M3462 – Pengkhotbah 4:9-13 Rumah Tangga Plus atau Minus (4 Sep 2011)

I. RUMAH TANGGA ORANG BERIMAN SEHARUSNYA PLUS
(Artinya ada suasana Surga, puas, menang dan berbuah-buah dalam Tuhan)


Dua orang dalam Tuhan itu jauh lebih baik daripada satu orang. Pkh 4:9. Pada waktu nikah, dua orang digabung menjadi satu oleh doa Gembala Sidang di dalam nama Tuhan Yesus Kristus sehingga keduanya menjadi satu Mat 19:5 sesuai rencana Allah dari semula (seperti Adam Hawa Kej 2:24), yaitu suami kepala dan isteri tubuh, maka sesuatu yang besar terjadi. Rencana Allah bagi gabungan dua menjadi satu, ini luar biasa.

Rencana Allah bisa digambarkan untuk masing2 pribadi seperti satu perahu,  tetapi kalau dua suami-isteri ini sudah diikat dalam nama Tuhan Yesus menjadi satu (kepala dan tubuh menjadi satu, 1+1=1), maka rencana Allah baginya bukan lagi seperti dua perahu tetapi berubah menjadi satu kapal besar yang bisa 10 kali lebih besar dari perahu itu, bahkan lebih dari 10 kali. Sebab itu kalau suami isteri betul2tetap menjadi satu dan ber-sama2 jalan di relnya Tuhan, pasti pengaruh rencana Allah itu akan tampak jelas dalam hidup mereka sekeluarga.

II. PERSEKUTUAN DUA ORANG DI DALAM KRISTUS


Ayat ini (Pkh 4:12) bukan hanya untuk suami isteri, tetapi juga untuk setiap orang berman dalam persekutuan tubuh Kristus (1Yoh 1:7).Kalau dua orang beriman bersekutu dalam Kristus, dalam persekutuan tubuh Kristus, yaitudalam kesucian yang tulus dan dalam kasih Kristus, maka kekuatannya akan ekstra lebih kuat bahkan bisa ber-lipat2 kali ganda, tidak sampai putus kena pencobaan atau serangan apapun jua! (kalau lain jenis, jangan dekat2, harus ada jarak, harus ada isolasi 1Tim 5:2 supaya bisa tetap suci dan tidak ada dosa2 perzinaan atau dosa yang lain). Sebab itu kalau Tuhan mengutus orang, selalu berdua Luk 10:1 (misalnya Yohanes dan Yacobus Luk 9:54), itu kuat sekali, lebih hebat daripada perlengkapan canggih dari tentara2 yang modern. Tentu mereka harus tulus dan diikat dengan kasih Kristus sehingga menjadi sehati dan itu kuat sekali Mat 18:19-20. Jemaat Tuhan harus bersekutu dalam Kristus (lebih dari bersahabat), istimewa dalam PS = Persekutuan Sel dan pelayanan, supaya menjadi kuat, tidak mudah kalah oleh serangan dan pencobaan apapun. Jangan menyendiri, cari dan buat persahabatan (persekutuan tubuh Kristus) minimum dengan dua atau tiga orang, lebih banyak lebih baik asal dalam persekutuan tubuh Kristus Kis 2:42, 1Kor 1:9, Gal 2:9, 1Yoh 1:3,6,7, sehingga tulus dan erat dalam kasih Kristus. Persahabatan yang sudah ada jangan sampai putus, tetapi usahakan supaya semua menjadi persahabatan tubuh Kristus seperti 1Yoh 1:7, Pkh 4:12. Saling tolong menolong dengan tulus dan suci karena Kristus, sehingga rohani dan jasmani menjadi kuat dan bahkan bisa tumbuh ber-sama2 dengan baik. Kita harus memelihara persekutuan dengan semua saudara seiman, juga yang jahat atau tidak tulus, kita layani untuk memenangkan mereka bagi Tuhan, itu rezeki kita, garami dan terangi mereka.

