus, tolong yang salah Yud 23.
  5. Dengan iman, pasti sanggup Pil 4:13.

Jangan menyerah sekalipun andaikata lemah atau jatuh, segera berdiri kembali Yak 4:7-8 itu kehendak Allah Maz 37:24. Kita sudah jadi baru, lepas dari tangan iblis dan senjata2nya (hukum dosa dan maut). Melangkah dengan iman Mar 11:24.
Kita harus menang dalam setiap pergaulan daging dan roh. Kalau mau, Roh Kudus pasti sanggup memberi kemenangan.

III. JANGAN TAMBAL YANG LAMA, GANTI BARU

Luk 5:36. Lama dan baru kalau dicampur, robeknya lebih besar. Jangan campur2, sekalipun dari yang lama ada tabiat yang baik, tetap harus dibuang sebab:

  1. Tabiat lama sekalipun baik itu tetap dalam kuasa hukum dosa dan maut. Pada satu saat kalau ada kesempatan, akan kembali dalam dosa sebab dikuasai hukum dosa.
  2. Tabiat lama itu tabiat iblis, tidak cocok tabiatiblis dan Allah di campur jadi satu. Yoh 8:44 Iblis mau saja dicampur, tetapi Allah tidak mau.
  3. Tabiat lama itu gelap; sekalipun baik, itu ada maksud2 tersembunyi yang dosa, misal sebab ingin uang dan keinginan daging lain. Kesucian dan dosa tidak bisa dicampur, buang semua ganti baru yang terang, tulus dan suci.
  4. Gelap dan terang tidak bisa dicampur 2Kor 6:14. Sebab itu buang semua yang lama dengan iman, kuburkan, pakai dan tumbuhkan yang baru.

IV. PERTUMBUHAN TABIAT BARU SAMPAI UKURAN PENUH

Tumbuhlah terus, perbarui terus Kol 3:10, sebab:

  1. Perlu waktu untuk tumbuh. Misal: Musa yang galak jadi lemah lembut Bil 12:3. Johanes anak guruh jadi rasul kasih Luk 9:54.
  2. Pertumbuhan setiap sifat baru tidak sama satu dengan yang lainnya. Mungkin sudah tekun, jujur, tetapi mulut masih kurang tumbuhnya.
  3. Pertumbuhan tabiat baru itu di dalam kesucian Ef 4:24.

V. TABIAT DAN BUAH ROH

Memang ini bentuknya sama, sama2 tabiat ilahi, suci, oleh Allah semua. Tetapi ada perbedaan yaitu tabiat itu hasil pengolahan dari hidup kita.
Buah Roh itu diberi pada saat dibutuhkan bagi orang yang hidup dipimpin Roh Gal 5:22-23. Sebab itu sekaligus semua buah Roh bisa muncul, meskipun orang itu baru bertobat dan baru penuh dengan Roh Kudus. Tetapi kalau ia tidak dipimpin Roh, buah Roh itu tidak muncul, tabiatnya masih muncul, asal ia mau menyangkal daging, hidup lama maka tabiat baru dalam benih itu muncul keluar bertahap atau ber-tingkat2 (sedang tumbuh) tetapi buah Roh bisalangsung dalam ukuran penuh sebab dipimpin Roh. Keduanya itu sama sebab dari Tuhan semua dan akhirnya tabiat itu kalau penuh juga akan sama dengan buah Roh. Ini seperti karunia2 dan jabatan. Jabatan itu terus menerus sejak permulaan tetapi karunia2 itu hanya muncul kalau dikehendaki dan diberi oleh Roh Kudus 1Kor 12:11. Buah Roh itu seperti latihan, seperti pancingan supaya tabiat itu lekas tumbuh sampai penuh.

