M3354 – Kisah Para Rasul 2:40-47 Pentakosta, Panen Rohani

Arti Pentakosta

Dalam Wasiat Lama hari raya Pentakosta berarti hari raya panen, ada kesukaan yang besar. Dalam Wasiat Baru, hari Pentakosta sesudah Tuhan Yesus naik ke Surga ditandai dengan pencurahan Roh Kudus sesuai dengan janji Tuhan Yesus dan itu menghasilkan panen rohani yang besar ribuan orang bertobat dan ada 3.000 orang yang dibaptiskan Kis 2:41.

Panen Rohani dan Jasmani

Kalau seorang dipakai Tuhan untuk panen jiwa2, bagaimanakah dengan kebutuhan hidup atau nafkahnya se-hari2. Kalau seorang diberkati secara rohani, pasti juga berkat jasmani disertakan, meskipun kadang2 kita diuji dalam hal ini, Misalnya Simson habis menang besar, tidak ada yang dimakan dan diminum. Tuhan Yesus sesudah KKR yang heran, besuk paginya tidak punya sarapan. Tetapi mereka tidak pernah kelaparan, selalu cukup.Kita melihat bahwa semua rasul2 dan orang2 yang melayani Tuhan tidak ada yang kekurangan, semua cukup. Tetapi untuk orang yang cinta uang, ia tidak akan puas dan tidak pernah cukup Pkh 9:5. Tetapi orang yang cinta Tuhan, tidak cinta uang (Ibr 13:5) ia bisa berpada dan seumur hidupnya, ia dan keluarganya akan cukup. Hidup kekristenan itu seperti ini. Sungguh2 mencari Tuhan, dan dapat Tuhan, juga dapat segala kebutuhan atau fasilitas hidupnya de- ngan cukup bahkan limpah, tetapi semua ini bukan tujuan utama hidupnya, hanya bonus Mat 6:33.
Banyak orang zaman ini justru memakai kekristenan untuk bisa menjadi kaya, mendapat berkat terutama uang se-banyak2nya, itu bukan tujuan kekristenan yang betul. Yang utama adalah kerajaan Surga dan kebenarannya. Yang lain akan ditambahkan Tuhan dan Tuhan sanggup menambahkan dengan jumlah berapapun yang paling sesuai dengan keadaan rohani masing2. Tuhan sanggup memberi jumlah yang sangat besar, tetapi kalau itu membuatnya sulit masuk Surga sebab cinta uang Mat 19:23, tentu kalau Tuhan cinta (memang Allah itu kasih 1Yoh 4:8). Ia tidak memberikannya, supaya jangan ia makin menyembah mammon lalu jiwanya binasa Kol 3:5. Tetapi kalau orang itu sanggup menerimanya dan buah2nya menjadi makin banyak, Tuhan tidak akan menahankan daripadanya seberapa banyak dapat diterimanya.
Bagaimana prosesnya sehingga bisa menjadi penuai jiwa2.

Kuasa Allah dalam aptisan Roh Kudus (Kis 1:8)

Menerima Roh Kudus berarti menerima kuasa, sebab Roh Kudus adalah Allah Yang Maha Kuasa. Tetapi untuk apakah kita diberi kuasa?

Untuk Mematikan Daging

Rom 8:13. Sebab dengan kekuatan sendiri, seringkali ada kemauan tetapi tubuh lemah Mat 26:41, Rom 7:18-21. Keadaan murid2 seperti ini, seperti Petrus yang mempunyai kehendak besar dan kuat, bahkan mau mati ber-sama2 Tuhan Yesus Mat 26:35. Tetapi dalam kenyataannya ia tertidur
waktu berdoa dan pada waktu dituding oleh seorang budak perempuan, ia me-nyangkal Tuhan sampai 3x bahkan terakhir dengan sumpah. Petrus menjadi sangat berdukacita sebab hatinya tidak ingin tetapi kenyataannya ia berbuat yang tidak dikehendakinya. Banyak orang beriman keadaannya seperti Petrus. Tetapi sesudah dipenuhi dengan Roh Kudus, Petrus tidak lagi takut, ia bisa menyangkal diri, mematikan daging dan mentaati Firman Tuhan. Ber-kali2 ia menghadapi segala macam godaan, ancaman, aniaya dll, tetapi ia bisa menyangkal diri dan menang. Sebab tabiat daging dimatikan, maka ia menjadi kuat dan bisa taat melakukan kehendak Roh. Ini harus terus menerus (dimatikan, Rom 6:6 dikatargeokan) sampai tembus “Tirai”.