Dalam persekutuan, belajar selalu menjadi berkat, menjadi tangan atas. Kis 20:35. Berdoa, tanya Tuhan, baik untuk orang yang baik dan orang yang jahat, apa yang bisa kita perbuat sehingga dia tertolong, terangkat, makin indah, dapat berkat. Juga pada orang2 yang lebih rohani dari kita, tanyakan pada Tuhan, apa yang bisa kita buat untuk membantu sesuatu bagi faedahnya. Kalau ada, kerjakan, selain mendoakannya.

Apalagi dengan saudara2 seiman yang tulus, jaga persahabatan tetap manis sekalipun tidak ada kepentingan apa2, maka hidup kita akan indah, apalagi kalau mau dan bisa bersekutu dan bekerjasama, maka dalam menangani apa saja, Tuhan akan menyatakan diriNya sehingga kita berhasil dengan baik. Bersekutulah dengan sebanyak mungkin saudara2 seiman, lebih2 dengan mereka yang sendirian, yang tidak punya teman. Memang kita dibatasi oleh waktu dan kemampuan kita, kita tidak mempunyai waktu bersekutu dengan semua orang, tetapi yang sudah ada, dalam rumah dan dalam “panci” kita (Luk 10:27 orang2 di dekat, sebelah kitadalam “panci” kita) pelihara persekutuan yang baik dalam pimpinan Roh sesuai dengan Firman Tuhan. Ini diantara teman, apalagi diantara suami isteri ada banyak kelebihan dari yang biasa yaitu 1+1=1 dan ada kasih suami isteri, kasih sex, kepala dan tubuh dan ada keluarga (ada anak2 dan lain2nya).

Kalau diantara sahabat2 dalam Kristus ada persekutuan tubuh Kristus dan itu indah sekali, apalagi persekutuan suami isteri, seharusnya ini menghasilkan rumah tangga plus yaitu rumah tangga dengan suasana seperti Surga, sebab dua orang beriman yaitu suami isteri bersekutu di dalam Kristus menjadi satu, itu luar biasa.

Rencana Allah di dalamnya bukan lagi dua perahu tetapi satu kapal besar dan indah! Sesudah nikah seharusnya semua suami isteri di dalam Tuhanmenjadi rumah tangga plus, dengan suasana Surgawi. Kalau makin melarat dan menderita, tidak ada sejahtera, Tuhan tidak nyata, itu menjadi rumah tangga minus, itu berarti ada yang salah, sebab seharusnya dua orang yang lahir baru dan mau taat dipimpin Roh, lebih2kalau menikah, menjadi indah, sebab ini pernikahan orang2 baru dan ada Kristus di dalamnya.

III. SALING TOLONG MENOLONG Pkh 4:10

Kalau salah satu jatuh dalam dosa atau tertipu iblis sehingga punya sikap dan tabiat yang salah, namun kalau yang satu tetap tinggal dalam Kristus, dipimpin Roh, tidak bereaksi dosa, ia bisa menjadi berkat bagi saudaranya, satu orang dengan Kristus pasti bisa mengalahkan iblis dan tetap bisa memelihara rumah tangga plus (termasuk keutuhan dan keselamatan rumah tangganya). Satu orang dengan Kristus itu sudah sangat kuat (sebab Kristus itu maha kuat dan kenyataannya tergantung dari masing2 kita sendiri seberapa banyak kita mengerti dan mau taat akan pimpinan dan FirmanNya), iblis dikalahkan dan juga orang2 seisi rumah pasti bisa direbut laludipulihkan, sebab ada janji Tuhan yang jelas Kis 16:31. Apalagi suami isteri, bahkan juga dengan anak2 dan seisi rumah bersatu hati dalam Kristus menjadi sangat kuat!

Memang kalau suami atau isteri yang berjalan sendiridengan Tuhan, itu lebih berat daripada kalau keduanya ber-sama2.

Tetapi percayalah itu hanya untuk sementara. Sesudah isteri/ suami dijamah, ia akan bisa menjadi sehati di dalam Kristus dan itu akan berubah menjadi sangat indah, dan ber-sama2 suami isteri akan tumbuh dengan indah dalam rencana Allah yang baru, seperti satu kapal besar bukan seperti dua perahu.