VI. EVALUASI (PENILAIAN)

  1. Jangan tumbuh salah
    Karena tidak mengerti isi Alkitab dan kuasa Allah, maka orang tersesat, timbul yang keliru Mrk 12:24, misalnya hidup campuran tabiat lama dan tabiat baru, sebab tidak mengerti membedakan tabiat lama dan tabiat baru, dikira asal baik itu tabiat baru. Misal kasih itu bukan hanya sikap yang manis, tetapi juga bisa keras, karena sebab kasih Allah menghajar anak2Nya supaya jangan masuk dalam jerat iblis dan binasa. Ibr 12:6. Waktu Putra Manusia marah di bait Allah, Ia membuat cemeti dan menjungkir balikkan meja2 penukar uang. Juga orang Parisi ditegur terang2an dengan keras, sebab kemunafikan yang umum, ini juga termasuk kasih, tetapi banyak orang seringkali tidak mengerti, dikira benci.
  2. Kembali dalam tabiat lama
    Sekalipun sudah lahir baru kalau menuruti daging seperti Simson, Daud (nafsu zina) Achan, Judas (cinta uang), Saul, Absalom (kesombongan), maka mereka bisa kembali dalam hidup lama dan iblis masuk Mat 12:43-45.
    Sebab itu jangan beri tempat pada iblis Ef 4:27 tetapi tolak dan salahkan Ef 5:11. Sebab itu perlu ada penggembalaan untuk jiwa2 baru supaya tumbuh Yoh 21:15-17, Kis 20:28, 1Pet 5:2 dan seterusnya harus diisi setiap hari dengan kebutuhan pokok rohani Kis 2:42 (hidup suci, pikul salib, tekun dalam doa, Firman Tuhan, ibadah, pelayanan dan persekutuan Tubuh Kristus) sehingga kita bisa tumbuh terus tidak sampai jatuh kembali.
  3. Saling nasihat dalam persekutuan Tubuh Kristus.
    Kadang2 kita tertipu iblis atau karena matanya kabur sehingga balok dimata tidak tampak Mat 7:2-4. Lebih2 tetang tabiat, karena ini selalu dipakai dalam persekutuan orang2 beriman, sehingga kalau ada tabiat lama (bisa timbul reaksi) akan mudah dikenali diantara orang2 beriman, sebab itu saling nasihat itu sangat dibutuhkan umat Tuhan Pil 2:1, Kol 3:16. Kalau ada nasehat yang spontan (dalam pimpinan Roh Kudus) biasanya ini dengan tulus dan kasih itu yang paling ideal.
    Bisa dimulai diantara suami istri, juga dengan saudara2 seiman yang ada hubungan yang erat dalam Kristus. Sebab kalau ada kasih, tidak terlalu sakit kalau dinasehati dan bisa dengantulus tidak ada maksud tersembunyi.
    Sering kali orang sombong sulit dan tidak mau dinasehati. Juga ada sebab2 lain sehingga tidak ada nasehat yang spontan (kurang kasih, segan, orangnya tidak bisa ditegur, munafik, tidak bertobat dll). Nabi2 diberi tugas khusus untuk menegur istimewa pada orang bebal yang tidak bisa dinasehati lagi (Johanes pembaptis menegur Herodes) sehingga orang2 disekitar sadar dan tidak hanyut dalam dosanya, ini juga bisa dalam sidang 1Tim 5:20.
    Kalau belum ada nasehat, bisa di minta sendiri seperti orang datang di laboratorium minta tanya keadaannya (ini harus bayar). Kita bisa minta nasehat akan kekurangan2 kita pada:
    1. Orang yang kenal kita.
    2. Rohani (apalagi kalau penuh dan dipimpin Roh).
    3. Mengerti tabiat baru dari Firman Tuhan. Jangan tanya pada yang hidup dalam daging bisa dijerumuskan dalam dosa sehingga justru jadi binasa seperti 2 Sam 13:3 Amnon dan Jonadab bin Simea (orang yang sangat cerdik tetapi tidak rohani dan tidak tulus).