Mata Rohani Celik

Iblis membutakan mata rohani manusia sehingga tidak bisa mengerti kehendak dan maksud Tuhan 2Kor 4:4. Tetapi Roh Kudus mencelikkan mata rohani kita 1Kor 2:12, sehingga kita bisa melihat dan mengerti rahasia Alah. Mata yang melihat, telinga yang mendengar, itu perbuatan Allah Ams 20:12. Petrus bisa mengenali Putra manusia Yesus sebagai Mesias, itu dari Allah Mat 16:17. Roh Kudus membuat kita bisa mengerti rahasia2 Allah yang dalam2. Orang yang mengenal rahasia dan maksud Allah, cara berpikir, kata2, dan tindakannya berbeda. Waktu Elisa dikepung oleh tentara Aram (Syam) reaksi Elisa dan hambanya itu sangat berbeda 2Raj 6:15-16.
Orang yang celik matanya tidak akan pernah kecewa atau menyalahkan Allah, hanya yang buta dan itu cocok dengan tipu daya iblis. Orang yang buta mata rohaninya, biarpun seorang pelayan Tuhan, tidak bisa berbuat apa2, justru menjadi batu sontohan bahkan bisa dijadikan kaki tangan iblis, sebab tidak mengerti, muda ditipu iblis dan ikut orang2 yang keliru. Juga murid2 sebelum penuh Roh Kudus, cara hidup, pikiran, pandangan, sikap, kata2 dan tindakannya sangat berbeda dengan sesudah dibaptis dengan Roh Kudus. Nyata benar bedanya. Kita harus mencamkan hal ini, sebab memang ada perbedaan yang besar. Seringkali orang2 Kristen yang sudah penuh Roh Kudus, tetapi cara hidup, pikiran, sikap, kata2 dan perbuatannya masih seperti murid2 sebelum dibaptis Roh Kudus. Tentu ini rugi besar, sebab kita sudah mempunyai perlengkapan yang sangat canggih, tetapi tidak dipakai, hanya dipakai waktu doa saja, sungguh sangat rugi. Sebagian besar sebab tidak mengerti.
Ada banyak pengalaman2 yang menceritakan miring seperti ini, misalnya orang yang hidup melarat, sebetulnya ia bisa hidup cukup, tetapi tidak tahu orangtuanya sudah meninggali surat wasiat yang besar. Ada ibu naik kapal sangat tertekan batinnya, sampai oleh2 untuk anaknya dimakan habis waktu di kapal, padahal dalam tiketnya sudah termasuk makan dengan limpah, tetapi karena tidak mengerti, tidak pernah dipakai makan. Bahkan ada orang sampai mati kelaparan, padahal di sebelahnya banyak pohon sagu yang bisa dimakan isi batangnya. Begitulah banyak orang beriman hidup melarat rohani dan jasmani padahal sudah dibaptis dengan Roh Kudus, tetapi tidak mengerti dan tidak bisa menggunakan fasilitas yang ajaib dan luar biasa ini.
Orang yang penuh Roh Kudus itu sudah bisa hidup seperti Kristus, seperti Putra manusia Yesus waktu hidup di atas bumi dan itu suatu hidup yang luar biasa. Jangan kita bodoh atau tertipu oleh iblis dan kesukaan dosa sehingga me-nyia2kan pemberian Bapa kepada kita yaitu Roh Kudus. Ef 5:17. Kalau kita mengerti dan mau taat akan Firman Tuhan tentang faedah baptisan Roh Kudus, maka kita bisa hidup seperti Kristus. Rumus baptisan Roh Kudus adalah: Manusia + RK = Kristus (= diurapi), ini hidup seperti Tuhan Yesus Kristus di dunia, hidupnya pasti berbuah sebab hidup dipimpin Roh itu seperti Kristus di dunia, itu luar biasa baik, baik dalam hal rohani juga dalam hal jasmani, Roh Kudus mau dan sanggup menolong; tetapi jangan dicampur dengan cara2 dunaiwi, baik dalam pelayanan, lebih2 dalam dunia, yang sudah biasa memakai (meng-halalkan) segala cara dunaiwi. Misalnya kalau Roh Kudus memimpin maka perusahaan dan bisnisnya untung besar (Roh Kudus sanggup, bahkan mudah), tetapi kalau disertai cinta uang, ingin kaya, Roh Kudus tidak mau. Lebih2 dalam pelayanan, mata yang celik itu tidak menganggap kesempatan pela-yanan sebagai daya atau siasat untuk mendapat laba 1Tim 6:5. Kalau Roh Kudus diajak bersiasat seperti ini, orang itu bisa menjadi kusta seperti Gehazi dan celaka seperti Achan! Tetapi Roh Kudus mencelikkan mata rohani kita sehingga seperti Musa sebab bisa melihat yang tidak kelihatan Ibr 11:27,25. Ia mau meninggalkan istana yang penuh dengan tumpukan keuntu- ngan yang besar dalam segala segi, mau pergi menderita dengan umat Tuhan. Musa tidak mencari apa2 di dunia, tetapi ia menjadi begitu mulia dan “sempurna” di Surga. Ini cara hidup Musa, yang matanya celik. John Sung, David Livingstone dll mempunyai cara hidup yang sama sebab matanya celik.