Kapal besar bukan berarti harus kaya, dipakai luar biasa dan hal2 besar lainnya, tetapi puas, sukacita dan tumbuh terus sampai matang bahkan sempurna. Untuk menjadi sempurna tidak perlu menjadi hamba Tuhan kaliber internasional.

Maria itu hanya kaliber desa Nazaret tetapi hidupnya sangat berkenan kepada Tuhan Luk 1:38 KJI, sebab itu hal yang terbesar sudah jadi pada Maria, tanpa Maria menjadi orang besar atau orang kaya atau orang pintar, terhormat, berkedudukan dll. Biasanya kalau bisa dipercayai uang, Tuhan juga mempercayai uang lebih banyak sehingga hidupnya menjadi makin indah dan makin ber-buah2 lebat. (Orang tidak tahan uang, bisa melahirkanbanyak dosa gara2 uang dan kalau tidak bertobat, batal masuk Surga Mat 19:23, sebab itu Tuhan tidak akan memberi uang lebih dari kemampuannya supaya jangan binasa).

IV. MEMPERTAHANKAN DAN MENGEMBANGKAN RUMAH TANGGA PLUS

Dengan Tuhan pasti bisa sebab ini kerinduan Tuhan, sehingga rumah tangga menjadi plus, ada suasana Surga dalam rumah dan hati dari seisi rumahnya. Perjuangkan bersama supaya seluruh isi rumah menjadi indah di hadapan Tuhan.

Memelihara kesehatan rohani pribadi, nikah dan keluarga perlu dikerjakan! Perhatikan kesucian (jangan simpan dosa, benci, berkelahi, dusta, tindakan2 melanggar hukum Allah dan hukum pemerintah, dsb). Minta pimpinan, hikmat dan karunia2 Roh.

Kita sendiri harus beres, sehingga mudah membimbing seisi rumah. Kalau ada yang belum percaya, doakan, perjuangkan, kalahkan iblis dan rebut dari tangan iblis, Luk 11:21-22. Juga orang2 dalam “panci” kita, rebut semuanya untuk Tuhan sebab itu kehendak Allah bagi kita dalam rumah dan “panci” kita.

Jangan lupa pembacaan Firman Tuhan (Alpet), ibadah, doa sendiri2 dan bersama, saling menasehati dan mengingatkan (ingat Yak 4:17) apalagi antara suami isteri, mutlak perlu, jangan takut sekalipun suami/ isteri dikuasai iblis, Tuhan dalam kita lebih besar, tetapi lakukan dalam pimpinan Roh, jangan dengan emosi. Dengan pimpinan Roh berarti bisa menguasai diri, ada sejahtera dan lemah lembut, ada kasih, Rom 8:31, 1Yoh 4:4.

Kalau rumah tangga kita minus, cari sebabnya, sebab orang beriman sudah mempunyai cukup fasilitas dari Tuhan untuk membuat rumah tangganya menjadi plus, bukan minus.

Iblis yang membuat rumah tangga minus karena segala dosa dan keinginan dosa, tetapi kalau kita berjalan dengan Tuhan pasti bisa menjadi rumah tangga plus dengan suasana Surgawi. Pasti ada kemenangandan sukacita dari Tuhan dalam segala pencobaan dan problem kita. Tidak akan sampai kering, putus asa apalagi hancur. Kalau ada satu orang saja yang sungguh2 berjalan dengan Tuhan (tidak bereaksi dosa, terus tekun berdoa dan dipimpin Roh) pasti Tuhan sanggup menyelesaikan semua problem dalam rumah tangga itu. Seperti Elia menghadapi Achab, kalau dengan Tuhan, dia sanggup.

V. KESUCIAN HIDUP NIKAH

Tanpa kesucian, Kristus tidak bisa mengikat dua tali kepada diriNya sendiri untuk bisa menjadi ekstra strong (Pkh 4:12).