    Kalau seorang tidak bisa membedakan nasehat yang betul ia bisa celaka seperti Amnon, tetapi Daud bisa membedakan 1 Sam 24:5; 25:25 sehingga dapat banyak faedah dari nasehat2 yang baik, lebih2 yang dipimpin Roh. Orang sombong menolak nasehat sekalipun ia tahu nasehat itu dari Tuhan dan sering kali nasehat itu berarti hidup atau mati seperti Josia tidak sadar bahwa suara orang kafir itu dari Tuhan 2Taw 35:22. Coba Josia tahu dan menurut, ia tidak sampai mati. Kadang2 nasehat yang di terima itu membuat rencana Allah dalam hidup tidak sampai batal seperti nasehat Abigail bagi Daud. Kalau kita bisa mendapat nasehat atau minta nasehat, lebih2 tentang tabiat, maka kita bisa lebih cepat menumbuhkan tabiat yang baik dan membuang tabiat yang salah! Tanyalah, tabiat mana yang jelek dan aneh, supaya ditunjukkan lebih2 kalau bisa diterangkan dalam terang Firman Tuhan. Pemimpin2 perlu sering memberi nasehat dan juga bisa menerima nasehat dari siapa saja, juga daribawahannya, termasuk dari anak2, sebab Roh Kudus akan meneguhkan dalam hatinya, itu betul atau salah.

VII. TUJUAN AKHIR

Menjadi orang baik? Ini yang diharap orang dunia, tetapi bagi Allah lain. Sebab belum tentu orang baik dunia masuk surga Mat 19:22. Orang baik tetapi tidak mau percaya Tuhan Yesus, ia tetap anak iblis, dengan tabiat iblis di dalamnya dan dikuasai hukum dosa dan hukum maut.
Menjadi orang baik dihadapan manusia lebih mudah sebab bisa pura2 dan orang2 tidak tahu isi hatinya, bahkan sampai mati masih bisa sembunyi, tetapi kepada Allah tidak bisa Ibr 4:13 orang baru itu jenisnya lain!
Akhir dari hidup orang-baru adalah seperti Kristus, dengan tabiat ilahi, kesucian dan dalamsegala seginya seperti Firman atau Kristus. Orang yang berkenan pada Tuhan biasanya juga menjadi berkat bagi semua orang lain menjadi garam dan terang dunia.(kecuali orang yang tidak mau bertobat, seperti Tuhan Yesus bagi imam2 dan orang Parisi).
Tujuan Allah adalah untuk menyelamatkan manusia dalam ber-bagai2 tingkatan(jadi anak2 Allah dan dalam tingkatan seberapapun, bahkan yang baru lahir seperti penjahat yang di salib juga selamat) dan kalau orang itu percaya dan mau ditingkatkan se-tinggi2nya, ia akan menjadi seperti Kristus Wah 21:3, Yoh 10:34.
Jadi tabiat ilahi ini lebih dari orang baik (garam dan terang dunia), bahkan mulia seperti Kristus.
Memang Tuhan mengizinkan daging (yang ada dalam dirinya sendiri, dalam orang luar) dunia dan iblis mengganggu pertumbuhan umat Tuhan, tetapi ini menjadi sekolah, tempat pengolahan sehingga tabiat-baru itu bisamuncul dan tumbuh di tengah2 kejahatan dan kenajisan dosa.
Di Surga malaikat2 (tidak punya tubuh daging yang menggoda) tidak bisamengalami pengolahan cukup. Sebab itu Tuhan menciptakan manusia di dunia, sesudah ditebus oleh kematian Tuhan Yesus Kristus, orang-baru ini bisa diolah di dunia dengan efektif, sekolah yang terbaik untuk menghasilkan orang2 yang menjadi sama seperti Kristus dengan pertolongan Allah.
Orang yang tumbuh dalam tabiat/ hidup barunya (sekalipun belum penuh) akan mengalami rencana Allah yang indah 1Kor 2:9, Ef 2:10 dan dalam menghadapi problem2nya bisa melakukan perkara2 yang besar dengan Allah Maz 60:14 sebab Imanuel Mat 4:23, 1Yoh 4:4.
Jangan takut gagal, asal sudah percaya (sudah ada benih ilahi) dan dengan tulus sungguh2 mau, Allah yang maha kuasa, maha tahu Luk 1:37 sanggup menolong kita sampai ke akhir Ibr 7:25 sampai sempurna seperti Kristus. Pil 14:13.

Nyanyian:

O Tuhan, saya ingin s’perti Engkau
Baik berpikir, baik berkata
Juga bertindak dimana saja
Jadikan saya seperti Engkau