Dapat Melakukan Kehendak Allah

Roh Kudus membuat kita berani mengatakan kebenaran, berani berdiri benar di tengah2 mayoritas yang melakukan yang salah, bahkan berani rugi sampai mati oleh karenanya. Roh Kudus yang membuat kita sanggup melakukan kehendak Tuhan, bukan dengan kuat gagah kita sendiri, tetapi dengan bantuan Roh Kudus Zak 4:6. Seperti Petrus, Paulus dan murid2 lain, mereka berani dan sanggup melakukan perkara2 besar dari Tuhan dengan tulus dan benar Maz 60:14.
Ada dua hal yang diperlukan untuk bisa melakukan kehendak Allah, yaitu penyerahan dan taat.

  1. Penyerahan
    Kita tidak cukup hanya menyerahkan hidup kita kepada Tuhan. Memang daging selalu mencegah supaya kita menuruti kehendak daging, itu lebih nikmat untuk diri sendiri dan daging. Tetapi kalau daging sudah dimatikan dengan bantuan kuasa Roh Kudus, kita bisa menyerah penuh kepada Allah dan memang kita ini milik Allah 1Kor 6:19.
  2. Taat
    Kita harus aktif melakukan kehendak Allah. Menyerah itu aktif ke dalam diri kita sendiri, yaitu aktif mematikan daging, mematikan kehendak sendiri supaya bisa menyerah sepenuhnya,4 tetapi taat melakukan kehendak Allah itu aktif keluar, yaitu menuruti kehendak Allah, bukan kehendak kita sendiri.

Kalau dua hal ini kita kerjakan de-ngan betul, kita bisa menjadi seperti robot yang 100% taat pada yang mengendalikannya; begitu kita menjadi robotnya Roh Kudus, mau dikuasai dan dikendalikan Roh Kudus siap mela-kukan kehendakNya. Robot itu benda mati, tidak punya kehendak sendiri. Tetapi kita ini hidup, punya kehendak sendiri dan itu harus dimatikan dahulu, lalu baru kita bisa taat melakukan kehendak Allah. Kita harus terus menerus memeriksa, mengontrol apakah kita selalu melakukan kehendak Roh, dipimpin Roh (tandanya ada sejahtera dari Alah Pil 4:7, cocok dengan Firman Tuhan, dan seringkali Roh Kudus memberi peneguhan, lebih untung lagi kalau ada nasehat dan penilaian dari saudara2 seiman. Mengapa perlu check terus menerus? Daud yang terus dipimpin Roh, selalu ber- tanya2 kepada Allah tetapi sesudah menjadi raja cukup lama, bisa “kecolongan” 3 tahun tidak bertanya Tuhan, jalan sendiri menurut pikiran sendiri, sehingga kerajaannya jadi begitu melarat dan celaka karena kelaparan 2Sam 21:1. Sekalipun sudah menjadi besar dan indah tetap perlu penasehat. Salomo jatuh justru waktu menjadi besar, orang2 tidak lagi berani menasehatinya sebab sudah tampak sangat indah dan disertai Tuhan, tetapi tetap ada kemungkinan salah langkah. Perlu ada nabi2 seperti Natan atau penasehat yang menasehati Daud dan semua alat2 kontrol lainnya.