Terutama dalam kesucian hidup nikah, jangan sampai terganggu Ibr 13:4. Jangan ada orang ketiga, mulai dalam pikiran! Lebih2 dalam zaman yang penuh pornografi dan hampir seluruh dunia mulai mabuk anggur persundalan Babil Wah 17:1. Orang2 mabuk anggur sundal Babil terikat dengan kesukaan perzinaan sesaat, tetapi rumah tangganya dirusakkan seterusnya oleh dosa2 perzinaan itu sehingga Neraka menyala di dalamnya, makin lama makin dahsyat. Di dunia orang sudah biasa mabuk anggur perzinaan ini seperti orang merokok saja, bahkan juga beberapa orang Kristen lebih2 yang tradisi dan yang tidak mau pikul salib pasti ikut mabuk dan diperbudak, diikat olehnya.

Juga mammon. Beberapa rohaninya jugamenjadi najis, rusak, cacat oleh uang, tidak jujur, menghabisi uang orang, hutang, menipu dengan sistem yang lihai dan halus, dengan janji2 yang besar dan dengan sikap atau penampilan yang rohani (seperti jubah doa orang Parisi). Selain hampir seluruh dunia mabuk anggur zina, juga mereka memberhalakan mammon. Dosa2 ini juga mulai masuk dalam Gereja, lebih2 dalam Gereja akhir zaman bahkan beberapa menganggap sikap dengan cara2 ini normal, sebab Gereja juga pakai uang, bahkan beberapa Gereja juga memakai prinsip dan daya tarik perempuan Sunami; ini juga dianggap wajar, alamiah dalam Gereja2 jalan lebar.

Belum lagi dosa kesombongan, benci, dendam, iri dll.

Segala dosa membuat Roh Kudus tidak bisa bekerja di dalam dan di antara suami isteri. Kita harus teliti menyaring semua dosa, dengan pertolongan Firman Tuhan dan Roh Kudus dalam ketaatan dipimpin Roh. Orang yang tidak penuh dan tidak dipimpin Roh, banyak tertipu iblis sehingga banyak dosa tersembunyi dalam dirinya bahkan menguasainya terang2an. Sebab itu rumah tangganya menjadi minus, tidak bisa plus biarpun orang Kristen. Orang yang mau disucikan akan peka mendengar suara Roh, dan Roh Kudus sanggup membuatnya mengerti dan sanggup menolong untuk menyucikannya, Dia maha kuasa, sanggup menyucikan orang yang mau, tetapi gagal pada orang yang pura2 dan tidak mau disucikan! Orang2 yang tidak suci itu memang tidak mau disucikan, seringkali karena tertipu iblis. Tetapi Tuhan akan memberi kesempatan untuk melek dan memilih, yang tetap keras hati akan roboh dan binasa.

VI. SELALU BERSAMA-SAMA

Seberapa memungkinkan selalu ber-sama2, sebab berdua dalam Tuhan itu ekstra strong! (Pkh 4:12). Nikmati yang enak bersama Pkh 4:9, itu lebih nikmat, jangan egois, misalnya makanan, pengalaman, pemandangan dll. Juga dalam beban2 dan kesukaran, tanggung ber-sama2, lebih ringan dan dengan Tuhan pasti menang. Jangan disembunyikan, misalnya hobby, ikatan yang salah, supaya bisa saling menasehati dan salingmenolong (Pkh 4:10).

Dalam perkara kecil dan besar berusahalah untuk selalu ber-sama2 dengan sehati. Kalau ada yang tidak cocok, bicara dengan minta pimpinan Roh sehingga tidak jengkel tetapi mengalami hikmat dan kuasa Tuhan sehingga bisa beres.

Perkara2 kecil segera diselesaikan, jangan ditumpuk, nanti setan sembunyi dibelakangnya Kid 2:5. Jangan lupa dalam persekutuan dan kerjasama harus limpah saling mengampuni, sebab kita semua belum sempurna, dan mintalah hikmat pimpinanNya. Suara Roh, pimpinan Tuhan tidak mahal untuk orang yang mauterus hidup benar dan mau taat, tetapi tidak demikian untuk orang yang tidak mau bertobat 1Sam 3:1; 28:6.