Hidup Dipimpin Roh Sesuai Rencana Allah

Semua murid Kristus yang hidup dipimpin Roh dengan betul hidupnya menjadi seperti Kristus. Meskipun Tuhan Yesus sudah mati dan “hilang” sebab naik ke Surga, tidak lagi tampak di dunia, tetapi sekarang muncul orang2 lain seperti Kristus, bahkan lebih banyak dan ada di mana2. Kalau kita mau dipimpin Roh dengan tulus sampai pikiran dan angan2 kita, semua dalam kontrol Roh Kudus, sehingga cocok dengan kehendak Allah, maka pasti Kristus akan tampak dalam hidup kita, begitu mulia, baik sebagai full timer atau sebagai part time.
Jangan lupa, Tuhan juga memakai part time sebagai imam2 dan raja2 bagi Tuhan 1Pet 2:9, dan itu diteguhkan de-ngan tanda atau bukti baptisan Roh Kudus. Dengan memberi baptisan Roh Kudus adalah tanda Tuhan mengangkat kita menjadi imam2Nya dan seharusnya kita hidup sebagai imam2 yang betul, sungguh2 sebagai seorang hamba Tuhan yang berkenan pada Tuhan, bukan hanya full time. Jangan pekerjaan, nafkah dll mengganggu jabatan yang utama dari Surga. Rata2 imam2 part time memakai waktunya lebih banyak untuk nafkah atau hal2 sekuler, asal hatinya penuh untuk Tuhan. Tetapi berapa banyak yang hatinya juga tidak full heart bagi Tuhan, sebab itu efeknya kepenuhan Roh Kudus itu tidak nyata, meskipun sudah resmi diangkat Tuhan menjadi imam2. Belajar menyerahkan diri menjadi robot Roh Kudus dengan penuh, maka Tuhan pasti bisa memakai seperti hidup Tuhan Yesus di bumi, bahkan kalau sudah meningkat bisa lebih dari Tuhan Yesus sendiri Yoh 12:14. Apalagi hamba2 Tuhan full time, berapa banyak masih terhambat juga oleh nafkah, uang, kedudukan dll. Jangan takut, baik full time dan part time, Tuhan akan pelihara semua segi hidupnya, tidak akan kekurangan bahkan bisa limpah dalam segala segi hidup asal itu tidak membuatnya menjadi berdosa dan keluar dari rencana Allah.
Putra manusia Yesus pergi dan pelayanan selalu dalam pimpinan Roh Kudus, baik dalam berkata2 dan berbuat, selalu dipimpin Roh sehingga kata2 dan perbuatanNya penuh dengan kuasa Allah Luk 24:19. Juga kita, kalau kita berpikir, berkata dan berbuat dipimpin Roh terus, pasti disertai Tuhan sehingga kata2 dan perbuatan kita akan penuh dengan kuasa Allah. Beberapa banyak mengalami seperti ini, tetapi sayang sebagian seperti lima gadis bodoh, hanya sebentar2 tidak terus menerus, sehingga pada waktu tidak dipimpin Roh (waktu berkata dan bertindak menurut kehendak sendiri), membuat banyak kesalahan dan ini yang menganggu dan merusak hidup pelayanannya.
Kalau mau konsisten (terus me-nerus, tetap dipimpin Roh) baik dalam pelayanan, dalam rumah tangga dan dimana saja seperti lima gadis bijaksana maka Kristus akan nyata dalam hidup kita dimana saja, kapan saja, dalam segi apa saja, sehingga selalu ada panen dalam pelayanan kita, juga dalam hidup jasmani, Tuhan mencukupi menurut ukuran kemampuan kita.
Sekalipun part time, kalau hidup sebagai Ligabis, sebagai robot Roh Kudus, Tuhan akan nyata dalam hidupnya. Hidupnya menjadi luat biasa, sebab hidup seperti Kristus itu lebih dari biasa, luar biasa dan selalu ada panen. Dimana Roh Kudus bekerja, selalu ada panen!!