Roh Kudus sanggup membuat kita mengerti kehendakNya. Sebab Dia Allah yang maha kuasa, maha tahu!

Suami isteri harus bisa menasehati dengan bebas, tidak takut2, tetapi dengan kasih, baik dalam sikap, cara menasehati dan isi nasehat atau teguran. Mau dinasehati, tidak menolak sekalipun merasa betul, bicarakan dan selesaikan dengan manis, ini membuat rumah tangga tetap plus.

Jangan pakai ukuran formil, harus lewat mertua, harus ada saksi dll sebab suami isteri itu satu kepala dengan tubuh. Kalau hubungan atau cara2 hidup bersama tidak normal, tidak betul, harus segera dibetulkan, jangan dibiarkan, terus berdoa dengan tekun dan dibicarakan sampai menjadi beres, betul, cocok dengan Firman Tuhan.

VII. JUGA SALING MENGISI

sehingga lebih lengkap dan lebih berhasil dalam hal apapun. Jangan mengecilkan atau menghina yang lain, sebab kita ini satu tubuh dan semua harus tunduk kepada Tuhan. Dengan Tuhan, kemampuan masing2 kita bisa meningkat berlipat kali ganda (dengan karunia2 Roh, dengan hikmat dan kuasa Allah), pakai semua fasilitas rohani yang disediakan Tuhan.

Juga dalam kesusahan harus dipikul bersama baik kesulitan jasmani dan rohani (termasuk tidak bisa mengerti Firman Tuhan, tidak bisa berdoa, tidak bisa tumbuh dalam pencobaan dll). Semua selalu dikerjakan ber-sama2, sebab Roh Kudus bisa meningkatkan kemampuan kita ber-lipat2 kali ganda. Orang biasa menjadi luar biasa, karena dipimpin Roh.Jangan tidak seimbang (yang satu berat yang lain ringan, itu berarti kasihnya habis), jangan malas, kerjakan ber-sama2. Jangan lupa, dalam bekerjasama harus banyak mengampuni,jangan bereaksi dosa, tetap memelihara kesucian dan terus hidup dipimpin Roh. Beberapa suami isteri membiarkan keadaan yang tidak seimbang dalam hal2 jasmani. Masing2 harus tahu semua pekerjaan suami atau isteri, sekalipun hanya garis besarnya (kalau tidak mengerti) tetapi bisa didukung dalam doa.(isteri juga harus ikut atau tahu pekerjaan suami dan sebaliknya, paling sedikit tahu dan mengikuti sambil terus mendoakan). Begitu juga dalam hal2 rohani jangan suami limpah pelayanan penuh gairah, tetapi isteri kurang, paling baik kalau bisa pelayanan ber-sama2 supaya selalu berdua dengan Roh Kudus itu ekstra strong dan bisa saling menasehati, saling melengkapi, sehingga hasilnya berlipat kali ganda dalam pimpinan Roh Kudus (perhatikan talenta dan bidang masing2).

VIII. TUJUAN HIDUP

Masing2 harus mempunyai tujuan hidup yang betul, yaitu memperkenankan Tuhan dan tumbuhmenjadi seperti Kristus. Tujuan kita mulai di Surga dan ber-sama2 bukan sendiri2, baik dengan isteri/ suami, juga dengan semua anggota tubuh Kristus yang lain. Semua harus berusaha menolong orang di sebelahnya supaya bisa tumbuh dengan baik, jangan kita sendiri, juga isteri, anak dll. Justru waktu kita berusaha mengangkat orang di sebelah kita, meningkatkan orang lain (lebih2 isteri/ suami sendiri) maka kita sendiri makin tumbuh dan makin indah. Cara demikian ini meningkatkan dan menumbuhkan kita lebih cepat dan lebih efektif 2Tim 2:21-22. (Cerita ada orang kedinginan, ditinggal temannya, kemudian Sandhu Sundarsigh datang ia mengangkatnya. Sebab bisa saling menghangatkan badannya, keduanya hidup tertolong, tetapi temannya yang meninggalkannya ia sendiri kedinginan dan mati). Jadi berkat buat seisi rumah dan panci masing2 dan untuk siapa saja yang disuruh Tuhan datang kepada kita dan semua orang yang kita ketahui dan bisa kita tolong Yak 4:17. Pelayanan ini formil dan informil (bahkan yang informil bisa lebih banyak dan lebih besar seperti Stefanus Kis 6:5,8-15). Orang yang mau melakukan kehendak Tuhan pasti diberi banyak rezeki dan buah oleh Tuhan. Yoh 15:5.

Tujuan hidup kita jangan hal2 yang fana dan sia2. Lebih2 mengejar hal yang fana itu banyak membuang waktu, tetapi hendaklah tujuan hidup kita perkara2 yang kekal dan sesuai dengan rencana Allah, itu akan limpah, indah dan mulia. Ibr 11:27, 2Kor 4:18.

Tuhan bisa pakai semua orang. Jangan batasi hanya kita sendiri yang bisa dipakai Tuhan, jangan batasiAllah, Allah sanggup memakai siapa saja untuk semua yang direncanakan Allah, sekalipun ada perbedaan antara suami isteri atau dengan sahabat dalam tubuh Kristus. Tumbuh bersama dalam persekutuan tubuh Kristus itu paling baik, istimewa untuk berbuah jiwa2 dalam rumah dan panci kita masing2 dll. Berbuahlah jiwa2 sebanyak mungkin, jangan bodoh dan buta.

IX. KESIMPULAN

Orang Kristen seharusnya rumah tangganya plus (tetap selamat dan ada suasana Surga) bukan minus (suasana neraka dan kemudian masuk neraka yang asli).

Suami dan isteri ber-sama2, atau paling sedikit ada satu orang yang mau berperang melawan iblis, maka Roh Kudus akan menolongnya sampai seluruh isi rumahnya selamat bahkan juga seisi “panci”nya dll. Jangan kecewa, lemah, ditipu setan; asal mau pikul salib, menderita karena Tuhan pasti bisa memenangkan seisi rumahnya datang kepada Tuhan.

Kalau (sudah) dua orang suami dan isteri bisa sehati, maka rumah tangga plus akan makin nyata.

Jangan lupa rumah tangga hanya bisa plus kalau ada Roh Kudus dan Roh Kudus baru ada dan bisa aktif bekerja kalau kita masing2 mau disucikan, hidup dalam kesucian.

Kalau mau dipimpin Roh, rumah tangga itu akan tertolong, apalagi kalau ber-sama2 sehati dipimpin Roh, rumah tangga akan lebih cepat menjadi plus.

– Jangan lupa memelihara pribadi dan seluruh isi rumah supaya tetap ada dalam jalan Tuhan, maka ber-sama2 akan tumbuh dan akan ber-buah2 banyak dan sama2 mulia dalam Surga.

– Bisa saling menasehati dengan bebas, tetapi tetap dipimpin Roh, bukan semaunya sendiri, dan saling mengisi dalam semua segi hidup dan problem.

– Suami isteri se-bisa2nya selalu ber-sama2 (jangan terpisah karena pekerjaan, karena anak dll) minta pertolongan, hikmat dan pimpinan Roh Kudus untuk bisaselalu bersama beribadah, juga dalam susah atau senang, dalam hal2 jasmani dan rohani, Roh Kudus sanggup memberi kesempatan ini kalau kita minta sungguh2.

– Ingat tujuan hidup kita untuk selamat dan mulia ber-sama2, jangan sendirian; ber-sama2 akan lebih kuat, lebih efektif dan lebih cepat tumbuh dan lebih banyak berbuah jiwa2.

– Rumah tangga plus di dalam Tuhan akan tumbuh terus dan mengalami rencana Allah yang indah dan mulia untuk kekal. Jangan dibiarkan rumah tangga yangminus, cari sebabnya, perbaiki, asal mau, Tuhan sanggup menolong.

Nyanyian

Jika Yesus dalam k’luarga, k’luarga bahagia 3x


When Jesus in the family, happy, happy home  3x