Pelayanan yang Dipimpin Roh Itu Selalu Menghasilkan Panen

Kalau Roh Kudus memimpin, baik bersaksi, memberitakan Injil, mendoakan orang sakit, menghibur, pelayanan pribadi, dan apa saja, pasti ber-buah2, pasti panen, baik part time atau full time. Juga dalam hal2 jasmani, sebab Roh Kudus itu Allah yang maha kuasa, tidak pernah gagal, selalu berhasil, selalu panen bahkan bisa panen yang sangat besar, tergantung “robotnya” bisa dikuasai seperti Ligabo atau seperti Ligabis.
Yang membedakan bukan part time atau full time tetapi part atau full heart dipimpin Roh. Siapa saja kalau dipimpin Roh dan taat full heart, Roh Kudus akan mengurapi dengan kuasa sehingga terjadi panen yang besar, Pentakosta! Kalau terjadi panen, juga jasmani diberkati Tuhan dan biasanya orang yang full heart untuk Tuhan sudah tidak lagi bercintakan mammon, bisa memakai dunia seperti orang yang tidak memakai 1Kor 7:31. Tuhan bisa memberkati dengan limpah, tidak akan kekurangan, kecuali cinta uang dan mau ber- lomba2 kaya, maka ia akan merasa selalu kurang dan Tuhan juga tidak mau memberkatinya. Betapa indah kalau semua pe-layanan diberkati, baik dalam Sekolah Minggu, Koor, Kaum Muda, Kelompok Kecil, pembimbingan dan apa saja, semua mengalami panen.
Kalau panen gagal, kita harus memeriksa diri supaya jangan tertipu iblis dan kembali dipimpin dan dikuasai Roh se-penuh2nya. (Dalam pelayanan memang faktor bersama itu penting, sehingga kalau berhasil itu bukan karena 1 orang, lagipula segala puji patut dikembalikan pada Tuhan yang berhak Yes 42:8. Tetapi kegagalan perlu diselidiki sebab siapa, cari “Achan”, supaya orang yang bersalah bisa bertobat dan dipulihkan.
Selama pemimpinnya kuat seperti Daud, Musa, dll, orang yang salah bisa sembunyi dalam berkat pemimpin (anak2 dalam berkat orangtua), tetapi Tuhan akan mengijinkan celaka pribadi kena pada orang yang tepat seperti 37 orang yang mati waktu Achan berdosa dan pada ribuan orang2 Israel yang ber-sungut2 dan melawan Musa dan Allah, sehingga mati waktu ular tedung dan bala2 lainnya. Juga 30.000 mati karena ikut atau sama2 melakukan dosa seperti Hofni Pinehas. Betapa manis kalau ada panen di Kelompok Kecil, di Sekolah Minggu, Koor, dan di mana2 saja. Meskipun tetap ada orang2 Parisi dan Imam yang keras hati dalam dosa, tidak mau bertobat, tetapi waktu panen Pentakosta ada banyak orang bertobat dan orang yang keras hati dan melawan. Tetapi mereka pada saatnya akan nyata dan menerima hukumannya masing2.

Kesimpulan

Semua yang sudah menerima baptisan Roh Kudus, jangan me-nyia2kan atau kurang memfungsikan berkat besar yang diberi Bapa pada kita. Seharusnya setiap orang yang penuh Roh Kudus bisa menghasilkan panen dalam semua pelayanannya. Jangan melihat contoh2 yang salah dan jahat seperti Simson, Saul, dll dalam Wasiat Lama atau dalam Wasiat Baru seperti Barnabas, Demas, saudara2 yang sembunyi2 Gal 2:4 dll, kebanyakan mereka penuh Roh Kudus tetapi hidup sebagai lima gadis bodoh atau kembali dalam hidup lama.
Kita sudah menerima kuasa waktu penuh Roh Kudus dan pakailah kuasa itu untuk mematikan daging, buka mata dan rindukan rahasia2 Allah serta lakukan kehendak Allah, maka pasti kita bisa mengalami panen dengan Tuhan dalam semua pelayanan kita. Jangan sudah diberi Penolong yang luar biasa itu, tetapi hidup biasa atau dibawah biasa sampai paceklik dan kalah terus menerus. Kalau kita mau bangkit dan menyerahkan diri sebagai robot Roh Kudus, pasti ada panen dari Tuhan. Teruslah berdoa dalam Roh dan Kebenaran.

Nyanyian

Ku tau benar, Ya sungguh benar
Kuasa Pentakosta itu sungguh benar
kutau benar, ya sungguh benar
Kuasa Pentakosta, itu sungguh dan benar.